Kembali ke studio pierrot! Lol :v. Saya agak menyesalkan juga mode E.N.D full natsu gak di tampilin kan greget kalau bisa ngendaliin mah kayak kyuubi di naruto awalnya sulit tercontrol (ahh lupakan tadi itu hanya curhatan saya saja)
Nah, chapter ini natsu pakai bankainya gak seneng, saya mah auuuu ahhh gelap. Karena yang saya pikirkan.
Kenapa rata-rata anime jepang memiliki dada wah! Sedangkan penduduk perempuan jepangnya malah tepos(malah nyeleneh ok abaikan saja)
Ini dia...
Yang nanya klasemennya
-Sabertooth 120p
-Despair Crimson 115p
-Oracion Seis 100p
-Fairy taill 94p
-Lamia Scale 90p
-Mermaid Heel 84p
-Blue Pegasus 82p
-Quatro puppy 76p
.
...
.
Ini adalah hari ketujuh. Bisa di katakan hari terakhir T.A.K yang di selenggarakan langsung di pulau tenrou. Dan saat ini telah mencapai puncaknya. Yaitu team battle bisa di katakan survival battle. Di katakan game survival semua tim ikut berpartisipasi. Dan sebenarnya ini ada peraturan khusus yang ikut di pertandingan ini terdiri dari lima orang. Arena yaitu seluruh pulau tenrou. Dan semuanya telah berpencar begitu gong di bunyikan
Peraturan ini sangat simple, jika salah satu seorang bertemu maka di situlah pertandingannya. Setiap tim wajib menentukan pemimpinnya. Jika salah satu dari orang itu. Mengalahkan pemimpinnya maka mendapat 20 point. Jika yang bukan pemimpinnya hanya 10 point jadi. Jika total keseluruhan satu tim berisikan 60 point
Dan setiap tim pasti memiliki strategi masing-masing
"Jadi, aku pemimpinnya?" ucap natsu
"Tentu. Karena kau yang mengatur rencana ini" jawab ultear.
"Dengar kita. Di sini bukan tujuan untuk memenangkan ini tapi, kita di sini juga bukan untuk jadi pecundang" ucap natsu
"Selain itu juga tujuanku, untuk mengalahkannya" ucap gray
"AYO!"
Semuanya telah bergerak, ada yang sendiri-sendiri dan ada yang berdua dan ada pula yang berkelompok.
"Ada apa rufus?" tanya orga.
"Mereka tak bergerak" balas rufus.
"A-apa ini pihak dari despair crimson tak bergerak seincipun" chapati shock
"Semua tetap. Pada rencana saat ini orang itu mengincar kita" ucap natsu
"APA! Yang mereka lakukan!" teriak elfman
"Tak, perlu tergesa, kita serahkan rencana ini pada natsu" irene tampak tenang
Di saat itu, beberapa tim lain sudah bertemu yuuka dan tobi mengalahkan nobarly. Sementara trio pegasus berhasil mengalahkan risley dan beth. Di tempat lain jellal dan jura berhasil mengalahkan satu.
"Bacchus? Dia cepat sekali" ucap yuuka
Tapi sebelum kedua orang itu menyerang. Cobra secara mengejutkan datang dari atas dan menghantam wajah bacchus ke tanah
"Hehehe, aku sudah dengar semua" ucap cobra
Yuuka dan tobi. Secara mendadak mendapat serangan kagura. Dari belakang selain itu cobra sudah menghilang
"Hindari pemimpin mereka, kau malah akan kekurangan anggota di awal" ucap brain
Dari tim quatro puppy semua anggotanya sudah dari pihak despair crimson masih belum bergerak.
"Kabo! Sepertinya mereka belum bergerak kabo!" ucap mato
"Hmm mereka sepertinya punya rencana" ucap yajima
"Itulah, mengapa kita harus tenang" natsu menyeringai. Dan anehnya gray yang anti di perintah oleh natsu. saat ini menurut saja.
"Kita sudah mengetahui formasi serangan mereka" ucap irene
"STRATEGI FORMASI METAMORFOSIS KUPU-KUPU!"
"DI MULAI!"
"YEAH!"
.
.
Xxxxxx
.
.
Sesuai yang di usulkan natsu. Semuanya berpencar masing-masing dan saat ini rufus mulai bergerak mengincar mereka
"Aku melihatnya, aku akan mengalahkan mereka secara bersamaan" ucap rufus
"MEMORY MAKE!"
"RAISING HEAVEN STAR!"
Rufus mengeluarkan tehknik yang sama pada saat di hari pertama. Dan sayangnya hal itu tak berguna.
"Saat kau melihat itu kalian punya kesempatan 3 detik untuk menghindarinya" ucap natsu
Dan sesuai rencana, semuanya berhasil menghindar. Sementara natsu hanya mementalkan serangan itu dengan pedangnya
"Cara yang sama tak akan beguna terhadapku" ucap gray
"Apa! Mereka semua menghindarinya" rufus shock
Sementara itu ultear bertemu dengan jenny dan berhasil mengalahkannya.
"Maaf!" meredy membuat pertikel pedang di belakangnya dan langsung mengalahkan ren dan eve
"Apakah, di pihak mereka ada kemampuan analisisnya melebihi aku" hibiki berlari dari serangan meredy
"Ada dong" gray menyeringai dan membekukan hibiki "tak kusangka ini pertama kalinya aku memujinya"
Di lain sisi ichiya juga langsung di hantam jura dan juga chelia mengalahkan racer
"Tunggu, bagaimana dengan jura,laxus atau jellal?" tanya elfman tentunya sudah mengetahui kekuatan ketiga orang itu.
"Tak usah khawatir" balas irene "itu menjadi urusan natsu!"
"Dia gila!" elfman berkeringat dingin
Sisanya adalah orang-orang kuat. Dari pihak tim blue pegasus semuanya kalah total kali ini tinggal tersisa enam tim cukup menegangkan.
"Sepertinya kita akan di suguhi pertandingan menarik"ucap chapati
.
.
Xxxx
.
.
" benar dugaan natsu. Kau di sini rupanya"ucap gray bertemu seseorang "sudah cukup main kucing-kucingannya"
"Ya ampun, aku mulai lupa denganmu" rufus membuka matanya dan tengah duduk di sebuah kursi "bisakah kau membantuku mengingatnya?"
"Tak perlu. Karena besok kau tak akan mengingat apapun" balas gray
[Flashback]
"Jadi masalahnya ada di rufus? Dia otak dari semuanya?" tanya meredy
"Dengan kata lain kita harus mengalahkannya terlebih dulu?" sambung ultear
"Tepat sekali, sesuai dugaanku" jawab natsu "dia hanya sembunyi. Jika tak di kalahlan terlebih dulu maka akan sangat merepotkan"
"Biar ini urusanku!" gray menggebrak meja "kita akan beri pelajaran berharga bagi mereka yang telah menyakiti kawan kita!"
"Tak masalah itu hakmu" balas irene "biasanya sebuah rencana bisa kalah hanya karena sebuah emosi"
[Flashback end]
"ICE MAKE : FREEZE LANCER!"
Gray, membuat tembakan es dari tangannya dan menciptakan sebuah panah es. Rufus menutup bukunya dia mendur beberapa langkah.
"ICE IMPACT!".
Gray kembali membuat es. Kali ini berbentuk seperti palu datang dari atas dan menghantamnya tapi, rufus meloncat ke atas menghindarinya
" ingatan dapat menjadi senjata, aku mengingat semua sihir yang kulihat"ucap rufus
"Apa maksudmu?!" gray tampak acuh.
"Contohnya, ingatan sihir esmu dan petir orga" jawab rufus
"MEMORY MAKE : FREEZING SWORD OF BLACK LIGHTNING!"
Rufus menciptakan sihir gabungan pilar es di sekita gray di tambah lagi dengan sebuah petir hitam.
"Gah!"
"FANGED FILLARS OF TURBULENCE!"
"SHIELD!"
Rufus tak memberi kesempatan gray menyerang. Dan menciptakan pilar-pilar pusaran angin. Dan gray menciptkan perisai untuk melindungi dirinya.
Tapi, itu mudah bagi rufus dia langsung menghancurkan perisainya. Dan gray terkena dampak pusaran angin itu
"Dia bisa menciptakan banyak sihir sesuai kemauannya" ucap levy
"Bahkan. Dia dapat menciptkan sihir sendiri" ucap jet.
"Jadi, sihir yang pernah dia gunakan tak guna bahkan dapat di hilangkannya" ucap cana
"Itu curang! Dan tak jantan" teriak elfman
"Tch ini tak mungkin terjadi. Dan aku tak pernah kalah dua kali dari lawan yang sama" ucap gray.
"Lalu,? Rencana apa yang kau siapkan?" rufus menutup matanya
"ICE MAKE : UNLIMITED!"
Gray membuat dua pedang. Dan secara cepat gray kembali membuat pedang itu hingga banyak dan tak terhingga. Dan tentunya rufus shock
"Coba ingatlah ini" gray selesai membuatnya es yang berbentuk sebuah banyaknya pedang mengelilingi tubuhnya
"Kecepatan luar biasa!" ucap rufus shock "aku sulit mengingatnya!"
" ONE SIDEC CHAOTIC DANCE!"
Gray tentunya. Meleparkan semua pedangnya. Ke arah rufus
"Tapi sayangnya sihirmu es" rufus membeku di tempat tapi dia masih bisa menahannya "karena es lawannya api!"
"MEMORY MAKE : AC OF BURNING EARTH!"
Rufus menembakan api dari tangannya dan melelehkan es yang ada pada dirinya
"Sayang sekali. Tapi, maaf ini jadi millikku" gray menghindari serangan itu dan berjalan cepat ke arah rufus
"ICE BRINGER!"
Slash!
Gray menciptakan dua pedang dan menyayat tentunya rufus tumbang dan tak bangkit lagi
"Gray menang! Secara mengejutkan! Rufus tereliminasi!" ucap chapati
Dan sementara gray memegang topi rufus dan menggunakannya "sisanya kuserahkan pada kalian!"
.
.
Xxxx
.
.
Setelah kemenangan gray dari rufus tentunya ini menjadi kesempatan bagus. Karena otak dari sabertooth telah kelah
"Dengan begini despair crimson menjadi tim kedua yang masih utuh setelah fairytaill" ucap chapati
"Pertandingan, ini di luar perkiraan" ucap yajima
"Jadi rufus kalah huh? Tak di ragukan lagi tim mereka kuat" ucap rogue tenang "tapi, tujuanku saat ini adalah gajeel."
Minerva menatap langit "apakah sabertooth akan ada perombakan besar-besaran? Entahlah biar waktu yang menjawab"
Sementara itu sting entah tak tau kemana. Despair crimson saat ini memimpin di susul sabertooth,fairyraill,oracion seis dan mermaid heel.
"Sepertinya anggota fairytaill masih utuh" ucap chapati "ini cukup menguntungkan"
"Tapi, jangan berspekulasi seperti itu. Bisa saja tim lain membalikan keadaan" ucap yajima
.
.
Sementara di tempat juvia. Dia tentunya mencari-cari musuh.
"TENJIN NO BOREAS!"
Chelia yang datang dari belakang langsung menyerang juvia. Tapi gadis berambut biru itu. Bisa meloncat menghindar.
"Kau pacar lyon kan?" tanya chelia dengan nada amarahnya
"Apa? Yang benar saja" juvia protes.
.
.
Sementara itu di tempat ultear. Dia melihat sedikit kekacauan atau kerusakan di tempatnya.
"Benar dugaan natsu, di sini ada musuh tapi, siapa" guman ultear.
Trang!
Secara tiba-tiba erza dan kagura sudah berada di sampingnya beruntung ultear sudah siap dan memblocknya.
"Wah,-wah licik rupanya kalian" ultear menyeringai
"Di sini tak ada peraturan yang melarang seseorang menyerang dari belakang" ucap erza. Kagura tak menanggapinya
Ultear, membuat pilar es. Dan menembakan esnya. Beruntung kedua wanita itu langsung mundur.
Erza menyerang ultear ke arah kepala tapi, wanita berambut hitam itu menunduk dia langsung meninju perut wanita scarlet itu. Secara confrontasi kagura langsung menyerang di bagian kaki dan membuat ultear terjungkal. Ultear menjaga keseimbangannya dan menendang wajah kagura.
Ketiga wanita itu. Mulai menyerang secara bersamaan tapi, secara mengejutkan minerva datang di tengah-tengah mereka dan mendorongnya. Dan tentu semuanya shock.
"Apa!"
"Bolehkah aku ikut di sini" minerva menyeringai
"I-ini menjadi pertarungan menjadi 4 pihak pertarungan penyihir wanita terkuat!" ucap chapati shock
.
.
Selanjutnya. Di bagian sisi pulau yang lain kita bisa melihat meredy yang sama halnya mencari sebuah musuh. Mengenakan gaun pendek kecil tanpa lengan. Dan sepatu hitam dan stocking. Menampakan dadanya.
"EVIL SPARK!"
"SAND BUSTER!"
Meredy melihat dua serangan itu dari arah berbeda segera membuat perisai untuk melindungi dirinya.
Booomm!
"Aduh, maaf yah aku tidak bermaksud kepada kau" mirajane datang dia ke wujud satan soulnya
"Jika, kau kemari itu berarti kau ikut dalam pertarungan ini" angel mengenakan pakaian baju pendek menyerupai kimono. Kepalanya seperti di sanggul. Dan sebuah ekor di belakang punggungnya.
"Memang kenyataannya. Niatku seperti itu" balas meredy
.
.
Di lain sisi kota lebih tepatnya di sebuah colloseum tua.
"Ya. Ampun semuanya sudah kebagian musuh" keluh gajeel tapi dia merasakan seseorang di belakangnya
"Gajeel!" ucap rogue menatap ke arahnya
"Gihihi! Kau beruntung kemarin tapi, jangan harap aku sebaik. Salamander jadi bersiaplah" gajeel menyeringai.
"Mohon. Di betulkan kembali ucapan kalian"
Kedua dragon slayer itu menoleh ke asal suara. Dan nyatanya cobra sudah berdiri diantara mereka dengan bersandar tembok
"Kapan kau di sana? Aku tak menyadarinya?" tanya rogue tampak tenang
"Lima menit yang lalu. Kau tau ini adalah pertarungan dragon slayer" cobra menyeringai.
"Gihihi!, semakin seru saja" ucap gajeel.
"A-apa ini pertarungan survival di setiap tempat!" ucap chapati shock
"Hmm! Ini akan menarik" ucap yajima.
.
.
Kembali ke tempat juvia. Bisa di bilang ini pertarungan konyol karena mereka tak mengenakan kekuatannya hanya saling jambak rambut satu sama lain
"Dasar kau wanita penggoda lelaki orang lain" teriak chelia
"Huh? Yang benar saja aku hanya untuk natsu-sama saja" protes juvia.
"Tidak heran kau kewalahan chelia juvia kuat!"
"Hadeh, tidak bisakah kau serius juvia?!"
Kedua wanita ini tau siapa yang bicaranya keduanya menoleh natsu dan lyon saling bertatatapan.
"Lyon!"
"Natsu-sama!"
"Sepertinya kita di takdirkan untuk saling bertemu. Dan untuk memperebutkannya" ucap lyon
Natsu mengurek telinganya"kau bicara seperti itu membuatku mual! Tapi, kami tak akan biarkan begitu saja."
"Kalau begitu. Setelah ini kita akan bulan madu kemana sayang!" juvia kembali berhalusinasi dan memeluk natsu.
"Arghhh! Terkadang aku ingin mencongkel isi otakmu" natsu frustasi
"Juvia sadarlah!" teriak lyon
"Kau yang harusnya sadar lyon" teriak chelia memeluk lelaki itu
.
.
Xxxxxxx
.
.
Pertarungan ini telah mencapai intinya dimana semua tengah bertarung dengan musuh mereka masing-masing. Minus sting yang entah kemana dan jellal yang tiba-tiba menghilang. Kali ini pertarungan duo grup lyon dan chelia melawan natsu dan juvia. Kali ini masih terjadi bentrok. Keduanya masih imbang.
"ICE MAKE EAGLE!"
Lyon membuat burung-burung tapi berbentuk agak kecil dan banyak. Natsu menangkisnya sementara juvia terjun ke bawah.
Juvia membuat air dan membawanya ke depan natsu
"WIND PIERCING BLADE!"
Natsu membuat tebasang angin di tambah air dari juvia semakin memperbesar serangan
"Kau licik, menggunakan air milik juvia" gerutu lyon kesal. Untungnya serangan tadi dapat di tepis oleh chelia
"MIZUCHI!"
Lyon mengangkat tangannya. Dan wujud naga panjang dan menyerang natsu. Hanya natsu masih bisa menahannya dan mundur beberapa langkah.
"Apakah lyon-san sangat kuat" ucap juvia shock
"Hihi! Tidak juga. Tapi, semakin di perburuk oleh kerjasama mereka yang buruk" natsu menyeringai
"Chelia. Kuserahkan juvia padamu" ucap lyon.
Natsu maju. Mendekati lyon tapi lyon menunduk menghindari sabetan pedang itu dia menusuk perut natsu dengan tangan esnya. Dan menendang wajah natsu
Sementara di satu sisi juvia membuat gelombang air tapi, chelia membuat angin yang cukup besar hingga bisa membawa juvia ke atas dan berputar-putar di udara. Juvia mendarat ke bawah dengan kepala lebih dahulu
Lyon menembakan es nya ke arah natsu. Tapi, juvia melindungi natsu dengan membiarkan dirinya terkena serangan itu.
"Maafkan aku juvia" ucap lyon
"Berikan mereka serangan terakhir" ucap chelia
Natsu memegang pundak juvia. Dan gadis berambut biru itu menoleh "kita selesaikan ini secara bersama"
"Natsu-sama" juvia menatap figure di belakangnya itu 'akan kubuktikan padamu. Setelah kau yang lakukan ini terhadapku'
Juvia mengangguk dan tersenyum balik" kita beri mereka pelajaran berharga"
Natsu mengambil posisi berjongkok. Kedua pedangnya ia arahkan satu pedang dia gigit. Dan mulai bermunculan daun-daun di sekitar mereka. Sementara juvia di belakang natsu kedua tangannya dia angkat ke atas untuk membuat serangan bersama.
"Beraninya! Bermesraan di depanku" keluh lyon dia menoleh ke arah chelia yang sedari tadi diam saja "oi ! Apa yang kau pikirkan"
"Indah sekali!" chelia tak peduli seruan lyon yang ia perhatikan adalah kerjasama di depan mereka.
"SANTORRYU : TATSUMAKI!"
"WATER NEBULA!"
Boom!
Serangan bersamaan membuat kedua orang itu terbang kel langit. Selain itu juga jura sudah kalah oleh laxus(a/n : author skip yang ini)
"Se-semuanya ka-kalah bahkan jura juga!" wali kelas dari lamia scale shock dan dia berputar-putar dirinya sendiri.
"Dengan begini lamia scale. Tereliminasi" ucap chapati
"Tinggal lima tim lagi kabo!" ucap mato
"Bisakah kau melepaskan cengkraman tanganmu" natsu melirik ke arah samping dan juvia tengah merangkul tangannya
"Tidak akan!" juvia memperkuat cengkraman tangannya.
"Hadeh" natsu melepaskannya secara lembut "aku harus pergi. Masih ada orang yang harus kukalahkan"
"Baik" juvia melihat kepergian natsu.
.
.
Xxxxxxx
.
.
Saat mulai membara di lain sisi meredy yang kekuatannya mungkin bisa di bilang di bawah mereka hanya bisa bertahan tapi dari pihak angel dan mira mereka juga sudah kelelahan.
"Huh! Uhh! Tenagaku hampir pada batasnya" guman mira.
"Aku tak bisa begini ugh!" keluh angel
Dan angel menerjang ke arah meredy dan memberinya sebuah tendangan. Meredy mundur beberapa langkah dan langsung memukul wajah sorano.
Mira ikut campur. Dia langsung mencengkram perut meredy dan menembakan sebuah beam.
"WOL BRINGER!"
Angel menembakan bulu-bulu putih dengan perpaduan pasir. Kesannya agak lucu tapi itu cukup memberi efek menyakitkan bagi keduanya
"SOUL EXTENCION!"
Mira di belakang angel kedua tangannya dia satukan dan menembakannya ke punggung wanita berambut perak itu.
"Apa boleh buat!" pikir meredy dia mengaktifkan SENSORY LINK sebuah tanda berwarna pink di pergelangan tangannya tanpa di ketahui keduanya. Di pergelangan tangan angel dan mira terdapat tanda yang sama.
Mira menendang wajah angel di saat yang sama meredy dan mira merasakan hal yang sama wajahnya mereka terasa sakit.
Dan tentu keduanya langsung sadar. Atas tanda itu.
"Tunggu, dulu apa ini" ucap angel melihat ke tangannya
"Aku tak pernah melihat ini sebelumnya" pikir mira
"Itu adalah punyaku dengan kata lain jiwa kita bertiga jadi satu" meredy memperlihatkan tanda yang sama "singkatnya jika kalian menyerang salah satu dari kita maka kita akan merasakan sakit yang sama"
"Tunggu, maksudmu. Jika aku memukulmu maka aku juga akan merasakan sakitnya" angel shock meredy mengangguk
"Sekarang coba pikirkan. Bagaimana kalian bisa mengakhiri ini" meredy menyeringai
Semuanya terdiam memikirkan caranya tapi buntu. Tapi muncul ide di ketiga orang itu.
Mira menyatukan tangannya. Dan hitam di kedua tangannya. Angel membuat jarinya seperti segitiga. Dan muncul gelombang mikro putih. Meredy membuat rangkaian pedang seperti pentagram berwarna pink.
"EVIL STARK EXTENCION!"
"ANGELIO MAKUNE!"
"MAGUILITY PARTICLE SWORD!"
Boommm!
Serangan secara sepihak dan frontal membuat ledakan dahsyat. Di saat yang sama meredy menonaktifkan sensor linknya.
Dan asap mulai perlahan menampak ketiganya. Angel sudah terbaring sementara mira hanya duduk terkulai.
"Sial! Tenagaku habis tapi, pertandingan yang seru" tersenyum tak mempedulikan lukanya
"Yeah, tapi ini kemenanganku" meredy memegang pundaknya dia masih berdiri
"I-ini su-sulit di percaya. Siapa sangka gadis ini bisa mengalahkan mereka berdua. Dan 20 poin milik despair crimson" ucap chapati.
Di lain itu juga tiga dragon slayer mereka ketiganya pingsan dan tak bangkit point jadi 5 karena seri.
Meredy hanya duduk dia menatap ke bawah "berjuanglah ul!"
.
.
Xxxxxxxx
.
.
-Di tempat Ultear
.
Kali ini keempat wanita kuat dan cantik yang saling berhadapan memperjuangkan tim mereka masing-masing. Siapakah yang akan menang harimau?, peri?,duyung?, atau kupu-kupu.
"Aku tak peduli siapapun mereka" ucap erza matanya menerawang ke arah tiga wanita itu.
"Takkan pernah terulang. Kedua kalinya" ucap ultear
"Sepertinya ini akan menjadi menarik tapi, demi mengembalikan kepercayaan sabertooth maka akan kuhancurkan kalian" ucap minerva
"Coba saja" kagura tampak tenang
Keempat wanita itu maju secara bersamaan erza dan kagura melayangkan pedangnya ultear dengan es nya dan minerva dengan sihirnya. Mereka beradu secara bersamaan
Boom!
Mereka melepaskannya. Erza menyerang minerva tapi dia menahan serangan itu. Kagura menyayat erza dengan sarung pedangnya tapi, wanita scarlet itu menahannya dengan sebelah pedangnya lagi.
Minerva mendorong erza. Ultear dan kagura berlari dari sisi lain. Kagura menendang wajah minerva dan ultear menembakan es nya ke arah kagura.
Erza yang kembali bangkit menendang wajah ultear dan membuatnya terseret jauh. Erza langsung menyusulnya tapi, kagura datang dari sisi lain membuat erza terjungkal
Minerva membuat ruang di depan kagura dan meledakannya. Erza sudah di atasnya minerva yang lengah mendapat pukulan di perut dari ultear
"Gah!"
Kagura langsung menusukan sarung pedangnya ke perut wanita berbando itu. Erza yang berada di atas melayang kedua kakinya ke erza.
Minerva mengeluarkan sihirnya. Ketiga wanita terperangkap. Minerva menggerakan kedua tangannya
"YAGDO RIGORA!"
Boomm!
Ledakan dahsyat semuanya yang melihatnya shock. Asap mulai menghilang dan memperlihatkan mereka dan nyatanya masih baik-baik saja. Dan tampak tenang
"Apa! Mereka baik-baik saja" ucap chapati shock
" 'wow' saja tidak cukup"yajima tampak tenang
"Sepertinya aku harus mengubah rencana" ucap minerva dia memanggil sebuah ruang dan nampak seseorang dan ternyata itu milliana yang terperangkap di sana
"Aku baru saja dapat kucing" minerva menyeringai.
"Keparat bebaskan dia!" kagura emosi.
"Kau pikir dirimi itu kuat?" ketiga wanita itu menoleh ke arah ultear "jika di film kau seperti penjahat yang ketakutan. Karena tak bisa buat apa-apa. Dan menyandera orang yang tak bisa apa-apa"
"Apa maksudmu?" kagura tampak tak tau
"Jika kau merasa hebat! Tak perlu pakai sandera bukan cukup pakai kekuatanmu saja" ultear sengaja memancing minerva
"Aku, tak peduli tuh" minerva tampak acuh
"Berarti kau pecundang" tentunya minerva langsung mendelik ke arah ultear
Ultear menyeringai dia tau rencana ini berhasil "yang aku heran. Kenapa natsu tidak menebasmu waktu, dia memporak-porandakan tempat penginapanmu!"
Erza mendengarnya shock 'apa yang di lakukan natsu' sementara kagura hanya menutup matanya walaupun ia juga shock.
"Baiklah. Jika kau ingin tau" minerva langsung melepaskan milliana "tapi, setelah ini kau tak akan bisa masuk sekolah selama sebulan!"
"Kedengarannya menarik" ultear menyeringai
"Ugh! Uhukk! Maaf aku merepotkan kalian" milliana tampak lesu.
Kagura hanya diam. Dia sebenarnya ingin terima kasih terhadap ultear apa yang telah di lakukannya. Tapi, mungkin ini belum waktu yang tepat.
"Kau akan perbuat apa yang telah kau lakukan" kagura sudah cepat di depan minerva
"Coba saja" minerva tampak tenang secara mengganti posisinya sehingga kagura yang menyerang erza
Trang!
Erza menahannya. Tapi ultear langsung mendekat ke arah minerva dan memberinya sebuah sikutan.
Tapi kagura yang lebih kuat langsung membalikan keadaan. Erza langsung terjungkal.
"Biasanya raja akan menunggu pemenangnya tapi ini pengecualian lain" minerva mendelik ke arah ultear
"Kalau, begitu kau akan lebih hina lagi. Jika kau sampai kalah hanya sebuah pion" ucap ultear
Kagura mengarahkan pedangnya ke erza tapi erza menahannya. Kagura yang jauh lebih kuat mementalkannya.
Ultear memukul wajah minerva tapi, minerva di belakangnya dan menendang punggung wanita berbando putih itu.
"HEAVEN WHEEL ARMOR! : PENTAGRAM SWORD!"
Clang! Clingg!
Erza mengangganti armornya dan mulai menyayat di udara kagura berhasil menghindarinya.
"STRONG FORM!"
Kagura di atas erza. Dan menancapkan perutnya ke wanita scarlet itu membuat arena jatuh runtuh. Dan dua wanita lainnya ikut terbawa juga.
Kali ini pertarungan di udara keempat wanita ini.
"ICE MAKE : CRISTALE BLADE!"
Trangg!
Ultear membuat tangannya seperti pedang yang berbentuk agak seperti tombak dan menyayat di bagaian perut minerva.
Minerva menggerakan jari-jari tangannya
"RAGUDO!"
Minerva membuat ledakan di sekitar ultear . ultear yang tak bisa menghindar hanya menerimanya saja.
"Ahhhh!"
Erza langsung mengubah armornya tapi kagura melesat ke arah erza.
"SLASHING BLADE!"
Brakk!
Secara mengejutkan armor yang di kenakan erza langsung hancur. Tapi erza masih bisa bertahan.
"FLIGHT SONIC CLAW!"
Erza melesat cepat. Seperti kilat kuning dan membuat sayatan petir ke arah kagura.
Brakk!
Entah kenapa serangan itu tak berguna malah armor erza kembali hancur
Duarrr!
Minerva mengangkat ultear tanpa menyentuhnya ke udara dan mengarahkannya ke pilar tembok jauh di sana
Ultear dan erza terhempas jauh ke bawah
"Sial! Itu gila" ucap jet shock
"Ini tak masuk akal" teriak elfman irene di sampingnya memasang wajah khawatir
"Ini hal yang su-sulit di percaya kedua wanita ini di buat tertekan" ucap chapati shock.
"Aku baru tau ada wanita yang lebih kuat dari erza" ucap ren
"Ini di luar perkiraanku" ucap hibiki.
"Itulah akibatnya jika menentang raja" ucap minerva tak peduli luka yang dia dapat.
"Peduli amat. Kau belum membuktikan apapun" ucap ultear memegang lengannya.
Sementara kagura hanya menatap erza dia hanya tampak tenang
'Jangan pernah melakukan hal yang bodoh'
Kata-kata natsu terngiang di telinganya dia sekarang sudah bukan pendendam tapi, ia hanya butuh waktu lama untuk menerima maaf.
Kagura menendang erza dan membuatnya terpental jauh ke pilar di sana.
Cekrek!
Kagura bersiap membuka pedangnya di saat yang sama minerva mengepalkan tangannya.
Kagura langsung mengarahkan pedanganya sementara minerva langsung mengarahkannya ke ultear.
Duarrrr!
Boomm!
Ledakan masiv di arena dan membuat penonton terkejut asap mulai menghilang dan menampakan hasilnya.
"Maaf, tapi aku tak mau kalah di sini" erza menahan serangan itu dengan pedangnya
"Kau masih meremehkan orang lain" ultear mencengkram tangan minerva
Slashh!
Erza langsung membalikan keadaan langsung membuat tangan silang di perut kagura.
Ultear langsung meninju sekuat-kuatnya dan minerva terhempas jauh.
"Fufufu! Lumayan untukmu" minerva langsung menghilang
"Tch, kemana si bodoh itu" pikir ultear tapi dia baru ingat kemana tujuannya.
Selain itu kagura kembali bangkit dan ia tak sadar sudah kehilangan pedangnya "ini belum berakhir, aku tak bisa ka-"
Slashhh!
"Eh?!"
Belum sempat bicara lagi. Kagura secara mengejutkan mendapat tusukan pedangnya sendiri dari belakang. Oleh minerva
"Pemenangnya erza tapi point milikku hahaha!" ucap minerva tertawa
"Sialan" gerutu erza
Secara mengejutkan ultear datang dari samping dan melemparkan minerva seperti bola ke arah tembok itu.
"Selesaikan dulu idiot!" ucap ultear
Minerva langsung menarik kaki ultear dan melemparkannya ke sembarang tempat dan dia membuat ledakan di sekitar erza. Erza tak terpengaruh. Dan langsung menerjang minerva dan membuat tebasan di tangan minerva.
Minerva menciptakan ledakan kembali tapi, sayang sihir minerva tiba-tiba menghilang.
"Ba-bagaimana bisa kau masih menyimpan banyak sihir!" minerva shock
"Ini bayaran. Atas yang kau perbuat!" teriak erza.
"NAKAGAMI ARMOUR!"
Armor berwarna hitam dengan pelindung di pundak kiri dan kanan. Sebuah selendang putih menyelimuti tubuhnya. Dan pemegang pedang yang agak panjang. Dan pedang bentuk seperti kujang
"IH RAGD!"
Minerva mencoba melakukan hal yang sama tapi, jawabannya sama sihirnya hilang
"NAKAGAMI STARLIGHT!"
Slashh!
Minerva terjungkal dan sekali serang dan tak bangkit tentunya point menjadi milik fairy taill
"Sepertinya tinggal kita berdua"
Erza menoleh dan masih ada ultear "ayo kita selesaikan"
Erza melayangkan pedang panjangnya.
Slashh!
Muncul tetesan darah di lantai. Ultear secara nekat menahan pedang besar itu dengan kedua tangannya.
"Apa ini" erza mencoba menggerakan pedangnya tapi tak bisa
"Maafkan aku" ultear membekukan pedang itu dan menghancurkannya
"Aku sudah berjanji padanya" kedua tangan ultear dia arahkan ke belakang
"ICE MAKE : ROSE KRONE!"
Gahh!
Armor erza langsung hancur menyisakan bajunya yang robek. Dan dia terbawa serangan itu.
"I-ini tak bi-bisa di percaya. Pertarungan ini berakhir dan melihat siapa pemenangnya Ultear Milkovich! Dengan ini despair crimson dapat point" chapati shock.
"Tapi, kita masih ada satu pertarungan lagi yang menarik kabo!" ucap mato
Semuanya menoleh ke arah dan menampakan seseuatu.
"Wohh! Itu jellal penyihir suci!"
"Tapi lawannya laxus. Dia juga berhasil mengalahkan jura!"
"Jangan lupakan natsu itu dia anak ajaib".
" natsu?"ultear melihat ke layar lacrima
"Natsu dan jellal!" akhirnya ketakutan erza muncul dia tak menduga situasi ini terjadi semoga kau menang'
"Laxus juga!?" lisanna shock ia tau seberapa bencinya orang itu kepada natsu karena alasan kakaknya.
.
.
Xxxxx
.
.
Ini menjadi pertarungan penentu bisa di katakan pertarungan yang menarik karena tiga orang ini memiliki perasaan dan dendam yang berbeda. Bisakah sang ular memakan kupu-kupu dan peri atau kupu-kupu bersayap yang memotong tubuh ular dan sayap peri.
Di saat yang sama mereka juga punya dendam pribadi khususnya natsu dengan jellal dan laxus dengan natsu karena masalah mirajane.
"Siapa. Sangka kita bertemu di sini" ucap laxus
"Natsu dragneel? Huh masih ingatkah kenangan waktu smp?" jellal menyeringai
Natsu tak menanggapi provokasi itu "bisakah kita mulai, tanpa banyak bicara!".
Natsu melepas shikainya. Jellal membuat meteor sementara laxus aura petir kuning di sekitar tubuhnya.
Mereka bertiga menghilang dan sudah saling berdekatan laxus dan jellal melayang tinjunya dan natsu mengarahkan pedangnya
Boom!
Semuanya kembali lepas, jellal bergerak ke belakang natsu dan menendangnya. Laxus dari bawah langsung menghantam dagu bertatto itu. Natsu langsung melesat ke arah laxus dan memberikan sebuah sayatan di dada lelaki pirang itu
" ini menarik tapi, tak kusangka kau berbeda dari terakhir kali kita bertemu"ucap jellal
"Bisakah untuk tidak banyak bicara"ketus natsu
Jellal bergerak cepat kembali dia menghantam dagu natsu dengan dengkulnya. Tak sampai di situ laxus berada di belakang natsu dan memberinya pukulan tapi kedua pedang natsu menahannya. Laxus yang lebih kuat langsung menjebol pertahanannya dan membuat natsu terhempas ke sebuah bangunan.
"Keparat kedua orang ini berniat mengincarku" gumam natsu.
Laxus berada di sisi kiri. Dan jellal berada di sisi kanan dengan mengarahkan pukulannya natsu menunduk dan tentunya kedua orang itu dapat pukulan
"LIGHT BLADE BEAM!"
Duarr!
Natsu memutar pedangnya. Satu pedangnya dia tancap ke tanah dan membuat ledakan dahsyat.
"Apa, boleh buat, aku harus bekerja sama dengan tatto freak ini, untuk menghabisinya" guman laxus memegang dadanya
"LIGHTNING DRAGON ROAR!"
Boomm!
Laxus mengeluarkan raungannya. Natsu masih bisa menahannya walaupun dia juga masih menarik lengan natsu saat ini natsu tak memegang pedangnya. Laxus memukul perut natsu dan melemparkannya ke sembarang arah.
"Dengan pedang ini kau tak- aww!" laxus waktu ketika memegang pedang natsu langsung merasakan panas dan melepaskannya
"Dasar bodoh pedangku ini berbeda dia punya jiwa" ucap natsu tubuhnya penuh luka saat ini pedangnya kembali "mereka akan bereaksi. Jika di pegang bukan pemiliknya"
Tapi jellal di belakang natsu dan menembakan lasernya. Laxus di depan natsu
"Mati kau" laxus mengepalkan tangannya
"LIGHTNING DRAGON JAW!"
Natsu terkena pukulan di bagian wajah. Dan membuatnya berdarah dan dia terseret jauh. Natsu mencoba bangkit.
"Ini belum berakhir!" jellal sudah berada di atas natsu. Kedua tangannya dia satukan
"GRAND CHARIOT!"
Duarrr!
Jellal yang sudah membuat rangkaian sihir langsung meledakannya ke arah natsu
Erza dan mira menatap horror apa yang di saksikannya. Orang yang dia cinta di serbu begitu saja tanpa henti. Keduanya ingin membantu tapi, posisi mereka yag tak meyakinkan tak bisa. Mereka hanya menatap cemas dan khawatir melihat kesayangan mereka seperti itu.
"Jika kau jantan! Jangan main keroyokan" elfman sewot
"Natsu-nii!" teriak wendy
"Keparat laxus!" geram lisanna
"Bertahan bung aku bantu kau" gray yang melihatnya langsung berlari dari tempat ia duduk
"Sepertinya, ini tak adil dia memanfaatkan peraturan ini untuk membunuhnya" mira mencoba berdiri tapi tak bisa.
Natsu hanya nafas terengap-engap siapa sangka dia akan di keroyok seperti ini dia sudah tak bisa menggunakan tehknik biasa untuk melawan mereka.
"Menyenangkan sekali, jadi kau penyebabnya erzaku berubah" ucap jellal
"Bagaimana, kau bertaruh kita menang kau jauhi mereka" ucap laxus
Natsu menatap tajam ke arah mereka berdua dia menghirup menutup matanya "aku takkan biarkan ini terjadi lagi!"
Laxus dan jellal siap menyerang natsu lagi jelall membuat jari segitiga. Dan laxus membuat kepalan tangan.
Natsu tampak tenang dia memegang satu pedangnya. Dia menutup matanya.
Tampak semua bayangan natsu bergerak ke arah jellal dan laxus memusatkan seluruh sihirnya di kepalan tangannya.
"Matilah kau" jellal menyeringai
"Akan kuakhiri serangan ini" ucap laxus
Erza menutup matanya tak bisa melihat apa yang terjadi selanjutnya. Dia hanya bisa pasrah saja.
"ALTEARIS!"
"ROARING THUNDER!"
Boomm!
Ledakan masiv bahkan mengguncang hingga ke bangku penonton semuanya menahan nafas apa nasib selanjutnya yang terjadi terhadap natsu.
Tapi entah karena apa mendadak langit mulai gelap dengan di selimuti warna merah dan sebuah bola besar berwarna orange ada di atas mereka nampak seperti matahari. Dan efeknya semua merasakan panas yang membara. Bahkan tanahpun seperti mendidih.
"Panas ini tubuhku terasa terbakar" ucap ren
"Bibirku langsung kering" ucap levy memegang mulutnya.
"Rambutku seperti terasa gosong" ucap gildarts.
Dan tentunya efek ini bukan hanya itu saja semua pakaian yang di kenakan semua orang tiba-tiba saja meleleh dan hilang dan tentunya terjadi kepanikan dan semuanya keliatan telanjang.
"Ini, tak jantan" elfman hanya jongkok menutup bagian kemaluannya. Sedangkan irene dia melakukan hal yang sama tapi, reaksi wanita itu santai saja.
"Kekuatan esku tak guna di sini" keluh gray mencoba membuat esnya dan gagal dan tanpa di sadari dia sudah stripping.
"Milliana ada apa dengan bajumu?" tanya kagura
Milliana melihat ke bawah dan langsung menlindungi dirinya "kyaa! Ini memalukan, kagura-chan kau juga!".
Kagura melihat keadaan dirinya dan langsung blush karena pakaian dia sudah tak ada
" kyahhh!"
Hanya erza yang reaksinya tak berlebihan. Dia tak peduli kondisi dia yang dia pikirkan hanyalah natsu. Dan ultear dia juga sama dengan erza
"Perasaan ini" guman gajeel dia merasakan kekuatan familiar"ini lebih besar dari sebelumnya".
"Tubuhku, tak bisa bergerak karena panas ini" ucap rogue.
"Sepertinya ini sebuah kepanikan yang melanda" ucap chapati mengipasi dirinya.
"Hmm, ini seperti di dasar neraka" yajima tampak tenang
Asap mulai menghilang. Laxus dan jellal shock karena natsu baik.
"Api ini menghukum dan membakar dosa kalian"ucap natsu kedua tangannya di balut api kecil pedangnya dia acungkan ke depan kondisi pedangnya hitam pekat dan asap muncul hanya dari ujung pedang
" jadi si bodoh ini yang membuat panas ini"jellal shock
"Dia! Bisa membuat panasnya sesuai keinginannya, apakah aku masih bisa hidup setelah ini" laxus juga ikutan shock
"Kalian akan membayar. Semua ini atas perbuatan kalian" nada natsu saat ini terdengar menyeramkan dia hanya pakai celana yang sudah pendek dan tanpa mengenakan alas kaki
.
"Bankai!"
.
"ZANKA NO TACHI!"
.
.
.
.
.
.
.
Tbc
.
Wahahaha akhirnya keluar juga setelah lama menunggu. Pertarungan menyisakan dua orang lagi maksudnya musuhnya tinggal dua.
Nah, bisa kalian tebak bankai milik siapa ini. Jika kalian pernah baca manga bleach mungkin akan tau.
Jika updatenya agak lama mohon maaf saja. Karena saya menulis ficnya di hp jika banyak typo yah wajar lah
Ada sesuatu pm saja.. Oh iya fic ini saya break dulu karena mau update fic yang satunya dan mohon kesabarannya.
.
RnR
