Judul : MASTER (season II )

Author : Rahmat Ardi Wijaya

Disclaimer : masashi kashimoto

Chapter : 10

Alur : maju

Rated : M

Pairing : naruto/hinata

Genre : edventure

Kaiten…..neji melakukan sebuah putaran sehingga kini terciptalah sebuah kubah cakra yang besar dan menghalangi serangan naruto untuk mengenai sasarannya, bahkan halilintar itu ada beberapa yang terpentar mengarah ke naruto akibat dari dorongan putaran yang dilakukan neji. Karena merasa akan berbahaya jika terkena, naruto dengan gesit menghindar dari serangan miliknya yang dibalikkan oleh neji. Namun saat naruto mengindar neji sudah siap dengan jutsunya yang lain di sana.

"kau dalam jangkauan ku, 64 pukulan suci" ujar neji langsung menyerang kerah naruto

"2 pukulan, 4 pukulan, 8 pukulan, 16 pukulan, 32 pukulan, 64 pukulan" ujar neji memberikan sebuah pukulan bertubi-tubi kearah naruto yang sekarang terlempar jauh kebelakang.

Melihat pertahanan dan serangan dari neji membuat semua penonton bertepuk tangan, bahkan ada yang bersorak dengan menyerbutkan nama neji, selain itu ada juga ketua klan yang sebenarnya adalah ketua klan hyuga dan putrinya kini sedang menonton pertandingan juga ikut bangga sebagai seorang hyuga.

"hanabi, lihatlah. Itu adalah kakak sepupumu. Dia adalah keturunan cabang namun di umur yang masih sangat muda dia sudah berhasil menggunakan jutsu yang sangat hebat dari klan kita" ujar hiashi hyuga

"ya ayah, aku sangat iri padanya. Bahkan aku belum mampu dalam beberapa tahap dibawahnya" ujar hanabi

Kembali kepertandingan, kini naruto sedang terduduk karena baru saja dia membentur tembok hingga retak dan membuat dia mengeluarkan darah yang sangat banyak dari mulutnya.

"ehk….ini benar-benar sakit, kau seharusnya bisa menang jika kau melawan orang lain. Tapi jika melawan diriku maka belum tentu" ujar naruto

"heh….semua titik cakramu sudah aku kunci, bahkan untuk mengeluarkan cakra saja kau tidak akan bisa" ujar neji

"benarkah, apakah kau tidak mengetahui ada cara membuka titik cakra dengan instan?" Tanya naruto

"ya aku tau, namun jika ingin melakukan itu seseorang harus memiliki cakra yang besar" ujar neji

"baiklah, aku akan menunjukkan sesuatu padamu" ujar naruto membuka bagian atas jaketnya

Fuinjutsu kai….. ujar naruto sehingga segel yang ada di sana kini mulai terbuka dan terlepas sehingga dengan perlahan menghilang.

"aku akan mengalahkan mu dengan taijutsu jika begitu. Mari kita mulai babak berikutnya" ujar naruto membuat ancang-ancang untuk bertarung sambil mengelap darah yang keluar dari bibirnya

"seharusnya kau sudah tidak bisa lagi bergerak, kenapa tubuhmu masih bisa bergerak?" Tanya neji

"heh…jika hanya ini aku juga sering mengalaminya" ujar naruto

"baiklah jika begitu, majulah" ujar neji

Sesaat neji selesai berkata, naruto sudah berhasil menendang neji sehingga neji kini terpental jauh kebelakang akan tetapi berkat reflek yang baik dia masih sempat menangkis serangan naruto dengan kedua tangannya.

'cepat sekali, sebenarnya segel apa yang dia lepaskan barusan' pikir neji

"itu gravity seal, jadi sekarang tubuh ku lebih ringan dibandingkan sebelumnya" ujar naruto menjelaskan dan kembali menghilang.

Semua penonton hanya mampu melihat naji yang terpental jauh kebelakng dan mengeluarkan darah dari mulutnya.

"wah..apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa hyuga itu selalu terpental apakah ini jutsu dari uzumaki itu?" Tanya seorang penonton

"sepertinya iya, ternyata uzumaki itu hebat juga ya bisa menekan hyuga sejauh ini" ujar seorang penonton

'neji berusahalah' pikir tenten yang kini duduk dibangku penonton karena dia kalah saat melawan temari dari suna

'sudah aku kira, naruto itu sangat kuat. Dengan kata lain bukan aku yang lemah' pikir kiba

Kembali kearena kini neji sednag mengusap darah di bibirnya dengan kasar dan kembali menatap naruto yang bahkan kecepatanya sangat gila di bandingkan dengan genin yang lain.

'dia bahkan seperti lebih ceat dari lee saat membuka gerbang ke 3. Apakah dia juga bisa menggnakan hachimon' pikr neji

"neji, apakah kau sudah siap kembali. Kalau iya aku akan mulai menyerang" ujar naruto sudah dalam posisi siap menyerang

"cih….akan ku kalahkan kau disini" ujar naji mengambil ancang-ancang

"baiklah taijutsu sudah cukup, sekarang waktunya aku meledak kan cakra untuk embuka semua titik cakraku" ujar naruto membuat sebuah segel ditangan dan dengan tiba-tiba sebuah cakra mereka mulai menyelimutinya dan meledak sehingga membuat tekanan udara di sekitarnya terdorong sangat cepat dan kuat.

'tidak mungkin dari mana dia memiliki cakra sebesar ini dan warna nya berbeda dari cakra biasanya' pikir neji

Flashback

"hoy kurama…sekarang bisakah kau membantuku membuka semua titik cakra ku kembali?" Tanya naruto

"sepertinya kau terlalu meremehkan dia ya" ujar kurama bangun dari tidurnya dan mengeluarkan cakranya dalam jumlah yang sangat cukup untuk kembali membuka titik cakra naruto

Fleshback end

"lihatlah neji, aku sekarang bisa membuka semua titik cakra ku kembali" ujar naruto dengan diselimuti cakra berwarna merah

Sementara semua tetua klan kini sangat terkejut karena naruto kini mengeluarkan cakra merah milik kyubi sehingga semua orang mulai bersiaga jika kyubi bangkit.

"dia sudah bisa mengendalikannya walau hanya sedikit. Huh ini bagus walau mungkin akan beresiko" ujar hokage

"kau ternyata memiliki kyubi yang sudah hampir jinak ya hokage dono" ujar kazekage yang duduk di sebelah nya

"ya, dia adalah seorang warga desa konoha yang sudah kuanggap sebagai cucuku sendiri" ujar hokage

Kembali kepertarungan, kini neji sudah siap menerima dari mana naruto akan menyerang dengan kecpatannya seperti tadi, namun setelah melihat naruto kembali membuat segel itu ditubuhnya menandakan dia tidak akan menyerang dengan taijutsu namun entah pakai apa dia akan menyerang sekarang.

"neji, selanjutnya setelah jutsu, taujutsu dan sekarang adalah genjutsu" ujar naruto menunjuk neju tepat dihadapannya

Neji yang sedikit terkejut karena naruto sama sekali tidak memiliki cakra yang bisa menggunakan genjutsu, karena pengguna genjutsu biasanya memiliki cakra yang cukup sedikit kecuali klan uchiha yang memiliki doujutsu sharingan yang memang khusus untuk genjutsu. Namun neji tidak menyadari naruto adalah ahli dalan genjutsu dengan bantuan gerakan tubuhnya, dan ketika neji menatap telunjuk naruto kini dia sudah masuk kedalan sebuah genjutsu.

Semua penonton kini menjadi membisu melihat neji yang hanya diam berdiri sementara naruto hanya bermeditasi untuk menormalkan kembali cakranya. Sementara neji kini sedang melawan naruto di dalam dunia yang diciptakan naruto.

"apa yang terjadi?" Tanya kiba

"kau beruntung naruto-kun tidak mengeluarkan semua kemampuannya satu persatu padamu kiba-kun, itu adalah sebuah genjutsu dari naruto-kun yang melalui telunjuknya saat kak neji menatap dengan seksama telunjuk naruto-kun, jika tida percaya kau bisa bertanya pada kurenai sensei besok" ujar hinata

"sebenarnya seberapa kuat dia sekarang?" Tanya kiba

"itu adalah rahasia kami berdua, kiba-kun" ujar hinata

Sementara neji kini sedang bertarung dengan naruto yang kini berada di dalam dunia genjutsu, neji yang berhasil menyerang naruto selalu dikejutkan dgan berubahnya naruto menjadi puluhan kupu-kupu. Dan muncul lagi dengan diawali oleh kupu-kupu. Lalu setelah beberapa saat neji akhirnya tersadar setelah dia merasa sudah melawan naruto lebih dari 3 jam di dalam dunia tersebut.

"hah,,,,hah…..hah…..kau,…jutsu apa yang kau gunakan barusan?" Tanya neji yang hanya melihat naruto membuka matanya dari meditasinya

"genjutsu, ninjutsu, taijutsu dan sekarang fuinjutsu" ujar naruto mulai menagmbil tinta dari saku ninjanya dan beberapa lembar kertas.

"akan ku balas kau", ujar neji kini menyerang dengan cepat namun dapat dihindari oleh naruto sehingga dengan cepat naruto membuat sebuah segel tangan

Fuinjutsu : gravity seal ujar naruto saat neji menginjak beberapa kertas yang sudah dia buat sehingga kini neji bahkan tidak bisa bergerak karena berat tubuhnya yang sekarang sama dengan naruto.

"apakah kau menyerah?" Tanya naruto pada neji yang kini sedang bersusah payah dalam melepaskan seal itu

"tidak akan" ujar neji berusaha untuk bangun

"baiklah mari kita lanjutkan pertarungan kita dengan adil, fuin kai" ujar naruto melepas fuin di tubuh neji sehingga kini berat tubuhnya bisa menjadi seperti biasa.

"apa yang dilakukan oleh naruto, kenapa dia melepas seal gravity pada neji?" Tanya kiba

"dia menghormati sikap pantang menyerah dari kak neji, dan kurasa itu adalah hadiahnya" ujar hinata

"heh…." Respon kiba dengan terkejut

Sementara kini neji dan naruto sudah mengobarkan cakra mereka untuk melakukan serangan terakhir. Naruto dengan cakra kurama / kyubi sedang kan neji kini dengan semua cakra yang tersisa dari tubuhnya dan mereka berdua membenturkan kedua cakra yang besar itu sehingga membuat sebuah ledakan yang besar di tengah arena dan mengakibatkan asap membubung tinggi. Dan terlihatlah dua orang yang terlempar dari dalam asap itu. melihat pertarungan yang sangat seru, semua penonton akhirnya bersorak dan bertepuk tangan atas pertarungan yang mereka saksikan.

"kau lihat, aku masih bisa berdiri, dan melangkah mendekatimu. Sedangkan kau sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi" ujar neji mendekati naruto yang kini Nampak pingsan.

Trak…trak,,,,,trakkk sebuah suara kini muncul dari bawah kaki neji, dan saat dia melihat ke bawah sebuah tangan kini memukul dagunya dengan sangat keras sehingga membuat dia kini terpental cukup jauh kebelakang, dank arena kondisi nya yang memang sudah tidak bisa bergerak lagi akhirnya neji jatuh pingsan di tempat akibat pukulan yang dilakukan oleh naruto.

"pertarungan pertama di ujian chunin kini selesai dan dimenangkan oleh uzumaki naruto" ujar wasit mengangkat sebelah tangan naruto

Setelah diumumkanya kemenangan naruto, semua penonton kini bersorak dan bertepuk tangan dan banyak komentar yang kini dilayangkan oleh penonton utuk naruto yang berhasil mengalahkan hyuga neji. Dan itu adalah sebuah komentar yang baik untuk naruto.

"ternyata naruto itu kuat juga ya, bahkan neji saja kalah" ujar seorang shinobi yang menjadi penonton

"dia selalu memberikan kita kejutan dalam setiap aksinya" balas shinobi yang lain

Sementara kiba dan hinata hanya tersenyum melihat kemenangan naruto melawan neji, dan yang lebih membuat semua orang terkejut adalah naruto bahkan masih bisa mengelilingi arena yang bisa dibilang luas itu hanya untuk melambaikan tangan mengucapkan terima kasih atas dukungan dari penonton.

'stamina yang gila, bahkan setelah bertarung dengan durasi waktu yang sangat lama dia masih memiliki stamina untuk berkeliling dan menyapa penonton. Uzumak naruto dia sungguh sangat hebat' pikir genma

"baiklah, pertarungan kedua antara sabaku gara vs uchiha sasuke" ujar genma

Semua penonton kini melihat kearah arena setelah genma mengatakan hal itu, namun garaa dan sasuke tidak muncul di arena.

"genma-san kata hokage sama pertandingan ini diundur saja" ujar seorang anbu yang mendekat kearah genma

"baiklah karena uchiha sasuke belum tiba, maka kita akan undur ke pertarungan selanjunya yaitu sabaku kankuro melawan shino aburame" ujar wasit

'jika aku bertarung dan menunjukkan semua kemampuan ku di sini bisa gawat' pikir kankuro

"wasit aku menyerah, silahkan ke pertarungan selanjutnya" ujar kankuro

Keputusan kankuro membuat shino bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi sehingga dia hanya menatap kankuro dengan tajam dibalik kaca matanya.

"baiklah, pemenangnya adalah aburame shino" dan pertarungan selanjutnya….."

"turunlah kau nara" ujar temari yang kini sudah ada di arena

"kenapa dia sangat bersemangat sekali?" gumam shikamaru bertanya

Namun bukan jawaban yang dia dapat melainkan sebuah darongan dari naruto sehingga dia terjatuh dengan tidak elitnya di arena

"dasar merepotkan kau naruto, lalu kenapa lawanku selalu saja wanita?" gumam shikamaru

"apakah kau sudah siap kalah laki-laki dari nara?" Tanya temari

'dasar merepotkan, baiklah akan aku buat sebuah pertunjukan agar para penonton tidak berisik. Padahal seharusnya aku bisa melihat awan sekarang ini' pikir shikamaru menatap awan

"apa yang di ikirkan oleh shika sich..?" ujar ino yang duduk sebagai penonton

"kau seperti tidak kenal shika saja ino, dia itu tidak bisa memukul perempuan" ujar chouji

Sementara itu di arena kini temari sudah siap dengan kipasnya hanya menunggu perintah dari wasit, sedangkan shikamru masih duduk diam di tempat dia terjatuh tadi.

"shikamaru apakah kau sudah siap?" Tanya wasit

"ya , walau merepotkan tapi aku sudah siap" ujar shikamaru

"kalau begitu mulai" ujar genma

Elemen angin : pembelah angin

Dengan cepat temari mengibaskan kipasnya sehingga terbetukalah banyak sekali angin yang kuat mengarah kearah shikamaru, karena tidak ingin terluka shikamaru langsung menghindar dan bersembunyi di balik pohon.

"percuma saja kau menghindar dan bersemubunyi" ujar temari kembali mengibaskan kipas besarnya sehingga lagi-lagi shikamaru harus berlindung dari sayatan udara yang diciptakan oleh temari.

'ini merepotkan, bagaimana aku bisa mengalahkannya kalau aku tidak di beri kesempatan untuk menyerangnya'pikir shikamaru langsung memuat posisi perfikir yang sangat khas

Melihat shikamaru yang mengambi pose seperti itu, semua penonton bertanya-tanya jutsu apa yang ingin di keluarkan oleh shikamaru ini.

"posisi itu! dia akan membuat sebuah strategi. Dan kita lihat saja apa yang akan dia lakukan" ujar asuma sebagai guru yang sudah barang tentu mengetahui kemampuan anak didiknya itu

Dan setelah beberapa menit, shikmaru keluar dan melemparkan beberapa shiriken kearah temari namun dengan cepat temari berlindung dibalik kipasnya. Namun temari terkejut saat ada sebuah bayangan yang kini mengejarnya walau masih sempat dihindarinya.

'jarak dari sini ke dia adalah sekitar 10 meter' pikir temari

"kau tidak akan menang selama aku bisa mengawasi setiap gerakan bayangan mu" ujar temari

"temari diatas….."teriak kankuro

Dengan leflek temari melihat keatas sehingga disana terlihatlah sebuah pakaian shikamaru yang diberi beban sebuah kunai sehingga terdapatlah sebuah bayangan di sana lalu bayangan shikamarupun kini dapat memanjang lagi sehingga temari yang terkejut lagi-lagi harus mundur menghndari bayangan dari shikamaru. Dan saat bayangan shikamaru berhenti temari juga ikut berhenti.

"kau hebat juga, tidak kusangka kau mampu membuat ku terkejut dua kali berturut turut. Itu tadi hampir saja" ujar temari

"ya kau sangat beruntung bisa lolos dari strategi ku" ujar shikamaru

"baiklah akan ku akhiri dengan ini" ujar temari ingin melakukan sebuah jutsu namun tubuhnya tidak bisa bergerak

"Kagemane no jutsu milik ku sukses" ujar shikamaru menolehkan kepalanya kearah belakang sehingga temari juga mengikuti gerakan shikamaru.

"inikan….."

"iya, itu adalah lubang dimana pertarungan sebelumnya antara naruto dan neji, jadi dapat dipastikan lubang yang ini berhubungan dengan lubang yang ada di belakang mu itu, jadi selamat kau sudah tertangkap" ujar shikamaru

"heh..tapi gerakan kita pasti akan sama dank au tidak akan mungkin membunuhku dalam kondisi seperti ini" ujar temari

Shikamaru akhirnya berjalan dengan perlahan ketengah arena seperti posisi selayaknya orang akan memulai pertarungan, mereka berdua saling berhadapan dan menatap.

"aku sebenarnya duah memikirkan 200 cara lebih untuk mengalahkanmu, namun aku sudah lelah dan cakra ku juga tinggal sedikit, jadi sebaiknya aku menyerah saja" ujar shikamaru menyerah dengan mengangkat tangannya dan melepaskan kagemane miliknya

"eh…." Temari yang terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh shikamaru hanya bisa bengong dan begitupun semua penonton yang melihat hal itu. kemampuan menyusun strategi dan rencana dari klan nara sangat mengerikan sehingga mereka semua memberikan sebuah tepuk tangan untuk shikamaru

Sementara di bangku penonton kini ino sedang marah-marah karena kelakuan shikamaru yang menyerah saat lawannya sudah tertangkap. Di samping ino, para kage pun memberikan komentar untuk shikamaru.

"pantas saja konoha sangat sulit di tembus, kalian memiliki seorang ahli strategi seperti itu" ujar kazekage

"ya, itu adalah keistimewaan dari klan nara, namun dibalik kekuatan itu kelemahannya sangat terlihat jelas dimata, mereka semua adalah seorang yang pemalas" ujar hokage

"hahaha….anda benar" ujar kazekage tertawa

Diarena kini genma telah berdiri ditengah lapangan untuk memberitahukan pertarungan terakhir dalam ujian chunin kali ini.

"baiklah kita pergi ke pertarungan terakhir antara uchiha sasuke dan sabaku garaa, semua peserta diharapkan turun ke arena" ujar genma

Gara dengan secara cepat muncul dengan di background pasir yang mengelilinginya sehingga menampakkan sebuah situasi yang sangat hebat dimata penonton. Namun sasuke yang dianggil namanya kini belum juga datang sehingga genma mengambil keputusan untuk menunda selama 2 menit untuk menunggu sasuke memasuki arena.

2 menit adalah waktu yang sangat lama bagi penonton yang sudah menunggu-nunggu pertarungan yang ini, karena itu beberapa dari mereka mulai gelisah bahkan ada yang mulai berteriak dengan tidak sabar. Dan ketika 2 menit berlalu akhirnya genma kembali angkat bicara.

"baiklah, karena uchiha sasuke tidak dapat hadir, maka pemenang dari pertarungan kali ini adalah….."

Shuttt…..sebuah pusaran angin dengan background dedaunan kini muncul ditengah arena. Lalu disana kini nampaklah sasuke dan kakashi yang hadir diarena saat ini.

"apakah kami sudah terlambat?" Tanya kakashi pada genma

"kau seperti biasanya, selalu telat ya" ujar genma

Sementara naruto kini sudah melompat dari ketinggian untuk mengomeli sasuke yang datang telat seperti itu.

"woy teme, kau dan kakashi sensei dari mana heh…kau membuatku risau" ujar naruto mendekati sasuke

"heh…apakah kau sudah memenangkan pertarunganmu?" Tanya sasuke pada naruto

"aku tunggu di pertarungan selanjutnya" ujar naruto meninggalkan sasuke

"baiklah sasuke, lakukan dengan baik" ujar kakashi juga meninggalkan kakashi

Sementara itu, diluar arena kini lee yang berjalan menggunakan tongkat sedang berusaha untuk menonton pertarungan teman satu teamnya melawan naruto, namun sepertinya ia terlambat.

"hey..sepertinya hyuga itu sudah dikalahkan" ujar seorang panitia yang menjaga pintu masuk penonton

"dia sangat kuat ternyata, bahkan neji yang dikatakan adalah seorang yang sangat ahli dalan taujutsu bisa dilumpuhkan dengan cara yang sama oleh si naruto itu" ujar panitia yang lain

Hal itulah yang didengar oleh lee sehingga dia kini berdiri didepan pintu sertta tidak berniat untuk masuk. Namun gai yang datang dari belakang akhirnya mengajaknya masuk agar melihat pertarungan antara gara dan sasuke.

Di bangku penonton gai disambut oleh kakashi yang kini tengah menonton sambil berdiri dan mencoba untuk melihat pertarungan sang murit walau buku kegemarannya tidak pernah lepas dari tangannya.

"gai akhirnya kau datang juga, ayo kita nonton bersama" ujar kakashi manyambut gai

"bagaimana pertarungan naruto melawan neji?" Tanya gai

"entahlah, aku dengar aku lah yang menang. Tapi dgan cara apa aku tidak tau, aku saja baru tiba" ujar kakashi

Setelah itu, kakashi dan gai kini menonton pertandingan bersama dengan lee yang kini ada di dekat mereka.

"baiklah pertarungan terakhir antara uchiha sasuke dan sabaku garaa, mulai" ujar genma

Sasuke langsung berlari dengan sharingan di kedua matanya sehingga kini dia bergerak cukup sepat. Namun pertahanan pasir gara tidak dapat ditembus, bahkan gara mellakukan serangan walau hanya berdiam diri ditengah pasirnya.

Elemen api : bola api

Sebuah jutsu dari api kini mengarah ke gara namun, pasir di sekeliling gara kini mulai membentuk sebuah perisai sehingga jutsu sasuke sama sekali tidak berpengarauh pada garaa. Karena merasa serangannya gagal sasuke langsung mundur beberapa monpatan. Namun gara yang diserang kini tidak terima dan membalas serangan dari sasuke

Peluru pasir….

Terciptalah banyak butiran pasir yang sebesar kelereng berputar-putar di sekitar garaa, dengan perintah tangannya semua pasir itu kini menyerang kearah sasuke, namun dengan sharingan ditangannya sasuke dapat menghindari semua serangan tersebut dengan baik dan akhirnya kini dia berpijak di dinding.

"tidak ada cara lain, aku akan melakukan itu" ujar sasuke membuat sebuah segel tangan untuk melepaskan fuin gravity di tubuhnya dan sebuah jutsu petir.

"majulah uchiha sasukeeee…" teriak gara yang kini sudah menyiapkan semua pasirnya

Sasuke bergerak dengan sangat cepat dengan memutari gara sehingga membuat garaa kini sangat kesulitan mengikuti kecepatan gerakan sasuke. Sementara di bangku penonton kini gai terkejut karena sasuke juga bisa melakukan apa yang dilakukan oleh lee.

"maaf gai, hanya itu cara untuk menumbangkan si ekor satu itu" ujar kakashi

"dan dengan chidori ditangannya itu akan sangat berbahaya" ujar gai menimpali perkataan kakashi

Kembali kepertarungan, kini sasuke sudah berputar di sekeliling garaa, namun pasirnya selalu mengikuti diarah mana sasuke akan menyerang sehingga saat sasuke menyerangkan chidori miliknya pasir gara masih sempat menahan, akan tetapi karena kuatnya chidori yang dibuat oleh sasuke akhirnya pasir milik gara bisa ditembus oleh sasuke sehingga gara kini memiliki sebuah luka yang cukup besar didadanya.

Karena serangannya berhasil, sasuke kini mengambil jarak untuk menghirup nafas karena semua kekuatan dan kecepatanya barusan memiliki resiko dengan staminanya.

'cairan merah apa ini, apakah ini yang namanya darah?' Tanya gara dalam pikirannya

Setelah itu gara jatuh terduduk, namun semua pasirnya kini membuat sebuah bentuk bola untuk melindunginya secara 3600 dan di sekitar bola itu kini nampaklah sebuah mata yang melihat apa yang terjadi diluar.

Sementara itu, sasuke yang mengetahui elemen petirnya bisa menembus pertahan gara akhirnya berniat menggunakannya sekali lagi untuk menghancurkan prisai pasir tersebut. Dengan mengambil jarak yang cukup sasuke kini mengaktifkan chidori miliknnya dan melesat kearah naruto dengan kecepaan yang sangat tinggi namun gara yang berada di dalam bola itu tidak tinggal diam saat sasuke sudah masuk dalam jangkauannya, dengan tiba-tiba beberapa tombak muncul ditempat sasuke akan melancarkan serangannya, namun karena kecepatan yang dilakukannya, sasuke tidak dapat mengurungkan niatnya untuk menyerang.

Stasss…..sebauh daging kini robek menghasilkan darah menetes keluar, ya kini sasuke mengalami beberapa luka gores akibat dari tombak pasir yang diciptakan garaa, namun berkat sharingan dia bisa menghindari titik fatal, sehingga chidorinya kini masih tertancap di kubah pasir itu.

Semua penonton hendak memberikan tepuk tangan, namun beberapa bulu burung kini berjatuhan sehingga membuat mereka jatuh tertidur. Sementara naruto dan yang lainya kini sudah bersiaga menghadapi apapun yang terjadi.

"sudah dimulai gai" ujar kakashi

"aku tau, sekarang kita seimbang, 50-50 mari kita bertarung kakashi" ujar gai

"kau ingin menjadikan ini tantangan kan, baiklah mari kita lakukan" ujar kakashi

Konoha dai senpou…serangan gai kepada beberapa shinobi otogakure sangat cepat sehingga membuat 3 orang sekaligus kini terkapar

"kakshi aku sudah berhasil mengalahkan 3, kau sudah berapa?" Tanya gai

"4 jawab singkat kakashi sehingga gai menjadi bertambah semangat dan mengamuk menjadikan semua lawannya harus babak belur dan tewas disana dalam seketika.

Sementara di arena, kini kankuro dan temari sudah menggendong garaa yang sekarang sudah hampir mengamuk dan membawanya keluar arena. Namun sasuke mengejarnya sehingga naruto yang melihat hal itu mau tidak mau harus menyerahkan urusan anbu pada hinata.

"hinata-chan aku serahkan padamu, aku harus membantu sasuke" ujar naruto langsung pergi

Sementara kiba kini hanya heran apa yang sebenarnya dibicarakan naruto dan hinata sehingga dia langsung meminta konfirmasi dari hinata

"apa maksudnya tadi?" Tanya kiba

"mari bantu para jonin dan chunin mengalahkan musuh" ujar hinata

"baiklah, aku akan mengalahkan mereka semua. Walau begini aku masih bisa bertarung" ujar kiba berdiri

"baiklah, aku akan membatu di tempat hokage" ujar hinata menghilang

Dengan terkejut, semua orang kini melihat hokage sedang disandra oleh seseorang dan itu adalah kazekage sehingga membuat para anbu tidak bisa bergerak untuk membantu.

"kakek hokage," ujar hinata

"hinata-chan, katakan pada naruto-kun untuk jangan sampai warga kita ada yang tewas lagi. Dia serahkan padaku" ujar hokage

Dengan tiba-tiba 2 orang pengawal kazekage tadi akhirnya berubah menjadi 4 orang shinobi dari otogakure da langsung membuat dinding kekkai agar tidak ada yang emengganggu pertarungangan antara hokage dan kazekage.

Sementara itu, hiasi yang melihat hinata sedang berjongkok dihadapan hokage sedikit heran. Sebenarnya apa posisi dari hinata di pemerintahan desa konoha ini. Namun dia belum bisa memikirkan itu karena kini musuhnya dusah mengepung dirinya yang seorang diri, namun seorang ketua klan hyuga bukanlah dapat dikalahkan oleh karena jumlah, karena dalam sekejap 5 orang dapat tumbang hanya dengan satu jutsunya saja.

Sementara itu, kini hinata sudah memakai topeng dan mengganti serangamnya dengan membuka pakaian yang dipakainya untuk menonton dan berganti pakaian anbu. Sehingga beberapa anbu di sana akhirnya tau bahwa hinata adalah anbu katsune yang dikatakan adalah anbu rahasia milik hokage saat ini.

"andai saja ada naruto-kun, mungkin dia akan dengan mudah membuka kekkai ini" ujar hinata dalam topengnya

"jadi begitu, selama ini kalian lah yang menjadi anbu itu. baiklah aku akan mencari naruto untuk mu" ujar anbu dengan topeng beruang itu

"sebaiknya jangan memaksanya, karena dia sedang mengejar sasuke untuk mengalahkan ichibi" ujar hinata yang masih berjongkok

Setelah kepergian anbu itu, kini hinata sedang berdiri dihadapan sebuah kekkai yang ada dihadapannya. Namun ada beberapa shinobi oto dan suna yang hendak menyerangnya namun dengan pedang ditangannya hinata membuat semua orang disana tewas dengan jantung tertusuk oleh senjatanya. Sehinggamembuat beberpa orang yang melihatnya diri kejauhan sangat ngeri melihat hal itu.

"kalian mengganggu saja" ujar hinata yang kini melihat semua orang tersebut tewas dalam sahitan benang kawat baja miliknya dengan sebuah gerakan kawat baja itu akhirnya membuat tubuh mereka yang sudah menjadi mayat kini terbelah dua.

Sementara sang anbu yang mencara naruto kini sudah menemukan naruto sehingga naruto harus mengirimkan seorang chibunshin untuk membantu hinata membuka segel kekkai yang di buat oleh orang otogakure itu dan dirinya yang asli kini masih ikut untuk membantu sasuke mengalahkan ichibi bersama sakura dan shikamaru disampingnya.

Sementara diluar desa, kini jiraya sedang menuju ke sebuah desa untuk mencari inpirasi yang selalu ia katakana, namun karena perasaan nya yang itdak enak akhirnya dia menuju kembali kedesa konoha.

Didalam desa sendiri kini para shinobi banyak yang berjatuhan. Namun tidak ada satu wargapun atau anak-anak yang dapat mereka temukan karena merek semua sudah mengungsi di patung hokage. Di pintu masuk desa konoha kini sudah terdapat seekor ular phithon yang berjumlah 3 ekor dan mulai merusak tidak hanya bangunan namun juga menyerang semua shinobi yang hendak menyerangnya.

Sementara itu, hokaga dan kazekage kini sudah terkurung didalam sebuah kekkai sehingga kini mereka hanya ada berdua.

"ternyata kau ikut ambil bagian dalam invasi ini kazekage" ujar hokage

"kau sepertinya sudah sadarya hokage" ujar hokage

Setelah itu, hokage akhirnya melepaskan diri dari kuncian dari kazekage dan langsung menggunakan semua pakaian formalnya dan menggunakan baju tempurnya. Sedangkan kazekage kini juga menunjukkan wujut aslinya yang ternyata adalah orochimaru

"lama tidak bertemu sensei" ujar orochimaru yang kini menunjukkan rupa seseungguhnya

"orochimaru, kau ternyata dalang dibalik semua ini. Kenapa kau melakukan ini" ujar hiruzen

"aku akan menghancurkan konoha" ujar orochimaru

Sementara itu, di posisi sasuke kini dia sedang akan bertarung dengan kankuro, akan tetapi berkat shino akhirnya kankuro kini harus melawan shino yang sangat tidak senang karena kankuro mengundurkan diri dalam pertarungan sebelumnya. Sehingga dia ingin mengulang kembali pertarungan itu. sementara sasuke kini mengejar temari yang sudah pergi dengan garaa di bahunya. Sedangkan naruto dan yang lainya kini masih jauh tertinggal dibandingkan oleh tiga orang tersebut.

#skip#

Akhirnya garaa dan temari berhasil dikejar oleh sasuke sehingga dengar emosi yang memuncak garaa mendorong temari dan membuat temari jatuh. Sementara dirinya sendiri kini sedang menghadapi sasuke yang ada di depannya.

"garaa mari kita lanjutkan kembali pertarungan kita" ujar sasuke kembali menantang garaa

"uchiha…sasukeee…." Ujar gara kini menyerang kearah sasuke namun dapat dihindari dan langsung dibalas oleh sasuke dengan sebuah tendangan telak di tubuh gara sehingga garaa yang terkena tendangan dari sasuke kini terpental cukup jauh bahkan membuat beberapa ranting pohon patah.

Karena emosi yang makin memuncak dengan perlahan pasir yang ada didalam guci milik gara kini mulai menyelimuti tangan kanannya dan berubah menjadi lengan yang terbuat dari pasir. Melihat hal itu sasuke langsung menyerang dengan shuriken namun dengan mudah di tahan garaa dengan lengan pasir miliknya dan dengan cpat di kembalikan untuk menyerang sasuke.

"ayo sasuke, buat aku menjadi lebih hidup" ujar gara yang melihat sasuke menghindar dari serangannya

'apa sebenarnya dirinya itu' pikir sasuke kini menyiapkan chidori untuk menyerang garaa

Dengan posisi yang saling berhadapan kini sasuke dan gara saling menyerang. Sasuke dengan chidori sedangkan garaaa dengan lengan pasir miliknya. Namun kemenangan ada di tangan sasuke sehingga membuat lengan pasir milik gara kini sudah lepas dan jatuh berubah menjadi pasir biasa. Namun yang membuat sasuke terkejut adalah kii mncul satu lengan lagi di tangan kiri gara sehingga membuat serangan sasuke tidak memiliki arti pada tubuh garaa. Melihat gara yang masih sangat bernafsu untuk membunuhnya, kini sasuke sudah hampir pada batasnya, dia sudah menggunakan 2 kali chidori sedangkan kakashi hanya menyerankanya untuk menggunakan 3 kali. Namun karena keadaan mendesak akhirnya dia menggunakan chidori nya yang ketiga namun hasilnya tetap sama. Sasuke kini berhasil membuat lengan kiri yang terbuat dari pasir milik garaa hancur, namun dengan perlahan kini lengan kanannya kembali tumbuh, bahkan sekarang ada yang lebih mengejutkan, kini garaa memiliki ekor yang terbuat dari pasir, sehingga sasuke yang sudah pada batasnya hanya bisa duduk dan tidak bisa bergerak. Hal itu karena tanda kutukan yang ada di bahunya kini sudah aktif sehingga dia merasakan sangat sakit pada semua tubuhnya.

"hahahahaha…apakah hanya itu saja kemampuanmu sasuke, sebaiknya aku akhiri hidup mu" ujar gara kini hendak menyerang telak sasuke yang hanya bisa duduk, namun sebelum serangan gara berhasil mengenai sasuke. Naruto dengan waktu yang tepat menyerang garaa dengan sebuah tendangan sehingga membuat gara kini sudah terpental cukup jauh.

"sasuke-kun apakah kau tidak apa-apa?" Tanya sakura yang tiba bersama naruto

"naruto, lengannya bisa tumbuh lagi seperti semula. Jadi jangan gegabah" ujar sasuke

"kau istirahatlah dulu, aku akan mengulur waktu. Dia bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan" ujar naruto langsung membuat bunshin

Semenatra gara yang kini sudah bangkit hanya menatap naruto dengan pandangan sangat benci dan langsung menyerang naruto.

Elemen badai : meriam laser

Sebuah jutsu kini dikeluarkan oleh naruto dan bunshinnya sehingga kini ada dua laser yang menyerang gara, namun pasir yang ada ditubuh gara kini menyerlimuti bagian depan gara sehingga menjadi tameng, akan tetapi laser yang dapat dikendalikan oleh naruto itu akhirnya berbelok dan mencari tubuh gara sehingga dua serangan itu kini berhasil mengenai gara sehingga sebuah ledakan terjadi disana.

Ahk….raungan gara kini terdengar di telinga naruto dan yang lainya, namun dia mampu berdiri dan bahkan kini dia sudah bertranformasi , hampir semua bagian tubuhnya kini sudah di balut oleh pasir. Melihat hal itu naruto langsung kembali mengambil ancang-ancang untuk menyerang gara kembali.

Taju kagebunshin no jutsu

100 orang klon kini sudah tercipta, dengan komando dari naruto akhirnya semua bunshin itu menyerang gara dengan taijutsu sehingga membuat tubuh gara yang terselimuti pasir kini menjadi tidak berbentuk, bahkan wajahnya yang tadi setengah diselimuti pasir kini sudah kembali seperti semula.

"naruto…akan ku bunuh kau" ujar gara yang kini sudah kembali bangkit dan mengeluarkan cakra yang sangat besar sehingga sebuah ledakan terjadi kembali dan munculah shukaku dihadapan naruto dan semua orang.

'ini tidak bagus, aku hanya bisa menggunakan beberapa kemampuanku sekarang, jadi aku harus berhati-hati dan tetap waspada' pikir naruto

Semua orang yang meihat perubahan wujud dari gara kini mulai mundur selangkah demi selangkah. Namun naruto sama sekali tidak melakukan hal yang sama, dia bahkan kini memanjat pohon agar dapat melihat tubuh shukaku dengan lebih jelas.

"sasuke, apakah kau sudah lebih kuat dan bisa bertarung kembali?" Tanya naruto

"ya, walau pun sedikit setidaknya aku akan menghajar dia" ujar sasuke

"baiklah, aku akan mengurus tubuh besarnya, dank au yang mengurus gara disana" ujar naruto menunjuk gara yang kini ada di atas kepala shukaku

"kalian berdua tidak akan selamat, jurus rahasia : rakun tidur" gara dengan sekejap memejamkan matanya dan tertidur sehingga kendali atas tubuh besar itu kini ada pada shukaku sepenuhnya.

"aku bebas….aku bebas…." Ujar shukaku berteriak dengan gembira

Namun melihat naruto yang ingin menyerangnya shukaku langsung menembakkan bola angin kearah naruto dan sasuke, sehingga mereka berdua mau tidak mau harus bersusah payah untuk menghindarinya.

"aku mulai sasuke, kuciyose no jutsu" ujar naruto langsung memanggil hewan kuciyose miliknya namun yang keluar adalah gamakici yang masih anak-anak sehinggamembuat sasuke menjitak kepala naruto.

"apa yang sedang kau lakukan dobe" ujar sasuke

"aku sedang memanggil hewan kontrak ku, namun yang muncul adalah anaknya. Jadi gama kici mana ayahmu?" Tanya naruto

"dia sedang ada urusan, memangnya ada apa?" Tanya gama kici

"aku butuh bantuan dia sekarang untuk melawan dia" ujar naruto menunjuk shukaku yang sedang bersiap menyerangnya lagi.

Serangan demi serangan di lakukan oleh shukaku sehingga naruto dan sasuke mau tidak mau haya terus menghindar, dengan membawa gamakici dalam pelukan naruto.

"akan ku coba lagi, kuciyose no jutsu" setelah beberapa saat akhirnya munculah seekor katak yang berukuran sangat besar sehingga naruto dan sasuke bisa berada diatas kepalanya.

"woy bocah, kenapa kau memanggilku?" Tanya gamabunta

"aku ingin kau membantuku mengalahkan dia" ujar naruto menunjuk shukaku

"jadi lawan mu adalah shukaku, aku tidak mau. Sebaiknya kau pergi saja sekarang" ujar gama bunta

"ayah, dia tadi mau melukaiku. Untung saja ada naruto jadinya aku masih bisa selamat" ujar gama kici berbicara pada ayahnya

"apaaa…berani sekali dia ingin melukai anak ku. Setidaknya satu tangannya akan aku potong sebagai balasannya" ujar gama bunta kini sudah memegang pedang di punggungnya dan menyerang kearah shukaku namun shukaku hanya menangkisnya dengan tangan kosong sehingga baik tangan shukaku dan pedang gama bunta kini terlepas dari keduanya, sehingga membuat shukaku menjerit karena sakit yang dialaminya.

"naruto, dia terlalu kuat untuk ku, jadi sebaiknya kita melakukan jutsu perubahan, kamu hanya perlu membayangkan taring dan cakar, sisanya serahkan padaku" ujar gama bunta

"bagaimana dengan gara?" Tanya naruto

"itu adalah tugasmu uchiha" ujar gama bunta

Shukaku yang tangannya kini sudah tingga satu langsung bergerak menyerang kearah naruto dan yang lainya, namun gamabunta kini sudah meloncat kearah shukaku dan sebelum mereka sampai

Bommshhhh…

To be continue