Chanbaek Fanfiction

.

.

Author : lladyluck - macchalatte

Wattpad : lladyluck

Category : Boys Love

Rate : T-M

Bahasa Indonesia

.

.

Note : cerita ini sudah tamat di wattpad

SEQUEL 1

•Kelas

Tubuh kecil itu menyelinap diantara ramainya orang-orang. Mata sipitnya berusaha melihat daftar kelas baru yang harus ia tempati saat kelas XII nanti. Mata sipitnya terbelak senang ketika melihat namanya tertera tak jauh dari nama sang kekasih.

Baekhyun. Namja manis itu segera keluar dari kerumunan ketika merasakan seseorang menarik lengannya. Punggung sempitnya kini menabrak dada bidang Chanyeol yang tak lain adalah orang yang menariknya keluar dari kerumunan.

Baekhyun menoleh lalu tersenyum manis sehingga matanya membentuk bulan sabit. Manis sekali. Bahkan seorang Park Chanyeol hampir lupa daratan.

Ia ingin segera membawa pria mungil itu ke rumahnya, mengikatkan di atas ranjang, kemudian menghukumnya sampai pagi menjelang.

Hubungan mereka hampir satu tahun. Dan itu patut untuk dirayakan. Baekhyun bahkan sudah mulai bermanja-manja kepada Chanyeol dengan sikap manisnya membuat Chanyeol gemas.

Bahkan saat ini, ketika pengumuman pembagian kelas. Betapa beruntungnya Chanyeol bisa sekelas dengan Baekhyun. Namja jangkung itu menatap Baekhyun yang lebih pendek darinya.

"Baekki tak masalah sekelas denganku?" Tanya Chanyeol dan hanya di balas gelengan oleh namja mungil itu.

"Aniya. Bukankah ini menyenangkan? Kita bisa bersama-sama setiap saat. Tidak perlu menunggu jam istirahat jika ingin bertemu." Chanyeol menyeringai mendengar jawaban kekasihnya itu.

"Jadi.. kau tidak keberatan jika aku menyentuhmu saat di kelas?" Wajah Baekhyun mendadak memerah. Ia merucutkan bibirnya sebal sambil memukul dada bidang itu pelan.

"Mesum sekali,," gumam Baekhyun dan Chanyeol hanya terkekeh mendengarnya.

"Aku mesum, dan Baekki nakal. Bukankah begitu perfect?" Baekhyun menggembungkan pipinya kesal. Namja mungil itu berkacak pinggang sambil menatap Chanyeol.

"Sepulang sekolah, belikan aku parfait!" Ucap Baekhyun layaknya bos. Aah, manis sekali namja milik Park Chanyeol ini. Lihatlah pipinya yang chubby merona pink sungguh membuat siapapun pasti ingin memakannya bulat-bulat.

"Aku tidak mau kau sakit gigi, Baekki-ah.." wajah Baekhyun mendadak mendung.

"Kalau begitu coklat saja, tapi makan coklatnya harus dari mulut Channie!" Pinta Baekhyun menggoda.

Chanyeol hanya terkekeh kemudian mengangguk paham. Mereka akhirnya berjalan melewati koridor beriringan menuju kelas baru mereka sambil membicarakan makanan manis kesukaan Baekhyun.

•?¬タᄁ

Sehun bersiul ketika melihat Chanyeol masuk bersama Baekhyun ke dalam kelas. Jongin yang kini tengah membenarkan rambutnya kini menatap dua makhluk yang pernah menjadi hot news sekolah itu.

Ya, semua orang tahu Byun Baekhyun adalah milik Park Chanyeol.

Baekhyun menatap Sehun dan Jongin ragu. Ia mengekor di belakang Chanyeol menuju tempat duduk yang ditempati berdua. Sehun hanya tersenyum menatap Baekhyun membuat Chanyeol langsung memukul kepala namja albino itu.

"Jangan memandangnya seperti itu! Dia milikku." Ucap Chanyeol membuat wajah Baekhyun merona.

"Ssshhh, aku hanya menatapnya sebentar dan memikirkan kenapa pangeran sekolah seperti Chanyeol begitu menggilai Baekhyun?" Ucap Sehun memalingkan pandangannya.

"Jadi, apa kalian sudah pernah melakukan sex?" Kini Jongin membuka suara membuat Chanyeol tertohok keras. Ditatapnya Baekhyun yang kini wajahnya sudah semerah tomat.

"Bukankah aneh kau menanyakan hal itu di sekolah?" Balas Sehun yang wajahnya kini ikut memerah mendengar pertanyaan Jongin.

Chanyeol menggelengkan kepalanya pelan. Ia tak habis pikir bagaimana nasib tahun terakhirnya di sekolah bersama dua teman bodohnya ini lagi. Tapi, tak apa, sekarang yang lebih istimewa adalah Baekhyun sekelas dengannya.

Pikiran Chanyeol kini sudah di penuhi rencana-rencana untuk menggoda Baekhyun setiap hari.

"Ah, Baekhyun!" Panggil seseorang membuat Baekhyun dan Chanyeol menoleh. Wajah namja mungil itu berubah cerah ketika matanya menangkap sosok Kyungsoo beralari kecil ke arahnya.

"Apa kelasmu disini?" Tanya Kyungsoo langsung berhambur memeluk Baekhyun yang mengangguk senang. Kyungsoo ikut senang mendengarnya karena tahun ini ia sekelas lagi dengan Baekhyun. Chanyeol hanya diam menatap dua makhluk yang kini tengah berpelukan seperti sepuluh tahun tak bertemu.

Jongin dan Sehun menatap reaksi Chanyeol yang diam menatap Baekhyun. "Kau tidak cemburu?" Tanya Sehun.

"Siapa pria bermata bulat itu?" Sekarang giliran Jongin yang bertanya.

"Bodoh. Dia itu Kyungsoo, teman Baekhyun. Dan aku tidak cemburu, camkan itu."

Bell masuk berbunyi dan mereka langsung berhambur duduk di bangku masing-masing. Setiap bangku diisi dua orang dan tentu saja Chanyeol memilih untuk duduk bersama kekasihnya.

Guru perempuan masuk kedalam kelas dan memperkenalkan namanya. Chanyeol benar-benar tak mendengarkan perkenalan dari guru itu dan lebih memilih menatap Baekhyun. Pria jangkung itu sama sekali tak bosan menatap pahatan sempurna dari wajah kekasihnya.

Namja jangkung itu tersenyum ketika Baekhyun kini balik menatapnya. Namja mungil itu memperingatkan Chanyeol untuk menghadap papan tulis, namun Chanyeol tetap setia memandang wajahnya. Yaampun, apakah satu tahun kedepan akan berjalan seperti ini?

Waktu berjalan cepat, dan bell pulang sudah berbunyi seentero sekolah. Hari ini mereka pulang lebih cepat karena hari ini hanya penentuan kelas dan perkenalan wali kelas. Chanyeol yang hendak pulang bersama Baekhyun kini melewati lorong kelas sambil berdampingan.

"Chan, hari ini aku mau parfait!"

"Sudah kukatakan, nanti kau sakit gigi." Baekhyun menggembungkan pipinya kesal. Ia sangat ingin makan makanan manis sekarang. Tapi Chanyeol selalu saja menolaknya.

"Kalau begitu coklat saja. Bukankah tadi Channie setuju kalau kita makan coklat sambil berciuman?" Ucap Baekhyun dengan nada manja. Entah kenapa namja mungil itu pintar sekali merayu Chanyeol.

Mereka berhenti melangkah dan kini diam di lorong kelas. Para siswa belomba-lomba untuk pulang ke rumah, namun tidak dengan dua makhluk ini. "Ini sedang di sekolah Baekki. kalau aku menciummu, kita bisa dilaporkan pihak sekolah,"

Baekhyun mempoutkan bibirnya kesal. Namja mungil itu segera merogoh sakunya kemudian mengeluarkan satu bungkus permen coklat. Chanyeol menatapnya heran karena tak mengerti apa yang dilakukan kekasih mungilnya.

Lelaki manis itu membuka bungkus permen itu kemudian memasukan bola-bola coklat ke dalam mulutnya. Baekhyun kini menatap Chanyeol dan pandangan mereka bertemu. Entah apa yang dipikirkan pria mungil itu hingga saat ini ia membuka mulutnya membentuk huruf '0' dengan lidah yang sengaja ia perlihatkan.

"Baekki,, kau sedang mencoba menggodaku?" Tanya Chanyeol dan Baekhyun hanya mengangguk semangat dengan mata puppy yang sudah berubah menjadi bulan sabit.

Chanyeol tak pernah menyangka Baekhyun akan meminta sebuah ciuman di sekolah, apalagi di koridor kelas. Jantung namja jangkung itu berdegub kencang dan ingin segera melumat habis bibir Baekhyun beserta bola-bola coklat yang ada di mulutnya.

"Sialan, Baekki sudah berani menggodaku di sekolah!" Ucap Chanyeol sambil menarik tangan namja mungil itu ke arah toilet pria yang tak jauh dari tempat mereka berpijak.

Ah, sepertinya Chanyeol harus memberi hukuman kepada bibir Baekhyun yang menggodanya.

A/n :

yuhuuuu~~~ aku kembali bawa sequel. aku yakin diantara kalian udah pada lupa sama jalan ceritanya wkwkwkw, and makasi udah yang sempatin buat review di kolom komentar!