Disclaimer :: Naruto & Highschool DxD
Naruto [Masashi Kishimoto] and Highschool DxD [Ichie Ishibumi]
Pair : Naruto.U X (ikut alur aja nanti)
Warning : AU, OOC, abal, gaje, typo, Dsb
DONT LIKE DONT READ
.
.
.
Episode sebelumnya
Suara alarm jam weker Naruto berbunyi yang menandakan bahwa ia harus bagun untuk madi dan segera untuk pergi ke sekolah. setelah keluar dari kamar mandi Naruto memkai seragam khas SMA kuoh dan setelah itu di berangkat. Di sekolah di seperti biasa belajar tapi akhir-akhir ini ia sangat sulit berkonsentrasi bukan karena pelajarannya yang sulit untuk di menderti melainkan orang yang duduk disebelahnya Rias Gremory. Saat Rias mengajak Naruto untuk berkumpul di Ruang Klub tapi Naruto berkata ia mempunyai Urusan lain dan ingin segera pulang.
Tapi alih-alih pulang Naruto malah berbaring di bawah pohon rindang yang berada di dekat SMA Kuoh. tanpa disadarinya angin yang bertiup pelan na sejuk membawa Naruto tertidur dan memasuki alam mimpinya. tetapi bukan mimpi yang ia dapat tapi malah dia terbangun di sebuah tempat yang di selimuti cahaya berwarna merah jambu kekuning-kuningan seperti...
'Ini seperti alam bawah sadarku seperti aku bertemu Ayah dan Juga ibu dulu tapi..." Ucapan Naruto terpotong setelah terdengar suara Feminim yang sangat di kenal Naruto dan sangat familiar bagi Naruto
"Hay Naruto... Bagaimana kabarmu?" Tanya orang itu yang membuat Naruto terkejut dan kemudian memandanh orang itu tanpa berkedip seperti melihat hantu
"Tidak mungkin kau..."
.
.
.
"Tidak mungkin kau..."
"Yha kau benar Naruto aku ada-..." Ucapan sosok itu terpotong karena tiba-tiba Naruto memeluk sosok itu bagaikan sudah tak bertemu lama sekali
"Aku ingin bertemu denganmu, aku rindu padamu, walau aku sudah mencintai tapi kamu tetap memiliki tempat dihatiku Sakura-chan dattebayo" Ujar Naruto dengan masih memeluk dan meneteskan air mata sosok yang bernama Sakura tadi
" dattebayo? ternyata kamu masih Naruto yang aku kenal" Ujar Sakura yang tersenyum tulus kepada pria di depannya
Setelah mereka melepas rindu dengan berpelukan cukup lama akhirnya mereka menyudahi acara kangen-kangenan mereka.
"Sakura-chan bagaimana kau bisa datang ke alam bawah sadarku?" tanya Naruto yang kini sudah menghapus air matanya
"oh itu..." Sakura menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Aku bertemu dengan orang tuamu dan mereka memberitahuku cara untuk menemuimu sekali lagi dan karena kau memiliki chakraku yang sebelumnya ku gunakan padamu saat terluka jadi aku bisa menemuimu" Ujar Sakura
"Kau bertemu dengan Ayah dan Ibuku?" Tanya Naruto lagi
DUAKH
"iya baka, walau kau sudah hidup di dimensi berbeda tetap saja kamu baka dan mungkin selamanya akan baka" jawab sakura dan Naruto hanya memasang wajah manyun
"aku sudah tidak baka lagi SAKURA-CHAN" ucap Naruto dengan penekanan di nama Sakura
"hahahah gomen Naruto" Ujar Sakura yang kini tersenyum
"Dan ada apa kamu mendatangiku Sakura?" Tanya Naruto
"hah? jadi kau tidak suka aku mengunjungimu, baiklah aku pergi" Jawab Sakura dengan berpura-pura ingin pergi
"Ehhh... bukan seperti itu Sakura-chan tapi ada perlu apa kamu menemuiku?"
"Aku merindukanmu Naruto tapi sepertinya gadis crimson itu sudah mengambil posisiku" Ujar Sakura
"aaa..." Nartuo tidak bisa berkata apa-apa lagi
"tidak usah sekaku itu Naruto aku mengerti bahwa kamu mencintai gadis itu sama besarnya dengan mencintaiku dulu" Ujar Sakura lirih
"Maaf sakura..." ujar Naruto
"Maaf untuk apa Naruto?"
"Karena aku tidak bisa memegang kata-kataku, mungkin aku sudah kehilangan jalan ninjaku" Jawab Naruto lirih
"Apa yang kamu ucapkan baka, kamu tetap shinobi terhebat yang pernah ada Naruto" Ucap Sakura yang kini menaikkan oktaf bicaranya
"kamu ingat jalan ninjaku adalah aku tidak akan menarik kata-kataku karna itu adalah jalan ninjaku, dan aku melanggar ucapanku sendiri"
"apa maksudmu aku tidak mengerti" Tanya Sakura
"aku pernah bilang padamu kalau aku hanya akan mencintaimu dan akan berusaha mencintaimu selamanya walau kau sudah tiada. Dan maafkan aku karena aku sudah melanggar itu" Jawab Naruto yang kini menunjukan wajah sendu
"Naruto hati manusia tidak ada yang tahu, tuhan memberikan cinta kepada hambanya tanpa memandang siapa itu" Ujar Sakura menenangkan
"Kau benar sakura"
"Dan aku kesini bertujuan agar kau harus berjuang di duniamu yang sekarang jangan sampai kalah dengan tiga fraksi itu, dan aku percaya bahwa kamu bisa membawa perdamaian untuk duniamu yang sekarang Naruto, aku akan menunggumu di akhirat sana tapi jangan terburu-buru untuk datang dan... " Sakura tidak bisa melanjutkan kata-katanya karena Sakura tidak kuat menahan tangisnya dan tidak rela untuk meninggalkan pria yang dicaintainya untuk ke dua kalinya
"Sakura-chan.." Ujar Naruto yang melihat Sakura tiba-tiba menangis dan terlihat di wajah Naruto raut wajah khawatir
"berbahagialah dengan orang yang kamu cintai, simpanlah Namaku dan kenangan kita di bagian hati dan jaga dirimu baik-baik Naruto jangan sering makan Ramen dan juga jaga kesehatamu" Ujar Sakura yang kini tubuhnya mulai bersinar.
"Sakura.."
"terimakasih telah menemaniku selama ini, terimakasih sudah menghiburku selama ini, terimakasih karena mau menerimaku apa adanya, dan Terimakasih pernah mencintaiku" Ujar Sakura kini menerjang Naruto dan mendekap pria yang dicintainya
"Arigatou, Sayounara, to Aishiteru Naruto, Hontouni Aishiteru" lanjut Sakura yang berlingangan air mata dan kini sudah menghilang di hadapan Naruto
Kini Naruto jatuh tertunduk melihat untuk kedua kalinya gadis yang pernah dicintainya pergi meninggalkannnya. Walau dia mencintai Rias tapi hatinya tidak bisa menampik bahwa dirinya masih mencitai gadis senada dengan bunga sakura dengan sangat. Kini Naruto mulai berdiri
"Aku berjanji Sakura-chan akan menghidupkanmu bagaimanapun caranya walaupun harus merusak apa yang sudah menjadi kehendak tuhan, aku janji dan beri waktu aku sebentar Sakura-chan" Ujar Naruto pada dirinya sendiri dan perlahan-lahan kemudian di sekitar Naruto bersinar terang
Dan di tempat Naruto yang masih tertidur
Rias POV
Rias kini sedang berjalan-jalan di sekitar sekolah dan entah kenapa langkah kakinya membawa dirinya untuk melangkahkan kakinya untuk pergi kebelakang sekolah. Dan kini Rias melihat sosok pemuda berambut kuning jabrik yang ia cintai dalam diam sedang tertidur di bawah pohon.
'Kenapa Naruto-kun tidur disana inikan sudah malam' Pikir Rias dan kemudian melagkahkan kakinya mendekati sang pemuda untuk membangunkannya, Dan setelah sampai Rias menggoncangkan badan Naruto dengan pelan
"Naruto-kun bangun" Ucap Rias
"Naruto-kun bangun" Ucap Rias lagi dengan menggoncangkan pelan tubuh sang pemuda
"Sakura-chan" Teriak Naruto tanpa sadar kini yang sudah terbangun dari alam bawah sadarnya
"ehhh..."
"Kenapa kamu tidur disini Naruto-kun? Dan siapa Sakura itu ?" Tanya Rias yang penasaran siapa itu sakura dan mengapa dia meneriakan Nama orang itu
"Aku tadi ketiduran disini, Dan Sakura adalah sahabat terdekatku semasa aku di dunia shinobi. Dan gadis yang aku cintai selain kamu" Ucap Naruto dengan kalimat terakhir di ucapkan didalam hati
Rias yang mendengar bahwa wanita yang dipanggil Sakura adalah sahabat Naruto entah mengapa membuat hati Rias lega seolah kehilangan ke khawatirannya.
"Dan apa yang kamu lakukan disini?" Tanya Naruto
"Tadi aku hanya jalan-jalan dan tidak sengaja melihatmu tertidur dibawah pohon ini" Jawab Rias dan yang bertanya hanya ber oh ria.
Rias POV END
.
.
.
Kini mereka berdua masih berbincang-bincang di sana dan menhabiskan malam bersama yang membuat mereka berdua tentram dan senang
"ehhh... Rias-chan kamu tidak pulang? nanti Issei mencarimu lo" Tanya Naruto yang sebenarnya ingin Rias tetap ada di sampingnya
"Aku tadi sudah bilang pada Issei bahwa aku ingin mencari udara segar dulu" Ujar Rias
"dan apa kamu tidak ingin pulang ini sudah jam setengah sepuluh malam lo" tanya Naruto
"ahhh benar juga kau Naruto-kun" Jawab Rias yang kini melihat malam semakin larut
"Apa kamu mau aku antarkan?" Tawar Naruto
"Boleh juga" jawab Rias. Kemudia Naruto akan membuat Hand seal tapi Rias menampik tangan itu
"Tidak usah pake teleport aku ingin berjalan bersama denganmu" Ujar Rias
"Baiklah" Jawab Naruto gelagapan setelah mendengar ucapan Rias. sedangkan Rias yang melihat reaksi Naruto tertawa geli
dan merekapun jalan bersama tanpa mereka sadari mereka terhanyut akan kebersamaan mereka dan tidak menyadari sudah sampai di kediaman Hyoodo dan merekapun harus berpisah
"Sudah sampai Rias-chan" Suruh Naruto tapi ia menampilkan wajah sedih
"Jangan sedih Naruto-kun besok kita bisa bertemu lagi" Tak jauh beda dengan Naruto Rias juga menampilkan Raut sedih
"Baiklah, semoga mimpi indah Rias-chan" Ujar Naruto yang kini melangkahkan kakinya menjauhi kediaman Hyodoo
"kau juga Naruto-kun semoga mimpi indah" Ucap Rias lirih dan kini mulai memasuki kediaman Hyoodo
.
.
.
Skip Time
Kini Naruto, Rias dan juga para Pearage Rias berkumpul di Ruang klub seperti ingin membicarakan sesuatu. Dan mereka membicarakan tentang "Rook" nya yang lain yang dia segel di sebuah Ruangan dan seontak itu membuat Naruto,Issei,Xenovia dan juga Asia terkejut walau mereka sudah tahu Rias mempunya Rook lain tapi mereka tidak tahu bahwa bidak itu di segel, dan Naruto disini berlebihan karena memikirkan tentang segel.
"hah? kanapa di segel Buchou/ Rias-chan?" Tanya Issei dan juga Naruto dan anggukan dari Asia
"Karena kekuatannya yang masih belum bisa di kendalikan apalagi dia setengah Vampir" Ujar Rias
"Hah Vampir?" Teriak Issei dan juga Naruto yang kini telah memegang lehernya ngeri
"Ara... ara apa kalian takut Naruto-kun Issei?" Tanya Akeno
"Bukan takut hanya ngeri" Jawab Naruto dengan merindingkan badannya yang membuat penghuni disana tertawa
"hahahah kamu lucu Naruto-senpai tapi jangan takut dia tidak meminum darah kok" Ujar Kiba
"Hah? Vampir tidak minum darah bagaimana bisa?" Tanya Naruto
"Karena dulunya sebelum aku menjadikannya pelayanku dia adalah setngah manusia" Jawab Rias
"Dan ya namanya siapa Buchou?" Tanya Issei
" Gasper Vladi" Jawab Koneko
Dan kemudian mereka berempat meninggalkan ruangan dan menuju sebuh ruangan yang terdapat mantra di depan pintu ruangan tersebut.
"Karena nii-san menyuruhku untuk membebaskannya maka aku akan membebaskannya" Ujar
Rias dan kini mencopot seperti kertas segel panjang berwarna kuning dan kemudian membuka pintunya
"Tidaaaaaaaaaaaaaaaak!" Teriakan sangat kuat terdengar dari dalam
Rias tidak terkejut dan malah mendesah kecil, Kemudian Rias memasuki ruangan tersebut bersama Akeno.
"Hari yang baik untukmu. Syukurlah kalau kamu baik-baik saja" Ujar Rias kepada Sang Rook Gasper Vladi
"K-k-kenapa?" terdengar suara dari dalam dan kemudian Naruto dan yang lainnya memasuki ruangan tersebut
"Ara... ara, segelnya sudah dilepaskan? jadi kamu bisa keluar sekarang." Ujar Akeno dengan senyum sadistnya tapi terdengar lembut di telinga Gasper Vladi sangat lembut
"Tidaaaaaaaaaaak! Tempat ini sudah baguuuuuuuuuuus! Aku nggak mau keluar! Aku nggak mau menemui siapapuuuuuuuun!"
Asia dan Issei saling bertukar tatap, dan memiringkan kepala tanda mereka tidak mengerti sama sekali. Xenovia juga memasang wajah penuh tanda tanya. Hanya Kiba dan Koneko-chan yang sepertinya bersikap biasa saja..
Kordennya ditutup rapat sekali. Suram. Tanpa diduga ruangan ini didekorasi dengan gaya sangat imut, seperti ruangan wanita. Boneka boneka juga ada dimana-mana. Dan alagkah terkejutnya Naruto setelah dia melihat peti mati di dalam. Dan kemudian mucul dari kegelapan perempuan cantik yang mamakai serangan SMA Kuoh
"Ternyata "Rook" dari Buchou adalah gadis cantik dan manis ya" Ujar Issei
"Jangan tertipu penampilannya, anak ini terlihat seperti gadis tapi tanpa ragu dia adalah laki-laki." Jawab Kiba yang sedang menahan tawa
"Tidak, tidak, tidak, dilihat dari manapun juga. Dia kan gadis, Buchou...Eeh! Masa sih!?" tanya Issei yak percaya dan meminta penjelasan dari Rias
"Dia punya hobi berdandan dengan pakaian wanita tapi bagaimanapun juga dia adalah Laki-laki." Jawab Rias memeberi penjelasan
Rias kemudia memberika jawaban kepada Issei dan mendapat tatapanketidak percayaan dengan apa yang dilihatnya. Dan Naruto hanya bisa menepuk jidatnya melihat seituasi yang seperti ini
"Eeeeeeeeeeeeeeeehhhhhhhhhh!" Teriak Issei yang tidak percaya dengan kenyataan ini
"Eeeeeeeeeeek! Ma-maafkan aku! Maafkan akuuuuuuuuuu!" Kemudia Issei meminta maaf kepada Gasper Vladi
"Uwaaaaaaaaaaaaaaaaaah!" Teriak Gasper Vladi dan membuat Naruto sampai bingung harus bagaimana, karena melihat situasi seperti ini lebih merepotkan daripada melawan Madara
Dan setelah kejadian itu Naruto harus dipusingkan karena ia dan juga Issei ditugaskan untuk menjaga anak ini bahkan sampai Kurama menunjukan wajah tertawanya karena melihat kondisi Naruto yang lebih mengerikan ketimbang melawan Kaguya dulu. dan tanpa disangka-sangka kecepatan dari Gasper ternyata sangat cepat mungkin setara dengan kecepatan Raikage yang membuat Naruto kagum dengannya
'Cepat Sekali' Bathin Issei
'Jadi dia pengguna Saccred Gear' Bathin Naruto
Dan Gasper selalu menhindar dengan cara pergerakannnya yang sangat cepat jika Naruto dan Issei mendekatinya dan situasi ini membuat Naruto geram seakan Naruto ingin menyegel Bocah ini dengan segel bulan alias Chibaku Tensei. dan kemudian Gasper masuk kedalam kamarnya dan menutupnya rapat-rapat dan Naruto dan Issei hanya menghela nafas karena lelah dengan ini. lalu muncul lingkaran sihir keluarga Gremory dan mucul Rias dan juga Akeno.
"Apa yang terjadi pada Gasper Naruto-kun, Isseikun? Tnanya Rias
"Gasper masuk ke kamar mugkin karena takut dengan wajah mesum issei " Jawab asal Naruto yang kini sudah lelah lahir dan bathin
"hah... enak saja kamu bilang Naruto-senpai mungkin dia takut dengan kumis kucingmu" Balas Issei
"Sudah-sudah jangan berdebat" Lerai Rias kepada Naruto dan Issei Kemudian Rias mengetok pintu kamar Gasper
"Gasper, tolong keluarlah. Aku yang salah karena sudah memaksamu ikut bersama Issei dan juga Naruto-kun" Ujar Rias yang di sebut namannya hanya mengela nafas
"Fueeeeeee!" Teriak Tangis dari Gasoper membuat yang lainnya mendengus terutama Xenovia
Gasper yang mengunci dirinya di gedung sekolah tua bisa terdengar tengah menangis keras sampai seperti mau mati. Gasper membenci orang-orang dan dia tak bisa mengendalikan Sacred Gearnya dan membuat masalah pada orang lain dan karena itu Sirzech menyuruh Rias menyegelnya dulu.
Gasper menjadi seperti ini Karena dulu Ayah Gasper berasal dari keluarga bangsawan Vampir namun karena ibunya adalah gadis manusia, ia tak berdarah murni. Dan karena Gasper bukan keturunan murni Gasper bahkan ditindas oleh saudara mereka sendiri, perlakuan mereka sungguh mendiskriminasi.
Gasper sudah ditindas oleh saudaranya sejak masih kecil, bahkan saat ia pergi ke dunia manusia, ia diperlakukan seperti monster, ia tak punya tempat yang ia sebut rumah. Namun, ia memiliki kemampuan unik Vampir,dan kemampuan sebagai manusia Sacred Gear istimewa, karena dia terlahir dengan keduanya, meskipun dia tak menginginkannya, seiring bertambahnya usianya, kekuatannya juga semakin besar.
Kemudian denga ragu Gasper keluar dan lagsung kepalanya seperti di berikan kertas agar menutupi mukanya oleh Koneko
"Lebih baik?" Tanya Koneko yang membuat lainnya Sweatdrop
"Kurasa ini baik" Teriak Gasper Senang
Dan mata Gasper bersinar membuat Issei merinding bersembunyi di balik Naruto yang membuat Naruto mendengus. Dan setelah kejadian itu mereka menitipkan Gasper ke Akeno dan masalah untuk hari ini selesai walau harus menutup wajah Gasper itu dan Rias membuat rencana untuk memakiakan topeng kepada Gasper.
.
.
.
Skip Time
Naruto kini mendatangi Underworld tepatnya ke istana Lucifer yang di tempati oleh Sirzech. Naruto ingin meminta apa yang dulu pernah di berikan Sirzech kepada Naruto setelah Naruto mengalahkan Raiser dalam pertandingan One By One.
"ada apa Naruto sampai kamu medatangiku apa kamu perlu bantuan?" Tanya Sirzech
"Tidak Sirzech-sama saya hanya meminta apa yang dulu anda berikan kepada saya yang saya mnita untuk anda simpan terlebih dahulu" Ujar Naruto sopan kepada Sirzech
"Baiklah" Kemudia Sirzech pergi untuk mengambil sesuatu dan memberikan kotak seperti koper tapi berbentuk kayu kepada Naruto
"Ini barang yang kamu cari, memang untuk apa kau menggunakannnya?" Tanya Sirzech
"Aku ingin menepati janjiku kepada seseorang dan hanya dengan benda inilah aku bisa menepati janji itu, dan terimakasih atas pemberian anda" Ujar Naruto
"Tidak usah seformal itu Naruto, aku tidak suka formalitas seperti kamu jadi cukup panggil Sirzech-san" Ucap Sirzech kepada Naruto
"Baiklah Sirzech-san saya pamit dulu dan Arigatou" Ujar Naruto
"Sama-sama Naruto" Dan setelah itu Naruto kembali ke dunia tengah (Dunia Manusia).
-~TBC~-
Yo minna update chapter sepuluh selesai juga tapi maaf kalau tidak seseuai harapan para readers
dan untuk Typo tertentu entah mengapa saya sulit merubahnya, mungkin itu gaya bahasa saya sendiri.
oke sebelum sesi tanya jawab saya kasih bocoran rencana saya, Naruto nanti akan punya evil pieces walau dia sebagai rajanya bukanlah Iblis dan anggota evil piecesnya adalah dari dunia shinobi dan bagaimana Naruto memanggil jasad mereka untuk ke dunia DxD tunggu saja di chapter-chaper selanjutnya... dan klimaks di mulai, tapi ini masih rencana suwaktu-waktu masih beruba-ubah lo jadi jika tidak ada jangan tanya lagi :D
Waktunya sesi tanya jawab
Deva Gremory Auhor terinpirasi dari fic the DxD tepatnya chapter 8 kemarin doang
dianrusdianto39 hahaha kayak sinetron? enggak lah
Saikari Ara Nafiel bekas apanya jadian sama Issei aja belum Rias :p
oppai lihat saja nanti gk cuma rias doang yang sama Naruto
Baka Otouto hem itu yang masih saya pikirkan , kemungkinan ya
Reynatan chan panjangin? ini fict kilat cuma update 1 hari jadi total aja kalo udah 1 minggu hehehe
