Part 10:Is It A Win? Game Rider Chrome the Player Killer

Opening Theme: Bokura No Senjou - Walkure

"Game Rider... Itu adalah, sebuah permainan yang menentukan takdir siapapun yang terlibat sebagai player, entah dari ras apa, atau latar belakangnya seperti apa, tidak ada yang peduli"

"Tapi siapapun yang bertahan dan menjadi pemenang, dia memiliki hak untuk mengetahui kebenaran dan menantang Game Master, walau belum pasti, namun dengan begitu, permintaannya dapat terkabulkan"

Opening Scene

Scene terakhir, menampakkan Title Card Kamen Rider Unima

Kono bangumi wa goran no suponsa no teikyou de okurishimasu

Bandit

Bullshitroll

Takeran tomi

Lintas

Aidia F*ct*ry

Kodakawa

Marpeles!

Poni Kenyen

IMAN OK

KING REKODS

Disclaimer:Char diluar OC dan semua parodi yang digunakan di fic ini bukan punya auth, auth hanya punya plot dan char OC dalam lini Kamen Rider Unima buatan auth sendiri

"Haah... selesai kah?" kata Unima

Unima, Death dan Ghoul Regen kini hanya diam mengamati tempat Chrome meledak dan menunggu asapnya hilang, dan kemudian saat asapnya hilang, mereka terkejut melihat keadaan Chrome yang baik baik saja

"APA?!" Ghoul Regen kaget

"Tak hanya tidak mempan, bahkan tidak tergores sedikitpun?!" kata Death

"Fufufufufu... makanya sudah kubilang jangan bercanda saat bertarung" kata Chrome yang bersiap menyerang balik

"Hati hati semuanya!" teriak Unima

Dengan cepat Chrome menghentakkan kakinya, dan dalam sekejap jejak es menjalar ke depan menuju ke arah Unima dkk, lalu mereka terlambat menghindar dan kaki mereka membeku dan perlahan semakin ke atas tubuh mereka

"Hey apa apaan ini?!" proteslah Ghoul Regen

"Ukh, pintar juga dia membekukan kita, aku pun takkan bias lolos" kata Death

"Sial, aku butuh NT-D! kalau begini kugunakan kartu Camouflage pun takkan berarti" kata Unima

"Fufufufufu... matilah!"

Chrome mengambil O Scanner dan meng scan medalnya sekali lagi

SCANNING CHARGE

Mendadak naga di kedua bahunya mengaum keras dan bergerak ke pergelangan tangannya, kemudian ia arahkan ke depan untuk kemudian dilesatkan ke arah musuhnya seperti yang dilakukan oleh Gundam Nataku/Altron Gundam

"Awas bahaya! Kalo kena naga itu jiwa kita akan dimakan! Jika tidak telak maka jiwa kita akan tercabik cabik" teriak Death

"Itu benar, bahkan Shinigami tak bisa menghindari ini" kata Chrome

Mendadak ada sebuah serangan hujan pedang dan tombak

SYUNG SYUNG SYUNG

Naganya terkena dan serangannya dibatalkan lalu kembali ke tangan Chrome

"Apa apaan?!" teriak Chrome yang kemudian memanggil Medajalibur di tangan kanan lalu tangan kirinya meninju tanah dan mengambil Medagaburyu

"Hah mereka para dewi!" teriak Unima

"Woah kita selamat!" kata Death

"Hah? Mereka dewi?" tanya Ghoul Regen

"Yaa, Harem kami" kata Death

"BUSET DAH" teriak Ghoul Regen

"Bangsat Petrik kamu ini ngaco aja" jawab Unima

"Kalian tak apa apa?" tanya Neptune

"Iya" jawab Unima

"Biar kami urus dia kalian cepat pergi" kata Vert

"Haaa!" Blanc membanting kapak besarnya dan menghancurkan jalur es yang diciptakan Chrome lalu membebaskan ketiga Rider

DZING

KRRTK KRRTK

Timbul retakan tanah yang mengarah pada Chrome beserta dengan lembah lembah es batu namun Chrome melompati gelombang retakan tanahnya

"Ukh"

"Heaaa!" Noire sudah siap dari atas untuk melakukan serangan mendadak, lalu ia berhasil menjatuhkan Chrome

BUMM

Kedua kubu kembali ke posisi awal

"Cih saatnya lari!" teriak Death mengeluarkan teleporternya dan membuka Gate

"Ayo cepat!" teriak Unima

"Ya ampun kalian kira kami akan lari?" tanya Ghoul Regen

"Heh? Jangan bodoh kalian" kata Death

"Tenang aja, kita masih belum akan mati, takkan kami biarkan, inilah cara kami, Dai-Regen Dan!" kata Ghoul Regen

"Aku ikut Aniki kemanapun ia pergi" kata Shion

"Cih, mendengar perkataan itu aku jadi ingin melanjutkan pertarungan, ayo Ryuki!" kata Unima

"Haah, tapi aku ga tanggung jawab yah" kata Death yang mematikan alat teleporternya dan mereka semua bersiap di depan para dewi

Music On

BGM:Ikenai Borderline - Walkure

"Ok, langsung aja!" teriak Blanc

"Kami akan membantu dari belakang" kata Neptune

"Kalian majulah!" Noire memerintah ketiga rider itu

"Kami akan menjaga belakang kalian" kata Vert

"Ok, ayo!" kata Unima

"Ok!"

Mereka langsung bergerak mengejar Chrome

"Percuma!" teriak Chrome yang menyerang menggunakan Medajaliburnya dan mengeluarkan gelombang tebasan yang dapat membelah dimensi

Namun ketiga Rider itu menghindar dengan cara berpencar ke 3 arah

Vocal Lead:Purple Heart

Second Lead:Black Heart

Duo Singer:White & Green Heart

"Mitsumeatte koi wo shite mugamuchuu de oikakete"

"Dakedo motto shiritakute MERA MERA shiteru"

"Terima ini!" Ghoul Regen menembakkan peluru drill kecil dari knuckle nya

"Cih!" Chrome menghindarinya dan dari atas dia disambut oleh tebasan Death-Incisor Beam Scythe milik Death

"Aku akan membunuhmu sekarang!"

Death mengayun Scythenya namun ia langsung menebas tubuh Death dengan Medagaburyu, lalu tubuh Death berubah menjadi asap dan menghindari serangannya, berpindah ke tempat lain sementara Unima langsung menebasnya dengan Uni-Saver

"Uagh!" punggung Rider Chrome terkena tebasan

"Negau hodo nazo wa fue omou hodo netsu ni naru"

"Dakara motto tobikomu no mikai no sekai, aaaaaaaah"

"Kena kau!" Ghoul Regen berusaha meninju perut Chrome dengan Drill Knucklenya dan di saat itulah ia mengenainya dengan telak

BUAAKKK

"Wua! Sialan!" Chrome mengerang kesakitan karena pukulan itu

"Sekarang!" teriak Death yang mengubah Beam Scythenya jadi Beam Spear, lalu memberinya tusukan beruntun

TEP TEP TEP TEP TEP

"Wuaaaa!" Chrome tak bisa bergerak dan hanya diam ditusuk tusuk

"Hup!" Unima langsung melompat ke arah Chrome dan menebasnya dengan Uni-Saver Twin Blade Mode

ZRAAAT

"Mereka mendadak menjadi sekuat ini?!" Chrome kaget dan setelah tertebas di tubuhnya ia langsung mundur beberapa meter

"Koi toka yume toka dare demo shinjiru kedo"

"SOKO SOKO semenakya tsumannai yo"

Mendadak Chrome menyadari sesuatu dan ia melihat ke arah dewi

"Jangan jangan!" Chrome langsung terbang ke arah Dewi yang ada disana dan mencoba menebas mereka dengan kedua senjatanya namun Unima sudah bergerak terlebih dahulu dengan cepat

SPEED

Dengan cepat ia berlari ke depan Chrome dan menebasnya dengan Uni-Saver Naginata Mode

TRING

Ia berhasil menangkis serangan dengan Medagaburyu dan menebas balik dengan Medajalibur

"Hah!"

"Hup" Unima melompat ke belakang tepat di depan Neptune

"Hah?" Neptune kaget

"Teruslah menyanyi, suaramu bagus" perkataan Unima barusan membuat wajah Neptune sedikit memerah

"Masih ada kami!" Death dan Ghoul Regen menyerang Chrome dari belakang namun di counter dengan serangan naganya

"GIRI GIRI EYE ikenai BORDERLINE"

"Gaido G demo subete kowashite miseru "

"Jangan meremehkanku!" kata Chrome yang melempar naganya ke arah Death dan Ghoul Regen dan terus menerus melempari mereka dengan serangan yang sama

"Cih! Lumayan! Tapi belum cukup!" Death langsung menyiapkan menu di sabuknya dan memilih pilihan Hissatsu

HISSATSU

EXECUTE

"Akan kutunjukkan padamu serangan baruku!" kata Death yang terus menjauh dari Chrome sambil mencari kesempatan mendekat

"Menggertak saja kau!" teriak Chrome yang meneruskan serangannya

"GIRI GIRI MIND sara naru G he tooooo"

"Ishiki wa tokeru karada wa seigyo funou waaaaa"

"Icchau kamo ne"

"Kau melupakanku!" Unima mendadak muncul dan menebas Chrome dari belakang menggunakan Sonic Blade di lengannya namun langsung ditangkis

"Huh!" Chrome hanya terdiam dan akhirnya Ghoul Regen melompat dan menerkamnya dengan Drill Knuckle

"Heaaa!"

"Apaaaa?!"

Setelah Chrome mengadu pukulan naga kegelapannya dengan Drill Knuckle, mereka terhempas oleh ledakan, Unima pun tidak terkecuali

"WUAAA!"

DEATH-SLAYRUSH

"Huoooo! Percuma kabur!" mendadak Death muncul di belakang Chrome

"GIRI GIRI EYE ikenai BORDERLINE"

"Moetsuki nagara mada kagayaite miseru"

"GIRI GIRI MIND anata no tame ni"

"Mirai no tame ni nando kudake chitte mo"

"Apa?!" Chrome kaget melihat Death ada di belakangnya, lalu karena ia masih terpental ia tidak sempat menghindar dan akhirnya diserang secara beruntun

"MUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAAAAAA!" Death memberikan tusukan beruntun menggunakan Death-Incisor Beam Spear Modenya

"WUAAAAA!" setelah terkena tusukan terakhir, Chrome terpental sejauh 10 m

"Fuh, lumayan juga luh" kata Ghoul Regen

"Emangnya lu DIO apa pake MUDAMUDA?" tanya Unima

"Kelepasan bray, ayo kita akhiri tuh anak sekarang juga" kata Death menanggapi mereka berdua

Setelah itu mereka bertiga mempersiapkan Driver mereka untuk melakukan Hissatsu

"Aisuru koto de umare kawaru"

"Aisa retakute ikite kaeru"

HISSATSU

EXECUTE

UNI-JUDGMENT/DEATH-SLAYCRASH

SPIRAL ENERGY

SPIN ON

"Ayo! Sedikit lagi!" teriak Shion dari jauh

"Cih! Sialan!" teriak Chrome

"HAAAA!"

"SUPER INAZUMA KIIIIICK!"

Ketiga Rider itu sudah melompat duluan dan menendang ke arah Chrome secara bersamaan

"Argh!"

Chrome terkena tendangan dan terpental sejauh 15 m dan meledak

DUAAARR

Ketiga Rider tadi sudah mendarat di depannya, semua orang yang terkena Genjutsu Chrome terbebas berkat nyanyian keempat dewi

Music off

"Haaahh... kecil..." kata Ghoul Regen

"Hey kita berhasil, ayo kita makan minum bersama" kata Unima

"Ide yang bagus, kamu traktir yah" kata Death

"Haaaah, ya udah deh saya lagi pengen buang duit nih" Unima meledek mereka

"AMPUN SULTAN!" teriak mereka berdua menanggapi Unima

"Hahahahaha, ya udah ayo" kata Unima

"Ok, Shion kamu periksa mayat orang itu" kata Ghoul Regen menunjuk ke arah asap tempat Chrome hancur

"Baik Aniki" kata Shion yang langsung berlari ke sana, sementara ketiga Rider itu dan para Dewi kembali ke wujud manusia

"Yahoo, kita makan banyak, hehehe~" kata Neptune dengan gaya loli nya dan keceriaan nya

"Ya ampun, kamu ini tidak merasa tegang sedikitpun yah" kata Noire dengan nada cerewetnya

"Yah seperti itulah dia" kata Blanc dengan datar

"Sudahlah, lagipula ini kan sudah selesai" kata Vert

Sementara mereka berbicara, Shion masih memeriksa keadaan tubuh pinjaman Chrome

"Kelihatannya dia hanya pingsan, lalu Drivernya..."

Saat itu Shion menyadari ada yang aneh

"Drivernya hilang?! Medalnya juga hilang! Sial aku harus cepat kembali! Mereka semua dalam bahaya!"

Lalu Shion pergi dari sana sambil membawa tubuh pinjaman Chrome dan sementara itu Ren dkk masih ada disana, dan tak hanya itu, Nepgear dkk datang karena mengkhawatirkan keadaan para dewi

"Loh kalian kenapa datang kesini? Udah selesai kok" kata Ren

"Aku khawatir tau" kata Nepgear kepada Ren

"Oh kau mengkhawatirkanku yah? Heheheh terima kasih, kamu perhatian juga rupanya" kata Ren

"Heee? Aku beneran Cuma khawatir kok" kata Nepgear dengan wajahnya yang memerah

"Nepgear salah tingkah nih" Uni meledeknya

"Huaaa Uni-chaaaan!"

Mereka semua tertawa disana, namun mendadak ada sebuah bayangan aneh dan sosok hitam di pojokan(?) dekat tempat mereka berdiri

"Syukurlah kalian baik baik saja" kata Rom dengan nada agak malu malu

"Ya iyalah, kana da Blanc-Oneechan~" jawab Ram dengan nada periangnya

Di saat itu juga... Shion dating dan memperingatkan mereka

"AWAAAAAS!"

Semuanya kaget dan menengok ke arah Shion

"Apa?!" Reiji langsung tanggap setelah ia merasakan suatu keanehan dan benar, itu adalah benda misterius dari bayangan di pojokan dari tempat mereka berdiri

"Eh?"

Reiji mendorong Ren dan semuanya dan membuat mereka terjatuh

"Uwaaa!"

"NEPU!"

Di saat itu... Reiji terkena serangan naga kegelapan Acnologia dari bayangan tersebut tepat menembus jantungnya dari belakang

"WUAAAAA!"

"ANIKIIIII!"

"FUHAHAHAHAHAHA! KALIAN KIRA AKU AKAN KALAH BEGITU SAJA?!"

Perlahan lahan bayangan itu bangun dan muncul, menampakkan sosok asli Chrome yang berupa monster, layaknya GREEED dari serial Kamen Rider OOO

"Chrome, kenapa masih hidup?!" Ryuki kaget melihat wujud asli Chrome

"Bentuk itu... Seperti GREEED!" kata Ren

====KAMEN RIDER UNIMA====

"FUHAHAHAHA! BERAKHIR SUDAH! NAGAKU TELAH MEMAKAN SEBAGIAN JIWANYA, DITAMBAH LAGI TEPAT MENGENAI JANTUNGNYA!" kata Chrome yang sudah yakin bahwa dia telah membunuh salah satu

"B-Brengsek kau!" kata Reiji sambil memegangi dada kirinya yang terus mengeluarkan darah

"WALAU KAU GHOUL ATAU MENGGUNAKAN KEKUATAN SPIRAL ENERGY SEKALIPUN, KAU TELAH KEHILANGAN HARAPAN!" Chrome mempertegas pernyataannya terhadap nasib Reiji yang akan segera berakhir

"Apa?! apa apaan ini?! kenapa dia masih hidup?!" Ryuki kebingungan

"Cih, Y-san jelaskan ini!" teriak Ren ke HPnya

"Well, seperti yang terlihat kan, Chrome punya kekuatan yang menyerang lawan tidak hanya ke arah fisiknya saja namun juga kepada jiwanya, dan lagi ia diserang saat berada dalam wujud manusia, sudah dipastikan damagenya akan menjadi nyata dan dia akan segera mati ._." kata Mr.Y lewat Text Message di HP Ren

"Itu artinya!"

"Cih!" Reiji mengeluarkan Quinquenya dan ia ubah jadi Ghoul Boomerang untuk dilempar ke arah Chrome namun percuma, gerakannya menjadi tidak efisien sehingga dapat dihindari dengan mudah

"Kau naif bodoh! Terima ini, Dark Dragon's Roar!" teriak Chrome sambil menyemburkan api hitam dari kedua mulut naga di kedua lengannya

"Ukh... AAAARGH!" Reiji terbakar sedikit demi sedikit oleh api hitam dari mulut naga, dan kemudian serangan susulan diberikan kepadanya

"Terima ini! Inilah akibatnya kalau meremehkanku! Lullaby Illusion!" Chrome menggunakan Doujutsunya(?) untuk menghipnotis Reiji

"Apa?!" Reiji mulai berhalusinasi, dan ia melihat teman temannya mterlihat seperti mengepungnya dan mendadak ia kaku

"Aku tidak bisa bergerak?!"

Semua orang yang dilihat oleh Reiji seperti akan membunuhnya, lalu pada saat bersamaan Reiji tidak bisa bergerak, ia hanya bisa menunggu semua orang yang dilihatnya menerkamnya, padahal tidak, itu hanya efek dari Doujutsu Chrome

JLEEBB

CRAT CRAT CRAT

"AAAAAAAAAAAAAAAARGH!"

Setelah itu... Reiji terkapar, jiwanya semakin berkurang karena ditelan oleh kegelapan Chrome yang bersarang di jantungnya

"Tidak mungkin..." para dewi kaget

"Sial!" teriak Ren

"Sudahlah Ren, ini takdirnya, kita harus konsentrasi melawannya" kata Ryuki yang berusaha menenangkan Ren namun ia malah ditinju sampai terjatuh

"Bagaimana bisa kau berkata begitu hah?! Teman yang baru kita temui baru saja mati di hadapan kita!" teriak Ren

"ANIKIIIIIIIIII!" Shion berteriak sangat keras dan Core Drill miliknya bersinar sangat terang dan kehilangan kendali, mengubahnya menjadi wujud Ghoulnya yang agak mirip dengan Genji Overwatch

BWOOOOSH

"Eh? itu!" teriak Ren

"Ghoul dengan Spiral Energy?! sial dia mengamuk karena kematian Reiji!" kata Ryuki

"Grr..." Shion dalam wujud Ghoulnya mengamuk dan mengeluarkan Rinkaku hijau di tangannya dan ia jadikan seperti Drill, ia menggunakannya untuk menerkam Ren dan Ryuki

"Woy sadarlah!" teriak Ren

"Ren awas!" Ryuki menerkam Ren agar dapat menghindarkannya dari serangan Shion

"GRRROOOAAAARRRRRR!"

"Bagaimana ni, apa yang harus kita lakukan?!" tanya Ren

"Bagaimanapun juga sekarang sudah tidak mungkin untuk tidak bertarung, Ren kau lindungi para dewi dan bertarunglah dengan Shion, aku akan mengurus Rider Chrome" kata Ryuki

"Tapi aku rasa ada jalan lain untuk mengembalikannya!" protes Ren

"APA ADA WAKTU UNTUK ITU?! LIHATLAH! KALAU DIA DIBIARKAN DIA AKAN MELUKAI PARA DEWI!" bentak Ryuki yang melihat ke arah para dewi

"Kali ini kami yang akan melindungi Oneechan dan yang lain!" kata Nepgear dengan Lightsabernya

"Aku juga!" kata Uni menyiapkan Riflenya

"Kami akan membantu dari belakang..." kata Rom yang memegang tongkat sihirnya

"Nah silakan maju! kami akan melindungi kalian!" kata Ram yang berada di sebelah Rom

"Grrr..." Shion hanya diam, Spiral Energy dalam tubuhnya mulai keluar, kalau dibiarkan bisa bisa dia menghancurkan sewilayah itu

"Ayo semuanya, Henshin!"

Berdasarkan instruksi itu, para calon dewi berubah menjadi wujud dewi mereka dan membentuk formasi untuk melindungi Neptune dkk yang kelelahan

"Kau lihat? jika kau ingin melindungi semua orang maka mulailah dari mereka, untuk kemuliaanmu aku rela mengotori tanganku dalam peperangan ini, cepat!" Ryuki menyuruh Ren untuk pergi setelah berusaha meyakinkannya

"Cih, baiklah jangan memaksakan dirimu!" Ren bergerak ke depan para dewi

Sementara itu Chrome hanya melihat keadaan Shion, lalu ia mendapatkan pemikiran yang lebih jauh lagi untuk mendapatkan kekuatan dari Shion

"Huh... setelah kubunuh satu kelinci percobaan di lab itu, selanjutnya yang satu lagi akan mengamuk dan kemudian membiarkan energinya meluap luap keluar, saat itu juga akan kurebut darinya agar energi itu dapat menjadi milikku, fufufufufu..."

"Wooooowwooooowooooooww! Tak secepat itu dasar iblis!" kata Ryuki yang mendadak menghadangnya dari depan

"Kau... Shinigami kah? apa yang bisa kau lakukan sekarang? kini kau tidak punya partner untuk melawanku, atau kau mau mati setelah kelinci percobaan tadi? Ingatlah kemampuanmu takkan berfungsi dengan seranganku yang dapat menyerang langsung ke jiwamu"

Jiwa disini dalam artian arwah, jika kena serang dan tak lagi utuh maka spiritual seseorang akan melemah dan ia akan mati perlahan lahan

"Jangan terlalu cepat menyimpulkan, aku masih belum mau mati dan aku masih punya banyak serangan untuk kuhempaskan padamu" kata Ryuki dengan nada meremehkan sambil mengenakan Death-Drivernya

"Hoooo... baiklah coba saja kau menyerangku!" kata Chrome

Di saat itu juga Ren menghadang Shion yang mengamuk

"Ren-san!" teriak Nepgear

"Uhh... Shion bukankah seharusnya Reiji mengajarimu menjadi lelaki sejati, mereka tidak akan menyakiti wanita di dalam pertarungan mereka!" teriak Ren

"Grr..."

"Aku pasti akan menyadarkanmu!" kata Ren sambil mengenakan Uni-Drivernya

"GRRRAAAAA!" Shion mengamuk dalam wujud Ghoul nya

"Kau akan menyesal..." kata Chrome pada Ryuki

"Akan kubalikkan kata kata itu padamu!" kata Ryuki sabil menyiapkan Drivernya

HENSHIN SEQUENCE

DO YOU WANT TO LOG IN

YES NO

"Bertahanlah sedikit lagi Shion" kata Ren

Setelah itu mereka berdua memilih Yes

CONNECT TO SERVER

NOW LOADING

"HENSHIN!"

SERVER CONNECTION SECURE

BEGINNING TRANSFORMATION

Ren mengeluarkan badai es di sekelilingnya, sementara Ryuki dengan asap hitamnya

"Kyaaa!" para dewi terdorong oleh hempasan badai es

"Oneechan!" Nepgear dkk menangkap para dewi yang kelelahan sebelum benar benar terhempas

setelah itu mereka berdua meng cast off kan efek badai asap dan es mereka, dan berubah menjadi Rider sekali lagi

RIDER UNIMA, GAME START

RIDER DEATH, GAME START

READY

GO!

"HAAAA!"

"HEAAA!"

Unima sudah siap dengan Uni-Savernya dan Death menggunakan Death-Incisornya, mereka akan mulai bertarung dengan lawan yang sekarang ini sedang mereka hadapi yaitu Shion Berserk Spiral Energy Ghoul Mode dan Chrome Greeed

To Be Continued

Ending Theme:Ichido Dake no Koi Nara – Walkure

Layar nge freeze di adegan terakhir dan diberi efek scratch seperti sketching menggunakan pensil warna di sebuah kertas kanvas(?)

Ichi do dake no koi nara kimi no naka de asobo u

Wagamama na kisu o shiyo u

music mengalun, lalu layar berubah jadi monochrome(hitam putih)

Note:kalo disini diberi efek kayak ending satu episode Drama Korea LOL

Hirahira to maichiru kono hana o

Mada kazoetari nai hoshizora o

Background merah hitam dan semua karakter muncul dari sisi kanan dan layarnya digeser ke kiri, mulai terlihat dari posisi Ren duduk dengan kaki lurus dan kaki kanan ditekuk, tangan kanan ditaruh di atas lututnya, lalu Ryuki yang hanya menampakkan punggung dan menghadap ke kanan, lalu Sakuragi Bros yang berpose seperti Reiji melipat tangan dan jubah berkibar ala Kamina sementara Shion menaruh kedua lengan di pinggangnya sambil menengok ke kanan dari tampak depan

Subete ga kimi no sei da to namida korae te mo

Dare ni mo ie nai munasawagi

Mulai Nampak lagi Hiruto Kenji Possessed dan Normal, yang possessed terlihat seperti Accelerator dan yang normal seperti Ouma Shu, dan Otori Kazehaya yang memakai jaket sambil menatap kartunya, Rei Shiramatsu hanya menatap dingin, lalu Kazami Ken dan Hikaru Daryuu bersebelahan(?), setelah itu Reka yang hanya datar seperti Emiya Kiritsugu lalu wujud iblis Chrome dan siluet aneh yang bisa dipastikan Mr.Y terakhir muncul

(Todoke) kowareru made

(Todoke) habataku made

(Toki no) mune no oku ni

(Hate ni) hime ta inori o

Setelah itu backgroundnya jadi berganti dan ditampilkan karakter Neptune dimulai dari Planeptune(Neptune dan Nepgear) background ungu hitam, lalu Lastation(Noire dan Uni) background abu hitam, Lowee(Blanc, Rom dan Ram) background putih hitam, dan Leanbox(Vert) background hijau hitam

Kanjiru mama shinjiru mama

Nanimokamo tobase

GYUN ! GYUN ! GYUN !

Lalu Ren muncul mendadak di tengah tengah, sepertinya ia dikelilingi batuan besar dan layarnya digeser sehingga setiap ke arah kanan muncul batuan besar(kayak Natsu di opening 3 Fairy Tail) setelah itu langsung memakai Driverya dan bercahaya

Ichi do dake no koi nara kimi no naka de asobo u

Hikari yori hayaku kisu o shiyo u matte te ne

Wasurekake ta karada mo tada kikoeru kokoro mo

Yume no naka no shigarami nante tobikoe te

Hora [ sara ] tte sematte kono mama

Dengan background silver, kondisi layar seperti pertama, diawali dengan Unima setengah Normal dan NT-D, kemudian Death dan Ghoul Regen langsung dalam keadaan Full-Drillize, lalu Rider Mazin dan Rider Chrome, Viper dan Jingu, Banshee-Unima dalam keadaan setengah NT-D juga lalu Rider Aragoto dan Chronos, dan siluet Game Master

Kemudian nampak Tsukasa Shirosaki yang muncul belakangan, bayangan Decade muncul di belakangnya, ia melihat ke arah Ren dan kemudian mereka berubah di scene selanjutnya, dan mereka melompat bergantian dan beradu pedang setelah menebaskan tebasan bergantian, lalu titik beradu pedangnya mengeluarkan cahaya dan menutup layar, muncul dari balik cahaya itu semua karakter yang ada

Music selesai

Part 10 End