Please, Don't Leave Me Baby
Main cast :
Park Chanyeol and Byun Baekhyun
Other cast :
Find your self
...
..
.
By :
-Byunnami-
...
..
.
Awas typo bertebaran
Happy Reading and Enjoy My Story
...
..
.
Hurt
Satu minggu berlalu dan artikel tentang film yang akan dibintangi Chanyeol sebagai pemeran utama telah mereda bahkan kini banyak yang mendukung sang idol dalam debutnya sebagai aktor. Bahkan di situs pann pun kini hampir semua berisi dukungan dan pujian tidak seperti ketika pertama kali berita keluar dimana komentar pro dan kontra memenuhi kotak komentar di setiap situs.
Pann :
1. [+117, -16] hwaaaaaaaa Chanyeolli oppa fighting untuk debut filmnya ! fighting untuk comeback nya!, aku tidak mengerti kenapa mereka menghujat idol yang mulai terjun sebagai aktor. apa masalah kalian?
2. [+98, -10] aku tahu xoxo tapi aku tidak mengenal membernya. Banyak idol yang bermain drama dan aku adalah penikmat drama. Aku sering melihat pemain yang tidak bagus berakting dan aku selalu beranggapan mereka adalah idol dan yang bagus dalam berakting adalah seorang yang memang debut sebagai aktor. Tapi aku salah karna ternyata banyak idol yang bagus dalam berakting. Kuharap Chanyeol xoxo tidak mengecewakan. Xoxo fighting!
3. [+61, -15] seperti yang kuduga, Chanyeol tidak ada yang tidak bisa ia lakukan :) oppa saranghaeyung 3
4. [+35, -20] oppa tetaplah sehat :'''''( kami mendukungmu...
5. [+29, -18] aku setuju dengan mereka yang tidak menginginkan idol terjun sebagai actor. Popularitas idol karna fans mereka lebih banyak dari para aktor yang memang debut sebagai aktor. Idol akan memanfaatkan fans mereka.
6. [+20, -4] menurutku tak apa idol bermain drama atau film. Tapi jika debut sebagai pemeran utama itu tidak seharusnya produser lakukan. Banyak aktor hebat kenapa menjadikan idol yang baru debut sebagai pemeran utama? Heoool...
7. [+17, -3] Chanyeol oppa seseorang yang penuh semangat dan pekerja keras, aku fans xoxo dan aku tahu usaha keras mereka. Oppa chukkaeyooong!
8. [+14, -3] xoxo comeback, Chanyeol debut aktor, Chen mengisi ost, Sehun king of magazine, Kai king of dancers. Waaaaaaa xoxo daebak.! 3
Dan masih banyak lagi komentar pendukung untuk Chanyeol. Dan sang tokoh utama yang berhasil membuat geger beberapa waktu yang lalu kini sudah berada di Seoul, lebih tepatnya berada di agensi begitu tiba di Korea ditemani sang manager. Mereka berdua langsung menuju ke ruang latihan karna minggu depan xoxo akan melakukan comeback stage diberbagai acara music show. Diruang latihan sudah ada Jongin, Sehun dan Jongdae juga tim dancer, termasuk Taemin.
e)(o
Diruang latihan yang lain seorang gadis mungil dengan hoodie yang membungkus tubuhnya kini tengah memainkan jari jari lentiknya untuk menekan benda berwarna hitam putih yang menghasilkan suara merdu yang mampu membuat empat gadis lainnya menatap takjub di depannya.
Baekhyun begitu menghayati permainan pianonya. Matanya terpejam dan kesepuluh jarinya menari diatas tuts piano dengan indahnya. Piano adalah alat musik yang paling Baekhyun kuasai dan sukai. Begitu Baekhyun menyelesaikan permainannya mata Baekhyun terbuka ketika mendengar tepuk tangan dan suara pujian dari Wendy, Jisoo, Seulgi dan Lisa. Ya. Baekhyun sedang melatih grup Wendy cs dan karna Taemin tidak bisa jadi kini mereka hanya berlatih vocal dengan Baekhyun.
"Eonni permainan eonni sangat bagus" puji Jisoo yang diangguki ketiga teman lainnya
"Baekhyun eonni jjang!" Dan itu berhasil membuat Baekhyun memerah malu mendengar pujian itu.
"Kalian berlebihan tapi sungguh terimakasih atas pujiannya"
"Aniyo.. eonni benar benar keren saat bermain piano." Lisa memuji masih dengan bertepuk tangan dan senyum lebarnya.
"Baiklah aku memang keren" dan mereka semua tertawa.
Baekhyun memang terkenal dengan sifat ramahnya meskipun dengan para junior yang harus dididiknya. Itulah yang membuat Baekhyun disenangi para karyawan yang lain juga para didikannya. Baekhyun membereskan kertas kertasnya untuk dimasukkan kedalam tasnya karna waktu latihan sudah selesai. Grup Wendy mengalami peningkatan dan bahkan minggu lalu saat penilaian dari petinggi agensi setiap member mendapatkan pujian baik dalam vocal dan tari. Sebagai salah satu orang yang dipercaya untuh menjadi guru vocalnya tentu Baekhyun merasa bangga terlebih sang ceo juga memujinya langsung.
Baekhyun kembali keruangnnya dan mengecek ponselnya yang sedari tadi berada dalam tas, mengecek mungkin ada notifikasi pesan dari Luhan, dan benar saja ada 10 panggilan dari luhan dan 5 pesan ancaman dari Luhan karna pesannya tidak dibalas membuat Baekhyun tertawa begitu merindukan temannya ini. Baekhyun langsung menghubungi sang rusa China.
"Yaa! Baekhyun kenapa kau tidak mengangkat ponselmu?!"
"Mianhe Lulu aku baru selesai dari latihan vocal."
"Paling tidak kabari aku sebelumnya bodoh" Bukannya menjawab Baekhyun justru tertawa "yaa kenapa kau tertawa? Aku sedang marah padamu Baek"
"Lihat, aku seperti kekasimu saja yang harus memberimu kabar dengan semua kegiatanku. Heol"
"Ah waeeee... aku mengkhawatirkanmu karna kau sahabatku Baekhyun "
"Oke. Oke Lu. Mianheeee chinguyaa" goda Baekhyun dan berhasil membuat Luhan tertawa. "Kapan kau kembali ke Seoul?"
"Merindukanku Baek?"
"Ani. Aku butuh teman makan es krim"
"Dasar kau jahat. Ajak saja sahabat hitammu itu."
"Jongin sangat sibuk. Minggu depan dia cudah comeback stage jadi jadwalnya sudah pasti padat. Aku tidak bisa mengganggunya"
"Benarkah? Ah ya aku ingat Sehun juga mengatakan kalau sekitar tanggal itu xoxo akan comeback "
"Sehun? Kalian saling menghubungi?"
"Tidak. Tidak. Sehun ke China beberapa waktu yang lalu dan kami bertemu"
Baekhyun mengernyitkan dahinya, setau Baekhyun Sehun tidak memiliki jadwal pemotretan di China atau jadwal yang lain. Ah, mungkin Jongin melewatkan ceritanya waktu itu. Batin Baekhyun.
"Dan kapan kau akan kembali? Tidak merindukan teman cantikmu?"
"Aku bahkan lebih cantik darimu. Aku akan kembali 3 bulan lagi dan aku sangat merindukanmu Baekhyun na. Oh Baek sudah dulu ya. Aku harus masuk kelas. Bye"
Pip
Baekhyun menghela napas dan memasukkan ponselnya kedalam tasnya lagi. Baekhyun melihat kalender kecil dimejanya, tinggal beberapa bulan lagi. Sudah waktunya pulang dan Baekhyun yang sungguh sangat lelah segera beranjak keluar dari ruangan menuju basement ingin cepat meluncur ke apartment nya dan mengerjakan project dari Suho.
Pintu lift terbuka dan Baekhyun keluar dengan karyawan lain dan saat itu juga beberapa karyawan mulai sedikit heboh dan berhasil membawa atensi si mata bulan sabit untuk melihat objek yang membuat heboh itu. Disana, di depan terlihat beberapa pria yang sangat Baekhyun hapal meski dari jarak yang jauh. Sosok jangkung yang tengah membawa tas selempang cukup besar dengan topi yang menutupi surai hitamnya tengah berbicara dengan Jongin, Sehun dan Jongdae terlihat serius.
Baekhyun menegang, berbagai perasaan kini memasukinya. Marah, senang, benci dan frustasi. Entahlah tapi saat itu juga Baekhyun merasa pipinya basah dengan dia yang masih mematung di depan lift tanpa melepas atensinya pada si jangkung yang bodohnya sangat ia rindukan.
Keterdiaman Baekhyun membuat Jongin yang tak sengaja melihat sahabatnya kini tengah melambai dengan teriakan tanpa malunya.
"Baekhyun na!" Teriak Jongin yang menyadarkan Baekhyun dan seketika menghapus lelehan air matanya karna Jongin berlari kearahnya.
"O-oh Jongin na" Baekhyun sedikit terhuyung kebelakang karna pelukan Jongin tiba tiba.
Sedangkan di depan sana sosok yang tadi diperhatikan Baekhyun -Chanyeol- tengah menatap tajam kearah dua manusia berbeda gender yang kini berpelukan tanpa malunya. Tentu saja Jongin tidak malu, semua orang di agensi tau persahabatan Baekhyun Jongin. Jadi bukan hal yang aneh ketika mereka berpelukan, bertengkar dan sebagainya. Tapi tidak untuk Chanyeol yang kini mengepalkan tangannya menahan amarahnya.
"Jongin na"
"Hm?"
"Kau akan pulang ke dorm?"
"Iya. Wae?"
"Aku merindukan imo. Bisakah kau antar aku kerumahmu?"
"Benarkah? Kenapa mendadak?"
"Aku sudah merencanakannya. Bisakah?"
"Aku ingin Baek sungguh. Tapi Jinki hyung melarang kami berempat untuk keluar"
"Besok kau ada jadwal pagi?"
"Hem. Jam 3 pagi"
"Pulanglah."
"Kau. Kau akan tetap menemui eomma?"
"Entahlah. Mungkin aku akan menunggu kau senggang jadi kita bisa pergi bersama"
"Heem. Baiklah" Jongin mengusap surai Baekhyun dan mereka berdua berjalan menuju pintu keluar agensi.
"Baek noona" panggil Sehun dengan senyum tampannya. "Kau akan pulang bersama kami?" Lanjutnya karna dulu memang Baekhyun cukup sering pulang atau berangkat ke agensi bersama.
"Tidak. Aku membawa mobil. Kalian pasti lelah bukan? Aku pulang dulu" pamitnya dan Baekhyun segera menuju basement dan segera melajukan mobilnya.
e)(o
Tit tit tit tit
Ceklek
"Kau kemana saja?" Baekhyun terlonjak kaget sambil memegang dadanya karna suara bariton didepannya mengejutkan Baekhyun yang tengah melepas sepatunya. Baekhyun tidak menjawab dan menuju ke dapur membuka lemari es mengambil air dingin untuk diteguknya. Chanyeol mengikuti gadisnya kedapur.
"Kenapa baru pulang Baek? Kau kemana saja?" Tanyanya lagi. Menatap kearah Baekhyun menunggu jawabannya.
"Aku mampir untuk belanja." Jawabnya sambil menunjuk belanjaan Baekhyun diatas meja dengan dagunya. "Kenapa kau kesini?" Pertanyaan Baekhyun membuat Park Chanyeol mengernyit.
"Aku menemui kekasihku"
"Pulanglah Yeol."
"Kau mengusirku?"
"Kau besok ada jadwal jam 3 pagi."
"Bagaimana kau ta- aah Jongin." Baekhyun melenggang meninggalkan dapur namun sebuah tangan besar sudah memeluknya dari belakang. "Aku merindukanmu"
"Aku lelah. sungguh." Jawab Baekhyun malas dan melepaskan tangan kekar itu dan masuk kamar dan menuju kamar mandi.
Chanyeol tidak mengerti dengan sikap Baekhyun yang sepertinya tak merindukannya dan bahkan tak peduli padanya. Pria jangkung itu duduk di pinggiran ranjang Baekhyun sambil memainkan ponselnya. Pintu kamar madi terbuka dan Baekhyun sudah dengan piyamanya kini merebahkan tubuh lelahnya keatas ranjang dan menarik selimut tanpa peduli dengan kekasihnya. Chanyeol menyibak selimut Baekhyun namun ditarik kembali oleh si empunya membuat Chanyeol menutup mata sebentar mencoba menahan amarahnya karna sikap Baekhyun itu.
"Baek kau kenapa?" Tanya Chanyeol lembut.
"Sudah kubilang aku lelah dan aku ingin tidur" jawabnya dengan memunggungi Chanyeol. Tentu Chanyeol tidak percaya karna selelah apapun Baekhyun kekasih mungilnya tidak akan pernah mengabaikannya. Chanyeol mencoba mengerti dan ikut merebahkan tubuhnya, menarik Baekhyun dan memeluknya dari belakang. Mendekap sang kekasih yang begitu di rindukannya.
Tanpa Chanyeol ketahui, Baekhyun kini menggigit bibir bawahnya menahan segala perasaannya yang campur aduk terhadap prianya yang kini memeluknya hangat.
'Aku merindukanmu Yeol, sangat merindukanmu. Tapi aku bingung dengan dirimu sekarang. Kau sangat bodoh dan tidak peka. Aku belum siap menghadapimu. Maafkan aku'
Dan Baekhyun ikut memejamkan matanya menjemput mimpi seperti kekasihnya yang kini tengah mendengkur pelan dengan tangan yang memeluknya memberikan kehangatan.
e)(o
Seoul sedang diguyur hujan sejak pukul 5 pagi tadi bahkan sampai sekarang langit masih belum ingin menghentikan alirannya membasahi kota Seoul hari ini. Ketika suasana mendung dipagi hari dengan rintikan hujan adalah hal sangat nyaman untuk terus bergelung dengan selimut tebal atau menikmati minuman hangat. Tapi tidak untuk simungil yang saat ini justru sudah berdiri didepan halte dengn mantel tebalnya menunggu bus datang. Baekhyun gadis mungil itu mengeratkan mantelnya untuk ketika melihat sebuah bus berhenti didepannya dan segera naik dan mengambil tempat duduk di belakang. Harusnya Baekhyun bisa membawa mobilnya sendiri namun ia terlalu malas untuk mengendarai disuasana hatinya yang tidak baik ditambah hujan yang turun tiba-tiba padahal ini belum saatnya musim hujan.
Jika dengan mobil Baekhyun bisa sampai dengan waktu 15 menit kini Baekhyun tiba dalam waktu 30 menit dengan menggunakan bus. Meskipun begitu gadis itu tidak terlambat sama sekali karna memang dia berangkat sangat awal, meninggalkan seseorang di apartment nya. Bahkan Baekhyun dengan keras mencoba untuk tak peduli dan langsung menyibukkan dengan mengerjakan tugasnya sebagai pekerja di agensi terbesar, JM Ent.
Disisi lain Chanyeol terbangun dengan suara dering yang begitu berisik mengganggu tidurnya. Dengan malas Chanyeol mengangkat ponselnya tanpa melihat siapa yang berani mengganggunya.
"YAK! Park Chanyeol!" Teriakan yang begitu keras membuat si jangkung menjauhkan ponselnya, dilihatnya si penelpon dan terlihat nama sang manager disana.
"Hyung kenapa kau berteriak?"
"Aku akan membunuhmu BRENGSEK! Dimana kau sekarang?"
Dengan wajah bingungnya Chanyeol mencoba mengingat apa kesalahannya sehingga sang manager begitu marah sampai mengatainya 'brengsek'. Ketika mengingat sesuatu yang berkaitan dengan 'jadwal' membuat Chanyeol membelalakkan matanya begitu lebar dengan mulut yang terbuka cukup lebar.
Ya, hari ini Chanyeol harusnya ada jadwal pukul 3 pagi namun dengan bodohnya dia melupakan jadwalnya. Tentu saja Jinki sangat marah. Chanyeol mematikan ponselnya yang sebelumnya sudah mengatakan kepada Jinki akan sampai 15 menit lagi dan justru umpatan yang didapatkannya. Chanyeol segera bergegas ke kamar mandi untuk mencuci muka serta menyambar kunci mobil yang diketahuinya itu bukan miliknya namun milik kekasihnya, Baekhyun. Chanyeol memanggil Baekhyun namun tak mendapatkan jawaban, tak ingin berpikir lama Chanyeol langsung menuju basement dan melajukan mobil Baekhyun menuju lokasi jadwalnya.
Dijalan Chanyeol mencoba menghubungi Baekhyun, namun berkali-kali Baekhyun tak mengangkat ponselnya bahkan ponsel Baekhyun tak bisa dihubungi membuat Chanyeol semakin frustasi dibuatnya. Baekhyun tentu tau hari ini Chanyeol ada jadwal jam 3 pagi dan Baekhyun sudah bangun entah pukul berapa Chanyeol tidak tau dan gadisnya meninggalkan tanpa membangunkannya dan sukses membuatnya terlambat ditambah mendapat umpatan dari panggilan, dan Chanyeol yakini ketika bertemu dengan member xoxo juga Jinki dia akan mendapatkan yang lebih parah.
Oh sial. Benar-benar buruk
Dan benar saja seperti dugaannya ketika bertemu dengan Jinki juga member xoxo, Chanyeol seperti seorang terdakwa yang berusaha kabur setelah memperkosa gadis belia oh, Park kenapa pikiranmu harus tentang bergumul?.
"Kali ini aku tidak ingin mendengar apapun alasanmu Park" Chanyeol merinding mendengar nada dingin Jinki yang Chanyeol tau managernya benar-benar marah karna sudah mulai memanggilnya dengan marganya. Dan benar, Chanyeol tak menjawab apapun dan menuruti segala yang Jinki ucapkan juga si jangkung harus terima dengan tatapan tajam dari membernya. Chanyeol menghela nafas frustasinya dan segera memulai jadwalnya.
e)(o
Diagensi Baekhyun yang tengah berdiri mencari tempat duduk kosong sambil memegang nampan berisi makanannya tak sadar jika ada sepasang mata yang memerhatikannya. Orang tersebut tersenyum melihat Baekhyun yang bingung mencari tempat duduk.
"Baekhyun ssi!" Panggilnya sambil melambaikan tangan. Yang dipanggil menolehkan kepala mencari sumber suara. Dilihatnya seseorang yang memiliki tubuh tidak jauh berbeda dengannya tengah tersenyum cantik dan melambaikan tangannya dan menunjukkan kursi kosong didepannya dengan dagunya yang langsung dimengerti Baekhyun. "Duduklah" lanjutnya dengan senyum dan mata bulatnya yang cantik.
"Terimakasih, Kyungsoo ssi" gadis itu adalah Kyungsoo yang juga tengah menikmati makan siangnya.
Suasana sedikit canggung karna tidak ada pembicaraan diantara keduanya, lebih tepatnya Baekhyun yang merasakan kecanggungannya. Bagaimana tidak, gadis ini tengah duduk bersama seorang aktris terkenal bahkan mungkin bisa mengalahkan idol yang juga tengah naik daun. Kyungsoo aktris muda berbakat yang cantik juga terkenal dengan perilaku menyenangkan dan hal-hal positif lainnya dengan segudang prestasi yang sudah diraihnya. Dan kini Baekhyun si karyawan biasa sedang duduk dan makan bersama dengannya dan Baekhyun yakin beberapa mata juga sedang memandanginya.
"Apa kau selalu makan sendiri Baekhyun ssi?" Baekhyun mendongak kaget ketika sibuk dengan pikirannya dan sebuah suara terdengar memecah keheningan. Dan yang terlebih membuatnya kaget adalah Kyungsoo yang tau namanya.
'Omo omo, Kyungsoo mengenalku. Barusan dia memanggilku Baekhyun ssi'.
"O-oh ya Kyungsoo ssi"
"Dimana temanmu yang lain?"
"Taemin oppa? Dia sedang sibuk dan Luhan berada di China sekarang"
"Mungkin kali ini kau memang ditakdirkan untuk menemaniku makan Baekhyun ssi" jawab Kyungsoo dengan tertawa anggun. Bahkan Baekhyun mengaguminya.
"Ehm, kyu...Kyungsoo ssi. K..ka...kau mengenalku? Barusan kau memanggilku Baekhyun" tanyanya yang justru membuat Kyungsoo tertawa mendengarnya.
"Ya, aku mengenalmu walau ini adalah untuk pertama kali aku berbicara dan bertemu langsung denganmu Baekhyun ssi. Kenapa, apa kau keberatan?"
"Aniyo.. sungguh aku justru sangat senang kau mengenalku. Sungguh" jawabnya dengan cepat.
"Aku sering mendengar banyak karyawan yang menyebut namamu sebagai komposer hebat di agensi JM ini. Bahkan sajangnim juga suka menyebut namamu dengan bangganya" seketika Baekhyun memerah karna malu juga tersanjung dengan jawaban Kyungsoo barusan karna sungguh Baekhyun sama sekali tak pernah tau jika dia akan seterkenal itu, yaa walaupun hanya di agensinya. Terlebih saat Baekhyun tau jika Suho dengan bangganya menyebut namanya sebagai komposer hebat di agensi miliknya.
"Mereka banyak menyebutkanmu yang bersahabat dekat dengan Kai si idol terkenal itu. Tentu saja mereka mengenalmu"
Ketika kau selalu mengendarai sepeda dan seketika kau diberikan pesawat sebagai kendaraanmu tentu kau akan senang sekali, namun baru masuk pesawat disaat pintu belum ditutup kau sudah didorong seketika. Itulah yang dirasakannya barusan. Dengan senangnya Baekhyun mendengar pujian dari Kyungsoo betapa dia terkenal diagensinya namun itu semua tak jauh karena Jongin sahabatnya yang tengah meroket. Meski begitu Baekhyun tersenyum dengan aneh menanggapi Kyungsoo didepannya.
"Ah ya. Kyungsoo ssi bukankah kau dan Jongin berlibur bersama di LA? Apa kalian sudah sedekat itu?" Tanya Baekhyun yang mengingat cerita Jongin tentang dirinya dan Kyungsoo yang bertemu di LA dan berlibur.
"Jongin?" Tanya Kyungsoo dengan raut tak mengerti.
"Ya. Kim Jong- ehm maksud ku Kai" Baekhyun merutuki kebodohannya sendiri. Ya, pasti Kyungsoo mengenal dengan nama Kai buka Jongin.
"Apakah kami terlihat dekat? Aku baru mengenalnya belum lama dan... yeah, tanpa diduga kami bertemu di LA dan kebetulan memiliki jadwal kosong dan juga tempat kami menginap di hotel tidak jauh jadi kami memutuskan untuk berkeliling bersama." Kyungsoo menjelaskan pertemuan tak terduganya dengan Jongin.
"Ah begitu. Aku rasa memang kalian tidak mungkin dekat. Kau terlalu sempurna Kyungsoo ssi untuknya" tanpa Baekhyun tau Kyungsoo membulatkan matanya mendengar perkataan Baekhyun namun beberapa detik kemudian gadis dengan mata bulat itu tertawa tanpa ia sendiri ketahui alasannya tertawa.
"Baekhyun ssi, terimakasih sudah menemaniku makan siang. Jujur aku jarang makan siang disini dan kali ini sungguh menyenangkan bertemu denganmu"
"Tidak. Tidak Kyungsoo ssi. Aku yang berterimakasih kepadamu" Baekhyun menggerakkan kedua tangannya didepannya menanggapi ucapan Kyungsoo yang sekali lagi memujinya.
"Baiklah aku harus pergi."
"Ya Kyungsoo ssi. Senang bertemu denganmu juga"
Kyungsoo sudah beranjak dari duduknya dan pergi karna jadwalnya sedangkan Baekhyun tersenyum memerhatikan punggung kesil Kyungsoo yang sudah semakin jauh. Baekhyun kira Kyungsoo adalah orang yang kaku di belakang layar namun ternyata ia salah, Kyungsoo orang yang menyenangkan dan benar apa yang dikatakan di berbagai artikel yang mengatakan kebaikan Do Kyungsoo sang aktris muda.
Baekhyun pergi ke klinik untuk menemui Yixing, lebih tepatnya untuk merebahkan tubuhnya dan menghabiskan sisa jam makan siangnya untuk tidur sebentar. Sesampainya disana didapatinya Yixing yang tengah sibuk dengan ponselnya yang kini berada ditelinganya sedang berbicara dan terlihat serius. Bahkan kehadiran Baekhyun si dokter tak melihatnya. Tak ambil pusing Baekhyun langsung merebahkan tubuhnya dan memejamkan matanya. Walau mata sipit itu terpejam namun Baekhyun tak tidur. Otaknya dan hatinya tak mau tidur dan bahkan semakin membuat gadis mungil itu pusing.
Ini pertama kalinya Baekhyun mengabaikan Chanyeol, bahkan meninggalkan prianya sendirian di apartment padahal Baekhyun tau hari ini Chanyeol ada jadwal jam 3 pagi tapi Baekhyun tak berniat untuk membangunkannya dan justru meninggalkannya dan hanya meninggalkan kunci mobilnya untuk Chanyeol gunakan ketika pria itu terbangun. Ya, Baekhyun memang sengaja meninggalkan kunci mobilnya agar bisa Chanyeol gunakan bukan karna Baekhyun yang malas untuk mengendarainya. Bahkan sekarang gadis itu tengah memikirkan Chanyeol.
'apa yang Chanyeol sekarang lakukan?'
'Apa Chanyeol kena marah?'
'Jam berapa Chanyeol tadi bangun?'
'Apa dia sarapan tadi?'
Dan banyak lagi pertanyaan khawatir yang kini berada di pikiran Baekhyun. Sebenarnya Baekhyun tak ingin melakukan itu semua tapi rasa kesalnya telah membuatnya melakukan ini semua. Setetes air jatuh membasahi pipi gembilnya tak kuasa membayangkan Chanyeol yang pasti dimarahi managernya.
"Ada masalah sayang?" Sebuah sapu tangan sudah berada didepan wajahnya, milik Yixing. Baekhyun mengambilnya dan menutupi wajahnya. Yixing duduk dipinggiran ranjang dan mengusap kepala Baekhyun.
"Aku tidak tau apa yang terjadi padamu Baek. Kau bisa menceritakan kepadaku, namun aku juga tak akan memaksamu" Baekhyun tak menjawab dan justru sesenggukan. Yixing membiarkan anak itu sampai dilihatnya tubuh mungil itu tak lagi bergetar dan terlihat tubuhnya yang kini tengah bernafas dengan teratur. Baekhyun tertidur.
e)(o
Kemarahan Jinki sejak tadi pagi sampai malam yang belum mereda membuat Chanyeol menurut seperti anak baik seketika. Malam ini bahkan Jinki ikut didalam mobil Chanyeol untuk kembali ke dorm tidak peduli mobil siapa yang Chanyeol pakai sekarang. Sesampainya di dorm pun tatapan Jinki masih saja tajam mengisyaratkan Chanyeol untuk masuk ke dalam kamarnya karna besok dan seterusnya masih akan ada jadwal untuk xoxo.
Dikamarnya Chanyeol langsung mengambil ponselnya dan kembali mencoba menghubungi kekasihnya yang seharian ini tak bisa dihubunginya. Bahkan Jongin pun tak tau kenapa ponsel Baekhyun tak bisa dihubungi. Tentu saja Chanyeol khawatir bukan main terlebih lagi Chanyeol tak bisa memastikan Apa Baekhyun ada di agensi atau tidak. Jika iya Chanyeol tak masalah tapi jika tidak? Chanyeol mengusap surainya begitu frustasi. Chanyeol sudah lama tak bertemu Baekhyun karna padatnya jadwal yang harus dijalaninya bahkan untuk menghubunginya agar mendengar suara lembutnyapun tak bisa dan saat kembali ke Seoul dia diacuhkan oleh gadisnya tanpa ia tau alasannya. Dan paginya lebih parah lagi, Chanyeol yang selalu dikejar-kejar wanita baru saja ditinggalkan kekasihnya di kamar apartment gadisnya seorang diri dan berujung dia yang mendapat kemarahan Jinki dan membernya, terlebih Jongin dan Sehun yang begitu tampak marah hanya dilihat dari sorot mata mereka.
...
Tiga hari berlalu dan tiga hari mobil Baekhyun ada pada Chanyeol dan juga tiga hari itulah sang kekasih mungilnya tak bisa dihubungi. Dengan berbagai alasan Chanyeol gunakan untuk mengoreksi informasi tentang Baekhyun dari Jongin. Dan hasilnya adalah, Zonk. Jongin sama sekali tak menghubungi Baekhyun juga sebaliknya. Dari rasa khawatir untuk gadisnya kini berubah jadi luapan kesal setelah mengetahui dari Taemin jika Baekhyun selalu berada di agensi melakukan pekerjaan seperti biasanya bahkan Taemin bilang Baekhyun selalu mengangkat ponselnya saat Taemin menghubunginya. Gadisnya sempat bertukar pesan dan telepon dengan Taemin, tapi dengan Park Chanyeol seorang pria tampan yang merupakan kekasihnya sendiri bahkan sekalipun tak mendapat respon dari si mungil. Pikiran buruk pun mau tak mau akan mengisi otak Chanyeol yang sedang dilanda amarah.
Sore itu saat jadwal xoxo selesai Chanyeol tanpa meminta ijin sang manager langsung melajukan mobilnya lebih tepatnya mobil milik Baekhyun ke apartment gadis itu. Di dalam sana Chanyeol duduk di sofa ruang tamu dengan menyangga tubuhnya pada siku yang berada diatas lututnya. Marah, kesal, muak, rindu jadi satu yang pria tampan itu rasakan saat ini. Tidak lama terdengar suara sandi pintu yang ditekan dan beberapa detik selanjutnya pintu terbuka memunculkan seorang gadis mungil yang berlari kecil masuk ke dalam ruangan dengan pakaian basah juga rambutnya yang lepek karna air hujan. Ya, diluar sana hujan lebat mengguyur seisi Seoul dan salahkan saja Baekhyun yang memilih menggunakan bus dari pada taxi sebagai kendaraanmya beberapa hari ini. Mengharuskannya berjalan kaki dari halte menuju apartment nya tanpa payung yang melindunginya dari hujaman air hujan.
"Sudah pulang?" Baekhyun terlonjak kaget mendengar suara seseorang di depannya yang tak ia ketahui eksistensinya, suara itu begitu dingin juga mata yang begitu dingin itu tengah menatapnya dalam.
Baekhyun sempat menegang namun beberapa saat kemudian dia bisa mengontrol ekspresi juga sikapnya. Gadis itu melewati Chanyeol tanpa menjawab si pria dan berlalu begitu saja. Namun dengan tangkas Chanyeol menghentikan Baekhyun dengan mencengkeram lengan gadisnya.
"Jawab Baekhyun " masih bertahan dengan nada dinginnya.
"Aku lelah. Aku mau mandi" jawab Baekhyun tanpa menoleh kearah Chanyeol.
"Tck. Berapa lama lagi kau akan menghindariku Baek?"
"Apa?"
"Kau pasti mendengarnya tanpa harus ku ulangi"
"Chanyeol. tanyakan pertanyaan itu untukmu sendiri" dan Baekhyun menghempaskan tangan Chanyeol dan menuju kedapur mengambil air putih untuk diteguknya. Chanyeol membalikkan tubuh Baekhyun dan tanpa diketahuinya Baekhyun yang tengah meminum air putih itu menjatuhkan gelasnya yang berhasil membuat suara pecahan gelas dilantai.
"Dengar Baekhyun, aku sudah cukup sabar menghadapi sikap anehmu yang berubah! Kau seperti anak kecil yang sedang merajuk menginginkan mainan tanpa mau memberikan alasanmu, bahkan anak kecilpun akan mengatakan kekesalannya! Apa kau sengaja? huh? Membuat ku terlihat bodoh? Katakan Baek!?" Baekhyun memucat seketika begitu mendengar teriakan juga perkataan Chanyeol yang dengan mudahnya terlontar begitu saja.
PLAK
Jangan membuatku menjadi membencimu. Aku tak berniat dan tak akan sanggup membencimu karna aku begitu mencintaimu.
TeBeCe
Ini masuk fast update gak? Hehehe
Sebenernya niat mau aku update pas ultah ceye guys, tapi gak sabar pengen up jadi ya udah aku up aja deh. Next mungkin aku update lagi pas ultah ceye kkkkkk jadi review juseyoooo biar aku juga semangat ngelanjutnya
And one more time, thanks to :
parkbaekhe : aku juga seneng karna kamu mau ninggalin review disini :D
selepy : baekkie lagi gak oke T.T dan pastinya jongin is number one kalo udah nyangkut baek
BaekHill : kelebihan hormon ceye mah, gak ena ena maka gak ena :D ini udah next yaaa
luv110412 : nah kenapa coba ama Chanyeol? Tunggu aja di next chap untuk jawabannya
rizkaa : hanya chanbaek dan author yang tau kkkkkk
lee hye byung : karna chan itu misterius dan karna idol yang lagi mau comeback jd jelas banget dia sibuk.
hyuniee86 : baby byun sakitnya lama apa enggak masih author pikirkan. Kebingunganmu soal ceye bakal kejawab kok tp mungkin gak dalam waktu dekat dan ya ceye tuh hormonnya berlebih jadi klo gak ena ya gimana dong kkkkk.. tunggu aja next chapnya yaa,.. and thanks a lot buat semangatnya
daebaektaeluv : yang pasti ceye selalu baik dihati author kok,. Kkkkkk
Misslah : ini udah up ya
MeAsCBHS : beritanya keungkap cuma alasan ceye masih abu abu chingu,. Yesss let's vote yes kkkkk
xiudae12 : waah padahal author sayang ama ceye wkwkwk,. Berarti aku berhasil bikin kamu sebel dengan karakter ceye yaaa,... kris? Bahkan aku belum memikirkannya.
ParkInna : halloooo,. Sering seringlah review yaa
Chanbee : ceye tuh cowok yang cemburuannya luar biasa apalagi punya cewek gemesin kayak baekkie kkkkk
ruixi1 : kenapa coba? Tunggu next nextnya ya buat jawabannya.
rly : klo nyeleweng ntar nyelewengnya ama author/* author ditimpuk/
Thanks juga buat yang udah follow, ngefav dan buat para sider.
Yang kemarin udah vote EXO ama D.O di AAA beribu terimakasih dan kalian luar biasa saranghae!, finally DAESANG again guys daesang ke 21. Sekarang tinggal vote buat mama. Tentunya kalian mau dong liat uri exo megang daesang lagi, tertawa bahagia untuk exoL. Let's go vote exo!
Follow my ig : baekhyunaeri6104
