Hickey Prank
SoBi - BTS
Warning (!) : BL, Youtubers!Au
This Story Copyright © 2017 by minyunghei
.
.
.
.
Enjoy!
.
.
.
.
Prank #3
Yoongi mendudukkan tubuhnya di kursi rias miliknya, kamera yang berada di tangannya mengarah pada cermin yang memantulkan dirinya.
"Woah, selamat datang hari pembalasan." Yoongi membenarkan letak rambutnya, memberikan senyuman ketika dirasa rambutnya telah tertata sempurna.
"Yap, seperti yang kubilang tadi, sekarang adalah hari pembalasan dendamku. Bersiaplah Jung Hoseok, kau tidak akan lolos."
Yoongi menaruh kameranya di atas meja rias, masih mengarah kearah cermin agar tetap merekam dirinya. Ia mengambil sebuah paper bag kecil yand disembunyikannya di dalam laci, menaruhnya diatas lalu mengeluarkan isinya. Didalamnya hanya ada terdapat eye-shadow palette yang baru saja dibelinya kemarin.
"Setelah Hoseok mengerjaiku beberapa minggu lalu, aku akan membalasnya juga. Kalian pasti tahu hickey prank bukan?" Yoongi menggoyangkan eye-shadow palette ditangannya dengan sebuah senyuman miring.
"Betul sekali," Yoongi mulai membuka tutup palette-nya dan tertegun ketika melihat begitu banyak warna yang awam dimatanya. "Aku akan membuat hickey dengan menggunakan make-up."
"Tapi," Yoongi kembali tertegun, brush kecil sudah berada ditangannya dan ia tidak tahu harus memulai dari mana. "Ah, aku harus mencari caranya di internet."
Sambil melihat intruksi dari internet, Yoongi mulai memoleskan brush-nya pada warna dark pink. Setelah merasa yakin warnanya tidak terlalu tebal, ia mulai memoleskannya di kulit leher, tepat diperpotongan lehernya. Membuat bulatan kecil dan berusaha untuk tidak terlalu terlihat.
Setelah merasa puas dengan hasilnya, Yoongi kembali membaca intruksi. Sekarang yang harus ia gunakan adalah warna dark purple. Matanya sesekali menatap jam yang berada di nakas samping ranjangnya. Hoseok sedang bermain futsal bersama temannya, dan mungkin ia akan kembali setengah jam lagi.
"Oke, warna terakhir." Yoongi menghela nafasnya, merasa puas ketika paduan warna pink dan ungu terlihat seperti sebuah hickey sungguhan.
Warna terakhir adalah dark blue, untuk membuatnya seperti sebuah memar sedikit. Yoongi memoleskannya disekitar lingkaran hickey-nya, setelah itu memandukan sedikit ketiga warnanya.
Sentuhan terakhir adalah menyemprotkan sedikit hair spray, semata-mata agar membuat hickey buatannya tidak luntur mengenai bajunya juga untuk bertahan lebih lama.
"Wah," Yoongi mengambil kameranya untuk merekam hasil karyanya lebih dekat. "Aku berbakat menggunakan make-up." lalu terkekeh setelahnya.
"Semua sudah selesai, tinggal menunggu Hoseok pulang."
.
.
.
.
Yoongi sudah mengatur semua kamera tersembunyinya. Ia tengah bermalas-malasan diatas ranjangnya dengan ponsel ditangan ketika pintu utama terbuka.
"Oh! Hoseok pulang!"
Jadi ia buru-buru menyimpan ponselnya di bawah bantal, menarik selimut sebatas dagunya untuk menyembunyikan hickey buatannya. Berpura-pura tidur seperti biasanya.
Jantung Yoongi berdetak kencang ketika ia menyadari bahwa Hoseok sudah memasuki kamar. Terdengar pergerakan kaki Hoseok yang berjalan kesana kemari, suara lemari terbuka juga terdengar. Yoongi asumsikan Hoseok sedang mengambil baju dan bergegas untuk mandi. Lagipula Yoongi juga tidak mau dekat-dekat dengan kekasihnya kalau masih bau keringat.
Setelah terdengar pintu kamar yang ditutup, Yoongi menghela nafas yang tanpa disadari telah ditahannya. "Ini benar-benar mendebarkan."
Yoongi tahu Hoseok tidak terlalu suka menghabiskan waktu yang lama untuk mandi, bahkan ketika tubuhnya bau luar biasa. Jadi ia kembali berpura-pura tidur, dan benar saja, setelah limabelas menit menunggu Hoseok kembali masuk kedalam kamar.
Ranjangnya berderit, menandakan Hoseok yang menaikinya. Yoongi menahan napasnya.
Setelahnya keadaan menjadi hening. Yang Yoongi asumsikan bahwa Hoseok tengah memainkan ponselnya. Dengan keadaannya yang memunggungi Hoseok, Yoongi membuka matanya perlahan, berkedip menatap kamera yang disembunyikannya di dekat lampu tidur.
Yoongi mendengar ponsel Hoseok ditaruh kembali ke atas nakas, maka ia kembali menutup matanya.
Hoseok merebahkan dirinya, membawa lengannya untuk memeluk Yoongi (yang pastinya ia kira sedang tertidur) dan memberikan kecupan lembut di pelipisnya.
Yoongi melenguh, membalikan posisinya untuk berhadapan dengan Hoseok. Menunggu beberapa detik untuk membuka matanya perlahan dan mendapati kekasihnya yang sedang menatap lembut kearahnya. Yoongi jadi meleleh untuk sesaat.
"Selamat sore, putri tidur." Hoseok terkekeh ketika Yoongi hanya bisa memukul lemah dadanya.
Yoongi menguap, "Apa kau menang kali ini?" dan mendaratkan tangannya untuk mengelus pipi Hoseok.
Kerucutan bibir Hoseok menjadi jawaban yang tak perlu diperjelas lagi, Yoongi memutarkan bola matanya. Mulai sekarang ia harus mengingatkan kekasihnya untuk tidak sering-sering bermain futsal bersama temannya kalau mereka saja tidak pernah menang. Pernah sekali Hoseok pulang dengan keadaan kaki kanannya yang terseok-seok seperti orang buntu, Hoseok hanya bilang ia kena sliding tackle, kena tiga kali.
"Ah, mengecewakan." Yoongi kembali memunggungi Hoseok, dan menarik selimutnya kembali sampai bahunya.
"Yoongi~" Hoseok merengkek dibelakangnya, kembali memeluk kekasihnya. Ia tahu Yoongi sedikit tidak senang dengan keputusannya bermain futsal tiap hari sabtu bersama temannya. Kata Yoongi, bermain futsal saja tidak bisa malah mengharapkan kemenangan.
Benar juga 'sih, tapi berlatih membuat sempurna 'kan?
Hoseok menengok kearah Yoongi, ingin kembali merengkek tetapi kekasihnya telah kembali tertidur. Ia jadi mengurungkan niatnya dan hanya menatapi wajah Yoongi dari dekat. Banyak orang bilang Yoongi itu pemalas, kerjaannya hanya tidur. Tetapi Hoseok tahu betul apa yang dilakukan kekasihnya, Yoongi selalu bekerja keras sampai-sampai membuat tubuhnya lelah. Kenapa banyak sekali orang yang mengomentari tanpa tahu seluk beluknya?
Hoseok tersenyum lembut, mengusapkan rambut halus Yoongi dengan gerakan yang lambat. Saat itulah matanya menatap sesuatu yang mengganggu pengelihatannya.
Di leher Yoongi, tepat di perpotongan lehernya, terdapat warna asing tapi familiar mengintip dari bawah selimut.
Tangan Hoseok menarik turun selimutnya, tanpa menyadari Yoongi yang berusaha matian-matian mengontrol detak jantungnya. Ketika selimut yang menutupi lehernya telah turun sampai ke dada, Hoseok sama sekali tidak mengeluarkan suara. Yoongi jadi resah menunggu, kenapa Hoseok diam saja? Dia melihatnya?
Tetapi Yoongi mendengar Hoseok memegap pelan, dan saat itulah Yoongi tahu bahwa Hoseok melihatnya.
"Apa-apaan.." suara Hoseok terdengar pelan ketika berbicara, Yoongi ingin tertawa.
Jemari Hoseok menyentuh hickey buatannya dengan ragu-ragu. Yoongi berpura-pura bergerak gusar dalam tidurnya, menguap dan membuka matanya untuk menengok kebelakang menatap Hoseok yang balik menatapnya.
"Apa-apaan Min Yoongi?"
"Apa?"
"Apa yang kau lakukan?"
"Aku melakukan apa?"
Hoseok mengerang dan mengusap wajahnya, setelah itu melepaskan pelukannya pada Yoongi dan terduduk di sisi ranjang. Yoongi ikut terduduk di kepala ranjang dengan menarik selimutnya untuk menutupi tubuhnya, juga lehernya.
"Kau melakukan apa saat aku pergi?"
Suara Hoseok terdengar berbahaya, artinya ia sudah terperangkap dalam permainan Yoongi. Rasakan itu.
Untuk beberapaa detik tidak ada yang berbicara, bahkan Yoongi tidak berniat menjawab pertanyaan Hoseok dan semakin membuat kekasihnya kesal. Hoseok masih menunggu dengan sebelah alis naik ke atas.
Pada akhirnya Yoongi menjawab dengan jawaban yang sangat klasik. "Aku tidak melakukan apa pun, hanya tidur."
Mulut Hoseok membentuk bulat sambil menganggukkan kepalanya. "Tidur," katanya, lalu menatap Yoongi kembali. "Dengan siapa?"
Walau pun ini adalah salah satu perangkap yang Yoongi buat sendiri, tetapi perkataan Hoseok benar-benar menusuk. Dan Yoongi bahkan belum menyiapkan jawaban yang pantas ketika situasi seperti ini terjadi.
Damn.
Yoongi mencoba membela dirinya lagi, sambil mengeratkan pegangannya pada selimut. "Aku tidur sendiri, Hoseok! Kenapa kau berpikir yang aneh-aneh."
Ia dapat melihat rahang Hoseok yang mengeras dan pandangannya menjadi tajam. Uh-oh, sepertinya Hoseok benar-benar marah padanya sekarang. Ketika Hoseok mendekat, Yoongi mencoba menggeser duduknya tetapi kekasihnya lebih dulu menarik selimutnya dan membuatnya melayang jatuh ke lantai.
"Bagaimana aku tidak berpikiran yang aneh-aneh kalau kau saja mempunyai hickey disini!"
Yoongi harusnya tahu, Hoseok itu orang yang periang, tidak bisa diam, dan berisik. Maka ketika Hoseok semarah ini terlihat sangat menyeramkan. Sekarang ia harus melakukan apa?
Yoongi menelan ludahnya susah payah, kenapa ia yang kena getahnya sekarang. "Aku tidak melakukannya pada siapa pun!"
"Kau mau mengelak sekarang? Sudah jelas ada buktinya di hadapanku! Dan aku tidak memberikan hickey padamu hari ini karena kau memintaku untuk tidak melakukannya. Tapi sekarang? Kau melakukannya dengan siapa?"
"Hoseok dengarkan aku-"
"Kau yang dengarkan-"
"Aku tidak melakukannya pada siapa pun karena aku membuatnya sendiri!"
"... Apa?"
Yoongi pada akhirnya tertawa, sangat kencang sampai-sampai ia berguling kembali ke atas kasur. Hoseok masih terdiam di tempatnya dan mencerna baik-baik perkataan Yoongi.
Melihat Hoseok yang diam saja menjadi kesempatan Yoongi untuk mengambil kamera yang tersembunyi di meja nakasnya. Merekam wajah Hoseok yang kosong dengan mulut terbuka sedikit.
"It's a prank!"
Barulah setelah mendengar perkataan itu Hoseok kembali bernafas, tubuhnya ambruk kebelakang dan mendarat di atas ranjang. Yoongi terkekeh, medekati Hoseok dengan masih merekamnya.
"Jadi bagaimana menurutmu keahlianku dengan make-up?" Hoseok masih belum berbicara, lengannya menutupi matanya dan helaan nafas berat keluar dari mulutnya.
"Syukurlah," akhirnya Hoseok mengeluarkan suaranya. "Kau tidak tahu seberapa marahnya aku tadi."
Yoongi hanya bergumam, menarik lengan Hoseok untuk tidak menutupi wajahnya dan menariknya untuk terduduk. "Aku tahu, kau terlihat menakutkan jika sedang marah."
Selanjutnya Hoseok memeluk Yoongi lagi, mengusapkan keningnya di pundak Yoongi dengan kedua lengan yang melingkari pinggangnya. Yoongi memutar kameranya, menangkap keduanya untuk masuk kedalam layar selagi Hoseok masih memeluknya.
"Aku berhasil mengerjai Hoseok! Jika kalian menginginkan lebih banyak video seperti ini, beri banyak like dan comment! Jangan lupa subscribe channel-ku dan channel Hoseok juga!"
Yoongi mendesis ketika Hoseok mengeratkan pelukannya tanpa mengucapkan sepatah kata pun, biasanya diakhir video siapa pun itu, Hoseok yang paling sering berbicara.
"Sampai bertemu di video selanjutnya! Hosek menjauhlah, aku ingin membersihkan hickey-nya."
.
.
.
.
THE END
.
.
.
.
HAYOO SIAPA YANG MENUNGGU HICKEY PRANK NYA HOHOHOHO
Sekarang Yoongi yang ngasih prank karena dia butuh bales dendam/?
Seperti yang aku bilang di Q&A kemarin, kalau kalian ada pertanyaan pasti aku jawab ^^
Dan sendal suwalo ada pertanyaans (pake 's' katanya, soalnya ga cuma satu) yang mudah mudahan kejawab semua yap :*
sendal suwalo asks:
Kenapa hoseok kalo mulai ngerapp auranya jd beda? KARENA SUDAH DITAKDIRKAN SEPERTI ITU AKU JUGA BINGUNG YHA LORD
Kenapa hoseok kalo ngerapp keliatan hot bgt? yang ini aku gatau mau jawab apa karena kalau hoseok udah ngerapp aku gabisa mikir lagi
Kenapa hoseok kalo ngerapp mukenye tamvan bgt? KARENA DIA JUNG HOSEOK DUH
Kenapa hoseok kalo ngedance (bukan girl group dance yg bikin alaynya dia kumat -_-) bikin hoseok berubah ga kaya hoseok? HIPS DONT LIE
Kenapa garis rahang hoseok tegas banget? jangan tanyakan kenapa, wajahnya memang sempurna ko :")
Kenapa dagu hoseok runcing banget? karena wajahnya panjang/?
Kenapa hidung hoseok mancung gt? SETUJU BANGET IH MACEM PEROSOTAN ANAK PAUD
Kenapa jidat hoseok mempesona? KEMBALIKAN JIDAT HOSEOK 2K17
Kenapa min yoongi makin kesini makin keliatan uke banget? GATAU IH GATAU TAPI BENER YHA AMPUN ANAK GADIS SATU ITU
Katanyaaa swagg! Mana ada swag begituu hah? Yg ada malah pengen gw semein tau! STUJU BOSQUE
Kenapaa min yoongi makin mungil gitu? mungkin karena jimin tinggian/?
Kenapa min yoongi cantik banget? IKR, ANAK GADIS PERAWAN AJA LEWAT CANCIKNYA
Tapi kenapa kadang dia bs keliatan cantik sekaligus tamvan di waktu yg sama? karena bagaimana pun juga dia adalah lelaki/?
Kenapa min yoongi ga bisa gw semein? SEMENYA BANYAK BOSQUE, NGANTRI DULU YA
Apa salah gw? Apa karna gw cewek, trus gw ga boleh semein diaa? ko sedih bacanya :"
Kan gw juga pengen jd salah satu diantara 6 manusia yg semein yoongi! AKU IKUTAN YA
Ya kira-kira itulah pertanyaannya, dan jawabannya sangat tidak berfaedah kan hohohoho
Silahkan yang mempunyai pertanyaan seputar cerita ini, bts, atau saya *ohok* bisa ditanyakan dalam kolom review ^^
Thank you for reading. I love you all and review please?
- minyunghei
