Tittle a lover
Cast yunho
Jaejoong
Hyunjoong
Heechul
Hangeng
Shiwon
Changmin
Yoochun
Junsu
Kangin

Author sora yagami 4869

The whole story base from japanesse yaoi famous drama and comic, takumi kun series

Episode one made in 2011 july until episode nine in 2011 august, and get postpone until now

"okagesama de, doko ni iru, yunho kun?!"

Tampak seorang pemuda jangkung berlari dengan tergesa gesa. Raut wajahnya yang pucat jelas jelas menggambarkan seberapa besar rasa khawatir yang pemuda itu rasakan pada sahabat kebanggaannya yang kini entah berada dimana

Sebagai seorang ketua dalam bagian kedisiplinan sekolah, pemuda jangkung inilah yang bertanggung jawab tentang keamanan sekolah seluruhnya mulai dari anak tahun pertama sampai dengan senior di tingkat teratas.

Semua menjadi tanggungan beban di bahunya, yang terkadang menjadi sangat berat saat di kala malam hari banyak siswa siswa yang menghilang, dan tentu saja pemuda jangkung ini telah mengetahui apa saja kemungkinan yang terjadi

Tentu saja, kemungkinan yang berada dalam benak pemuda jangkung ini kalau tidak XXX atau XXXX atau yang lebih lagi,para siswa yang kebanyakan menghilang berpasang-pasangan ini kemungkinan besar melakukan XXXXXX dalam gedung sekolah yang nyata nyata di saat malam hari akan menjadi tempat yang sepi. Jika tidak dalam ruang olah raga, ruang drama, atau bahkan dalam ruang musik

Dan mau tidak mau, pemuda jangkung yang malang, yang waktu tidur malamnya selalu tersita dengan acara melakukan pengecekan seluruh ruangan yang berpotensi mulai dari bagian proximal gedung sekolah hingga bagian distal, dari bagian superficial hingga bagian yang paling profundal sekalipun hanya demi menjalankan kewajiban sebagai ketua kedisiplinan sekolah.

Dan tak terkecuali sahabat baiknya, yunho, yang nyata-nyata telah menjadi sorotan seluruh sekolah, tak hanya pada para siswa, namun juga pada para staff pengajar, hanya karena dia adalah seorang pemuda yang sangat tampan dengan pancaran wibawa yang sangat tinggi, dan ditambah dengan ketampanan yang melebihi seorang manapun di dunia yang mampu menyihir baik pria maupun wanita. Dan tak ayal, hal seperti inilah yang sering membuatnya kerepotan akan kelakuan sahabatnya.

"khh, kira kira berada dimana..anak itu..dimanapun sudah ku cari, sampai sampai aku harus mengganggu beberapa pasangan yang sedang melakukan mulai dari XXX hingga XXXXXX.
Aku selamat tidak ya besok
(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩) "

Dalam benak pemuda jangkung ini, telah terbayang bagaimana luapan rasa kesal dari pasangan pasangan yang sedang di mabuk asmara dan bagaimana nantinya mereka meluapkan perasaan kesal itu padanya. Dan hal ini tidak lah menjadi pertama kalinya pemuda jangkung ini mengganggu kisah panas pasangan pasangan yang tiap malam membuat telinganya kebal terhadap suara suara aneh dan ajaib yang nantinya terdengar

"Eeeto..dan sekarang yang belum tercek adalah ruang..sebentar..ruang musik..aah..ruang pagelaran musik..aish, sudah jauh, terpencil lagi, apa iya yunho kun berada di sana…bersama si cantik pujaan hatinya?"

Pemuda jangkung ini kemudian menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal sembari berpikir keras mengenai kemungkinan apa yang sahabatnya temui, ditambah dengan informasi penting mengenai si primadona sekolah yang telah mengkonfrontasi secara terang terangan kepada si cantik yang telah memikat hati yunho, yang dia dengar dari yunho sendiri. Pemuda jangkung ini takut kalau kalau kaki tangan si primadona sekolah telah melukai kedua orang itu, sebab kaki tangan sang primadona ini tak akan tinggal diam begitu saja terhadap si cantik yang telah memikat dan merebut sang pangeran sekolah dari tangan sang primadona.

"Hmm..mereka berdua selamat tidak ya?! Semoga mereka berdua baik baik saja dari serangan kaki tangan sang primadona yang biasanya suka mengintimidasi dengan kekerasan, terutama pada orang yang menyaingi kim heechul. Yare-yare…"

Dengan memaksakan dirinya yang sudah teramat lelah dan mengantuk, pemuda jangkung itu meneruskan langkahnya yang menjadi lamat lamat dikarenakan otot serta kedua matanya sudah dirasakan berat yang amat sangat, sehingga untuk kembali memaksakan pada kondisi semula terasa sulit, apalagi sejalan dengan waktu, rasa pegal dan juga lelah telah menyelimutinya.

Akhirnya pemuda jangkung itu sampailah juga pada ruang pegelaran music yang berada sangat terpencil dan juga tenang, tempat tertenang dari seluruh shidou, dan kedua hal ini membuat pemuda jangkung ini menjadi semakin yakin jika tempat inilah yang menjadi tempat di sembunyikannya korban intimidasi kaki tangan kim heechul yang tak lain dan tak bukan adalah jung yunho sahabatnya dan juga si cantik yang telah menjadi pujaan hatinya, atau..Atau..dan ATAU..kedua orang itu sengaja menghilang dan melakukan sesuatu..ya..sesuatu seperti XXX atau XXXX ATAU bahkan lebih jauh lagi, mereka melakukan XXXXXX..

Dan setiap kemungkinan yang timbul inilah yang membuat pemuda jangkung ini bergidik ngeri, dikarenakan bayangan bayangan akan terdengarnya suara suara aneh dan ajaib keluar, yang setiap hari telah menjadi sarapan, makan siang hingga makan malam nya, dan terkadang juga menjadi makanan ringan, camilan, serta telah masuk dalam jadwal acara minum teh sore harinya.

"yunho kun, semoga kau ada di sini..dan jangan sampai aku mendengar suara suara ajaib yang sudah menjadi makanan sehari hari ku kembali hari ini, telinga ku sudah kenyang dan merasa telah lebih dari cukup mendengar dan terlebih lagi hari ini aku telah melakukan dosa dengan mengganggu pasangan pasangan yang sedang dimabuk asmara, hanya karena seorang jung yunho dan kim jaejoong yang menghilang..
Okagesama, semoga aku tidak berdosa"

Dengan perlahan, pemuda jangkung itu memasuki pekarangan ruang pagelaran music yang penuh dengan hamparan bunga berwarna warni yang sangat indah, di tambah aroma wangi yang menyelimuti sekeliling pekarangan ruang pagelaran music, menambah kesan romantis dan juga menggairahkan.

Setapak demi setapak pemuda jangkung ini mendekati gedung ruang pagelaran music yang amat besar dan terkesan mewah, dipenuhi dengan hiasan serta spanduk spanduk acara pagelaran music yang dibawakan sendiri oleh para siswa shidou, dan terkadang pula pagelaran music ini mengundang artis berbakat yang ada di negeri ini demi memuaskan serta menghilangkan penat para siswa shidou dari aktivitas belajar mereka pada 2 semester ini.

"yunho..apakah kamu ada di…"

Dengan perlahan pemuda jangkung ini mendekati pintu yang terbuat dari kaca cantik berukir yang keindahannya yang menawan hati serta kemewahan yang terpancar secara tak langsung, ukiran pada kaca serta pada kayu di sekeliling gedung menambah kesan indah serta glamour. Pintu yang tembus pandang, sehingga apapun yang berada di dalam ruangan akan dengan mudah tampak dari luar, dan itulah, yang membuat pemuda jangkung itu terhenti, saat dilihatnya sahabat yang dicari carinya ternyata tengah melakukan XXXX. Tentu saja hanya sebuah XXX, tetapi dengan tambahan 1 X saja membuat adegan yang sedang tampak di depan matanya tidak lah lagi 15 tahun keatas akan tetapi telah menjadi adegan 17 tahun keatas. Dan entah mengapa, meskipun hanya dua orang yang saling beradu dengan posisi berdiri, tetap saja membuat pemuda jangkung ini terkejut dan mematung walau untuk beberapa saat

"yappari..

Yunho kun..omae wa.."

Dengan segera, pemuda jangkung ini hendak membuka pintu ruangan pagelaran music, akan tetapi apa daya, pintu itu terkunci dan dia baru saja ingat jika kunci dari ruangan ini tiba tiba saja menghilang tanpa ada satupun yang mengaku meminjamnya ataupun melihatnya, menghilang tanpa jejak.

"yun..ho..ya..yamette..kudasai.."

"doushite? Kau tak suka? Apakah aku sedikit kasar?"

Sebuah percakapan singkat, yang membuat dunia sekeliling pemuda jangkung ini membeku dan diapun mematung, karena sekali lagi dia pasti akan mengganggu satu lagi pasangan yang sedang bermesraan dan mungkin pada klimaks klimaks nya.

"doushi yo..bagaimana caraku agar bisa mengeluarkan mereka berdua tanpa mengganggu acara dadakan mereka berdua yang sepertinya akan mencapai klimaksnya"

Dan dengan segera pemuda jangkung ini mencari sekeliling tempat nya suatu benda yang dapat dipakainya untuk membuat merusak lubang kunci ruang pagelaran music dan membawa keduanya cepat cepat keluar dari tempat itu sebelum kaki tangan kim heechul datang untuk mengecek mereka berdua

"Dan hari ini aku jadi lupin si pencuri yang..okagesama..
Merusak anak kunci ruang pagelaran music, entah apa yang akan menjadi hukuman untukku dari dewan guru..
Khh..yunho..awas saja nanti aku meminta bayaran tutup mulut dan biaya ganti rugi.."

Dengan hati hati pemuda jangkung ini mengutak atik anak kunci ruangan pagelaran music dengan harapan agar dia bisa membuka pintunya tanpa memecahkan kaca ataupun mendobrak pintu. Walaupun pemuda ini tak begitu mahir, akan tetapi dia pernah membuka paksa beberapa ruang kelas yang dicurigai menjadi tempat penyekapan korban kaki tangan kim heechul

'KLEK!'

Terdengar suara yang sangat keras tatkala pemuda jangkung ini berhasil membuka paksa kunci ruang pagelaran music, dan hal itu sontak membuat dua orang yang sedari tadi sedang pindah kedalam dunia mereka berdua seperti mendadak ditarik kembali ke dalam dunia nyata

"Acjaahh..sial sekali kenapa sampai muncul bunyi yang keras seperti itu..
Apakah mereka berdua..
Cihh..sepertinya aku benar benar sudah menganggu mereka berdua..
=3=
Bodoh sekali aku ini.."

Dengan mengintip intip, pemuda jangkung ini melongok ke dalam ruang pagelaran music untuk mengecek keadaan yunho sahabatnya dan juga pacarnya yang cantik, yang sedari tadi sedang bermesraan

"DARE!?"

Dengan sedikit berteriak, yunho bertanya pada seseorang diluar sana yang tak lain dan tak bukan adalah pemuda jangkung yang sedari tadi berusaha mengutak atik kunci ruang pagelaran music agar sahabat serta pacar cantiknya dapat keluar dari sana dengan tenang

"DARE KARA?"

Dengan menaikkan nada bicaranya menjadi dua oktaf lebih tinggi dari yang awal telah dia lakukan, menunjukkan kemarahan yang teramat sangat pada pemuda jangkung yang berada diluar, yang tentu saja telah mengganggunya dan kekasihnya, kim jaejoong, dan lagi, yunho tidaklah menyadari bahwa seseorang yang berada diluar adalah orang yang sangat dikenalnya, sahabat baiknya

"A..aa..ahh..ore da..ore..ore..yunho..kun..ore da yo..ore.."

"Dare?!"

"Ore da yo, yunho kun..
Ore.."

Dengan sedikit mengernyitkan matanya, yunho mulai berpikir keras tentang orang yang mungkin dikenalnya dan juga mempunyai suara yang serupa dengan pemilik suara yang saat ini masih mematung diluar gedung dengan berjuta pikiran berputar dibenaknya

"yunho kun, dare desuka sono hito wa?"

"hmm..aku tidak yakin, tapi aku mengenal dengan baik pemilik suara ini..chotto..suara ini.. sepertinya suara '…..' "

Dan pemuda jangkung yang tetap mematung diluar gedung hanya dapat tertawa geli saat sahabat terbaiknya menyebutkan namanya dengan nada terkejut yang amat sangat

TBC