Title: Seme Island YunJae Ver.
Author: Bluedevil9293 a.k.a Dean Choi a.k.a Ayumu Sakurazawa.
Part: 9 / ?
Rated: M.
Cast:
Jung Yunho, 24 tahun.
Kim Jaejoong, 23 tahun.
Other Cast:
Seme….
Hangeng, 23 tahun.
Choi Siwon, 22 tahun.
Zhoumi, 21 tahun.
Lee Jinki, 20 tahun.
Uke…..
Kim Heechul, 22 tahun.
Kim Kibum, 21 tahun.
Kim Key Bum, 20 tahun.
Henry Lau, 19 tahun.
Genre: Romance, Drama, Nc21, Lemon, Lime, Rape.
Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, M-preg Don't Like Don't Read.
Summary: Males buat summary, langsung baca aja deh. -_-
^_^ Seme Island, YunJae ^_^
Brruukkk…
Sebuah tubuh lemah milik seorang namja cantik terdorong pasrah kearah dinding. Namja cantik itu terus mendesah menahan semua sensasi nikmat yang ia rasakan ditubuh polosnya saat namja lainnya terus mengerjai tubuhnya, menjilati, mengecup, menghisap bahkan meninggalkan jejak-jejak berwarna merah keunguan di tubuh putih nan mulus milik namja cantik tadi yang sudah tak putih lagi akibat ulah sang namja yang ada dibelakannya.
Kim Jaejoong, nama sang namja cantik yang tegah dipermainkan tubuhnya oleh seorang namja tampan bernama Jung Yunho yang telah berhasil merampas kesucian namja cantik tadi dan dengan demikian, sah sudah namja cantik itu menjadi istri dari penguasa tertua seme island. Dialah sang ratu terpilih yang akan melahirkan anak-anak dari seorang Jung Yunho.
Yunho dengan sedikit cara liciknya akhirnya bisa mendapatkan tubuh namja cantik incarannya tadi. Betapa puasnya ia merasakan tubuh steril sang istri untuk pertama kalinya. Sedangkan bagi Jaejoong, ini hanyalah sebuah mimpi buruk yang ingin segera ia tinggalkan bahkan ia lupakan tanpa bekas sedikit pun. Tapi sayang, semua tak semudah itu. karena apa yang saat ini tengah ia rasakan itu semuannya nyata. Sentuhan dan desahan mengairahkan yang ia rasa dan dengar itu nyata bukan hanya mimpi yang bisa lenyap begitu saja saat ia terbangun dari mimpi buruknya.
Jaejoong mengutuk dirinya sendiri, karena ulahnya sendirilah akhirnya ia bisa berakhir didalam gengaman sang pangeran licik Jung Yunho. Ia tak pernah menyangka ternyata dibalik perlakuan acuh tak acuh Yunho, namja satu itu ternyata sudah menyusun sebuah rencana mengerikan yang membuatnya berakhir mengenaskan seperti saat ini. seharusnya ia dari awal lebih berhati-hati dan tak mudah terkecoh seperti sekarang.
Lain Jaejoong lain pula dengan sang pangeran tertua, Jung Yunho. Namja tampan penguasa tertua, terkuat, dan tertampan ini cukup puas dengan keberhasilan rencana liciknya. Karena dengan mudah sang namja cantik bisa juga ia taklukan dan kini resmi menyandang predikat seorang permaisuri, istri serta calon umma dari anak-anaknya kelak. Dan sejak saat itu lah Jaejoong tak akan pernah bisa lepas dari Yunho lagi. Karena siapa saja yang pernah ditiduri oleh para pangeran seme island maka mereka sah menjadi istri pangera tersebut serta tak akan pernah bisa kabur sedikit pun. Hanya kematian yang bisa memisahkan mereka kelak. Namun usia para penguasa seme island sangat lah panjang. Tak hanya itu, para penguasanya pun akan terlihat sangat awet muda. Lihat saja appa dan keempat umma Jung Yunho.
"Ahhhh…. Ummm… Uhhh… Ber… Hen.. Ti… Geli… ahhh…." Erang Jaejoong saat Yunho terus menjilati tengkuknya dan sesekali menghisapnya kuat hingga menimbulkan bercak-bercak berwarna merah keunguan. Bukannya menghentikan aksi liarnya itu, Yunho malah meneruskan setiap aksinya tadi. Jaejoong mencoba meredam desahan dengan cara mengigit bibir bagian bawahnya hingga membuat bibir merah menggodanya itu mengeluarkan sedikit darah.
"Jangan ditahan Boo, keluarkan saja desahan sexy-mu yang membuatku semakin bernafsu itu" kata Yunho dengan santai sambil terus mengerayangi tubuh polos Jaejoong yang menghadap ke dinding kamar. Jaejoong mengelengkan kepalanya pelan tanda ia tak mau menuruti kemauan sang suami yang tak pernah ia cintai itu.
Yunho yang melihat gelengan kepala lemah Jaejoong hanya tersenyum kecil. Namja tampan itu langsung meraih dagu Jaejoong dan mengarahkan pandangan sang namja cantik kearahnya. Tanpa membuang-buang waktu Yunho langsung melumat bibir mengoda Jaejoong dengan lahap. Desahan-desahan tertahan pun mulai terdengar dari bibir Jaejoong. Namja cantik tampak tak kuasa menahan semua sensai yang diciptakan sang namja tampan.
"Uhhh.. Boo, kamu benar-benar mengairahkan. Aku tak sabar ingin merasuki lubang sterilmu itu lagi" kata Yunho saat namja tampan itu melepaskan pangutan bibirnya pada bibir merah milik Jaejoong. Yunho membalikan badan Jaejoong hingga membuat mereka berdua saling berhadap-hadapan.
"Hah… Hah.. Hah…" nafas Jaejoong sejak tadi memangsudah tak beraturan lagi bahkan tubuhnya sudah sangat lemas karena ia dan Yunho sudah bermain salama beberapa jam lamanya. Yunho hanya memberikan Jaejoong waktu istirahat sebentar saja. Setelah melihat Jaejoong sedikit pulih dari rasa lelah dan lemasnya, Yunho kembali mengajak Jaejoong bermain didalam permainan panas yang ia ciptakan.
Walau pun Jaejoong terus menolak sejak tadi, tapi tetap saja akhirnya ia pasrah diperkosa oleh Yunho. Karena memang tak ada lagi yang bisa Jaejoong lakukan untuk melawan Yunho. Semua perlawanannya akan sia-sia belaka, Yunho tak akan mudah dikalahkan oleh namja tanpa kekuatan seperti dirinya itu. Entah kenapa Yunho senang sekali merasakan tubuhnya tanpa henti. Mungkin namja satu itu sudah kecanduan oleh tubuh serta lubang sempit Jaejoong yang walau pun sudah berkali-kali Yunho rasuki masih selalu membuatnya nikmat bagai disurga.
Yunho menarik pinggang Jaejoong kearahnya hingga membuat tubuh keduanya saling menempel. Yunho kembali menjilat, menciumi, menghisap dan meninggalkan jejak-jejak cinta dileher Jaejoong. Jaejoong tak kuasa merasakan semua sensasi-sensai nikmat ditubuhnya akibat ulah Yunho itu. Ia ters mendesah dan mendesah, mengerang dan mengerang tanpa henti. Tubuh lemahnya pun semakin terasa lemah, untung saja Yunho menahan tubuhnya agar tak jatuh begitu saja.
"Kita pindah keatas ranjang ya Chagya" bisik Yunho ditelinga Jaejoong. Jaejoong yang sudah lemah hanya pasrah tanpa menjawab kata-kata Yunho tadi. Tanpa menunggu respon dari Jaejoong, Yunho langsung mengangkat tubuh Jaejoong ala bride style dan membawanya ke ranjang tidur mereka berdua. Yunho membaringkan tubuh Jaejoong dengan hati-hati diatas tempat tidur. Setelah itu, ia langsung menindih tubuh polos Jaejoong dengan tubuh polos miliknya.
Yunho menatap tubuh polos Jaejoong lekat-lekat. Dada yang naik turun dengan tak beraturan memandakan sang pemilik kesusahan mendapat asupan udara, wajah yang memerah dengan peluh yang ikut menetes keluar semakin membuat Yunho terangsang dan ingin merasakan tubuh istrinya itu kembali.
Yunho yang tak kuasa melihat mulut Jaejoong yang sedikit terbuka untuk mendapatkan asupan udara bagi paru-parunya langsung mengecup dengan liar bibir merah Jaejoong. Yunho mengecup bibir Jaejoong beberapa kali lalu kembali melumat bibir istrinya itu. Jaejoong sedikit membuka bibirnya berusaha mencari udara ditengah-tengah lumatan Yunho. Namun hali itu malah digunakan Yunho untuk memasukan lidahnya kedalam rongga mulut Jaejoong. Yunho menjelajahi setiap sudut rongga mulut Jaejoong dengan lidahnya. Namja tampan itu juga mengajak Jaejoong untuk saling beradu lidah.
Setelah puas dengan bibir dan mulut Jaejoong, Yunho mulai menjelajahi setiap inci leher Jaejoong. Yunho menjilati telinga Jaejoong dan terkadang mengigitnya kecil. Ia juga menambah jumlah jejak-jekak cinta miliknya dileher Jaejoong. Setaip hisapan kuat Yunho dileher Jaejoong, selalu sukses membuat namja cantik itu mengerang dan merintih antara nikamat dan bernafsu.
Ciuman dan kecupan Yunho kini sudah sampai didaerah dada Jaejoong. Tangan kiri Yunho terus merangsang nipple kanan Jaejoong membuat namja cantik itu terus mendesah nikmat. Nipple kiri Jaejoong tak lupa diberi rangsangan juga oleh Yunho. Namja tampan itu sesekali menjilati dan mengulum nipple pink Jaejoong yang sudah mengeras pertanda kalau namja cantik itu sudah sangat terangsang.
Yunho pun mulai menelusuri perut Jaejoong. Sesekali ia kecup perut rata Jaejoong yang kelak didalamnya akan terkandung anak-anak seorang jung Yunho. Pandangan wajah Yunho kini tepat berada diantara selangkangan Jaejoong. Yunho tersenyum saat melihat junior Jaejoong yang sudah menegang sempurna. Yunho mengelus-elus paha Jaejoong dengan perlahan membuat sang istri mendesah.
Belaian tangan Yunho kini beralih pada junior tegang Jaejoong. Dielusnya dengan perlahan junior Jaejoong dan sesekali ia berikan pijatan-pijatan ringan pada junior tegang milik sang istri itu. Jaejoong mendesah terus menerus saat Yunho melakukan semua aksinya tadi.
Yunho mengecup berkali-kali dan menjilati junior tegang Jaejoong yang sudah mengeluarkan sedikit precumnya. Setelah puas, Yunho pun memasukkan junior Jaejoong tadi kedalam mulutnya. Yunho mengemut dan menghisap junior Jaejoong dengan cepat membuat Jaejoong semakin tak tahan. Namja cantik itu membanting wajahnya kekiri dan kekanan serta meremas sepray dengan keras saat merasakan sensasi-sensasi yang diberikan Yunho.
Saat merasakan junior Jaejoong yang berkedut-kedut dan sebentar lagi akan mengeluarakan cairan putih kental dari dalamnya, Yunho pun dengan tempo yang semakin cepat mengeluar masukkan junior Jaejoong kedalam mulutnya. Ia juga terus menghisap junior Jaejoong dengan keras membuat namja cantiknya itu semakin tak tahan ingin mencapai klimaksnya.
Tak perlu menunggu lama, karena beberapa detik berikutnya Jaejoong sudah mengerang kerasa dan mengeluarkan cairan putih kentalnya didalam mulut Yunho. Yunho pun tanpan rasa jijik menelan sebagian cairan Jaejoong tadi. Dan sebagian lagi dibagi Yunho pada sang pemilik memalui ciuman panas mereka. Mau tak mau akhirnya Jaejoong pun menelan cairannya sendiri. Jaejoong tergolek lemas diatas ranjang dengan tubuh lengket penuh dengan peluh yang membanjiri setiap inci tubuhnya. Yunho pun masih tetap berada diatas tubuh namja cantik itu.
Yunho terus menciumi Jaejoong dan merangsang namja cantik itu lagi. Ia ingin Jaejoong kembali bernafsu seperti tadi. Disentuhnya tubuh bagian atas Jaejoong dengan kedua tangan nakalnya tanpa melepaskan pangutan dibibir Jaejoong. Yunho memainkan nipple kiri Jaejoong, dielus dan dicubitnya kecil nipple Jaejoong yang kmbali mengeras itu.
Yunho pun kembali meraih junior Jaejoong yang sudah melemas dan memberikan rangsangan pada junior Jaejoong. Yunho mengocok dan mengurut junior Jaejoong dengan gerakan perlahan namun tak lama kemudian junior Jaejoong pun kembali bangun dan menegang. Yunho tersenyum senang karena keinginannya cepat terpenuhi.
"Boo, kamu sudah tegang lagi. Kita main ke permainan inti saja yah. Lihat adikku juga sudah sangat tegang dan segera ingin merasakan lubang sempitmu itu kembali" kata Yunho berbisik ditelinga Jaejoong. Jaejoong sudah sangat pasrah, ia tahu cepat atau lambat pasti Yunho akan kembali melakukan hal yang sangat tak ia suka ini. Namun apa daya, Jaejoong sudah sangat lemas dan tidak akan bisa melawan seorang jung Yunho yang memiliki nafsu besar itu. Mau tak mau Jaejoong pun harus melayani nafsu besar sang suami.
Jaejoong tak menjawab kata-kata Yunho tadi. Tapi Yunho mengartikan diamnya Jaejoong itu sebagai tanda persetujuan. Sebenarnya mau atau tidak Jaejoong melayaninya pasti Yunho akan tetap melakukan hal ini walau pun harus dengan kekerasan karena ternyata namja tampan ini sudah tercandu racun dari tubuh mengairahkan Jaejoong.
Dengan perlahan Yunho melebarkan kedua kaki Jaejoong hingga ia bisa melihat lubang sempit kesuakaan juniornya sendiri. Yunho sedikit mengangkat pinggang Jaejoong kemudian mengesek-gesekan juniornya didepan pintu masuk Jaejoong. Jaejoong mengerang lemah sebagai reaksi atas permainan Yunho itu.
"Boo, aku masukkan ya" izin Yunho dan dengan perlahan Yunho memasukan big juniornya kedalam lubang sempit Jaejoong. Ia sedikit heran, bukan sekali dua kali ia merasuki Jaejoong tapi anehnya kenapa lubang Jaejoong selalu terasa sempit bagi junior besar dank eras miliknya.
"Ahhh… Yun… Ho… Sa… Kit… Jangan… La… Gi… Arghh…" erangan panjang Jaejoong pun terdegar cukup memilukan hati saat Yunho memaksakan junior besarnya masuuk kedalam lubang Jaejoong. Padahal baru kepala junior Yunho saja yang masuk kedalam lubang Jaejoong namun namja cantik itu sudah mengerang kesakitan.
Bukannya menghentikan aksinya, Yunho malah semakin memaksa juniornya masuk kedalam lubang Jaejoong membuat namja cantik itu semakin meringis kesakitan. Setelah bersusah payah memaksakan juniornya masuk, akhirnya setengah dari junior besar Yunho pun masuk kedalam lubang Jaejoong.
Yunho mendiamkan dahulu juniornya yang baru setengah masuk itu didalam lubang Jaejoong. Setelah melihat Jaejoong yang mulai terbiasa dengan benda tumpul nan keras yang merasukinya, Yunho pun menarik keluar juniornya hingga menyisakan kepalanya saja yang masih bersarang didalam lubang Jaejoong. Setelah itu, dengan satu hentakan cepat dan keras Yunho kembali memasukan juniornya kedalam lubang Jaejoong hingga kini seluruh juniornya tertanam didalam lubang sempit tadi.
"Arrggghh…. Yunho… Sakit… Hiks… Hiks… Hiks…" teriakan kesakitan Jaejoong terdengar cukup keras saat Yunho melakukan hal gilanya tadi. Air mata Jaejoong kembali mengalir dari mata indah Jaejoong. Namja cantik itu tak kuasa menahan rasa sakit dibagian bawah tubuhnya yang serasa ditusuk dan dicabik-cabik.
Yunho mengecupi setiap sudut wajah Jaejoong dan menghapus air mata Jaejoong dengan bibirnya. Yunho yang sedari tadi terdiam pun mulai mengerakkan pinggulnya maju mundur membuat juniornya keluar masuk dalam lubang sempit Jaejoong. Jaejoong meremas sepray dengan kuat saat merasakan rasa sakit bercampur nikmat yang terasa dibagian bawah tubuhnya.
Perlahan tapi basti kedua namja itu pun akhirnya bisa menikmati permanian mereka. Jaejoong dan Yunho sama-sama mendesah nikmat disela-sela permainan panas yang mereka lakukan saat ini. Yunho menutup kedua matanya saat mengenjoti lubang Jaejoong. Sedangkan namja cantik itu, mengigit bibir bawahnya tak kuasa menahan rasa nikmat yang terus diberikan Yunho pada dirinya.
"Jae, ayo mendesahlah" pinta Yunho disela-sela aksi liarnya itu. Jaejoong yang memang sudah tak tahan menahan desahannya pun akhirnya melepaskan semua suara desahan serta rintihan nikmatnya saat Yunho berkali-kali menyodok-nyodok titik sensitive didalam tubuhnya itu.
"Uhh… Jae, kamu benar-benar sempit. Padahal aku sudah berkali-kali membobol lubangmu ini. tapi tetap saja rasanya juniorku dihisap dan dipijit-pijit oleh dinding holemu itu" kata Yunho sambil terus mengerakkan tubuhnya maju mundur.
"Yun… ahhh… Hooo…. Ahhh… Aku… le… uhhh… lah…." Kata Jaejoong terputus-putus.
"Sabar chagya, aku akan cepat menyelesaikan semua ini. setelah itu kamu bisa beristirahan dan tidur" kata Yunho yang kembudian menambah tempo sodokannya. Jaejoong semakin mendesah saat Yunho berkali-kali menyentuh titik sensitive dalam tubuhnya dengan cepat.
Tak lama erangan panjang keduannya pun terdengar. Jaejoong memuntahkan cairan putih kentalnya di tubuhnya dan Yunho sedangkan Yunho memuntakhan semua lahar panas berisi bibit-bibit calon penerusnya kedalam rahim Jaejoong yang kemudian akan berlomba-lomba membuahi ovum milik sang istri.
Yunho jatuh menindih tubuh Jaejoong. Nafas keduanya masih saling memburu. Yunho pun segera mengangkat tubuhnya dari atas tubuh Jaejoong dan mengeluarkan juniornya dari dalam lubang Jaejoong. Yunho mengecupi wajah Jaejoong berkali-kali namun Jaejoong hanya menutup matanya sambil sedikit membuka mulutnya untuk menyerap udara lebih.
"Tidurlah Boo" kata Yunho lembut lalu mengecup mulut terbuka Jaejoong dengan kilat. Yunho segera beranjak dari atas tubuh Jaejoong dan turun dari atas ranjang. Namja tampan itu melangkahkan kakinya kearah kamar mandi sambil tersenyum bahagia meninggalkan namja cantiknya yang sudah mulai terlelap karena kecapeaan.
^_^ TBC Again… ^_^
Pada penasarankan sama asal muasal Jaejoong yang berakhir diranjang empuk milik Yunho dengan berbagai sensasi nikmat yang ia rasakan? Ceritanya bakal diceritakan next chap. Jadi next chap itu flashback. Ditunggu aja yah cerita selanjutnya. Dean berharap nc diatas sudah hot. Karena Dean sempat drop deluan waktu mau buatnya. Pasti deh, setiap mau buat ff nc YunJae bawaannya drop melulu ga kaya buat ff nc couple laen.a…
Oke, saya butuh comment kalian nih… ayo comment yang panjang yah. Soalnya aku paling suka baca comment kalian yang panjang walau pun itu ga penting. Karena dengan baca comment dari kalian semua aku bisa ketawa, tersenyum bahkan dari comment kalian itu biasanya aku dapat ide-ide ff. jadi aku mohon tinggalkan jejak berupa comment oke…
Yang nggak comment enyah aja dari peradaban semua ff q….
