Present day

Heechul dan Kyuhyun sudah menentukan waktu pertemuan mereka. Heechul meminta Kyuhyun menemuinya di caffe tempat dia bersama Hankyung biasa berkencan.

Heechul sudah datang lebih dulu bersama Hankyung 10 menit lebih awal dari waktu yang direncanakan. Kyuhyun datang setelahnya bersama arwah Siwon.

"aku mohon dengan sangat padamu Kyuhyun-ah! Yakinkan hyung untuk tidak pernah lagi menemui Yunho" pinta Siwon pada Kyuhyun saat mereka masuk kedalam caffe

Kyuhun hanya mengangguk tidak menjawab dengan kalimat atau kata – kata karena dia tidak ingin terlihat aneh karena caffe saat itu memang sedang ramai pengunjung.

"hyung! Miane saya datang terlambat" Kyuhyun menyapa Heechul yang sedang asyik berbincang bersama Hankyung

"gwencana! Kami datang terlalu cepat" jawab Heechul mempersilahkan Kyuhyun untuk duduk

Mereka memesan minuman ringan pada waitress dan melanjutkan untuk berbincang.

"hyung! Sebelumnya miane kalau saya lancang, saya ingin bertanya satu hal tentang dokter Yunho. Seperti apa sosok dokter Yunho dimata hyung?" Kyuhyun mulai pada inti masalah yang ingin dia bahas

Heechul tidak segera menjawab karena ada Hankyung disana. Heechul menatap Hankyung dengan sedikit senyum

"gwencana jawablah pertanyaan Kyuhyun-ssi!" Hankyung sepertinya tahu isi hati Heechul

"hyung tidak seperti namja lainnya Kyuhyun-ssi! Hyung adalah seorang gay. Yunho adalah seseorang dimasa lalu hyung. Dia orang yang sangat ambisius dan tidak ingin dikalahkan oleh siapapun. Secara personal dia sebenarnya adalah orang yang sangat baik dan memiliki tenggang rasa yang sangat tinggi" Heechul kembali menatap Hankyung yang juga sedang menatapnya

Siwon syock berat mendengar jawaban Heechul. Siwon menunjukan ekspresi yang sangat kecewa karena telah dikhianati hyung yang sangat dicintainya

"hyung tega sekali telah mengkhianati aku" keluh Siwon yang hanya bisa didengar Kyuhyun

"apakah Siwon tahu tentang itu?" Kyuhyun seolah menyambungkan dengan keluhan Siwon

"tentu saja tidak! Kami sangat dekat dan saling bergantung satu sama lain. Hyung menutupi hubungan itu dari semua orang terutama dari Siwon" jawab Heechul meneguk lemon squashnya

"sepertinya Siwon akan sangat kecewa jika mengetahui masalah ini hyung" Kyuhyun berkata sambil menatap Siwon

"sebenarnya apa tujuan kamu membahas masalah Yunho? Apa ada yang sangat penting?" Heechul mulai membaca keanehan tentang masalah yang mereka bahas

"mungkin apa yang akan saya katakan selanjutnya akan membuat hyung terkejut dan tidak percaya" Kyuhyun menatap Heechul dan Hankyung dengan ekpresi ragu

"maksudmu?" Hankyung tiba – tiba menyela

"sebenarnya aku adalah orang yang bisa melihat arwah" Kyu tampak ragu memandang Heechul juga Hankyung karena pasti akan mereka akan mentertawainya

"maksudmu kamu indigo?" Heechul mengangkat alisnya

"seperti itulah hyung" jawab Kyu menunduk

"kamu bisa melihat arwah? Apa kamu bisa melihat Siwon?" Heechul tampak sangat tidak yakin dan ekpresinya seperti meledek

"aku tahu hyung pasti akan meragukan aku" Kyu putus asa

"bukan begitu hanya saja semuanya tampak aneh buatku" Heechul merasa tidak enak pada Kyu

"katakan padanya kalau baju yang dia pakai sekarang adalah baju yang waktu itu kita beli sama – sama saat liburan ke Bali" Siwon membantu Kyu meyakinkan Heechul

"saat ini Siwon sedang duduk tepat disampingku, barusan dia bilang baju yang hyung pakai sekarang adalah baju yang dulu kalian beli saat liburan di Bali" Kyu berkata penuh harap

"mwo?" Heechul tampak sangat terkejut

"nee! Siwon ada disini sekarang bersama kita" jawab Kyu menatap Siwon

"selama ini arwah Siwon selalu selalu mengikuti saya kemanapun, sama seperti hari ini Siwon ada disini bersama kita. Dia sangat merindukan keluarganya juga sahabat karibnya" Kyu menatap Siwon tersenyum

"apa – apaan ini?" Hankyung merasa dibodohi oleh Kyu

"apa kamu sedang mempermainkan perasaan Heechul hyung?" Hankyung sangat mencurigai Kyuhyun

"katakan padanya dia masih hutang sepuluh ribu won padaku saat taruhan piala dunia tahun lalu juga tidak pernah mengembalikan semua barang yang dia pinjam dariku" Siwon segera membantu Kyu

"hmm Siwon bilang hyung masih berhutang 10.000 won padanya karena taruhan piala dunia tahun lalu juga barang yang tidak pernah dikembalikan" Kyu menatap Hankyung ragu.

Hankyung tampak lemas dan berkaca – kaca setelah mendengar perkataan Kyu

"jadi sudah dipastikan kalau uri Siwon sudah meninggal?" air mata Heechul mengalir menetes

"ani, Siwon koma dia disekap oleh Yunho dokter genius yang sangat terhormat itu" Kyu menceritakan semua yang sudah disaksikannya.

"mwo? Yunho-ssi? Apa yang sudah dilakukannya pada Siwon dongsaengku? Dia telah menyodominya?" Heechul tidak mampu menahan emosinya

"nee hyung! Dan tubuhnya masik belum bisa ditemukan karena Yunho masih menyembunyikannya

"kita harus segera melaporkan pada pihak kepolisian" Hankyung tampak sangat geram

"Siwon dan saya ragu untuk melaporkan dokter itu kepolisi karena kami tidak punya bukti nyata sama sekali" keluh Kyu pada hankyung

"tentu saja! Tidak mudah meyakinkan pihak kepolisian untuk percaya pada kesaksian Kyuhyun" Heechul kembali bersuara

"lalu apa yang harus kita lakukan?" Hankyung lebih terlihat cemas

"aku akan kembali menemuinya dan berpura – pura untuk kembali menjadi kekasihnya seperti dulu" Heechul memejamkan matanya

"andwe! Itu akan sangat membahayakan nyawa hyung!" teriak Siwon

"aku tidak akan mengijinkannya hyung" cegah hankyung

"tidak ada cara lain! Ini adalah satu – satunya cara untuk bisa masuk kedalam rumah pribadinya! Aku adalah seseorang dimasa lalunya dan mungkin akan lebih mudah buatku untuk menarik hatinya" Heechul menghela nafas dalam

"andwee! Kamu harus mencegahnya Kyuhyun-ah! Hyung bisa mati sama seperti Changmin!" Siwon tiba – tiba mengatakan tentang kematian Changmin pada Kyuhyun tanpa dia sadari

"mwo? Apa yang hyung katakan barusan?" Kyuhyun syock dengan ucapan Siwon membuat Heechul dan Hankyung bertanya – tanya karena mereka memnag tidak mempu mendengar apa yang bisa Kyuhyun dengar

"Kyuhyun-ssi apa Siwon mengatakan sesuatu?" Hankyung mencoba mencari tahu

"hyung Katakan padaku! Apa Changmin juga menjadi korbannya?" air mata Kyuhyun menetes membasahi kedua pipinya

"miane Kyuhyun-ah! Malam itu saat hyung mencoba mencari tahu tentang keberadaan tubuh hyung!..." Siwon menceritakan semua yang dia saksikan dari awal Changmin mati sampai dikubur di villa pribadi

"andweeeee!" teriak Kyuhyun histeris membuat pengunjung cafe memperhatikannya

"Kyuhyun-ssi! Gwencana? Katakan apa yang terjadi" Heechul menggenggam tangan Kyuhyun

"bajingan itu sudah membunuh kekasih ku! Dan menguburkannya divilla diatas bukit! Aku harus membuat perhitungan dengannya! Aku akan membunuhnya" Kyuhyun menatap tengan tatapan kosong saat mengucapkan kalimat itu.

"vila diatas bukit?" Heechul mencoba untuk mengingat sesuatu

"aku tahu villa itu! kami dulu pernah mengunjunginya" Heechul kembali teringan masa lalu yang indah yang dia rasakan bersama Yunho

"Kyuhyun-ssi kita harus membuat rencana yang sangat matang untuk bisa mengungkap kejahatan yang sudah Yunho lakukan terhadap Siwon juga kekasihmu" Hankyung mencoba menenangkan Kyuhyun yang hampir kalap

"Kyuhyun-ah! Walaupun aku adalah arwah tapi aku adalah orang yang sangat menyayangi kamu! Aku tidak ingin kamu terluka sedikitpun karena dokter itu memang sangat gila dan berdarah dingin. Biarlah aku mencoba untuk mencari tahu dan kembali mengikuti kemanapun dia melangkah. Siapa tahu aku bisa menemukan tubuhku" Siwon menatap Kyuhyun dengan tatapan sedih
Kyuhyun, Heechul, Hankyung juga Siwon sama – sama memendam rasa dendam pada Yunho. Mereka pulang membawa beban hati juga pikiran yang sangat berat. Sulit untuk mampu menjerat dan membuktikan kejahatan yang sudah Yunho lakukan hanya berbekal bukti mistis.
Tapi satu hal yang sama yang ada dalam fikiran Kyuhyun juga Heechul yaitu membalas dendam atas luka yang sudah Yunho lakukan pada orang – orang yang dikasihinya.

Kyuhyun's pain

Kyuhyun mengunci diri didalam kamarnya dan menangisi kematian Changmin yang tragis karena kegilaan seorang dokter terhormat. Dia sama sekali tidak menghiraukan Siwon yang terus berusaha menghiburnya.
Kyuhyun menyalahkan Siwon atas kematian Changmin karena Siwon tidak mencegahnya dan hanya menyaksikan kematiannya. Kyuhyun bahkan menduga Siwon memang membiarkannya karena ingin mendapatkan keuntungan atas kematian Changmin agar bisa mendapatkan dirinya secara utuh.
"Minnie-ah! Aku sangat merindukanmu. Apa kamu merasa sakit saat ajal menjemputmu? Apa kamu beristirahat dengan tenang disana? Apa kamu merindukanku juga?" Kyuhyun berbicara sendiri dengan air mata terus berlinang membasahi pipinya
"miane Kyuhyun-ah aku tidak bisa menghentikannya" Siwon tampak sangat mencemaskan kekasihnya
"jadi ini maksudmu pamit padaku saat itu? kamu pergi lebih dulu dan menjegahku untuk ikut denganmu karena aku masih ada urusan?" Kyuhyun terus mengacuhkan Siwon
"Kyuhyun-ah!" Siwon terus berusaha menghibur Kyuhyun
"baiklah! Aku akan membereskan urusanku didunia ini yaitu membalaskan dendammu! Aku bersumpah aku akan membunuh dokter gila itu dengan tanganku sendiri" Kyuhyun menyeka air matanya berjalan menuju meja belajarnya dan mencari buku dirak buku
"Kyuhyun-ah! Apa yang akan kamu lakukan?" Siwon mengikuti Kyuhyun
Kyuhyun terus mencari buku yang dia maksud dengan memberantakan semua buku yang tadinya tersusun rapi
"Kyuhyun-ah! Apa yang sedang kamu cari?" Siwon semakin bingung dengan apa yang Kyuhyun lakukan
Akhirnya buku yang Kyuhyun cari dia temukan juga. Judul buku itu adalah Anatomi Tubuh Manusia.
"baiklah aku akan meninggalkanmu malam ini Kyuhyun-ah. aku akan memberimu waktu untuk berduka. Aku harap kamu tidak bertindak gegabah untuk menghadapi Yunho" Siwon berlalu meninggalkan Kyuhyun

Siwon and Yunho's moment

Siwon pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih berduka atas kematian Changmin. Dia memutuskan untuk pergi menemui Yunho yang mungkin sudah ada didalam rumahnya.
Siwon sangat beruntung karena Yunho memang baru saja datang dari tugasnya menjadi dokter Anestesi terbaik dirumah sakit elit itu.
Yunho berjalan menuju dapur untuk membuat susu vanila kesukaannya. Dia teguk sedikit demi sedikit susu vanila itu lalu menghabiskannya.
Yunho berjalan menuju kamarnya yang sudah dia rubah dekorasinya. Tidak ada lagi ranjang pengantin seperti yang terakhir Siwon lihat disana. Yunho melepaskan semua pakaiannya dan menggantinyaa dengan baju mandi. Dia masuk kedalam kamar mandi lalu menyalakan kran air dingin dan hangat secara bersamaan.
Melangkah menuju LD player dan memutar musik klasik dari Bethoven. Yunho mulai melakukan gerakan waltz dance secara tunggal sambil menunggu bath tube dipenuhi air.
Baju mandi dia buka lalu masuk kedalam bath tube itu. duduk dengan posisi menyandar lalu memjamkan mata sambil menikmati musik klasik yang lembut itu. merasa sudah cukup, Yunho segera membilas tubuhnya yang penuh dengan busa mengunakan keringkan badannya dengan baju mandi yang tadi.
Yunho melangkah menuju lukisan Monet bergambar kincir angin ditengah kebun bunga dan menurunkannya dia memutar tombol besar yang ada belakang lukisan itu. lalu lemari buku bergeser secara otomatis membuka jalan masuk sebuah ruang rahasia.
Yunho masuk keruang rahasia tersebut diikuti Siwon melangkah disampingnya. Ruangan rahasia itu begitu wangi dan sangat sejuk dimana temteratur udaranya diatur sebaik mungkin. Terdapat penyejuk udara disana, bunga mawar merah didalam vas besar sekilas ruang rahasia itu jauh lebih nyaman dibanding kamar Yunho.
Siwon syock ketika masuk lebih dalam menuju ruang rahasia itu karena dia mendapati tubuhnya berbaring memakai pajamas ditutupi selimut tebal berbahan wool kualitas super diatas ranjang besi model Venessia.
Tubuh Siwon terlihat sangat segar seperti bayi yang sedang tertidur lelap tanpa beban. Selang infus menggantung dimana jarumnya menempel dipembuluh darah pergelangan tangannya. Tidak ada selang oksigen yang menempel dihidungnya seperti yang Siwon lihat pada Changmin.
"selamat malam yang mulia!" sapa Yunho pada tubuh Siwon yang terlelap
Yunho mengecup lembut bibir Siwon dengan penuh perasaan, lalu mengecup keningnya. Yunho duduk disamping Siwon dan membelai wajah Siwon yang tampan.
"miane! Aku sempat tergoda namja lain dan mengabaikanmu disini! Tapi bagaimanapun kamu adalah yang paling mulia dalam hatiku selamanya" Yunho merapihkan rambut Siwon yang memang sudah rapi
"aku berjanji aku tidak akan mencari namja lainnya dan hanya akan mencintaimu seorang yang mulia!" Yunho mengecek denyut nadi Siwon
"yang mulia! Kenapa kamu harus terlahir sebagai seorang Choi Siwon? Kenapa kamu harus menjadi dongsaeng Heechul? Aku sudah menyakiti hatinya karena menduakannya. Dan kini aku kembali menyakitinya karena telah memisahkan kamu darinya" Yunho mulai menciumi bibir Siwon dan menjilatinya
"seharusnya aku sudah membebaskanmu saat aku tahu kamu adalah dongsaeng dari Heechul. Itu sebabnya aku terus mencari korban untuk dapat menggantikan posisimu. Tapi aku tidak bisa karena aku sangat mencintaimu. Aku sangat mencintaimu" Yunho kembali melumat bibir Siwon dengan penuh gairah
Siwon tampak sangat jijik dengan perlakuan Yunho terhadapnya. Dia berusaha masuk kedalam tubuhnya sendiri untuk berontak sebelum Yunho kembali menyodominya
Namun tubuhnya kembali terpental seolah tubuhnya tidak menerima lagi ruhnya untuk dapat masuk. Siwon merasakan sakit di atas kepalanya seperti ada yang menusuknya.
Siwon lalu memperhatikan kepala atasnya dan menemukan satu jarum yang biasa digunakan untuk pengobatan akupunktur menempel tepat ditengah kepala bagian atasnya.
Sepertinya jarum itulah penyebabnya kenapa arwah Siwon tidak bisa masuk kedalam tubuhnya.
Yunho membuka selimut yang menutupi tubuh perut hingga kaki Siwon. Dia mulai memijit kedua kaki Siwon bergantian kiri dan kanan. Setelah cukup dia lalu menurunkan celana pajamas yang dipakai Siwon berikut underwearnya.
Yunho melakukan oral pada member Siwon yang tertidur. Memainkan bola – bolanya. Diluar dugaan member Siwon terbangun, tegang mengalami ereksi seperti biasa. Siwon sepertinya dapat merasakan sentuhan itu.
Perlahan Yunho memiringkan tubuh Siwon kesebelah kiri hati – hati sekali karena selang infus menempel ditangan kanan Siwon. Yunho membuka baju mandinya dan mulai melakukan penetrasi hingga membernya tegang.
"aaaahhhh ohhh" Yunho mendesah sambil memejamkan matanya
Member Yunho sudah tegang. Dia lalu naik keatas ranjang besi itu berbaring dibelakang Siwon. Dia mulai menekan anus Siwon dengan jari telunjuknya dengan gerakan memutar setelah sebelumnya dia basahi dengan gel pelumas. Memasukan jari itu perlahan dan kembali mengeluarkannya.
Memasukan kembali jari itu ditambah jari tengah dengan gerakan serupa. Lalu tiga jari hingga empat jari masuk kedalamnya. Yunho membuka laci nakas yang ada disamping ranjang itu mengambil sesuatu yang ternyata adalah sebuah kondom.
Yunho segera memakai kondom itu dengan menambahkan sedikit jel pelumas diatasnya lalu memasukan membernya kedalam anus Siwon yang sudah dia buat relax sebelumnya.
Yunho menggerakan bokongnya maju mundur dengan posisi menyamping dimana Siwon membelakanginya. Tangannya menahan tubuh siwon yang memang tidak mampu bergerak dan menahan tubuhnya sendiri.
"ahhh Siwon-ah kamu memang mengagumkan!" Yunho menggigit tengkuk Siwon lembut
Gerakan semakin cepat membuat ranjang besi itu ikut bergerak seperti ada gempa mini.
"aaaahhhhh Tuhan!" Yunho memeluk tubuh Siwon lebih erat karena nikmat yang dia rasakan semakin dahsyat
Siwon menangis melihat tubuhnya diperlakukan seperti itu dan dia tidan bisa berbuat apapun untuk mencegahnya.
Yunho semakin mempercepat gerakannya dan ranjang itu bergoyang semakin cepat juga
"hmmmmm ahhhhhh Siwon-ssi" Yunho menjilati kuping Siwon
"croot" Yunho orgasme lalu memeluk tubuh Siwon lebih erat lalu berbisik ditelinga Siwon
"saranghae yang mulia" Yunho mengeluarkan membernya yang terbungkus kondom dimana sperma sudah memenuhinya.
Yunho segera melepaskan kondom yang sudah kotor itu lalu berjalan melangkah menuju wastafel dimana ada tempat sampah dibawahnya. Dia buang kondom itu lalu mencuci membernya dari kran air di wastafel itu. dirasa sudah bersih dia cuci tangannya hingga bersih.
Yunho kembali menghampiri Siwon yang masih berbaring menyamping. Dia lalu mengambil tissue basah anti septik untuk membersihkan anus Siwon yang sudah dikotori gel pelumas.
Memakaikan kembali underwear lalu celana pajamasnya. Kembali membaringkan Siwon pada posisi terlentang lalu menyelimutinya karena tidak ingin Siwon merasa kedinginan.
Yunho berbaring disamping Siwon dengan posisi miring menghapad kearah Siwon lalu memeluknya.
"selamat tidur yang mulia! Kita akan mendapatkan mimpi yang indah malam ini" Yunho mengecup kening Siwon lalu tidur bersamanya dalam ranjang yang sama.

tbc

soal ereksi yang dirasakan orang koma itu hanya khayalan author untuk keperluar alur cerita. betul atau tidaknya author tidak tahu :p *kabuuuur

gmn nc Yunho Siwonnya suka?

jgn lupa reviewnya yah!

next chapt pasti akan banyak yang lebih mengejutkan

gumawao udh setia baca keep reading yah!