"ANNOYING CHANYEOL"
YAOI AREA
BXB
GENRE : ROMANCE, FLUFFY
PAIRING : CHANBAEK
CAST : CHANYEOL , BAEKHYUN AND THE OTHERS
DESCLAIMER : INI CERITA ASLI KARYA SAYA DARI OTAK YANG TIDAK SEBERAPA INI JIKA ADA NAMA TOKOH TEMPAT ATAU KEJADIAN ITU HANYA KEBETULAN SEMATA.
.
.
.
.
ANNOYING CHANYEOL
.
Kris tak tahu apa yang menimpa Baekhyun tadi malam hingga pagi ini si mungil itu terlihat murung dengan kantung mata yang parah. Kris yakin itu berasal dari kurangnya tidur dan juga sedikit tangisan.
"Kris." Baekhyun akhirnya memanggil Kris tanpa mengalihkan pandangannya dari luar jendela.
"Ya." Sahut Kris.
"Sepertinya aku sudah tak bisa menolong mu lagi."
Jelas penuturan Baekhyun itu membuat Kris mengernyit bingung. "Kenapa?"
"Aku hanya tak bisa." Bohong Baekhyun.
"Aku tahu ini lebih dari itu." Ujar Kris, terdengar Baekhyun mennghela nafas lelah setelahnya.
"Chanyeol mengatakan jika ia menyerah pada ku." Jelas Baekhyun singkat padat dan jelas. Nah, sekarang Kris jadi menyesal bertanya.
"Kau baik-baik saja?" Tanya Kris khawatir, Baekhyun mengangguk pelan.
Kris tahu Baekhyun baru saja membohonginya. Baekhyun tak mungkin baik-baik saja dengan kantung mata yang sebegitu parahnya.
Kris mencoba menghibur- "Hei tak usah murung begitu, masih banyak yang berharap untuk menjadi kekasih mu, seperti aku misalnya."
"Tidak ada yang seperti Chanyeol." Jawab Baekhyun lugas.
- dan gagal.
Kris tak tahu jika cinta Baekhyun bisa sedalam itu untuk Chanyeol, terus berpura-pura bahwa dirinya membutuhkan pertolongan tak juga akan membawanya pada kebersamaan.
Nyatanya Chanyeol sudah menempati seluruh hati Baekhyun hingga tak ada lagi tempat meski hanya untuk singgah.
.
ANNOYING CHANYEOL
.
Baekhyun meminta untuk mengakhiri kesepakatan mereka dan Kris menyanggupi mau tak mau.
Tapi sebelum itu Kris meminta satu pertolongan lagi dari Baekhyun karena Baekhyun merasa tak enak hati telah mengakhiri kesepakatan mereka, si mungil itu pun menyetujuinya.
Kris meminta Baekhyun untuk berpura-pura menangis atau paling tidak bertingkah seolah-olah dirinya tengah patah hati, Baekhyun awalnya tak mengerti sampai Kris melakukan drama lainnya.
Kris membawa Baekhyun kedalam kelas Jessica dan memaksanya untuk melihat Kris dan Jessica makingout.
Baekhyun lebih ke terkejut dibanding sedih, si mungil itu lupa jika ia harus berpura-pura sedih. Baekhyun terlalu terkejut sampai Luhan dan Kyungsoo berdiri disampingnya pun tak ia sadari.
Setelah bermenit-menit akhirnya ciuman panas itu berhenti juga, Baekhyun bersumpah ia melihat untaian tali tipis dari saliva Kris dan Jessica yang menjadi satu sebelum Kris menghapusnya.
"Aku minta maaf Baek, tapi aku tak bisa melupakan Jessica." Ujar Kris kemudian, menatap sejurus kedalam mata Baekhyun berharap si mungil itu bisa mengerti maksudnya.
"Huh?"
Sayang Baekhyun terlalu dungu. Baekhyun tak tahu harus menjawab apa, dirinya sama sekali tak diberi tahu Kris harus berkata apa, Baekhyun bingung.
"I..i..itu.. A.. Aku.." Baekhyun terlalu bingung hingga tak tahu harus menggunakan kata yang mana. Matanya juga menjadi perih karena terlalu lama tak berkedip sampai-sampai matanya berair.
Baekhyun bahkan tak tahu Chanyeol juga disana melihat semua yang terjadi sampai Chanyeol tiba-tiba menerjang tubuh Kris dengan pukulan brutal barulah Baekhyun sadar akan keberadaan Chanyeol.
"Jika sekali lagi aku melihat mu mendekati Baekhyun, maka aku akan melakukan hal yang lebih dari ini!" Ancam Chanyeol pada Kris yang sudah jatuh tersungkur.
Lalu setelahnya pria jangkung itu menarik tangan Baekhyun membawa keluar dari kelas Jessica. Baekhyun tak banyak membantah kala Chanyeol membawanya ke taman sekolah.
"Kau tak apa?" Tanya Chanyeol khawatir, Si dungu Byun itu bahkan tak bisa memberi jawaban pada Chanyeol.
Tentu saja dia tak apa, memangnya Baekhyun harus kenapa?
Karena tak mendapat jawaban dari Baekhyun, Chanyeol segera membawa Baekhyun kedalam pelukannya.
"Menangislah tak apa, aku disini." Ujar Chanyeol menenangkan.
Haruskah Baekhyun menangis sekarang?
Tidak bisa! Baekhyun sama sekali tak merasa sedih jadi untuk apa dia menangis?
Alih-alih bersedih karena patah hati, Baekhyun malah tersenyum bahagia karena pelukan Chanyeol. Rasanya sudah lama sekali mereka tidak seperti ini.
"Maafkan aku sudah membawa mu kedalam situasi ini." Sesal Chanyeol. Baekhyun mengangguk pelan, meskipun ia tak mengerti kenapa dia harus mengangguk.
Disisi lain...
Kris dan Jessica tak sengaja melihat Baekhyun dan Chanyeol yang tengah berpelukan di taman, dari kejauhan.
"Seharusnya kita mendapat award untuk akting sebagus tadi." Celetuk Jessica menyadarkan Kris.
Kris hanya terkekeh pelan menanggapinya, "Bukankah kau terlalu pengecut untuk menjadi seorang pria?" Tanya Jessica dengan nada sarkasme nya yang khas.
"Menurut mu begitu?"
Jessica mengedikkan bahunya, "Tentu saja, kau mundur begitu saja hanya karena dia mencintai orang lain." Ujar Jessica tanpa beban, tak pernah berfikir jika Kris akan tersinggung karena kata-katanya.
"Mencintai tak harus memiliki, bukan?" Jessica berdecih mendengarnya.
"Memang, tapi kau bodoh menyia-nyiakan kesempatan yang ada." Debat Jessica tak mau kalah.
"Aku hanya ingin melihat dia bahagia, jika dia bahagia maka aku pun bahagia." Balas Kris bijaksana. Jessica bisa saja muntah karenanya.
"Kau tau apa definisi omong kosong yang sebenarnya?" Alis Kris terangkat sebelah mendengar pertanyaan Jessica itu. "Perkataan mu barusan! Tidak ada satupun orang dimuka bumi ini bahagia melihat orang yang dicintai tertawa bersama orang lain." Ujar Jessica tepat sasaran.
Kris tersenyum mafhum, "Kalau begitu aku membahagiakan mu saja, kau kan kekasih ku sekarang." Ujar Kris main-main.
Jessica mendengus lalu merangkul lengan Kris, "Aku selalu menjadi kekasih mu! Kau saja yang mengkhianati aku terus-terusan! Kau harus mentraktir ku untuk menebus itu!" Ujar Jessica disertai senyuman lima jarinya.
Kris lagi-lagi hanya terkekeh seraya mengusak kepala Jessica, "Roger that boss!"
Lalu keduanya pun melangkahkan kaki, kembali menjalani hubungan rumit yang hanya mereka sendiri tahu hubungan seperti apa yang tengah mereka jalani.
Apa yang Jessica memang benar adanya, tapi Kris bisa apa selain merelakan?
.
ANNOYING CHANYEOL
.
Baekhyun akhirnya kembali menjalani aktivitas nya seperti biasanya, tidak ada lagi Kris yang akan menjemputnya. Si mungil itu berangkat sekolah menggunakan bus, walaupun tanpa kehadiran Chanyeol.
Meski dia dan Chanyeol berpelukan kemarin, bukan berarti mereka menjadi kembali dekat. Karena Chanyeol mengatakan dia menyerah pada Baekhyun membuat si mungil itu merasa sungkan mendekatkan diri lagi.
Baekhyun benar tak mengira jika Chanyeol bisa menyerah semudah itu, Baekhyun kira Chanyeol mencintai nya seperti dia mencintai Chanyeol. Baekhyun fikir Chanyeol akan memperjuangkan Baekhyun, tapi si menyebalkan Chanyeol tetaplah menjadi menyebalkan.
Alih-alih memperjuangkan, pria itu malah menyerah dengan mudahnya.
Baekhyun dengan cepat menghapus airmatanya saat bus yang ia naiki sudah berada dihalte sekolahnya. Tentu saja Baekhyun malu jika ada yang melihatnya menangis.
Dengan wajah tertunduk Baekhyun melangkahkan kakinya tak semangat memasuki kelasnya, namun belum sempat Baekhyun memasuki kelasnya. Luhan sudah terlebih dulu menerjang Baekhyun dengan hebohnya, Kyungsoo pun sama tapi tak seheboh Luhan.
Kehebohan Luhan itu tidak ada bandingannya!
"Astaga Byun! Dari masa saja kau?!" Pekik Luhan dengan hebohnya, Baekhyun sampai harus menutup telinganya yang tiba-tiba berdengung karena teriakan Luhan.
Pun membuat Kyungsoo menggeplak kepala Luhan dengan sedikit keras.
"Yaishh!! Tak perlu berteriak!! Aku tidak tuli, bodoh!!" Sentak Baekhyun.
Luhan hanya memberikan cengiran kuda, "Sudahlah jangan bahas telinga mu! Itu tidak penting, ada yang lebih penting dari itu!" Seru Luhan hiperbola.
Baekhyun mengernyit, "Ada apa sebenarnya?" Tanya Baekhyun yang menjadi penasaran karena ulah Luhan.
"Sudahlah Baek, jangan ladeni Luhan. Ayo ikut aku." Ujar Kyungsoo seraya menarik tangan Baekhyun mengabaikan teriakan tidak terima dari Luhan.
Baekhyun dibawa ke kelas Chanyeol yang keadaannya saat itu benar-benar ramai seolah tengah berada dipusat perbelanjaan yang penuh diskon.
Setelah menerobos beberapa siswa akhirnya Kyungsoo berhasil membawa Baekhyun ke sumber munculnya kehebohan diikuti Luhan dibelakangnya.
Baekhyun akhirnya dapat melihat seulgi dan Chanyeol dengan sekotak coklat ditangan Seulgi. Baekhyun tentu tak bodoh untuk mengerti apa yang terjadi saat ini, Seulgi tengah mengatakan cintanya pada Chanyeol.
Ugh~ Simenyebalkan Chanyeol memang tidak akan pernah berubah! Tetap saja menyebalkan!
Rasanya Baekhyun seperti diterjang badai. Baekhyun melihat adegan itu tanpa berkedip, Chanyeol balas menatapnya dengan tatapan yang sama sekali tak Baekhyun mengerti.
Kenapa? Apakah Chanyeol tak ingin dirinya melihat mereka?
Baiklah! Maka jangan dilihat!
Dengan pemikiran sepihaknya Baekhyun berbalik lalu berlalu begitu saja.
Chanyeol mendesah pelan melihat hal itu, "Tidak lagi!" fikirnya.
Chanyeol menatap Seulgi menyesal, "Maaf tapi aku tak bisa menerima pernyataan cinta mu, aku mencintai orang lain." Tolak Chanyeol berusaha sebisa mungkin untuk tak menyakiti perasaan Seulgi.
Tak ingin banyak membuang waktu, Chanyeol segera mengejar Baekhyun, tentu Chanyeol tak ingin lagi kehilangan Baekhyun untuk kedua kalinya.
.
ANNOYING CHANYEOL
.
Baekhyun menghentak-hentak'kan kakinya dengan perasaan kesal bukan main, pantas saja Chanyeol menyerah pada dirinya. Ternyata Chanyeol sudah mempunyai Seulgi.
"Dasar Annoying Chanyeol!" Serunya pada angin.
"Berhenti disana sebelum aku bunuh diri!" Itu dia dan teriakannya yang membahana, sama menyebalkannya.
Baekhyun sampai malu dibuatnya. Bagaimana tidak! Gara-gara teriakan Chanyeol mereka jadi pusat perhatian sekarang!
Baekhyun berpura-pura tuli dan tetap melanjutkan perjalanannya.
"BAEKHYUN AKU MENCINTAIMU!" Baekhyun sudah hampir ratusan kali mendengar kata-kata itu dari mulut manis Chanyeol, ia sudah tak terpengaruh lagi.
"Jadilah pacar ku!" Seru Chanyeol berhasil membuat Baekhyun menghentikan langkahnya.
"Kau menolakku?" Tanya Chanyeol saat tiba tepat dibelakang Baekhyun. Si mungil itu masih senang dalam keterdiamannya.
"Fine! Aku pergi!" Ujar Chanyeol jadi ikutan kesal lalu hendak berlalu sebelum mendengar cicitan Baekhyun.
"Seharusnya kau membawakan aku eskrim strawberry." Gumam Baekhyun pelan nyaris tak terdengar hingga Chanyeol harus kembali memastikan apa yang dikatakan Baekhyun dan malah membuat Baekhyun makin kesal, pipinya memerah.
"Terserah!" Baekhyun berujar kesal lalu melangkahkan kakinya menjauhi Chanyeol tapi Pria tampan itu malah tersenyum senang.
"Waaaww.. AKU DITERIMAA!!!!" teriakan itu menggema kesepanjang koridor dan Baekhyun bersumpah wajahnya makin merah saja saat ini.
Chanyeol menarik tangan Baekhyun membuat sang empunya berhenti lalu berhadapan dengan si tinggi.
"Aku ingin mendengarnya." Pinta Chanyeol disertai senyuman lima jari.
Baekhyun berdecak, "Pergi sana pada Seulgi!"
Chanyeol merengut, "Aku tak memiliki hubungan apapun dengan dia, pun aku juga tak memiliki perasaan padanya." Jelas Chanyeol sungguh-sungguh.
Baekhyun mendengus remeh namun tak memberi protes yang berarti, "Jika sekali lagi kau macam-macam aku akan benar-benar memotong penis mu!" Ancam Baekhyun. Chanyeol langsung saja mengangguk semangat tanpa banyak berfikir.
Untuk apa berfikir! Chanyeol tidak mungkin membuat kesalahan untuk yang kedua kalinya.
Chanyeol yang dasarnya memang mesum segera menarik bibir tipis Baekhyun dalam ciuman, tanpa memperdulikan bahwa mereka masih menjadi pusat perhatian.
Hisapan-hisapan manis tak terelakan, lidah Chanyeol pun telah berhasil mengabsen isi mulut Baekhyun. Baekhyun tak ingin melepaskannya, tapi nafas sialannya sudah mulai tersendat.
Dengan terpaksa keduanya melepaskan ciuman mereka, lalu Baekhyun segera memeluk Chanyeol menyembunyikan pipinya yang memerah karena malu. Tersadar jika mereka masih menjadi tontonan teman sekolah mereka.
"I love you Annoying Chanyeol." Ucap Baekhyun didalam hatinya.
.
.
Setiap orang tak pernah luput dari berbuat kesalahan, yang harus diperhatikan bukanlah kesalahannya melainkan mau atau tidaknya orang itu memperbaiki kesalahannya dan belajar darinya.
.
.
.
.
.
FIN
Cangkem :
Yeaay!! Ini udah selesai dong unch.. :))
Enjoy it!!
Ehh btw, py mau tanya sesuatu!
Diantara kalian pernah gak baca ff chanbaek.
Yang Chanyeolnya itu pembunuh bayaran kalo gak salah, lawan mainnya Ashley greene (yang main Twillight) Kai, mereka bertiga pembunuh bayaran, Ashley ini berperan jadi kakaknya kai
Jadi Baekhyun ini anaknya salah seorang target mereka karena kasian Ashley ini ngangkat Baekhyun jadi anaknya walaupun Chanyeol gak setuju saat itu.
And because this and that Baekhyun taulah kebenaran itu dia gak mau lagi tinggal sama mereka jadi Baekhyun milih tinggal sama orang lain yang saat itu mantan kekasih emaknya Baekhyun wkwkwk
Baekhyun disuruh implan payudara dong, disuruh kayak ceweklah.
Pokoknya ceritanya seru abis, tapi py lupa judulnya apa! Kalian ada yang tau?
Kalo tau kasih tau py yaa sekalian sama authornya siapa!
NB :
Big thanks to fav, foll and riview ;*
LyWoo, Gyuu, Chanbaekismyown, chansdick, korocbhs6104, park chan2, Asayakano, ChanBaek09, Theresia341, Park LouisYeol, KimAyrra99, Lastrie964, chie-sa, timsehunnie, n3208007
IG : Pychanbaek
Ngobrol kuy siapa tau kalian bisa ngilangin virus itu dan memunculkan ide;))
