Cup

Chanyeol kembali mengecup bibir tipis Baekhyun singkat. Dan tersenyum pada lelaki manis itu.

"Jangan katakan lagi. Jangan pernah kau mengakhiri hubungan ini. Dan satu lagi.." setelah mengatakan itu, Chanyeol kembali mendekatkan bibirnya pada bibir Baekhyun.

"Bibir ini hanya untukku. Tidak akan aku biarkan bibir ini disentuh oleh orang lain lagi. Hanya aku yang berhak memiliki bibir ini.."

Chanyeol kembali melumat bibir Baekhyun setelah berbicara didepan bibir tipis itu. Dan Baekhyun membalas lumatan Chanyeol dibibirnya. Ia mengalungkan tangannya pada leher Chanyeol dan menikmati ciuman ini. Ciuman yang sungguh membuat jantungnya berdebar sangat keras. Lembut dan penuh cinta.

Cukup lama mereka bertautan terbawa oleh suasana tanpa menyadari ada sebuah kamera yang terus menyorot kearah mereka.

'Mati kau Park Chanyeol, Byun Baekhyun' sosok yang memegang kamera itu menyeringai dan terus merekam adegan ChanBaek tersebut.

.


YUTA PRESENTS

I'm Fallin' Love With My Bestfriend (CHANBAEK)

Main Cast : Park Chanyeol - Byun Baekhyun and EXO members

Rated : T+ (Menuju M jika Chanyeol dan Baekhyun menuju kasur (?)

Summary : "Harusnya aku tak merasakannya, ini salah. Maafkan aku, tetapi aku mencintaimu Park Chanyeol.." . "Aku ingin mengatakan sesuatu padamu, tapi tidak disini Baek" . "kau berubah!" . "diam atau aku akan menciummu di depan fans kita?" WARNING! YAOI/BL/SHOUNEN-AI/KISS-SCENE/Daily Life of EXO. DLDR! CHECK THIS OUT!

Disclaimer : Seperti biasalah, ini ff 100% asli buatan Yuta dan tanpa pengawet juga pemanis buatan(?) Semoga kalian suka aja bacanya, itu udah bikin Yuta seneng kok ^^)/

A/n : kritik dan saran kalian sangat berguna buat Yuta ^^)/

Backsound : EXO K - MY ANSWER & Jae Hee - Three Of The Tears ost. 49 days

~~Happy Reading~~

.


"Ini akan menjadi berita terhangat saat ini jika publik telah mengetahui bahwa Member dari grup ternama EXO merupakan sepasang Gay hahaha"

"Kerjamu cukup bagus. Kita pasti akan mendapatkan banyak uang untuk ini"

"Segera hubungi management mereka dan ancam mereka dengan rekaman ini"

"Baiklah sajangnim"

.


.

"Hari sudah semakin gelap ge, kenapa kau malah mengajakku ke tempat ini?" Tao mengerucutkan bibirnya saat mereka kini sudah berada di sebuah cafe sepi di sekitar dorm mereka.

"Aku.. aku.. aku.." Kris tergagap dan membuat Tao menampilkan ekspresi -_- ketika melihatnya.

"Bicara yang jelas dong ge -_-" protes Tao.

"Aku minta maaf soal kejadian aku yang menciummu dan membuatmu menangis pada saat Chanyeol mendorongku. Kau tidak marah kan?" Kali ini Kris berbicara dengan lancar dengan bahasa mandarinnya.

"Tentu saja aku marah ge, kau bukan siapa-siapaku tetapi kau malah merebut ciuman pertamaku. Dan aku sungguh menyesali itu" polos Tao.

"Lagi pula ciuman itu tidak elit sama sekali. Aku benci padamu ge!" Tao menunjuk-nunjuk wajah Kris dengan jari telunjuknya.

"Yasudah jika aku bukan siapa-siapamu, ayo kita buat status kita menjadi siapa-siapa. Dan ayo kita ulangi ciuman kita agar menjadi elit" Kris luar biasa santai dengan ucapannya barusan, tidak sadar membuat lelaki bermata panda yang berada dihadapannya ini menjadi merona dengan hebat.

"Kau gila ge!"

"Aku serius Tao. Kau single dan aku single. Apa salahnya jika kita menjalani sebuah hubungan?"

"Begitu mudahnya kau mengatakan itu ge, semakin membuatku yakin jika kau hanya mempermainkanku" Tao segera beranjak dari sana. Kris terkejut dengan reaksi Tao yang sangat sensitif itu. Ia lalu menyusul Tao yang sudah keluar dari cafe tersebut.

"Tunggu Tao.."

Tao terus berjalan tanpa mengindahkan ucapan Kris.

"Tunggu.."

Kris tiba-tiba merentangkan kedua tangannya di hadapan Tao, membuat Tao terpaksa menghentikan langkahnya.

"Apalagi eoh?"

"Jadilah kekasihku Tao, aku mencintaimu"

Pernyataan cinta Kris sungguh mengejutkannya. Bagaimana tidak? Pasalnya Tao selama ini melihat sosok cool Kris dengan sifat tidak pedulinya. Tapi ini apa? Kris kini malah meminta dirinya untuk menjadi kekasihnya? Meteor jatuh macam apa ini(?)

"Lalu kau ingin aku menjawab apa?" Datar Tao.

"Ya kau harus menerima cintaku dan menjadi kekasihku. Katakan jika kau bersedia" tegas Kris.

"Yasudah kalau begitu.." Tao kembali melangkahkan kakinya berjalan melewati Kris.

Sedangkan Kris kini hanya menampilkan wajah melongonya atas jawaban Tao. Jadi? Lelaki manis ini menerima cintanya? Wow! Fantastic!

Kris lalu menyusul Tao sambil melompat-lompat girang di belakang Tao. Ia memang sudah tau jika Tao juga mempunyai perasaan untuknya, dan ia tidak sia-sia telah menyatakan cintanya pada lelaki bermata panda itu.

Simple dan sangat cool sekali pasangan kekasih ini kkkk~

.


.

"Jangan memanggilku manis hyung. Kau membuatku salah sangka" ucap Lay malu-malu terhadap Suho.

"Aku berkata jujur, dan kenyataannya memang begitu. Apa aku salah?" Suho bersuara lembut pada Lay.

"Sebenarnya aku yang salah. Aku salah jika aku semakin menyukaimu hyung" Lay menunduk dengan poninya yang dikuncir ke atas itu. Membuat Suho kembali terkikik oleh tingkah lucu Lay.

"Ah jinjja? Kau menyukaiku?" Suho malah menggoda lelaki berdimple ini.

"Siapa yang tidak suka kepadamu Hyung? Semua orang pasti menyukaimu hufftt" Lay menghela nafasnya pasrah menanggapi pertanyaan Suho.

"Jangan cemberut seperti itu. Aku juga menyukaimu kok" Suho mengusak rambut Lay dengan lembut lagi.

"Mana mungkin pula kau membenciku hyung? Aku ini kan manis seperti katamu. Ya ya ya, aku tau itu" Lay menampilkan wajah bosannya dan beranjak dari sana.

"Kkkk~ kau percaya diri sekali eoh?" Suho pun beranjak dari sana mengikuti Lay. Ternyata lelaki berdimple itu memutuskan untuk ke kolam renang dan menenggelamkan kakinya di sana. Suho terus mengikuti Lay dan duduk di sampingnya.

"Kau sendiri yang mengatakannya hyung, lagipula untuk apa kau mengikutiku? Tidak biasanya hhuuufftt" Lay menghela nafasnya lagi sambil melepaskan kuncirannya dan membuat semua poninya kembali menutupi dahinya. Membuatnya semakin terlihat manis di mata Suho.

"Apa kau sedang menggodaku Yixing?" Tanya Suho sambil terus menatap Lay dengan intens.

"Hah?" Lay menaikkan kedua alisnya bingung atas pertanyaan Suho barusan.

"Jelas kau sedang menggodaku untuk segera menyatakan cinta padamu kan?" Lanjut Suho.

"Kau ini bicara apa hyung? Aku tidak mengerti. Lagipula yang aku lakukan kan hanya diam daritadi ._. "

"Jadilah kekasihku Lay, temani aku disaat aku butuh. Sepertinya aku membutuhkanmu disisiku. Aku menyukaimu Lay. Terimalah cintaku, aku tidak akan mengecewakanmu"

O_O

Lay tercengang.

Apakah Suho baru saja menembaknya? Apa ini keajaiban? Apa ini hanya halusinasinya saja?

Lay menggelengkan kepalanya dan meraih air yang ada dihadapannya untuk mencuci wajahnya. Mungkin ia sedang bermimpi O.O

Suho mengernyit heran melihat tingkah aneh Lay. Ia lalu menarik tangan Lay untuk menghentikan aktivitas Lay yang malah mencuci mukanya itu -,-

"Jawab pertanyaanku Lay, kenapa kau malah mencuci muka? -,-"

O.O

Lagi-lagi Lay membulatkan matanya seperti Kyungsoo. Kenapa ia semakin terlihat seperti Kyungsoo ya? Mungkin Kyungsoo yang semakin terlihat seperti dirinya? Atau Suho? Atau Kai? Atau +¥*%*%7%;¥+'(#)¥(?)

"Kenapa kau diam saja? Jawab aku Lay" suara Suho menghentikan khayalan Lay.

Lay yang sudah tersadar kini mulai membuka suaranya pada Suho.

"Ne.. aku mau hyung" Lay menanggukkan kepalanya dengan pelan dan pipinya kini sudah di hiasi oleh rona kemerahan akibat menahan malu.

"Gomawo Lay ah" Suho langsung memeluk tubuh Lay dengan erat.

"Ne Suho hyung" dan Lay membalas pelukan Suho.

Wow! Walaupun aneh tetapi mereka manis juga ya? Kkkkk~

.


.

"Hah? Suho? Lay? Berpelukan?" Xiumin menggerutu sendiri setelah melihat drama korea secara live(?) barusan.

"Apa mereka berpacaran ya?" Ia mengetuk-ngetukan jari telunjuknya pada pipi bakpaunya yang sangat menggemaskan.

Bruk

"Hai hyung?"

Tiba-tiba wajah kotak Chen muncul di hadapannya. Dan kini lelaki bersuara cempreng itu sudah duduk disampingnya.

"Iya?" Balas Xiumin.

"Sedang melihat apa?" Tanya Chen yang kini tengah kepo dengan apa yang dilakukan oleh hyungnya itu. Tanpa sadar Chen kini sudah menindih tubuh hyungnya itu ketika ia sedang mengintip melalui jendela yang berada di belakang Xiumin itu.

"Aishh kau berat Jongdae. Cepat menyingkir- aw!"

Dan kalian tau apa yang menyebabkan Xiumin meringis seperti itu?

Jawabannya adalah karena Chen kini malah terjatuh semakin menimpa tubuhnya dan menyebabkan wajah keduanya berdekatan. Mungkin jaraknya hanya sekitar 1 cm, sangat dekat bukan?

Chen melihat wajah imut hyungnya dari dekat yang sedang memejamkan matanya itu. Membuat jantung Chen tiba-tiba berdegup kencang.

'Imut sekali astagaaa' batinnya.

Sedangkan Xiumin malah mengernyit masih dengan memejamkan matanya, kenapa Chen belum beranjak juga dari atasnya? Dan saat Xiumin membuka matanya, ia langsung terbelalak ketika Chen malah mendekatkan bibirnya pada bibirnya. Ugh! Apa Chen akan menciumnya? Aw Xiumin sungguh belum siap!

Cklek

"Hyung kami datang"

Suara Kai dan Kyungsoo menghancurkan moment ChenMin yang sedang berlangsung itu. Membuat Chen segera beranjak dari atas tubuh hyungnya itu.

Kai dan Kyungsoo hanya bisa membelalakan matanya ketika melihat adegan ber rating M(?) yang barusan dilakukan oleh Chen dan Xiumin.

"Apa yang sedang kalian lakukan hyung? Berciuman?" Tanya Kai begitu frontal.

"Aahh tidak tidak tadi Jongdae hanya terpele-"

"Ya, kami hampir saja berciuman sebelum kalian tiba-tiba datang dan menghancurkan semuanya kau tau?" Chen memotong kalimat Xiumin dan Xiumin langsung memukul lengan Chen.

"Jangan sembarangan berbicara eoh.. tidak Kai, Kyungsoo, itu tidak benar" Xiumin masih mencoba untuk mengelak.

Sedangkan Kai dan Kyungsoo hanya terkikik geli ketika melihat wajah Xiumin yang sudah memerah seperti tomat. Mereka sudah mengetahui jika keduanya itu saling suka, dan sepertinya Chen sudah berani menunjukkan nya pada mereka.

"Aishh kau berbicara apa sayang? Kau jahat sekali tidak mau mengakui kekasihmu ini. Kau harus dihukum" dan Chen membawa paksa Xiumin untuk memasuki kamar mereka.

Kai dan Kyungsoo hanya bisa menatap keduanya dengan wajah yang sumringah. Dan Kyungsoo lah yang paling sumringah daripada Kai.

"Sudah Kyung, jangan tertawa seperti itu. Kau itu terlalu manis, nanti jika aku terkena diabetes bagaimana?" Kai berdecih ketika melihat wajah imut Kyungsoo yang sedang tertawa itu.

"Kau selalu saja berlebihan Kai" Kyungsoo memutar bola matanya malas menanggapi kekasihnya itu.

"Ayo cepat kekamar, aku tidak sabar untuk menciummu Kyung" dan Kai langsung menggendong Kyungsoo menuju kamar mereka.

Tamatlah riwayatmu Kyungsoo ya kkkk~

.


.

"Apa? Berita macam apa itu? Kau pikir kau bisa mengancamku dengan berita murahanmu itu?" Lee Sooman menaikkan sedikit nadanya ketika berbicara dengan orang asing melalui telepon.

'ini pilihanmu. Terserah jika kau ingin mengabaikanku. Tidak ada ruginya untukku, toh kau yang akan menyesal nantinya bila berita ini tersebar. Aku sudah berbaik hati padamu Lee'

Lee Sooman nampak terdiam sejenak memikirkan perkataan orang asing ini. Apa benar bila anak asuhannya itu adalah Gay? Oke, ia tidak mempermasalahkan orientasi anak asuhannya. Tetapi kenapa mereka bisa sampai tertangkap oleh paparazzi?

"Baiklah, tahan berita itu sampai aku menghubungimu kembali. Aku akan memikirkannya dulu" ucap Lee Sooman kemudian.

'Baiklah, aku menunggu kabar baik darimu Tuan Lee'

Setelah sambungan telepon mereka terputus, Lee Sooman langsung menyandarkan tubuhnya pada kursinya sambil memijat-mijat kepalanya frustasi. Ia memikirkan bagaimana scandal ini tidak sampai tersebar oleh khalayak luas.

Beberapa menit ia berpikir, akhirnya ia menemukan ide untuk mengalihkan scandal mereka. Ya, ia harus melakukan ini demi keberlangsungan perusahaannya.

.


.

"Aw!"

"Kau tidak apa-apa Baek?" Chanyeol langsung menghampiri Baekhyun yang tiba-tiba tergelincir dan jatuh saat EXO sedang melakukan latihan koreografi EXODUS di ruang dance mereka.

"Kaki ku sakit sekali Chanh"

Baekhyun terus meringis sambil memegangi telapak kaki kanannya. Chanyeol segera menggendong Baekhyun menuju kamar mereka meninggalkan tempat itu.

Sesampainya dikamar mereka, Chanyeol segera mendudukkan Baekhyun di tepi kasur dan mengambil kotak obat untuk mengobati kaki Baekhyun yang nampak memar dan bengkak itu.

Chanyeol berjongkok di hadapan Baekhyun dan menaruh kaki Baekhyun di pahanya agar memudahkannya untuk mengobati kaki Baekhyun. Ia mengolesi dengan perlahan bagian yang memar dengan salep khusus memar yang memang banyak tersedia di dorm mereka, karena ini memang sering terjadi.

"Memangnya apa yang sedang kau pikirkan sampai bisa terjatuh seperti ini eoh?" Chanyeol memarahi kecerobohan kekasihnya itu.

"Pelan-pelan Chan, ini sakit hiks" Baekhyun sudah menangis saat ini karena rasa nyeri yang menyerang kakinya itu.

"Jawab pertanyaanku Baekhyun" Chanyeol berkeras kepala agar Baekhyun menjawab pertanyaannya.

"Aku tidak tau, perasaan ku tiba-tiba tidak enak dan aku tergelincir begitu saja. Maafkan aku hiks" Baekhyun semakin menangis sambil meremas kaos yang di pakainya. Setelahnya Chanyeol sudah menyelesaikan mengobati Baekhyun.

"Sudahlah, tidak usah kau pikirkan. Semua akan baik-baik saja ok? Istirahatlah, aku akan mengatakan pada member lain jika kau tidak bisa melanjutkan latihan kita"

Chanyeol menidurkan Baekhyun di kasur mereka dan sebelumnya menyempatkan untuk mengecup singkat dahi kekasih cantiknya itu.

"Aku mencintaimu.." ucap Chanyeol setelah mengecup dahi Baekhyun.

"Ne, aku juga mencintaimu" cicit Baekhyun.

Cklek

Dan pintu kamar mereka pun tertutup sempurna. Meninggalkan Baekhyun yang masih membuka matanya karena pikirannya tiba-tiba kacau. Entah kenapa Baekhyun seperti ketakutan saat ini, semacam ada firasat buruk yang akan terjadi padanya dan Chanyeol.

Chanyeol yang sedang berjalan kembali menuju tempat latihan dance mereka tiba-tiba menghentikan langkahnya saat ponselnya berbunyi tanda ada panggilan masuk.

'Sajangnim?'

Ia segera mengangkat panggilan dari CEO SM Entertainment tersebut.

'Chanyeol.. Bisakah kau mengajak Baekhyun dan menemuiku di gedung SM siang ini? Ada hal penting yang harus aku bicarakan pada kalian' ucap CEO SM ent yang bernama Lee Sooman itu.

"Baiklah sajangnim, kami akan kesana" Chanyeol menuruti perintah jabatan tertinggi di management mereka itu. Dan Chanyeol kembali memasukkan ponselnya ke sakunya melanjutkan langkahnya menuju ruang dance tersebut.

.


.

"Aku? Kenapa harus aku Ahjussi?" Gadis berwajah anak kecil itu sedang menggerutu pada lelaki paruh baya di hadapannya.

"Karena kau adalah idola dari seorang Byun Baekhyun, Taeyeon ah. Dan aku tidak menerima penolakkan" balas Lee Sooman pada leader SNSD tersebut.

"Aku tidak mau di bash oleh fans ku dan fans mereka ahjussi!" Taeyeon masih merengek pada Sooman.

"Ini tidak akan bertahan lama, ayolah bantu Ahjussi. Hanya kau satu-satunya orang yang aku harapkan. Jangan banyak membantah lagi, dan mereka akan datang sebentar lagi"

Cklek

Dan benar saja, pintu ruangannya terbuka saat itu juga menampilkan sosok tinggi Chanyeol yang sedang memapah tubuh Baekhyun dari belakang membantunya berjalan karena kaki Baekhyun yang masih sakit itu.

Sooman langsung menghampiri keduanya dan menyuruh mereka untuk duduk di sofa tempatnya tadi dan Taeyeon duduk.

"Ada apa dengan kaki Baekhyun?" Tanya Sooman pada Chanyeol.

"Dia tergelincir saat latihan dance sajangnim" jelas Chanyeol dan kini mereka sudah duduk di sofa tersebut. Chanyeol duduk bersampingan dengan Baekhyun dan Taeyeon yang berada di hadapannya.

Mereka terdiam beberapa saat hingga akhirnya Lee Sooman mengeluarkan suaranya untuk membahas tujuan awalnya membawa mereka kesini.

"Langsung saja pada tujuan awalku menyuruh kalian untuk datang kesini. Pertama, aku ingin bertanya padamu Chanyeol dan Baekhyun. Apakah benar bahwa saat ini kalian sedang berpacaran?"

Bagaikan di sambar petir, Chanyeol dan Baekhyun sungguh sangat terkejut mendengar pertanyaan Sooman pada mereka barusan. Darimana CEO ini tau tentang hubungan mereka? Padahal mereka menjalin hubungan ini belum lebih dari 3 hari. Sungguh di luar dugaan.

Chanyeol melirik pada kekasihnya disampingnya. Baekhyun terdiam menunduk sambil meremas tangannya. Ia dapat melihat raut wajah ketakutan Baekhyun saat ini. Lalu ia meraih tangan Baekhyun dan mengenggamnya dengan erat.

"Ne.. kami adalah sepasang kekasih sajangnim" Chanyeol menjawab dengan mantap pertanyaan Sooman, tidak memperdulikan ekspresi terkejut Baekhyun yang ditujukan kepadanya saat ini.

"Dan kalian tau jika kalian sudah tertangkap oleh camera paparazzi?" Tanya Sooman lagi.

Kini giliran Chanyeol yang membulatkan kedua matanya. Bagaimana bisa? Ahh ia lupa! Kemarin ia sudah mencium Baekhyun di luar dorm mereka. Sungguh ia merutuki kebodohannya itu. Tentu saja terdapat banyak paparazzi yang selalu mengawasi mereka di sekitar dorm mereka. Ugh! enapa ia tidak mengingatnya?

"Kalian tau apa akibatnya jika paparazzi itu menyebarkan berita kalian? Ya, fans kalian akan kecewa dan saham ku pasti akan anjlok. Kalian tidak perlu khawatir, aku tidak akan memaksa kalian untuk mengakhiri hubungan kalian. Tapi Baekhyun, kau yang harus mempertanggung jawabkan ini semua. Kau harus mengikuti perintahku untuk membuat skandal baru. Ini kulakukan demi kebaikan kita semua, karena aku sangat menyayangi kalian"

Perasaan Baekhyun semakin tidak enak, ternyata inilah jawaban atas kegelisahan Baekhyun belakangan ini. Dan ia kini mencurigai ia akan berurusan dengan idolanya yang ada dihadapannya ini.

"Kalian pasti sudah tau bukan untuk apa aku mengajak Taeyeon kesini juga? Aku akan membuat berita baru bila Baekhyun sedang terlibat hubungan dengan Taeyeon. Aku rasa ini akan mengalihkan presepsi fans kalian jika kalian berdua adalah gay. Dan pasti akan banyak fans kalian yang mendukung hubungan Baekhyun dengan Taeyeon daripada hubungan Chanyeol dengan Baekhyun. Kita akan menjalankan rencana ini jam 2 pagi nanti. Persiapkan diri kalian" jelas panjang lebar Sooman pada ketika anak asuhnya ini.

"Apa yang bisa aku perbuat lagi selain menuruti perintah Ahjussi?" Taeyeon mengedikkan bahunya tidak perduli dan beranjak darisana.

Sedangkan kini Baekhyun memeluk tubuh Chanyeol sambil menangis di dada kekasihnya itu. Ia harus siap menerima konsekuesinya. Baekhyun terima ini dengan ikhlas, tapi bagaimana dengan Chanyeol? Apakah Chanyeol masih akan tetap bertahan menjadi kekasihnya setelah berita ini tersebar?

.


.

"Apa ini?"

"Ahh aku sungguh tidak percaya!"

"Ya! Ini pasti hanya settingan, mana mungkin Baekhyun memacari perempuan yang lebih tua darinya? Aku tidak habis pikir"

"Jelas sekali ini hanya di rekayasa! Mana mungkin orang berpacaran jam 2 pagi didalam sebuah mobil lalu capnya dibuka? Ditambah Taeyeon yang menyetir mobilnya, bukannya Baekhyun oppa"

"Huwaaaa bagaimana dengan nasib Chanyeol oppa?"

"Think smart guys, jangan percaya begitu saja dengan berita picisan ini. Pasti ada alasan dibalik ini semua. Kita hanya harus menunggu konfirmasi dari pihak entertainment mereka"

"Kau benar sekali. Kita sebagai CBHS (ChanBaek Hard Shipper) tidak boleh terpengaruh dan harus mendukung Chanyeol dan Baekhyun oppa"

"Ne, hidup ChanBaek!"

"Hidup ChanBaek!"

.


.

'Ck! Kau memilih untuk mengabaikanku? Baiklah, jangan salahkan aku bila berita ini tersebar luas'

"Ya, sebarkanlah berita tersebut. Aku lebih baik mengabaikanmu daripada harus di peras oleh orang sepertimu"

'Pilihan bagus'

Pip

.


.

Chanyeol merenung dikamarnya seorang diri sambil melihat foto Baekhyun bersama Taeyeon. Walaupun ia tau ini hanyalah settingan, tetapi tetap saja Chanyeol merasa cemburu bila kekasihnya di rumorkan memiliki hubungan khusus oleh orang lain. Hatinya sedikit sakit terlebih lagi Baekhyun dipaksa harus berakting mengkonfirmasi hubungan nya dengan Taeyeon. Sungguh hati Chanyeol serasa hancur saat ini.

Ia juga dipaksa untuk berjaga jarak dengan Baekhyun, agar rumor mereka berdua perlahan menghilang. Ia terima semuanya dengan ikhlas, setidaknya ia masih bisa berdekatan dengan Baekhyun di dorm atau saat mereka sedang di mobil? Walaupun bila di atas panggung mereka harus menjaga jarak.

Tak terasa sudah sebulan skandal BaekYeon berlangsung. Chanyeol sungguh tidak tahan dengan berita panas tersebut, karena semakin hari Chanyeol bisa melihat bahwa seniornya yang bernama Taeyeon itu tidak mau lepas dari Baekhyun. Ia curiga bila Taeyeon kini mulai menyukai Baekhyunnya. Ya, ia tidak bisa tinggal diam seperti ini. Dia harus melakukan sesuatu, lagipula masih banyak fansnya yang mendukungnya. Terlebih lagi fans couple mereka, ChanBaek Hard Shipper pasti sedih seperti dirinya.

Ia memutuskan untuk keluar kamarnya untuk mencari Baekhyun. Ternyata kekasihnya itu sedang duduk manis dengan jus strawberry nya di depan tv. ia langsung duduk di samping kekasihnya itu dan merangkulkan sebelah tangannya pada bahu Baekhyun.

"Ada apa Chan?" Tanya Baekhyun melirik sebentar ke arah Chanyeol lalu memfokuskan matanya kembali ke tv tersebut.

"Aku cemburu.. apa kau tidak menyadari jika Taeyeon nunna itu menyukaimu?" Chanyeol merebut jus strawberry Baekhyun dan meminumnya hingga habis.

"Yak! Kenapa kau menghabiskan jus ku eoh?!"

"Jawab pertanyaanku Baek"

"Aishh baiklah! Lalu kenapa jika ia menyukai ku? Yang terpenting kan aku tidak menyukainya, aku hanya menghormatinya sebagai sunbae ku saja!" Baekhyun sedikit berteriak pada kekasihnya itu.

"Aku sangat mempercayaimu Baek, tapi aku sudah tidak kuat melihatmu bersama Taeyeon nunna terus. Akhiri saja skandal kalian, dan mari kita konfimasi hubungan kita" balas Chanyeol.

"Apa kau gila? Apa kau ingin kita di keluarkan dari EXO?!" Baekhyun sepertinya sedang marah pada Chanyeol saat ini.

"Oke, aku tidak akan melakukannya jika kau memang belum setuju. Tapi aku minta satu hal padamu, jangan lagi kau menjauhiku saat kita sedang di atas panggung. Jadilah diri kita apa adanya, dan aku juga tidak ingin mengecewakan fans kita Baek" Chanyeol menatap ke mata Baekhyun dan Baekhyun membalasnya.

"Ya, aku akan melakukannya. Aku tidak akan menjauhimu lagi di depan fans kita"

Dan Baekhyun meraih tengkuk kekasihnya itu lalu mengecup singkat bibir tebal Chanyeol.

.


.

Kini semua member EXO sedang menghadiri acara Return Of Superman yang akan dibintangi oleh Chanyeol dan juga Baekhyun. Dua bocah kembar menggemaskan Lee Seojun dan Lee Seoon itu nampak sedang asik bermain dan itu menarik perhatian Chanyeol yang pasalnya memang menyukai anak kecil itu. Kemudian ia menghampiri si kembar dan menggendong Seojun, karena Seoon kini sedang di gendong oleh crew film mereka.

"Kau sedang bermain apa hm? Boleh hyung ikut bermain?" Tanya Chanyeol pada Seojun yang memegang mainan mobil-mobilannya itu.

"Tentu ahjussi, ini Seojun pinjamkan ke Ahjusii" Ucap bocah kecil itu sambil menyerahkan mobil-mobilannya pada Chanyeol.

"Ahahah kau di panggil Ahjussi Chan? hahahah lucu sekali" Baekhyun tiba-tiba datang sambil tertawa dengan keras mengejek Chanyeol. Membuat Chanyeol menarik tangan Baekhyun agar duduk di sampingnya dan menjitak kepala Baekhyun.

"Nunna mau ikut bermain juga?" Tanya Seojun polos.

"Pppfffttt! Kau malah di panggil nunna Baek hahahahhahahah" kini giliran Chanyeol yang tertawa dengan keras dan Baekhyun yang mengerucutkan bibirnya sambil mencubit Chanyeol.

"Itu tidak lucu Chan :3" elak Baekhyun.

"Tapi menurutku itu lucu sekali Baek hahaha! Siapa suruh kau punya wajah manis seperti nunna nunna?" Balas Chanyeol.

"Aahhh ~ berhenti menertawakan aku Chan.. itu tidak lucu huwaaa" Baekyun membiarkan Chanyeol terus tertawa disana, sedangkan dia kini mengambil alih Seojun dan memangku bocah imut itu.

"Terus saja tertawa sampai kau tua Chan!" Sinis Baekhyun.

"Yak yak yak! Apa yang kau lakukan pada Seojun eoh?!" Chanyeol membulatkan matanya ketika melihat Baekhyun ingin mencium Seojun.

"Menciumnya. Apa aku salah? ._. " Baekhyun menampilkan wajah polosnya, persis seperti polosnya Seojun. Bahkan di mata Chanyeol, lebih polos Baekhyun daripada Seojun dan itu membuatnya ingin sekali menerjang lelaki manis itu. Ugh! Hentikan pemikiran aneh mu itu Chanyeol.

"Untuk apa kau menciumnya?" Chanyeol lagi-lagi bertanya pada Baekhyun dengan pertanyaan anehnya.

"Ya jelas saja karena aku gemas kepadanya. Kau ini aneh sekali" cibir Baekhyun yang kini sudah mendaratkan bibirnya pada bibir Seojun.

"Yak! Sudah kubilang kau tidak boleh mencium orang lain!" Chanyeol segera menarik Seojun dari Baekhyun, namun Baekhyun menahannya. Dan tarik-menarik Seojunpun terjadi.

"Hiks huweeee~"

Dan benar saja, Seojun menangis saat ia ditarik-tarik oleh paman tampan dan nunna cantik itu. Chanyeol dan Baekhyun langsung menghentikan acara tarik-menariknya dan kelabakan. Kkkkk~

Chanyeol akhirnya punya ide. Ia akhirnya mengeluarkan ponselnya lalu mengaktifkan aplikasi kameranya. Dan entah kenapa Seojun yang tadinya menangis itu langsung terdiam memperhatikan Chanyeol dan ingin meraih ponsel Chanyeol.

Chanyeol menyunggingkan smirknya saat melihat Baekhyun yang sedang melongo. Ia lalu duduk mendekat pada Baekhyun dan menyadarkan Baekhyun yang sedang melongo itu.

"Baek, ayo kita mengambil sebuah foto bersama Seojun. Aku ingin menguploadnya di instagramku. Aku ingin memberi kode untuk fans kita" ucap Chanyeol.

Baekhyun langsung menaikkan kedua alisnya dan menatap Chanyeol dengan tatapan penuh tanya.

"Ayolah sayang, kau sudah berjanji padaku bukan?" Chanyeol mencubit kecil hidung Baekhyun.

"Ahh terserah mu saja. Cepat arahkan kameramu" Baekhyun memerintah Chanyeol dan langsung di turuti oleh Chanyeol.

Mereka mengatur posisi mereka agar terlihat sempurna, Chanyeol memangku Seojun yang dari tadi terdiam memperhatikan ponsel Chanyeol. Sedangkan Baekhyun kini mendekatkan wajahnya pada Chanyeol dan tersenyum manis dan sangat cantik menatap kamera.

Dan..

Klik

Sempurna sekali! Sungguh sempurna!

Kenapa bisa sesempurna ini? Padahal ia hanya mengambil foto ini sekali. Sungguh mereka terlihat seperti sebuah keluarga kecil.

"Jangan kau tag pada ig ku yeol" Baekhyun memberi peringatan pada Chanyeol.

"Untukmu sayang" dan Chanyeol segera menguploadnya di instagram pribadinya.

.


"Sudah ku bilang kan, jika mereka itu memang nyata! Hubungan mereka memang ada dan itu adalah fakta"

"Dilihat dari fotonya sih ini sudah membuktikan sekali ya.. aku setuju padamu"

"Pasti ada maksud tersembunyi dari foto ini. Mana mungkin Chanyeol oppa melakukan ini bila ia tidak memiliki hubungan khusus dengan 'sahabat' nya itukan?

"Dan bisa kau lihat wajah Baekhyun oppa yang sangat manis dan cantik? Come on! Mereka itu nampak bahagia guys!"

"Ahh aku bisa gila bila mereka tidak menyatakan jika mereka memang benar bukan sekedar 'sahabat' biasa!"

"Sampai kapan mereka terus menutupinya? Eohh eommaaaa~"

"Suara mu itu berisik sekali! Tenanglah dan kita tunggu tanggal mainnya. Kita percayakan semuanya pada Chanyeol dan Baekhyun oppa ok?"

"Arraseo! Aku menunggu moment itu"

.

.


.

Ckrek ckrek ckrek!

Suara ratusan kamera terdengar saat acara konversi pers SMent berlangsung untuk mengklarifikasi skandal yang belakangan ini terjadi menimpa management mereka. Sungguh ini adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh fans mereka di seluruh dunia.

Detik-detik yang paling menegangkan bagi semua orang yang menghadiri prescon tersebut ketika melihat satu persatu artis yang telibat dalam skandal tersebut menaiki mimbar yang sudah di siapkan.

Sooman lah orang yang pertama menaiki mimbar itu dan duduk di sana menghadap kesemua wartawan yang sudah siap dengan kamera mereka. Tak beberapa lama kini Taeyeon juga menaiki mimbar tersebut dan duduk di samping Sooman. Wajahnya tampak datar dan lesu, tapi Taeyeon mencoba untuk tersenyum di hadapan para wartawan tersebut seperti biasa ia berada di panggung.

Hampir saja ada seorang Shipper ChanBaek yang ingin melempar wanita cantik itu dengan sepatunya, namun sebelum itu terjadi, Shipper ChanBaek itu terlebih dahulu di amankan oleh petugas yang menjaga keamanan disana. Membuat Taeyeon ketakutan dan menundukkan wajahnya selama acara itu berlangsung.

Cukup lama mereka terdiam disana, sedikit mengobrol untuk menunggu kedatangan Chanyeol dan Baekhyun. Ya, tersangka utama dalam skandal ini adalah Chanyeol dan Baekhyun. Kenapa malah skandal ChanBaek? Bukannya BaekYeon? Itu karena salah satu wartawan sialan itu sudah berhasil menyebarkan skandal yang lebih terlihat nyata daripada skandal settingan Sooman ke sebuah surat kabar berita yang tayang seluruh negara atau international itu. Sooman tidak habis pikir ternyata wartawan itu benar-benar dengan ucapannya, dan membuatnya menjadi pusing seperti ini.

Inilah satu-satunya jalan keluar yang Sooman miliki untuk menyelesaikan kasus ini demi saham perusahaannya. Ia tidak ingin karir EXO dan SNSD hancur hanya karena skandal ini, ia sudah bersusah payah agar mereka bisa sampai seperti sekarang ini. Maka dari itu, ia harus menerima kabar buruk ini dan menuntaskannya. Sebenarnya ia juga bingung apa yang harus ia katakan, biarlah ini berlalu. Sooman hanya bisa menyerah pada takdirnya ini.

Ckrek ckrek ckrek Ckrek ckrek ckrek Ckrek ckrek ckrek Ckrek ckrek ckrek Ckrek ckrek ckrek Ckrek ckrek ckrek!

Suara ratusan kamera tersebut kembali terdengar saat Chanyeol dan Baekhyun mulai menaiki mimbar penentu nasib keempat orang yang duduk disana. Chanyeol terlebih dulu naik dan disusul oleh Baekhyun dibelakangnya. Dan keduanya kini duduk di sebelah kiri Sooman sedangkan Taeyeon duduk di sebelah kanan Sooman.

"Ehem. Langsung saja kita mulai acara ini. Sebelumnya saya selaku CEO SMent meminta maaf kepada masyarakat diseluruh dunia atas skandal yang terjadi ini, terutama untuk para SONE dan EXO-L. Saya sungguh meminta maaf dari dalam lubuk hati saya, maka dari itu saya akan menjelaskan dan menyelesaikan skandal yang beredar ini sampai tuntas. Mohon bila ada pihak yang dirugikan untuk segera melayangkan rasa keberatannya saat ini demi kelancaran prescon ini"

Chanyeol, Baekhyun dan Taeyeon menampilkan wajah yang murung dan sedikit menundukkan kepala mereka. Taeyeon meremas telapak tangannya sendiri. Sedangkan Chanyeol dan Baekhyun kini sedang menautkan tangan mereka di bawah meja. Chanyeol terus saja mengusap-usap tangan halus Baekhyun agar kekasihnya ini kuat untuk menahan airmatanya, jangan sampai Baekhyun menangis di acara prescon penting ini.

Kamera para wartawan tidak henti-hentinya menangkap apa yang mereka lakukan. Membuat Baekhyun sedikit tidak nyaman dan merasa terganggu karena ialah yang paling di sorot oleh kamera-kamera itu.

"Tidak ada? Baiklah, saya akan menjawab pertanyaan dari kalian. Silahkan" lanjut Lee Sooman yang sudah berdiri dari tempat duduknya.

"Sajangnim, saya mewakilkan dari persatuan wartawan seoul akan bertanya kepada Baekhyun-ssi, Apakah benar ia telah menghamili Taeyeon?"

Wwooowwww! Semua orang yang ada disana bersorak tak percaya akan pertanyaan yang sangat frontal itu.

Sooman langsung tertohok dengan pertanyaan pertama itu. Kepalanya serasa mau pecah. Ia terdiam sejenak dan tiba-tiba Taeyeon berdiri dari duduknya, mulai menjawab pertanyaan itu.

"Saya Taeyeon akan menjawab pertanyaan dari anda-"

"Maaf Taeyeon-ssi, tapi yang kita inginkan adalah jawaban dari Baekhyun-ssi" sela wartawan tadi. Sungguh tidak mempunyai sopan santun.

"Bagaimana bisa anda bertanya pada Baekhyun-ssi sedangkan akulah yang menjadi korbannya? Apakah kalian akan bertanya kepada tersangka dan tidak mempercayai perkataan korban?" Taeyeon mulai emosi.

"Dan ini untuk informasi kalian semua, bahwa aku saat ini tidak dalam keadaan hamil. Tidak ada siapapun yang menghamiliku termasuk Baekhyun. Apakah kalian bisa melihat bahwa perut ku ini membuncit? Tidak kan? Oke terima kasih" Lanjut Taeyeon sambil menahan amarahnya kepada wartawan kurang ajar itu.

Setelah ia membungkukkan tubuhnya, lalu ia duduk kembali ketempat semula.

Sooman cukup lega dengan apa yang di katakan oleh Taeyeon, tidak salah jika ia memilih Taeyeon sebagai Leader dan menyuruh nya untuk membuat skandal ini. Karena ia percaya bahwa Taeyeon dapat mengatasi masalahnya sendiri.

Lalu ada seorang wartawan lagi yang mengangkat tangannya, Sooman langsung memberikan isyarat kepada wartawan itu untuk mengatakan apa pertanyaannya.

"Terima kasih sajangnim. Saya akan bertanya kepada Chanyeol-ssi dan Baekhyun-ssi, Apakah benar jika kalian adalah sepasang kekasih? Berdasarkan banyak foto yang sudah tersebar dan diselidiki bahwa foto itu adalah asli dan tanpa di edit atau di rekayasa. Mohon di jawab dengan sejujurnya kareka banyak masyarakat bahkan fans kalian yang ingin mengetahui kebenarannya. Terima kasih" wartawan pria itu berkata dengan tegas dan jelas. Tidak seperti wartawan wanita yang tidak punya sopan santun tadi.

Chanyeol dan Baekhyun masih terdiam. Bingung apakah mereka harus mengatakan semua yang sebenarnya atau masih harus menutupinya dengan kedok 'sahabat'?

Baekhyun menolehkan kepalanya pada Chanyeol yang tiba-tiba berdiri dan memegang mic nya dengan erat. Chanyeol harus mengatakannya, karena ia memang sudah menyiap ini dari jauh-jauh hari. Ia harus siap menerima apa yang akan terjadi selanjutnya, asalkan Baekhyun selalu bersamanya, walau badai sekalipun akan Chanyeol terjang.

"Aku yang akan menjawab pertanyaan ini. Apakah aku dan Baekhyun sedang menjalin sebuah hubungan? Dan jawabannya adalah IYA. Iya kami memang tengah menjalin sebuah hubungan yang khusus, terserah kalian akan menganggapnya apa. Dan kebenaran dari foto tersebut itu adalah fakta. Apakah salah jika kita mencium seseorang yang kita sayangi? Coba kalian pikirkan, apakah bila kita menyayangi seseorang, kita tidak berhak untuk menciumnya? Banyak artis-artis lain yang melakukannya terhadap sahabat mereka. Dan apakah aku salah jika aku melakukannya pada 'sahabat' ku?"

Keadaan mendadak sunyi ketika Chanyeol berkata dengan panjang lebar. Mereka seolah sedang merenungi perkataan Chanyeol yang 100% adalah benar itu.

"Ayolah, kenapa kalian terlalu melebih-lebihkan? Tolong lah hargai privasi kami, kami pun memiliki privasi seperti kalian. Tidakkah kalian mengerti itu?" Lanjut Chanyeol. Baekhyun masih menganga mendengar jawaban Chanyeol.

"Dan terakhir, aku akan mengucapkan banyak terima kasih untuk fans yang telah mendukung 'kami' selama ini. Sungguh tanpa kalian kami bukanlah apa-apa, semangat dari kalianlah yang membuat kami menjadi seperti ini. Jangan pernah lelah untuk mendukung kami, karena kami mencintai kalian semua" setelah membungkukkan tubuh tingginya, Chanyeol menarik lengan Baekhyun agar berdiri juga sama seperti dirinya saat ini.

"Dan satu lagi, aku memang telah mencintai sahabatku ini.."

1 detik ..

2 detik ..

3 detik ..

Woaaaaa~

Ckrek ckrek ckrek Ckrek ckrek ckrek Ckrek ckrek ckrek!

Kamera kembali menyorot dan merekam moment yang dilakukan oleh Chanyeol saat ini.

Ya, Chanyeol dengan tiba-tiba mencium bibir Baekhyun tepat di hadapan semua orang yang berada disana. Chanyeol terus menempelkan bibirnya pada bibir Baekhyun dengan memejamkan matanya. Ia membiarkan semua orang tau jika ia memang mencintai sahabatnya ini. Dan skandal ini sudah selesai, tidak ada lagi yang perlu di tutup-tutupi lagi. Ia siap menghadapi hinaan yang akan di tujukan kepadanya dan Baekhyun.

Chanyeol dan Baekhyun harus menghadapi ini karena mereka memang saling mencintai, dan tidak ada seorangpun yang berhak menganggu hubungan mereka.

Jatuh cinta kepada sahabatnya sendiri.

Dan ini adalah kesalahan terindah yang mereka pilih.

Cinta tidak memandang siapa yang akan mereka pilih bukan?

Biarkan cinta ini menetap di hati Chanyeol dan Baekhyun.

Walaupun mereka tau bila pada akhirnya mereka tidak akan pernah bersatu.

Ya, biarkanlah untuk saat ini mereka saling memiliki dan mencintai. Mereka tidak perduli dengan apa yang akan terjadi pada mereka di masa depan. Memiliki satu sama lain saja itu sudah lebih dari cukup.

Karena cinta memang tidak pernah salah.

Chanyeol dan Baekhyun tidak salah jika mereka saling cinta.

Ini semua adalah sebuah takdir Tuhan untuk mereka bukan?

.

END

.

TAPI BOONG XD

.

.


"Hahaha sudah ku bilang kan jika mereka itu nyata? Sekarang mari kita berpesta untuk merayakan ini"

"Ssstttt! biarkan ini menjadi rahasia umum, aku yakin jika mereka tidak akan mengecewakan kita. Biarkanlah Chanyeol dan Baekhyun oppa begini adanya"

"Kau benar, biarkan mereka menjadi sepasang 'Sahabat'. Masalah cinta, biar mereka yang merasakannya, kita tidak bisa memaksa mereka bukan?"

"Sudah cukup jelas tentang hubungan mereka, sekarang tidak ada yang perlu di permasalahkan lagi"

"Lagipula, apa salahnya jika mereka gay? banyak di luar sana yang menjadi gay bahkan sudah menikah dan mengadopsi anak. Kenapa orang jaman sekarang jadi suka melarang-larang masalah cinta orang lain?"

"Yaps, ini cinta men! cinta! love is crazy! noted it!"

"Dan tentunya aku percaya dengan cinta mereka, cinta Chanyeol dan Baekhyun oppa~ JJANG!"

"Tidak ada seorangpun yang bisa melarang yang namanya CINTA"

"Ya, aku setuju. Sampai mati aku akan tetap menjadi Shipper mereka walaupun mereka tidak akan pernah menikah sekalipun dan menikahi wanita lain suatu saat nanti, tapi aku percaya jika mereka memiliki cinta yang sama. Cinta sejati yang tidak seharusnya mereka rasakan oleh satu sama lain.."

"Wow kau bijak sekali hahaha Dan juga mereka sangat cocok! Apakah para haters buta? Baekhyun oppa yang cantik, manis dan imut tentu saja sangat cocok jika di pasangkan dengan Chanyeol oppa yang tinggi, manly dan tampan! AAAAAAAA~"

"Kau berlebihan tapi... aku menyetujuinya haha"

"Dan untuk haters, nikmati santapan pahit kalian hahahahaha!"

.


"Chanh, kau lihat? Shipper kita semakin banyak hihihi"

"Tentu saja, karena kita memang telah mempublikasikan hubungan real kita pada semua orang dan fans kita. Sudah ku katakan padamu bukan? Fans sejati kita tidak akan meninggalkan kita hanya karena kita ini mengalami complex. Dan aku sungguh bangga dan terima kasih banyak pada fans yang seperti itu. Menerima kita apa adanya.."

Baekhyun mengecup bibir Chanyeol di depan fans mereka saat mereka sedang konser The ExoLuXion di Seoul. Tentu saja Chanyeol membalasnya dan malah melumat bbir tipis nan manis milik Baekhyun itu.

"Dan satu lagi.." ucap Baekhyun yang kini sudah menghadap ke arah fans mereka sambil merentangkan tangannya bersiap-siap untuk berteriak.

"AKU MENCINTAIMU PARK CHANYEEEEOOOOLLLLLLLLLL~"

Setelah berteriak seperti itu, Baekhyun menarik tangan Chanyeol yang sedang berdiri di belakangnya untuk melingkari pinggangnya dan di turuti oleh Chanyeol.

"AKU BAHKAN LEBIH MENCINTAIMU BAEKHYUN-AAAAHHHHHHH~" kini giliran Chanyeol yang berteriak didepan fans.

Dan semua fans berteriak histeris ketika Baekhyun menolehkan kepalanya kepada Chanyeol yang masih memeluknya dari belakang dan mencium bibir tebal Chanyeol lagi dengan intens. Chanyeol meladeni ciuman basah Baekhyun dengan mendorong kepalanya agar ciuman itu semakin dalam.

Setelah beberapa menit mereka bertautan, akhirnya mereka melepaskan ciuman itu ketika sebuah music mulai terdengar. Chanyeol dan Baekhyun tersenyum satu sama lain sambil bergandengan tangan.

"YOYOYOYO~"

"YUHUUU~ OH YEAHHH LADY LUCK! A HAH~ A HAH~ A HAH~"

"WOUWOWOUHUUU~"

Dan mereka menyanyikan lagu mereka yang berjudul Lady Luck itu sambil duduk bersampingan di depan fans mereka.

.

FIN

.

END

.

Kalo yang ini beneran END hahaha :v

TERIMA KASIH UNTUK SEMUA READERS YANG SUDAH MENYEMPATKAN WAKTUNYA UNTUK MEMBACA FICT YUTA,
YUTA SENENG BANGET KALO FICT YUTA ITU DI BACA, DI FOLLOW, DI FAVE APALAGI DI REVIEW T^T
MAKASIH BANYAK YANG SEBESAR-BESARNYA UNTUK KALIAN~ #BOW

Dan gimana tanggapan kalian tentang ceritanya? seru ga? Mohon di jawabnya~

Review nya pleaseeee T^T