Title : THAT XX Chapter 8

Author : Ruka17

Rating : NOT FOR CHILDREN (T)

Genre : Romance, Humor, Drama, Violence, sedikit bumbu Yaoi/BL (Don't like don't read)

Cast : EXO, BAP, B1A4, INFINITE

Disclaimer : Cast milik tuhan YME dan SM Ent. Author hanya pinjam mereka untuk meramaikan FF ini.

Warning: typo, alur maksa, gaje, garing, humor gagal, EYD awut-awutan.

.

.

Mianhae readernim.. lagi2 author baru bisa update FF #bow

Gumawoo yang uda pada ngereview dan ngefollow epep abal2 ini..hhe

Dari pada author banyak bacot mending langsung baca aja ne.. CEKIDOT..

.

.

Cerita sebelumnya

.

"Waseo..!" sapa Suho pada Kris dan Baekhyun

"Ah..mian..aku terlambat datang.. dimana mereka?" ujar Kris dengan wajah khawatir

"Apa mereka baik-baik saja?" giliran Baekhyun yang bertanya.

"Ne..Sepertinya masalah sudah selesai. Kyungsoo pergi menjelaskan semuanya pada Kai," jelas Suho. "Tapi masalah yang sebenarnya baru dimulai."

Kris dan baekhyun menatap Suho dengan tatapan penuh tanda tanya. "Apa maksudmu?" tanya Kris

"Kim Myung Soo. Dia sudah kembali."

.

FLASHBACK

.

"Kris Hyung!" teriak seorang namja pada namja bersurai blonde

Namja itu berlari kearah Kris seraya merangkul pundak Kris yang kemudian dibalas oleh Kris dengan hal yang sama.

"Myung soo-ah, kau habis dari mana saja eoh?" tanya Kris

"Hyung..kau tahu.. aku baru saja menyelesaikan sesuatu dengan anak-anak sialan itu.." balas myungsoo dengan senyuman lebar

"Apa yang kau lakukan pada mereka eoh?"

"Aku hanya sedikit bermain dengan mereka. Biar mereka tahu siapa aku." ujar myungsoo seraya menyeringai

Kris sangat tahu dengan saeng-nya yang satu ini. Kim Myung Soo atau yang sering dipanggil dengan sebutan L adalah sahabat baiknya ah tidak Kris mungkin sudah menganggapnya seperti adiknya sendiri dan Kris sangat tahu L adalah orang yang pasti akan menyingkirkan siapa saja yang dianggapnya mengganggu pemandangannya. Seperti sekarang ini, L baru saja memberikan pelajaran pada anak-anak yang tempo hari telah mengganggu L dan teman-temannya. Dan L bisa dibilang salah satu yang terganas dalan hal 'itu' diantara teman-temannya.

.

.

"Myungsoo-ah..apa yang kau lakukan dengannya?" tanya Kris mengintimidasi

"Siapa maksudmu hyung? Ah, Sungyeol? Waeyo?" balas Myungsoo

"Kau..jangan dekat-dekat dengannya lagi.."

"Waeyo hyung?" ujar Myungsoo seraya meneguk bir dari kaleng yang ada ditangannya

"Ketua geng motor itu, ia akan membahayakanmu."

Myungsoo meneguk habis bir miliknya, lalu meremas kuat kaleng bir yang ada ditangannya dan melemparkannya ke tong sampah

"Kuharap hyung tidak ikut campur urusan ku dengannya," ujar Myungsoo seraya menatap tajam mata Kris, lalu pergi meninggalkan Kris sendirian diatas atap sekolah

"Haaaaahhhh… bagaimana caranya supaya dia bisa mengerti.." gumam Kris seraya menatap kepergian myungsoo

.

.

Myungsoo masuk kekelas dengan tatapan garang. Ia menghampiri Kris yang sedang duduk dibangkunya, memcengkram kerah seragam Kris dengan kuat dan menatapnya dengan sorot tatapan tajam.

"Apa yang kau lakukan pada Sungyeol hah?!" geram myungsoo

"Mianhae myungsoo-ah. Tapi ini sudah kelewat batas," ujar Kris tanpa perlawanan

"Asaekki..!"

BUUUGGHHH..

Myungsoo melayangkan tinjunya ke pipi Kris dan Kris pun terjatuh ke lantai

GREEEPPP…

Tiba-tiba tangan Myungsoo dipegang oleh seseorang.

"Hentikan myungsoo-ah.." ujar Suho

Myungsoo menghempaskan tangan Suho, lalu menatap member BLACK JACK yang ada disana

"Kalian semua sama saja dengannya," ujar Myungsoo seraya menatap kearah Kris yang sibuk mengelap darah segar yang keluar dibibirnya. "Aku keluar dari BLACK JACK," ujar myungsoo seraya pergi meninggalkan kelas tanpa menoleh kebelakang

Suho menatap kearah Kris dan membantunya berdiri. "gwenchana?"

"Ne…" ujar Kris seraya membetulkan seragamnya

"Kau sudah keterlaluan padanya duizhang."

"Aniyeo. Sebenarnya aku tidak masalah myungsoo ikut dengan geng motor itu, tapi aku tidak suka dengan mereka yang ternyata melakukan sesuatu hal yang menjijikan bagiku."

Menjijikan bagi Kris? Tentu saja. Walaupun Kris dan teman-temannya suka berkelahi dan mencari masalah, tapi setidaknya tangan mereka bersih dari yang namanya 'obat terlarang'. Itu lah yang membuat Kris benci dengan geng motor itu dan terpaksa melaporkannya pada pihak yang berwajib karena dia tidak ingin myungsoo terlibat lebih jauh dengan geng motor itu.

.

FLASHBACK OFF

.

.

-EXOBAPB1A4INFINITE-

.

.

Hosh..hosh..hosh..

Zelo berlarian dikoridor sekolah dengan sekuat tenaga menuju kekelasnya dengan ekspresi yang tidak dapat dijelaskan.

GRAAAAKKK!

Zelo membuka paksa pintu kelas, mencari-cari seorang namja tinggi bersurai kecoklatan.

"Hyung! Dia sudah datang!" teriak Zelo pada namja tinggi yang ditatapnya

"Araseo.." ujar namja tinggi itu seraya bangkit dari tempat duduknya

GREEEPPP…

Seseorang memegang tangan namja tinggi itu. "Chanyeol-ah…apa kau yakin?" ujar Luhan

"Ne hyung.." balas Chanyeol tanpa ekspresi seraya pergi meninggalkan teman-temannya.

.

.

Chanyeol berdiri ditengah-tengah lapangan yang luas, sedangkan dihadapannya terlihat puluhan namja yang seumuran dengannya, memakai seragam yang berbeda dengan dirinya.

"Waseo…!" ujar seorang namja yang berada paling depan diantara puluhan namja tersebut

Chanyeol mengembangkan seringainya kepada namja itu. "Lama tak bertemu, Kim Myungsoo,"

Namja yang dipanggil Kim Myungsoo itupun menyeringai pada Chanyeol. "Kau datang sendirian? Sudah kuduga."

Chanyeol menatap tajam kedua mata namja itu. "Kau tahu aku," ujarnya seraya menyeringai kembali.

"Yah..yah..aku tahu.." ujar Myungsoo seraya memutar bola matanya. "Dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengirimmu ke neraka," ujarnya seraya tertawa terbahak-bahak

Chanyeol tersenyum geli mendengar penuturan Myungsoo. "Tapi sayangnya tidak untuk sekarang."

"Sombong sekali kau Park Chanyeol."

"That's me."

Myungsoo memberi kode pada teman-teman yang ada dibelakangnya dan dengan segera mereka mengepung Chanyeol.

SWUNGGG!

Sebuah tinjuan melayang kearah Chanyeol, tapi dengan gesit Chanyeol menangkis tinjuan itu dan membalasnya dengan satu tendangan kuat kearah perut namja yang hendak menonjoknya tadi. Namja yang lain berusaha menangkap chanyeol dari arah belakang dan kedua sisi kanan dan kirinya. Tapi lagi-lagi, chanyeol berhasil menghindar dan…

DUAGH!

Satu pukulan berhasil mengenai pipi Chanyeol yang sudah kotor karena debu.

"Asaekki..!" Chanyeol mengumpat seraya meludahkan darah yang keluar dari sudut bibirnya.

Chanyeol dengan segera melayangkan tinju balasan pada namja yang telah memukulnya dan hanya dengan satu kali pukulan namja itu terjatuh dengan keras ketanah.

Seorang namja lain yang ada didekat chanyeol dengan sigap mengarahkan tongkat baseball kearah chanyeol dan..

TRAAANGG!

Tongkat baseball yang digenggam oleh namja itu terlepas dari tangannya. Chanyeol pun menoleh kebelakang dan dilihatnya seorang namja yang tidak kalah tingginya dengan dirinya, menatapnya seraya menyeringai.

"Kami datang," ujar namja tinggi itu

"Kris…"

Namja yang dipanggil Kris itu dengan segera membelakangi punggung Chanyeol dan bersiap-siap menghadapi lawan yang akan mengeroyok mereka berdua.

"Untuk apa kau datang kemari. Ini bukan urusan mu," bisik Chanyeol pada Kris

"Ini juga urusanku, karena temanku juga terseret dalam masalah ini. Aku kesini bukan untuk membantumu. Araseo. Jadi kau diam saja." balas Kris

"Terserah kau saja," ujar Chanyeol seraya memutar bola matanya

Kris kembali menyeringai dan mereka berdua pun kembali menyerang lawan yang ada dihadapan mereka. Tanpa mereka sadari, teman-teman kedua namja itu pun ikut membantu dan satu per satu dari lawan merekapun tumbang.

.

.

PLOK..PLOK..PLOK!

Kim Myungsoo bertepuk tangan melihat adegan yang baru saja ia tonton dengan senyuman menyeringai yang mengembang disudut bibirnya.

"Dua leader bersatu rupanya. Hebat..hebat.." sindir Myungsoo

Tubuh Chanyeol dan Kris kini sudah lebam dimana-mana akibat perkelahian yang baru saja mereka selesaikan.

"Tidak perlu banyak omong. Urusan kita belum selesai. Sekarang giliranmu," gertak Chanyeol

Kris dengan segera menepuk bahu Chanyeol. "Apa?!" tanya Chanyeol dengan nada tinggi pada Kris

"Sudah. Jangan dilanjutkan lagi."

"Mworago?" Chanyeol naik pitam mendengar penuturan Kris.

"Yak..! Apa kau tidak lihat eoh? Yixing babak belur karena tindakan mereka. Kalau saja aku tidak ada disana, Yixing mungkin saja sudah tidak ada disini lagi," geram Chanyeol

"Kau tidak tahu siapa dia," ujar Kris

"Yak..kau merendahkanku eoh?!" kemarahan Chanyeol semakin meluap-luap

GREEEPPPP

Kris mencengkeram kerah seragam Chanyeol yang sudah berlumur darah

"Kau boleh marah padaku. Kau boleh memukulku sesuka hatimu setelah ini. Tapi ku harap kau dinginkan dulu otakmu itu untuk bisa berpikir kembali."

"Kau…"

"Lagipula orang yang memukuli Yixing bukan dia tapi anak-anak itu," Kris menunjuk segerombolan namja yang tersungkur dilantai. "Mereka sudah kau habisi."

Chanyeol memutar bola matanya malas. "Ck.." lalu menepis tangan kekar Kris yang bertengger dikerahnya. "Kau harus menepati perkataanmu tadi."

"Araseo." Senyum mengembang dibibir Kris

Myungsoo yang melihat adegan itu menaikkan alisnya, "Ige mwoya?"

"Urusan kita sudah selesai. Pergilah." ujar Kris

"Kalian tidak asik..ck..baiklah aku pergi. Tapi nanti aku pasti akan datang kembali," ujar Myungsoo seraya menyeringai dan pergi meninggalkan mereka.

Seorang dari teman Myungsoo memegang lengan Myungsoo hendak mencegah kepergiannya, "Hyung…kau tidak ingin melanjutkanya?"

"Permainan kali ini cukup sampai disini dulu. Kita akan bermain-main lagi besok," ujar Myungsoo seraya masuk kedalam mobil sport putih miliknya dan pergi meninggalkan mereka.

GREEEPPP

Chanyeol mencengkeram pundak Kris dengan kuat. "Ku tunggu kau dihalaman belakang sekolah."

Kris tersenyum mendengar perkataan Chanyeol. "Araseo."

.

.

"Ge..kau mau kemana lagi?" cegah Yixing

"Kau tidak perlu ikut campur urusanku kali ini," ujar Kris kesal

"Ge..sudahlah ge..kau tidak kasihan dengan tubuhmu ini?" ujar Yixing menatapi tubuh Kris yang sudah lebam dimana-mana

"Aku tidak kasihan pada tubuhku ini. Aku kasihan pada diriku ini kalau tidak bisa memenuhi janji yang telah keluar dari mulutku ini."

"Tapi ge…"

"Tenang saja, kau tidak perlu khawatir," ujar Kris seraya menepuk puncak kepala Yixing. "Tolong rawat yang lainnya."

"Ne…araseo ge…"

Kris pun tersenyum pada Yixing dan meninggalkan teman-temannya mengikuti Chanyeol kehalaman belakang sekolah.

.

.

Halaman Belakang Sekolah

Kris menyilangkan kedua tangannya didadanya seraya menatap tajam kearah Chayeol. "Sekarang hanya tinggal kita berdua saja. Kau boleh menghajarku sesuka hatimu."

Chanyeol menyeringai, memperlihatkan deretan gigi putihnya,"Jinjja? Tapi sekarang aku tidak sedang mood untuk berkelahi denganmu."

"Lalu?"

"Kita bertanding basket."

"Basket?" Kris heran mendengar permintaan Chanyeol

"Ne…" ujar Chanyeol. "Aahh..aku bosan..!" Chanyeol merengganggkan kedua tangannya lalu mengambil bola basket yang ada didekatnya.

DING..DING..DING

Terdengar suara bola basket menghantam lantai lapangan basket. Chanyeol mendrible bola basket tersebut dan melangkahkan kakinya menuju ring

SWUNG..SRAAAKK

Chanyeol melakukan slam dunk dengan lihainya.

"Giliranmu." Chanyeol melempar bola pada Kris dan diterima oleh Kris dengan gesit

Kris pun mendrible bola yang didapatnya dan melakukan tembakan 3 point. Dan akhirnya kedua namja itu pun asyik bermain basket sampai-sampai mereka tidak sadar bahwa matahari telah turun dan digantikan oleh cahaya bulan dan bintang.

"Hah..hah..hah" Chanyeol mengatur nafasnya begitu pula dengan Kris. Mereka berdua merebahkan diri diatas lantai lapangan.

"Kau hebat juga" tutur Chanyeol seraya menepuk dada Kris.

"Kau juga" balas Kris

Dan tawapun pecah diantara mereka berdua.

Tiba-tiba Chanyeol dan Kris merasakan sensasi dingin yang hinggap di kening mereka. Mereka pun mendongakkan kepala dan dilihatnya Baekhyun menempelkan sebuah minuman kaleng dingin dikepala mereka.

Kris langsung membetulkan posisinya menjadi duduk menghadap Baekhyun. "Gumawo" ujar Kris seraya mengambil minuman yang diberikan padanya. Begitu pula dengan Chanyeol yang kemudian mengambil minuman dan menatap kaleng minuman itu.

"Tenang saja. Minuman itu tidak ada racunnya," ujar Baekhyun yang melihat raut muka Chanyeol yang berbeda saat menatap kaleng minuman yang diberikan padanya.

Sebenarnya Chanyeol bukannya curiga dengan Baekhyun, hanya saja dia bingung kenapa Baekhyun selalu baik dengannya, padahal dia itu musuhnya.

Chanyeol dengan segera membuka tutup kaleng dan meneguk minuman itu sampai habis. "Ehmm..gumawo.."

Baekhyun tersenyum pada Chanyeol, "Ne..cheonma.."

DEG

Lagi…perasaan ini datang lagi...ada apa denganku? Padahal ia hanya memberikan minuman dan tersenyum padaku. Ada apa dengan dirimu Park Chanyeol.

"Kris ge…kau dicari Suho hyung," ujar Baekhyun

"Ok…gumawoo…" ujar Kris seraya bangkit dari tempatnya dan pergi meninggalkan Baekhyun dan Chanyeol.

Baekyun kembali menatap Chanyeol. "Pulanglah…ini sudah malam," ujarnya seraya melangkahkan kakinya hendak mengikuti Kris.

GREP

Baekhyun merasakan pergelangan tangannya dipegang oleh seseorang. Ia pun menoleh kebelakang dan…

CHUUU~

Baekhyun merasakan benda kenyal dan dingin menempel pada bibirnya yang merah. Baekhyun membulatkan matanya ketika ia mengetahui siapa yang telah mencuri ciumannya.

"Chan-chanyeol…" ujar Baekhyun ketika Chanyeol melepaskan ciuman singkatnya.

"Mianhaeyo…aku hanya ingin memastikannya…" ujar Chanyeol

"Memastikan apa?"

Chanyeol menggenggam tangan Baekhyun lalu menempelkan tangan Baekhyun tepat didadanya. Baekhyun pun dapat merasakan detak jantung yang begitu keras.

"Ini yang ingin ku pastikan."

BLUSH

Kini pipi Baekhyun merona merah seperti kepiting rebus dan sekali lagi Chanyeol mempersempit jarak antara mereka. Chanyeol menempelkan bibirnya pada bibir Baekhyun dan mengulumnya. Ciuman yang lembut dan penuh makna itu yang dirasakan oleh Baekhyun. Berbeda dengan sifat yang selama ini selalu dilihat oleh Baekhyun, Chanyeol yang kasar, serampangan, nakal, dan sifat buruk lainnya. Kini ia merasakan Chanyeol yang lembut dan hangat.

"Manis." Satu kata yang keluar dari bibir Chanyeol ditengah kegiatan mereka, membuat Baekhyun serasa ingin meledakkan kepalanya (?).

.

.

TBC

.

.

GYAAAA…akhirnya bisa nyelesaiin chap ini..fiiuuuhh~~~

MIANHAE KLO FF-NYA ABAL PLUS GAJE PAKE BANGET..ET..ET...#BOW

SEKIAN DARI AUTHOR GAJE

.

NO BASHING | NO FLAME

NO SILENT READER | PLEASE COMMENT

DITUNGGU REVIEWNYA NE..

MATUR NUWUN. THANKS. MAACIH. SANKYU. GUMAWO ^^

.

My oxygen:

Seblak park. Naochan. Oracle. Haehyukyumin. Ajib4ff. taoris lover. Fujo yaoi. Ichigo song. Rin rin kim chenmin EXOtic. Myjonggie. Kim haerin-ah. Babysulaydo.