Mine ( Yunjae )

.

.

.

.

Disclaimer : Mereka milik Tuhan dan Changminie milik Cho

Pairing : Yunjae

Yaoi, typos , membosankan, alur lambat

Rating T

.

.

.

.

Yunho menarik Jaejoong hingga duduk dipangkuannya. Jaejoong yang memberontak untuk dilepaskan tidak dipedulikan oleh Yunho yang malah merengkuh erat pinggang Jaejoong.

" Yun…." Risih Jaejoong

" Aku tidak tahu apa yang dia katakan pada Eomma" Ucap Yunho sambil memandang tajam Ahra " Eomma tahu kan aku seperti apa? Tidak akan sembarangan memilih teman apa lagi pendamping hidup"

Kibum membenarkan ucapan Yunho, bahkan temannya saja hanya Yoochun dan Hangeng. Selebihnya tidak pernah dianggap olehnya.

" Lalu? Oppa kapan mulai pacaran dengannya?" Tanya Jihye

" Baru beberapa minggu… Tapi, aku sudah lama mencintainya dan aku tekankan, aku sudah lama membeli apartemen ini bahkan jauh sebelum berpacaran dengan Jaejoong. Aku memang membeli apartemen ini untuk tinggal bersamanya" Ucap Yunho memandang Jaejoong

Jaejoong mendongak kaget akan pernyataan Yunho, Ahra yang mendengarnya hatinya seakan hancur berkeping – keping. Sedangkan Kibum tersenyum.

" Jihye ah… Bisa kau antarkan Ahra keluar?" Suruh Kibum pada Jihye

Jihye mengerti maksud sang ibu. Dia mengusir Ahra dari apartemen kakaknya. Jihye segera berdiri dan memegang tangan Ahra.

" Mianhae Ahra Eonnie… Kajja kita keluar… Eomma ada urusan dengan Yunho oppa" Ucap Jihye, dia menarik lengan Ahra yang masih betah duduk disofa

" Tap-tapi…" Bantah Ahra

" Silahkan kau keluar Ahra… Ada yang akan kami bicarakan" Ucap Kibum

" Baiklah… Annyeong" Ahra membungkuk kemudian keluar apartemen Yunho bersama Jihye

" Kemarilah…" Ucap Kibum datar pada Jaejoong sembari menepuk sofa disebelahnya

Jaejoong mengangguk dan melepaskan pelukan Yunho. Sepertinya Yunho masih tidak rela Jaejoongnya turun dari pangkuannya. Namun kemudian Jaejoong tersenyum dan Yunho akhirnya melepaskan pelukannya. Jaejoong duduk disamping Kibum. Kibum memandang Jaejoong dengan teliti sampai…

.

.

.

~ Chapter 10 ~

.

.

.

" Aahhhh… Appo…." Pekik Jaejoong saat Kibum mencubit pipi Jaejoong " Ah-ahjumma…."

" Kau imut sekali eoh? Kau pintar sekali memilih kekasih Yun? Aigoo….. Imut sekali" Ucap Kibum kemudian mencubit kembali pipi Jaejoong

Yunho memutar bola matanya, memandang kesal pada sang Eomma. Yunho sangat yakin eommanya akan menyukai Jaejoong. Karena sang Eomma, adik bahkan appanya menyukai seseorang yang menggemaskan. Oleh karena itu dia ingin menyimpan Jaejoong untuk dirinya sendiri dulu.

" Ya! Yun! Kalian sudah melakukannya?!"

" Sudah" Jawab yunho cuek

" Eh?" Jaejoong menunjukkan wajah bingungnya

" Pervert!" Kibum mendeathglare anaknya. Dia tahu pasti sang anak yang memaksa Jaejoong melakukannya

Jaejoong tersentak saat Kibum mengucapkan 'pervert'. Dia jelas tahu arti kata itu... Dan tak lama wajahnya memerah sempurna.

Jihye yang sudah mengantar Ahra sampai ke dalam taksi dating dengan riang dan ikut mencubiti pipi Jaejoong. Yunho yang jengah menarik Jaejoong dari ibu dan adiknya.

" Maka dari itu aku menyimpannya untukku sendiri! Kalian pasti akan sering menggangguku!" Ucap Yunho merengkuh pinggang ramping Jaejoong

" YAH! Oppa! Pelit sekali!"

" Biarkan saja"

" Tapi, tidak kusangka kau satu jenis dengan kami juga? Ku kira kau hanya menganggap bambimu itu menggemaskan... Ternyata..."

" Ya!"

Jaejoong hanya bengong tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi.

" Joongie ah..." Panggil Kibum

" Ne ahjumma...?"

" Eiii... Panggil Eomma ne?"

" Ng... N-ne"

" Kenapa kau mau dengan robot gila kerja dan dingin itu eoh?! Apa stock namja sudah habis?" Tanya Kibum dan Yunho mendeath glare sang Eomma

" Ng.. Yunie... Memang terlihat dingin tapi dia sangat baik, perhatian dan hangat eom-eomma.."

" Dimana orangtuamu Joongie ah?"

" Eh?" Joongie menunduk " Eomma.. Appa sudah meninggal..."

" Omo! Mianhae... Sekarang kau bisa anggap aku adalah ibumu dan dia adikmu... Juga namja tua yang sedang pergi ke Jepang itu Appamu... Ne? Jangan bersedih lagi"

" Ne eomma... Gomawo" Jaejoong tersenyum tipis

" Lalu bagaimana dengan sekolahmu selama ini?"

" Ng... Joongie... Sejak Junior high school sudah kerja part time untuk menyewa apartemen dan mengandalkan beasiswa untum sekolah" Lirih Jaejoong

" Jaejoong merupakan siswa beasiswa terpandai disekolah Eomma..."

" Ah... Kau pasti pintar sekali?" Ucap kibum

" Akhir minggu ini bawa Joongie kerumah Yun... Eomma akan mengenalkannya pada appa"

" Aish... Ne..."

" Kajja eomma kita pulang..." Ajak Jihye

" Okay... Tapi, bisakah kita foto dulu bertiga Joongie?" Tanya Kibum dengan mata berbinar

" Eh?"

" Ah ne! Kajja oppa!"

Jihye menarik Jaejoong yang masih dalam pelukan Yunho dan mendudukkamnya ditengah.

" Yun... Fotokan kami!" Perintah Kibum dan Yunho mendengus sembari menerima ponsel yang diberikan oleh ibunya

" Aku juga Oppa!" Jihye memberikan ponselnya juga

Setelah bernarsis ria akhirnya Jihye dan Kibum pun pulang walau tidak rela. Padahal mereka ingin berfoto bersama Jaejoong kembali, namun Yunho mengusir mereka. Yunho mendesah lega saat adik dan ibunya pulang. Dia berjalan menuju ruang tamu dan tidak mendapati Jaejoong disana.

" Joongie?"

" Ne yun... Di dapur"

Yunho kemudian berjalan menuju dapur dan melihat sang kekasih sedang mencuci piring. Yunho duduk pada salah satu kursi diruang makan sambil melihat Jaejoong.

" Yun... Eomma dan adikmu sungguh menyenangkan..."

" Ne, mereka selalu ramai jika dirumah"

" Oh..." Jaejoong menunduk, dia iri sekali dengan Yunho yang mendapatkan perhatian dari keluarganya

" Hey.. Mereka keluargamu juga sekarang... Jja... Cepat selesaikan pekerjaanmu lalu istirahat. Hari ini sungguh melelahkan"

" Ne Yun!" Ucap Jaejoong semangat Selesai mengerjakan pekerjaannya karena merasa lelah Jaejoong segera pamit ke dalam kamarnya dan mandi. Selesai mandi dia bersandar pada tempat tidurnya. Dia masih belum bisa tidur. Jam juga masih menunjukkan pukul tujuh malam. Dia mengambil ponselnya kemudian mengetik pesan untuk Yunho.

' To : Yunie Bear

Kau sedang apa Yun?'

Tak lama terdengar bunyi dan Jaejoong segera membaca.

' From : Yunie Bear

Wae? Baru saja selesai mandi'

Saat akan membalas ponselnya berbunyi dan Jaejoong segera mengangkatnya.

" Waeyo hmm?"

" Aku tidak bisa tidur..."

" Mau kutemani?"

" Apa boleh?" Ntah kenapa Jaejoong ingin ditemani oleh Yunho malam ini

" Tunggu ne?"

Sambungan telepon itu terputus dan tak lama pintu sambungan kamarnya dengan kamar Yunho terbuka. Yunho berjalan mendekati tempat tidur Jaejoong dan berbaring disebelah Jaejoong. Dan Jaejoong langsung memeluknya, Yunho tersenyum kecil.

" Jja. Tidurlah..." Ucap Yunho sambil mengelus rambut Jaejoong

" Jalja Yunie... "

" Jalja Boo..."

.

Sesuai janji, hari sabtu depannya Jaejoong bersiap menuju rumah Yunho. Dia sedang menyiapkan kue yang dibuatnya untuk eomma dan adik Yunho. Sedangkan Yunho duduk manis menunggu Jaejoong. Setelah selesai Jaejoong menghampiri Yunho dan mereka pun pergi menuju kediaman Yunho. Mulut Jaejoong menganga lebar melihat rumah Yunho yang lebih tepat disebut istana.

" Kajja..." Ucap Yunho lembut, turun dari mobil dan menggandeng Jaejoong menuju pintu rumahnya.

" Selamat datang tuan..." Seorang pelayan menyambut Yunho dengan senyuman dan Yunho terlihat cuek kemudian masuk kedalam

Dilihatnya adik, eomma dan appanya sedang duduk bersama menonton televisi diruang tamu. Yunho mendekat tanpa sepengetahuan mereka.

" Eomma..."

" Omo, Yunho, Joongieeee..." Kibum segera berdiri dan memeluk Jaejoong dan bergoyang ke kanan dan ke kiri sambil memeluk Jaejoong

" Oppaaaa!" Teriak Jihye bukannya memeluk sang kakak malah ikut memeluk Jaejoong seperti teletubies

Siwon menghela nafas dan menghampiri sang anak dan memeluknya singkat kemudian tersenyum melihat sang istri juga anaknya ceria menyambut tamu istimewa mereka.

" Appa... Aku ke kamar dulu" Ucap Yunho

" Ne..."

Yunho berjalan menuju tangga menuju kamarnya. Saat di puncak tangga dia menoleh ke belakang dan tersenyum melihat Jaejoong yang kewalahan menghadapi orangtua juga adiknya. Yunho merebahkan tubuhnya pada tempat tidur kesayangannya. Dia menatap langit - langit kamarnya sampai akhirnya tertidur.

Saat jam makan siang, Jaejoong akhirnya bisa terlepas dari eomma juga adik Yunho, Kibum menyuruhnya untuk memanggil Yunho yang ada dikamarnya. Jaejoong membuka pintu kayu berwarna coklat itu dan mendapati Yunho tertidur dengan stylenya. Mulut dan mata yang terbuka. Jaejoong terkikik geli melihatnya. Kemudian berjalan mengelilingi kamar yang begitu minimalis milik Yunho. Dirinya berhenti pada meja belajarnya dan memegang sebuah figura. Bukan foto keluarganya melainkan foto dirinya.

Ya, foto Jaejoong saat penerimaan siswa baru dan sedang duduk ditaman belakang sekolah. Dia ingat saat itu sedang menikmati makan siang dan menikmati angin yang bergulir dnegan lembut.

" Dasar Yunie..."

Jaejoong menghampiri kekasihnya dan segera saja menindih tubuh Yunho namun sepertinya sang pemilik tidak terganggu.

" Aigoo... Beruang Joongie tampan sekali..." Ucap Jaejoong kemudian menelusuri wajah Yunho yang sedang tertidur dan berhenti pada bibir hati milik Yunho.

" Bibir ini selalu memberikan kehangatan tersendiri untuk Joongie..."

Cup

Cup

Cup

Tiga kecupan mendarat pada bibir hati itu. Jaejoong memang mulai berani pada Yunho sejak Yunho menyuruhnya menjadi dirinya sendiri.

Grep

Sepasang tangan merengkuh pinggang Jaejoong dan membuat Jaejoong kaget.

" Yunie!"

" Waeyo Boo? Aku mengantuk..." Ucapnya dengan mata tertutup

" Makanya jangan bekerja terus eoh? Kau kan pelajar..."

" Ne ne..." Yunho mulai membuka matanya dan membulatkan matanya memandang Jaejoong lucu " Kau kenapa? Apa Jihye memberimu bando itu?"

" Eoh?" Jaejoong menyentuh kepala kemudian mempotkan bibirnya dan mendudukan dirinya pada perut Yunho " Ne... Jihye... Memakaikan bando telinga kucing ini... Padahal Joongie sudah menolak..."

" Kau terlihat imut dan cantik kok"

" YUNIE! Joongie itu tampan! Catat itu!"

" Ne ne... Joongie tampan yang cantik!"

" YUNIE! Nappun!" Ucap Jaejoong kemudian mencubit lengan Yunho

" Appo Boo..."

" Rasakan!"

" YUN... JOONGIE... WAKTUNYA MAKAN SIANG!" Kibum berteriak dari balik pintu membuat Jaejoong ingat tujuan dirinya kesini

" Ya ampun! Joongie lupa! Joongie kesini untuk membangunkan Yunie. Kajja Yun, kita makan siang! Joongie masak banyak untuk Yunie"

" Ne... Kau mau ku gendong? Kenapa masih duduk diperutku?"

" Eh? Hehehehe..."

Jaejoong turun dari tubuh Yunho dan menggandeng Yunho menuju pintu. Saat membukanya mereka kaget karena Kibum dan Jihye ada disana seperti sedang menguping.

" Sedang apa kalian?" Tanya Yunho

" Eh? An-aniya... Kajja turun!"

Yunho dan Jaejoong duduk berdampingan sedangkan ibu dan adiknya ada didepan mereka dan sang ayah duduk ditengah. Siwon tersenyum, sudah lama sekali Yunho tidak makan siang bersama. Kesibukan anaknya memaksa Yunho makan siang dikantor atau dikamarnya.

" Oppa kenapa bandonya dicopot eoh?"

" Eh? Joongie... Taruh dikamar Yunie..."

" Ish! Nanti pakai lagi ne?"

" Andwe"

" Waeyo~~~?"

" Joongie tidak mau..."

" Kalian ini! Makan dulu saja!" Sela Siwon

" Ne Appa..."

Selesai makan mereka memutuskan untuk menonton dvd bersama, Kibum dan Jaejoong menyiapkan snack dan minuman untuk keluarganya. Jaejoong menaruh jus jeruk pada meja kemudian melirik Yunho.

" Kemarilah Boo..." Ucap Yunho

Dan Jaejoong menurut saat Yunho menariknya untuk duduk diantara dua pahanya. Jaejoong menunduk malu, apa lagi saat ini ada keluarga Yunho. Kibum tersenyum melihat anaknya yang terlihat sangat menyayangi Jaejoong. Yunho menaruh kepalanya pada bahu Jaejoong membuat Jaejoong awalnya risih namun kemudian menikmati hembusan nafas Yunho yang mengenai lehernya.

.

2 Jam kemudian

.

" Huuwweeee... Hiks.. Kenapa filmnya sedih?! Hiks... Kasihan ibunya! Hiks... Yunieee... Huwwaaaa..." Jaejoong tidak bisa menahan airmatanya saat melihat pemeran utamanya meninggal dalam film itu

" Sstt... Joongie jangan menangis nak..." Ucap Kibum kemudian menyapu airmata yang keluar dari mata calon menantunya

" Sedih Eomma... Hiks..."

" Aigoo... Oppa... Uljima ne? Besok kita nonton film ceria saja ne? Eoh? Yunho oppa tertidur?"

" Hiks?" Jaejoong menoleh dan melihat wajah lelah Yunho kemudian dia tersenyum " Ne, Yunie tertidur..."

" Yun! Bangunlah... Tidur dikamar sana!" Ucap Kibum menggoyangkan lengan Yunho

" Nghh... Ne eomma... Kajja Boo... Kita tidur siang. Eoh? Kau menangis? Wae?" Tanya yunho heran saat melihat Jaejoong bersimbahkan airmata

" Hiks... Filmnya sedih Yunie..."

" Sudah selesaikan? Kajja kita tidur siang. Eomma appa aku bawa Jaejoong tidur siang" Ucap Yunho kemudian berdiri dan membersihkan wajah Jaejoong dari airmata yang turun dari mata bulat indahnya

" Ah... Ne"

Yunho menggandeng Jaejoong menuju kamarnya dan merebahkan tubuh mungil itu. Dan Jaejoong memeluk Yunho sembari menangis, Yunho hanya bisa mengelus punggung Jaejoong yang masih terisak.

" Uljima Boo... Ada aku disini... Jja tidurlah"

" N-ne Yun..." Jaejoong semakin mengeratkan pelukan pada beruang kesayangannya itu dan keduanya tertidur dengan damai.

Sedangkan diruang tamu sang orangtua juga adik sedang membicarakan perubahan Yunho yang sangat drastis.

" Joongie oppa sangaat lucu eomma" Kata Jihye

" Ne... Yeobo... Kapan mereka ditunangkan eoh?"

" Kita tanyakan Yunho dulu. Jangan memaksa kehendaknya"

" Tapi aku tidak sabar yeobo... Joongie sangat imut!"

" Ne ne..."

Saat Kibum sedang meminum teh bersama sang suami dan Jihye sedang bertelepon ria dikamarnya, bel rumah mereka berbunyi dan tak lama seorang maid menghampiri Kibum dan Siwon.

" Keluarga Go datang berkunjung Nyonya"

" Hah... Mau apa lagi sih? Wonnie ah... Mereka sangat menyebalkan.."

" Ne, aku tahu... Suruh saja mereka masuk"

" Baik Tuan" Mr. dan Mrs. Go berjabat tangan dengan keluarga Jung dan kemudian mereka duduk diruang tamu.

" Ada apa? Tumben sekali?" Tanya Siwon

" Aniya... Kami hanya ingin berkunjung" Ucap Mr. Go

" Sebenarnya Ahra sangat ingin bertemu dengan Yunho" Ucap Mrs. Go menambahkan

" Eomma..." Rengek Ahra terlihat malu

" Oh.. Tapi Yunho sedang tidur siang"

" Eh? Boleh aku bangunkan?" Tanya Ahra tidak tahu diri

" Sebentar lagi juga dia bangun. Tunggu saja" Jawab Kibum

" Eomma..." seseorang memanggil Kibum

" Jihye ah... Jja... Beri salam pada keluarga Go"

" Annyeong" Ucap Jihye sekenanya. Dia tidak menyukai keluarga Go terutama Ahra

" Ah! Jihye ah! Eonnie punya sesuatu untukmu. Ini" Ahra memberikan sebuah paperbag pada Jihye dan Jihye menerimanya kemudian tersenyum palsu.

" Gomawo"

" Ne..." Jawab Ahra tersenyum manis

Tap

Tap

Tap

Jaejoong menatap heran tamu yang ada dirumah kemudian tersadar siapa mereka. Ahra menatap kaget Jaejoong tapi kemudian tersenyum sinis. Kibum mengikuti arah pandang Ahra kemudian menemukan sang calon menantu ada disamping tangga.

" Joongie kau sudah bangun nak? Kemarilah beri salam pada keluarga Go"

" Ah... N-ne" Ucap Jaejoong kemudian mendekat kearah Kibum " Annyeong Kim Jaejoong imnida" Ucap Jaejoong

" Nugu? Teman Jihye?" Tanya Mrs. Go

" Aniya... Dia calon tunangan Yunho" Jawab Kibum, Jaejoong yang mendengarnya menunduk malu

" Mwo? Jadi dia?" Ucap Mrs. Go sinis

" Eomma... Joongie masak dulu. Yunie sedikit kelelahan, jadi Joongie akan membuatkan minuman dan makanan untuknya"

" Hanya untuk Yunie?"

" Eh?! Aniya... Tentu saja untuk eomma appa juga Jihye... Joongie ke dapur dulu ne?"

" Ne... Hati - hati ya"

" Ne eomma" Jaejoong segera berjalan menuju dapur dan memulai aktifitasnya. Sedangkan para tamu dan pemilik rumah sedang duduk diruang tamu.

" Apa karena dia bisa memasak Yunho memilihnya?" Tanya Mrs. Go tiba - tiba

" Untuk urusan itu aku sendiri tidak tahu. Semua Yunho yang memutuskan.."

" Tapi, memangnya Ahra eonnie bisa memasak juga seperti Joongie oppa? Masakannya sangatlah enak ahjumma" Ucap Jihye

" Ak-aku? Te-tentu saja aku bisa" Ucap Ahra tidak mau kalah

" Kalau begitu, bagaimana kalau Ahra eonnie memasak juga untuk Yunho oppa?" Tanya Jihye tersenyum lebar

" Mw-mwo?"

" Ne, jurinya nanti eommaku dan Yunho oppa tentu saja... Kajja eonnie!" Ajak Jihye kemudian menggandeng dan menarik tangan Ahra menuju dapur

.

.

.

~ TBC ~

.

.

Update update...

Hah...

Semoga ga mengecewakan...

Inget yang ini fluff jadi semuanya pasti dipermudah oleh Cho... restu? Tentu aja dapet. Secara yaaa... siapa sih yang ga mau punya menantu kaya Jaemma? Cho juga mau kalo Bang Minnie ga ada! Kkkkkkk...

Eoh? Ripiu chap 8 ada 6... tak apa...

Thanks ya yang udah nyempetin ripiu ... loph u... chuu~~

Guest, nin nina, snow . drop . 1272, Dee chan - tik, alint2709, YunHolic, Krisslyd, kim . wiwin . 9, YunjaeDDiction dan para Sider

Thanks juga bwt yang udah follow n fav...

Last, see u next chap