Chapter 10:Rin and Miku become boy Part I


Haiii shimasu (?) (Len: Artinya apa? | Auth-chan: Ga tau :P)

Maap ya author-chan yang keceh ini telah 2 bulan/lebih telat apdet :v

Biasa, hiatus gitu :3

Auth-chan aja harus nge re-make chapter 10, bisa dibilang sebenernya udah jadi 2 bulan yg lalu, tapi karena author ngira hasilnya jelek dan dibuat ulang deh, alhasil perlu berbulan-bulan ngumpulin idenya :v

Jadi... Langsung aja...


LEN POV

Tetetetet... Tet (?) (Bacalah dengan irama pengetikan keyboard seperti anime-anime)

22 September 2013 08:00 AM

Place: My House

Hari ini, gua lagi free time kebetulan sekolah libur, jadi gua punya rencana untuk kerumah Miku siang ini, tetapi karena ini rada awal gua sepakat dengan tubuh gua untuk istirahat dulu... Tiba-tiba

(Masuk ke mode: Ringtone Hape)

Shoudo wo tokihanate!
Kakemeguri tsumoru ishi
Sono me wo wasure wa shinai
Kioku wo yurasu DrawxDelete
Aishita ni kaeru ima wo
Mata rinne suru tomoshibi...

(Len: STOP! Author-sama! Lu nulis lirik lagu apa ringtone hape?) (Author: Hehe... Abis lagi enak nulis)

Karena mendadak dan gua setel nada keras, gua langsung kaget dan spontanitasisasi (?) gua langsung jawab tuh panggilan tanpa melihat penerimanya (G : Gua | P : Penelepon)

G : "Moshi-moshi?"

P : "Ohayou Len-chan...! I miss youuu! (nada lovely)"

G : "Ha? (Mengerutkan kening)"

P : "Kenapa Len-chan? Aku ngagetinnya? Haha gomennasai"

G : "Dare? (Nada heran)"

P : "L...Lupa ya ama aku?"

G : "Hah?"

P : "Ah, jangan pura-pura lupa deh!"

G : "Ini siapa sih?"

P : "Tebak doong"

G : "..."

P : "Len-chan?"

G : "Ya? (Setengah sadar)"

P : "Bener-bener lupa nih?"

G : "..."

P : "Ini aku loh, yang sering main pisau-pisauan saat masih SD!"

G : (Jder) "S...Su...Sukone...T...Te...Tei? (Shiver lv. 10000)"

P : "Yak 100! Len-chanku yang imut semakin imut deeeeh (Nada manja + lovely)"

G : "..."

P : "Haloo? Len-chan masih disana?"

G : "... Ya ..."

P : "Oh ya, ada berita bagus nih! Mau tau gak? (Nada bahagia)" (Len: NDASMU BAHAGIA! *NgejerAuthor)

G : "Be...Berita apa? (Nada cemas)"

P : "Aku nanti bisa main lagi ama kamuu! (Nada bahagia)"

G : "...AP... Eh... W... Wah! Menyenangkan tuh! (Gugup)"

P : "Hahaha! Asik nih bisa main lagi ama kamu! Eh aku ada bawa nata nih! Pasti seru!" (Nata= Kapak)

G : *dalemhati* Gila lu, mau mutilasi gue bilang aja "Y... Ya! Pa... Pasti seru!"

P : "Hahahaha! Ga sabar deh aku ketemu Len-chan! (Tawa... sadis?)"

G : "Ha...ha... I... Iya... (Shiver lv. –check- NOT RESPONDING)"

P : "Eh udah dulu ya, aku mau pergi bentar... Dadah my lovely and cutest Len-chan! Chuuu (Kecup via udara)"

G : "..."

Setelah itu dalam keadaan shock gua menutup telepon lalu berbaring cemas di kasur, gua memikirkan bagaimana ekspresi sohib gua kalo tau gua ... MEMILIKI TEMAN YANDERE! Mati gua! Apalagi Tei bukan makhluk yang bisa dijinakkan! Mampus gua kalo tau gua udah punya temen cewek lain selain dia... Omaigat! Nande?

Dalam kekuatiran gua, gua memutuskan untuk merundingkannya secara terbuka dengan Rin-chan dkk, kebetulan gua juga berencana untuk kerumah Miku (Author: Apa hubungannya?)...

Tetetetet... Tet... (Baca dengan irama yang sama seperti awal)

22 September 2013 10:00 AM

Place: Miku House

"MIKUUUUUUUUU!", teriak gua saat berada di depan rumahnya

"Dare?", balas seseorang yang bersuara asing bagiku, dari suaranya kupikir ia bukan Miku

"KRIEEEEEEEEEEEEEEEEEK"

Munculnya seseorang berbadan sedikit lebih tinggi dari gua, dan berambut hijau pendek, ia... ia... ia TERSENYUM PADAKU! MANA GENDERNYA COWOKKK! (Author: Gaje ah :v)

"Miku-nee-chan lagi tidur, nii -san kenapa mencari Miku-nee-chan?" (Note: Ini OOC, jadi author buat seolah-olah Len lebih tua dari Mikuo meski Mikuo lebih tinggi), seru lelaki itu sambil tetap tersenyum padaku, gua terus berpikir positif untuk meyakinkan diriku bahwa... lelaki yang memanggilku dengan sebutan nii-san itu tidak yaoi... (Author: Yaelah dari awal lu udah pikir negatif)

"A... Aku ada perlu dengan Miku... B... Bisa kau bangunkan dia?", ucapku seraya menunduk gugup (Author: Mmm... Ada yang janggal?)

"Tentu saja, masuklah kedalam Nii-san", balasnya seraya menyilahkan diriku masuk

"A...Arigatou... Ano... Namae wa?", ucapku sambil masih memasang malu-malu kucing (?)

"Mikuo Hatsune, nii-san no namae?", serunya sambil... Jangan dikatakan lah, entar pikiran readers buruk (Author: Jangan berpikir buruk ya! Mikuo itu cuma tersenyum pada Len | Len: JANGAN DIKASIH TAU! | Author: Napa? Jatuh cinta ama Mikuo? | Len: GUA MASIH WARAS! | Author: Oh)

"...L...Le...Len Kagamine desu..."

"Haha... Len-nii-san... Nama yang bagus, tapi kenapa Len-nii-san malu-malu daritadi? Jangan-jangan mau ngedate ama Miku-nee-chan ya?", seru Mikuo sambil sedikit tertawa, dan langsung nge'jleb'kan hati... gue...

"Eee... Ng... Nggak kok!", seruku sambil berusaha menepis ucapan Mikuo tadi... Mikuo rupanya lebih menyakitkan kebanding Miku meski... Bisa dibilang... Mukanya... Em... K... Kawaii? (Author: LEN SAKIT JIWA!)

"Haha... Sebentar ya aku buatkan teh dulu", ucap Mikuo sambil melesat ke dapur (Note: Gua dan Mikuo udah didalem)

'Mikuo ya...? Dia polos banget sih...', batin gua dalam hati, tak lupa gua mengecek handphone gua untuk mengirim short message service atau disingkat menjadi SMS kesohib-sohib gua untuk kerumah Miku (Author: Singkatnya,... Len mau ngirim SMS kesohib-sohib Len)

"Ini tehnya! Sebentar ya Miku sudah bangun tetapi masih malas beranjak dari kasurnya!", seru Mikuo yang membuat gua hampir melempar handphone gua kelantai terdekat

"M...Mikuo?...", seru gua sambil reflek menaruh hape di meja dan menyeruput teh buatan Mikuo

"Iya?", balas Mikuo sambil mengelap meja (Author: OOC banget ya? Pikiran author lagi kemana-mana sih)

"Apa kamu benar-benar adik Miku?", tanyaku sambil menaruh teh yang belum kuminum habis

"Iya dong, kenapa? Sikap kami berbeda ya? Tehe...", ucap Mikuo sambil menggaruk kepalanya dan menjulurkan lidah

'Kalo jujur emang 'berbeda' sih... Lu mirip cewe Miku mirip cowo', batin gua dalam hati

"Eh, ada Len! Dah lama disini?", seru Miku tiba-tiba sambil menguap

"Lumayan! Eh lu tau tentang 'cewek' kan? Bisa gua berkonsultasi ama lu?", seru gua dan langsung berdiri dari kursi

"Apa? Masalah Rin-chan ya?"

"Ini lain lagi!", seru gua sedikit tegas

"Em.. Oke... Mau ngomong masalah apa?", seru Miku sambil bersiap duduk

"...M...Mikuo?", ucap gua sambil melirik Mikuo, yang sedari tadi tersenyum-senyum saja

"Ha'i Len-nii-san?", jawab Mikuo sambil memiringkan wajahnya dan tersenyum makin lebar

"...Ti...Tidak! Tapi bisakah lu berhenti tersenyum?", seruku sedikit kesal, serasa ingin menjambak rambut Mikuo yang pendek itu

"...Te...Tentu saja", mendadak Mikuo langsung cemberut tidak jelas, tapi gua ngerasa sedikit lega

"Oke... Hm... Berhenti mengintimidasi adikku, lu mau ngomong apa?", sela Miku mendadak dengan ekspresi kesal

"Gini,... Gua punya teman semasa kecil, dan teman itu yandere... Dia katanya mau datang kesini! Tapi dia ga mau dia ngeliat gua memiliki teman wanita selain dia... Apalagi sebenernya gua benci dia"

"Makanya, jangan jadi harem king dong!", ucap Miku sambil menahan tawa, kampret ni anak, bukannya ngasih saran malah ketawa ga jelas

"Lu bener-bener temen gua kaga sih? Kasih saran kek! Malah ketawa! Mau lu ngeliat gua dimutilasi?!", seru gua menahan emosi

"Haha.. Gomen... Haha... Gini aja, tuh temen yandere lu berapa lama akan disini?", tanya Miku yang sepertinya akan mulai membantu gua meski gua kurang yakin

"Ga tau, kayaknya akan lama...", seru gua seraya bergumam

"Gimana yak? Lu pura-pura mati aja?"

"Gila lu! Kasih saran pake akal sehat dong! Mentang-mentang lu sohib gua jadi lu asal-asalan! Ga punya perasaan lu!"

"Gomeen... Haha! Atau... Gua dan Rin pura-pura jadi cowok aja?"

"Ide bagus!", seru gua sambil mata beling-beling

"Tapi, gimana caranya? Masa gua harus memotong rambut gua? Ini setahun loh kupanjangin!", ujar Miku sedikit kuatir

"Hohoho... Tenang saja, untukmu, gua tau caranya!", ucap gua sambil tertawa setan

"G...Gimana?", seru Miku bingung

"Hohoho! Lu lupa ama Gakupo?", ujar gua kayak manusia yang mendapat ribuan ide

"G...Gua ingat", seru Miku yang tampaknya makin bingung


Author: Yak... Stop disini dulu, di pause sebentar! Kalian pasti tahu kan apa yang akan dikatakan Len selanjutnya? :3

Len: AUTHOR! Napa stop saat menegangkan?!

Author: Kalau diterusin ceritanya gak akan seru... Lagian...

Len: Ini ceritanya berbeda sekali ama judulnya!

Author: Sorry, I out of ideas... *nunduk

Len: Kenapa Cuma gua, Miku, Mikuo, ama Sukone-san yang muncul?

Author: -san? Lu kan udah kenal bener ama Tei-chan?

Len: Maaf, kita tak berbicara tentang itu, tapi untuk menambah rasa sopan pada yandere yang satu itu... *sweatdrop

Author: Oh... Len-sama! Anata wa gakoii desu! *berbinar lalu pingsan

*Tiba-tiba Miku dateng*

Len: Ano... Miku... Lu sering mengunjungi Author kan?

Miku: Ya, kenapa?

Len: Apa Author ada salah makan? *lirik Author

Miku: Tidak, dia selalu makan 5 sehat 5 sempurna! *senyum

Len: Kupikir itu 4 sehat 5 sempurna *sweatdrop

Miku: Yare yare... Sumimasen... *garuk kepala

Len: Hm,... BaKaito dan BaKamui kemana ya?

Miku: Gak tau, di naskah dia tidak dimunculkan

Len: Mungkin kelamaan hiatus kali jadi lupa ama karakter disini... Atau males nulis?

Miku: Yare yare...

Len: Oh ya omong-omong masalah hiatus... Gomen ya Author udah lama kagak menulis ini! Entah kenapa... Tapi kalian tetaplah selalu mengecek fanfic kami! Karena dengan banyak reviews dan readers mungkin Author akan bersemangat! Dimohon bantuannya ya bochou-sama!

Miku: Masih sempat revisi... Oh ya, ikutan ah! Mungkin Author akan mengganti cara dia menjawab reviews! Jadi jangan bingung kalau kalian mendapati ada inbox masuk kedalam akun fanfic kalian! Teehe... *julur lidah (Len: Kan udah jadi kebiasaan umum jika ada inbox masuk kedalam akun fanfic... Author kita juga gitu...)

Len: Hm...

Miku: Kenapa?

Len: Gua merasa kurang tanpa kehadiran Rin-chan disini

Miku: Ciee!

Len: AUTHOR! SADAR! DI... KAU KEMANAKAN RIN-CHAN-KU? *goyang goyangin tubuh Author

Miku: Rin-chan-mu? *muka aneh

Author: Hiaah... Ah? Oh? Ah... Maaf ya! Dia lagi capek tampil... Hohoho! *bangkit

Len: Jangan tenang gitu!

Miku: Ah sudahlah! Daripada semakin panjang dalam membahas ini... Mending gua tutup saja! Arigato gozaimasu readers-sama!