MilkHunHan_Yuri present

.

Family Love Story :

COMPLICATED LOVE

Chapter 10

.

AUTHOR:한유리

CAST (on this chapter) :

. JUNG Family : Jung DaeHyun + Oh BaekHyun (GS) = Jung HoSeok & Jung TaeHyung

. OH Family : Oh SeHun + Lu Han (GS) = Oh JeongGuk

. PARK Family : Park ChanYeol & JiMin.

. Yoo YoungJae + Do Kyungsoo

. Wu YiFan + Huang ZiTao

. Kim JongIn

. Bang JunHoong (Zelo)

. Moon JongUp

And Other can you find in other chapter

GENRE: Family Life, Little Hurt, Frienship , Little Comedy / Humor.

LENGTH : Chapter

NOTE :

- This is Genderswith Story .. Not Like ?! Don't Read .. Simple kan ^^

- If you dislike Me , My Story or Crack (couple) Cast on My Story .. Please Close your tab ^^

- Typo bertebaran. Banyak bahasa yang tidak baku. OOC.

.

Happy Reading and Don't Forget to Review ^^

.

.

.

"Sebenarnya untuk apa Tuhan menciptakan perasaan CINTA ?!"

.

.

.

Chapter 10

.

.

.

[Kediaman JUNG]

"Jadi Daddy pulang ke Korea untuk merayakan hari pernikahan kalian ?!" Tanya Baekhyun pada Yifan yang duduk didepannya dan dijawab anggukan santai oleh Yifan yang terlihat tersenyum itu.

"Benarkah itu Gege ?! Kau tidak memberitahuku akan hal itu Ge ?! Kau bilang kau hanya ingin mengunjungi Korea. Makanya aku sedikit curiga, kenapa mengunjungi Korea saja kau harus memboyong semua orang terdekat. Kau bilang kau ingin memberi kejutan untuk BaiXian makanya datang tanpa memberitahunya dulu. Tapi kalau seperti ini jadi aku yang terkejut bukan BaiXian." Gerutu Zitao panjang lebar dengan ekspresi pura - pura kesal membuat Yifan dan DaeBaek yang ada disana terkekeh mendengarnya.

"Lalu siapa saja yang akan kau undang Ge ?! Tolong jangan mengundang terlalu banyak orang, tolong hanya yang benar – benar dekat saja. " Ucap Zitao seakan memberi peringatan dan mengingatkan Yifan.

Yifan yang tahu maksud Zitao itu pun mengangguk paham. Dia tahu bukan istrinya tak mau mengundang banyak orang, dia sangat tahu istrinya itu sangat senang berbagi kebahagiaan dengan banyak orang.

Saat masih di China mereka sering mengadakan pesta, baik yang mengundang kalangan menengah keatas maupun menengah kebawah. Itu sebabnya keluarga pengusaha WU sangat dikenal dengan kedermawanannya.

Namun kali ini mereka mengadakan pesta di kediaman putri mereka, dimana sang putri tidak begitu menyukai keramaian dan hinggar bingar.

"Tenang. Ini hanya untuk keluarga. Oh ya, tanyakan pada RóngGuó kapan dia akan berangkat kesini ?!" Ucap Yifan pada Zitao.

"Paman Yongguk ?! Beliau juga akan kesini ?!" Saut Daehyun antusias saat Yifan menyebut nama orang tua angkatnya selama di China itu.

"Eoh. Dia sebagai pengganti Appamu. Mumpung banyak kerabat di Korea aku pun ingin mengumpulkan teman – teman seperjuanganku. Karena Appamu Jung Yunho telah tiada jadi aku mewakilinya padanya. Chanie bilang juga ingin mengunjungi Busan untuk ziarah kemakan orang tuamu. Jadi aku hanya memastikan dia akan melakukan penerbangan di Seoul atau langsung Busan." Terang YiFan.

"Seoul ! Mereka harus ke Seoul dulu. Saya akan menghubungi mereka. Saya ingin kami berangkat bersama – sama kesana. Saya akan menghubungi paman nanti." Saut Daehyun kembali.

"Aku ikut." Ucap Baekhyun sembari merangkul Daehyun dan dijawab anggukan oleh Daehyun.

"Pasti. Appa Eommaku pasti merindukan menantunya yang cantik ini." Ucap Daehyun sembari membelai surai Baekhyun membuat Yi-Tao/? yang melihatnya tersenyum melihatnya.

Sekedar pemberitahuan saja untuk mengetahui tali kekerabatan antara Daehyun dan Yongguk.

Appa Daehyun bernama Jung Yunho dan Eommanya bernama Kim Jaejoong (haha YunJae), saat kedua orang tuanya meninggal. Daehyun yang saat itu tinggal di Busan bersama sang nenek diambil oleh Bibinya yang tinggal di China. Dia adalah Kim Himchan, adik dari Jaejoong, yang juga istri dari Bang Yongguk. Itu sebabnya Yongguk disebut ayah angkatnya, karena BangHim memang walinya setelah kedua orang tuanya meninggal.

Kedekatan antara keluarganya dan keluarga WU membuatnya tanpa sengaja mengenal sosok BaiXian sejak kecil. Namun karena DaiXian saat itu terlalu pemalu, jadi dia hanya mampu memandang BaiXian kecil hingga remaja dari kejauhan tanpa berani mendekatinya.

"Selain RóngGuó aku juga mengundang orang special yang aku paksa datang langsung dari Amerika." Ucap Yifan tiba – tiba.

"Nugu ?!" Tanya Zitao.

"Yoochun."

"WHAT ?!"

"BaiXian ! Tak perlu berteriak sekeras itu, kau berteriak di depan wajah Mommy." Protes Zitao pada yang putri.

"Pfft~" Daehyun yang melihat reaksi berlebih dari yang istri hanya bisa menahan tawa. Dia tau alasan kenapa sang istri sampai sekaget itu.

"Why ?! Kenapa reaksimu seperti itu ?! Kau tak sabar bertemu dengan MANTAN calon mertuamu eoh ?!" Goda Daehyun dengan menegaskan dibagian kalimat 'mantan'.

"Dae~"

"Hahaha."

Daehyun langsung tertawa saat Baekhyun menyebut namanya dengan ekspresi merajuknya. Sedangkan Yifan dan Zitao pun hanya bisa tersenyum melihat tingkah pasangan suami – istri itu.

"Kenapa ?! Bukankah hubunganmu dengan Chanli sudah sangat baik ?!"

"Sudah baik. Sudah sangaaaaaaat baik."

"Daehyun jebal ! Kau menyebalkan huh !"

Baekhyun kembali bersengut saat Zitao bertanya pada Baekhyun, Daehyun kembali menyautnya.

"Jadi kau keberatan Daddy mengundang sahabat Daddy ?!" Tanya Yifan ikut menyambung.

"Bukan begitu Daddy. Aku hanya terkejut saja. Ak- ... Dae diam ! Jangan menggodaku lagi."

Baekhyun yang tadinya akan menjawab pertanyaan Yifan langsung menegur Daehyun saat melihat suaminya itu sudah akan berkomentar.

"Bukan begitu Daddy. Aku hanya hmmmm .. sedikit , apa ya .. segan. Aku masih sering merasa tak enak hati saat bertemu dengan orang tua Yeollie." Terang Baekhyun.

"Jangan bersedih hati nak. Mereka juga menyayangimu seperti anak sendiri. Mereka malah berkata terimakasih karena mereka tahu kau juga ikut merawat Zhimin. Mereka juga merindukanmu. Jadi mereka pasti akan senang bertemu denganmu." Terang Yifan yang diangguki oleh Baekhyun.

"Oh ya Dad, Mom. Ini korea, jadi bisakah kalian menyebut nama mereka dengan nama korea saja ?!" Ucap Baekhyun.

"Oh my .. sorry.. Mommy lupa kau tak suka dipanggil Baixian sejak menikah. Dubuqi dari tadi Mommy memanggilimu dengan nama itu." Saut Zitao merasa sedikit bersalah.

"Ani. Bukan itu Mom. Aku hanya merasa mereka tidak akan terbiasa dengan panggilan itu, seperti Jimin dan TaeTae .. ah TaeTae sendiri bahkan tak tahu nama mandarinnya." Ucap Baekhyun menerangkan yang diangguki oleh Yi-Tao

"Lagipula aku sudah baik – baik saja dengan panggilan itu. Sudah biasa." Lanjut Baekhyun.

"Really ?! Syukurlah. Mommy ikut senang mendengarnya. Mommy sampai tidak enak hati tadinya." Ucap Zitao.

"Hehe, Mommy ada-ada saja sampai begitu. Sebenarnya Daehyun yang memulainya. Sekarang aku baik – baik saja saat dia memanggilku Baixian. Bahkan terkadang aku juga memanggilnya Daixian. Kami benar – benar merasa semakin hari kami semakin satu Mom. Aku sangat bahagia hidup dengannya. Walau terlambat menyadarinya tapi terima kasih Mom Dad sudah menyatukan kami." Ucap Baekhyun sembari memeluk tubuh Daehyun

"Wo Ai Ni DaXian~" Lanjut Baekhyun sembari mendongakkan wajahnya dan mencium mesra pipi Daehyun yang dibalas ciuman sayang oleh Daehyun dikeningnya.

"Aiggooooo~ manisnya. Akhirnya ya ge~, kita melihat sendiri kebahagiaan putri kita. Rasanya ini pertama kalinya aku melihat Baixian tersenyum dengan sangat bahagia."" Komentar Zitao berbisik pada Yifan sembari tersenyum bahagia melihat kemesraan DaeBaek.

"Ge~ ?! Kenapa matamu berair ?!" Tanya Zitao saat melihat ekspresi Yifan melihat lurus kearah DaeBaek tanpa berkedip.

"Ah, aku hanya terharu. Ini pemandangan yang indah sekali." Ucap Yifan sembari mencoba mengontrol diri dan tersenyum kepada Zitao sebelum akhirnya kembali menatap DaeBaek.

"Akhirnya, ya akhirnya aku melihat putriku bahagia dengan hidupnya. Ya Tuhan. Ayah macam apa aku jika aku sampai merusak kebahagiaan yang sudah lama diimpikannya ini." Batin Yifan sembari membuang pandangannya. Matanya terasa panas, entah kenapa buliran hangat mendesak ingin keluar dari sana.

"Daddy ke kamar dulu untuk beristirahat ya." Ucap Yifan sembari beranjak berdiri.

"Mau ku bikinkan teh ge ?!" Tawar Zitao.

"Biar aku yang buatkan Mom, Mommy istirahat saja." Ucap Baekhyun.

"Bai~ Mommy bukan tamu disini. Ini rumah anak Mommy. Lagipula kau taukan, Daddy'mu hanya minum teh dari Mommy." Ucap Zitao.

"Yeah, biar Mommy'mu yang membuat, karena teh Mommy'mu dibuat dengan rasa cinta sepenuh hati. Aku tunggu diatas." Ucap Yifan sembari mengerlingkan matanya kearah Zitao sebelum beranjak pergi.

"So sweeeeet~" Ucap Baekhyun menggoda Zitao tengah menatap kepergian suaminya itu.

"Ah kau ini. Jangan begitu, Mommy malu. Sudah lanjutkan acara kalian. Mommy ke dapur dulu." Ucap Zitao beranjak pergi dengan ekspresi malunya.

"Hahaha. Mommy lucu sekali Dae kalau sedang malu begitu. Ya ampun aku iri dengan kebahagian mereka. Bagaimana bisa mereka begitu mesra dari masih muda hingga sekarang. Harmonis sekali. Manisnya." Ucap Baekhyun membuat Daehyun gemas melihatnya.

"Sama seperti kita Baek. Kita akan seperti mereka, mesra dan bahagia selama. Aku benar – benar bersyukur memilikimu. Tetap disampingku eoh. Karena kaulah nafas dalam hidupku. Saranghae. Jeongmal saranghae." Ucap Daehyun sembari merangkul mencium surai Daehyun.

"Aaaaa~ Dae. Kau semakin pintar merayu. Nde, aku akan selamanya berada disampingmu dan hanya setia padamu. Nado saranghae." Ucap Baekhyun sembari membalas erat pelukan ketubuh Daehyun.

Yifan yang saat itu menghentikan sejenak langkahnya sebelum menaiki tangga itu menatap nanar kearah DaeBaek yang tengah berpelukan itu.

"Berbahagialah. Berbahagialah selamanya. Maafkan Daddy yang sempat hampir merusak kebahagiaanmu. Maafkan Daddy yang sempat gagal membesarkanmu hingga kau berada dijalan yang salah dulu. Maafkan Daddy. Maafkan Daddy. Akh~ !"

Yifan yang berujar lirih itu memegangi dadanya yang tiba – tiba terasa sakit dan sesak.

"Berbahagialah. Biarkan aku sendiri yang menyimpan rahasiamu hingga akhir hidupku. Berbahagialah putriku."

.

.

.

*JUNG HoSeok Room*

"Hahaha. Tae-ah, bisakah kau melepaskan pelukanmu sebentar ?! Tubuh Hyung berkeringat setelah perjalanan jauh. Biarkan Hyung ganti baju dulu." Ucap JHope sembari terkekeh melihat kelakuan adiknya itu.

Waktu mereka baru datang dari Kanada. Kebetulan Taehyung sudah pulang sekolah dan kebetulan juga sedang tiduran dikamarnya.

Taehyung yang terkejut dan tidak percaya akan kehadiran JHope itu awalnya sampai menarik - narik pipi JHope hingga JHope kesakitan.

Kenapa dia malah menarik pipi JHope bukan pipinya sendiri ?! Pikir JHope.

Setelah memastikan itu adalah JHope. Taehyung langsung memeluk erat tubuh JHope hingga sekarang.

"Aaaaaa~ andweee~ .. aku tidak mau. Aku tidak mau melepaskan Hyung. Nanti Hoppie Hyung pergi lagi jika aku melepaskan pelukanku. Shirreo ! Aku tak mau Hoppie Hyung meninggalkanku lagi. Kemarin itu lama sekali Hyung. Kenapa kau pergi hingga berbulan - bulan ?! Bagaimana dengan sekolahmu ?!" Ucap Taehyung panjang lebar tanpa mau melepas pelukkannya.

"Hyung akan jelaskan. Tapi ganti baju dulu. APa kau tidak mencium bau aroma tubuh Hyung huh ?!" Ucap JHope.

"Ani. AKu suka aroma tubuh Hyung. Hmmmm~ harum sekali." Ucap Taehyung sambil menggesek - gesekkan hidung bangirnya ketubuh JHope.

"Hehehe. Kau itu ada - ada saja. Tapi Hyung benar - benar ingin ganti baju. Baju ini tebal sekali. Hyung kegerahan. Bisakah kau melepasku sejenak Tae-ah ?!" Pinta Jhope.

Taehyung yang sebenarnya menolak itu akhirnya melepaskan pelukannya. Rasanya kasian juga melihat Jhope kepanasan.

"Yasudah. Hyung ganti baju disini ya. Jangan kemana - mana."

"Eoh, Hyung hanya ganti kaos." Ucap JHope yang membuka bajunya untuk berganti singlet.

"Aw~ tubuh Hyung bagus sekali. AKu jadi malu melihatnya." Ucap Taehyung malu - malu sembari menutup wajahnya. JHope yang melihat reaksi dongsaengnya itu pun kembali terkekeh.

"Nah sudah. Ayo kita ngobrol. Mau ngobrol dimana ?! Ditaman belakang ?!" Tawar JHope

"Ani. AKu mau dikamar saja. AKu mau ngobrol berdua saja denganmu Hyung." Ucap Taehyung yang beranjak menaiki ranjang diikuti JHope.

"Hyung kenapa lama sekali di kanadanya ?! AKu hampir saja menyusul dengan Jungkook kesana." Ucap Taehyung.

"Hah ?! Kau mau ke kanada ?! Untuk apa ?!" Tanya JHope sedikit terkejut.

"Tentu saja bertemu denganmu Hyung. Untuk apa lagi. Aku sangat rindu padamu dan selama di Kanada kau sulit sekali dihubungi." Gerutu Taehyung.

"Mianhae, jam Korea dan Kanada berbeda Tae-ah." Ucap JHope menyampaikan satu - satunya alasan yang cukup masuk akal. Tak mungkin dia berkata jika dia menjauhi Taehyung.

"Sudahlah, yang penting kan Hyung sudah kembali." Ucap JHope sembari tersenyum dan membelai wajah Taehyung.

"Hyung tidak akan pergi lagi kan ?!"

/Deg !/

JHope menghentikan elusan tangannya diwajah Taehyung saat mendengar pertanyaan Taehyung. Dia tak tahu harus menjawab apa. Karena kepulangannya ke Korea ini pun di luar rencana awalnya.

Awalnya JHope memang sepenuhnya pindah ke Kanada. Namun beberapa hari yang lalu Yifan bilang jika mereka semua akan kembali ke Korea dan JHope akan menjalani Ujian kelulusannya di Korea. Hanya itu saja. JHope tak tahu kelanjutan hidupnya tetap berada di Korea atau kembali ke Kanada seperti rencana awal mereka.

"Hoppie Hyung ?! Kenapa diam ?!" Tanya Taehyung membuyarkan lamunan JHope.

"A-ah mian. Mungkin Hyung terlalu lelah dan sedikit mengantuk. Hyung terlalu excited untuk kepulangan Hyung hari ini sampai tak tidur dipesawat." Ucap JHope. Dia tak tahu harus beralasan apa.

"Ah benar, wajahmu pucat sekali Hoppie Hyung. Kalau begitu, ayo tidur Hyung aku temani. Aku juga mau tidur siang." Ucap Taehyung sembari langsung merebahkan tubuhnya keranjang disusul oleh JHope yang juga merebahkan diri disampingnya.

"Wae ?!" Tanya JHope saat merasa Taehyung mengawasinya. Posisi tidur Taehyung memang miring menghadap kearahnya dengan kedua tangan didekap dan ditaruh dibawah pipi / kepalanya.

"Ani, hanya ingin memandang wajahmu yang tampan." Goda Taehyung sembari mengerlingkan matanya kearah JHope dan membuat JHope kembali terkekeh melihatnya.

JHope pun lalu ikut memiringkan posisi tubuhnya hingga berhadap - hadapan dengan wajah Taehyung. JHope mengangkat tangannya dan mengelus - elus surai halus Taehyung, membuat Taehyung pun langsung memejamkan matanya seakan merasakan kenyamanan atas sentuhan JHope.

/Chu~/

Taehyung tersenyum dengan mata yang masih terpejam saat JHope mencium keningnya. Hangat sekali. Sepertinya dia akan mimpi indah siang ini.

JHope yang melihat Taehyung tersenyum itu pun ikut tersenyum. Wajah Taehyung terlihat sangat imut dan damai.

JHope tak bisa membohongi hatinya. DIa masih mencintai Taehyung. Masih sangat mencintai Taehyung.

Meskipun hatinya sempat goyah dengan kehadiran Suga sewaktu di Kanada dulu. Tapi dia benar - benar masih sangat mencintai Taehyung.

JHope meraih kedua jemari Taehyung yang tadinya digunakan untuk penyangga kepala Taehyung. Dia menarik kedua tangan itu dan mendekatkan tubuhnya ketubuh Taehyung hingga kini Taehyung tertidur diatas dadanya yang bidang.

JHope terus mengelus - elus surai Taehyung hingga Taehyung tertidur lelap.

Jemarinya mulai mengelus - elus wajah mulus Taehyung dan meraih jemari Taehyung untuk digenggam.

/Deg !/

Bagai dihantam keras oleh batu. Hati JHope terasa sakit seketika saat meraih jemari Taehyung dan melihat ada cincin yang terpasang indah dijari manis Taehyung.

JHope membuang pandangannya sembari membuang nafasnya berat sebelum kembali memandang wajah Taehyung. Sesaat kemudian dia seakan disadarkan. Jika Taehyung kini bukanlah miliknya. Taehyung milik orang lain.

"Saranghae. Saranghae Jung Taehyung."

.

.

.

.

.

*Sementara itu di taman belakang rumah*

"Zhunhong. Makanlah, selama perjalanan tadi kan kau belum makan. Ini kue yang aku bawa dari Kanada." Ucap Jongup sembari menawari sekotak kue pada Zelo yang duduk disampingnya namun membelakanginya.

"Zhun-"

"Aku tidak lapar. Makanlah sendiri." Ucap Zelo saat Jongup mulai akan kembali memanggilnya.

"Aku tidak akan bisa menghabiskan sebanyak ini sendiri." Ucap jongup.

"Kalau begitu kenapa kau membeli sebanyak itu jika tak mampu menghabiskan ?!" Ucap Zelo sedikit ketus.

"Aku sebenarnya membeli beberapa kotak untuk oleh – oleh. Ini aku membawanya sekotak kemari untuk kita semua." Terang Jongup.

"Kita semua ?! Kalau kita semua kenapa hanya menawariku saja ?! Yasudah buka bungkusnya." Ucap Zelo sembari mengambil sepotong kue saat bungkus itu terbuka.

"Kai ge~, ini untukmu."

"Eh ?!"

Kai yang tadinya duduk terdiam disamping Zelo itu sedikit terkejut saat Zelo menyodorkan kue tepat didepan mulutnya, seakan akan menyuapi.

Kai menatap ragu kearah kue sembari melirik kearah Jongup dan kesampingnya.

"A-ambil saja Kai-ssi. Ini ada saja banyak." Ucap Jongup seakan tau keraguan Kai.

"A-ah, n-nde .. gomawo Jongup-ssi. Gomawo Junhong-ah. Aku ambil ya." Ucap Kai sembari mengambil kue dari tangan Zelo dan diangguki oleh Jong(upze)Lo.

"Kyungie, ini untukmu."

"Eh ?!"

Kini giliran orang yang duduk disamping Kai yang sedari tadi mengalihkan pandangannya itu terlihat terkejut.

"Ma-makan saja. Kau saja yang makan. Aku tidak usah. Aku juga sudah makan kue tadi." Tolak DiO.

Yah, saat ini Jongup – Zelo – Kai – DiO memang duduk berjajar di bangku panjang di taman secara berjajar.

Entah siapa yang awalnya berjalan kesana, tapi keempat orang tersebut akhirnya sama – sama duduk dibangku yang sama dengan posisi yang cukup membuat canggung.

"Cobalah. Ini saya bawa langsung dari Kanada. Rasanya jelas berbeda." Ucap Jongup tiba – tiba menyaut.

"Ah kamsahamnida. Saya akan mencobanya." Ucap DiO pada Jongup karena merasa tidak enak hati jika menolaknya.

"Benar. Enak sekali. Lembut, manis namun gurih/?." Komentar DiO saat mencicipi kue tersebut.

"Benarkan kataku. Zhunhong, Kai-ssi. Walau kalian sudah merasakan ini disana, ayo makan juga." Ucap Jongup sembari menawarkan kembali kotak kue yang dia pegang.

"Ah okey." / "Kamsahamnida Jongup-ssi"

Setelah sama – sama mengambil potongan kue, JongLo-KaiSoo pun langsung melahap kui mereka dalam diam. Sepertinya tak ada satu dari mereka yang ingin memulai pembicaraan.

"Hah, tau begini tadi aku ikut eomma ketoko buku." Gerutu Dio dalam hati.

Dia tadi kemari memang mengikuti sang eomma. Sejak tinggal di Korea, DiO memang tak bisa jauh – jauh dari Eommanya. Saat Eommanya bekerja, akhir-akhir ini dia memang selalu berada dikediaman JUNG. Karena dia tak memiliki banyak teman di Seoul.

Selama sebelum kuliah di luar negeri dia selama ini tinggal di Kediaman keluarga DO di Incheon. Memang tak jauh dari Seoul tapi dia benar – benar tidak memiliki teman di Seoul. Selain Kai tentunya.

Dia pun mengenal Kai karena mereka berada disekolah yang sama dulunya. Namun siapa sangka jika dunia begitu sempit, sampai akhirnya tanpa sengaja terungkap jika kekasihnya ah mantan kekasihnya itu adalah keponakan dari atasan eommanya.

Tadi Jungkook merengek ingin membeli beberapa buku bahasa Korea. Karena Youngjae merasa ada beberapa kebutuhan kantor, maka dia pun mengajak Jungkook untuk pergi bersama.

Dan Chanyeol yang kebetulan saat – saat di Korea menjadi tukang/? antar – jemput TaeKookMin itu pun dengan senang hati menawarkan diri untuk mengantar.

Dan jika ada Jungkook, tak mungkin Jimin tidak menempel. Maka pergilah mereka berempat ke toko buku.

DiO yang tadinya asik ngobrol dengan LuHan dan Baekhyun itu menolak ikut karena bahasan pembicaraan mereka sedang seru – serunya.

"Aku sudah selesai. Aku permisi dulu ya. Jongup-ssi terima kasih atas kuenya." Ucap DiO yang diangguki oleh Jongup.

/grep !/

"Mau kemana Kyungie ?!" Tanya Kai sembari meraih tangan DiO hingga membuat DiO yang tadinya akan berjalan langsung tertahan.

"Aku mau pulang." Jawab DiO.

"Pulang ?! Kau mau pulang naik apa ?!" Tanya Kai.

"Aku akan naik taksi. Sudah dulu ya, hari sudah mulai petang." Ucap DiO mencoba melepas genggaman tangan Kai.

"Tunggu. Akan kuantar kau pulang." Ucap Kai sembari beranjak.

"Tidak per-"

"Ge~, tidakkah kau lelah ?! Kau dari kemarin belum istirahat. Jangan pergi sendiri. Aku ikut denganmu. Aku tak ingin kau kenapa - napa." Ucap Zelo meraih satu tangan Kai yang lain sembari ikut berdiri.

Kai yang tengah memegang tangan DiO dan satu tangan yang lain dipegang Zelo itu terlihat serba salah.

"Bagaimana ini." Batin Kai panik.

"Akh~"

"Jongup-ssi ?! Gwenchana ?! Kau kenapa ?!" Ucap DiO sedikit berteriak panik hingga langsung melepas genggaman Kai dan langsung menghampiri Jongup yang tiba – tiba terduduk membungkuk ditanah seperti orang kesakitan. Sedangkan KaiLo hanya diam mematung karena tak kalah kaget.

"Appo." Rintih Jongup sembari memegangi dadanya.

"Jongup-ssi jawab aku. Kau kenapa ?! Apa yang sakit ?!" Tanya DiO yang duduk membungkuk didepan Jongup itu semakin panik.

"Di-disini, Disini yang sakit."

Jongup meraih jemari DiO dengan tangan bergetar dan menariknya untuk menyentuh dadanya.

"Hatiku yang sakit."

/Doeng !/

Kai-Soo-Lo yang mendengar jawaban Jongup langsung sweatdrop ditempat.

Yang benar saja ?!

"Pfft~"

"Kau kenapa ?!" Tanya Luhan saat berjalan menghampiri Sehun yang berdiri didepan jendela menghadap taman belakang.

"Lihat itu. Drama anak muda. Bagaimana ceritanya mereka berempat bisa berkumpul disana ?! Tadi aku melihat Jongup seperti memberikan kue pada Kai, Kai memberikannya pada DiO, setelah itu mereka makan kue bersama. Ku lihat DiO yang sudah selesai berniat pergi tapi ditahan oleh Kai, Kai ditahan oleh Zelo lalu itu lihat Jongup terduduk ditanah, aku tidak tahu dia kenapa. Tapi lihatlah malah DiO yang terlihat panik. Hahaha. Ya ampun lucu sekali melihatnya."

"Hussst~ jangan seperti itu. Tak baik menertawakan mereka. Aku yakin suasana disana pasti canggung." Ucap Luhan sembari menutup mulut suaminya yang tengah tertawa itu dengan jarinya.

"Jelas. Aku melihatnya dengan jelas. Canggung sekali. Hubungan mereka semua sedang menggantung kan." Komentar Sehun.

"Hah. Aku bersyukur Jungkook sedang pergi. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksinya jika sampai melihat Zelo ada diantara Kai dan Jongup. Semoga saja mereka jalan – jalan dulu hingga pulang malam dan-"

"MAMA BABA ! AKU PULANG !"

Ucapan Luhan terhenti seketika saat mendengar suara teriakan kesayangannya itu.

"Sepertinya doamu kali ini tidak terkabul Lu. Pangeran kita kembali. Ayo kita menyambutnya sebelum dia melihat pangerannya. Haha." Ucap Sehun sembari terkekeh dan merangkul Luhan yang masih terdiam itu untuk berjalan menuju arah suara.

"Aduh cucuku yang tampan baru pulang." Ucap Zitao menyambut kedatangan Jungkook.

"Nainai ?! Itu kau ?! Wah ?! Bagaimana nainai bisa ada disini ?!" Tanya Jungkook tanpa bisa menyembunyikan ekspresi terkejutnya dan langsung memeluk Zitao.

"Kalian sudah kembali ?!" Tanya Baekhyun berjalan dibelakang Zitao diikuti Daehyun.

"Nde Eonni. Ah Nyonya Wu, anda disini ?! apa kabar ?!"

Youngjae bersama Jimin yang baru saja masuk itu langsung menyapa Zitao dengan membungkuk singkat.

"Baik Yongchai. Kau bersama putramu ?!" Tanya Zitao saat melihat Jimin.

"Animida. Ini bukan anak say-"

"Halmeoni ?! Kau lupa wajahku ?! Kita sempat beberapa kali bertemu." Ucap Jimin membuat Zitao terlihat berfikir.

"Siapa yang lupa wajahmu Jimin-ah eh IBU MERTUA !"

/Ngek !/

Ekspresi semua orang yang ada disana langsung terlihat cengoh/? saat Chanyeol yang baru datang membawa belanjaan itu langsung berteriak gaje saat melihat Zitao. HunHan yang berjalan menuju TKP pun sampai langsung menghentikan langkahnya.

"Chanli ?! Itu kau ?!" Ucap Zitao memastikan karena Chanyeol masih berjalan agak jauh.

"Yeah, ini aku ibu mertua." Ucap Chanyeol sembari mempercepat jalannya dan langsung memeluk Zitao.

"Ya ampun anakku. Lama tidak bertemu kau semakin tampan saja." Ucap ZiTao sembari melepas pelukkannya.

"Ah tentu saja ibu mertua. Penerus siapa dulu, Park Yoochun." Ucap Chanyeol.

"Ah kau ini. Membuatku semakin tak sabar bertemu Yoochun saja."

"Anda kesini dengan siapa Nyonya ?!" Tanya Youngjae tiba – tiba memutus acara temu kangen Zitao dengan mantan calon menantunya/? itu.

"Dengan suamiku dan yang lainnya Yongchai." Jawab Zitao.

"Papa mertua ?! Dia juga ada disini ?!"

"Yeollie ! Berhenti memanggili Mommy dan Daddyku dengan sebutan mertua." Protes Baekhyun yang diangguki oleh Hun-Jae-Kook/? , berbeda dengan Lu-Min yang terlihat hanya bisa sweatdrop melihat kelakuan Chanyeol. Sedangkan Daehyun sendiri hanya bisa terkekeh melihatnya.

Selalu saja. Chanyeol selalu seperti itu saat bertemu dengan kedua orang tua Baekhyun. Memperlakukannya seperti mertuanya sendiri. Yi-Tao sendiri juga sama saja, selalu menanggapi Chanyeol dengan senang hati. Kalau sudah begitu, Baekhyun pasti yang uring – uringan sendiri.

"AH kau itu Baekkie, protes terus dari dulu. Ibu mertua saja baik – baik saja." Ucap Chanyeol membuat Baekhyun mempoutkan bibirnya lucu.

"Oh ya ibu mertua, bagaimana bisa kau melupakan wajah anakku. Ini Jimin, Park Jimin." Ucap Chanyeol menjelaskan.

"Ah, Zhimin ?! Ya Tuhan aku kira kau anak Yongchai, kalian sedikit mirip." Ucap Zitao sembari mengelus pelan pipi Jimin.

"Benarkah ?! Wuah~ dengar itu. Jimin cocok jadi anakmu." Goda Chanyeol berbisik pada Youngjae.

"Apa-apaan sih kau ini. sSSt~ !" Tegur Youngjae untuk menyuruh Chanyeol diam tanpa bisa menutupi ekspresi malunya.

"Hehe, lihat. Ekspresi Jae-ah lucu sekali. Wajahnya semu memerah." Bisik Baekhyun pada Daehyun.

"Benar. Manis sekali. Cantik sekali."

Baekhyun langsung menatap tajam kearah Daehyun saat suaminya itu malah menatap Youngjae sembari memujinya.

"Pantas saja Chanyeol-ssi menyukainya. Iya tidak Baek /wink/ akh~ kenapa mencubitku ?!"

Baekhyun langsung mencubit pelan lengan Daehyun saat sadar jika suaminya itu ternyata tengah menggodanya.

"Maaf ya Zhimin ah maksudku Jiminie. Aku bukan maksudku melupakanmu. Kau tau kan aku sudah tua jadi sedikit pikun." Ucap Zitao sembari mengelus wajah Jimin.

"Gwenchana-yo halmeoni. Anda belum tua. Anda masih sangat cantik."

"Ah bisa saja cucuku yang tampan ini."

"Nainai, untuk apa kau memanggilnya dengan sebutan cucu. Dia bukan cucumu." Saut Jungkook sewot.

"Eyh~ apa masalahnya sayangku. Aku memang bukan cucu beliau saat ini. Tapi saat kita menikah, bukankah secara tidak langsung aku akan menjadi cucunya ?!" Ucap Jimin menggoda Jungkook.

"Menikah ?! Jadi Jimin kekasihmu ?!" Tanya Zitao pada Jungkook.

"Ih ih ih , NO ! Bukan ! Jangan sampai amit – amit." Bantah Jungkook.

"Eyh~ jangan malu – malu." Goda Jimin kembali.

"Diam kau ! Eh Nainai, tadi nainai bilang kemari dengan banyak orang ?! Berarti dengan Jelo-ge juga dong."

Matilah !

HunHan langsung saling berpandangan mendengar ucapan Jungkook.

"Ya, Zhunhong juga ikut kemari." Jawab Zitao.

"REALLY ?! My Lovely boyfriend ! JELO-GE ! Where are you ?! Eh Mama Baba kenapa menarikku ?!"

Jungkook yang tadinya bersemangat akan mencari Zelo terlihat bingung karena HunHan tiba – tiba menarik tangannya.

"Prince kau baru pulang ?! Kau capek ?! Ayo mandi dulu, ayo istirahat. Kau pasti lelah." Ucap Luhan.

"Mama ini kenapa ?! Aku tidak capek mama. Aku mau bertemu dengan Jelo ge. Baba aku mau bertemu Jelo-ge." Tolak Jungkook sembari merajuk pada Sehun.

"Ah kau mau bertemu Jelo-ge eoh ?! Kalau begitu mandi dulu. Masak anak Baba yang manis ini mau menemui kekasih hatinya dengan penampilan lusuh begini." Ucap Sehun.

"Lusuh ?! Aku lusuh Baba ?! Iyakah Mama ?!" Tanya Jungkook panik.

"Eoh, wajahmu terlihat kusam. Sepertinya banyak debu bertebaran diluar sana yang menampel diwajahmu. Rambutmu juga lepek. Ya ampun. Kapan kau terakhir mencucinya. Lusuh sekali." Jawab mendramalisir sembari memegangi wajah dan rambut Jungkook.

"ANDWE ! Aku tidak mau my lovely boyfriend melihatku dalam keadaan buruk. Aku harus mandi. Mama mandikan aku, aku harus cantik. Mama ayo, Baba juga ayo pilihkan baju terbaik. Ayo Mama. Ayo Baba. Palliwa !"

Jungkook yang tadinya menolak tarikan tangan HunHan itu langsung menarik – narik kedua orang tuanya.

HunHan yang melihat kehebohan sang putra berpandangan dengan ekspresi lega. Setidaknya mereka bisa mengatur pertemuan Jungkook dan Zelo tanpa ada Kai apalagi Jongup.

"Jungkook begitu sekali. Kenapa dia harus tampil cantik untuk Zelo Hyung. Padahal dia selalu marah jika aku katai cantik." Gerutu pelan Jimin namun cukup terdengar jelas oleh Chanyeol yang berdiri disampingnya.

Chanyeol tersenyum samar melirik Jimin yang masih menatap sendu kearah kepergian keluarga OH itu. Tanpa berbicara, Chanyeol langsung merangkul pundak Jimin seakan memberinya kekuatan. Dia sangat paham apa yang putranya rasakan. Tapi dia juga yakin, putranya tak akan mengalami kisah cinta sepahit kisah cintanya dulu. Dia yakin, suatu hari putra tunggal keluarga OH itu pasti membalas cinta putranya. Entah kapan, tapi dia yakin pasti.

"Ah, Kalian sudah kembali." Ucap DiO yang tiba – tiba muncul dihadapan mereka.

"Kyungsoo ?! Jongup ?! Kalian bergandengan tangan ?! Aku pikir ini pertemuan kalian. Sejak kapan kalian seakrab itu ?!" Tanya Baekhyun yang sadar akan tautan tangan Jong-Soo/?

"Ah Jeseonghamnida. Saya lupa melepaskannya." Ucap DiO sembari melepas tautan tangan mereka sembari membungkuk singkat.

"Ah ani, gwenchanayo. Rasanya nyaman kok. Hangat sekali." Ucap Jongup sembari tersenyum membuat DiO pun mau tak mau ikut tersenyum sembari menunduk.

"Aigoo~ uri Kyungie ?! Kenapa wajahmu malu – malu begitu ?!"

"Eomma ! Kau itu bicara apa ?! A-ani. Aku tidak seperti itu."

DiO yang mendengar ucapan Youngjae itu langsung mencoba memasang wajah biasa.

"Persis seperti kau." Ucap Chanyeol sembari menyenggol Youngjae dan hanya dibalas cibiran oleh Youngjae.

"Zhongye. Mana Zhunhong. Panggilkan dia dan segera rapikan kamar kalian." Ucap Zitao pada Jongup yang membuat Jongup terlihat terkejut.

"K-kamar kami ?! Kami satu kamar ?!" Tanya Jongup meyakinkan.

"Iya, memang kenapa. Kita tak perlu memakai banyak kamar disini. Lagipula kamar yang digunakan Zhunhong cukup luas. Dimana dia. Cepat panggil." Perintah Zitao.

"A-ah baik. Dia ditaman bersama Kai-ssi. Saya akan akan memanggilnya. Aduh bagaimana ya ?!" Jongup yang terlihat langsung menuruti perintah Zitao itu terlihat ragu – ragu sejenak sebelum akhirnya kembali berjalan kearah taman belakang.

"Kai berduaan dengan Zelo ditaman ?! Jongup berpegangan tangan dengan DiO ?! Apa mereka pasangan yang tertukar ?!" Komentar Daehyun yang membuat Baekhyun terkekeh mendengarnya.

"Bibi ! Kami sekamar ?! Kenapa harus sekamar ?!" Tanya Zelo yang tiba – tiba datang diikuti oleh Jong-Kai/?

"Memang kenapa ?! Kau pikir dikamar ini ada berapa kamar ?! Lalu pikir lagi, berapa banyak yang menginap disini. Kamarmu kan luas. Jika kau tak mau satu kamar dengan Zhongye. Akan kau tidurkan dimana kedua orang tuamu ?! Diruang tamu ?! Kamar yang kau gunakan itu kan kamar yang disediakan Daxian untuk mereka." Ucap Zitao panjang lebar.

"Sudah, ayo kalian berdua ayo ikut aku kekamar. Kami keatas dulu." Pamit Zitao pada semua yang ada disana diikuti oleh JongLo.

"Kai-ah ?! Itu kau ?!" Ucap Youngjae saat melihat Kai yang berdiri dibelakang DiO.

"Ah Eommonim. Nde. Ini saya. Apa kabar Eommonim ?!" Ucap Kai sembari langsung menghampiri Youngjae dan manyalaminya.

"Kai-ssi. Bisakah kau tak lagi memanggil Eommaku dengan panggilan Eommonim." Ucap DiO yang menyuarakan keberatannya.

"Ah mian. Kebiasaan." Ucap Kai.

"Hey jangan seperti itu Kyungie." Tegur Youngjae pada DiO.

"Tak apa, panggil seperti biasa saja. Eommonim baik. Kau kemana saja. Sejak Kyungie pergi kau seperti menghindar pada Eommonim. Kau juga tak pernah lagi kerumah. Padahal dulu kau setiap hari datang kerumah untuk mengantarkan Kyungie bertemu denganku."

"Eomma ! Kenapa harus membahas masalalu sih." Ucap DiO memutus ucapan Youngjae.

"Kau itu kenapa sih Kyungie. Bagaimana pun kau harus berterimakasih pada Kai. Karena dia kau bisa bertemu dengan Eomma dibelakang keluarga DO. Berkunjunglah kerumah Kai-ah. Aku akan memasakkan masakan kesukaanmu." Ucap Youngjae pada Kai setelah menegur kembali DiO.

DiO yang mendengar ucapan eommanya itu terlihat bersengut. Berbeda dengan Kai yang terlihat senyum malu - malu.

"Cieeee~ yang disayang calon mertua." Goda Baekhyun.

"Kalau mau menikahkan mereka aku siap jadi wali DiO menggantikan Do Minjoon." Ucap Daehyun ikut menanggapi.

"Ahjussi ! Jangan apa sih." Ucap DiO seolah marah tapi tak bisa menyembunyikan rona merah diwajahnya. Kai yang melihatnya jadi gemas sendiri.

"Eyh eyh ehy~ Apa maksudmu Daehyun-ssi. Kai itu kan saudaramu. Jadi kau jadi wali Kai saja. Untuk wali DiO itu tugasku nantinya."

"Heh ?!" / "Hah ?!" / "Mwo ?!"

"Hasst~! Kau itu bicara apa ?! Asal saja !" Omel Youngjae pada Chanyeol sembari menepuk pelan lengan Chanyeol yang terkekeh itu.

"Wuaaah~ Wuahhh~ Wuuah~ Daebak ! Hyung - hyung, kalau kalian menikah berarti aku akan jadi adik Kai Hyung dong. Wow !" Ucap Jimin menyaut tak kalah antusias.

"Hey~ Hey~ Hey~ .. apa maksudmu apa Jimin-ah ?! Tanpa menikah dengannya pun , jika kedua orang tua kita menikah kau tetap jadi adikku." Saut DiO.

"Hah ?! Eommonim. Ternyata anda dengan Chanyeol Hyung ?! Ya ampun, tak kusangka. Ternyata jodohmu memang bukan orang yang jauh walau bukan Baekhyun Noona. Ayo jadikan saja. Kapan diresmikan." Ucap Kai menambahi.

"Yak Yak Yak Kyungie kau itu bicara apa. Kenapa malah membawa - bawa aku dan Chanyeol. Kai-ah. Jangan dengarkan mereka." Kini gantian Youngjae yang menyaut.

"Hahaha ! Lihat. Yongjae-ah, Chanyeol-ssi. Anak - anak kalian sudah setuju. Kurang apa lagi ?!" Ucap Daehyun ikut menimpali.

"Nde ! Ayolah Yeollie. Sudah saatnya kau move-on dariku. Nanti jika kau menikah, aku akan mendampingimu. Pasti, aku janji." Ucap Baekhyun ikut menyaut.

"Ah apa sih kalian ini. Sudah - sudah hentikan jangan membahas ini lagi." Ucap Youngjae mencoba menghentikan.

"Hey ! Kau protes juga dong .. kenapa malah cekikikan." Lanjut Youngjae pada Chanyeol yang terlihat terkekeh melihat Youngjae dikerjai.

Namun bukannya berhenti, kegiatan me-makcomblangkan YeolJae itu terus berlanjut diselingi dengan candaan.

Mereka terus bersendau gurau tanpa menyadari jika ada orang lain yang menatap kearah mereka dari kejauhan sembari tersenyum samar.

"Akhirnya. Akhirnya kau bisa mencintai wanita lain selain Baekhyun .. Putraku Park Chanyeol."

.

.

.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

" HAPPY 2nd ANNIVERSARY HYUNers (Family) IN(donesi)A "

.

.

Han Yuri NOte :

Hahahaha , Jumma update Dear~ ..

Mian kalau pendek .. soalnya Yuri tuh ngetiknya MENDADAK !

Mulai ngetik hari rabu malam kemarin pas gara - garanya adek Yuri bahas tentang kado ultah buat Ayah Yuri yang ultah tanggal 8.

"SELAMAT ULANG TAHUN CALON MERTUA BANG YONGNAM" hahaha

Dan pas denger tanggal 8 Januari , Yuri pun langsung inget ..

Itu tanggal berdirinya (dibuatnya) Fanpage HYUN FAMILY , juga tanggal pertama kali Yuri mulai ngepublish FF HYUN Family.

Wow sudah 2 tahun kita bersama HYUNers~ .

Kalau hari jadi HYUN Family sendiri udah lewat , yaitu tanggal 13 September lalu ..

Yuri nentuinnya berdasarkan hari dimana Taehyung berkata kalau dia anak DaeBaek pas tahun 2013 lalu .. hahaha

.

Special untuk 2nd Anniversary HYUNers ini .. Yuri mau kasih kalian dengan updatenya 3 FF karya/? 'MilkHunHan-Yuri' yaitu :

1 . Family Love Story : COMPLICATED LOVE

2 . a Reality of Our Relationship !

3. IT's ALL LIE !

Sebenernya sih pengen maruk sok - sok'an update yang lain juga terutama FF '2 3 We are ONE Family, Yes Sir', tapi apa daya .. waktunya mepet, mana susah lagi tuh FF cari faktanya.

Give me spirit with ur review on Fanfiction '2 3 We are ONE Family, Yes Sir' Dear~ ToT

Ini aja Yuri rela tidur lewat tengah malam terus lanjut ngetik habis subuhan. Makanya 2 hari ini Yuri telat berangkat kerja hahaha

Jadi mian ya Dear~ kalau pendek - pendek FF'nya , cuma sekitar 5ribuan word semua. BUANYAK TYPO pula ..

Kan yang penting update .. daripada nggak sama sekali. Hehe.

Maaf kalau nanti jarak updatenya agak lamaan, FFn agak eror kayaknya ..


Thanks to :

[Kalian yang sudah berbaik hati dengan tak hanya membaca tapi juga meReview dari Chapter 1 - 9]

UESTDBSJYJ , Kim Sohyun , hyunhyun , Linkz account , leglxMingguk , AlienBaby88 , KeroPoko - HanDik , Sarii832 , Nisa Marni EXO Fans , daebaektaeluv , xRTYx , ririnchaerunisa , darkhyuners shinning , Minchanee JJJJ , hyunrim, jeje , Fatiazzahra94 , azzah , zakurafrezee , Firda473 , Aran Jaeger , HyuieYunnie , BABYEXOLARMY , Jung Daebaek V , Blacknancho , laybiased , vjane5048 , she3nn0 , Ririn Ayu , Tetangga jimin, Kouichi-chan , babybaekkie02 , Noona388 , mpi chagagak , chinta , Yerim Park , kia , DhJung , yang review di chap 9 kemarin .. yang pakai nama GUEST , dikasih nama ya sayang .. biar Yuri bisa nulis namamu. Yang belum kesebut protes juga ya ^^

Thanks juga buat 127 akun yang fav dan 122 akun yang follow FF ini ^^

Makasih kalian sudah menghargai hasil karya Yuri ^^

.

.

.

Ini Fanfic emang fanfic terparah MilkhunhanYuri haha

Udah ceritanya complicated alias njelimet/?nya minta ampun .. Couplenya pun hampir CRACK semua hahaha

Habis gimana , gemes sih gabungin gabunginnya ^^

Jadi Yuri bener - bener minta kalian sampaikan unek - unek kalian di FF ini ..


Note tambahan , Yuri bakal nulis ini disemua FF update-an terbaru Yuri :

.

'Cintai COUPLE kesayanganmu (HYUN Family / DaeJae / ChanBaek atau yang lainnya) tanpa membenci couple lain'

.

HAPPY NEW YEAR HYUNers~ !

Akhir tahun kita diberi banyak hadiah dengan berkumpulnya HYUN Family dan banyaknya moment BAPEXOBTS

(nggak perlu Yuri sebutkan karena ada banyak sekali, baik dari Hyun Family maupun antar member BAPEXOBTS)

Awal tahun pun para shipper 'official' pun diberi hadiah oleh moment DaeJae dan ChanBaek.

Alhamdulillah ..

Terima kasih atas hadiah manisnya dari mereka para idola kesayangan kita.

Tak peduli official maupun crack .. aku pribadi mencintai BAPEXOBTS

.

DaeJae REAL for DaeJae Shipper ..

ChanBaek REAL for ChanBaek Shipper ..

HYUN Family Real for HYUNers ..

.

Kalau kata readerku Desi "Biasmu untukmu, biasku untukku"

Kalau kata Artwokerku Hanifa 'LittleRabbit' , "Bagimu agamamu, bagiku agamaku." , ini malah ada di Al-Qur'an hlu hehe

.

Jika kalian menyukai shipper A / B / C .. lanjutkan ..

Biarkan imajinasi itu tumbuh dalam diri / otak / pikiran kalian ..
Biarkan berjalan dengan sangat indah sesuai keinginan kalian ..

Jangan mengusik dan jangan biarkan sampai terusik dengan (shipper) yang lain ..

STOP menyakiti diri kalian sendiri dengan membenci shipper lain ..

Jangan menumbuhkan penyakit hati yang berakhir dengan rasa dendam dan kebencian yang mendalam ..

Malah ada baiknya jika kalian bisa membuka hati kalian untuk shipper yang lain dengan tetap menomor satukan shipper kesayangan kalian ..

Damai itu indah .. ^^

.

Sekali lagi "HAPPY 2nd ANNIVERSARY HYUNers (INA)"

Semoga kita selalu bisa terus bersama - sama berbagi cinta ^^

We are ONE Family, Yes Sir !

.

Yang mau lebih dekat sama bidadari/? cantik *plak* bisa hubungi Yuri dibawah ini .. Let's be friend HYUNers ^^

BBM : 315dae80

Twitter : Milkhunhan_yuri

Facebook : facebook hanyuri15

Instagram : Milkhunhan_yuri

WA & LINE : 085742103505

.

Gabung dan like juga ya ^^

Fanpage : The HYUN Family (facebook hyuners . ina)

Twitter : HYUNers_INA

Facebook grup : facebook groups / hyun . family . ina

Grup BBM , WA , LINE juga ada .. tapi bukan Yuri adminnya hehe

.

Publish [08 Januari 2016]

.