The Adventure Of Uzumaki Naruto
Naruto © Masashi Kishimoto
.
.
.
Rate : M (Jaga- jaga)
Warning(s):overpower!naru,Dojutsu!naru,Notjinchuriki!naru,Godlike!naru (maybe), alive MinaKushi, ide pasaran, alur maksa, my first fanfic multichap, newbie Author, Ejaan tidak baku, Typo, Jurus hasil terjemahan.
.
Genre : Adventure, Romance, Friendship
Pair : Naruto X Sakura
Sasuke X Karin
Summary: Hanya karena kakaknya Menma adalah Jinchuriki dari Kyuubi no Yokou dia diabaikan dan tidak diberi kasih sayang, tetapi tanpa kedua orang tua Naruto ketahui dirinya bertemu RIKUDOU SENINN di mindscape- nya dan dilatih. Anak bernama Naruto ini mempunyai tujuan mendamaikan dunia dengan kekuatannya.
" Naruto " : Talk
' Naruto ' : Thinking
" Suzaku " : Biju/Summoning talk
' Suzaku ' : Biju/Summoning thinking
.
.
.
Tertulis di buku yang tidak di ketahui dibuat oleh siapa…
Bahwa di dunia ini Tuhan menciptakan tujuh dimensi…
Di celah masing – masing dimensi terdapat tujuh makhluk legenda…
Mereka bertugas untuk menjaga dimensi masing – masing agar tidak terjadi bentrokkan satu dengan yang lain…
Namun, di buku tersebut tertulis bahwa…
Barang siapa yang bisa membuat masing – masing penjaga dimensi berpihak pada dirinya maka…
Dia bisa memanggil mahkluk berkekuatan Dewa itu kapan – pun dia mau dan jiwa mereka akan terikat…
Kecuali ' Sang Mata ' memanggil…
Kontrak tersebut akan hilang…
Di buku tersebut juga tertulis…
Satu garis terbagi menjadi dua, dan akan mengikat ' Sang Mata ' …
Yang bisa memanggil ke – tujuh mahkluk dan menjadikan mereka layaknya teman…
.
.
.
.
.
.
Naruto, Sasuke dan Sakura kini sedang ada didekat markas Shimura Danzo, tetua yang sangat terobsesi menjadi Hokage dan karena harapannya belum tersampaikan ia lebih memilih melindungi Konoha dari balik layar, katanya.
Tujuan mereka datang kesini adalah untuk membuktikan apa yang dikatakan oleh Anggota Anbu Ne yang bernama Sai. Dia berkata bahwa mereka perlu mengetahui apa yang sebenarnya dengan klan Uchiha. Dan juga agar Sasuke tidak terlalu larut dalam rasa penasarannya.
" Baiklah, sekarang kita masuk kedalam dan ingat jangan sampai kalian ketahuan oleh Danzo, dan tiga puluh menit lagi kita berkumpul ditempat ini. " Naruto mengingatkan para sahabatnya agar hati – hati. Kemudian mereka memakai topeng masing – masing. Setelah itu Mereka masuk dan langsung berpencar untuk mencari sebuah gulungan yang mungkin ada kaitannya dengan Uchiha.
.
Sakura
.
Sakura berlari dengan cepat menelusuri sebuah lorong. Dalam lorong itu dia menjumpai beberapa pintu yang didalamnya kosong.
Krieet…
Sakura membuka pintu yang ia jumpai kembali, dan lagi – lagi itu kosong. Sakura hanya mampu menghela nafas melihat itu semua. Sebenarnya Danzo itu sekaya apa sih?! Kenapa dia membuat bangunan yang kokoh dan memiliki banyak ruang tapi tidak digunakan.
" Hei apa yang kaulakukan. " Sakura menengok kebelakang setelah mendengar nada suara yang tanpa emosi itu. ' Sial, kenapa ada yang kemari sih! ' Sakura membatin dengan kesal. Dia sekarang melihat dua orang Anbu Ne yang dalam keadaan siap melawannya.
" Aku hanya mencari sesuatu. " Sakura membalas. Setelah itu dia melemparkan kunai menuju kearah Dua Anbu tadi. Anbu tadi menangkisnya dengan mudah dengan tanto yang mereka miliki. Sakura yang melihat itu langsung merangkai segel tangan dan menyebutkan jutsu – nya secara perlahan.
" Hei, apa yang kaulakukan? "
" Hanya memerangkap kalian berdua dalam tanah. " Sakura kembali membalas ucapan Anbu Ne tadi. Setelah itu Sakura langsung shunsin kebelakang Anbu Ne dan memukul tengkuknya.
.
Naruto
.
Naruto juga sama seperti Sakura namun bedanya dia menemukan satu ruangan dengan penuh gulungan. Mencari tahu apakah ada gulungan yang berhubungan dengan klan Uchiha. Tak sengaja matanya menangkap ada sebuah buku tua yang sepertinya menarik untuk dibaca. Membuat satu bunshin untuk berjaga.
Hendak membukanya namun terhenti ketika ada dua orang yang menghampirinya. Menyimpan bukunya dalam saku dan Naruto langsung memasang posisi siaga. Musuh – pun nampaknya juga sama.
" Uzumaki Naruto kenapa kau ada disini. " Anbu tersebut bertanya tetapi intonasi yang ia pakai tidak menunjukan pertanyaan sama sekali.
" Mencari sebuah kebenaran… Futon : Kaze no Tate. " Setelah Naruto mengucapkan jutsunya, munculah dua belati angin ditangannya. Bunshinnya – pun juga sudah memegang belati angina. Anbu tadi juga bersiap dengan tantonya.
Naruto dan bunshinnya langsung melesat menuju dua Anbu tadi. Anbu tadi menyiapkan tantonya untuk bertarung. Setelah itu Naruto menebaskan belati anginnya kepada dua anbu tadi. Anbu tadi hendak menahan dengan tanto namun dia terkejut akan sesuatu.
" Kau terkeju ? Pada awalnya aku juga. Ambilah pelajaran dari pertarungan ini… Angin tidak pernah bisa dipotong atau dihalau! " Dengan selesainya kalimat Naruto selesai pula hidup kedua Anbu tadi.
.
Sasuke
.
" Aku ketahuan ya ? " Sasuke berbicara kepada seorang lelaki tua yang memiliki tanda silang didagu. Ya, laki – laki itu tidak lain dan tidak bukan adalah Danzo.
" Uchiha Sasuke, aku tahu tujuanmu kemari, bagaimana jika kau bergabung denganku dan aku akan memberikan kekuatan untuk membalaskan dendammu. " Danzo berbicara panjang lebar kepada Sasuke.
" Begitukah ? Tawaranmu sungguh menarik, tapi sayangnya waktuku disini sudah habis dan sampai jumpa lagi Danzo. " Setelah mengatakan itu Sasuke pergi menggunakan Shunsin menuju tempat yang telah mereka ( Tim 7 ) sepakati.
.
Tim 7
.
Setelah mereka berkumpul mereka menyampaikan informasi yang mereka dapatkan. Sakura nihil. Naruto mendapatkan sebuah buku tua. Sasuke mendapatkan gulungan mengenai perintah untuk membantai klan Uchiha, tapi sayangnya dia ketahuan Danzo.
" Aku harus pergi dari desa ini, aku yakin Danzo akan melaporkan ini pada Hokage. " Sasuke berbicara dengan sedihnya.
" Tak apa kawan kami akan ikut denganmu, satu untuk semua dan semua untuk satu. Itukan prinsip tim kita . " Naruto membalas ucapan Sasuke.
" Bukankah itu terlalu membahayakan kalian ? "
" Apa kau lupa ? kita sudah sering terancam bahaya. "
" Baiklah persiapkan diri kalian, Bahaya kali ini akan sangat berbeda kawan. Dan kita akan berangkat setelah mempersiapkan barang – barang kita aku juga akan mengajak Karin. " Setelah itu mereka Shunsin menuju rumah masing – masing untuk mempersiapkan barang – barang.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
" Tuan nampaknya dia akan keluar dari desa Konoha. " Sosok yang tak nampak itu mengatakan sebuah informasi kepada seorang pria yang sedang meminum the dengan tenang.
" Bagus, persiapkan segalanya kita akan mengajaknya untuk bergabung dan berikan sambutan yang meriah. " Seseorang tadi berbicara.
" Baiklah. " Sosok yang tak terlihat tadi – pun pergi dai sana.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
" Dia sudah keluar ya ? kita akan membimbingnya kejalan yang tepat. " Orang yang tak terlihat rupanya namun terlihat matanya yang merah dan sebuah senyuman bengis terpampang jelas diwajahnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Empat remaja bersiap untuk meniggalkan sebuah desa yang amat mereka cintai yaitu Konoha. Masing dari mereka memiliki warna rambut yang berbeda. Kuning, Pink, Merah, dan Biru dongker.
" Kalian bersiaplah ini akan menjadi petualangan baru untuk kita, entah mengapa firasatku mengatakan ini akan menjadi susah. " Naruto mengatakan itu dengan tenang. Setelah itu mereka melompat melewati dahan – dahan pohon.
' Selamat tinggal Konoha, selamat tinggal semuanya, selamat tinggal… masa laluku. '
.
.
.
.
The End
A/N : Setelah menimang nimang akhirnya saya memutuskan untuk membuat Shippudennya secara terpisah. Jujur Chap ini rasanya adalah chap terburuk yang pernah saya buat. Dan juga saya mungkin akan membuat beberapa cerita baru.
Oh iya! Saya akan up kira – kira tanggal 10 Desember karena saya ada UAS dari tanggal 5 – 10. Mohon doanya semuanya.
Tolong tinggalkan sebuah Review untuk memperbaiki cerita saya yang buruk ini.
.
.
Please Review
Thank ' s you
See you next month ( 10 Desember )
