MilkHunHan-Yuri present
2 3 We are ONE Family, Yes Sir !
AUTHOR : 한유리
MAIN CAST :
Jung DaeHyun BAP + Byun BaekHyun EXO = Kim TaeHyung / V BTS
SUPPORT CAST :
EXO member, BAP member, BTS member, Han Yuri^^ (OC) and Other
Genre: Family, Friendship, (Angst + Humor)
Length : Chapter (10)
Disclaimer :
B.A.P milik TS dan para BABy, EXO milik SM dan para EXOfans, BTS milik BigHits dan para ARMY juga TUHAN dan keluarga mereka masing – masing .. saya cuma pinjem nama .. cerita ini murni milik saya dari otak saya .. don't be plagiat please .. susah ngumpulin faktanya .. :) TAPI BANYAK FAKTA BUKAN BERARTI HUBUNGAN MEREKA NYATA. INI HANYA UNTUK HIBURAN SEMATA ^^
NOTE :
Mianhae bila Chap ini lambat . . . bukan apa - apa . . . akun FFN Yuri ke Block jadi Yuri gak bisa update sampai batas waktu yang ditentukan . . . Bahkan FF baru Yuri yang Complicated Love juga hilang.
Untuk yang BBMan, SMSan, TWITTERan dan FACEBOOKan sama Yuri pasti tahu . . . . Jadi maaf dengan sangat bagi yang tidak tahu.
Yuri juga re-publish FF yang hilang dengan judul 'Family Love Story : COMPLICATED LOVE' . . .yang belum baca silahkan membaca . . yang sudah membaca dan udah review , terus pengen reviewnya dibales, review lagi juga. Dulu Yuri baru baca 20an review dari 40an review :( *mianhae
Happy Reading and Don't Forget to Review ^^
2 3 We are ONE Family, Yes Sir !
Chapter 10
-15 Oktober 2013-
At DaeHyun apartemen.
"Hahahahahahahahahaha !"
Suara tawa terdengar menggelegar di sebuah apartemen di lantai 15 itu.
"APPA DIAAAAAAAAMM . . . . . . . . !" Teriak V.
"Oemma lihat appa jah-. . . YAK ! Kenapa oemma menutupi wajah oemma dengan bantal ?! Jangan bilang oemma juga menertawakanku ?! YAK BUKA ! BUKAAAAAA . . . . HAH ! Tuh kan, oemma juga tertawa ! Hih Hih Hih ! AKU BENCI KALIAN . . . !"
BLAM !
V yang tadinya merajuk karna DaeHyun tak henti – hentinya menertawakannya. Mendadak semakin sebal saat melihat wajah BaekHyun juga terlihat memerah karna menahan tawa. Karna kesal dia pun langsung merebut dan menginjak – injak bantal yang digunakan BaekHyun untuk menutupi mukanya tadi lalu masuk kedalam kamar.
"WAHAHAHAHAHAHAHAHAHA . . . . . !"
Bukannya diam atau merasa bersalah, seperginya V memasuki kamar, Main Vocal couple itu malah semakin tertawa dengan lantang.
Untung saja apartemen itu cukup kedap suara dari luar, hingga mereka tidak diusir oleh tetangga atau petugas apartemen yang mendengar tawa mereka itu.
"DIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAMMMMMMM !"
DaeBaek sontak menghentikan tawa mereka dan perpandangan satu sama lain sambil menahn tawa mereka saling menggeleng kepala.
"Hehehe. Sudah Dae. Lihat, TaeTae sampai ngambek. Aku kedalam dulu kalau." Ucap BaekHyun sambil beranjak dari sofa.
"Eh? !"
BaekHyun menoleh dan menghentikan langkahnya saat sebuah tangan meraih pergelangan tangannya.
"Biar saja. Kalau dia marah itu akan menguntungkan kita."
"Maksudmu ?!" Tanya BaekHyun dengan ekspresi bingung.
"Kalau dia marah, kita akan lebih sering berdua tanpa ada yang mengganggu di tengah – tengah 'acara'." Ucap DaeHyun dengan menekankan kata acara sambil mengerlingkan nakal matanya kearah BaekHyun.
"Cih, jangan macam – macam Jung DaeHyun. Cukup bagiku didiamkan oleh TaeTae sekali itu. Dan lagi tidak ada acara apapun. Aku masih marah padamu. Gara – gara kau menyerangku habis – habisan kemarin. Penampilanku diSamsung Nano City Fall Festival semalam benar – benar sangat mengecewakan." Ucap BaekHyun sambil menepis tangan DaeHyun dan masuk kamar menusul V.
Seperginya BaekHyun memasuki kamar. DaeHyun hanya terdiam sambil mengamati seisi apartemen dengan matanya
"Seharusnya aku memiliki apartemen dengan dua kamar. Agar V tidak terus – terusan mengganggu aktivitasku dan BaekHyun. Dan rasanya apartemen ini memang sempit sekali. Untung apartemen ini tidak rubuh waktu kemarin member BAP EXO dan BangTan berkumpul menjadi satu disini. Hah ! Yah, Benar. Aku memang harus mulai memikirkan untuk membeli apartemen sendiri yang lebih luas dan mengembalikan apartemen ini kepada Yuri nonna." Ucap DaeHyun pada dirinya sendiri sebelum menyusul BaekTae kekamar.
CEKLEK !
"Cih, katanya marah. Tapi tetap tidur memeluk oemmanya. Dasar anak manja."
DaeHyun yang berdiri didepan pintu itu tersenyum sambil berguman pelan saat melihat pemandangan didepannya itu. Terlihat BaekTae tertidur lelap sambil memeluk satu sama lain.
Tadi sore sampai malam hari EXO K, BAP dan BangTan memang berkumpul di TS Ent untuk merayakan ulang tahun Zelo. Sebenarnya acaranya cukup meriah. Namun belum sampai acara selesai, V sudah merengek untuk pulang lebih awal. Dan sebagai 'orang tua' yang baik, mau tidak mau DaeBaek harus menuruti kemauan anak tunggal mereka itu.
Sesampainya mereka di apartemen, mereka tak sengaja menonton acara Rookie King Channel BangTan yang ditayangkan oleh Channel SBS. Saat ini acara tersebut sudah memasuki episode ke 7.
Bibir BaekHyun tak henti – hentinya berkomentar pedas saat melihat kenakalan dan kegilaan V diacara itu. BaekHyun sampai berkata kalau dia jadi malu sendiri melihat kelakuan baby aliennya itu. Berbeda dengan DaeHyun yang memilih diam dan fokus menonton dengan mulut yang tak henti mengunyah makanan.
Sedangkan V yang tidak terima mendengar ucapan sang oemma pun langsung melemparkan protesannya . . .
"Wajar dong oemma .. aku kan perpaduan dari dua orang yang tidak normal. Jadi bukan salahku jika ketidak normalku meningkat dua kali lipat diatas kalian."
"MWO !" / "YAK !"
Dan kata – kata itu sukses membuat DaeBaek langsung mencoba mencekek V.
Namun sayangnya acara 'mari membunuh V' itu tiba – tiba terhenti saat acara hampir berakhir dan layar TV memperlihatkan sosok V muncul dengan penampilan lady bug.
DaeHyun sendiri awalnya sempat terkagum – kagum saat melihat penampilan V. Dia terlihat sangat imut dan cantik mirip seperti BaekHyun saat menggunakan costum itu.
Tapi saat dia melihat kebagian bawah dan melihat celana serta sepatu kets yang dipakai oleh V, DaeHyun tidak bisa untuk tidak tertawa. V benar – benar terlihat seperti alien yang terjebak dibumi hingga tidak tahu bagaimana memadu madankan pakaian.
Namun ternyata tawanya itulah yang membuat V akhirnya ngambek dan langsung berlari memasuki kamar meninggalkan mereka berdua.
DaeHyun yang tersadar dari lamunan singkatnya itu lalu berjalan menuju ranjang dan tidur disamping V. Hari ini dia memang tak berniat mengganggu BaekHyun yang masih terlihat kelelahan itu.
"Jaljayo nae . . . Cheonsa." Ucap DaeHyun sambil mencium kening BaekHyun lalu menyusul BaekTae menuju ke pulau mimpi.
.
.
.
.
.
...ooo...
16 Oktober 2013
"Morning Baby."
BaekHyun yang baru menuangkan susu ke gelas itu mengeliatkan badannya yang terasa geli saat dipeluk oleh DaeHyun dari belakang.
"Pagi juga Dae. Bisa tidak kau lepas pelukanmu dulu ?! Aku jadi kerepotan untuk menuang susunya." Protes BaekHyun.
"Sudah, ditaruh saja dulu. Tumben kau sudah bangun baby ?! Harum sekali. Sudah mandi ya ?! Aiggo Cantiknya. . ." Ucap DaeHyun sambil menciumin rambut BaekHyun.
"Dae, berhenti menciumiku. GELI !" Ucap BaekHyun sambil berontak untuk melepaskan diri. Namun bukannya melepas, DaeHyun semakin mempererat pelukannya dan membuat BaekHyun akhirnya pasrah dan menaruh botol susu itu.
"Bukankah kau yang bilang kalau aku harus belajar untuk bangun pagi dan memasak. Aku memang belum bisa memasak, jadi setidaknya aku berusaha untuk bangun pagi. Lagi pula, tumben sekali kau semalam tidak mengganggu tidurku. Biasanya kau mengajakku begadang setiap menginap disini." Ucap BaekHyun sambil memejamkan matanya dengan tangan yang memegang tangan DaeHyun yang kini memeluknya.
"Jadi kau mengharap untuk ku ganggu eoh ?" Goda DaeHyun sambil mencium daun telinga BaekHyun.
"Hasst, geli ! Bukan begitu. Hanya tumben saja. Oh ya, kau jadi mengantar TaeTae ke Show Champion hari ini ?! Dia sudah bangun belum ?!" Tanya BaekHyun tanpa membuka matanya.
"Ne, dia sudah bangun dan sedang mandi sekarang. Jadi sebelum dia selesai mandi dan mengganggu kita lagi. Bisa aku mendapat morning kiss ku baby ?!"
BaekHyun yang memejamkan mata itupun langsung tersenyum saat mendengar penuturan dari DaeHyun. Dia pun membuka matanya lalu menoleh kearah wajah DaeHyun yang tengah menyeringai dan mulai mendekatkan wajah mereka itu.
DUK !
"AW !" / "ADUH !"
DaeBaek yang hampir berciuman mesra itu akhirnya memang menyatukan wajah mereka. Tapi naasnya bukan bibir yang menyatu, tapi kening merekalah yang bertabrakan dengan kerasnya.
"YAK !"
DaeHyun yang merasa acara berlovey Doveynya terganggu itu langsung melepas pelukannya dari BaekHyun dan berniat memaki orang yang berani – beraninya mengganggu kegiatan mereka itu.
Namun mulut yang baru saja berteriak itu mendadak langsung bungkam.
"Wae ?!"
Tubuh DaeBaek langsung membeku ditempat saat melihat sosok pengganggu dengan suara khasnya yang cuek itu, tengah menatap mereka dengan tatapan malasnya.
"Nonna ?!" / "Yuri-ssi ?!" Ucap DaeBaek bersamaan.
"Nde. Ini aku, kalian pikir siapa ?! Hantu ?!" Jawab Yuri datar.
"Hasst ! Untuk apa kau pagi – pagi kesini nonna ?! Mengganggu saja !" Protes DaeHyun.
"MWO ?! Mengganggu katamu ?! Kalian itu yang tak tahu tempat dan waktu ?! Bukannya setan kecil itu juga menginap disini ?! Kenapa kalian terus – terusan berbuat mesum HAH ?! Bagaimana kalau dia yang muncul dan melihat adegan menjijikan kalian tadi ?! Apa itu contoh orang tua yang baik ?!" Omel Yuri sambil melotot kearah BaekHyun yang tengah mempoutkan bibirnya dan DaeHyun yang tersenyum gaje sambil menggaruki tengkuknya itu.
"Appa . . . Oemma . . . Aku sudah sia- Eh AHJUMMA ! KENAPA DISINI ?!"
DaeBaek dan Yuri yang tadinya dalam suasana tegang itu mendadak tersentak saat mendengar teriakan dari seorang alien kecil yang keluar dari kamar.
.
.
.
"Sebenarnya kita mau bertemu siapa Yuri-ssi ?! Apakah masih lama ?!" Tanya BaekHyun dengan ekspresi bosan.
Saat ini dia sedang menemani Yuri menunggu seseorang di sebuah restoran yang cukup terkenal dikawasan Apgujeong. Namun sudah hampir satu jam, seseorang yang ditunggu itu tidak juga datang.
Awalnya Yuri memang meminta DaeHyun yang menemaninya. Namun karena DaeHyun menemani V keacara musik jadi mau tidak mau BaekHyunlah yang menemaninya.
"Apa kau ada acara ?! Tadi kan aku sudah bilang kalau kalian mau menemani setan kecil itu ke Show Champion, aku akan menunggu sampai kalian pulang. Kenapa kau tak ikut mereka saja dulu. Dan aku bisa pergi dengan DaeHyun nanti." Jawab Yuri.
"Anya. Bukan begitu. Aku juga tak berniat ikut. Aku takut orang – orang akan curiga melihat kedekatanku dengan DaeHyun. Beberapa idol sempat menanyai kami saat kami datang ke acara music bersama, padahal kami tidak tampil disana." Ucap BaekHyun yang membuat Yuri berdecih mendengarnya.
"Oh ya Yuri-ssi, Kenapa kau akrab sekali dengan DaeHyun ?! Padahal katanya kau mantan kekasih dari Hyungnya YongGuk-ssi." Tanya BaekHyun sambil meminum jus strowberrynya.
"Kami sama - sama dari Busan. Kenapa ? Kau cemburu melihat kedekatanku dan DaeHyun eoh ?!" Ucap Yuri sambil memicingkan matanya ke arah BaekHyun.
"Hahaha, Aniyo. Tentu saja tidak. Hanya bertanya saja. Hm . . . kalau YongGuk-ssi sendiri itu punya pacar tidak ?!"
Yuri yang mendengar pertanyaan BaekHyun itu langsung kembali berdelik dengan pandangan anehnya.
"A-anya, bukan apa - apa. Aku hanya penasaran, orang seperti YongGuk-ssi itu menyukai wanita seperti apa, hehehe." BaekHyun sambil tersenyum gaje dan membuat Yuri mengangguk.
"Setahuku dia tidak memiliki kekasih. Walau hubungannya dengan HimChan sendiri seperti suami istri. Hm . . . Tapi yang pasti dia itu dulu pernah memiliki seorang kekasih. Mereka berpisah karna kesibukan YongGuk di BAP. Untuk tipe wanita. YongNam dan YongGuk walau mukanya sangar dan rock & roll begitu, tapi mereka itu sama – sama menyukai wanita yang sopan, mengerti tata krama dan berbudi luhur sepertiku."
"Eh ?! Sepertimu ?!" Tanya BaekHyun sambil langsung menatap Yuri dengan tatapan tak percaya.
"Bukan . . . bukan aku yang seperti akhir – akhir ini kau lihat. Aku ini sebenarnya cukup pendiam dan apa adanya. Tapi aku memiliki masa lalu yang membuatku banyak berubah. Lagipula, setidaknya aku masih bisa sopan dihadapan orang - orang yang lebih tua. Aku bersikap begini hanya pada menusia - manusia planet separti kalian ini. Kalau tidak percaya tanya saja pada YongGuk. Dia pernah menyukaiku dulu. Hehehe. Kalau untuk mantan YongGuk. Awal perkenalan mereka bisa dibilang sangat aneh. Saat itu dia belum debut. Dia berjalan – jalan di taman bersamaku dan DaeHyun. Lalu tak sengaja dia melihat seorang yeoja yang tengah menyeberangkan nenek – nenek tua. Setelah itu, saat yeoja itu memasuki taman. Yeoja itu dengan sigap memunguti setiap sampah yang dilewatinya, benar – benar seperti pemulung. Tapi itulah yang membuat YongGuk jatuh cinta padanya. Dan langsung berlari mengajak berkenalan. Hasst benar - benar memalukan dia itu."
"Lalu apakah dia cantik ?!" Tanya BaekHyun kembali.
"Kau tahu artis china bernama Tang Wei ?! Wajahnya secantik itu. Walau penampilannya jauh lebih sederhana. Yah 11:12 dengan penampilanku sekaranglah. Lihat tanpa High Heel pun aku lebih tinggi darimu. Hhahaha." Ucap Yuri sambil tertawa.
"Yak ! Aku lebih tinggi tau ! Cih jadi itu sebabnya kenapa berpakaianmu seperti ini. Berbeda sekali dengan kemarin. Kelihatan feminim tapi kelakuannya sangat frotal." Ucap BaekHyun memutus ucapan Yuri dan membuat Yuri kembali mendengus.
"Eh ?!"
Yuri yang hampir membantah ucapan BaekHyun itu tersentak saat tiba – tiba ada sepasang tangan menutupi matanya.
"Oppa aku tahu ini kau !" Ucap Yuri yang membuat BaekHyun menoleh kearah namja yang dipanggil oppa itu.
"Eh ?! Yo-YONGGUK-SSI ?!"
Tanpa sadar BaekHyun langsung berteriak saat melihat siapa orang yang menutup mata Yuri dan membuat Yuri dan namja tersebut kaget mendengarnya.
"Nde ?!"
Sebuah suara dibelakang BaekHyun membuat BaekHyun kembali mengalihkan pandangannya kearah suara tersebut.
"MWO ?! KENAPA YONGGUK-SSI BISA ADA DUA ?!"
.
.
.
"Oh, Jadi mereka kembar ?! Hah untung saja. Aku sempat syok mengira YongGuk-ssi itu kekasihmu." Bisik BaekHyun lega pada Yuri saat mereka berempat sudah duduk dan mulai menyantap makanan.
Sedangkan Yuri yang mendengarkan ucapan BaekHyun kembali menatap BaekHyun dengan tatapan heran.
"Memang apa masalahnya kalau seandainya YongGuk itu kekasihku ?! Kenapa kau heboh begitu heh ?!" Tanya Yuri pada BaekHyun yang tersenyum sambil menggaruk – garuk tengkuknya.
"Hehehe . . . A-anya. Hanya sa-"
"Guk-ie Oppa ?! Apa ini kau ?!"
Ucapan BaekHyun terhenti saat tiba – tiba ada seorang yeoja cantik dengan penampilan yang mendekati sempurna dan senyum menawan datang menyapa YongGuk.
"Yoo-ah ?!"
BaekHyun menyengitkan alisnya saat melihat YongGuk yang mendadak berdiri dan tersenyum pada yeoja tersebut.
"Nde. Ini aku oppa. Oppa apa kabar ?! Eh ada YongNam oppa dan Yuri eonni juga. Annyeonghaseyo." Ucap yeoja tersebut sambil tersenyum dan melakukan bow kearah YongNam dan Yuri.
"Hay Eun Yoo-ssi. Lama tidak bertemu. Kabar kami semua baik. Mari bergabung." Tawar Yuri.
"Ah, gomawo sebelumnya. Tapi aku harus segera kembali ke tempat kerja part timeku. Permisi Guk-ie Oppa, YongNam Oppa dan Yuri eonni. Annyeong." Ucap yeoja tersebut sambil membungkuk berpamitan lalu berbalik dan mulai berjalan.
"E-eh, Yoo-ah. Chakkaman ! Biar aku antar ! Hyung, nonna, BaekHyun-ssi aku duluan."
BaekHyun yang sedari tadi hanya menjadi penonton itu sedikit cemberut saat melihat YongGuk mendadak pergi sambil meraih tangan yeoja tersebut.
"Dia siapa ?!" Tanya BaekHyun.
"Namanya Park Eun Yoo. Cantikkan ?! Sopankan ?! Ramahkan ?! Dialah mantan yeojachingu YongGuk yang aku ceritakan tad-"
"MWO ?! YEOJACHINGU ?! ANDWE ! ANDWE ! YONGGUK-SSI KU !"
BaekHyun yang mendengar penuturan Yuri langsung berteriak dan berdiri mengejar arah kepergian YongGuk dan yeoja tersebut. Meninggalkan Yu-Nam (?) yang melongo karna mendengar ucapannya.
"Apa dia bilang tadi ?! YongGuk-ssi KU ?! Yang benar saja ?!"
"YongGuk-ssi . . . YongGuk-ssi . . . Chakkaman !"
BaekHyun yang berlari mengejar YongGuk itu mendadak berhenti ditengah – tengah YongGuk dan yeoja tersebut lalu memutuskan gandengan tangan mereka dan meraih tangan Yongguk.
"Aku ikut kalian ne ?! Aku tidak mau menjadi obat nyamuk (?) diantara mereka berdua." Ucap BaekHyun dengan pandangan puppy eyesnya kearah YongGuk yang terlihat keget itu.
"E-eh, Apa aku tidak salah lihat. Ini BaekHyun-ssi. BaekHyun EXO ?!"
BaekHyun yang tadinya fokus kearah YongGuk itu kini menoleh kearah yeoja yang Yuri bilang bernama Park Eun Yoo itu dan mengangguk. BaekHyun memang menggunakan jaket dengan penutup kepala untuk penyamarannya. Berbeda dengan YongGuk yang hanya menggunakan topi untuk menutupi wajahnya.
"OMO ! Aku kira kau tadi kekasih baru Guk-ie Oppa. Aku penggemar beratmu BaekHyun-ssi. Bolehkah aku meminta tanda tanganmu ?!"
"Hasst . . . lagi - lagi aku dikira seorang yeoja." Batin BaekHyun sambil menatap sebal kearah yeoja yang kini mengeluarkan bolpoin dan kertas itu.
Tapi beberapa saat kemudian, sebuah bolam lampu tak kasat mata ada diatas kepalanya dan membuatnya tersenyum penuh arti.
"Boleh mari duduk ke sebelah sana dulu. Oh ya namamu Eun Yoo-ssi ya ?!" Ucap BaekHyun sambil menarik yeoja itu menjauh dari YongGuk. Dan diangguki oleh sang yeoja.
"Jadi begini Eun Yoo-ssi. Aku tidak hanya memberimu tanda tangan. Aku bahkan mau berselca denganmu. E-eh jagan tersenyum dulu. Aku mau memberimu tanda tngan dan berselca tapi dengan satu syarat. Hmm . . . Bisakah setelah ini kau langsung meninggalkanku aku berdua dengan YongGuk-ssi ?! Kalau perlu kau bilang kau akan bertemu dengan namjachingumu. Bagaimana ?"
Yeoja dihadapan BaekHyun itu terlihat terdiam sesaat.
"Tapi aku tidak memiliki namjachingu. Karna aku masih menyayangi Guk-ie Opp- . . . E-eh, Baiklah, aku mau. Asalkan aku bisa berfoto dengan BaekHyun-ssi."
BaekHyun yang awalnya merengut itu mendadak tersenyum dengan penuh kemenangan saat mendengar jawaban itu.
"Panggil aku BaekHyun Oppa saja. Biar terkesan akrab ne ?!" Ucap BaekHyun dengan senyum menggoda sambil melakukan wink hingga membuat yeoja itu hampir saja pingsan jika saja dia tidak mengingat pekerjaan parttimenya.
BaekHyun langsung menandatangani kertas tersebut lalu mengambil 3 pose selca dari ponsel yeoja tersebut sambil merangkulnya.
"Guk-ie Oppa. Kau tak perlu mengantarku. Namjachinguku akan datang menjemputku. Kamsahamnida BaekHyun Oppa. Annyeong Guk-ie Oppa. Sampai jumpa." Ucap yeoja tersebut sambil berlari meninggalkan YongGuk yang terlihat termenung dan BaekHyun yang tersenyum lebar.
Grep !
"Eh ?!"
YongGuk yang tadinya melamun itu mendadak tersadar saat tiba – tiba BaekHyun merangkul pergelangan tangannya.
"Yongguk-ssi. Karna kita hari ini sama – sama free bagaimana kalau kita pergi ke Lotte World saja. Mau kan ?! Ayolah . . . yayayaya ?!"
"E-eh. Ta-tapi . . . Yoo-ah itu Yoo-ah ?!"
"Sudah, biarkan saja. Dia sudah memiliki najmachingu. Eh, aku dengar ada promosi untuk couple bulan ini disana. Nanti kita membelinya ya . . . kajja – kajja^^."
YongGuk tak sempat menyelesaikan ucapannya karna tiba – tiba sudah ditarik paksa oleh BaekHyun yang terus berbicara sambil menariknya itu.
.
.
.
.
.
...ooo...
-17 Oktober 2013-
"A-ADUCH ADUCH AHJUMMA . . . MENARIK ITU TANGAN JANGAN TELINGA !" Suara V terdengar menggelegar saat Yuri menarik telinganya untuk memasuki apartemen DaeHyun.
"Kau mempermainkanku eoh ?! Kau bilang untuk bertemu disini jam berapa ?! Dan ini sudah jam berapa HAH ?! Jawab aku setan kecil ?!" Ucap Yuri sambil menoyor – noyor kepala V yang tengah mempoutkan bibirnya itu.
Entah ada angin apa, mendadak V menghubungi Yuri mengajak untuk membersih dan merapikan apartemen DaeHyun. Sedangkan Yuri yang awalnya terheran – heran dan ragu itu akhirnya mengiyakan ajakan V. Mengingat apartemen itu sebenarnya juga masih miliknya.
"Aku tadi kan pergi kesekolah Ahjumma. Aku ketinggalan banyak pelajaran jadi aku meminta jam tambahan. Jangan memarahiku seperti itu dong." Ucap V sambil menunduk dengan tampang sok memelasnya.
"Jangan memasang wajah seperti itu. Kau membuatku mual melihatnya. Yasudah karna alasannya kau kesekolah jadi aku mengampunimu. Sekarang itu ambil sapunya. Sapu semua dari kamar sampai ruang tamu ini. Nanti setelah itu langsung di pel. Oh ya, jangan lupa untuk membersihkan debu – debu dimeja dan kursi itu. Aku kedapur dulu."
V yang mendengar penuturan Yuri yang kini mulai berjalan kearah dapur itu hanya bisa melongo ditempat. Dia lalu mengambil sapu dan berjalan mengejar Yuri.
Tuk !
"AW !"
Sigh
Gedebukk !
"ADUUUUUHHHH . . . . AHJUMMA APPO ! BOKONGKU . . . . KEPALAKU SAKIT HUUUUAAAAAAA . . . . . !"
V tadi memang mengejar Yuri dan memukul pelan kepala Yuri dari belakang. Sedangkan Yuri yang terkaget karna mendadak dipukul itu langsung membalikkan badan dan menjegal kaki V hingga V terjatuh dan terjungkal kelantai.
"KAU ITU YANG KENAPA ?! KENAPA MEMUKULKU KEPALAKU DENGAN SAPU HAH ?!" Teriak Yuri sambil memegangi kepalanya.
"Habis ahjumma menjadikanku pembantu. Kita kan kesini untuk membersihkan bersama – sama. Kenapa malah aku yang mengerjakan semua dan ahjuma enak – enak kedapur." Protes V yang membuat Yuri memutar malas bola matanya.
"WOY SETAN KECIL. DENGARKAN AKU ! Aku itu kedapur untuk membereskan dapur sekaligus memasak. Apa kau tidak lapar eoh ?!"
V yang mendengar jawaban Yuri itu langsung nyengir kearah Yuri.
"HEHEHEHE."
"Hehehe mu itu. SUDAH BANGUN ! SANA MULAI MEMBERESKAN !" Perintah Yuri.
"Bantu aku bangun Ahjumma." Ucap V manja.
"OGAH ! Bangun saja sendiri !" Ucap Yuri sambil kembali berjalan kearah dapur.
"DASAR NENEK SIHIR JELEK !"
"YAK !"
Yuri hampir saja melempar V dengan spatula jika saja V tidak memasuki kamar.
.
.
.
"AHJUMMA . . . . LIHAT ! AKU MENEMUKAN BALON LUCU SEKALI !"
"Uhuk ! Uhuk ! MWO ?!"
Yuri yang sedang menyicipi sup buatannya itu mendadak tersedak saat melihat V yang keluar dari kamar sambil meniup sebuah 'balon' itu.
"Ahjumma, kau kenapa tersedak begitu ?! Apa masakanmu tidak enak ?!" Tanya V.
"DARI MANA KAU MENDAPATKAN BENDA ITU ?!" Bukannya menjawab. Yuri malah langsung mendatangi V dan menarik telinganya.
"Akh . . . A-aduh ahjumma ! Kenapa menjewerku ?! AHJUMMA LEPAS !" Teriak V sambil menepis tangan Yuri.
"AKU TANYA DARI MANA KAU DAPAT ITU ?!" Teriak Yuri kembali yang membuat V mendengus.
"Dari bawah seprei. E-eh, ahjumma mau kemana ?!"
Yuri yang mendengar jawaban V langsung berlari masuk kedalam kamar.
BRAKK !
"OMO ! YA TUHAN ! APA - APAAN INI ?!" Yuri yang membuka seprei ranjang itu pun langsung membelalakkan matanya.
"Kenapa ada 'pengaman' seperti ini disini ?!" Ucap Yuri setengah berbisik.
Setelah itu dia lalu menarik seprei dan selimut yang ada diranjang.
"Huek !" Yuri langsung merasa mual saat mencium aroma tidak sedap dari selimut dan seprei tersebut.
"Aroma sperma ?! Astaga ! Mereka benar – benar melakukan hubungan sesama jenis ?! Dan lagi kenapa mereka tidak mencuci seprei dan selimutnya." Batin YuRi
"Fuh fuh . . . . . Ahjumma kau kenapa ?!"
Yuri yang tadinya fokus kearah barang – barang yang ada ditangannya tersebut. Perlahan menoleh kearah V.
"KYAAAAA . . . . Setan kecil ! Berhenti meniupi benda itu !" Teriak Yuri saat melihat V kembali meniupi 'balon' tersebut. Dia lalu berlari menuju V dan berusaha merebutnya.
"AHJUMMA ! KENAPA DIREBUT ?! KEMBALIKAN !"
"SHIRREO ! LEPASKAN BARANG TERKUTUK INI !"
"TERKUTUK APA ?! LUCU BEGINI. LIHAT AHJUMMA fuh fuh fuh PANJANG SEKALI KAN AHJUMMA ?!"
"KYAAAAA . . . . BERHENTI MENIUPI ITU . . . . !"
"SHIRREO ! AHJUMMA LEPAAAASSSSSS . . . !"
.
.
.
"Hosh Hosh Hosh . . . . . . ."
Sepasang setan kecil dan nenek sihir itu terlihat ngos – ngosan satu sama lain. Penampilan mereka juga terlihat sangat berantakan.
"Ahjumma kau jahat ! Kenapa kau merusak semua balonnya ?!" Protes V pada yeoja yang tengah melepas sepatunya itu.
PLETAK !
"APPO AHJUMMA ! KENAPA MELEMPARIKU SEPATU ?!"
"AGAR OTAKMU WARAS SETAN ! Berapa kali aku bilang. ITU BUKAN BALON BODOH . . . . . !" Teriak Yuri.
Drrt Drrt Drrt . . . .
Suara getaran dari saku jaketnya. Membuat Yuri menghentikan kegiatan 'mari memarahi V' itu.
BYG - adik ipar^^ Calling. . .
"Hasst. Aku lupa belum mengganti namanya. Yeoboseyo ?! Hm YongGuk-ah . . . Waeyo ?!"
" . . . . . . . ."
"Hasst, berhenti menanyakan hubunganku dengan Hyungmu. Aku sedang malas membahasnya. Bisa kita bicarakan kapan – kapan saja ?! Eh DaeHyun ada disitu tidak. Aku ingin berberbicara dengannya."
" . . . . . . . ."
"Sudah berikan saja."
"HEY YAK KAU ! APA YANG KAU LAKUKAN DIAPARTEMENKU EOH ?! KAU BENAR – BENAR MELAKUKANNYA ?! BERANINYA KAU . . . .MAU KU BUNUH HAH. . . . . ?!"
Pip !
Ponsel Yuri mendadak mati karna kehabisan batrai.
"Hasst. . . Kenapa mati disaat yang tidak tepat ?!" Rutuk Yuri.
"Kau mau membunuh siapa ahjumma ?!" Tanya V pada Yuri yang tengah menatap ponselnya itu.
"MEMBUNUHMU ! KAU MAU KU BUNUH HAH ?!" Ucap Yuri sambil merangkak kearah V.
"E-eh . . . ke-kenapa aku ?! A-andwe . . . . . menyingkirlah . . . . Y-yak ! Jangan menatapku seperti itu . . . A-AHJUMMA AMPUUUN . . . . . HUAAAAAAAAAAAAA . . . . ."
Oke, mari kita tinggalkan nenek sihir yang tengah berusaha membunuh setan kecil itu. Dan berpindah menuju TS Building.
Pip !
DaeHyun menatap bingung kearah ponsel YongGuk yang sambungannya baru saja diputus sepihak oleh yuri.
"Melakukan ?! Melakukan apa ya ?! Kenapa Yuri nonna sampai ma- . . . . Eh, MWO ?! Jangan bilang barang itu ditemukan olehnya. Padahal kan sudah aku sembunyikan dibawah seprei. Hasst ! Bagaimana ini ?! Kira – kira siapa ya yang dibunuh duluan kalau bertemu dengan nonna ?! Haduh Baek. Bagaimana ini ?!" Ucap DaeHyun panik.
Semalam dia dan BaekHyun memang bertemu di apartemen dan kembali melakukan 'ehm' ya kalian pasti tahulah. Semalam mereka memang melakukan hal itu dengan cukup brutal. Terlebih entah kenapa malam itu BaekHyun terlihat sangat agresif terhadapnya. Padahal mereka sudah menghabiskan 6 barang yang ditemukan Yuri itu. Namun BaekHyun terus merenggek untuk meminta lagi dan lagi. Sedangkan DaeHyun yang kelelahan dan sudah tak kuat bergerak itu pun akhirnya ambruk dan pura – pura tertidur.
DaeHyun tahu dan DaeHyun mendengar saat BaekHyun marah – marah dan loncat – loncat diranjang untuk mencoba membangunkannya. Tapi rasa lelah yang teramat sangat membuatnya tetap pura – pura tidur. Hingga akhirnya dia tak lagi mendengar ocehan BaekHyun dan berganti dengan sentuhan dari bibir BaekHyun dibagian bawah tubuhnya.
Oke. DaeHyun benar – benar memilih untuk tidak akan bangun jika BaekHyun terus seperti itu. Biasanya dia harus memaksa dan mendapat beberapa cakaran saat mencoba memulainya. Tapi malam itu, BaekHyun benar – benar menjadi sosok terindah dihidupnya. Suara main vocal EXO itu benar – benar merdu saat memanggil dan meneriakkan namanya sembari mendesah itu.
"Hasst jinjja! Bagaimana ini ?! Mana aku belum mencuci seprei dan selimutnya. Aku harus latihan lagi. Tapi aku juga tidak mungkin menyuruh BaekHyun kesana. Dia bilang tadi dia berada di SM building untuk persiapan berangkat ke SMTown Beijing besuk. Haassst ! Semoga Yuri nonna hari ini tidak pulang ke TS. Amin – amin (?)." Ucap DaeHyun panik.
"Eh, tadi bukankah ponsel YongGuk Hyung yang digunakan untuk memotret orang – orang yang kesini tadi. Kira – kira bagus – bagus tidak ya hasilnya ?!" Lanjut DaeHyun sambil membuka foto – foto digaleri YongGuk.
Dia terlihat mengangguk – angguk saat melihat hasil foto mereka dengan para tamu dari manca negara tadi.
"Eh ?! BaekHyun ?! Kenapa foto BaekHyun ada diponsel ini ?! Apa YongGuk Hyung iseng – iseng mengambilnya dari media sosial ?! Dia memang cantik mau berpose bagaimana pun." Ucap DaeHyun sambil tersenyum saat melihat foto selca BaekHyun di ponsel YongGuk.
DEG !
"Eh ?!"
"DaeHyun-ah. Sudah belum ?! Ayo kita mulai latihannya."
Suara besar YongGuk membuat DaeHyun menolehkan kepalanya dan menatap tajam kearah YongGuk.
"Bisa kau jelaskan tentang selca ini Hyung ?!"
YongGuk langsung terdiam saat DaeHyun menyodorinya ponsel dengan selca dimana dia dan BaekHyun sama – sama tersenyum dengan tangan BaekHyun yang merangkul lengannya dan kepala BaekHyun yang bersandar dibahunya.
"A-anu . . . . . A-aku bisa menjelaskan itu."
.
.
.
.
.
…ooo…
-20 Oktober 2013-
Gimhae Internasional Airport (Busan)
EXO baru saja mendaratkan kaki mereka dikorea seusai tampil di SMTown Beijing selama 2 hari.
BaekHyun yang keluar dari bandara itu terlihat sangat lesu. Sejak kemarin V sama sekali tidak mengangkat sambungannya. Ditambah lagi pikirannya terganggu oleh perdebatan Luhan dan SeHun saat di kamar mandi Airport Beijing tadi. Sebenarnya perdebatan mereka bukan menjadi urusannya.
Namun mengingat yang terus HunHan menempel sewaktu di SMTown kemarin. Pasti masalah yang diperdebatkan mereka pasti bukan hal kecil. Terlebih saat dia mendegar SeHun menyebut – nyebut nama DaeHyun dalam perdebatan tadi.
"Nanti disana tetaplah selalu disampingku lu. Aku mohon, jaga jarakmu dengan DaeHyun Hyung jika kau memang mencintaiku. Aku tak pernah meminta banyak, kali ini saja. Bukankah kau bilang kau dan dia sudah menyelesaikan semuanya ?! Tapi apa ini ?! Aku bahkan seperti orang bodoh saat mengetahui kenyataan jika kaulah penyebab berpisahnya dia dengan Youngjae Hyung. Jebal. Berhenti merahasiakan sesuatu dibelakangku lagi. "
DEG !
Jantung BaekHyun berdetak hebat saat mendengar ucapan SeHun.
"Ada apa sebenarnya dengan mereka berdua ?!"Tanya BaekHyun dalam hati.
Dulu dia memang sempat heran saat mengetahui LuHan dan DaeHyun saling mengenal. Terlebih dulu pernah ada penelpon dangan nama 'DaeHyun-ah' menelpon Luhan ditengah malam. Saat itu BaekHyun hampir saja mengangkat telpon tersebut jika saja LuHan tak tiba – tiba datang mengambil dan membawa keluar ponselnya.
"Hyung, sampaikan kemanajer hyung. Kami pergi keluar sebentar. Ada yang ingin kami selesaikan. Nanti kami menyusul kelokasi."
Lamunan BaekHyun buyar saat SeHun tiba – tiba datang dan berbicara padanya. Dia pun hanya mengangguk mendengar penuturan dari SeHun yang kini berjalan sambil menarik tangan LuHan itu.
"Hey Bacon ! Sedang apa kau disini ?! Ayo ketempat rehaersal."
Suara bass besar itu membuat BaekHyun menolehkan kepalanya kearah suara tersebut.
"Hasst Park Dobi bodoh ! Mengagetkanku saja !" Ucap BaekHyun sambil memukul pelan lengan chanyeol.
"Eh ya Yeollie. Hari ini kau berdiri bersamaku terus ya ?!" Ucap BaekHyun sambil merangkul lengan ChanYeol.
"E-eh Kau yakin ?! Kenapa memang ?! Bukankah disana nanti ada DaeHyun-ssi ?! Nanti dia cemburu hlu." Goda Chanyeol.
"Hasst molla. Aku tidak peduli. Kajja kita berangkat." Ucap BaekHyun sambil menarik tangan Chanyeol yang tengah menggeleng – gelengkan kepala itu.
.
.
.
-K-Pop World Festival 2013 BackStage-
Eotteon byeonmyeong ttawinieun naege hajima in the end . . . . . (Badman – BAP)
Prok Prok Prok !
Suara tepuk tangan dari sekitar menggema saat BAP menyelesaikan rehearsalnya sore itu.
Saat ini para artis pengisi acara sedang bergiliran menunggu waktu rehearsal di Backstage. Para member EXO yang masih menunggu giliran itu terlihat memainkan sebuah permainan tradisional korea yang yuri tidak tahu namanya (?). Mereka saling mendorong dan menepuk telapak tangan lawannya.
Dan saat dirasa kalah dalam permainan. BaekHyun lalu berhenti dan mengedarkan pandangannya kesekeliling backstage.
BaekHyun langsung tersenyum saat matanya tak sengaja melihat seorang yeoja yang memakai sweater hitam dan rambut tergerai, tengah berdiri melamun dibelakangnya. Dia pun lalu berbalik dan mendekati yeoja tersebut.
"Hey Yuri-ssi. Sedang melamunkan apa eoh ?! Jelek sekali wajahmu." Goda BaekHyun yang kini berdiri didepan Yuri sambil tersenyum lalu meraih rambut Yuri dan memainkannya. Namun alih – alih menjawab. Yuri malah menatap BaekHyun dengan tatapan datarnya.
"Kamsahamnida . . . Kamsahamida . . . !"
Suara member BAP yang tengah menuruni anak tangga stage itu membuat Yuri dan BaekHyun menoleh kearah mereka.
Saat ini BAP berhenti untuk beristirahat tepat disamping member EXO. HimChan yang bertemu SuHo pun seperti biasa langsung saling merangkul. Sedangkan member yang lain saling menyapa dan melakukan bow.
"Eh, mau kemana Yuri-ssi ?!" Tanya BaekHyun pada Yuri yang perlahan beranjak pergi dari depannya. Dan tanpa menjawab, Yuri hanya memperlihatkan sekotak tissu yang dipegangnya.
"Hasst, yeoja itu kenapa ?! Apa dia sedang datang bulan ?! Jutek sekali. Berbeda saat bertemu dengan YongNam-ssi." Ucap BaekHyun sambil mengikuti arah berjalan Yuri yang ternyata mendekat kearah member BAP dan membersihkan satu persatu wajah mereka dari keringat.
DEG !
Jantung BaekHyun berdetak cepat saat matanya bertatapan dengan orang yang yang kini wajahnya dibersihkan oleh Yuri dan tersenyum kearahnya. Dia adalah Jung DaeHyun.
BaekHyun sempat membalas senyuman itu sebelum akhirnya membalikan badannya saat dirasa sudah tak sanggup memandang wajah itu.
"Astaga ?! Aku ini kenapa ?! Kenapa aku jadi deg – deg'an begini hanya karna melihat wajahnya dari kejauhan. Padahal aku sudah sering melihat wajahnya tanpa jarak." Ucap Batin BaekHyun sambil memegangi dadanya.
"Ah molla. Sudahlah. Aku mendatangi ChanYeol dan HunHan saja untuk melanjutkan permainan tad- . . . Eh, kenapa hanya HunHan yang bermain berdua ?! Itu kenapa ChanYeol senyum – senyum begitu ?! Apa dia gila ?!" BaekHyun yang berjalan mendekat kearah membernya kembali itu terlihat heran saat melihat ChanYeol tengah tersenyum gaje.
Karna penasaran, matanya pun mengikuti arah mata Chanyeol yang ternyata menatap . . . . . . Yoo YoungJae yang juga tersenyum kearah ChanYeol
"What the . . . . kenapa mereka bertatapan sambil tersenyum – senyum begitu ?!"
"Yeollie, ayo lanjutkan permainan tadi."
ChanYeo mendadak tersentak saat BaekHyun mendadak sudah ada didepannya.
"A-aah nde. Ayo kita mulai."
ChanBaek pun kembali melanjutkan permainan mereka sambil tertawa bersama tanpa menyadari sepasang mata tengah menatap tajam kearah mereka.
"SETAN KECIL BERISIK ! TUNGGU SEBENTAR LAGI DAN AKU AKAN BERANGKAT KESANA ! ARRA ?!"
Suara teriakan Yuri di backstage membuat member BAPEXO langsung menghentikan kegiatan bermain dan berbincang – bincang mereka dan memandang kearah Yuri yang tengah berjalan mengambil tasnya itu.
"Oppa. Aku duluan !" Pamit Yuri dengan tidak sopannya.
"Yuri nonna mau kemana Hyung ?! Kenapa malah pergi ?!" Tanya Zelo pada sang manajer, seperginya Yuri dari sana.
"Dia akan ke Yongsan." Jawab sang manajer.
"Ke YongSan ?! Kenapa dia malah pulang ?!" Tanya sang main Dancer BAP, Moon JongUp.
"Bukan. Dia ijin untuk menghadiri acara fansign boyband rookie disana. Haasst, aku jadi heran. Biasanya dia cuek saja setiap melihat artis setenar apapun. Tapi entahlah dengan yang satu ini dia agak berbeda. Eh, kalian tahu tidak. Dia bahkan sampai melukis sendiri banner yang dibawa untuk menghadiri perayaan 100 hari debutnya boyband tersebut kemarin. Hasst, apa dia benar – benar sudah berpisah dengan YongNam sampai otaknya konslet dan menyukai anak dibawah umur begitu ?!"
YongGuk yang mendengar pernyataan sang manajer itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Jeseonghamnida Kang-nim. Memang apa boyband rookie yang didatangi oleh Yuri-ssi itu ?!" Tanya SuHo.
Ternyata para member EXO yang berdiri diantara member BAP juga mendengar percakapan BAP dengan salah satu menejer mereka itu.
"Ah Itu. Yang kemarin juga mendatangi acara ulang tahun Zelo. Namanya BangTan, yah BangTan. Dan member yang dekat dengannya itu bernama V. Yah benar V. Sepertinya kekasih baru Yuri-ah adalah member yang barnama V itu."
"HAH ?!"
"MWO ?!"
"WHAT ?!"
"OMO ?!"
Manajer Kang langsung menutup telinganya saat mendengar 18 alien yang mengelilinginya itu tengah berteriak secara bersamaan.
.
.
.
"Ahjumma kau terlambat."
V yang melihat Yuri datang itu langsung memeluk Yuri dengan wajah merajuk. Yuri memang terlambat menjemput V selesai perform di Inkigayo.
"Mianhae. Jalanan macet sekali. Kau kenapa masih terlihat lesu begini heh ?! Padahal tadi ditelpon sudah bisa marah – marah." Tanya Yuri sambil membelai rambut V.
"Oemma dan appa benar – benar tidak mengingat bahwa kemarin adalah 100 hari kami debut. Mereka tak mengucapkan apapun selain menanyakan kabar. Aku jadi sebal dan jadi malas mengangkat telpon mereka" Ucap V pelan sambil mempoutkan bibirnya. Hal itu membuat Yuri melepas pelukkannya dan langsung mencubit hidung mancung V.
"Haasst, wajahmu jelek sekali kalau seperti ini setan kecil. Sudah, yang penting kan aku mengingatnya. Para ARMY jug- E-eh, tunggu dulu. Bunga apa ini ?!" Ucap Yuri sambil merebut bunga dari tangan V.
"E-eh . . . Jangan Ahjumma !"
Terlambat, Yuri lebih dulu berhasil merebut bunga dari tangan V dan membuka kartu ucapan yang ada di bunga tersebut.
Dear Kim TaeHyung Oppa.
Oppa Chukhae ^^ . . . Selamat atas 100 hari debutmu. Aku akan selalu menjadi fans nomer satumu. Maaf jika aku selalu mengganggumu dan belum berani muncul dihadapanmu. Semoga suatu hari nanti kita dapat berbincang secara langsung dan kau juga akan membalas perasaanku.
TAEHYUNG OPPA HWAITING ! Saranghae ^^
^Park MinZy^
"Aiggo . . . fans nomor satu rupanya ?! Memang siapa dia ?!" Tanya Yuri sambil menggoda V yang tengah merah padam menahan malu itu.
"MinZy-ah itu hoobaeku disekolah ahjumma. Kata teman – temanku dia itu cantik. Dia memang menyukaiku sejak 2 tahun yang lalu. Sebenarnya aku juga sangat penasaran. Tapi sampai saat ini aku belum pernah bertemu dengannya. Karna selama ini dia hanya menyatakan perasaannya lewat pesan dan hadiah – hadiah seperti ini." Ucap V malu – malu.
"Eyh, dasar anak muda. Memanggilnya saja MinZy-aah~ . . . aiggo, manis sekali. Bilang saja kau juga menyukainya. MinZy-ah~ nado saranghae begitu . . . hahaha" Goda Yuri sambil mengedip – ngedipkan mata kearah V.
"A-ah anya. Bukan begitu. Aku memang tertarik padanya. Ta-tapi . . ."
"Tapi apa ?! alah . . . Hayo mengaku saja . . ."
Yuri terus menggoda V dengan mendekatkan wajahnya ke arah wajah V yang semakin memerah itu.
"TAPI AKU TIDAK MENYUKAI YEOJA AHJUMMA !"
"Eh ?!"
Yuri menjauhkan wajahnya dari wajah V dan menatap setan kecilnya yang tengah menutupi wajahnya itu dengan tatapan tidak percaya.
"MWO ?! Jadi kau ?! Astaga . . KAU ?! Ya Tuhan. . .Apa salah dan dosaku, kenapa disekelilingku dipenuhi dengan para namja tampan namun pecinta sesama jenis. Kasian sekali para wanita yang rela melakukan operasi plastik yang menyakitkan dan mahal bila akhirnya akan sia – sia karna dikalahkan oleh namja yang jauh lebih cantik dari mereka. Astaga . . . Apa salah dan dosa wanita di dunia ini anak setan ?!"" Ucap Yuri pelan dengan tubuh yang merosot kebawah dan tangan yang menumpu wajahnya.
"Eh, Tunggu. Kau mau ke fansign kan?!"
Yuri mendadak mendongakkan kepalanya dan melihat kearah celana V.
"Gyyaaa . . . . ahjumma kenapa melihat kecelanaku ?!" Tanya V heboh sambil menutupi selakangannya dengan tangan.
"KAU ITU MAU MENGHADIRI FANSIGN ATAU MAIN BOLA SETAN KECIL ?! KENAPA MEMAKAI CELANA SEPERTI INI ?!" Teriak Yuri sambil menarik – narik celana pendek V.
"E-eh. . . AHJUMMA JANGAN DITARIK – TARIK ! NANTI CELANA DALAMKU KELIHATAN !" Ucap V sambil menahan celana dengan tangannya.
Saat ini V memang memakai celana semacam celana yang biasa dipakai oleh pemain bola. Padahal member yang lain menggunakan celana jeans panjang. Benar – benar tidak sepadan dengan baju bagian atasnya.
"GANTI SEKARANG ATAU AKU AKAN MENELANJANGIMU DISINI . . . . . CEPAAAAAAAT . . . . . .Eh ?! OMO ! Kau memakai underwear berwarna pink ?!"
"KYAAAAAAAA . . . . KENAPA KAU LIHAT AHJUMMAAAAAA . . . . INI PEMBERIAN JIN HYUNG . . . . . . HUUUAAAAA AKU MALU . . . . !"
.
.
.
-Malam harinya at Apartemen DaeHyun-
BRUKK !
"Awh . . . .!"
BaekHyun sedikit meringis saat DaeHyun tiba – tiba mendorongnya keatas ranjang dengan tubuh yang kini berada diatasnya.
"Merindukanku eoh ?!" Ucap DaeHyun sambil mencium pucuk hidung mungil BaekHyun.
"Tidak salah ?! Bukanlah kau yang merindukanku hah ?!" Tanya BaekHyun sambil mengalungkan tangannya ke leher DaeHyun.
"Jadi cantik. Jujur saja. Apa yang kau lakukan dibelakangku ?!" Tanya DaeHyun sambil mencium lembut bibir BaekHyun.
"Aku yang seharusnya bertanya tampan. Apa yang kau sembunyikan dibelakang ?!" Ucap BaekHyun sebelum kembali membalas ciuman DaeHyun.
Tanpa ada yang berniat untuk menjawab. Mereka terus memperdalam ciuman mereka. Bahkan saat ini tangan DaeHyun sedang asik menyusuri tubuh mulus BaekHyun dan membuat BaekHyun mengeliat karna geli.
Ciuman itu semakin liar meskipun tangan DaeHyun sudah mulai sibuk membuka satu persatu kancing kemeja BaekHyun dan mulai menyusuri leher mulus BaekHyun.
BRAK !
"APPA ! OEMMA !"
DaeBaek langsung menghentikan kegiatan mereka saat mendengar suara pintu yang dibuka kasar oleh suara yang sudah sering hadir ditengah - tengah 'kegiatan' merka itu.
"Appa hiks . . . Oemma hiks . . ."
DaeBaek langsung memisahkan diri dan berdiri saat suara itu diiringi dengan suara isakan.
"TaeTae, kau kenapa ?!" Tanya BaekHyun berjalan kearah V sambil mengancingkan bajunya.
"LEPAS ! AKU BENCI KALIAN !" Teriak V sambil mendorong kasar BaekHyun yang tadi mencoba memeluknya.
"Astaga . . . YAK KIM TAEHYUNG ! APA YANG KAU LAKUKAN HAH ?!" Teriak DaeHyun pada V sambil menangkap tubuh BaekHyun.
"TaeTae, kau kenap-"
"AKU BENCI PADA KALIAN . . . .! KALIAN BILANG KALAU KALIAN TIDAK AKAN MEMBUATKANKU ADIK ! TAPI APA INI ?! TERNYATA BALON LUCU INI DIGUNAKAN UNTUK MEMBUAT ADIKKAN ?! KENAPA KALIAN JAHAT SEKALI ?! KENAPA KALIAN BEGITU SERING MEMBOHONGIKU ?! HUUUAAAAAAAAA . . . . . ."
DUK !
"Eh ?!"
Teriakan V itu mendadak terhenti saat Yuri tiba – tiba datang dan memukul titik syarafnya.
Bruk !
Yuri langsung menangkap tubuh V yang terjatuh dan tak sadarkan diri itu lalu memapahnya menuju ranjang.
"Keluar . . . Ada yang ingin ku bicarakan pada." Ucap Yuri datar tanpa menoleh kearah DaeBaek.
.
.
.
"Bisa kalian jelaskan sebenarnya apa hubungan kalian ?!"
"Eh ?!"
DaeBaek yang tadinya sama – sama menunduk itu perlahan mengangkat wajah mereka menatap Yuri yang berdiri dihadapan mereka.
"Sekali lagi aku tanya. APA HUBUNGAN KALIAN BERDUA SEBENARNYA ?!" Teriak Yuri saat keduanya masih sama – sama terdiam.
"Kau itu kenapa nonna ?! Kenapa tiba – tiba datang dan marah – marah begitu ?!" DaeHyun mulai membuka suara.
"Jangan mengalihkan pembicaraan. Jawab pertanyaanku !" Ucap Yuri pada dua namja yang kembali menunduk dan terdiam itu.
"Kalian sadar tidak ?! Kalian berdua itu hanya dua orang namja yang bersatu karna kehadiran TaeHyung yang menganggap dirinya adalah anak kalian. Yang benar – benar menganggap kalian sebagai orang tua kandungnya. Tapi apa kalian pernah sekali saja benar – benar berusaha menjadi orang tua yang baik untuk TaeHyung ?! Berapa kali kalian membohonginya ?! Lalu apa kalian juga mengingat bahwa tanggal 19 kemarin adalah 100 hari debutnya BangTan. TaeHyung sangat menunggu hari itu. Dia menunggu ucapan dari kalian seharian kemarin sampai – sampai dia menangis didepanku hanya karna kalian sama sekali tidak menghubunginya dan mengingat hari itu. APA ITU CONTOH ORANG TUA YANG BAIK HAH ?!"
DaeBaek kembali menunduk saat mendengar ucapan Yuri.
"Dan lagi. Apa hubungan kalian sebenarnya?! Apa kalian sepasang kekasih ?! Apa kalian sepasang suami istri ?! TIDAK KAN ?! TAPI KENAPA KALIAN BERANI – BERANINYA MELAKUKAN HAL ITU HAH ?!"
"KAU BAEKHYUN !"
BaekHyun mengadahkan wajahnya saat Yuri menunjuk kearah wajahnya.
"Aku tahu kau itu cantik. Sangat cantik. Bahkan kecantikanmu itu melebihi kecantikan seorang yeoja. Tapi apa lantas kau memanfaatkan kecantikanmu itu untuk menjerat hati para namja hah ?! KENAPA KAU DENGAN BEGITU GAMPANGANNYA MENYERAHKAN SESUATU YANG PASTI SANGAT BERHARGA DARIMU ?! APA KAU BANGGA MEMBERIKAN KEPERAWANAN / KEPERJAKAANMU (?) PADA ORANG YANG BELUM TENTU KAU CINTAI DAN MENCINTAIMU HAH ?! JADI SEBENARNYA PROFESIMU ITU IDOLA ATAU PELACUR HAH ?!"
PLAK !
DaeHyun yang mendengar ucapan Yuri langsung mengangkat tangan untuk menamparnya. Namun sayangnya tangan Yuri jauh lebih sigap dan berbalik menampar keras pipi DaeHyun.
"Dan Kau JUNG DAEHYUN !"
Kali ini Yuri berbalik menunjuk DaeHyun.
"Sebagai seorang nonna. Aku kecewa memiliki dongsaeng sepertimu ! BAGAIMANA BISA KAU MENJADI SEORANG BAJINGAN (Astafirullah -_- *tapuk mulut) YANG SEPENGECUT ITU ?! BERANI – BERANINYA KAU 'MENYENTUH' SESEORANG YANG BELUM MENJADI MILIKMU. KAU PIKIR DIA APA HAH ?!"
"AKU SANGAT YAKIN JIKA KALIAN BERDUA BELUM PERNAH MENYATAKAN PERASAAN DAN MENGUCAPKAN KATA - KATA CINTA SATU SAMA LAIN ! AKU SANGAT YAKIN ITU ! TAPI KENAPA KALIAN BERDUA DENGAN SANTAINYA MELAKUKAN HAL ITU BERULANG – ULANG ?! KENAPA KALIAN MELAKUKAN HAL SERENDAH ITU HAH ?! KALIAN TAHU. . . . . KALIAN BAHKAN KALIAN LEBIH RENDAH DARI SEEKOR BINAT-"
"AHJUMMA . . .! BERHENTI MENGATAI OEMMA DAN APPAKU ! MEREKA ORANG TUAKU ! KAU TAK BERHAK MENGATAI MEREKA SEPERTI ITU ! DORR DORR ! (itu suara pintu digedor bukan orang main tembak – tembakan) BUKA PINTUNYA ! KELUAARKAN AKU AHJUUUMMAAAAAAA HUUUUUAAAAAAAAA ! BUKAAAAAAAA . . . . . .!"
Yuri menghentikan ucapannya saat mendengar suara gedoran pintu dan teriakan dari dalam kamar. Sepertinya Uri TaeHyung sudah kembali kealam sadarnya.
"DENGAR ?! Kalian dengar apa yang dia katakan ?! Bahkan dia masih bisa membela kalian dan menyebut kalian sebagai orang tuanya walau kalian sudah bekali – kali membohongi dan menyakitinya hatinya. DENGAR ! KALIAN DENGAR ITU HAH ?!"
DaeBaek terus terdiam dengan tubuh bergetar. Tak ada satupun dari mereka yang berani untuk menjawab ucapan Yuri.
"KELUAR DARI SINI SEKARANG JUGA ! AKU TAK SUDI APARTEMENKU DIHUNI OLEH MANUSIA SEPERTI KALIAN !"
"Yuri-ssi Jebal . . . Hiks . . . Mianhae. Biarkan aku bicara dulu pada TaeTae. Aku mohon . . .hiks. " Ucap BaekHyun terisak sambil memohon kepada Yuri.
"TIDAK AKAN. Kau Jung DaeHyun. Bawa dia keluar dari sini ! Dan mulai hari ini. Kau bukan dongsaengku lagi. Anggaplah aku sebagai rekan kerjamu, tidak lebih. Karna mulai hari ini KAU BUKAN LAGI DONGSAENGKU DAN AKU BUKAN LAGI NONNAMU."
DEG !
Jantung DaeHyun seakan berhenti berdetak saat mendengar ucapan itu. Matanya menatap nanar kearah mata berair Yuri yang tengah menatap tajam kearahnya..
"Nonna. Bagaimanapun aku ini adikmu." Ucap DaeHyun lirih.
"SUDAH KU BILANG AKU TIDAK MEMILIKI ADIK SEPERTIMU ! TIDAK ADA SEORANG ADIK YANG MENCOBA MENAMPAR KAKAKNYA HANYA KARNA MEMBELA ORANG ASING ! KELUAR KALIAN BERDUA ! KELUUUAAAARRRR . . . ." Teriak Yuri sambil mendorong kasar tubuh DaeBaek untuk keluar dari dalam apartemen.
DOR DOR DOR !
"AHJUMMAAAAA BUKAAAAAA . . . . JEBAL . . . . JANGAN USIR MEREKA HUUAAAAAA ….. !"
Setelah menutup pintu apartemennya. Yuri lalu berlari menuju kamar tempat V berada.
Ceklek !
"AHJUMMA KAU JAHAT ! HUUUUAAAAAA . . . . . . KENAPA KAU MENGUSIR MERE- . . .hmmpppt."
Yuri langsung memeluk dan membekap mulut V yang berteriak – teriak sambil memukuli tubuhnya itu.
"TaeHyung-ah ! DIAM ! Dengarkan aku !" Ucap Yuri sambil melepas tangannya dan menarik wajah V untuk menatapnya.
"Dengar. Aku hanya ingin mereka resmi bersatu. Dan hanya ini cara yang ada di otakku agar membuat mereka benar – benar bisa bersatu atas dasar cinta. Bukan hanya karna nafsu belaka. Tolong mengerti TaeHyung-ah. Jadi tolong, bantu aku untuk melancarkan rencanaku."
V yang tadinya masih berontak itu mendadak langsung terdiam.
"Hiks . . . maksud ahjumma apa ?! Hiks." Tanya V yang terisak.
"Dengarkan aku. Jadi begini . . ." Yuri mulai mendekatkan bibirnya ketelinga V untuk membisikan sesuatu. *reader tutup kuping ya, gak boleh dengerin :p
"Wuuaaaa . . . . kau pintar sekali ahjumma." Ucap V dengan tatapan berbinar.
"Hahaha. Tentu saja. Siapa dulu. Nona Jung." Ucap Yuri bangga.
"Eh ?! Jung ?!"
Yuri langsung menutup mulutnya saat dirasa salah bicara.
"A-ah, maksudku Han ya Han Yuri. Hahahaha . . . bagaimana aku sampai lupa nama margaku sendiri." Ucap Yuri gaje.
"Oh begitu ya ?! Eh ahjumma. Kalau begitu maukah kau mengajariku sesuatu ?!"
Yuri menatap V penuh selidik. Jika alien kecil itu sudah mulai minta tolong, pasti permintaannya aneh – aneh.
"Minta tolong apa memang ?!"
"Tolong ajari aku cara memakai balon ini !"
"MWO ?!
Yuri langsung melebarkan matanya saat melihat benda terkutuk yang paling dia benci dan kini berada ditangan V.
DUAK !
"MATI SAJA KAU SETAN KECIL !"
.
.
.
DaeBaek Side at tepi sungai Han.
"Hiks . . . !" BaekHyun tak berhenti terisak sejak diusir paksa oleh Yuri dari apartemen tadi.
Sedangkan DaeHyun yang duduk disampingnya terus terdiam. Pikirannya bercabang antara menghawatirkan hubungannya dengan BaekHyun dan hubungannya dengan Yuri. Sesekali dia melirik kearah BaekHyun yang tengah menangis sambil menutupi wajahnya itu. Sedari tadi hatinya memerintahkan tangannya untuk memeluk BaekHyun dan membiarkan BaekHyun bersandar dibahunya. Tapi saat itu pula ucapan pedas Yuri kembali mengganggu pikirannya. Tidak sepantasnya dia menyentuh sesuatu yang bukan miliknya.
"Byun Baek."
DaeBaek sama – sama tersentak dan menoleh kebelakang saat mendengar suara memanggil BaekHyun dari belakang.
"Astaga ! Kau kenapa ?! Kenapa kau menangis ?!" Tanya namja yang tadi memanggil nama BaekHyun yang kini berjalan mendekat kearah BaekHyun.
"Yeollie. . .Hiks !" BaekHyun yang melihat ChanYeol berjalan kearahnya itu langsung bangkit dan berjalan menuju ChanYeol.
Grep !
"Hiks . . . ."
BaekHyun langsung memeluk tubuh besar ChanYeol dan menangis didada bidangnya.
"Uljima. Kau kenapa heh ?! Jangan menangis. Kau tahu, aku tak suka melihatmu menangis. Kau tahu, hatiku selalu sakit ketika melihatmu menangis seperti ini. Jebal. Uljima."
"HUUAAAAAAAAA . . . . . . . ."
Bukannya diam, tangis BaekHyun terdengar lebih keras saat mendengar ucapan dari ChanYeol.
Jika hati ChanYeol terasa sakit karna mendengar tangisannya. Hati BaekHyun jauh lebih sakit saat mendengar ucapan tulus dari ChanYeol. BaekHyun lalu semakin mempererat pelukannya ketubuh ChanYeol yang kini mencium pucuk kepalanya itu.
Tubuh DaeHyun bergetar menahan amarah saat melihat BaekHyun memeluk ChanYeol. Seharusnya dia yang memeluk dan menenangkan BaekHyun, Bukan Chanyeol. Namun saat dia kembali mengingat bahwa dia bukan siapa – siapa BaekHyun. Dia langsung menundukkan kepalanya.
Bruk !
"Baek !" / "BABY !" / "BaekHyun-ssi !"
Chanyeol, DaeHyun dan seseorang yang tadi datang bersama ChanYeol serempak berteriak saat tubuh BaekHyun mendadak terkulai lemas.
DaeHyun hampir saja mendekat kearah BaekHyun jika saja sebuah tangan tak menahan tangannya dan menghentikan langkahnya.
"Hajima."
Suara memohon itu membuat DaeHyun langsung terdiam.
Dia bahkan hanya bisa memandang Chanyeol yang tengah menggendong BaekHyun ala bridal itu dengan tatapan kosong.
"Hajima. Jangan pergi. Tetaplah disini . . . Jebal. . . hiks. Aku mohon jangan pergi Hyung" Ucap lirih orang tersebut sambil menarik kaos DaeHyun dari belakang.
GREP !
DaeHyun langsung membalikkan badannya dan memeluk namja yang tadi menahannya itu.
"Mianhae. Jeongmal Mianhae. Maafkan aku Jae-ah. Uljima. Aku mohon jangan menangisiku lagi." Ucap DaeHyun sambil mempererat pelukannya ke tubuh Yoo YoungJae.
"Hajima . . . . Jangan pergi."
"Aniya. Aku tidak pergi. MianHae Jae-ah, jeongmal mianhae. . . . . S-saranghae !"
DEG !
.
.
.
"Cih ! Drama !"
Yuri yang melihat ChanYeol tengah menggendong BaekHyun yang pingsan dan DaeHyun yang memeluk YoungJae dari balkon apartemen itu hanya bisa mencibir dan berdecih.
"Oemma . . . Appa . . . Hajima."
Yuri menoleh kearah ranjang kamar saat mendengar bisikan lirih dari mulut V. Sepertinya anak yang baru saja tertidur setelah dihajarnya habis – habisan itu tengah mimpi buruk.
"Apa kau benar – benar anak mereka eoh ?! Kenapa ikatan hati kalian begitu kuat ?!" Ucap Yuri saat sampai ditepi ranjang dan menepuk – nepuk tubuh V yang tidur dengan ekspresi gelisah itu.
"Ku sarankan kau untuk menerima MinZy-ssi saja setan kecil. Kau tak tahu betapa rumitnya hubungan sesama namja itu. Jadi kau berdoa saja, semoga kau tak memiliki appa dan oemma tiri setelah ini. Jaljayo Setan Kecil."
Setelah dirasa melihat V tertidur tenang. Yuri lalu berjalan mematikan lampu kamar dan tidur menyusul V kepulau mimpinya.
Ceklik !
*bobok bareng dedek TaeHyung deh :D
.
.
.
.
.
TBC
Iya mianhae, Yuri tahu. Udah updatenya lama (udah ada alasan yang jelas ya ?!) Hasilnya ancur pula :(
Ini kemarin emang Yuri bikin FF ini bareng dengan Complicated Love yang emang angst. *TAPI MALAH ILANG .
Sesuai judul Chap 'Problem . . . Start'. Di Chap inilah masalah dimulai.
Jadi maaf jika banyak cameo yang masuk. Karna beberapa yang minta yang diYaoiin DaeBaek aja. Yang lain normal.
Jadi itu sebabnya Yuri masukan beberapa cameo Yeoja.
Tapi Yuri mau minta pendapat sekali lagi. Maunya member lain dibuat YAOI / STRAIGHT ?! Jawab di review ya ^^
Gomawo juga yang udah suka Tae-Ri (?) couple hahaha. Yuri bakal sering muncul. Jadi jangan protes ya.
Dan untuk para ARMY : Yeay ! Baby JungKook udah mulai sekolah lagi ^^
Akhirnya keinginannya untuk sekolah lagi tercapai. Mana di SOPA pula.
Maknae BAPEXOBTS sekolah disana semua ^^
Setelah ngelihat maknae EXO dianterin sama member EXO diGraduation ceremony. Kemarin ngelihat maknae BTS dianter sekolah sama member BTS di Enterance ceremony. Besuk tinggal nunggu si maknae BAP ya ^^
.
Oke deh, Sekarang ke Fakta ya ^^
Fakta ke 1, pada 131015 Zelo memang merayakan ulang tahunnya bersama dengan member BAP. (BTS ma EXO numpang bayangan aja -_-)
Fakta ke 2, pada 131014 EXO K tampil di Samsung Nano City Fall Festival
Fakta ke 3, 131015, Rookie King Channel BangTan episode 7 tayang. Di episode itu V menggunakan costum Lady Bug. Lucu dan cantik sekali. Tapi begitu Yuri melihat kebagian bawah Yuri langsung pasang tampang -_-
Fakta ke 4, 161016, BangTan tampil di Show Champion
Fakta ke 5. Yongnam itu kambarannya Yongguk, wajah mereka lumayan mirip walau gantengan Yongguk^^. Yongnam REAL punya pacar. Pacarnya itu kurus tinggi (yang pasti lebih tinggi dari BaekHyun hahaha). Kelihatannya pacarnya itu juga 'anteng', sering berpakaian casual / sederhana. Jadi kalo ngelihat pacar yongnam, jangan bayangin itu Yuri. Bayangin visual Yuri itu kayak yang lain aja.
Fakta ke 6, Tipe ideal Yongguk itu seseorang yang menaati tata krama. Seseorang yang bermoral, yang tau bagaimana menghormati orang tua, seseorang yang akan mengambil sampah (?), secara keseluruhan dia adalah seseorang yang 'rapi dan sopan'
Fakta ke 7, Tipe Ideal YongGuk itu seperti artis China Tang Wei .. buat para EXO fans pasti tahu. Dia yang kemarin pemotretan bareng SeHun Tao dan BaekHyun. Yang dipeluk - peluk BaekHyun itu hlu.
Fakta ke 8, DaeHyun jarang mencuci selimutnya sekalipun selimut itu sedah sangat bau dan kotor.
Fakta ke 9, Katanya BaekHyun itu termasuk member termesum melebihi Kai (?)
Fakta ke 10, Peserta Kpop World Festifal mendatangi TS building pada tanggal 131017. DaeHyun juga sempat mengungguh foto dengan salah satu dari mereka.
Fakta ke 11, Pada tanggal 131018 EXO K berangkat kebeijing untuk konser SMTOWN. EXO M sudah berangkat sejak tanggal 14.
Fakta ke 12, EXO mendarat dari Beijing China ke Busan Korea pada tanggal 131020. Saat itu wajah BaekHyun terlihat sangat lesu.
Fakta ke 13, pada tanggal 131020 at Kpop Worl Festival.
1. BAP EXO memang tampil bersama di Kpop Worl Festival.
2. Saat sampai disana HunHan memang terlihat datang paling akhir dan berjalan bersama.
3. Saat Dibackstage rehaersal. BAP EXO berada dalam satu tempat. Beberapa dari mereka terlihat mengobrol. Sedangkan beberapa memainkan sebuah permainan. HunHan dan ChanBaek bermain bersama.
4. Ada juga fantaken yang memperlihatkan YoungJae tengah melihat kemember EXO / Chanyeol.
5. BaekHyun memang menggoda dan memainkan rambut seorang yeoja diback stage. Dia salah satu asisten EXO. Tapi anggap aja orang itu Yuri. hahaha
Fakta ke 14, 131020 Bangtan tampil di Inkigayo. Sepulang dari inkigayo, V keluar membawa bunga. Dan dia memang menggunakan celana pendek. terlihat kontras dengan yang lain. Dasar Alien.
Fakta ke 15, V belum pernah mendapatkan pernyataan cinta secara langsung. Tapi dia sering mendapat pernyataan pesan dari sms.
.
.
.
Udah itu dulu faktanya, untuk Review MIANHAE .. Yuri gak bisa online terlalu lama. AKUN JUGA HABIS EROR gini :(
Jeongmal KAMSAHAMNIDA sudah mau review, jangan bosen untuk review, Chap depan pasti dibales :
Sekali lagi Thanks to untuk para SIDER ku tercinta sekalian.
INGAT!semakin banyak sider, semakin YuRi lama updatenya ^^
Lily BiniNya ByunBaek^^ ... Chika Love Baby BaekHyun … Eth'V'Hunnie... Jenny One Zero Zero Four ... babypanda518 … ikazordick ... RaHae AngElFishy Dae … QrttRra88 … KrAy24 … TheDEVIL'yooniemoon' … LiaKIM95 … Rinda … Kim Hyun Soo … Yeppo … Unky Dwi … SHINeexo … 20Gag … FangirlShipper … Lee Haru … Park Byun Joon … Ima Park ... Linkz … Briesies … Kim Mika … Kim Kyusung … Reka ELFLove Couple … Michelle Kim … Oh Hyunsung … Misaki Yumi … OhSooYeol … Zahee … SeLvle OLIF … StrawBaeKry … Nonabaozi … Rivecca Wu 2 … SavEarth … Ichi rth … Hatakehanahungry … Ahrahenry897 … Askasufa … Chanbaekxoxo … Uchiha Chiba Asuka … Dewikhukhu98… Daensyyo … Jisaid… Zhiecho ... Jung BaekHyung.. CY Destiny … HarunaBabyChanBaek… Asroyasrii … Celana Kai … Afifah KulkasnyaChangmin … Inggit … Wu Qian … U hee … Akiya Exotics … Vhyung D … Chenma … NAP217 … KaiHun70 ... Finda DaeJae … Kim HyunJae … Bintang Terang … Natural Candy1994 … HunHanshipper … mirarose86 .. Riani Chenchen ... Rachel Sulis … Lee Naeul … Indah Indrawaribasmar... Hadawyyah … AhrastringsELF … Tabifangirl ... SanChii Hunnie ... Helwa LengloiTeleportbabies ... Lalany ... ChuapExo31 ... Changkyu975 ... Date Kaito ... KyuuLawliet... Tika Karisma 18 ... Biblee ... Ayimisaki ... PandaMYP ... 0706 ... Crkeish ... Deerpop ... EXObutt... IndahPlepoes... Desahan Suga ... Choidechan ... EXO love EXO... Nur991fah... Kira ShiXun.. BaekLiner... Filla ... ChangKyuHyunFamilyShipper... AnkBaekYeol: .. Olincarolyn ... Rizkyvi ... Syenns ... Lulittledeer20 ... KkamCon Penjahat Fanfic... Kimura Shiba ... Miss Kim... Riikasdfghjkl ... BaekkieBaekYeol692... Parklili... Narumi ... Synshine ... Baby Baekkie … suhoagma … oh chaca … park hyun … Hwang Yumi … SukiYJ57 … luwhan … cucunyaHaeHyuk … 2711 … Riyoung17 … baekkieBaekYeol692 … FlameShine… Novnov … Natsume Yuka … 3K121418 … tehehe … RiiinKkamjongbaek … regnogsky .. Vin A … Phiea Ana … Han SeHyun … Sella … Nofiana Febriati … Frog Prince … Bebby … kim llu ... Dessy Litha ... Kim Kkamjong dan siapapun yang review dan coment lewat sms, BBM, WA maupun Twitter.
Diharapkan untuk tidak mereview dengan nama GUEST, Yuri jadi susah nyebutnya . . . Yuri kan juga ingin mengenal kalian.
Pokoknya yang belum kesebut WAJIB bilang. Kalau Author gak mau punya SiDer. Reader juga jangan mau punya SiThor (?)
MAAF JIKA CHAP INI TYPO BERTEBARAN .. TANPA EDITAN INI :(
JANGAN LUPA BACA FF BARU YURI YAAAAAAA
*Annyeong ^^
