Summary: sebuah fict gaje berisikan legenda dan dongeng-dongeng yang diperankan oleh para character inazuma eleven dan inazuma eleven go. My first fict for this fandome

Disclaimer: Inazuma eleven dan inazuma eleven go hanya milik level 5

Warning: gaje, typo, genre yang tidak bermutu, alur yang tak menentu

.

.

.

.

Chapter 10:

Fey Meriang

.

Diambil dari dongeng Sangkuriang

.

.

Diceritakan dulu sebelum Author lahir (trus yang bikin fict siapa?), hiduplah seorang gadis manis tapi pendek bernama Kinako. Kinako adalah gadis manis nan ceria yang setiap hari sukanya maen sepak bola (kalo lagi hamil gimana? =,=u).

Akan tetapi, dia selalu melakukan sepak bola sendirian. Dan suatu ketika ia menendang bolanya kearah gawang, tetapi tak ada penjaga gawang yang menangkapnya. Dengan perasaan sedikit kecewa, Kinako berteriak. "Siapapun yang nangkep hissatsu technic ini, bakalan gue jadiin babu gue! eh, maksudku suami gue!" dengan cepat Kinako langsung menendang bola itu dengan Hissatsu andalannya.

Asurei, anjing (?) jantan peliharaan Kinako, tanpa sengaja terkena tendangan super kencang itu tepat di wajahnya. Dengan perasaan kesal dia menyumpahi majikannya.

"Guk! guk guk guk guk guk guk! GUK! GUK! GUK!" yup itulah semua yang dia katakan sambil diakhiri dengan sedikit gerakan goyang gayung. (Translate: Oi! dasar majikan gak tau terima kasih (?)! udah makan kelinci hasil buruan gue, nendang gue pake bola sepak lagi! Gue sumpahin lho ketabrak kereta bayi! SUNGGUH! KEJAM! DIRIMU!)

Kinako kaget melihatnya. Dengan cepat ia langsung menghampiri peliharaannya. "Asurei! lu pernah jadi kiper ya dulu? gue barusan janji siapapun yang mau jadi kiper gue, bakaln gue nikahin. Lu mau jadi kiper gue gak?" tanyanya dengan begitu polos.

Asurei berpikiran mesum. Dia berpikir dengan keras apa yang bakalan terjadi kalo dia nikah sama Kinako. Sekarang ia tampak menunjukkan sebuah senyum mesum yang akhirnya berhasil Author hentikan dengan kekuatan lempar sepatu.


Karena kejadian ini, Kinako dan Asurei pun menikah... lalu satu tahun kemudian, mereka memiliki anak yang mereka beri nama Fey Rune. (manusia tambah anjing gimana bisa punya anak? ._.u)

Fey dulu adalah anak yang baik, tapi semenjak ia belajar ilmu hitam dari dukun sungai seberang dengan menyogoknya dengan semangkuk besar jengkol goreng tepung. Kini ia mengambil profesi menjadi tukang pijit refleksi *plakk!* maksud saya ia kini memiliki ilmu hitam juga.

Suatu hari~ Fey dan Asurei pergi ke hutanG *plokk!* untuk berburu mencari mangsa buat di-bully (oke, mari kita bunuh Author gak becus ini... =_=)

Ditengah perjalanannya mencari, mengendap-endap, gotik, goyang gayung bersama nenek gayung, karaokean, dan maen kartu... oke, kegiatan mereka malah semakin tidak bener. Mari kita skip...


Fey kembali berkeliling bersama Asurei. Dan 5 jam terlewat, Asurei sudah mulai tampak kelelahan.

"Asurei! kita gak boleh nyerah dulu! kalo kita gak bawa daging pulang, emak bisa ngebacok habis komik ero gue *plakk!" Fey langsung menyemangati anjing peliharaannya itu.

Tapi Asurei yang tampak kesal langsung melemparinya dengan batu karang terdekat.

"Guk guk guk guk guk guk guk guk guk!" teriaknya sambil menampilkan wajah kesal. (Translate: Gimana mau ketemu mangsanya kalo dari 5 jam yang lalu kita cuma keliling di halaman depan hutannya, dudul!?)

Fey langsung menggaruk kepala Author yang berketombe sambil terkekeh ala kakek-kakek dan sukses kena tamparan penuh kasih sayang dari Author.


Ditengah pencariannya, Fey menemukan seonggok (?) macan tutul yang merupakan leader dari QYuartHet MUacYan *plokk!*.

Tubuh Fey langsung terbakar api unggun yang Author nyalain disono *double slap!*. Dengan cepat ia menyuruh Asurei untuk menangkap makhluk gaje itu.

Asurei tampak sweatdrop menatap mangsa yang akan ia kalahkan. Coba bayangkan seekor anjing kecil nan kawaii melawan seeor macan tutul yang gedenya 5 kali lipat dari tubuhnya, apa itu tidak nyari mati? ==u

"Gila, masa anak gue nyuruh gue ngelawan raja gotik se-Indonesia sih? Mana mungkin gue bisa menang, mending gue dibacok Kinako dibanding kalah gotik sama ntuh macan tutul." Batin Asurei dengan gaje sebelum ia menggeleng cepat.

Tapi, Fey tak kalah ngotot dari Asurei. Ia terus memaksa ayahnya itu untuk mengalahkan macan jejadian itu. Tapi Asurei tetap bersih keras tidak ingin pergi. Dan disinilah kebringasan Fey tampak.

Dia langsung mengambil pisau daging yang muncul entah dari mana dan langsung embacok sesuatu yang sampai mengeluarkan cairan kental berwarna merah.

"Fey... kalo mau maen sama tomat jangan disini, gue kena percikannya nih!" Author langsung memprotes kerjaan alay Fey. Sekali lagi Fey langsung menggaruk kepalanya yang berketombe lebih banyak daripada Author.


Ok, jadi karena amarah yang tak tertahankan, Fey langsung memotong tubuh Asurei dan memberikan hati Asurei pada Kinako.

Kinako langsung memasaknya menjadi sup spesial 4lie (baca: alay) ala Mbok Kinako.

Ditengah makan bersama, Kinako bertanya pada anaknya.

"Asurei kemana? kok gak ikut makan?" tanyanya penasaran kepada anaknya.

"Asurei kan yang kita makan sekarang." jawab Fey santai.

Kinako langsung kaget dan memuntahkan semua yang sudah ia makan.

"Apa-apaan itu!? Istighfar nak, daging anjing itu haram! kamu gak denger ucapan pak ustad pas ngajarin ngaji kemaren ya? haduh nak... eh, salah skrip... maksudku... Asurei itu ayahmu nak! Kenapa kamu bunuh ayahmu sendiri!?" ceramah Kinako yang berhasil Author singkat.

Mendengar hal itu Fey terkaget-kaget ala komik-komik dan diusir oleh ibunya. Ketika diusir keluar, Fey terkena batu dan menyebabkan luka yang membentuk tulisan "Jandaku uyeh, jandamu oyeh".

Ditemani dengan hujan yang lebat, Fey menyanyikan lagu-lagu yang suka muncul di FTV di Indosiar. "Kenapa malang nasiiibbbkkuuuu~ uuuu~ Diusir dari rumah gara-gara hewan~" nyayinya dengan begitu menghayati ditemani suara gluduk yang menutupi suara fals-nya dan juga aer mata buaya yang ia hasilkan.


Dan beberapa tahun terlewat, Fey tumbuh menjadi pemuda yang tampan. Ia juga menjadi tajir tapi ia belum dapat menemukan gadis yang mau ia pinang apa alasannya? mari simak salah satu kisah penembakannya...

-Flashback-

"Hai, neng... sendirian?" ucap Fey sambil membenahkan rambutnya.

"Nang, neng, nang, neng... lu kira gue cewek apa!? sialan amat lu!" jawab gadis (?) yang kita ketahui adalah Kirino.

"Eits, tunggu dulu... kita belum selesai... hari ini-

Belum sempat Fey menyelesaikan kalimatnya, Kirino langsung berteriak maling dan menyebabkan Fey digebukin warga sekampoeng.

-End of Flshback-

Dan sekali lagi ia jatuh pinggang ke salah satu gadis di kampung itu. Ia tidak mengenal gadis itu dengan jelas. Tapi gadis itu mengenalnya dengan jelas.

Fey mencoba menggombalinya dengan kata-kata yang terkesan alay itu.

Gadis itu berbalik menghadap Fey dan dapat kita ketahui dengan jelas kalo gadis itu adalah Kinako, ibu Fey sendiri.

"Fey!? kenapa kamu ngegombali emak kayak gitu!? kamu kira emak anak alay yang seneng digEmbEli gitu? aduh, jaman sekarang gak pake acara gombalan lagi nak... sekarang jamannya bikin status nak." sekali lagi Kinako berceramah ria melihat sosok Fey yang baru saja ngegombali emaknya.

Fey tetap tidak percaya dengan ucapan Kinako dan tetap ngotot untuk memaksanya menikahi Fey.

Tapi, berkat hafal skrip... Kinako langsung mengajukan persyaratan alay.

"Aku akan menikahimu kalau kamu bisa membuat sebuah kapal raksasa sebelum pagi hari datang."


Fey langsung memerintah seluruh jin yang ia panggil dari alam kubur melalui ilmu hitamnya untuk membantunya membuat kapal raksasa sebelum ayam berkokok.

"Masa waktunya cepet banget bos? kasih bayarannya yang banyak dong klo gitu ceritanya..." ujar kuntilanak sambil memonyongkan bibirnya.

"Gue kasih foto gue yang paling alay deh, cepet kerja sono!" perintah Fey sambil melempar2 lembaran foto Fey yang sedang berpose alay (silahkan bayangkan sendiri)

Dengan cepat semua jin bekerja sambil nyanyi lagu terbaru Inul yang berjudul BuaH yaNG Puntung (Buaya Buntung).

Dan fajar hampir naik, dan kapal hampir selesai. Tapi Kinako masih tidak sudi nikah sama anaknya sendiri.

"Buset dah, kapalnya udah mau jadi. Bahaya nih kalo gue nikah sama cecungut alay itu, bisa-bisa gue jadi babu anak gue sendiri! Pokoknya gue gak setuju kalo nikah sama anak gue sendiri! Kan kata Pak Ustad hukumnya gak boleh!" batin Kinako sambil memperhatikan Fey yang bekerja.

Dengan siasat '45-nya ia menggelitik ayam hamil milik tetangga. Karena merasa kesal, aam itu berteriak kencang dan itulah yang Author kenal dengan berkokok (Author anak kelas 1 SD ya? ==u)

Mendengar suara itu, satu persatu jin menghilang. Fey langsung bertanya pada kuntilanak yang minta dibayar mahal tadi.

"Kenapa pergi?"

"Udah pagi bos, emak gue gak ngebolehin gue bergadang, lagian gue gak mau kena omel mangkanya mau balek numpang bubok dulu. Haji Rhoma Irama juga gak ngebolehin begadang lho... yaudah gue bobok dulu bos, sampe nanti di neraka~" ujar Kuntilanak sambil memberikan kiss bye berkali-kali pada Fey.

Fey merasa kesal sendiri karena kapalnya tak sempat terselesaikan sebelum waktu pertaruhan berakhir. Dengan cepat Fey menendang kapal itu dan menyebabkan kapal itu terbalik dan berubah menjadi gunung. Fey pun meninggal tertimpa kapal itu dan ikut menjadi gunung bersama kapal itu.

~OWARI~


Behind Scene:

Fuyuri: Konbantsu~ minna, ochikaresama to ohisashiburi XD Aitakatta XD udah lama banget ane kagak balik ke FFN, dan kemaren ane baru banget selesai MID semester

Tsurugi: trus jadi masalah gitu buat gue? ==u

Masaki: ih, Tsurualay kepo deh~ nanya mulu

Fubuki: oh iya, ini Author seriusan mau bales Review-nya disini?

Fuyuri: soalnya aku mulai jarang buka FFN, takutnya nanti PM dri review yang udh dibales gk kebaca sma aku XD jadi gak apa lah~

Asurei: tunggu dulu! sebelum bales saya mau protes! apa-apaan itu!? kenapa gue dijadiin guguk dan punya pemikiran alay gitu!?

Fuyuri: untuk seneng-seneng dong o3o emangnya ada jawaban laen? yaudh mari bales review uyeh~ XD

Kizuna Zoggakyuu: Hoo~ eng... sebenernya siapapun jadi tapi saya agak sedikit ngeh gitu ngeliat Someoka. Dan itu cerita kan req temenku disekolah XD daijoubu lah XD tenang aja ini baru di update kok XD *plokk! arigatou udh meluangkan waktu buat ngereview Gia XD/

Kiriichi23: hai' hai~ arigatou udh mau ngereview XD maaf saya malah bales 2 kali kan lumayan gitu (lumayan apa?) req apa? XD apapun boleh kok, asalkan masih ada batas kewarasannya *plakk! (yaiyalah!) makasih reviewnya~ XD

Detective Naoto: huohohoho, itulah panggilan yang diberi Myamya pada SomeokaNGKUNG XD yah, unik gitu dengernya udah botak pink lagi aduh gimana gitu XD arigatou reviewnya

Takahashi Tomoya: Tomoyan! XD emangnya fictnya udah lama gak kamu kunjungi? XD makanya sering-sering kesini, jangan terlalu bergulat ke komik XD (kamu sendiri juga woi!) untung fict ini masih bisa bikin ngakak syukur~ syukur~ yaudh jaa na, arigatou udah mau review X3

Mori Kousuke18: Hera~ XD ini lanjutannya baru selesai gara-gara kebanyakan galau. gimana gak galau kalo diketahui nilai sesekolah turun 180 derajat gara2 MID setelah liburan. arigatou udah mau review XD

Megumare Hikaru: oui! XD ini Fey-nya udh masuk tuh sekarang lagi pundung gara-gara dapet peran alay XD *plokk! melesetin nama? oh itu gara-gara dari kecil suka berantem sama kakak jadinya berantem melesetin nama XD oh itu... yah, soalnya awalnya saya aja gak ngerti arti ngebash ._.v tapi makasih peringatannya Megu-needan udah jadiin fict ini sebagai fict penyemangat XD arigatou mau review XD

Taiyou: jumlah yang Review rupanya lumayan yah thor...

Fuyuri: hoho, Fuyurin getoh loh XD yaudh lanjutannya baca ch selanjutnya... yak, dipersilahkan Yukimura~

Yukimura: kenapa harus aku? *perasaan gak enak*

Fuyuri: udah, kan emang wajib ganti-ganti yang baca~ =w=

Yukimura: *ngambil kertas Author* Jikai... Yukirella. Moga-moga banyak yang menantikan... chotto... what!? Yukirella!?

Kazemaru: oh, itu yang req Kiriichi23-san ya? wah, kita selamat minna X'D

Fuyuri: belum tentu... kalo kalian kujadiin cewek? yaudah langsung slogan Inazuma Fairy Tale!

All: This is the WORSE and Gaje place in the world, jaa minna mata nee~ XD

Review?