HULA HULA HULA HULA

IM BACK/DI BUNUH

BACA NB GUA DI BAWAH SAYANG :'V

E

N

J

O

Y

MY STORIES :*

.

.


Hoshi Side

.

.

Tok Tok Tok

.

Aku mengetuk pitu bercat putih itu dengan tidak sabar, terdengar seseorang berlari dari arah dalam aku hanya berdiri diam masih menunggu sang pemilik rumah keluar

"Soonyoung-ah maaf aku sedang di dapur tadi, masuk lah" setelah di persilahkan masuk oleh tuan rumah aku pun masuk dan mendudukan diri di sofa sambil melihat sekeliling ruangan ini. Ini pertama kalinya aku berkunjung kerumah orang lain selain Choi bersaudara itu

Ku alihkan perhatian ku kea rah namja yang sibuk membawa nampan berisikan minuman dan juga beberapa makanan kecil

"tsk harus nya tidak usah Jihoonie aku datang kemari ingin menyuruh mu cepat tidur" ujar ku kepada namja itu yang hanya di balas decihan pelan dari bibir mungilnya itu,

"aku mau mendengar kabar tentang Wonwoo dan juga…."

Dia terlihat berfikir sebelum melanjutkan kata katanya aku hanya diam menunggunya berbicara, walaupun aku tau sebenarnya apa yang ada di kepala cantiknya itu

"itu kau.. tau masalah yang akhir akhir ini terjadi di korea kan?" dia Nampak ragu dengan ucapannya sendiri, aku hanya diam dan berfikir sejenak apa yang akan aku jelaskan.

Sialan otak ku malah berhenti berjalan di keadaan seperti ini

.

.

"Wonwoo dan Mingyu terlibat kecelakaan seperti yang di katakan oleh para pembawa berita itu, dan yah begitulah Wonwoo terluka cukup parah" saat kata kata terakhir itu aku ucapkan, ku alihkan pandangan ku ke Jihoon dan dia terlihat menunduk diam.

Aku tau walau sebenarnya dia ini sedikit galak, tapi dia tetap saja memiliki sisi lemah yang berusaha di tutupinya

"Shtttt.. Wonwoo akan baik baik saja, Vernon dan Seungcheol sudah memastikan kalau Wonwoo sudah melewati masa kritisnya" ku usap pelan punggung sempitnya yang mulai bergetar,

Dia hanya mengangguk pelan, masih menundukkan kepalanya, ku lirik arloji di tangan kiri ku dan god sudah selarut ini. Aku mendengus pelan menyadari kalau besok kami masih harus sekolah

"sekarang lebih baik kau tidur besok akan ku antar menjenguk Wonwoo" ucap ku pada akhirnya, Jihoon mengangkat kepalanya dan ku lihat matanya yang sedikit sembab aku hanya tersenyum tipis dan menyuruhnya untuk masuk ke kamar

"hm kalau begitu selamat malam" aku bangkit dan berjalan keluar apartemen Jihoon setelah sebelumnya aku memastikan kalau dia benar benar masuk ke kamarnya

.

.

.

.

Hoshi terlihat berjalan menuju ke area parkir, sesekali dia melihat sekeliling siapa tau dia melihat ha lasing ataupun hal aneh. Karna sedari tadi dia merasakan hal aneh saat keluar dari apartemen Jihoon,

Simplenya seperti ini, saat dia masuk ke apartemen Jihoon dia tidak merasakan aura apa apa selain Jihoonnya yang manis dan juga salahkan kepekaanya terhadap sekitar. Dia merasa bahwa apartemen Jihoon tidak terdeteksi oleh penciuman mutannya. Dan sebaliknya saat dia keluar apatemen Jihoon perasaan itu langsung hilang, digantikan dengan aura gelap dan aura aura lainnya yang biasa dia rasakan

"sebenarnya ada apa dengan tempat itu" gumam Hoshi yang berdiri bersandar pada mobilnya, masih memandangin jendela apartemen Jihoon yang beberapa detik yang lalu lampu nya sudah mati

"Hah" helaan nafas berat terdengar dari Hoshi, dia terlalu lelah bahkan untuk berfikir.

.

.

"Kwon?" sesaat sebelum Hoshi menutup pintu mobilnya, seseorang berteriak memanggilnya yang membuatnya membatalkan niatnya untuk segera pulang

"Park Jimin?" panggil Hoshi dengan sedikit ragu terhadap orang yang barusan menyapanya

"Haha iya ini aku, apa yang kau lakukan disini? Kau tinggal disini juga?"

"Tidak aku barusan mengunjungi teman ku" jawab Hoshi singkat sambil menunjukan wajah ramah yang di buat buat, jika boleh jujur dia hanya ingin pulang dan memulihkan tenaganya yang seharian ini terkuras

"sepertinya kau sangat lelah ya, baiklah kalau begitu sampai jumpa besok di bar" Jimin menunjukan cengiran dan mulai berjalan menjauh dari Hoshi

"akhirnya" Hoshi dengan segera masuk kemobil dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan penuh

.

.


.

.

"KALIAN TAU APA YANG KALIAN LAKUKAN HAH" bentakan seseorang menggelegar di salah satu ruang di Mansion ini

"maaf appa kami benar benar lengah kali ini tapi kami berhasil menyingkirkan mereka dan meyakinkan orang orang bahwa Mingyu dan Wonwoo terluka akibat kecelakaan mobil"

"Ini bukan masalah berhasil atau tidaknya kalian menyingkirkan mereka" geraman terdengar dari nada bicara sang ayah yang membuat kedua anaknya menunduk dalam di depannya

"Kenapa kalian bisa menyakut pautkan manusia di kehidupan kalian, sebelumnya sudah ku peringatkan agar kalian menjauh dari mereka ini pertama kalinya kalian melanggar ucapan ku"

"Jauhi mereka sebelum aku yang turun tangan" ucapan final sang ayah membuat keduanya menegang, terkejut tentu saja mereka bahkan tidak bisa membayangkan jika sang ayah serius dengan ucapannya.

"hyung" yang di panggil menoleh dan menunggu sang adik melanjutkan ucapannya

"lupakan"

"hah kau tau kita tidak bias menentang appa, tidak peduli seberapa besar kau menenang ucapannya kau sudah tau hasilnya" desahan nafas terdengar setelah kalimat itu keluar begitu saja darinya

"aku akan keluar sebentar" salah satu dari keduanya berjalan keluar yang hanya menyisakan sang termuda terdiam di ruangan serba hitam itu

"aku yang perlahan berubah hangat akan kembali beku seperti dulu, maafkan aku"

.

.


AT SCHOOL

.

.

"jadi sampai kapan Mingyu dan Woonwo akan berada di rumah sakit?"

"mungkin sekitar 2 minggu ssaem, tapi akan saya pastikan secepatnya"

"Baiklah kabari saya secepatnya Seungcheol-ssi"

"baik ssaem kalau begitu saya permisi dulu"

Setalah sang guru menganggukkan kepalanya mengijinkan, Seungcheol keluar dari ruangan yang bertuliskan 'Ruang Guru' di pintunya itu. Dia menatap ke samping dan mendapati Vernon berdiri sambil bersandar di dinding sebelahnya

Vernon yang melihat sang hyung sudah keluar dari ruangan itu menegakkan tubuhnya dan berjalan mendahuluinya, Seungcheol hanya menarik nafas sebentar dan mengikutinya

Mereka berhenti tepat di depan pintu yang bertuliskan 2-3, Vernon menoleh sekilas ke arah Seungcheol sampai akhirnya ekspresinya berubah melihat seseorang yang berada di belakang sang hyung.

"Hansol aku ingin.." perkataan orang itu terputus ketika melihat ekspresi wajah Vernon yang bahkan tidak pernah terfikirkan olehnya, dia tau kalau Vernon itu orang yang kaku dan dingin tapi ekspresinya saat ini sangat jelas mengatakan bahwa dia tidak seharusnya mengganggunya

"5 menit lagi kelas di mulai, hyung aku duluan" tanpa memandang orang yang ada di belakang Seungcheol, Vernon masuk ke dalam kelas itu dan mengambil tempat duduk yang biasa dia pakai

.

.

.

Seungcheol membuang kasar nafasnya seolah mengutuk kelakuan sang adik tadi yang membuatnya ingin sekali menendang kepala. Dia menoleh sebentar ke beakang dan memasang wajah seramah mungkin

"jangan khawatir Seungkwan mungkin dia sedang banyak masalah, aku harus masuk kelas kau cepatlah kembali kekelas" setalah menepuk pelan kepala Seungkwan, Seungcheol berlari kea rah kelasnya dan meninggalkan Seungkwan yang masih memandang kosong kea rah kelas Vernon

Seungkwan berbalik arah dan dia hamper berteriak ketika melhat Vernon di hadapannya,

"k..au bu..kannya tadi a..da..

"Ikut aku" memotong ucapan sang lawan bicara Vernon menarik lengan Sengkwan dan menyeretnya ke halaman belakang sekolah yang sangat jarang di kunjungi karna disini hanya ada kolam renang kering tanpa air dan beberapa pohon dengan ukuran batang yang sangat besar yang malah membuat kesan ngeri di sekitarnya

Seungkwan hanya diam melihat pemandangan di sekelilingnya, dia bahkan baru tahu kalau halaman belakang sekolahnya seperti ini

Kembali ke dunianya, Seungkwan menoleh ke arah Vernon dia masih ingat kejadian di depan kelas tadi. Saat Vernon tiba tiba ada di hadapannya, dia mundur perlahan membuat jarak antara dirinya dan Vernon

"k..au mau apa?"

.

.

.

TEBECEH

/DIKUTUK :'V

.


Btw maaf gua slow update /sungkem

gua banyak kerjaan euh otokek ini gua uda sempetin ngetik ini lanjutan ff

buat chap ini banyakan gua buat kayak serpihan/? kisah buat chap chap depan buat menambah bumbu penasaran kalian hoho

and last gua juga banyak ketikan buat next ff project gua dong /maruk

gua sih nunggu itu ff rampung separoh baru mau gua share soalnya masi berbau dengan genre yang sama dengan ini walaupun beda kapel yang main

at last makasih yang udah nungguin apdetan gua ya

gua terharu baca ripiu yang nunggu ini ff di lanjut

gua uda sempet mikir buat hapus ini ff karna gua sering ngestuck ga bisa mikir mau ngetik apaan :'v

POKOKNYA LAV LAV BUAT YANG RIPIU DAN CINTAH FF SAYANG

MUAH MUAH /KETCUP BASAH