CRAZY REMAKE KYUMIN VERSION

Cast:
Lee Sungmin as Yeoja
Cho Kyuhyun as Namja
Lee Donghae as Namja
Lee Hyukjae as Yeoja
Choi Siwon as Namja

Summarry:
Karena tidak mau disebut sebagai gadis penakut, Lee Sungmin berani menyatakan cinta kepada seorang Cho Kyuhyun yang merupakan petarung no 1 di sekolahnya. Bagaimana kisah cinta mereka berdua selanjutnya? #summary kayak apa ini ga nyambung#plak

Warning:
Genderswith, typo (s), tidak sesuai EYD,

DON'T LIKE DON'T READ,,,

FF ini remake dari novel Crazy karya Emilicious. Terdapat pengurangan dan penambahan kata2 untuk menyesuaikan cerita.

Let's Enjoy

Chapter 10

Normal Pov

"KYUHYUUUNNN!"

Kyuhyun tetap berjalan pergi meninggalkan Sungmin yang disekap 5 laki2 ini. Hati Sungmin sakit sekali melihat kelakuan Kyuhyun yang tidak mempedulikanku seperti ini..

"Kyuhyun! hei! tolong aku! uph-!" saat Sungmin berteriak lagi meminta tolong kepada Kyuhyun, tangan si gorila coklat membungkam mulut Sungmin. ukh! tangannya kasar dan baunya setengah mati!

dan 3 orang lainnya berusaha membungkam Sungmin yang terus menerus berontak dengan menendang-nendang sekuat tenaga dan berusaha untuk melepaskan pitingan si kuda liar ini.

'aku tak boleh menyerah! aku harus terus mengejar Kyuhyun selagi aku masih bisa!'

lalu Sungmin kumpulkan kekuatan pada rahangnya dan dia gigit tangan si gorila coklat yang membungkam mulutnya dengan sekuat tenaga.

"GYAAAAAAAAAAA!" teriak si gorila coklat.

teman2nya kaget akan teriakkannya dan mulai melepas kaki sungmin untuk menolong si gorila coklat. Sungmin masih tetap menggigit tangan si gorila coklat sekuat tenaga sampai Sungmin bisa rasakan ada sensasi asin dan amis di lidahnya, yang dia tahu itu adalah darah si gorila coklat.

pitingan si kuda liar melemah, inilah satu2nya kesempatannya untuk kabur. Sungmin berontak sekali lagi dan dia terlepas dari pitingannya.

"KYUHYUN! HEI HEI KYUHYUN!" teriak Sungmin kepada Kyuhyun yang sudah berjalan sejauh 10 meter darinya.

Sungmin berusaha mengejar Kyuhyun. Sungmin berusaha untuk berlari menangkapnya, tetapi itu sia2 karena 5 orang ini menangkap Sungmin lagi. si gorila coklat menyerbu dari belakang, dan dia memeluk perut Sungmin dari belakang dengan kecepatan tinggi ala pemain rugby. Keseimbangan Sungmin hilang dan dia terjatuh telungkup membentur aspal dengan suara 'bum' yang cukup kuat.

4 orang lainnya langsung mengikuti petunjuk si gorila coklat dan mengunci tangan Sungmin di belakang. Kyuhyun terus berjalan tanpa peduli apa yang terjadi dengan Sungmin.

'bagaimana dia bisa melakukan itu? bagaimana dia bisa membiarkanku mati di tangan 5 sialan ini?!' batin Sungmin.

Wajah Sungmin memanas dan dia rasakan air mata mengalir deras di pipinya. lalu Sungmin tarik nafasnya dalam2,

"DASAR KAU PSIKOPAT BLONDE! BISA2NYA KAU MENGACUHKANKU DITANGAN 5 PRIA BAU INI! TEGA2NYA KAU MELAKUKAN INI KEPADAKU! DASAR KEPALA KOSONG ! AKU MENCINTAIMU BODOH! KEPALA KOSONGMU ITU PASTI TAK PERNAH SEKALIPUN MENGETAHUINYA! DASAR BLONSI!"

Kyuhyun berhenti di tempat ia berdiri. Dia diam mendengar apa yang Sungmin katakan. setelah itu dia membalikkan badannya untuk melihat Sungmin yang masih tertidur telungkup di tanah akibat bekukan 5 pria sinting ini.

Kyuhyun berlari ke arah Sungmin dan menonjok wajah si gorila coklat yang sedang mengunci tangan Sungmin.

BUAKKK!

BRUUGGH!

kejadiannya begitu cepat, Sungmin tak dapat melihat secara jelas yang benar2 dilakukan Kyuhyun kepada 5 orang itu.

BUAKH! BUAKH! BUAKH!

Kyuhyun melawan 4 orang itu sendirian (si gorlila coklat pingsan). dia melepas penyangga tangan kirinya yang di gips itu dan menghentakkan tangannya yang ber-gips itu ke wajah salah 1 pria sinting itu. dia terkapar ke tanah. dan satu per satu dari mereka semua terjatuh ke tanah, sebagian dari mereka pingsan dengan mengeluarkan busa dari mulutnya. ukh, mengerikan sekali.

Sungmin terduduk shock atas kehebatan Kyuhyun berkelahi,5 orang ini benar2 sudah tak bergerak lagi dibuatnya. Kyuhyun menghapus keringat dari dahinya dan meludah. lalu dia berjalan ke arah Sungmin.

Sungmin masih dalam mode 'shock'nya. Sungmin bingung kenapa Kyuhyun tiba2 menolongnya begitu. Kyuhyun jongkok di depan Sungmi. "hei."

Sungmin tetap diam saja dan masih terbengong-bengong

"hei! yah! YAH?" kata Kyuhyun sambil mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah Sungmin.

"huh uh? ah ap- apa?" kaget Sungmin. Kyuhyun menatap mata Sungmin dalam2, tapi pandangan matanya sudah tidak dingin seperti tadi.

"kau ngomong apa tadi? mau mati?" Tanya Kyuhyun.

"huh? aku ngomong apa memang?"

"jangan balik bertanya! aku yang sedang bertanya di sini! kau ngomong apa tadi?!"

"kenapa sih teriak2?! aku ngomong BLONSIN!"

"apa itu BLONSI?"

"BLONde SInting!"

"APA?! mau mati?!"

"mianhae..." gumam Sungmin.

"bukan itu maksudku, kau ngomong apa yang sebelumnya?"

"kepala kosongmu itu pasti tak pernah sekalipun mengetahuinya?"

"sebelumnya lagi."

"a- aku mencintaimu... bodoh..."

"jadi... kau mencintaiku...?" Tanya Kyuhyun sumringah.

"ap- apa?! uph hahahha, hahaha!"

"jawab pertanyaanku!"

"jadi kau menolongku karena itu? ahahaha! tentu saja aku mencintaimu darling..."

"ap- apa?! siapa yang kau sebut darling?! mau mati ?!"

"iya iya maaf... ehm.. jadi, kau sudah memaafkanku kan?"

"tutup mulutmu. cepat berdiri!" kata Kyuhyun sambil menarik tangan Sungmin untuk berdiri.

"aduh! pelan2 dasar kentut!" teriak Sungmin. Kaki Sungmin sakit sekali akibat jatuh karena si gorila coklat tadi

"mau mati...?"

"kakiku sakit tahu!"

"mana? coba kulihat." kata Kyuhyun. lalu Kyuhyun melihat kaki Sungmin dan berjongkok di depan Sungmin.

"cepat naik." Kata Kyuhyun sambil menawarkan punggungnya.

"naik?"

"sudahlah cepat naik sebelum kutarik kau!"

"iya iya! ya ampun mami... coba kau bisa sedikit baik..." kata Sungmin lalu dia naik ke punggung Kyuhyun. Kyuhyun mengangkat Sungmin dengan entengnya seperti mengangkat bayi saja...

"hei.. aku tidak berat?" Tanya Sungmin ke Kyuhyun.

"sama sekali tidak. justru aku bingung bagaimana kau bisa seringan ini padahal nafsu makanmu yang selangit. pasti pencernaanmu lancar ya?"

PLETAK

Sungmin menjitak kepala Kyuhyun, "itu tidak sopan!"

"hei! berani sekali kau! bahkan Ummaku saja tak pernah menjitakku!" protes Kyuhyun.

"sayangnya aku bukan Ummamu."

"cih... coba saja kau jadi Ummaku..." katanya dengan sedih.

Hening sejenak, suasananya jadi tak enak begini. Salah Sungmin karena membawa topik Umma.

"jadi... kau mau aku jadi istri Appamu?" Tanya Sungmin ke Kyuhyun mencairkan suasana.

"ap- apa?!"

"tentu saja! kalau kau mau aku jadi Ummamu berarti kau mengharapkanku jadi istri Appamu!"

"ANI! aku tidak mau kau jadi Ummaku! kau istriku!" kata Kyuhyun.

"aku tidak mau menikah denganmu!" jawab Sungmin sambil tersenyum, tentu saja Kyuhyun tidak melihat senyum manis Sungmin.

"ap- apa?! katanya kau mencintaiku?!"

"oh iya aku lupa.. aku kan MENCINTAIMU." Ledek Sungmin.

"tu-tutup mulutmu!" kata Kyuhyun. bisa Sungmin lihat kuping Kyuhyun memerah. Tanda dia sedang malu.

'hihihi, dia malu.. lucu juga... kekekeke!' batin Sungmin

"aih aih... Kyunie malu ya? ya ampun..."

"berisik! diam atau kuturunkan kau disini!"

kata2nya membungkam Sungmin. Sungmin sudah terlalu capek dan kehabisan stamina. kalau Kyuhyun menurunkannya disini sepertinya dia takkan punya tenaga untuk berjalan pulang dan kemungkinan Sungmin akan tertidur di jalan.

"tanganmu kan lagi di-gips.. apa tidak sakit tadi memukul orang dengan gipsmu itu?"

"tentu saja tidak bodoh.. justru merekalah yang sakit. gips ini kan sekeras semen. bayangkan saja kalau semen dipukulkan ke wajah mereka.."

"iya juga ya... punggungmu? sudah sembuh?"

"masih sedikit sakit. makanya kau jangan banyak bergerak! punggungku sakit tahu!"

"iya iya" Sungmin sudah capek teriak2.

"pipimu..." tanya Kyuhyun pelan.

"huh?"

"pipimu merah..."

"oh.. hahaha bagaimana? imut kan?" goda Sungmin.

"aku tidak bercanda! masih sakit?"

"ah.. sudah tidak kok. cuma sedikit perih saja."

"siapa dari mereka yang melakukannya?"

"kenapa memangnya?"

"tentu saja aku akan menghajarnya!"

"hei! tidak usah! kau sudah menghajar mereka setengah mati barusan!"

"bagaimana kau bisa diincar mereka?"

"eh?"

"kenapa kau bisa diincar mereka?!"

'ohh? Eottoke? Aku harus jawab apa?'jerit Sungmin dalam hati. "aku... aku hanya... me- menabrak mereka."

sebenarnya Sungmin mau ngomong jujur kalau dia diincar mereka karena Sungmin menonjok Seohyun. Sungmin takut Kyuhyun akan marah karena dia telah melukai Seohyun yang merupakan mantan pacarnya.

"hanya karena itu?! lihat saja nanti, aku akan menghabisi mereka!" kata Kyuhyun.

"itu tidak perlu! kau sudah menghajarnya habis2an tadi!"

"aku tidak puas hanya dengan itu!"

"mereka sudah dalam keadaan setengah mati dan kau masih belum puas?!"

"tentu saja!"

"...'' Sungmin diam saja.

"hei. kenapa kau diam saja?"

"turunkan aku." Kata Sungmin.

"disini?" tanya Kyuhyun. Bukan kah rumahnya masih didepan sana pikir Kyuhyun.

"ya" lalu Kyuhyun menurunkan Sungmin.

"kenapa kau mau turun?"

"karena aku harus membersihkan bibirmu yang sudah dikotori oleh rubah betina itu!" kata Sungmin malu.

Sungmin mengumpulkan keberanian Sungmin meraih wajah Kyuhyun dengan kedua tangannya. Sungmin memejamkan matanya.

CUP~

Satu kecupan mendarat di pipi Kyuhyun. Ya! Sungmin terlalu takut untuk mencium bibir Kyuhyun. jadi dia mencium pipi Kyuhyun.

"itu yang kau bilang membersihkan?" Sungmin tak menjawab karena terlalu malu dan gugup untuk menjawab. jadi Sungmin mengangguk saja.

"kalau membersihkan itu seperti ini!" kata Kyuhyun sambil meraih wajah Sungmin dengan kedua tangannya.

CUP~

nice! Kyuhyun mendaratkan bibir sexynya ke bibir plum milik Sungmin. Sungmin diam saking Shocknya kepalanya kosong seketika. Sungmin sudah tak dapat berpikir apa2 lagi pada saat itu.

Kyuhyun Sedikit menekan tengkuk Sungmin. Sungmin tetap saja diam seperti patung. Blank! Kyuhyun melepas ciumannya, dengan tangan masih bertengger di kedua pipi Sungmin.

"my first kiss~" gumam Sungmin. Kyuhyun yang mendengar gumaman Sungmin hanya tersenyum.

CUP~

Sekali lagi Kyuhyun mendaratkan bibirnya di bibir Sungmin hanya sekilas.

"sekarang tidak lagi.." Kyuhyun tersenyum penuh arti.

.

.

BRAKKK

Dentuman pintu yang begitu keras dibuka dengan kasar oleh Kyuhyun. Sekarang dia berada di rumah Siwon. Ya! Tempat nongkrong mereka yang lainnya adalah disini dirumah Siwon. Kyuhyun mendudukan dirinya di sofa panjang di ruang tengah itu. Kyuhyun senyam senyum sendiri, tangan kirinya memeluk bantal sofa. Masih dengan tersenyum Kyuhyun menyentuh bibirnya dengan tangan kanannya.

"yah Kyunie~ waegurae?" tanya Donghae heran. Donghae mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun ke Siwon. Seakan bertanya apa yang terjadi dengan sahabat mereka satu ini. Siwon hanya mengendikan bahu dan menggelengkan kepalanya, ia pun sama tidak tahu kenapa Kyuhyun seperti ini.

"yah! Kyuhyun kenapa denganmu?" tanya Siwon.

"heheh..." bukannnya menjawab Kyuhyun hanya terkekeh sendiri.

"Kyunie kamu aneh.."

"itu yang pertama.." kata Kyuhyun dengan senyum lima jarinya.

"apa yang pertama..?" tanya Siwon tidak mengerti.

"Sungmin~.. ciuman pertamanya, ciuman pertamanya dengan ku kekek" kata Kyuhyun sambil menutup mukanya dengan bantal sofa.

O.O "jinjayo?" tanya Siwon dan Donghae.

"bukannya kalian sedang bertengkar?" tanya Siwon. Kyuhyun menganggukan kepalanya masih dengan menutupi mukannya dengan bantal sofa.

"kalian sudah baikan?" tanya Dongahe. Kyuhyun kembali menganggukan kepalanya.

"baguslah kalo begitu.. aku ikut senang dengarnya" kata Siwon.

Kyuhyun menurunkan bantal sofa yang dia gunakan untuk menutup wajahnya. "hehe aku senang sekali hari ini~ HAHAH" kata Kyuhyun.

"ne.. terlihat jelas di wajahmu itu Kyunie~" tambah Donghae.

Kyuhyun menidurkan tubuhnya di sofa. Dia menatap langit2 rumah Siwon. Kyuhyun masih saja tersenyum penuh arti. Ya ia akui ini bukanlah ciuman pertama baginya. Tapi mengapa Kyuhyun merasakan bahwa ini adalah ciuman pertamanya, entahlah! Ia tidak ingin membahas soal itu. Yang terpenting adalah dia sudah berbaikan dengan Sungmin lagi.

.

.

.

Keesokan Harinnya

Sungmin Pov

aku sedang menuju kantin sekarang bersama dengan Hyukkie. saat aku dan Hyukkie lewat, semua orang melihat ke arah kami. entah kenapa aku harus mendapat perhatian sebanyak ini! padahal aku cuma ingin pergi ke kantin beli makanan!

dan tentu saja. perhatian yang kudapatkan ini tak lain dan tak bukan adalah karena manusia berkepala kosong yang bernama KYUHYUN!

dia mengikutiku dari tadi pagi. bahkan dia bolos pelajaran agar bisa membuntutiku. dia mengikutiku kemanapun aku pergi, bahkan ke toilet sekalipun!

masih mending kalau cuma Kyuhyun yang mengikutiku, tapi pengikut2nya yang banyak itu juga ikut mengikutiku karena kaptennya selalu mengikutiku kemanapun aku pergi!mungkin kalian bingung kenapa Kyuhyun mengikutiku dari tadi, jadi sebaiknya kuceritakan dulu kejadian tadi pagi sebelum aku berangkat sekolah.

FLASHBACK

+DING DING~ CHA CHA CHA~ DING DING~ CHA CHA CHA~+

HPku berbunyi. tumben sekali pagi2 begini ada yang telepon?

lalu kulihat layarnya- 'unknown'

kenapa sih si blonde sinting itu selalu menyembunyikan nomornya?dengan megngingat si blonde sinting ini saja jantungku sudar berdebar kencang. aku benar2 menyerah dibuatnya! oh ya ampun... apa lagi mengingat kejadian kemarin..

dia menciumku! ciuman pertamaku! oh tidak!

yah, bukan berarti aku tak suka sih.. tapi tetap saja dia merebut ciuman pertamaku yang sebenarnya ingin kusimpan sampai hari pernikahanku!bukankah yang akan menjadi suamiku itu Kyuhyun? Jadi tidak masalah dong kekkeke~ AH LEE SUNGMIN KAU MEMANG SUDAH GILAAA.

+DING DING~ CHA CHA CHA~ DING DING~ CHA CHA CHA~+

oh ya ampun, aku sampai lupa mengangkat telepon.

"ehem.. ya? halo?" jawabku

"heloo mesum~~~~" kata Kyuhyun

"ap- apa katamu?!"

"santai saja deh... kenapa gugup begitu sih?"

"si- siapa yang gu- gugup?!"

"ini aku! suamimu."

"terserah. apa maumu?!"

"temani aku nanti ke Rumah Sakit."

"siapa yang sakit?"

"aku harus check keadaan tanganku ini. hari ini jadwal checknya sepulang sekolah. dan hari ini hari jumat dan besok libur! jadi jangan alasan kau tak bisa!"

"Siwon , Donghae , dan yang lainnya juga ikut kan?"

"tentu saja mereka ikut. kenapa kau bertanya?!"

"kau pergi saja dengan mereka. aku tidak bisa hari ini"

"apa?! hei! -" sebelum dia lebih jauh marah2, aku tutup teleponnya.

FLASBACK END

kembali ke realita,

si sinting ini terus mengikutiku kemanapun aku pergi lantaran aku tidak memberi tahunya kenapa aku tidak bisa pergi dengannya nanti ke RS.

tentu saja ada sebabnya, dan aku tak mau beritahu Kyuhyun. karena kalau aku beritahu, Kyuhyun pasti akan memaksa ikut!

"mau kemana kau nanti?" tanya Kyuhyun yang sekarang berjalan di sampingku.

entah kenapa posisinya bisa tertukar seperti ini, Hyukkie tidak lagi berada di sampingku, dia berada di samping Donghae-_-. akhir2 ini mereka makin akrab, aku jadi curiga..

"aku mau pergi berdua sama Hyukkie kok! jadi kau tenang saja, aku tak akan cari namja lain kok!"

"aku tidak peduli kalau kau cari namja lagi."

"oh begitu? baiklah...SIWON-AH!" ledekku berpura2 memanggil Siwon dan berjalan menuju ke Siwon yang berada di depanku.

Kyuhyun memegang tanganku erat sekali, "mau mati...?" katanya.

"lho? kan kau yang suruh cari namja lagi."

"berani menjawabku?"

aku diam saja. aku malas ngeladenin si sinting ini. "pokoknya aku tak bisa pergi denganmu hari ini!" kataku kepada Kyuhyun.

lalu aku cepat2 berlari dan menyambar Hyukkie. aku berlari membawa Hyukkie dan ngumpet di Wc putri.

SUNGMIN POV END

SEPULANG SEKOLAH

hari ini guru pengawas hukuman kami sedang amat baiiikkk... entah dia kesambet apa sampai baik begitu! dia membiarkanSungmin dan Eunhyuki libur 1 hari untuk tidak membersihkan WC! oh ya ampun! hadiah dari langit!

Sungmin dan Eunhyuk ingin pergi ke kafe parfait dekat stasiun. hari ini khusus untuk yeoja single diberi potongan harga 50%! yah.. semacam promosi musim panas begitu..

musim panas kan musimnya orang pacaran, jadinya bagi yeoja yang jomblo diberi potongan harga, mungkin dengan tujuan menghibur yeoja2 yang kesepian. makanya mereka membuat promosi begitu. parfait disitu enak sekali! jadi Sungmin dan Eunhyuk tak bisa menyia2kan saat2 untuk makan parfait sebanyak2nya! dan, kalau Sungmin beritahu ke Kyuhyun. dia pasti akan ikut dan Sungmin tak akan dapat diskon!

jadi sepulang sekolah, Sungmin dan Eunhyuk langsung keluar dan menuju langsung ke kafe parfait dekat stasiun itu sebelum Kyuhyun dan yang lainnya melihatku. dan usaha mereka berhasil! mereka berhasil sampai di kafe parfait ini tanpa kepergok oleh Kyuhyun cs! yeahh! Sungmin dan Eunhyuk mengambil tempat duduk di samping jendela.

oh ya ampuuuunn , sudah lama sekali Sungmin tak jalan2 berdua saja dengan Eunhyuk seperti ini! asiknyaaaa! ini hari para yeoja! Pikir Sungmin.

KLINING

suara bel pintu kafe menandakan ada pelanggan lain yang masuk.

"hahaha, bla bla bla bla!" ramai sekali ... -_-

sepertinya pelanggan barusan yang masuk adalah segerombolan laki2. Sungmin melihat kebelakang untuk melihat siapa gerangan pelanggan yang membuat kegaduhan seperti itu. dan, KYAAA?! itu Kyuhyun Cs! oh ya ampun!

Kyuhyun cs melewati meja Sungmin dan Eunhyuk , lalu mereka duduk di meja depan Sungmin dan Eunhyuk.

"bagaimana mereka menemukan kita?" bisik Eunhyuk.

"molla..." kata Sungmin patah semangat. Sungmin tahu ia takkan bisa makan parfait dengan harga murah lagi sekarang.

"permisi, mau pesan apa?" kata pelayan kafe itu sambil menyerahkan menu pada Sungmin dan Eunhyuk.

pelayan kafe itu namja berbadan tegap dan tinggi. wajahnya sih biasa saja, tapi lumayan lah... hehehe

"ehm... aku pilih yang nomor 2 ini." Kata Eunhyuk.

"aku yang ini!" tunjuk Sungmin.

"itu saja?" tanya pelayan itu lagi.

"iya itu saja." Kata Sungmin dan Eunhyuk serentak.

"oh ya, hari ini kami sedang ada promosi musim panas bagi para yeoja single akan diberi potongan harga sebesar 50%. apakah kalian single?" tanyanya pada Sungmin dan Eunhyuk..

"tentu saja aku single! makanya aku datang kemari berdua dengannya" kata Eunhyuk semangat sambil menunjuk Sungmin. Sedangkan di meja depan Donghae sumringah mendengar kata2 Eunhyuk yang mengatakan bahwa dia single.

"oke... kalau anda?" kata pelayan itu kepada Sungmin.

"oh? aku... aku... sing-"

"aku pacarnya." kata Kyuhyun yang tiba2 sudah berdiri di samping bangku Sungmin.

"pergi kalau tak mau mati.." geram Kyuhyun ke pelayan itu dengan tatapan mengerikan.

pelayan itu bergidik ngeri lalu meninggalkan meja Sungmin dan Eunhyuk. Kyuhyun langsung duduk di sebelah Sungmin. begitu Kyuhyun duduk di sebelah Sungmin, pengikut2 Kyuhyun juga ikut bergabung di meja Sungmin.

'hhhh... aku sudah tak bisa berkata apa2 lagi... -_-huhuhu! aku tak dapat diskon jadinya! siaaaaaaaaaaaaallllllllllllllllll!' batin Sungmin.

"hahaha! kau pikir kau bisa kabur dariku?! hahaha!" kata Kyuhyun kepada Sungmin.

"..."Sungmin diam saja.

"hei. kok tumben kau diam saja? biasanya kau pasti akan teriak2?"

"..."

"YAH!" teriak Kyuhyun.

'sebenarnya si kepala kentut ini mengharapkanku ngapain sih?! aku diam salah, aku teriak2 salah! maunya apa sih!?'

Sungmin benar2 jengkel. hanya hari ini saja dia minta Kyuhyun agar tak mengikutinya. hanya hari ini saja! Sungmin ingin sekali makan parfait di sini. disini parfaitnya enak namun tak terbeli karena harganya mahal... dan hanya hari inilah kesempatan Sungmin untuk makan parfait seenak ini sepuasnya. tapi semuanya gagal karena namjachingu bloon-Nya itu! upps..

"hiks..." isak Sungmin.

Sungmin menangis saking jengkelnya dia terhadap Kyuhyun. Sungmin jengkel sekali karena ini hari yang dia nanti-nantikan selama ini supaya bisa makan parfait sebanyak2nya dihancurkan berkeping2 oleh kepala kentut itu!

Kyuhyun beserta pengikutnya sangat kaget melihat Sungmin menangis. tak terkecuali Eunhyuk, Siwon ,dan Donghae, mereka juga kaget melihat Sungmin menangis.

"Ya- ya! kamu menangis?!" tanya Kyuhyun gugup.

"tentu saja kepala bau! kamu ga liat aku sedang menangis hah?! hah?! hah?! heuk heuk hiks..." isak Sungmin.

"kenapa kamu menangis?! siapa yang membuatmu menangis?! pelayan jelek tadi ya?! biar kuhajar!"

"tentu saja karena kamu bodoh! kau kira gara2 siapa aku tak bisa memakan parfait sebanyak2nya dengan setengah harga hah?! aku sudah menantikan hari ini sejak 1 minggu lalu tahu! dasar BLONSI!"

"ap- apa..? heh! jadi kau menangis cuma karena tumpukan es yang bernama parfait itu?! masa beli parfait saja perlu diskon!?"

"HEUK HEUK HUWEEEEEEEEEEEE! kurang ajar! aku ingin sekali makan ini tahu! aku benciiiiiii! benciiiii!" tangis Sungmin kencang.

"hei! hei! jangan menangis lagi! cukup! berhenti! akan kubayar semua parfaitmu! kau bisa makan sebanyak yang kau mau!" kata Kyuhyun.

Tangis Sungmin mulai berhenti,"jongmal...?"

"ne! jongmal!"

"geuraae... yakso ya... hiks..." kata Sungmin sambil mengacungkan jari kelingkingnya. dan Kyuhyun melilit jari kelingkingnya dengan jari kelingking Sungmin.

"pelayan! aku mau pesan lagi!" teriak Sungmin senang sambil mengacungkan tangannya ke atas.

.

.

.

"uwahhh! aku puas sekali! terima kasih ya Kyuhyun! kamu memang paling TOP!" Kata Sungmin kepada Kyuhyun.

"kau memakan 6 gelas parfait dan kau bilang kau puas? aku pasti sudah muntah2 kalau jadi kau!" teriak Kyuhyun.

Sungmin tarik rambut Kyuhyun," brisik ah! kan kamu yang bilang aku boleh makan sepuasnya!"

"beraninya kau-" sebelum Kyuhyun bisa protes, Sungmin cium pipi Kyuhyun.

CUP~

lalu Sungmin mencoba mempraktekkan senyum menyilaukan ala Henry kepada Kyuhyun.

"gomawo ya. hehehe"

Kyuhyun terdiam sesaat," ada apa dengan senyummu itu? menjijikan sekali." Mendengar itu Sungmin langsung mempautkan bibirnya.

okay... berarti Sungmin tak bisa meniru senyum ala Henry dengan sempurna, yah setidaknya Sungmin telah mencoba walaupun hasilnya menjijikan.

"hei, kenapa kau suruh yang lainnya pulang sedangkan aku mau pulang tidak kau perbolehkan?" Tanya Sungmin kepada Kyuhyun lantaran dia menyuruh semua temannya pulang sehabis dari kafe parfait tadi. -_-

"kau kan harus menemaniku check ke RS!"

"jadi sekarang kita mau ke RS?"

"tentu saja! mau kemana lagi kau pikir!"

"jangan teriak2 kenapa si...h? hei kemari cepat!" kata Sungmin sambil menarik Kyuhyun ngumpet di belakang tiang listrik.

"kenapa sih?!" tanya Kyuhyun.

"ssstt! diam! lihat itu!" bisik Sungmin sambil menunjuk ke arah 2 orang yang sedang berbicara.

"itu... Henry dan Seohyun...? apa yang mereka lakukan?"

.

.

manusia berharga diri tinggi seperti Kyuhyun biasanya bukan tipe yang senang menguping. tapi Kyuhyun menguping kali ini.

"kau kan yang mengirim 5 orang itu untuk menghabisi Sungmin?!" teriak Henry kepada Seohyun.

'KYAA?! mampus aku, Kyuhyun jadi tahu deh kalau aku berbohong saat aku bilang aku diincar 5 orang itu karena aku menabraknya' jerit Sungmin dalam hati.

tangan Kyuhyun mengejang mendengar perkataan Henry.

"kalau memang iya, apa urusannya denganmu? untuk apa kamu peduli?" jawab Seohyun dengan gaya yang arogan.

"dia yeojachingu Kyuhyun hyung dan kau tahu itu!" kata Henry.

"tentu.. tentu saja aku tahu."

"lalu? kenapa kau melakukan itu?! kau tak puas hanya menghancurkan hidupku saja hah?!"

"Kyuhyun milikku! dan yeoja jelek itu harus mengembalikkan padaku yang sebenarnya adalah milikku!"

"dia bukan milikmu rubah busuk. kau meninggalkan Kyuhyun hyung. ah, bukan meninggalkan, kau MEMBUANGNYA!"

"lebih baik jaga mulutmu bocah. kau pikir kau bisa bicara seenaknya mentang2 aku menyukaimu dulu? dulu kau menolakku, sekarang kau mau menggodaku?"

"menggodamu? hah! lebih baik aku menggoda anjingku daripada harus menggoda wanita bau sepertimu."

"ap-"

"karena perbuatanmu itu sekarang Kyuhyun hyung dan yang lainnya membenciku! karena kau mengaku2 telah berpacaran denganku! bisa2nya kau berbuat seperti itu disaat aku mabuk!"

"mengaku2?! hahaha, lucu sekali kau! kau yang menciumku duluan!"

"mungkin kau pikir aku tidak ingat, tetapi walau dalam keadaan mabuk aku ingat semuanya! kau yang menciumku dan mengatakan pada semuanya bahwa kita telah pacaran! menjijikan."

"begitu..? hahaha, walaupun kau ingat, tak ada satupun yang mempercayaimu. apa maumu sekarang? lebih baik kau jangan mengungkit2 masa lalu."

'DASAR RUBAH BUSUK! ADUH! ADUH KEPALAKU! RASANYA AKU INGIN SEKALI MENCAKARI WAJAHNYA ITU! OH YA AMPUN! TANGANKU GATAL SEKALI RASANYA!' Sungmin gregetan ingin sekali dia mencakar habis Seohyun saat ini juga.

"aku percaya kepadanya." kata Kyuhyun. Sungmin baru sadar ternyata Kyuhyun sudah keluar dari tempat persembunyian mereka dan berjalan ke arah Henry dan Seohyun.

"aku percaya kepada Henry." kata Kyuhyun lagi.

"Kyuhyun hyung..." gumam Henry.

"oppa~..." gumam Seohyun, ia ketakutan setengah mati. sekarang Kyuhyun sudah berdiri menghadap Seohyun. tangannya gemetar.

"kau mendengar semuanya...?" tanya Seohyun kepada Kyuhyun.

"memangnya ada yang perlu kudengar?" tanya Kyuhyun kepada Seohyun dengan gaya yang amat cool.

"i- itu semua bohong.. sungguh, dia menjebakku." kata Seohyun sambil menunjuk ke arah Henry.

"apa katamu-" Henry belum menyelesaikan kata2nya tapi Kyuhyun mengangkat tangannya untuk menyuruh Henry berhenti bicara. lalu Kyuhyun memutar badannya dan berbalik menghadap Henry.

BUAAAAAKHHH

Kyuhyun menonjok wajah Henry kencang sekali. Henry jatuh ke tanah.

"Henry! Kyuhyun kenapa kau-" Sungmin berteriak sambil berlari ke arah Henry,

"itu untuk ketidak jujuranmu kepada hyungmu sendiri." kata Kyuhyun kepada Henry.

'pada hyungmu sendiri'...?

Mata Henry bersinar2 karena senang berarti Kyuhyun sudah mengakui Henry sebagai adiknya lagi?! Bukan?!

Seohyun mundur beberapa langkah dan bersiap untuk lari. tapi dia terlambat, Kyuhyun keburu memegang pergelangan tangannya.

"kau pikir kau mau kemana...?"

"aku... uh, aku..."

PLAAAAKKK

Kyuhyun menampar pipi Seohyun 'lagi' cukup kencang. Seohyun tersungkur ke tanah sambil memegangi pipinya.

'kenapa Kyuhyun tidak menampar rubah sialan itu sekencang2nya sih iiisshh. Ah aku lupa gimana pun Seohyun kan mantan yeojachingunya yang pernah begitu di "CINTAI" Kyuhyun' pikir Sungmin.

jujur saja, melihat itu hati Sungmin cukup sakit. ternyata Kyuhyun masih menyimpan perasaan pada Seohyun walau cuma sedikit. 2 tahun berpacaran, tidak semudah itu buat di lupakan.

"oppa! bagaimana mungkin kau menamparku?! aku ini Seohyun! aku yeojachingu yang dicintaimu!" teriak Seohyun sambil menangis deras sekali.

lalu Kyuhyun berjongkok di sebelah Seohyun dan mencengkeram pipinya, Kyuhyun memutar wajah Seohyun menghadap kepada Sungmin.

"kau lihat dia? dia yeojachinguku. bukan kamu. lihat baik2. tidak ada lagi yang namanya 'yeojachingu yang pernah dicintaimu'. cuma dia seorang bagiku, kau mengerti? dan satu lagi, kalau kau berani menyentuhnya bahkan seujung rambutpun, kau akan mati di tanganku. kau tahu bukan aku selalu menepati perkataanku? bagaimana kalau kau coba...?" bisik Kyuhyun di kuping Seohyun.

Seohyun membelalak lebar dan air matanya tidak keluar saking ketakutannya dia. tapi sekujur tubuhnya gemetar mendengar ancaman Kyuhyun. Kyuhyun melepaskan wajah Seohyun dengan hentakkan kecil lalu ia berdiri dan berjalan ke arah Sungmin dan Henry. Kyuhyun bisa benar2 menakutkan dan dia juga bisa benar2 menenangkan. tipe yang begitu cocok sebagai pemimpin...

"cepat berdiri..." kata Kyuhyun kepada Sungmin.

"eh? oh i- iya..." sadar Sungmin dari keadaan shock-nya.

"kamu juga berdiri. kita harus bicara." kata Kyuhyun kepada Henry.

"baiklah..." kata Henry sambil ia berdiri.

lalu mereka ber-3 pergi meninggalkan Seohyun. Sungmin kasihan sekali kepada Seohyun, dia masih terduduk di jalanan saking schock-nya. matanya masih mebelalak dan dia hanya memandangi tanah saking takutnya, dia gemetaran serta keringatan.. huh, sungguh Sungmin turut berduka cita.

.

.

Sungmin, Kyuhyun dan Henry pergi mengarah ke MCD. sebenarnya Kyuhyun menyuruh Sungmin pulang saja karena dia mau bicara berdua saja dengan Henry, tapi Sungmin berkeras ikut. dan lagipula Sungmin lapar sekali, jadinya dia juga memaksa mereka ke MCD saja. dan menempati tepat paling pojok agar tidak berisik.

sebenarnya tidak perlu di pojok juga tidak apa2 sih, karena tempat ini sepi lantaran sudah lewat jam makan malam. Sungmin duduk sedangkan Kyuhyun dan Henry pergi memesan makanan. ukh, mereka memang cocok sebagai kakak beradik.

dasar rubah busuk, bagaimana bisa dia menghancurkan hubungan keluarga mereka! ukh! lalu Kyuhyun kembali diikuti Henry di belakangnya. Sungmin melihat nampan yang dibawa Kyuhyun, isinya hanya 1 porsi Hamburger, 1 porsi kentang goreng, dan 1 soda.

"Mana punyaku?!" Tanya Sungmin polos kepada Kyuhyun.

"kalau kau mau makan, pesan sendiri." Jawab Kyuhyun. Sungmin mengerucutkan bibirnya.

'dasar blonde sinting! tega sekali dia tidak memesankan makananku juga' batin Sungmin.

Sungmin berdiri bersiap untuk berjalan ke konter makanan, tapi Henry mencegahnya.

"sudah kubelikan. duduk saja." Kata Henry.

di nampan yang dibawa Henry ada 2 hamburger, 2 ayam goreng, 1 kentang goreng, dan 2 soda. Sungmin tersenyum manis ke Henry, oh ternyata ada yang mengerti aku keke pikir Sungmin.

"jadi kau beli banyak sekali ternyata untuk yeoja jelek ini?!" tanya Kyuhyun sambil menunjuk Sungmin.

"apa katamu?! Yeoja jelek?!" Sungmin sudah bersiap maju untuk memukul Kyuhyun, tapi dia menahan kepalanya dan terus berbicara.

"kupikir kau beli sebanyak itu lantaran nafsu makanmu tinggi karena sedang puber! untuk apa kau belikan dia?!"

"karena kulihat kau tidak membelikan dia, jadi kubelikan saja. habis dia kelaparan, kau tak lihat wajahnya?" kata Henry kepada Kyuhyun.

Kyuhyun menengok ke arah Sungmin untuk melihat ekspresi Sungmin, lalu Sungmin langsung merubah ekspresinya seperti anak anjing yang memelas.

"ukh... pegopayo..." kata Sungmin sambil mengedip2kan matanya.

"hentikan itu. menjijikan, aku bisa muntah di wajahmu." kata Kyuhyun. Sungmin hanya bias mendelik tidak suka.

Yaya! Sungmin tidak peduli yang penting dia sangat lapar sekali, padahal baru saja dia sudah memakan 6 gelas parfait. Sungmin mau duduk di sebelah Henry tapi Kyuhyun memegang tangannya,

" kau kira kau mau duduk dimana?"

"akan lebih mudah makannya kalau aku duduk di sebelah Henry. karena nampannya ada di dia."

"duduk disini." Kyuhyun menarik tangan Sungmin sampai dia terduduk di sampingnya.

jadi Sungmin duduk berdua dengan Kyuhyun dan menghadap Henry yang duduk sendiri. Henry menyerahkan Hamburger dan sodanya kepada Sungmin. Sungmin mengambilnya dan membuka bungkus hamburgernya.

"selamaaat makaaaa-" Sungmin bersiap2 melahap Hamburger yang sudah berjarak 1 senti dari mulutnya. tapi dia tak berhasil melahapnya karena Kyuhyun meletakkan tangannya diantara mulut Sungmin dan Hamburger itu.

"jangan makan pemberiannya. ini makan punyaku saja!" kata Kyuhyun.

'dasar blonde sinting aneh'

Sungmin menggigit tangan Kyuhyun yang berada di depan mulutnya kuat2.

"AWWW! apa2an kau!"protes Kyuhyun.

"cepat berikan burgermu aku lapar!kenapa sih kau tak membiarkanku makan burger dari Henry?! ohoho... kau cemburu ya...?" ledek Sungmin.

"uph! ha! hahaha! ap- apa?! heh! cemburu?! aku tidak cemburu!" jawab Kyuhyun gugup, kupingnya memerah. kupingnya selalu memerah bilamana dia merasa malu. kekeke.

"oh ya?! oh ya?!"

"tutup mulutmu!"

"hahahaahahaha!" tiba2 Henry tertawa. ups, untuk sesaat mereka lupa Henry berada disini.

"kenapa kamu ketawa?" Tanya Sungmin.

"ka- kalian mesra sekali...hahaha"

"mesra gigimu! kau tak lihat kami sedang berantem?!" tanya Kyuhyun.

"ahaha, sungguh.. kalian mesra sekali.. aku sampai cemburu melihatnya.. hahaha" jawab Henry. entah mengapa walaupun Henry tertawa tetapi dari perkataannya terdengar sedih.

'tapi bagaimana ini..? aku menyukaimu..'

Ah Sungmin ingat Henry pernah bilang dia menyukainya. bagaimana dia bisa lupa!? Karena merasa tidak enak, Sungmin hanya menunduk saja sambil memakan burgernya dalam diam.

"kembali ke topik, kenapa kau tak memberitahuku kalau rubah betina itu menjebakmu?" tanya Kyuhyun.

Henry terdiam, "beberapa kali aku ingin menjelaskannya, tapi teman2mu itu tak membiarkanku bicara denganmu. dan lagi, sepertinya kau marah sekali..."

"... yah sudahlah, lain kali kalau ada apa2 kau sebaiknya langsung memberitahu aku. jangan sampai kejadiannya jadi berlarut seperti ini dan menjadi kesalah pahaman diantara kita." Henry hanya tersenyum senang dan menggangukan kepalanya bertanda setuju dengan Kyuhyun.

"oh iya ada satu lagi... aku akan pulang ke China besok.." kata Henry.

PROOT

PLOKK

"MWO?!" teriak Sungmin sampai memuncratkan burger yang masih berada di dalam mulutnya.

"aigoooo~ jorok sekali! bagaimana bisa kau terlahir sebagai yeoja?!" kata Kyuhyun lantaran Sungmin memuncratkan burgernya ke tangan Kyuhyun.

"Kau mau pulang ke China besok?!" Tanya Sungmin lagi mengacuhkan komentar Kyuhyun.

"iya besok... hei sebaiknya kau bersihkan dulu mulutmu itu." kata Henry.

Sungmin mengusap sisa burger yg menempel di mulutnya, " kenapa begitu cepat?!"

"yah... karena memang urusanku sudah selesai disini. lagipula aku sudah berbaikan dengan Kyuhyun hyung, tak ada lagi yang benar2 kuinginkan selain ini di kedatanganku ke Korea. aku senang sekali."

"..." Sungmin dan Kyuhyun terdiam saja.

"hahaha! kalian sedih ya aku pulang secepat ini?! tenang saja, aku akan main kesini lagi kok!" kata Henry.

"oh iya, bukankah kau bilang mungkin akan pindah sekolah disini? bagaimana? tidak jadi?" Sungmin ingat kalo Henry pernah bilang begitu.

"oh itu, ya tidak jadi. lagipula itu kan hanya rencana. aku tidak bisa meninggalkan teman2ku begitu saja di China." jawabnya.

"oh..." gumam Sungmin kecewa.

"kau besok berangkat jam berapa?" tanya Kyuhyun.

"jam 2 siang." jawab Henry.

"aku akan pergi mengantar."

"aku ikut!" kata Sungmin sambil mengangkat tangannya keatas.

"iya2 ya ampun... sudah, makan makananmu dan jangan berisik!" kata Kyuhyun sambil mengacak2 rambut Sungmin.

.

.

.

saat ini Sungmin, Kyuhyun, Siwon, Donghae, dan Eunhyuk sedang berada di bandara untuk mengantar Henry. Sungmin sedih sekali karena Henry harus pulang secepat ini. Kehilangan adik ipar eoh? #plak abaikan.

"hei, baik2lah disana..." kata Kyuhyun sambil menepuk bahu Henry.

"ya, hati2 di jalan.. dan maafkan kami atas selama ini." kata Siwon.

"hati2 lah dijalan Henry-ah!" teriak Songhae.

"aku tak kenal kamu, tapi hati2 ya di jalan." itu komentar manusia planet tak lain tak bukan adalah Eunhyuk.

mereka saling berjabat tangan perpisahan. dan satu2nya yang belum mengucapkan perpisahannya hanyalah maju dan melangkah ke depan Henry sehingga posisi mereka sekarang berhadapan.

"hei..." kata Sungmin.

"hei..." jawab Henry.

"gomawo atas segalanya..."

"tidak perlu sungkan..."

"tentang itu..." Sungmin mau bicara tentang pengakuan Henry padanya yang belum Sungmin jawab. tapi ada Kyuhyun disina sehingga tak mungkin dia ngomong disini.

"... tak perlu kau jawab... tentu saja aku sudah tahu jawabannya.. baik2lah dengan Kyuhyun hyung.." jawab Henry.

Sungmin melirik Kyuhyun, sepertinya dia tak mendengar apa yang dikatakan Henry karena sedang sibuk ngobrol di pintu masuk bandara. untunglah, jadi dia pasti tak akan nanya macam2...

tiba2 ada wanita berumur kira2 39 tahunan berdiri di samping Henry.

"Kyuhyun-ah... tidakkah kau mau mengunjungi kami kapan2 ke China? sebenarnya Appamu merindukanmu, dia selalu menelponku menanyakan keadaanmu saat aku berada di sini. kalau kau segan pergi sendiri,ajak saja teman2mu..." kata Umma Henry kepada Kyuhyun.

"a- akan kupikirkan lagi.." jawab Kyuhyun. kupingnya memerah, sepertinya dia senang dengan mendengar bahwa Appanya merindukannya. apakah anggapan Kyuhyun selama ini akan Appanya yang tak memperhatikannya itu salah?

Umma Henry tersenyum senang atas jawaban Kyuhyun. dia berbisik kepada Henry ," jangan lama2 ya, Umma duluan." dan akhirnya Umma Henry pergi duluan kedalam tempat pemeriksaan karcis.

"nah... aku harus pergi sekarang..." kata Henry

"ya. hati-hatilah di jalan" kata EunHae KyuMinWon bergantian.

"sebelum aku pergi..." Henry menarik tangan Sungmin untuk membuatnya lebih dekat dengannya.

CUP~

0_0

Semua mata terbelak tidak percaya plus kaget bukan main akan tindakan Henry barusan, Sungmin juga kaget sekali.

"YAAAHHH APA-APAAN KAU!?" teriak Kyuhyun sebal karena dengan beraninya Henry mencium pipi Sungmin dihadap semua orang.

"hahaha! itu balasan karena kau salah paham kepadaku! sekarang kita impas!" kata Henry kepada Kyuhyun sambil ia berlari ke tempat pemeriksaan karcis.

"cih.. bocah busuk, kuampuni kali, awas saja jika ulangi lagi, mati kau." gumam Kyuhyun.

Sungmin masih terbengong karena Henry menciumnya. sebenarnya Henry bukan hanya menciumnya saja, tapi dia juga berbisik di telinga Sungmin,

"terima kasih juga atas semuanya... jangan lupa, aku... menyukaimu..." ssst! kita rahasiakan hal ini dari uri Kyuppa ya! hihihi...

"KAU HARUS MEMBERSIHKAN PIPIMU DARI RACUN ANAK ITU!" teriak Kyuhyun.

TBC

Hallooo~~ yang nunggu Kyumin moment..
gimana? Kekek semoga chingu suka ya sama Kyumin moment ini kekek~~ amien..

Makasih banyak yang udah ngereview ff ini dari chapter 1 sampe sekarang.. keke ga nyangka udah chapter 10 aja nih… MAKASIHH BANGET aku baru tahu gimana perasaan seorang Author yang dapet review dari reader yang udah baca ff nya… semangatnya gileee… bikin senyam senyum keke~

Oke See Next Chapter …