~.~

Fangirlie's Fanfiction :

30 Sweetpie Story (With Animal Ears)

([PENTAGON] Yuto x Hui)

Don't Like, Don't Read

~.~

Yuto memiliki pikiran kalau Hui itu menggemaskan karena proporsi tubuhnya lebih pendek, tapi Yuto menyadari hiasan telinga kucing di kepala Hui membuat sang Ketua menjadi lebih menggemaskan dari biasanya.

Telinga kucing yang menghadap ke arah bawah seperti telinga kucing yang bersedih, mendukung kesedihan Hui karena tidak mendapat hadiah dari semua permainan yang dia pilih di pasar malam kunjungan mereka.

Hui menyerahkan bola pada Yuto yang berdiam dan memperhatikan di belakangnya, tangan Hui menepuk bahu Yuto seolah menempatkan kepercayaan padanya . . .

"Aku?" Pemuda Tinggi dengan hiasan telinga kucing mengarah lurus ke depan itu memberi tanya

"Tentu, kau akan melakukannya dengan baik" Mata melengkung Hui memberi isyarat kalau dia tersenyum di balik masker, meski Yuto tidak melihatnya dengan jelas

"Kau menginginkan hadiah, Hui-Hyung?" Tanya Yuto karena sebelumnya Hui hanya berlalu dan mencari permainan lain saat dia gagal di satu permainan

"Iya, aku akan sedih kalau kita mengunjungi pasar malam tanpa membawa apapun saat pulang" Hui menjawab dengan senyuman geli, hanya bercanda.

Yuto memasang ekspresi serius di depannya, tidak lagi memperhatikan ekspresi Hui setelah telinganya mendengar 'iya' sebagai kata pertama yang dilontarkan oleh Hui.

"Whoa~ yihi~" Sorot mata Hui begitu antusias untuk menerima boneka kecil yang berhasil didapat Yuto, hasil mengenai satu target nilai menengah karena Hui tidak menghasilkan apapun dari lemparannya

"Aku hanya mendapatkan ini" Kata Yuto dengan nada enggan, tahu kalau ini bukan hadiah terbaik yang diidamkan oleh siapapun pemilih permainan ini

"Paling tidak kita memiliki sesuatu untuk diperlihatkan pada yang lain" Tidak ada yang istimewa dari perkataan Hui, tapi Yuto tersenyum karena sikap antusiasnya

"Ini hanya boneka seukuran kepalan tanganmu" Yuto masih merasa tidak ada yang istimewa juga bisa dibanggakan dari hadiah yang didapatnya

"Eung, memang. Ini boneka kecil yang kita dapatkan dari permainan melempar, sebenarnya kau yang mendapatkannya" Hui mengangguk membenarkan dengan yakin sebelum dia meralat, menutup kalimat dengan ekspresi canggung

"Boneka kecil yang kita dapatkan, aku lebih menyukai ungkapan itu" Yuto membuka suara

"Kita mendapatkan gantungan kunci" Pandangan Hui tidak melepaskan gantungan kunci di tangannya

"Hyung menyukainya?" Walau Hui tidak mengeluhkannya, Yuto tidak mengerti apa yang menarik dari mendapatkan boneka sekecil itu dalam permainan melempar

"Eung, eung, eung, aku suka" Hui dengan suara random yang mengganggu pada mulanya, tapi Yuto sudah terbiasa saat ini

"Lucu" Keinginan membisik pada diri sendiri tidak didukung oleh suara beratnya, membuat Hui mendengar perkataannya

"Boneka kecilnya lucu kan?" Tangan Hui terangkat, membuat Yuto mengalihkan fokusnya dari sosok lucu Hui yang dia maksud.

Hui tidak menerima ucapan manis dengan mudah atau Yuto tidak melontarkan ucapan romantis dengan jelas, membuat keduanya mengalami salah paham di beberapa situasi semacam ini.

"Eo" Singkat, Yuto membenarkan ucapan yang lebih dewasa

"Atau, kau ingin mengatakan ada hal lain yang lucu?" Kepala Hui perlu mendongak untuk menemukan tatapan hangat Yuto padanya

"Hui-Hyung" Jawab Yuto dengan amat singkat, Hui mengerjap seperti dia tengah berusaha memahami perkataan rumit

"Oh, kau mengatakan aku lucu" Kepala Hui mengarah ke depan, meluruskan pandangan dengan gerakan canggung

"Telinga kucing di kepala Hui-Hyung lucu" Tidak ingin menimbulkan rasa tidak nyaman pada Hui, Yuto melontarkan alasan yang tidak sepenuhnya bohong

"Kau juga lucu dengan hiasan telinga kucing di kepalamu" Wajah Hui menghadap ke arah Yuto, membuat Yuto meluruskan pandangan agar mereka (terutama Hui) tidak menabrak sesuatu atau terjatuh karena tidak memperhatikan jalan

"Terima kasih" Yuto memiliki keinginan seandainya dia semudah Hui untuk melontar pujian secara langsung, tapi situasi mereka saat ini juga tidak buruk

"Seharusnya, kita mengatakan hal itu pada Wooseok" Respon Yuta hanya berupa anggukan menyetujui ucapan Hui, sudut matanya tidak berhenti melempar lirikan pada Hui dan hiasan telinga kucingnya yang mengarah ke bawah.

Tentu, Yuto akan mengatakan 'terima kasih' pada teman garis kelahirannya itu. Kalau Wooseok tidak mengusulkan untuk mengunjungi pasar malam, Yuto tidak tahu kalau Hui begitu menggemaskan dengan telinga kucing mengarah ke bawah juga boneka kecil seukuran kepalan tangan.

Yuto memposisikan tangannya pada bagian belakang kepala Hui, Hui tidak menghindari interaksi dari yang lebih muda hingga Yuto pikir hiasan kepala Hui mengingatkannya dengan reaksi kucing kecil yang menggulung telinga karena nyaman dan senang menerima usapan halus.

. END .

Aku kenal PENTAGON dari debut mereka sebenarnya, tapi aku baru tertarik sama mereka setelah ngeliat live performance nya Pretty Pretty. Lebih suka lagi pas jaman Like This sama RUNAWAY, dan ketagihan sama mereka di jaman Shine ini. Kalo masalah pair, awalan aku taunya HuiDawn sama YanOne doang, tapi kesininya aku malah suka Hui jadi Uke. Pair yang kusuka selain Yuto x Hui, ada Hongseok x YeoOne sama Wooseok x Kino. Kali ini, pair yang kusuka normal aja kan?

Percaya gak, aku mau berhenti nulis 30SS ini tapi dilanjut karena aku gregetan ngga nemuin fanfic Yuto x Hui?

Fangirlie Daisy, 20180524