Author : akhirnyaaaa author bisa update! uwaaaah senengnyaaa!

tambahan guru :

Geografi : Latvia + Lithuania

Ivan : Author,kenapa harus ada dua Belarus

Author : takdir kali

Ivan : kolkolkolkol (aura ungu mulai muncul,pipa mulai terangkat)

Author : ahahahaha... cuma canda kok,Ivan

Belarus : брат,ayo menikahmenikahmenikah...

Ivan : tidak da! pergi dariku,daaaa!

Author : saya lagi yang baja diclaimer sama warningnya deh...

Disclaimer : Hetalia punya Hidekaz Hiimaruya,OC milik Author dan yang review

Warning : OOC,OOT,gaje,terlalu menggurui,aneh,abal,stress,typo(s) yang bertebaran dll.


Sekali lagi kamu bertemu dengan hari Senin. yah,hari yang super duper menyebalkan dengan upacara selama 1 sampai 2 jam atau jika pembina yang sangat suka memberi amanat menyebabkan upacara sangat lama. Tapi berbeda dengan semua murid yang akan mendesah atau mengeluh dengan hari ini,semua murid di sekolahmu justru bersyukur. Tunggu,bagaimana bisa hari Senin disyukuri? itu karena guru yang mengajar rata - rata memiliki wajah yang lumayan,bagi para murid perempuan mereka akan berkata sekolahku benar - benar diberi keberkahan tiada tara dengan kedatangan stok guru bermuka bak pangeran.

Seperti biasa sebelum berangkat sekolah kamu selalu sarapan,namun kali ini kamu sangat semangat hingga disebut semangat 45. Tentu saja ini menyebabkan anggota keluargamu hanya bisa bengong melihat gaya sarapanmu yang bersemangat. Terutama adikmu yang biasanya sangat sinis atau usil kepadamu. Ia memulai keributan pagi hari.

"kak,kenapa senyum - senyum begitu? udah gila ya?"tanya adikmu tanpa dosa

"(nama adikmu) bukaaan! kamu kali yang gila"jawab kamu

"kalau nggak gila kenapa senyum - senyum sendiri? dasar aneh"

"dasar stress"

"gaje"

"cengeng"

"STOOOP"bentak ayah/papa/papi/bapakmu

"Ini belum berakhir!"kata kalian berdua

Kalian berdua hanya bisa diam dan menatap tajam satu sama lain,ini membuat orangtuamu hanya bisa menghela nafas dan geleng - geleng kepala.

"Aku berangkat dulu"katamu dengan nada kesal dan menuju pintu.

Dibukanya pintu rumahmu dengan gaya kasar dan ditutup dengan gaya yang tidak elitnya(baca : dibanting). Ini membuat keluargamu hanya menatap pintu dengan tatapan kosong.

"Sepertinya kakak lagi sensi sekarang"kometar adikmu.

~WAW~

Setelah sampai disekolah,kamu hanya bisa cemberut. Ini membuat teman - temanmu bingung.

"Hei (namamu) kenapa cemberut pagi - pagi sih? nggak enak tau diliatnya,udah mukamu bikin enek"kata Adi

Kamu hanya men-death glare Adi yang membuat dia diam seribu kata. Dani hanya menatap mereka dengan datar,Fitri hanya bisa ber-facepalm.

"makanya jangan asal ngomong"kata Athika.

"ukhh.. hari Senin pelajaran kacau! kecuali bahasa Indonesia... bu Ayuuu gue kangeen"kata Diki yang mulai OOC

"woi Dik,kalau yang ngajar gurunya kayak begitu semua,loe bisa - bisa tobat nasuha ya?"tanya Deral berkelakar

Diki nggak peduli,dia masih berbunga - bunga. Mungkin kalau di manga atau anime,bunganya sudah muncul di sekitar Diki. Gita melihatnya langsung berubah mukanya,jadi ekspresi muka licik.

"wew... si Bad boy sekolah mulai tumbang nih! HAHAHA"ledek Gita

Diki mendengarnya sangat tersinggung,dengan muka merah ia hendak mendatangi Gita dan terlihat tangannya sudah mengepal. Deral yang melihatnya langsung menahannya,kemudian Gita meledeknya dengan menjulurkan lidahnya.

"Dik,kalau lo mau ngalahin si tomboy itu harus bisa ilmu beladiri setingkat sabuk itam,Dik!"kata Deral

Diki langsung menurunkan kepalannya,ia kembali duduk. Gita melihatnya dengan tatapan meledek. Michele yang disampingnya hanya bisa menyuruh Gita untuk tidak meledek sambil memainkan laptopnya. Setelah omongan aneh ditambah keributan yang diawali olehmu,pada akhirnya berakhir karena bel sekolah memanggil murid untuk berkumpul di lapangan.

Hal lain dari biasanya,semua murid langsung berkumpul dilapangan,tidak terkecuali para guru khususnya kaum hawa yan sudah berdiri dengan manis. Para personifikasi yang ditatap hanya bisa menelan ludah melihat guru dan murid yang menatap mereka dengan mata genit layaknya France yang ingin meraep mereka.

"aku merasa tidak nyaman"kata Germany

"yah..benar"kometar Austria

"ohohohoho... mereka semua ingin satu kamar denganku"kata France

"Bloody frog! tak bisakah kau jadi neg-orang normal!"bentak England yang hampir keceplosan mengatakan negara

"ohonhonhonhon... bilang saja kau juga mau tidur denganku nanti malam,Arthur"

"What? Dam*it! Wanker! aku tidak mau!"

Setelah mendengar salah satu kata kasar dari England,semua orang menatap personifikasi bersifat tsundere itu dengan tatapan syok. Germany menggelengkan kepalanya,Indonesia menghela nafas. Namun upacara berjalan dengan tenang walaupun England mengatakan sebuah kata kasar yang seharusnya tidak dikatakan.

Setelah selesai,semuanya bubar. Khusus untuk England,Indonesia langsung mengajaknya mengobrol berduaan di ruang UKS yang menyebabkan mantan motherland-nya cemburu. England mukanya hanya bisa memerah.

"Tuan England,sudah kukatakan jangan keluarkan kata - kata bajak lautmu di dalam sekolah! ayolah mengerti sekali"kata Indonesia lembut

"Maaf,tadi aku tidak bisa mengotrolnya karena si bloody frog itu!"kata England

"Baiklah,aku akan menegurnya juga... nanti kamu mengajar hari Kamis,dalam pelajaran Bahasa Inggris,tapi ingat jangan mengajarkan bahasa Britania kasar!"

England mengangguk dan mereka meninggalkan ruangan UKS.

Pelajaran pertama : Ekonomi

Akhirnya kelasmu bertemu guru yang paling menyeramkan diantara semua guru. Apalagi Diki yang sudah terkena DOR dari riffle milik pak Vash(bagi siswa). Kelas tersebut menjadi sangat hening,bahkan yang terdengar hanya langkah kaki pak Vash yang membawa sebuah amplop coklat. Tunggu,amplop coklat?

Vash tidak berkomentar,ia mengeluarkan beberapa kertas yang berisi biodata dan jawaban isian ganda. Itu berarti kali ini ulangan mendadak dan artinya itu adalah bencana bagi murid yang belum belajar atau malas belajar pelajaran ekonomi.

"U..ulangan menda..dak?"kata kamu pelan

"Ya,dan minimal harus mendapat nilai 80,jika kurang maka akan diremedial"kata Switzerland

Semua murid menelan ludah kecuali Gita,Dani dan beberapa murid yang tenang - tenang saja. Vash hanya menatap tajam beberapa murid terutama Diki dan Deral. Diki yang sadar ditatap tajam mulai berkeringat dingin.

"kalau tidak salah namamu Diki,Nurul Diki Adiansyah... bukan? kau punya catatan buruk sekali selama sekolah..." kata Switzerland

Diki hanya terdiam,ia hanya memandang wajah Switzerland dengan tatapan kesal. Switzerkand tidak peduli,ia kemudian mulai membagikan lembar jawaban. Beberapa siswa yang mendapatkan lembar jawaban hanya menatapnya dengan tatapan horor. Setelah Switzerland membagikan,ia menarik nafas.

"Tidak ada yang mencontek,tidak boleh berdiskusi,tidak boleh berbisik dan tidak boleh menoleh,kalau melakukannya... kau akan tahu resikonya. Waktunya hanya 30 menit dari sekarang"kata Switzerland sambil menunjukkan pistol HK miliknya.

Semua murid langsung menelan ludah melihat Switzerland mengancam dengan pistol. Apalagi saat mengingat kejadian minggu kemarin saat meja Diki terkena peluru dari riffle-nya dan meninggalkan bekas berupa 3 buah bulatan. Setelah melihat pistolnya,mereka langsung mengerjakan ulangan itu karena diberi batasan waktu.

Setelah 10 menit,terlihat muka beberapa siswa kusut karena soal ekonomi,mungkin akan manjadi membingungkan mengapa mereka pusing. Baiklah,ayo kita intip soal ekonomi ini.

1. Negara manakah yang termasuk negara kreditor Indonesia?

a. Kuba

b. Swiss

c. Filiphina

d. Timor Timur

"aduuhh... yang mana ini?"gumam Tania

2. Yang manakah organisasi internasional yang dibubarkan Indonesia?

a. ILO

b. WTO

c. AFTA

d. IGGI/CGI

"wahh... bagaimana ini... saya nggak tau!"Bunga terlihat frustasi

Baiklah,kita sudahi intip mengintip soal,karena bisa - bisa kita ikut pusing kepala karenanya. Memang Diki dan Deral itu anak nekat,mereka mulai menoleh dengan menutupi wajah mereka dengan soal dan mulai berdiskusi. Switzerland yang memang terlatih dan mungkin memang berlaku bagi semua personifikasi negara,tahu dan tidak bisa dibohongi oleh trik mereka berdua. Dia mengangkat wajahnya dari kertas (sebenarnya itu paperwork) yang dikerjakannya serta pistolnya sudah siap dan...

.

.

.

.

DOR! DOR! DOR!

Semua murid menoleh ke sumber suara tersebut,sekarang yang jadi korban pistol miliknya itu adalah dinding. Terlihat Diki dan Deral yang sudah pucat pasi dan berkeringat dingin,Gita menahan untuk tidak tertawa saat itu. Switzerland sudah terlihat sangat menyeramkan.

"Suda kubilang! jangan berdiskusi! mau kutambahkan catatan burukmu dan dikeluarkan dari sini,NURUL DIKI ADIANSYAH DAN DERAL WICAKSONO!"bentak Switzerland dan menambah volumenya hingga maksimal saat menyebutkan dua nama itu.

Di ruang guru,Indonesia terkejut mendengar 3 tembakan.

"ja..jangan - jangan ada teroris?"kata Indonesia

"tenang saja,Indonesia... paling - paling itu Swiss lagi marah,da"kata Russia

"ah..i,iya"

Sekarang kelasmu sangat tenang,bahkan tidak ada suara badan yang digerakkan atau suara pulpen yang diketukkan ke meja. Benar - benar hening setelah kejadian tadi,Diki dan Deral juga sekarang mengerjakan dengan perasaan tertekan.

"5 menit lagi!"kata Switzerland

Setelah mendengar kata - kata guru ini,semua murid mulai berkeringat dingin. Kecuali beberapa anak yang memang jago dalam ekonomi,terlihat tenang - tenang saja.

"tiga menit lagi"kata Switzerland lagi.

Sekarang beberapa murid mulai panik di dalam pikiran masing - masing.

"Waktu habis! kuhitung sampai 10,harus dikumpulkan... kalau tidak.. KU-DOR"ancam Switzerland.

Sekarang beberapa siswa mulai mengisinya dengan asal - asalan,ada yang mulai nekat saling bertanya. Switzerland yang melihat apa yang dilakukan siswa mulai menatap mereka dengan tajam.

"sudah kubilang jangan diskusi! Kalian mau kutembak satu - satu?"ancam Switzerland

Pada akhirnya mereka pasrah untuk mengisinya dengan sala dan mengumpulkan dengan malas.

"semoga pelajaran selanjutnya nggak ada ulangan mendadak deh!"kata Tania

"Pusiiiing~"kata Adi

Gita malah sibuk ngakak parah dan sedang diceramahi untuk berhenti oleh Michele. Sekarang beberapa siswa sedang menutup kepala mereka dengan buku,bahkan ada yang tertidur. Adi sekarang sedang dikipas - kipas oleh adiknya sendiri.

Pelajaran kedua : Matematika

Pelajaran kali ini ternyata kosong,ini dikarenakan gurunya izin ada masalah pribadi(sebenarnya masalah di rumahnya si Greece,ada demo besar). Jadi,kali ini kelas gaduh,ditambah ada permainan nge-gombal. Yang hebatnya adalah Dani juga ikut.

"weh... liat si Dani! dia pengen ikut"komentar seorang siswa

Dani langsung men-death glare murid yang berkata tadi. Murid tadi hanya bisa menelan ludah.

"tentu aja,aku ikut!"kata Adi

"sok keren lo!"kata Gita

Adi tidak peduli,ia hanya bersiap - siap dengan permen pelega tenggorokan yang sedang dimakannya.

"mau nge-gombalin si Bunga ya?"bisik Gita

Adi yang sudah bertampang cool rusak oleh bisikan adiknya dan teman dekatnya itu.

"TANIAAAAA GITAAA!"Adi teriak kencang

"hahahaha! kabuur!"Gita sekarang bergaya seperti America yang membangunkan England saat tidur di meeting.

Selagi Adi kabur,Diki sudah dalam keadaan bersiap - siap dengan tampang keren dan sebuah bunga hias dari meja guru ditangannya. Entah kebetulan atau tidak,gadis yang digombalinya adalah Mitha. Mitha yang ternyata diam - diam menyukai Diki hanya bersyukur dalam hati.

"hmm... Mitha ya? okelah..."kata Diki

Diki maju dan ia mulai berlutut.

"Mit,kamu tahu nggak perbedaan bunga ini denganmu?"tanya Diki dengan gaya sok romantis

"Cih! sok romantis!"gumam Gita

"ng..nggak tau"jawab Mitha malu - malu

"Kalau semua bunga akan layu seiring waktu,tapi cintaku tak akan layu hingga malaikat kematian menjemputku" kata Diki.

Mitha memerah mukanya,Diki nyengir dengan percaya dirinya. Ketika sedang asiknya mereka menggombal,France datang dengan bunga mawar. Ia terlihat sangat senang.

"Mademoiselle dan Monsieur... akan kutunjukkan seperti apa romantis dari Prancis... ohonhonhonhon~"kata France

"Monsieur Francis?"kata semua murid yang ada disana.

salah satu murid perempuan didekati France,ia berlutut dan memegang tangan wanita itu seperti memegang seorang puteri.

"mon cher.. kau tahu? demi menara Eiffel yang menjulang tinggi membelah langit,demi kota Paris yang paling romantis... bunga mawar yang bisu ini adalah salah satu saksi bisu betapa aku terpesonanya diriku dengan wajahmu yang manis..."kata France yang dilanjutkan mencium tangan seorang gadis yang dipegangnya.

"oooooh~"semuanya ber-koor ria.

"Herr Bonnefoy... sampai kapan anda akan dikelas saat bukan bagian pelajaranmu?"sebuah suara mengagetkan France dengan aksen Jerman kental tapi cempreng,bukan suara yang berat namun sexy.

"ah.. monsieur Gilbert! kok bukan de frère(1)?"tanya Francis

"katanya West mau ngajar di pelajaran sejarah nanti"

"oh..baiklah,aku pergi dulu"

France meninggalkan kelas,ia kemudian mengedipkan matanya dengan genit ke gadis yang digodanya tadi.

Pelajaran ketiga : Bhs. Jerman

Prussia memulai pelajaran dengan berpura - pura batuk,Gita sudah mulai OOC tapi ia sedikit kecewa karena yang mengajar bukan guru yang kemarin. Prussia yang sekarang sudah memakai kacamata tersenyum dengan narsisnya.

"hehe... Ich heisse ist Gilbert,Gilbert Beilschmidt. Ich wohne ist OstDeutsch(2)"kata Prussia memperkenalkan diri.

"OstDeutsch?"kata salah satu siswa yang ternyata seorang laki - laki.

"Jerman Timur,ibukotanya Berlin timur"kata Gita menjelaskan dengan senyum lembut yang membuat siswa tadi kebingungan dengan muka memerah.

"Frau,mein bruder mir,Sie können sprechen deutsch,ja?(3)"tanya Prussia

"Ja,Herr Gilbert"jawab Gita

"hmm... Genial!(4)"

"danke!"

Tangan Riqo terangkat,ia Gilbert langsung melihat ke arah Riqo

"ada apa?"tanya Gilbert

"maaf,Herr Gilbert! kenapa yang mengajar bahasa Jerman anda? bukan Herr Ludwig?"tanya Riqo

"dia akan mengajar sejarah Jerman"jawab Prussia

"err... bukannya anda dari Jerman juga? pastinya..."

"tidak.. aku tidak terlalu tahu dengan sejarah negaranya,aku... ahh sudah tidak perlu dibahas! aku yang awesome akan mengajar bahasa Jerman sesuai tugas yang nggak awesome tadi!"kata Gilbert yang memotong perkataan Riqo.

Michele sadar ada yang aneh dengan suara awalnya yang terdengar lebih rendah dari awal perkenalannya. Sebenarnya Prussia tidak ingin mengajar pelajaran sejarah Jerman karena ia akan teringat akan wilayahnya yang dihapus dulu.

"baiklah... aku yang awesome akan menceritakan sejarah bahasa Jerman! pastinya mein bruder belum mengajarkannya,bukan?"tanya Prussia dengan narsisnya.

"nih guru narsis banget!"gumam Mitha

"bahasa Jerman dibagi jadi dua menurut waktu dan dibagi menjadi beberapa macam tergantung daerah dan dialeknya"kata Prussia

"bahasa Jerman menurut waktu yaitu Jerman tua dan modern,yang tua lebih sulit karena masih memakai Jerman asli tanpa ada pembauran bahasa dari bahasa lain contohnya machôn menjadi machen(5)"kata Prussia

"apakh masih dipakai sekarang?"tanya Deral

"hmm... menurutku di Bavaria masih dipakai,jadi jika kalian kesana maka dialeknya berbeda,tapi masuk Jerman tingkat tinggi"jawab Prussia

"kalau menurut dialek daerah?"tanya Tania

"ada Jerman standar,yang biasanya dipakai di sekolah - sekolah terutama diluar Eropa,ada Jerman tinggi tentu saja di Jerman yang awesome!. Ada Jerman Jerman rendah,Frisia dan lain. Tapi kalau pergi kesana lebih baik pakai yang standar karena semuanya mengerti!"

"ooooh..."semuanya ber-koor ria lagi

"Baiklah... kita tutup pelajaran hari ini"kata Gilbert

Pelajaran hari ini ditutup dengan foto - foto. Guru kali ini beralasan untuk mempostingnya di blog miliknya,ada yang bertanya apa Prussia menjawab hanya beberapa orang yang bisa membuka blog miliknya(maksudnya hanya para negara). Hal itu membuat beberapa murid bingung.


Author note :

(1) : de frère : adikmu

(2) : Ich heisse ist Gilbert,Gilbert Beilschmidt. Ich wohne ist OstDeutsch : namaku Gilbert,Gilbert Beilschmidt. Saya dari Jerman Timur

(3) : Frau,mein bruder mir,Sie können sprechen deutsch,ja? : Nona,kata adikku,anda bisa bicara bahasa Jerman,ya?

(4) genial! : awesome!(kata - kata si asem Gilbert)

(5) machôn (Jerman lama);machen(Jerman baru) : membuat,untuk membuat


Author : uwaaaah maaaf baru Update,saya izin hiatus lagi!

Mathias : hai author!

Lukas : anko uzai! (ngejewer dan bawa kabur Mathias)

Author : saya bales review aja deh...

Germany.-I'-Now : haha.. oyabun kan sayang sama Romano,kalau diblackmail ntar dia pundung lho!

Poconggg munculnya waktu nanti waktu magic club bersama England!

Germany.-I'-Now : kalau di black mail,oyabun ntar ngambek lho! Romano kanbelahan jiwanya~

Romano : Author bego! jangan asal ngomong! aku bukan belahan jiwa si tomato bastardo! (sambil muka merah)

p.s : beneran tah? tapi kan hubungan luar negeri kita sama artinya sama netral kok! trus kita kan Pancasila,kemanusiaan yang adil dan beradab?

Lady Raven : maaf,ya? iya bener~ UN...

Al Landers : masa nggak kenal sama lagu Mein Gott punyanya Prussia? Oresama saikou Saikyou! (mulai nyanyi)
nggak kok... dia juga nggak jadi tukang obat doang ntar.. hahahah #dilemparscone

The Aizawa Tiwns : iya nih.. kapan himaruya bkin karakter officialnya? yang digamar waktu itu tuh penggambaran orang Indonesia di mata Himaruya,bukan personifikasinya

JapNes ada ntar! chapter kapan ya? #aneh

PastaLovers : hehe.. maaf bikin jadi OOC karakternya...

Aika-Chii : sabar... saya bersyukur nilainya bagus,cuma matematikanyaaaaa! #nangisgulingguling

makasih udah review!

Mifune Hiruka : hehe.. tentu aja~ ntar dimunculin

Lady Raven : sama saya jugaaa #meluk #digeplak

oh.. itu sustroming (kalau nggak salah) baunya nyengat begete,dari Swedia dan kata Himaruya bisa dijadiin senjata,dimakannya bahkan sampe harus diluar ruangan. dimakannya sama keju,emang makanan Nordik itu aneh - aneh

Sweden (muncul tiba - tiba) : p'rnah c'ba?

Author : belum dan nggak mau coba,ya sudah.. saya mau hiatus lagi,RnR bitte?