"Cho-ssi.." panggil seseorang di belakangku.

Aku membalikkan badan dan melihat siapa yang memanggil. Mataku menyipit, mempertajam indera penglihatanku, 'Siapa dia?' pertanyaan itu yang ada dipikiran.

Terlihat seorang namja yang sepertinya aku pernah melihatnya. Tapi siapa?

Namja berbadan kekar itu mendekatiku. Wajahnya pun semakin jelas terlihat. Sebenarnya bukan hanya satu namja yang mendekatiku. Tapi dua namja, satu yang memanggilku dan yang satu lagi yang sedari tadi diam.

Otakku berpikir keras, mengingat-ingat dua namja ini. TRING! Aku ingat!

Dia, dia adalah dua namja yang saat itu ingin memperkosa Sungmin. Sial! Kenapa mereka memanggilku? Apa dia ingin menghajarku? Satu pertanyaan besar dari sekian banyak pertanyaan. Pertanyaan itu, bagaimana ia tau namaku?! Jika ia ingin mengambil Sungmin, tidak akan aku biarkan dia mengambil Sungmin!

Aigo, aku harus bagaimana? Kabur atau hadapi? Kenapa aku jadi bingung begini...

.

.

.

My Hero

.

Rated : M

.

Pair : Kyumin

.

Genre : Romance & Humor #gagal.

.

Warn : Yaoi, typo bertebaran dimana-mana, tidak sesuai dengan EYD

.

Disclaimer : Mereka milik diri mereka sendiri dan Tuhan tapi FF ini milik saya. Dan ff ini hanya imajinasi saya saja.

DILARANG COPAS!

DON'T LIKE DON'T READ!

JANGAN MEMAKSAKAN DIRI ANDA UNTUK MEMBACA APABILA ANDA TIDAK SUKA! KARENA SAYA TIDAK AKAN MENANGGUNG APABILA MARAH-MARAH.

.

.

Last Chap

.

.

"NG.. NG..!" teriak Hankyung, sang sutradara.

Kyuhyun hanya diam, pelaku yang membuat adegan ini harus di ulang-ulang.

"Aish, Kyu! Fokuslah!" ucap Hankyung sambil terus mendekat ke Kyuhyun. "Sedari tadi kau tidak fokus! Katakan yang benar dan tatapan matamu itu kosong!" jelas Hankyung sambil berteriak.

Kyuhyun masih bergeming. Jasanya memang masih di tempat drama itu, tapi pikirannya entah sudah melayang kemana.

Hankyung menghela nafasnya, kesal. "Besok pementasaannya, Kyu. Kalau actingmu masih seperti ini, aku yakin kita gagal," jelas Hankyung.

"Kau membohongiku," gumam Kyuhyung, pelan.

"Huh?" Hankyung yang tidak mengerti pun berkata seperti itu.

Kyuhyun langsung tersadar dengan apa yang diucapkannya, "Ah, maksudku kita coba latihan lagi. Aku akan serius untuk sekarang," ucap Kyuhyun yang diakhiri dengan cengiran salah tingkahnya.

Hankyung sebenarnya sadar dengan cengiran Kyuhyun yang ragu. Tapi dia tidak peduli. Yang dia pedulikan sekarang adalah pementasan dramanya berhasil. Itulah yang Hankyung pikirkan.

"Baiklah, kita mulai lagi!" perintah Hankyung keseluruh artis dan krunya.

.

.

Di apartemen..

.

.

"Lalalala~" Sungmin bersenandung yang dia sendiri tidak tau apa yang sedang di senandungkannya.

"Eh? Kenapa deterjennya habis?" tanya Sungmin saat ia ingin menuangkan deterjen ke tumpukan baju yang ada di mesin cuci. "Baiklah, aku akan membeli deterjen dulu,"

.

.

Sepulang dari membeli deterjen. Sungmin kembali bersenandung dengan senandungan asalnya. Di tangannya masih dijinjing deterjen dari salah satu minimarket di sana.

"Tuan muda.." panggil seseorang dari belakang Sungmin.

Sungmin yang mengenal suara itu pun menghentikan langkahnya dan berbalik badan. Tepat, itu adalah bodygoard Sungmin saat itu.

"Ka-kalian.." ucap Sungmin terbata-bata.

"Tuan muda, bisakah kita bicara sebentar.." ucap salah satu dari dua namja di hadapan Sungmin.

"Tapi ak—"

"Hanya sebentar.." sela mereka.

Sungmin pun akhirnya mengangguk, setuju.

.

.

BRUG..

"Saya mohon tuan muda. Saya mohon. Kembalilah ke China bersama kami besok. Apa tuan muda tidak kasian dengan kami ini?" oke, mereka berdua sedang berlutut di hadapan Sungmin dan terus memelas. Sungguh itu tidak cocok dengan tampang mereka yang sanggar.

Sungmin yang memang orangnya tidak tegaan pun mulai luluh. Tapi, mengapa hatinya sungguh berat meninggalkan Korea? Terlebih dia harus meninggalkan Kyuhyun. Kenapa begitu berat?

"Tapi ak—"

"Kasian keluarga kami, tuan muda.."

Oke, sepertinya Sungmin benar-benar tidak bisa mengelak lagi. Dengan berat hati, Sungmin pun mengangguk.

"Baiklah.." ucap Sungmin dengan berat hati.

.

.

Sungmin POV

.

.

Aku menyetujui untuk kembali ke China, besok. Sungguh, kenapa aku merasa sangat tidak mau meninggalkan Korea? Kalau boleh jujur, aku lebih tidak mau meninggalkan Kyuhyun.

"Aku pulang~"

Cklek..

Kenapa lampunya sudah menyala? Apa Kyuhyun sudah pulang?

Gara-gara aku terlalu banyak bicara dan mendengar bujukan dari dua bodygoardku itu, aku jadi terlambat pulang.

Aku masuk dan langsung melihat jam dinding. Tepat pukul 18.00. Sebegitu lamakah aku pergi?

Aku mencari sosok Kyuhyun yang sedari tadi tidak aku temui. Hingga aku simpulkan dia berada di kamarnya. Karena memang ruangan itu yang belum aku lihat.

Baru saja aku hendak mengetuk pintu, sudah ada yang menegurku dari belakang.

"Kau sudah pulang rupanya,"

Aku membalikkan badanku, melihat sosok yang menegurku ini. Kyuhyun. Dialah yang menegurku. Aku tadinya hendak menyapanya balik. Tapi, aku urung lakukan saat aku menatap sorot mata Kyuhyun yang berbeda dari biasanya. Terkesan tajam dan... dingin.

.

Sungmin POV END

.

.

Normal POV

.

.

Kyuhyun sekarang benar-benar kecewa. Sekarang, Kyuhyun dan Sungmin sedang duduk di sofa dengan televisi yang menyiarkan salah satu acara.

Mereka saling diam dan tidak ada satu pun yang angkat bicara. Sungmin bingung dengan tingkah Kyuhyun yang berubah begitu cepat.

"Tolong, biarkan tuan muda Lee Sungmin kembali ke China." Kata-kata itu kembali memenuhi pikiran Kyuhyun. Kata-kata yang bodygoard Sungmin katakan padanya.

"Ke—" ucapan Sungmin terputus.

"Kau membohongiku, Lee Sungmin.." ucap Kyuhyun dengan sorot matanya yang tajam, melihat Sungmin dengan sudut matanya.

Sungmin bungam, 'Kenapa dia bisa tau?' tanya Sungmin dalam hati.

"Apa maksudmu, Kyu?" Sungmin berusaha mengelak.

Kyuhyun tersenyum meremehkan, "Berusaha mengelak rupanya." Kyuhyun berdiri dan berjalan ke kamarnya. Baru beberapa langkah ia berjalan, ia berhenti dan mengatakan sesuatu, "Terserah, kau mau kembali ke China. Aku tidak akan MENGHALANGIMU!" Kyuhyun kembali berjalan.

BRUG...

Sungmin berlutut, "MIANHAE, CHO KYUHYUN!" Sungmin mengencangkan suaranya dan itu membuat Kyuhyun menghentikan langkah, membalik badan hingga berhadapan lagi dengan Sungmin.

Kyuhyun terkejut saat melihat Sungmin tengah berlutut dengan tangan yang mengepal kuat, bahu gementar hingga bisa di simpulkan Sungmin sedang menangis.

"Mianhae, Kyuhyun-ah~ jeongmal mianhaeyo..." bahu Sungmin gemetar hebat.

Kyuhyun, entah mengapa dia merasa begitu sakit saat melihat Sungmin menangis. Perlahan Kyuhyun menghampiri Sungmin yang masih seperti posisi berlututnya.

Setelah sampai di hadapan Sungmin, Kyuhyun mensejajarkan tubuhnya dengan Sungmin dan langsung menarik Sungmin dalam dekapannya. Sungmin hanya bisa terisak dalam dekapan Kyuhyun.

"Kau tau, aku kecewa padamu," ucap Kyuhyun, masih dengan Sungmin yang ada dalam dekapannya.

"Hiks... mi-mianhae..hiks..." ucap Sungmin di tengah isakkan tangisnya.

"Kenapa kau membohongiku?" tanya Kyuhyun lembut. Lebih tepatnya berusaha untuk lembut.

"A-aku.. hiks.. akan men-ceritakan.. setelah a-aku tengang.."

Kyuhyun mengangguk, "Baiklah."

.

.

Beberapa menit sudah berlalu dan Sungmin nampak sudah tenang walau mata masih sembab.

"Minumlah," Kyuhyun menyerahkan segelas air putih.

Sungmin menerima dan meminumnya. "Gomawo."

Kyuhyun duduk di sofa sebelah Sungmin, "Bisa kau ceritakan sekarang," pinta Kyuhyun.

Sungmin mengangguk dan mulai menceritakan semua kejadian dari mulai dia datang ke Korea untuk apa, siapa yang menaik-nariknya untuk masuk kembali ke mobil (Sungmin sudah menggaku bahwa itu bodygoardnya), saat dia bertemu dengan kekasihnya yang ternyata menghianatinya dan itu karena appanya (setelah mendengarkan cerita ini, Kyuhyun menjadi tidak salah paham lagi), umma dan dongsaengnya yang pindah ke Prancis, perceraian umma dan appanya hingga membuat dia dan Sungjin berpisah.

Kyuhyun pun sekarang tau bahwa Sungmin berasal dari kalangan orang kaya (yang bahkan lebih kaya darinya). Kyuhyun sudah tau semuanya. Tapi ada satu hal yang Kyuhyun tidak tau dari Sungmin. Bahwa Sungmin mencintai dirinya. Begitu pula dengan Sungmin. Sungmin tidak tau bahwa Kyuhyun mencintai dirinya.

.

"Kau sudah jelaskan?"

Kyuhyun mengangguk, "Kapan kau kembali ke China?" tanya Kyuhyun dengan nada yang normal. Normal? Apa hatinya begitu? Tidak. Hati Kyuhyun sangat sakit saat mengatakan ini.

Raut wajah Sungmin kembali murung, "Besok. Lebih tepatnya jam 10 pagi aku berangkat."

DEG...

'Kenapa tepat saat pementasan dramaku?' batin Kyuyun frustasi.

"Apa kau akan mengantarkanku ke Bandara?" tanya Sungmin penuh harapan.

Kyuhyun bergeming cukup lama hingga akhirnya ia menjawab, "Sepertinya aku tidak bisa mengantarkanmu. Besok itu adalah hari di mana bertepatan dengan pementasan dramaku." Ucap Kyuhyun.

Apa kau sungguhan tidak akan datang, Kyuhyun-ah?

Kyuhyun masuk ke kamarnya. Di kamar, ia langsung merebahkan tubuhnya ke kasur.

Kyuhyun memejamkan matanya dan kembali, ingatan tentang dirinya yang bertemu dengan bodygoard Sungmin teringat.

.

Flashback on

.

.

"Saya mohon, biarkan tuan muda Lee kembali ke China." Ucap dua namja di hadapan Kyuhyun.

Kyuhyun menatap bingung dua namja tersebut, "Tuan Muda Lee?" tanya Kyuhyun, bingung.

Dua namja yang tadinya sedang berlutut di hadapan Kyuhyun itu, sontak berdiri, "Anda tidak kenal dengan tuan muda Lee?" tanya salah satunya.

Kyuhyun menggelang.

Dua namja itu saling bertatapan dan tersenyum. "Ne, namja yang tinggal bersamamu yang bernama Lee Sungmin itu adalah tuan muda kami. Dia adalah anak pengusaha di China." Jelas salah satunya.

"Apa buktinya?" tanya Kyuhyun masih tidak percaya.

Mereka pun membuktikan dengan photo sang tuan –appa Sungmin- dan Sungmin. Hanya dua orang itu saja yang ada dalam photo.

DEG

Kyuhyun hanya bisa terpaku. Sungguh, dia sangat merasa dihianati sekarang ini. Kyuhyun mengepalkan tangannya kuat,"Kau membohongiku, Lee Sungmin." ucap Kyuhyun kesal.

.

Flashback Off

.

.

Keesokkan harinya, di tempat Pementasan Drama. Kyuhyun yang sudah memakai kostum drama nampak murung.

"Kau kenapa?" tanya Hankyung.

"Apa aku harus mengejarnya?" Kyuhyun balik bertanya.

Yeah, tadi pagi, dari mulai pukul 8 pagi Sungmin sudah membereskan semua barangnya dan bersiap akan pergi. Dan saat itu Kyuhyun hanya bisa melihat kepergian Sungmin yang di jemput dengan bodygoardnya itu tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.

Hankyung hanya bisa menautkan alis, "Maksudmu?" tanyanya.

"Kalau kau mencintai seseorang dan seseorang itu akan pergi apa yang akan kau lakukan, hyung?" Kyuhyun dengan tatapan mata yang lurus ke depan.

"Tentu saja aku akan mengejarnya dan akan mengatakan perasaanku sebelum dia pergi." Ucap Hankyung.

'Mengejarnya? Mengatakan perasaanku sebelum dia pergi?'

Perkata itu berputar di pikiran Kyuhyun.

1 detik

2 detik

3 detik

Kyuhyun langsung berdiri dan berlari entah kemana. Hankyung hanya bisa kembali cengo.

Beberapa menit kemudian, Kyuhyun datang ke hadapan Hankyung dengan baju biasanya –sudah tidak menggunakan kostum dramanya-.

"Kau saja yang menjadi peranku hyung. Aku akan mengejar cintaku." Ucap Kyuhyun sambil melempar kostum yang tadi ia gunakan ke Hankyung.

.

.

.

Di Bandara...

.

.

"Tuan muda, saatnya kita berangkat." Ucap salah satu namja yang mengawal Sungmin.

Sungmin menghembuskan nafas dan menenggok ke belakang, 'Kenapa aku berharap Kyuhyun datang ya?'

Sungmin pun akhirnya berdiri dan mulai membawa koper yang isinya mungkin barang-barang yang saat itu di belinya dan baju pemberian Kyuhyun. Sungmin mendapat koper dari mana? Tentu saja dari pengawalnya itu.

Sungmin terus berjalan dan menarik kopernya.

"SUNGMIN-AH!" teriak seseorang di belakang Sungmin.

Sungmin menenggokkan kelapalanya. Senyum langsung mengembang di bibir Sungmin, "KYUHYUN-AH!" panggil Sungmin lagi.

Kyuhyun langsung berlari dan memeluk Sungmin dalam pelukkan yang erat. "Saranghae." Ucap Kyuhyun.

Sungmin tersenyum tanpa membalas pelukkan Kyuhyun, "Nado saranghae."

"Aku mohon, jangan kembali ke China. Tetaplah di Korea bersamaku." Ucap Kyuhyun, masih memeluk Sungmin erat.

PerlahanSungmin membalas pelukkan Kyuhyun. "Aku tidak bisa kalau terus tinggal di Korea. Rumahku di China Kyuhyun-ah," ucap Sungmin.

Kyuhyun melonggarkan pelukkannya, menempelkan dahi mereka hingga ujung hidung mereka saling bersentuhan, "Baiklah, aku akan berkunjung ke China Tiap kali aku libur. Begitu pula denganmu. Bagaimana?" tawar Kyuhyun.

Sungmin tersenyum dan mengangguk semanggat, "Ne."

"Tuan muda, saatnya kita berangkat.." suara sang pengawal menginterubsi kegiatan Kyuhyun dan Sungmin.

Mereka melepas pelukan itu, "Aku pergi dulu, Kyuhyun-ah." Pamit Sungmin.

Walau aku harus pergi darimu, setidaknya aku pergi dengan senyuman bukan dengan air mata.

.

.

.

Hubugan Kyuhyun dan Sungmin terus berlanjut walau hubungan mereka terbilang hubungan jarak jauh. Mereka hanya bisa berkomunikasi melalui jejaring sosial atau ponsel. Untung mereka hidup di jaman yang canggih ini hingga jarak sejauh apapun tetap bisa berkomunikasi dengan baik.

Sekarang Kyuhyun sedang liburan musim panas dan Kyuhyun berinisiatif untuk menggunjung Sungmin di China.

Sesampai di China Kyuhyun langsung mengganti nomer kartu ponselnya.

To = Sungminie~

Kau dimana sekarang?

Send...

From = Sungminie~

Aku ada di lapangan futsal bersama dengan teman-temanku.

Balas Sungmin.

Kyuhyun pun menanyakan alamatnya dimana dan Sungmin membalas. Kyuhyun mulai bertanya-tanya ke pengguna jalan lainnya dengan menggunakan bahasa Mandarinnya yang pas-pasan itu.

Kyuhyun hanya menggunakan tas rangsel jadi itu cukup simple. Tibalah Kyuhyun di salah satu tempat bermain futsal.

Senyum langsung memudar tatakala matanya menangkap bayangan Sungmin yang sedang bersama-sama teman bermainnya itu saling berpelukkan.

"Sungmin-ah, kau menghaianatiku..." lirih Kyuhyun.

Sungmin melihat sosok Kyuhyun ynag berdiri tidak jauh darinya. Sungmin langsung melepaskan diri dari peluk-pelukkan itu dan langsung melambaikan tangan, "Kyuhyun-ah~" panggilnya.

Kyuhyun hanya tersenyum miris dan langsung membalikkan badan tanpa mengindahkan panggilan Sungmin. Sungmin menjadi bingung saat melihat perubahan sifat Kyuhyun.

"Aku pergi dulu," pamit Sungmin dan langsung berlari mengejar Kyuhyun.

Tenyata Kyuhyun sudah masuk ke bus. Sungmin pun berlari mengejar bus itu. Berhasil. Sungmin berhasil menghentika bus itu.

"Xie xie..." ucap Sungmin berterima kasih ke supir bus terebut.

Sungmin menghampiri Kyuhyun yang duduk di paling belakang dengan tas ransel yang di dekapnya.

"Kau datang kemari?" tanya Sungmin basa-basi saat tiba di sebelah Kyuhyun.

Kyuhyun hanya diam dan mesih melihat ke luar jendela, mengacuhkan Sungmin yang sedang duduk di sebelahnya.

Sungmin menyeka keringat yang masih keluar dari pelipis.

"Kau marah?" tanya Sungmin.

Kyuhyun masih diam.

Terdengar helaan nafas panjang dari Sungmin. Sungmin langsung berdiri dan menarik Kyuhyun. Bus yang dinaiki mereka berdua pun berhenti di halte.

Sungmin langsung mengajak turun Kyuhyun. Sungmin langsung menarik Kyuhyun menunju hotel.

"Jangan berpikir yang aneh-aneh. Aku mengajakmu ke sini karena aku yakin kau belum dapat tempat tinggalkan," ucap Sungmin seolah mengerti pikiran Kyuhyun.

Sungmin menyewakan Kyuhyun sebuah kamar.

"Cukup nyaman untuk di tempati, bukan?" Sungmin membuka gorden, memperlihatkan pemandangan di luar gedung.

Kyuhyun hanya diam dan duduk di tepi ranjang.

"Aku tau kau marah karena tadi aku pelukan dengan teman-temanku. Asal kau tau saja, aku seperti itu karena aku baru saja mencetak goal. Mengertilah. Aku tidak mau kau ke sini malah berakhir dengan pertengkaran kita.." ucap Sungmin, melihat ke luar jendela.

Kyuhyun berdiri, meletakan tas dan mendekati Sungmin, memeluknya dari belakang.

"Siapa yang tidak kesal, kalau kekasih yang sangat ingin kau temui ternyata sedang berpelukan seperti itu." ucap Kyuhyun mempererat pelukkannya dengan Sungmin.

Sungmin berbalik, langsung berhadapan dengan Kyuhyun, wajah mereka sangat dekat.

"Aku mengerti. Tapi, jangan seperti ini juga. Aku tidak mau hanya gara-gara ini kita jadi bertengkar, ini hal sepele, Kyuhyun-ah.." ucap Sungmin.

"Arraseo. Jadi siapa yang harus di salahkan dalam masalah ini?"

"Tidak ada yang patut di salahkan.."

Setelah berkata itu mereka saling diam.

"Berapa lama kita tidak bertemu?" tanya Kyuhyun seraya mengelus wajah Sungmin.

"Entahlah... aku juga tidak tau.." ucap Sungmin seraya memejamka wajahnya.

Perlahan wajah Kyuhyun mendekat ke wajah Sungmin, memiringkan kepalanya dan mencium bibir yang selama ini sangat ia ridukan.

Sungmin mengalungkan tangannya, menekan tengkuk Kyuhyun. Mereka saling melumat hingga bunyi keciplak saliva pun terdengar.

"Eung..."

Kyuhyun mengajak Sungmin ke ranjang tanpa memisahkan ciuman basah tersebut.

Kyuhyun menurunkan ciuman itu ke leher Sungmin. mengecupnya perlahan, menghisap hingga tanda merah itu pun tercipta. Kyuhyun membuat tanda merah di tempat lainnya.

"Ahh.. Kyuh..." Sungmin memejamkan matanya.

Kyuhyun semakin menindih Sungmin, tangannya menyusup, mencari nipples Sungmin. Dapat! Kyuhyun memilin, memainkan nipples Sungmin hingga mengeras.

Sungmin mendorong Kyuhyun hingga aktivitas mereka berhenti.

"Kau ingin melakukan ini dengan baju yang menutupi kita berdua?" tanya Sungmin.

Kyuhyun menyeringai. "Jadi kau ingin melepasnya? Baiklah.." dengan senang hati, Kyuhyun melepas baju dirinya dan Sungmin.

Kyuhyun mengelus junior Sungmin yang terkulai lemas. Bibir tebalnya sedang meraup nipple Sungmin sedangkan tangannya ia gunakan untuk memainkan twinsball Sungmin.

"Akh.. Kyuh... sshh.. aahh..." desah Sungmin dengan mata terpejam. Tangannya ia gunakan untuk mengerjai nipplenya yang dianggurkan Kyuhyun.

Belum apa-apa junior Sungmin sudah terbangun.

Kyuhyun melepas bibirnya dari nipple Sungmin, memperhatikan junior Sungmin.

"Cepat sekali kau terbangun.." ucap Kyuhyun.

Sungmin malu, dan berusaha menutupi juniornya. Kyuhyun langsung menyingkirkan tangan Sungmin.

"Tapi aku menyukinya.." ucap Kyuhyun melanjutkan.

Kyuhyun merendahkan wajahnya, memasukan junior Sungmin ke dalam mulutnya. Hingga terlihat kepala Kyuhyun yang sedang naik turun di bagian bawah Sungmin.

"Aaahh... sshhh... oohh... Kyuh.." desah Sungmin lagi.

Sungmin memainkan nipples nya sendiri. Menambah rangsangan pada dirinya sendiri. Tangan Kyuhyun tidak tinggal diam, jari-jari Kyuhyun sedang mengelus-elus bongkahan empuk di bagian belakang Sungmin, pantat.

"Aaahh... sshh.. oohh.. le-lebih... ce-cepat..." ucap Sungmin.

Kyuhyun menambah kecepatan blow jobsnya. Denyutan mulai terasa di batang junior Sungmin. Kyuhyun malah langsung memelankkan blow job tersebut dan hanya mengelitiki ujung junior Sungmin dengan lidahnya.

"Bermain sebentar tidak ada salahnya.." ucap Kyuhyun dalam hati.

"Aish, Kyu... hisap!" perintah Sungmin frustasi.

Kyuhyun tidak mendengar ucapan Sungmin. Dia hanya menusuk-nusuk hole Sungmin dengan jari dan memainkan ujung junior Sungmin dengan lidahnya.

"Kyu, jebal... hisap..." titah Sungmin lagi.

Kyuhyun terus saja mempermainkan Sungmin. Sungmin yang kesal pun langsung duduk dan mendorong Kyuhyun, meraih juniornya.

Sungmin mengocok juniornya, "Aahh... sshhh... aahhh..." desah Sungmin dengan mata terpejam.

Kyuhyun yang tidak tahan karena Sungmin yang malah mempermaikan juniornya sendiri pun, menjauhkan tangan Sungmin dan langsung meraup junior Sungmin dan menghisapnya kuat.

"Aahhh... Kyuhhh... le-lebih ce-cepat..." ucap Sungmin.

Sekarang Kyuhyun menuruti. Kepala Kyuhyun semakin cepat maju mundur hingga akhirnya pekikan pun terdengar.

"AKH!" Sungmin menyemburkan cairan kental itu di dalam mulut Kyuhyun.

Mulut itu penuh dengan cairan putih. Kyuhyun mendorang Sungmin dan membalikkan badan Sungmin. Kyuhyun memasukkan jarinya ke hole Sungmin.

"Akh..." pekik Sungmin kesakitan. Sungguh ini sakit.. ucap Sungmin dalam hati.

Tapi Kyuhyun tidak memperdulikan pekikan kesakitan Sungmin, dengan pipi yang masih mengembung –sperma Sungmin belum ia telan-. Kyuhyun memasukan dua jarinya, mencari sesuatu di dalam sana.

Rintihan kesakitan Sungmin pun perlahan mulai berubah menjadi rintihan kenikmatan.

"Ahh.. Kyuh.. di sana..." ucap Sungmin.

Kyuhyun langsung membasahi juniornya yang sudah menegang dengan sperma Sungmin yang ada di mulutnya.

"Bersiaplah Sungminie~" ucap Kyuhyun.

Kyuhyun mengeluarkana jarinya dari hole Sungmin, mengantikannya dengan junior menegang tersebut.

Rasa hangat mulai terasa saat junior itu memasuki hole Sungmin. Kyuhyun mendiamkan sejenak, agar Sungmin terbiasa.

"Bergeraklah.."

Lampu hijau di dapat Kyuhyun. Kyuhyun mengerakan juniornya perlahan, serasa di urut juniornya.

"Aaah... sshh... aahh..." desah Kyuhyun.

"Le-lebih... aahh.. ce-cepat... Kyuh.. sshhh... aahh..." ucap Sungmin di tengah desahannya.

Kyuhyun semakin mempercepat in-out pada juniornya. Tangannya tidak tinggal diam. Tangannya ia gunakan untuk mengocok junior Sungmin.

Rangsangan pada juniornya membuat hole Sungmin kandang berkerut karena rangsangan yang diberikan Kyuhyun.

"Aahhh... sshhh... aaahh.." desah keduanya. Tangan Sungmin juga ia gunakan untuk memainkan nipplesnya sendiri.

"A-aku.. ma-mau datang Kyuh..."

"Bersama.."

Kyuhyun semakin cepat meng in-outkan juniornya.

"AKH!" pekik keduanya.

Kyuhyun langsung ambruk di atas Sungmin. Terdengar nafas mereka yang tersenggal-senggal. Hole Sungmin menjepit junior Kyuhyun entah itu bermaksud untuk menggoda Kyuhyun atau apa. Yang pasti itu membuat junior Kyuhyun mulai bangun kembali.

"Kau yang membuatku bangun lagi, Sungminie~"

Setelah itu, bisa kalian ketahui, pertarungan di atas ranjang pun terjadi, lagi. Suara desahan, erangan nikmat terdengar dari kamar hotel tersebut untuk kedua kalinya.

.

.

Dua namja itu saling berpelukan, peluh masih terlihat di pelipis keduanya.

"Kau tidak pulang?" tanya Kyuhyun saat ia menyadari bahwa Sungmin sudah bersama dirinya lama.

Sungmin mengeleng, "Hari ini, aku ingin menghabiskan waktuku bersamamu." Ucap Sungmin.

"Appamu? Apa kau tidak akan dimarahi?"

Sungmin menggelang, "Sejak aku kabur ke Korea, appa sudah tidak terlalu mengaturku dalam hal cinta dan pergaulan. Intinya dia tidak terlalu menggekang ku"

Kyuhyun mengangguk seraya menyeringai. Dalam hitungan detik, Kyuhyun sudah berada di atas Sungmin, lagi dan lagi.

"Kita lanjutkan lagi.." ucap Kyuhyun seraya mencium leher Sungmin yang sudah penuh dengan kissmark, menciptakan kissmark lagi di sana.

"Ya! Bukan berarti kita bisa melakukan lagi..." protes Sungmin yang pastinya tidak akan didengar oleh Kyuhyun.

.

.

.

Sudah seminggu Kyuhyun berada di China dan sekarang ia diajak Sungmin untuk bertemu dengan appanya, Tuan Lee.

"Ini rumahmu?" tanya Kyuhyun saat berada di depan pintu rumah megah tersebut.

Sungmin mengangguk, "Tunggulah di sini. Aku akan melihat apa appa ku di dalam atau tidak." Ucap Sungmin.

.

Beberapa saat kemudian, Sungmin keluar, menjemput Kyuhyun.

"Kajjia! Kita masuk..." ucap Sungmin.

Dengan ragu Kyuhyun melangkah.

Setibanya di ruang tamu, Kyuhyun terkejut melihat sosok namja paruh baya di depannya.

"Appa.." panggil Kyuhyun.

Dua namja yang sedang berbincang itu pun melihat ke sumber suara. Senyum mengembang di kedua namja paruh baya tersebut.

"Kajjia, Kyu.." ajak Sungmin mendekat.

"Kenapa kau baru mengajaknya ke sini, Sungmin-ah?" tanya tuan Lee.

"Dia takut denganmu, appa." Ucap Sungmin.

"Hahaha.. ternyata anakmu takut denganku.." tawa bersahabat terdengar dari tuan Lee.

"Dasar anakku! Denganku saja kadang melawa. Sekarang dia malah takut denganmu..."

Mereka tertawa bersama. Kyuhyun bingung dengan keadaan ini.

"Mereka saling kenal?" tanya Kyuhyun pelan. Sungmin hanya menjawab dengan senyuman manis.

"Appa dan Tuan Lee saling kenal?" tanya Kyuhyun akhirnya.

Dua namja paruh baya itu berhenti tertawa.

"Tentu saja, Kyuhyun-ah.."jawab Tuan Cho.

"Bagaimana bisa?" tanya Kyuhyun.

"Makanya, kau harusnya tinggal bersama appa di rumah. Kalau kau tinggal bersama appa di rumah kita, mungkin kau sudah mengenal appa Sungmin sebelumnya."

"Jadi, yang belum tau kalau Appa kenal dengan Appa Sungmin hanya aku?" tanya Kyuhyun.

Ketiga namja itu mengangguk.

Kyuhyun langsung melihat ke Sungmin.

"Kau juga sudah tau?" tanya Kyuhyun ke Sungmin.

Sungmin mengagguk. "Aku juga baru tau kalau Appa kita saling kenal saat aku ikut Appaku ke kantor, tepat sehari setelah aku pulang dari Korea." Jelas Sungmin.

"Kenapa tidak ada yang memberi tahuku?" tanya Kyuhyun.

"Kau tidak bertanya.." jawab Sungmin.

Kyuhyun yang kesal langsung mengengdong Sungmin seperti sedang mengendong sekarung beras –posisinya-.

"Appa toloong aku!" teriak Sungmin.

Kyuhyun membawa pergi Sungmin ke lantai atas.

"Kau ingin membawanya kemana, Kyu?" tanya Appa Kyuhyun.

"Memakannya, Appa!" teriak Kyuhyun.

Kalau tau Appa dan Appa Sungmin rekan kerja sekaligus teman dekat Appa, aku tidak perlu setakut ini sebelumya.. Batin Kyuhyun.

.

.

.

FIN

.

.

Ada yang penasaran dengan kisah drama Kyuhyun yang terpaksa di tinggal agar Kyuhyun bisa mengejar Sungmin. akhirnya drama itu tetap sukses dengan pemeran pertama yang di ganti menjadi Hankyung yang sebagai pangeran yang mencium snow white – itu, Hankyung pun bisa menyatakan perasaannya dan Heechul pun menerimanya.

.

.

Balasan Review...

.

adinda. sungmin : Happy dong.. ^^ happy ending... huh, sekuel ampe Kyumin punya baby? Hadeuh, kayanya ga bisa dech. Maaf ya.. ini udah banyak chapternya. Chapter 10 hehe... maaf ga bisa update asap. Makasihh udh review ^^

.

hyuknie : ssipp.. ini chap akhir. Maaf ga bisa update cepet. Makasih udh review ^^

.

pumpkins cholee : hohoh makasih udh mau ngasih pendapat buat cerita selanjutnya. Mereka memang tetap bersatu. Makasih udh review ^^

.

kim eun neul : pastinya dong.. makasih udh review ^^

.

oom. komariah.921 : hohoho begitu to.. makasih udh review ^^

.

Cho Sungkyu : Sungmin kembali ke China dan Kyuhyun menjemput. Maaf ga bisa update cepet ^^

.

Kyuqiemin : sipp, makasih udh review ^^

.

Vey900128 : pasti dong Happy ending.. tapi, Sungmin kembali ke China dan Kyuhyun menjemput. Makasih udh review ^^

.

Ryutha : sipp, nih Ncnya ada. Tp sory kalau ga HOT ya hehe. Makasih udh review ^^

.

Nony : oke, udh review ^^

.

JOYeerrElpeu : haha pengawalnya musnah? Emangnya hewan di lindungi wkwkwk.. chingu ada-ada gajah.. eh, ada ada aja.. mereka Ncan tapi di China beda tempat doang kok. makasih udh review ^^

.

Cho Kyuri Mappanyukki : apa ini termasuk sudah menjaga. Mereka tetep bersatu kok walau Sungmin balik ke China. Makasih udh review ^^

.

reaRelf : sepertinya yang pertama yang benar ^^ makasih udh review ^^

.

BoPeepBoPeep137 : sipp.. makasih udh review ^^

.

PumpkinSparKyumin : ini happy ending ^^ makasih udh review ^^

.

DANHOBAKMING1 : pastinya dong di restuin haha bapaknya Ming Bapaknya Kyuhyun kan temenan.. makasih udh review ^^

.

thiafumings : bener bgt.. 1000 buat chingu haha.. ini cepet ga updatenya #sumpah, ga sadar diri bgt. Makasih udh review ^^

.

Marvelkyumin : pastinya. Makasih udh review ^^

.

Lalalala : haha itu maksudku. Bedah jauh ini #karena beda juahnya itu protes. Kayanya kalau ampe nikah panjang bgt.. makasih udh review ^^

.

SSungMine : baru baca chap 1 baca kilat lagi wah wah.. apa ga pegel matanya. Ini kan panjang hehe.. tebakkan chingu 100 % bener bgt... 1000 buat chingu. Makasih udh review ^^

.

kyuminalways89 : pertanyaannya sudah terjawab semua. Makasih udh review ^^

.

Choi sila : haha sekarang mau di kurang lagi pointnya wkwkwk. Ini ada Ncnya... tp maaf kalau g HOT. Makasih udh review ^^

.

Fariny : siipp... makasih udh review ^^

.

MissELFVIP : bukan Donghae. Donghae kan ma Eunhyuk ^^ makasih udh review ^^

.

cloudyeye : memang byk yang g sadar nih FF update.. #kelamaan publish hehe.. pertanyaannya ke jawab di sini semua. Makasih udh review ^^

.

cmutzninot : haha ga papa kok baru review juga cmutzninot :* yang penting udh mau menghargai aku pun udh cukup kok ^^ sepertinya saya tidak tega #bohong bgt. Makasih udh review ^^

.

Vie Joyers3424 : ini udh so sweet blm? Kalau blm, bacanya sambil makan gula #plak. Heheh... makasih udh review ^^

.

Cottoncandyme : oke, makasih udh review ^^

.

WieLoveWolfBunnySelamanyah : huh, ampe 1o0 ribu word O_o bisa bisa jariku kerinting semua haha... ini udh panjang blm? Ini Happy Ending kok, tenang saja Wie.. #sok kenal. Hore! Kita pikun...! #PLAK, pikun bangga haha. Makasih udh review ^^

.

HeeYeon : iya coba..haha kasianbgt ya hahaha... makasih udh review ^^

.

Gaeming : apa listrik di rumah chingu padam? Mungkin karena belum bayar kali jadi diputus PLN hahah #paece.. damai justkidding. Apa sangkut pautnya sama lagu Ayu Ting Ting -_- chingu ada ada gajah.. eh, ada ada aja... makasih udh review.. ^^

.

minnieGalz : ampe nikah sama punya anak... panjang bgt dong.. maaf ga bisa.. makasih udh review ^^

.

Guest : siipp.. makasih udh review ^^

.

Monnom : mereka bersatu kok. makasih udh review ^^

.

Kyuna : itu panjang bgt kayanya.. keriting dech jariku haha.. tp makasih lho sarannya, makasih bgt... makasih juga udh review ^^

.

Love : ssiippp... makasih udh review ^^

.

cho sungHYun : udh nih.. kurang lama ya.. #PLAK, dihajar masa. Makasih udh review ^^

.

SungRin992712 : syukurlah kalau udh ga jadi sinders.. jangan jadi sinders lagi ya... ^^ sepertinya updateku kalah dari dangkoma #lama bgt dong.. makasih udh review ^^

.

Isaki kyumin : ini di lanjut. Makasih udh review ^^

.

Silencelips : terjawab di sini. Makasih udh review ^^

.

9-su : pastinya. Makasih udh review ^^

.

Im Yesung Wife : apa? Chingu keriputan. Tenang, aku punya obat anti penuaan haha #bohong bgt. Ini udh di lanjut. Makasih udh review ^^

.

Guest : haha iya dech.. makasih udh review ^^

.

.

Saya datang lagi dengan membawa Chap akhir.. yey, udh tamat ceritanya tinggal FF Me and Him sama FF Kehancuranku (Chap akhir) aja yang belum di lanjut.. di usahakan FF Kehancuranku secepetnya dech..

Makasih yang udah mau Review.. menghargai karyaku yang abal ini...bye bye.. #sambil nyanyi Jarang Pulang (korban dangdutan)