Standar Disclaimer Applied

.

.

Cinta itu © Tsurugi De Lelouch

.

.

Sasuke Uchiha & Sakura Haruno

(Sasuke POV again)

.

.

Enjoying reading and review my fic


.

.

.

Cinta itu

Tak terasa waktu telah berlalu, kini aku telah berkeluarga dan memiliki buah hati yang tampan persis sepertiku. Narsis, ah—tidak, hal yang wajar kan kalau seorang ayah memuji sendiri akan anak yang mirip dengannya. Kulirik jam tanganku menunjukkan arah tujuh malam, diriku sedang menunggu dia bersiap-siap di kamar sedangkan aku menenangkan buah hatiku—Deichi yang berada dalam gendonganku.

Harus kuakui, wanita berdandan sangat lama. Terbukti sudah tiga puluh menit, dia tidak keluar dari kamar kami. Tapi seberapa lama aku menunggunya, itulah yang membuatku semakin mencintainya. Kutatap Deiichi yang tertidur pulas dan bahkan bibir kecilnya membulat—ugh rasanya ingin kucubit pipi gembulnya yang memerah.

"Maaf, membuat kalian lama menunggu," ucapnya yang tubuhnya dibantu oleh dua pelayan rumah kami.

Aku tersenyum, "ayo, mereka sudah menunggu kita." Ajakku seraya menyuruh dua pelayan membiarkan istriku melangkah sendiri. Dia perlahan mendekatiku dan hampir lunglai tapi untunglah dia tak terjatuh. "Kalau kau tidak sehat, kita tidak usah pergi."

"Tidak apa-apa, Sasuke-kun. Ini kan acara tahun baru, sayang kan dilewatkan," gumamnya lemah.

Cinta itu

Melihat sorot matanya yang penuh harap, aku mengisyaratkan untuk menggandeng lengan kananku, awalnya dia ragu sebab aku tengah menggendong Deiichi tapi beberapa menit dia menggandeng lalu aku menuntunnya pelan-pelan keluar dari rumah kami. Lalu kami masuk ke dalam mobil pribadiku—Lamborghini, dengan kecepatan dibawah normal, aku menyetir hati-hati.

Tujuan kami menuju ke villa milik kakakku yang kebetulan mengadakan acara tahun baru, perjalanan memakan waktu empat puluh menit dari kediaman kami. Hening tercipta hingga suara tangisan Deiichi menyentakkan konsentrasi menyetirku seketika, dengan sigap ia menenangkannya dengan elusan tangan dengan lembut, sesekali aku menarik sudut bibirku membentuk senyuman.

"Sasuke-kun, sepertinya Deiichi minta pelukan darimu," pintanya pelan.

Beruntung kami berhenti di lampu merah, dengan hati-hati diriku menerima Deiichi darinya lalu menggendongnya sebentar alhasil dia terlelap tidur lagi setelah istriku memberikan ASI untuk buah hati kami. Mendapati dia sudah tenang, aku mengembalikan Deiichi ke gendongannya.

Tanpa terasa, kami telah memasuki kawasan Villa yang cukup luas kemudian aku memarkirkan mobilku lalu membuka dan menuntun istriku juga Deiichi ke halaman Villa kakakku. Tak terduga, kami disambut sukacita oleh keluarga kami dan para sahabat kami dan kakakku.

Cinta itu

"Kalian lama sekali, mendokusai na…" keluh sahabatku—Shikamaru yang didampingi oleh Ino yang merupakan penyelamat dia dan Deiichi saat persalinan.

"Wah, anak kalian lucu sekaliii… kawaiii…" puji Ino mendekati kami.

"Bukannya kau yang membantuku melahirkan, Ino. Makanya kalian berdua cepat menyusul dong!" celetuknya.

"Hehehe, habis pipi Deiichi imut bener! Oh tenang saja itu—" Ino mengelus perutnya, "—kami akan menyusulmu karena aku sudah mengandung."

Terlihat wajah berbinar-binar darinya, "selamat buatmu Ino." Lalu dia melihat isyarat dari keluargaku yang memanggil dari jauh. "Sepertinya kami dipanggil oleh mereka. Selamat menikmati pestanya ya."

Aku memanggilnya untuk meminta diriku menggendong Deiichi, dengan tersenyum kecil dia menyuruhku pelan-pelan menggendong Deiichi. Dan aku mendapat tepukan agak keras di bahuku kemudian aku menatap sangar ke belakang.

"Dobee…." Geramku sesaat.

"Gomen…gomen…" mohon Naruto.

Dirinya hanya terkikik geli melihat aku dan dobe membalas tatapan tajam menusuk. "Sudah… sudah kalian berdua. mm—bagaimana kabarmu, Naruto?"

"Lihatlah, aku baik-baik saja, Sakura-chan. Aku kesini tidak sendiri bahkan bersama Hinata-chan…" jawab Naruto memanggil Hinata dan kami bersalaman karena aku sedang menggendong Deiichi, Hinata hanya membungkukkan pelan.

Cinta itu

"Keluarga yang harmonis, bukan begitu, Airi-chan?" ucap Hinata.

Diriku menoleh kearah belakang mendapati putri kecil sahabatku tengah malu-malu menatap kami dan seketika suara teriakan nii-san mengagetkan kami. Dia langsung berpamitan dengan mereka lalu kami menghampiri ayah, ibu serta kakakku yang membuatku kesal saja.

Ibuku langsung memintaku untuk menyerahkan Deiichi ke gendongannya, dengan senyuman tipis aku menyerahkannya lalu tiba-tiba lenganku ditarik oleh kakakku dan menjauh dari mereka. Kutoleh sesaat dia hanya termenung dan mengulas senyuman dengaku dan berbicang dengan orang tuaku.

"Apa maksud nii-san menarikku?" dengusku sambil menyilangkan kedua tanganku.

"Kita buat kejutan buat mereka oke!" ajak kakakku.

Iris kelamku menatap malas, "seharusnya kau persiapkan ini dengan mereka!" kilahku.

"Ini buat orang yang spesial buat kita, ototou… kita buat berbeda untuk mereka!"

Seulas seringaiku, "baiklah, nii-san…"

Butuh waktu lama, aku dan kakakku menyiapkan kejutan yang spesial buat mereka lalu diriku menghampiri dia dan keluargaku. Kemudian aku memberi isyarat untuk kakakku kalau jam menunjukkan mendekati jam 12 malam.

"Apa yang kalian lakukan diatas hingga menghabiskan waktu tiga jam?" tanya kakak iparku—Konan.

Aku hanya mengendikkan bahuku,"rahasia laki-laki, Konan-nee…" kemudian diriku mendekati dia dan memberi kecupan dahi untuk menghilangkan kekhawatirannya dan kulakukan hal yang sama untuk Deiichi kini di gendongannya.

Cinta itu

"Ayo, kita hitung mundur bersama-sama…" teriak kakakku dari atas Villa.

Kamipun bersemangat menghitung mundur… San… Ni… Ichi… dan bunyi letusan menggelegar kemudian warna-warni kembang api bergermelap di langit. Aku tersenyum tipis menatap tulisan yang berbentuk di atas dan sesekali kutoleh disamping kananku memandang takjub.

Tulisan itu membentuk kalimat…

Happy New Year for Sakura my love and Deiichi my son

"Terima kasih, Sasuke-kun. Akemashite omedetō gozaimasu…" lalu dia mengisyaratku untuk merendahkan badanku hingga sejajar dan reaksiku cukup kaget karena satu kecupan di pipiku membuatku sedikit membeku.

Lalu bukan itu saja, kakakku menampilkan tulisan yang diperuntukkan untuk Konan-nee dan Fei. Sesaat, aku melihat reaksi kakak iparku mengulas senyuman juga anaknya yang berteriak dengan keras. "Selamat tahun baru buat Tou-saaan…!" diriku hanya terkekeh pelan.

Tak sampai situ juga kembang api berbentuk tulisan untuk para sahabat kami dan ayah juga ibuku serta gambar ekspresi yang membuat kami semua terkekeh dengan suara agak kencang.

Alangkah bahagia kami terutama aku, dia dan anakku yang menikmati pesta tahun baru yang diadakan oleh kakakku. Diriku melihat situasi sekitarnya lalu aku menarik dagunya hingga kedua iris kami bertemu dan kukecup lama bibir manisnya. Dengan cepat aku melepasnya dan berbisik cukup pelan di telingnya hingga sensasi geli di telinganya.

"Akemashite omedetō gozaimasu… terimakasih sudah menemaniku selama setahun ini, aku harap ini selamanya sampai hayat menjemput kita."

"Douita na…"

.

.

Cinta itu adalah menghabiskan waktu bersama orang tersayang dengan merayakan sesuatu dan menjadikan kenangan yang indah.

.

.

.

*Owari*


Tsurugi Notes (Wulanz Aihara Uchiha)

Aku turut bersyukur karyaku ini sudah mencapai chapter ke sepuluh dan sangat berterima kasih pada kalian yang menerima fict ini. Dan saya minta maaf kalau minggu kemarin tidak update karena kesibukan kuliah mendera, ini saja mencuri waktu. Saya berjanji kalau selesai UAS nanti, saya mengupdate fic yang cukup kutinggal, semoga masih ingat plotnya. Saya mempersembahkan untuk kalian semua, nanti silahkan baca juga "Short Ficlet SasuSaku" juga.

Thanks for reviewing, following and take favorite to my fanfict…

Thanks to Reviewers Chapter 1-9:

Ms Hatake,Shaylo Missa, Uchiha Michiko-chan 'Elf, cruderabelica, Trancy Anafeloz, Arisa saki, mari-chan.41, skyesphantom,Guest, kikihanni, Arisa saki, syalala-chan,Asakura Ayaka, hasnistareels, Deshe Lusi, Karasu Uchiha , Song HyoRa137, Ran Murasaki SS , yui rie rie, triascita, aphrodite2909 , LadyRuru , hasnistareels, Yamanaka Chika,hasnistareels, Shisylia-chan, Tsukiyomi Aori Hotori , FuRaHeart, Sami haruchi , SRZ, Just Ana, Sami haruchi 2, Jian Jiun, kyuhyun cho, Tun'z, Sami haruchi 2, scarlet uchiha, popcorncoklat, Farberawz, Sarah, fishyhae, nadja violin,nerd94,, nadialovely, popcorncoklat

Palembang, 29 Desember 2012

21.09 p.m

Tsurugi De Lelouch