Suatu pagi yang indah dikediaman Reborn.

Saat yang bagus. Matahari keluar dari tempatnya, menyinari Bumi yang dingin dengan sinarnya yang hangat dan menyilaukan. Membangunkan semua makhluk hidup yang tengah terjerat pesona bunga tidur. Perlahan, burung-burung bangun dan menyanyikan hymne mereka. Membuat suasana pagi semakin sempurna.

Namun masih saja ada orang yang tertidur dengan lelap walau cahaya matahari telah membakar mata. Orang itu masih saja mendengkur pelan dalam tidur. Ya, tidak. Tidak sebelum alarmnya berbunyi.

Mematikan alarm dengan agak kasar, sosok itu akhirnya terbebas dari alam mimpinya. Penampilannya yang topless memamerkan lekuk tubuhnya yang gagah dan seksi. Dadanya yang bidang dan tubuhnya yang six-pack.

Menguap sebentar, sosok itu beranjak dari kasur.

.

.

LET'S SMILE! SMILE AND SMILE! EXTRA CHAPTERS

Genre : Romance/ genre lainnya

Rate : T…?

Pair : 10051, U02/UgetsuG, TYL!RL, DaeAla, RebornFon

Setting : semi-AU

Warnings : Typo(s) , bahasa dan alur berantakan, fluffless, OOC nyelip, roman kurang picisan, de-el-el

.

.

#HappyReading!

.

.

Katekyo Hitman Reborn © Amano Akira

FanFiction © Arco Deverde Reborn

Mengacak rambutnya kasar dan menguap lagi, Reborn turun dari tangga menuju lantai dasarnya. Sebagai hitman nomor satu didunia, ia memang mempunyai pengaruh yang besar dalam membantu famiglia aliansi Vongola. Hal itu yang membuatnya susah mendapat jatah tidur dan mengalami insomnia. Ah, susah juga.

Melangkahkan kaki, Reborn sepertinya sudah tahu akan kemana kakinya membawanya. Masuk ke dapur, ia melihat sosok pria kepang satu berbalut ceongsam merah dan celemek berwarna pastel tengah memasak. Memasang seringai maut, Reborn melangkah dan segera mengalungkan lengannya pada pinggang pria itu, menghembuskan napas hangatnya ditelinga sang pria seraya menjilatinya dengan sensual.

"Ah, buon giorno, Fon.." Ujar Reborn dengan nada seksinya. Sedikit berjengit, Fon menoleh dan mendapati Reborn tengah menjilati daun telinga kirinya.

"Ngh, buon giorno, Reborn, ja—jangan lakukan hal itu sepagi ini, okay..?" Sedikit mendesah, Fon menggeliat ingin bebas. Reborn yang pasrah hanya tertawa dan melepaskan pelukannya.

"Jadi, sarapan hari ini apa..?" Tanya Reborn, masih dengan nakalnya meletakkan dagunya pada bahu kiri Fon, "Spaghetti.., tapi kalau mau makan dulu, mandi dulu, tampangmu lusuh sekali.." Ujar Fon melihat raut wajah Reborn yang masih menyiratkan kalau ia lelah.

Mendengar itu Reborn segera beranjak menuju kamar mandi. Melihat tingkah kekasihnya itu, Fon hanya terkekeh lalu kembali menyiapkan meja makan. Selesai menata meja makan, ia pun duduk menunggu kedatangan Reborn sambil membaca buku resep.


Butuh waktu 5 menit dan Reborn muncul dengan pakaian kasualnya. Ya, hanya kemeja putih polos dan jeans berwarna hitam. Toh, Reborn ingin menghabiskan waktunya dirumah.

"Wah, keliahatannya enak.." Reborn mendorong kursi dan segera duduk diatasnya. Melihat makanan enak tersaji didepannya langsung menerbitkan selera makannya. Disendoknya spaghetti itu dan melahapnya, "Uhm, rupanya sesuai dugaanku.." Pujinya ditambah seringai mautnya.

Fon tertawa mendengarnya, agaknya terlihat rona merah disekitar pipinya, "Kau pandai memuji, tuan, " Ia lalu ikut menyantap makanannya. Suasana yang hangat. Sesekali mereka bercanda dan melepas tawa.

Selesai makan, Fon membereskan piring-piring bekas makan dan mencucinya. Reborn sendiri, hanya duduk sambil menopang dagu, melihat gelagat sang kekasih dari jauh. Awalnya mereka hanya diam, namun semakin lama—

Akhirnya Reborn beranjak dari meja makan, perlahan mendekati Fon hingga tersisa jarak beberapa centimeter dan kembali mengalungkan lengannya dipinggang ramping Fon, meletakkan dagunya dibahu Fon.

"Kau mau sesuatu lagi, Reborn?" Tanya Fon yang kini membasuh sendok. Reborn menyirengai. Baginya, itu pertanyaan maut.

"Ehm, ya, " Reborn lalu mendekatkan bibirnya pada telinga kiri Fon, "Aku mau…kau, Fon~" Ujarnya dengan nada direndahkan. Sukses membuat rona merah berpendar diwajah Fon.

"Tapi, Reborn, ini masih pa—REBORN!" Belum selesai Fon bicara, ia sudah digendong bridal style oleh sang hitman. Seringai maut itu kembali terpatri diwajah tampan Reborn.

"Nah, Fon, kita selesaikan ini." Ujarnya penuh kemenangan.

_FIN_


GYAA! APAAN INI?! RATENYA MEPET2 M! INI GARA2 EFFECT KEBANYAKAN BACA FIC RATED M MAKANYA JDI ADEGAN STENGAH GREPE2! PLIS, BUNUH ANE SEKARANG JUGAA, GYAA!

btw, Let's Smile akhirnya tamat! Terimakasih yg udh setia nungguin nih fic, utk penutup biar greget, Ameru post 2 chapter sekaligus! Hohoho! jadi, kan ;) ?

Yg masih nungguin Toko 27 dan I AM Your Sibling, sabar sabar, Ameru akan secepatnya apdet!

Terimakasih sudah membaca fic ini~ CIAOSSU~!