DF!
Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto
Cerita ini hanya untuk hiburan semata. Tidak ada keuntungan komersial yang kami dapat dari membuat cerita ini.
Genre : parody/ friendship
Rated : T
Chapter 10.
FREAK
.
.
.
"Haaaahh~!"
"Ng? Ada apa, Tsunade-shishou?" tanya Sakura yang saat itu tengah membahas suatu masalah medis bersama Tsunade, Shizune, juga Ino.
"Benar, Shishou tampak tidak bersemangat, tidak sedang sakit, 'kan?" tanya Ino sambil mengeryitkan alis.
"Yaaah … sebenarnya…." Tsunade memiringkan kepala sebelum akhirnya pipinya terletak nyaman di atas tangannya. "Ada yang menggangguku akhir-akhir ini."
"Masalah itu, ya, Tsunade-sama?" ujar Shizune dengan tatapan prihatin.
Tsunade pun mengangguk. Sakura dan Ino jadi berpandangan penuh tanda tanya.
"Kalau Shishou tidak keberatan, apa kami boleh tahu, masalah apa yang mengganggu Shishou?" tanya Sakura cemas.
"Sebenarnya bukan masalah besar, sih. Bisa dibilang, masalah ini masalah sepele," ujar Tsunade yang kemudian diikuti dengan helaan napas lagi.
Ino merapikan beberapa dokumen sebelum berkomentar, "Tapi, kalau Shishou sampai menghela napas begitu, rasa-rasanya tidak terkesan seperti masalah sepele?"
Sakura mengangguk, membenarkan pernyataan Ino.
Kali ini, Tsunade berpandangan dengan Shizune. Seolah mengerti maksud Tsunade, Shizune pun mengangguk dan tampak mencari sesuatu dari tumpukan surat yang baru datang.
"Sepertinya ini yang terbaru, belum sempat dibereskan. Surat yang lain sudah dibuang," jelas Shizune sambil menyerahkan surat itu pada Sakura dan Ino yang langsung mendekat dengan rasa ingin tahu.
"Jadi … dari beberapa hari yang lalu, aku terus menerus dikirimi surat oleh anak itu. Jujur, aku sendiri tidak mengenalnya, tapi dia bilang dia pernah melihatku di rumah sakit. Saat itu, dia sedang patah hati karena baru ditolak seseorang dan dia menangis. Lalu, KATANYA, aku menghampiri dia dan menghiburnya," Tsunade memberi jeda sejenak dengan helaan napas untuk yang ketiga kalinya, "tapi aku sama sekali tidak bisa mengingat siapa anak itu. Aneh, bukan? Padahal aku bukan tipe pelupa."
Sakura dan Ino mulai merasakan suatu firasat yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata saat mereka melihat amplop yang diberikan Shizune. Pelan-pelan, Sakura kemudian membuka amplop untuk melihat isinya. Saat itu, Tsunade melanjutkan cerita.
"Akhirnya kemarin-kemarin ini, aku baru sempat membalas suratnya. Aku bilang, aku tidak bisa mengingat siapa dia dan bahwa sebaiknya dia berhenti mengirimiku surat. Tapi bukannya berhenti, kemarin dia malah mengirimkan surat berisi fotonya."
"Tapi Tsunade-sama tetap saja tidak bisa mengingat siapa dia," imbuh Shizune.
Sakura dan Ino tidak begitu mendengar pernyataan-pernyataan Tsunade dan Shizune selanjutnya. Mereka telah berhasil menarik sebuah surat dan Ino pun membacakannya dengan suara pelan.
"Aku sangat, sangat, sangat suka pada Hokage-sama! Boleh aku memanggilmu 'Neechan'?"
Bulu kuduk Sakura berdiri. Dan Ino memandang Sakura dengan wajah pucat. Buru-buru, mereka menarik keluar sebuah foto yang terselip bersama dengan surat tadi. Di hadapan mereka, kembali mereka temui foto seorang gadis dengan rambut dikepang dua dengan pose yang soooookkk imut. Lalu … foto itu ditandatangani dengan sebuah huruf yang terbaca sebagai….
"Hikaru…," gumam Sakura.
Krik.
"Iya, itu namanya! Sungguh, aku tidak kenal sama sekali dengan anak itu. Aneh, ya? Aneh, aneh. Benar-benar aneh!" ulang Tsunade sambil menggelengkan kepalanya.
Sakura dan Ino kini hanya bisa berpandangan sebelum mereka buru-buru memasukkan surat dan foto itu kembali ke dalam amplopnya dan tertawa canggung.
"Aneh, ya?" ulang Tsunade lagi. "Ya, ya, memang aneh."
Sakura dan Ino hanya bisa mengangguk meng-iya-kan dan sesegera mungkin mengalihkan topik pembicaraan.
Hii, semoga saja mereka tidak perlu berurusan lagi dengan anak aneh penyuka sesama jenis itu.
***chapter 10. Owari***
Ni hao~ akhirnya kami kembali lagi dengan chapter 10 yang nggak kalah freak dan alay~ yay! Langsung aja balas-balasin review, ya~ X"D
skyesphantom: wkwkwk, iyaaa dooong. SakuIno kan diliputi keberuntungan tak terhingga (?) XD event apa, ya? Ampe lupa sendiri O _ O
Tsukiyomi Aori Hotori: Minato bilang, Kushina masih di hatinya kok /Minatogagalgombal/ eh! Bener juga tuh! Bad Luck Ame. Mau ngerjain orang, malah dikerjain~ :v
akasuna no ei-chan: yeiis! Go, go SakuIno~ *ucapkan dengan nada Go, Go, Power Ranger~*
vaneela: nyehehe, keren kan gubahan lagunya? Mungkin kami bakat jadi komporer (?) ya? XD
Gurena Axeleshia: mwehehe. Makasiiih! :D
Ammai Hardinata: haaai jugaa~! Syukurlah kalau humor-nya berasa. Yosh! Silakan pangsitnya (?)
Done!Terima kasih banyak untuk semua yang udah baca, review, nge-fave, serta nge-follow~. Moga-moga semua terhibur dengan chapter ini juga!
Jangan lupa review lagi, ya~ XD
Arigatou,
Devil Foxie
