Chapter sebelumnya :
Sementara di Markas akatsuki terlihat seorang gadis berambut indigo yang sedang keluar dari markas itu, meminta ijin pada yang lainnya dengan alasan untuk menghirup udara segar tapi entah kenapa matanya kini menerawang ke langit, seperti ada sesuatu yang hilang, terlintas wajah pemuda bernama Uzumaki Naruto di fikirannya

" Ahh.." Hinata mundur selangkah, masih dengan keterkejutannya kenapa ada wajah pemuda itu difikirannya? Apa dia ada hubungan dengan pemuda jinchuuriki itu?

" Kenapa muncul wajah Uzumaki itu? Jinnchuriki pembuat onar itu! " Hinata sendiri heran kenapa masih terbayang pemuda itu tersenyum, Hinata mengepalkuat seolah di dalam hatinya ia rindu dengan pemuda itu.

" Kau dimana sekarang? Aku merindukanmu Hinata "

" Kau dimana sekarang? Aku merindukanmu Naruto "

Dua kalimat itu secara spontan keluar dari mulut pasangan berbeda gender ini, entah kenapa perasaan rindu menyelimuti hati mereka, perasaan yang tidak bisa dikalahkan oleh siapapun, Dengan di bawah langit yang sama kata itu terucap. Akankah mereka berdua bertemu? Atau takdir tidak mengizinkan hal itu terjadi?


Warning : Typo, abal-abal , OC , dan masih banyak kesalahan yang lain

Don't like? Don't Read!


...

-Kawasan Hutan-

Kelopak mata pemuda bersurai pirang ini mulai terbuka, cahaya menyilaukan seakan menusuk matanya, ia menggosokan matanya sambil menguap dan melihat sekelilingnya semua masih tidur kecuali Shikamaru dan Neji. Pemuda bersurai pirang itu bangun dan merenggangkan tubuhnya, tubuhnya serasa kaku, ia pun berjalan dan menemukan Neji sedang berdiri di dekat danau.

" Kau sudah bangun, Naruto ? " Tanya Neji, Naruto melangkah mendekati Neji yang sedang memandangi danau

" Ya, seperti itulah, lalu apa yang kau lakukan disini ? " Tanya Naruto, Neji hanya diam tanpa menanggapi pertanyaan Naruto, Naruto menatap Neji Heran

" Ada apa ? Ceritakan saja, Apakah kau ... merindukan Hinata ? " Tebak Naruto, Neji mengalihkan pandangannya menuju Naruto, ia menatap Naruto dalam-dalam sedangkan Naruto menjadi Salah tingkah dibuat Neji

" Ke-kenapa kau melihatku seperti itu? Apakah ada yang aneh di wajahku ? "

" Tidak, Kau benar Naruto aku merindukan Hinata-sama " Naruto yang mendengar penuturan dari Neji hanya bisa tersenyum sedih

" Ya, aku juga merindukannya Neji, dan untuk itulah kita disini, aku percaya kita pasti akan menemukan Hinata " Teriak Naruto, ia berusaha tegar walaupun di dalam hatinya ia merasa ragu untuk membujuk Hinata pulang, Membujuk Sasuke yang sudah lama ia kenal saja sangat susah , apalagi membujuk Hinata yang Naruto saja baru tahu bahwa Cinta Hinata sangat besar untuknya.

" Kenapa kau merindukannya juga ? Apa hubunganmu dengan Hinata-sama ? " Tanya Neji penuh selidik, bukankah bocah pirang disebelahnya ini sangat mencintai Sakura rekan satu timnya?

" Itu karena- " Naruto menghela nafas kasar, ia menunduk dan lagi-lagi terbayang wajah Hinata saat tersenyum

" Neji... Hinata sangat mencintai aku kan ? " Mata Neji membulat sempurna, berarti Naruto sudah mengetahui perasaan Hinata? 'Sejak kapan Naruto tau akan hal itu?' Batin Neji

" Iya kau benar, Hinata memang sangat mencintaimu, bahkan saat kalian masih Genin " Lagi-lagi Naruto harus tersenyum miris, Bagaimana bisa hanya dia yang tidak memahami perasaan Hinata yang begitu besar untuknya?

" Aku bodoh, baru menyadari hal itu sekarang "

" Ya kau memang bodoh, tapi itu bukanlah masalah sekarang yang penting kau sudah mengerti perasaan Hinata-sama " Tutur Neji tenang, Naruto mengangkat wajahnya, ia memperhatikan yang aneh karena Neji biasanya akan memaki-maki diri Naruto tapi sekarang dia malah-

" Sudahlah jangan berfikir yang macam-macam, Aku tidak memaki dirimu karena ini berkaitan dengan Hinata-sama, dan untuk itu juga aku memperbolehkanmu mendekati Hinata-sama tapi dengan satu syarat, Kau harus membuat Hinata-sama bahagia " Jelas Neji panjang lebar, ia pun melangkahkan kakinya menuju tempat istirahat mereka tadi , sedangkan Naruto hanya mematung mendengar perkataan Neji, Naruto tidak menyadari kalau Neji semakin jauh darinya ia terus saja mematung.

" Hoy! Sampai kapan kau akan disana terus ! " Teriak Neji dari kejauhan , Naruto yang mendengar teriakan Neji langsung tersadar dari lamunanya dan melihat Neji sudah jauh meninggalkannya

" Hoyy! Neji tunggu aku! Hooy ! " Teriak Naruto sambil berlari mengikuti Neji yang mulai menjauh

.

.

.

-Markas Akatsuki-

Gadis Hyuuga itu berjalan-jalan mengelilingi markas Akatsuki, ia merasa bosan jika hanya duduk dan diam, lagi pula Itachi sudah berjanji akan melatihnya sepulang ia dari menangkap bijuu, Hinata mengelilingi Markas itu dan tiba-tiba ia menemukan sebuah ruangan yang pintunya agak terbuka

" Hm, ruangan apa ini ? " Tangan Hinata perlahan-lahan mendorong pintu tersebut

KRIEK!

" Jangan seperti pencuri Hinata " Terdengar suara seorang wanita dari dalam ruangan tersebut, dan Hinata sudah tau bahwa orang itu adalah …..

" Konan! Kenapa kau ada disini? Dan ruangan apa ini ? " Tanya Hinata, ia pun masuk kedalam ruangan tersebut, di dalam ruangan itu banyak peralatan-peralatan medis yang entah apa fungsinya

" Ini adalah ruang penelitian Akatsuki, disini kami membuat eksperimen dan mengembangkan jutsu-jutsu hebat walaupun sebenarnya itu terlarang " Jelas Konan, Hinata hanya menganggukan kepala tanda mengerti, tetapi matanya terfokus pada satu hal yaitu benda yang dibelakang Konan

" Benda apa itu Konan? " Tanya Hinata heran, sedangkan Konan mengalihkan pandangan awal menuju arah pandang Hinata, ternyata Hinata melihat botol berukuran sedang yang didalamnya terdapat cairan berwarna Orange bercampur warna lavender seperti warna mata yang dimiliki Hinata, Cairan itu bergerak tidak beraturan

" Itu adalah Cakra yang terbentuk dari gabungan cakra Kyuubi dan cakra beberapa Bijuu lainnya " Konan memperhatikan Hinata yang sepertinya tertarik dengan Cakra ini

" Lalu untuk apa Cakra ini? Dan apakah kalian yang menggabungkannya ? " Tanya Hinata lagi, matanya masih terfokus pada Cakra itu

" Bukan " Terdengar suara seorang laki-laki yang sudah berada di belakang Konan dan Hinata

" Nagato ! " Teriak Hinata dan Konan secara bersamaan, pandangan mereka beralih ke Nagato yang menatap mereka berdua

" Apa yang kau maksud dengan Bukan ? " Hinata menaikan satu alisnya, ia masih belum mengerti dengan ucapan Nagato

" Kami tidak menggabungkannya, Cakra ini tercipta karena ketidaksengajaan saat Rikudo Senin memisahkan Cakra-cakra Juubi sehingga membentuk Bijuu. Cakra ini bisa dimasukan ke dalam tubuh seseorang " Tubuh Hinata menegang, Apa ? Karena ketidaksengajaan? Artinya cakra ini berbentuk seperti Monster? Lalu Memasukan Cairan ini ke tubuh sesorang, jangan bilang kalau Cairan itu sudah masuk ke tubuh seseorang maka seseorang itu

" Iya, Dia akan menyerap Cakra ini dan menjadi lebih kuat, mungkin dia bisa dibilang setara dengan Jinchuuriki lainnya walaupun dia tercipta karena ketidaksengajaan itu." Nagato berbicara dengan nada yang tegas dan dingin, Mata Hinata kembali menatap Nagato 'Hebat sekali!' Batin Hinata

" Lalu apakah sudah ada orang yang berhasil ? " Tanya Hinata lagi, ia sangat penasaran dengan Cakra ini

" Belum, masih belum ada Shinobi yang cocok dengan Cakra ini, Tapi ... Kelihatannya kau tertarik ? " Selidik Nagato

" Benarkah itu? Ya aku sangat tertarik dengan Cakra ini ? " Jawab Hinata

" Kurasa hanya pemilik Mata Kekkei genkai seperti Rinnegan, Sharingan , dan Byakugan saja yang bisa menggunakannya."

" Aku menjadi semakin tertarik "

" Lalu apa kau mau mencobanya ? " Tanya Nagato meminta Kepastian

" Ya, aku akan melakukan apapun untuk mendapatkan kekuatan yang lebih besar dan balas dendam dengan Konoha ! " Tangan Hinata mengepal kuat, ia harus bisa mendapatkan kekuatan seperti itu.

" Nagato, apakah kau yakin dengan hal ini " Tanya Konan yang sedang mempersiapkan Alat transfer cakra

" Iya, Aku rasa transfer kali ini akan berhasil karena di dalam tubuh Clan Hyuuga pasti mengalir cakra Outsutsuki, dengan begitu kebencian di dalam dirinya akan bertambah dan dengan mudah kita bisa menangkap bocah Jinchuuriki itu " Nagato tersenyum dengan sinis, ia sudah menunggu saat ini.

" Hah... Hari yang melelahkan, Jinchuuriki yang satu ini sulit juga dikalahkan " Ujar Kisame

" Kau benar dia lumayan kuat " Itachi menanggapi pernyataan Kisame

" Tapi ini semua karena aku, kalau tidak ada aku kau pasti kesulitan mengalahkannya hahaha " Kisame tertawa bangga, sedangkan Itachi menoleh kearah Kisame

" Kau bahkan sudah 3x terpental akibat ulah Jinchuuriki itu, kau masih mau bilang ini semua berkatmu ? "

" Ya aku tau kau juga membantuku tapi itu sedikit, selebihnya aku yang menanganinya " Ujar Kisame tak mau kalah

" Yah terserah kau saja " Itachi tidak mau ambil pusing dengan perdebatannya dengan kisame ia hanya berpusat pada satu tujuan yaitu cepat kembali ke markas dan bertemu Hinata, ia ingin lihat perubahan pada Hinata yang akan memperkuat jurus khasnya.

" Lalu bagaimana dengan gadis itu ? Sebenarnya aku masih penasaran hubunganmu dengannya " Tanya Kisame, ia heran kenapa Itachi berubah drastis saat bertemu dengan gadis Hyuuga itu

" Dia sudah kuanggap seperti adikku sendiri, bagaimanapun juga aku harus balas budi padanya ia sudah menjaga Sasuke untukku." Jelas Itachi sementara Kisame yang mendengar antar perduli dengan tidak pada ucapan Itachi karena terlalu sibuk bangga dengan apa yang telah ia tangkap

" Ya ya ya , dan aku bisa melihat bahwa ada potensi di dalam diri Hyuuga itu, kurasa dia cocok bergabung, sudah lah ayo kita pergi sekarang." Itachi tidak menjawab, ia hanya terus berjalan tanpa memperhatikan Kisame yang marah karena ditinggalkan, padahal tadi dia yang meminta cepat.

Markas Akatsuki

" Bagaimana Hasilnya ? " Tanya Pein

" Aku tidak menyangka ternyata ... Berhasil " Jawab Konan, ia merasa sedikit takjub padahal ia kira transfer ini tidak akan berhasil karena belum ada satupun yang bisa masuk ke dalam tubuh sesorang, walaupun bisa itu hanya bertahan untuk 5 menit sedangkan sekarang sudah 30 menit.

" Sudah kuduga, dia itu sebenarnya kuat hanya sifatnya yang membuatnya terlihat lemah " Jelas Pein, ia melihat Hinata yang masih belum sadar setelah transfer itu dilakukan

" Berapa lama dia akan sadar ? " Tanya Pein, rasanya ia tidak sabar untuk melihat bagaimana gadia ini mengendalikan kekuatannya

" Mungkin sebent- "

" Enggh " Erangan kecil dari mulut hinata membuat Konan berhenti melanjutkan pembicaraan mereka, Mata bulan itu perlahan terbuka, ia mengerjapkan matanya untuk membiasakan cahaya yang masuk, dengan perlahan gadis itu bangun dari posisi nya.

Dari luar memang tampak seperti tidak terjadi apa-apa , tak ada perubahan fisik yang menonjol, tapi cakra mereka telah bergabung menjadi cakra yang berbeda, dan orang biasa bisa merasakan Aura yang gelap menyelimuti gadis ini.

" Aku merasa berbeda " Ujar Hinata, ia melihat sekujur tubuhnya tapi tidak terjadi apa-apa dan ia sepertinya lupa apa yang terjadi, Hinata mulai memejamkan Matanya mengingat sesuatu

Hinata P.O.V

Apa yang sudah terjadi kenapa aku merasa sangat berbeda? Cakra ini bukan cakra yang ku kenal, Apa yang terjadi pada-

DEG!

Mataku terbuka lebar, aku ingat sekarang! Transfer Cakra itu! Iya aku melakukan transfer cakra itu, lalu apakah berhasil?

" Iya semuanya berjalan dengan lancar "Jawab Konan, Ah aku lupa kalau ada Konan dan Pein disini, Apakah yang Konan katakan itu benar?

" Sungguh ? " Tanyaku memastikan

" Iya, Apakah kau merasakan Cakra yang lain ? " Tanya Konan

" Iya aku merasakannya cakra ini sungguh luar biasa "

" Artinya ia sudah ada di dalam dirimu, kau sungguh beruntung tak semua orang memiliki keberuntungan sepertimu, Hanya tinggal kau mencoba berkomunikasi dengan Kyuura" Tunggu ! Kyuura?

" Kyuura? Siapa itu ? " Tanyaku bingung

" Kyuura adalah Monster yang ada di dalam dirimu jadi berusahalah agar kau bisa diterima olehnya "

" Kenapa kau bisa tau ? " Tanyaku Heran, kenapa dia bisa tau banyak?

" Aku memiliki mata Rinnegan, dan satu hal yang perlu kau ingat! Kyuura bukanlah Monster biasa dia setara dengan para Bijuu, bahkan bisa disebut kau juga seorang Jinchuuriki dan karena ia terbentuk lebih banyak oleh Cakra Kyuubi, mungkin wujudnya akan seperti Kyuubi juga " Jelas Pein

" Oh, aku mengerti dan bagaimana aku mengendalikannya ? " Tanya ku lagi, aku harus waspada jika tiba-tiba aku lepas kendali.

" Kau akan belajar dengan Itachi walaupun ia bukan seorang Jinchuuriki tapi ia pernah melihat bagaimana Jinchuuriki itu mengendalikan Bijuu nya." Jelas Pein , Aku hanya mengangguk

" Pein " Panggil Konan

" Iya aku mengerti, sepertinya Itachi sudah kembali dan kita harus segera melaksanakan ritual nya, Hinata ikutlah dengan Aku dan Konan " Ajak Pein, aku menatap Pein bingung, Bagaimana ia bisa tau kalau ada Itachi disini?

" Ha? Untuk apa? Apakah ada yang penting ? " Aku bingung kenapa aku harus ikut juga?

" Kau taukan Misi Itachi dan Kisame ? " Tanya Pein tegas

" Iya menangkap seorang Jinchuuriki " Jawabku tak kalah tegas

" Iya, setelah mereka berhasil tugas kita semua adalah memindahakan Bijuu itu ke Patung Gedo " Jelas Konan kepadaku

" P-pa-patung Gedo ? " Tanyaku bingung , Patung Gedo ? Apa itu?

" Sudahlah jangan banyak bicara ikut saja nanti kau juga akan tau ! " Perintah Pein, aku hanya diam dan mengikuti Pein dan Konan. Mereka ternyata sudah ada di depan Patung Gedo yang terletak di tengah markas Akatsuki,, mereka berdiri di salah satu jari-jari patung yang disebut Patung Gedo itu.

" Ini yang namanya patung Gedo ? " Tanyaku takjub, walau sedikit menyeramkan tapi itu benar-benar patung yang keren.

" Iya, naiklah dan kita mulai ritualnya " Pein menaiki salah satu jari di patung tersebut dan aku melakukan hal yang sama kami pun memulai ritualnya.

Hinata P.O.V End

Normal P.O.V

Setelah berhasil melakukan ritual pegambilan Cakra Bijuu, semua anggota akatsuki beristirahat, Hinata sibuk mencari Itachi karena dari tadi ia tidak melihat keberadaan Pemuda itu.

Tapi tiba-tiba saja Hinata melihat Itachi yang sedang berjalan keluar Markas, dengan cepat Hinata berlari mengejar Itachi untuk menanyakan sesuatu.

" Itachi kau punya waktu luang ? " Tanya Hinata pada Itachi

" Hm.. Aku rasa aku punya, untuk apa ? Apa ada sesuatu Hinata ? " Tanya Itachi, Hinata tersenyum

" Kumohon ajarkan aku untuk menjadi lebih kuat dan untung mengendalikan Kyuura" Jelas Hinata Senang, Mata Itachi Melebar seketika, Kyuura? Monster yang ada di Markas Akatsuki itu? Benarkah ...

" Kyuura? Kau mengetahuinya ? " Tanya Itachi dengan penuh penekanan

" Iya , Pein yang memberi tahuku tentang hal itu, sekarang Kyuura sudah ada di tubuhku " Jelas Hinata dengan tenang, sedangkan Itachi yang mendengarnya semakin terkejut, ia tidak menyangka Pein berbuat sejauh ini

" Baiklah Kita latihan sekarang di Hutan Sebelah Barat " Jelas Itachi, Hinata makin melebarkan senyumnya dan mengangguk kepala dengan semangatnya

" Bagaimana Neji ? " Tanya Shikamaru

" Masih tidak ada pergerakan, aku tidak menemukan sesuatu " Jelas Neji

" Cihh, padahal menurut informasi mereka ada di Hutan Sebelah Barat, kita sudah disini sekarang tapi tak ada satupum " Jelas Shikamaru

" Tidak! Kita tidak boleh menyerah sekarang ! Kita Harus Menemukan Hinata " Teriak Naruto, ia semakin mengepalkan Tangannya

Naruto P.O.V

Sial ! Bagaimana ini? Hinata kau dimana ? Hinata maaf, maaf karena aku ... Aku...

" Tunggu Shikamaru ! " Aku dan tim lainnya terkejut dengan teriakan Kiba sepertinya ada sesuatu

" Ada apa Kiba ? " Tanya Shikamaru, Kiba masih diam di tempat, apa yang dia lakukan?

" Shino ! " Teriak Kiba, aku mengalihkan pandangan ke Shino, pecinta serangga itu menganggukkan kepalanya, apa maksudnya?

" Ada apa Ceritakan pada Kami ! " Teriak Sakura

" Neji gunakan Byakuganmu arah jam 12, aku hanya ingin memastikan " Pinta Kiba, aku melihat Neji langsung menggunakan Byakugannya dan seketika bahunya menegang

" Ada apa cepat beritahu kepadaku ! " Teriakku tak mau kalah, oh ayolah aku ingin tau itu

" Ada apa Neji? Jelaskan Pada kami " Shikamaru bahkan terlihat tidak sabaran

" Hi-Hi-Hinata Sa-Sama ! " Tunggu ! Apa Hinata?!

SREKK

Neji, Kiba dan Shino langsung pergi mendahuluiku Tak akan kubiarkan, sedikit perasaan cemas dihatiku apakah Hinata mau bertemu denganku atau tidak, tapi aku bahagia aku masih bisa bertemu Hinata... Tunggu aku! Hinata

Naruto P.O.V End

Normal P.O.V

" Mereka ini lagi lagi hilang kendali " Shikamaru menggelengkan kepalanya terpaksa ia harus mengejar Ke-4 temannya itu

" Sakura " Panggil Sai

" Kau tidak apa-apa? "

" Kenapa kau bertanya seperti itu? " Tanya Sakura kembali

" Tidak, aku hanya cemas jika kau tersakiti melihat Naruto seperti itu "

" Apa ? Kau bercanda? Seharusnya aku yang merasa bersalah saat ini "

" Kenapa? Bukankah kau mencintai Naruto? "

" SAI! JAGA UCAPANMU! Aku hanya mencintai Sasuke, Sai "

" Lalu penembakan Tempo hari ? "

" Itu hanya agar Naruto melepaskan janji nya kepada Sasuke tapi itu tidaklah berhasil... Ah sudahlah kita ketinggalan jauh lebih baik kita kejar mereka " Teriak Sakura

" Hm " Tanpa banyak bicara sai langsung mengikuti Sakura mengejar yang lainnya


...

" Kau kurang cepat Hinata tambahkan kecepatanmu lagi ! " Teriak Itachi

" Hn " Hinata berlari lalu menghilang dan tiba tiba muncul lagi dan menghilang lagi lalu tiba tiba muncul dibelakang itachi dan melempar kunainya

" Hampir saja aku kena, kau sudah bisa sedikit menguasainya " jelas Itachi

" Iya, aku sudah bisa merasakan Cakra itu menyatu " Ucap Hinata

SREEKK!

Hinata dan Itachi saling berpandangan ke arah yang sama , sepertinya ada seseorang disini selain mereka berdua

" Itachi-nii " Panggil Hinata, Itachi lalu mengaktifkan Sharingannya

" Orang-orang Konoha " Jelas Itachi

" Benarkah " Pandangan Hinata berubah sayu, lagi-lagi orang konoha apakah mereka akan menangkap Hinata karena telah menjadi buronan?

" Kau tak usah Khawatir, kau itu kuat, kau bisa mengalahkan mereka, apa perlu aku bantu ? " Tawar Itachi

" Tidak perlu, aku mengenal Cakra mereka , lagipula ada Neji-nii juga disini, cakranya sama seperti waktu itu " Jelas Hinata

" Baiklah kau hati-hati, aku pergi dulu " Itachi langsung meninggalkan Hinata, Sementara Hinata bersiap menunggu kedatangan mereka.

SREEK! SREEKK!

" Mereka datang " Ucap Hinata

Tap! Tap! Tap!

" Hi-hinata " Ucap Naruto, ia tidak bisa mengalihkan pandangannya pada Hinata

Naruto P.O.V

" Hi-hinata " Bibirku bergetar memanggil nama Hinata, Apa aku sekarang bermimpi? Ini Hinata? Benar ini Hinata? A-a-aku bahagia , sungguh terimakasih Kami-sama sudah mengabulkan keinginanku , aku bisa melihat Hinata lagi

" Hi-hinata-sama " Aku mendengar Neji juga memanggil Hinata, dari matanya terpancar kekhawatiran yang mendalam aku bisa melihat itu

" Jadi kau benar-benar bergabung dengan Akatsuki... Hinata " ujar Shikamaru. Ah benar aku juga baru sadar kalau Hinata menggunakan jubah Akatsuki, sementara Kiba menggeram melihat Hinata

" Hinata.. Kenapa kau menjadi seperti ini.. Apa yang terjadi ! " Teriak Kiba, akupun mengepalkan tanganku lebih kuat.

" Naruto " Mataku membelalak dia memanggilku? Benarkah?

" Hi-Hinata pulanglah " Ujarku hampir saja air mataku ini ingin mengalir, tapi sekuat tenaga aku membendungnya

" Maaf aku tidak bisa " Tubuhku menegang apa maksudnya?

" Ma-maksudnya? Apakah mereka yang membuatmu seperti ini? Tenang Hinata aku akan membalas mereka aku akan mengejar mereka ! " Ucapku tegas , tapi tiba-tiba Neji berteriak

" Naruto! Hi-Hinata-sama! Di-dia ! " Aku melihat kearah Neji yang sedang mengaktifkan Byakugannya dan aku melihat Hinata-

DEG! DEG!

Tu-tubuh Itu...

" Maaf Naruto-kun tapi aku tidak bisa membiarkanmu untuk membawaku kembali ! " Ekor itu! Seperti milik kurama! Apa yang terjadi dengan Hinata

" Apa yang mereka lakukan padamu Hinata ! " Teriakku, aku lepas kendali sehingga membuat kyuubi hampir mengambil alih tubuhku, Aku merasakan Ekor ke-2 muncul , aku harus tahan! Sial ! Kenapa aku terjebak di kondisi seperti ini! Aku tidak ingin melihat Hinata seperti ini, tapi kenapa perubahan Hinata itu Seperti seorang... Jinchuuriki


...

Gomen kalau Updatenya telat lagi T_T , Author harus ngurusin banyak pekerjaan diluar sana maaf yaa minna! Tapi tenang saja Author tetep semangaattt! Yosh, kita balas Review :

Uzumaki Dzikri : Chapter 9 nya udah diupdate nah sekarang chapter 10 nya juga, selamat membacaa

Laveraaxx : Masa sih? Ya ampun makasih ya udah nungguin T.T maaf kalau Update chap 9 kelamaan hehehehe, Oke langsung fight ya? Emm kayaknya fight chapter depan deh, tungguin aja ya dan terimakasih udah membaca cerita ini walaupun baru Review \m/ Oke Ganbatte!

THE YAMI : Maksudnya gimana ya? Updatenya atau alurnya? Author nggak ngerti heheheh *PLAKKK

Lavienda : Terimakasih sudah menunggu, selamat membacaa!

salsabilla ramadhana : Okeeh Lanjuuuttt!

Once98 : SIpp (y) ini udah lanjut kok

Anitaa Hyuga: Selamat membacaaa \m/

YahikoAnakBaek : Author masih belum memikirkannya nih, kalau ada saran tolong dikasih tau ya biar cerita ini makin bagus \m/

Rifky Austin : Hahaha nggak discontinue kok , Cuma yah biasa lah hahaha

Guest: Yes, dilanjutin kok ! Terimakasih sudah membaca \m/

Ina: Iya si nata padahal udah dalem banget sedalem jurang eh naru nya itu Nggak Pekaaaa T.T #Authorngamukngamuksendiri

Okeeehh Sudah dibalas terimakasih ya sekali lagi sudah membaca dan menantikan Cerita ini, Author bakalan Semangat ngelanjutinnya maaf ya kalau updatenya agak lama …. Sedikit hehehe. Yosh ! Sampai jumpa di next chapter !

Please

R

E

V

I

E

W

.