GRUMPY GIRL
Happy Reading yeoreobun..
NO BASH PLEASE ^^
Don't like don't Read!
NO PLAGIARISM PLEASE ^^
Sorry for Typo
Author: xoxohansoo or Jowl7
Cast :
Kim jongin
Do kyungsoo (genderswitch)
Kim Hanbin
Byun baekhyun
Kris ex exo
Other Cast akan bertambah seiring cerita ya, temuin sendiri aja wk :D
Genre : School life, Romance, Fluff
Rated : T
Length : chaptred
Chapter 10
.
.
Kyungsoo baru saja selesai keluar dari kamar mandi dengan rambut panjangnya yang basah juga dengan handuk yang menempel pada lehernya. Seletah kejadian di taman sekolah bersama jongin, sungguh hati kyungsoo sangat tidak tenang. Kyungsoo selalu memikirkan perkataan jongin, andai saja jongin menyatakan cintanya dengan tulus bukan karna taruhan sialan itu. Pasti kyungsoo sangat bahagia, namja yang ia cintai ternyata juga mencintainya, tapi sayangnya sikap manis dan pernyataan cinta jongin hanya sekedar skenario taruhan tersebut.
Kyungsoo menghela nafasnya kasar seraya mengusap acak rambut basahnya dengan handuk,
"dasar namja sialan!" Kyungsoo melempar handuknya asal ke tempat pakaian kotor.
"kau masih memikirkannya?"
Kyungsoo terlonjak kaget karna suara berat seorang namja tepat di telinganya "OMO!" mata bulat kyungsoo melebar saat melihat hanbin yang dengan santainya tersenyum bodoh didepannya.
"apa yang kau lakukan! Kau membuatku jantungan –" dengan seluruh emosinya kyungsoo memarahi hanbin dengan bibir yang terus menerus mengoceh tanpa henti. Mungkin noona-nya ini belajar banyak dari sahabatnya –byun baekhyun, batin hanbin.
Bukannya takut,justru hanbin terkikik geli melihat tingkah noona-nya. Saat marahpun monster cantik itu tetap terlihat lucu dan cantik. Lihat saja mata bulatnya yang terus menatap hanbin tanpa henti bahkan hanbin terus menduga mata bulat itu sebentar lagi akan melompat keluar, bibir cherry-nya yang terus maju beberapa centi membuat noona-nya ini semakin menggemaskan. Sepintas hanbin berfikir mengapa jongin sejahat itu dengan noona-nya, hanbin yakin jongin pasti menyesal telah menyakiti noona lucunya ini.
CUP!
Gemas dengan tingkah noona-nya dengan nekat hanbin mengecup bibir cherry kyungsoo. Jangan bertanya bagaimana reaksi kyungsoo, tentu saja ia sangat kaget dengan tindakan mengejutkan adiknya itu. Kyungsoo diam, diam karna tindakan konyol hanbin.
"yaaaaaa! Apa yang kau lakukan? Mengapa kau menciumku eoh?!"
"aku hanya mengecup bibir mu. Apa kau mau aku perlihatkan perbedaan ciuman dan kecupan?" hanbin mendekatkan wajahnya ke wajah kyungsoo disertai dengan seringai kecilnya.
Sontak kyungsoo mundur bebrapa langkah dari hadapan hanbin, "y..yaa! kurang ajar kau, Do hanbin!"
"…" hanbin tetap diam dengan seringai-an tipisnya. Dalam hati ia tertawa puas melihat reaksi noona-nya ini.
Kyungsoo merasa ketakutan dengan sikap hanbin, dengan kepolosannya ia memanggil eommanya seperti anak kecil yang sedang di jahili oleh temannya "ya yaa! Eommaaaaaaaaaaa.." kyungsoo berlari keluar kamarnya sendiri setelah menatap hanbin dengan tatapan aneh, takut dan kesal.
Setelah kyungsoo menghilang dari kamar miliknya sendiri dan juga meninggalkan hanbin yang kini sedang asik tertawa puas seraya memegang perutnya. Noona-nya ini sangat lucu.
Niat hanbin masuk ke kamar kyungsoo sebenarnya adalah untuk sedikit menghibur noona-nya yang sedang terpuruk. Tapi lihatlah, karna hal kecil saja kyungsoo lah yang justru membuat hanbin tertawa terbahak-bahak.
.
Grumpy Girl
.
Bel masuk kelas telah berbunyi, seluruh siswa sudah berada di dalam kelas dengan bermacam aktifitas yang mereka lakukan sebelum guru mereka datang.
Seperti baekhyun yang dengan asiknya bercerita kepada kyungsoo tentang seseorang yang belakangan ini mengaku menyukai dirinya –baekhyun , namja itu pun sering mengiriminya pesan singkat dan meletakan bunga mawar didepan pintu rumah baekhyun setiap hari. Kyungsoo terus menyimak segala curahan hati yeoja didepannya ini, kadang ia tertawa bersama dan kadang ekspresi mereka yang tiba-tiba menjadi serius. Dan kegiatan mereka berdua –baekhyun dan kyungsoo- mampu menarik perhatian seorang namja yang duduk di barisan samping dari barisan tempat kyungsoo duduk.
"kau menyukai kyungsoo ya?" suara seorang namja membuyarkan lamunan jongin dan terpaksa meninggalkan pemandangan indah yang sedari tadi ia pandang hanya untuk mengalihkan pandangannya kepada namja yang berani-beraninya mengganggu jongin.
"huh?" jawab jongin dengan sedikit kebingungan. Karna namja yang duduk disampingnya ini bertanya kepada dirinya, ini pertama kalinya seungkwan berbicara kepada jongin.
"kau menyukai kyungsoo?" ulangnya lagi.
"memangnya apa urusanmu?" jawab kyungsoo dingin disertai dengan wajah angkuhnya.
"tidak ada sih, tapi aku bisa membantumu untuk membuat kyungsoo juga menyukaimu"
Jongin mengerutkan keningnya, ia binggung karna seungkwan tiba-tiba berbicara seperti itu. Kalau jongin sombong, ia pasti akan menjawab ucapan seungkwan dengan pernyataan kalau kyungsoo juga sebenarnya sudah menyukainya. Oh tidak! Bahkan mencintainya. Tapi jongin juga sedikit penasaran dengan cara seungkwan untuk membantunya mendekati kyungsoo. Hitung-hitung menjadi referensi cara agar kyungsoo memaafkannya, pikirnya.
"bagaimana caranya?"
"dari kecil aku selalu bersekolah di sekolah yang sama dengan kyungoo, ya walaupun aku dan dia tidak pernah terlihat berbicara. Tapi yang aku perhatikan dari kyungsoo dia menyukai permen lollipop." Seungkwan berucap dengan suara berbisik pada jongin.
Jongin sedikit berfikir, "apa buktinya? Aku tidak mau kau menjebakku."
Seungkwan pun kini terlihat sedang berfikir, mengingat kejadian-kejadian dahulu tentang kyungsoo "hhmm.."
"ah iya! Dulu saat kelas 2 junior high school, pernah ada senior yang menyukai kyungsoo. Senior itu selalu menunjukan rasa sukanya kepada kyungsoo secara terang-terangan, padahal senior itu sangat populer di sekolah.." seungkwan menjeda sebentar ucapannya.
"dan setiap pagi aku selalu melihat kyungsoo masuk ke kelas dengan senyum yang tidak pernah lepas dari wajahnya, dan saat itu aku selalu melihat dia membawa lollipop setiap pagi ke dalam kelas. Aku juga pernah tidak sengaja melihat senior yang menyukai kyungsoo setiap pagi menempelkan lollipop di loker kyungsoo. Dari kejadian itu aku tahu bahwa yang memberikan kyungsoo permen lolipop itu adalah senior yang menyukai kyungsoo. Tidak hanya permen lollipop dari pemberian senior tampan itu saja yang kyungsoo suka, baekhyun juga sering memberikan perpen lollipop kepada kyungsoo dan reaksi kyungsoo juga sama, ia terlihat sangat senang sekali. Ahhh dia terlihat sangat lucu dan manis secara bersamaan jika sudah diberikan permen lollipop." Jelas seungkwan panjang lebar, jongin terus menyimak sampai seungkwan menyelesaikan ceritanya. Namun jongin sedikit kesal dan berakhir dengan tatapan tajamnya kepada seungkwan karna kalimat terakhir dari ceritanya,
"ck! santai saja dan jangan menatapku seperti itu. Aku tidak menyukainya. Aku hanya kagum dengan wajah manisnya itu, apa salah?"
"…" jongin memutar bola matanya malas. Dan beralih menatap kyungsoo kembali.
"bagaimana? Ikuti saja saran ku, aku yakin dia akan menyukaimu juga. Karna aku dengar senior yang menyukai kyungsoo itu berhasil mendapatkan kyungsoo dan mereka berdua berpacaran."
"benarkah?" jongin bertanya dengan mata yang tetep tertuju pada kyungsoo.
"hemm.. coba saja"
.
Grumpy Girl
.
Bel sekolah pun berbunyi, seluruh siswa berhamburan keluar sekolah menuju rumahnya masing-masing. Kyungsoo, yeoja cantik ini berdiri di depan gerbang sekolah unruk menunggu jemputan eommanya. terlihat ada raut kekesalan di wajah cantiknya kini. Kyungsoo kesal karna Hanbin yang tiba-tiba menyuruhnya untuk pulang sendiri atau meminta eommanya menjemput pasalnya hanbin yang diharuskan latihan dance bersama temannya yang lain. Terpaksa hanbin menyuruh noonanya pulang sendiri.
"kyung.." seorang namja memanggil nama kyungsoo dengan lembut. Sontak kyungsoo mengalihkan pandangannya kearah sumber suara.
Mata kyungsoo membola saat melihat namja yang kini berdiri di sampingnya. Diam, tidak ada satu patah katapun yang keluar dari bibir cherry-nya. Perasaannya tidak tenang, masih sama persis seperti 2 tahun yang lalu..
"hai kyungsoo" namja itu memberikan senyuman hangatnya kepada kyungsoo yang tetap dengan tatapan terkejutnya.
"oppa.." kyungsoo berujar pelan.
"ne, kita bertemu lagi" kris menjawab ucapan kyungsoo yang hampir bisa disebut dengan gumaman mungkin.
"apa yang kau lalukan di sini oppa?" mati-matian kyungsoo untuk terlihat tegar didepan mantan kekasihnya ini, kris. Ia tidak mau terlihat lemah atau sampai menangis di depan kris.
Kris bisa membaca raut wajah kyungsoo, kris tau kyungsoo sedang menahan tangisnya. Dengan gerakan cepat kris menarik kyungsoo dalam pelukannya. Kyungsoo tidak bisa berontak karna kris yang memeluknya erat, kyungsoo pun akhirnya pasrah dalam pelukan mantan kekasihnya ini. jujur ia sangat merindukan kris, sangat. Tanpa dikomando pun airmata yang sedari tadi kyungsoo tahan akhirnya jatuh juga.
Kyungsoo tidak bisa mengelak lagi bahwa ia sangat merindukan kris. Perlahan pun kyungsoo mengerakkan tangan mungilnya untuk balas memeluk kris. Bahkan kini kyungsoo dengan terang-terangan menangis di pelukan kris, kyungsoo melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang sedari dulu ia pendam.
"mengapa kau pergi? Kemana saja kau? Kau jahat! Kau meninggalkan ku, oppa hiks.."
Kris terdiam mendengar segala pertanyaan kyungsoo, dia sudah yakin dari awal pasti kyungsoo akan menanyakan mengapa ia pergi. Lagi-lagi perasaan bersalah lagi yang menghampiri dirinya saat melihat kyungsoo menagis.
Kyungsoo mengoncangkan tubuh munggilnya dalam pelukan kris kesal karna kris yang tidak kunjung menjawab pertanyaannya, "hikss.. bicaralah! Jelaskan padaku!"
"maafkan aku, akan ku jelaskan semuanya didalam mobil. Aku akan mengantar mu pulang" ucap kris akhirnya seraya mengelus rambut hitam kyungsoo.
"andwae! Jelaskan sekarang.." kyungsoo terus berontak didalam pelukan kris.
Kris diam, apa ia harus menceritakan semuanya dengan kyungsoo? Apa kyungsoo akan mengerti dengan penjelasan kris nantinya. Ia takut kyungsoo semakin menjauhinya dan kris tidak mau itu terjadi.
"kita bicarakan di dalam mobil kyung, lihatlah tatapan teman-teman sekolahmu kepada kita. Berhentilah menangis" ujar kris selembut mungkin agar kyungsoo mau menuruti perkataannya.
Kyungsoo tidak menjawab, ia melepas paksa pelukan antara dirinya dan kris. Kyungsoo menatap kris dengan pandangan yang sulit di artikan dan tak lama dari acara menatap kris, kyungsoo meganggukkan kepalanya pelan.
Tanpa menunggu aba-aba lagi, kris menggenggam tangan mungil kyungsoo seraya mengajaknya masuk ke dalam mobilnya yang berada di pinggir jalan.
.
Grumpy Girl
.
Kyungsoo yang kini sedang merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk nya seraya memikirkan semua penjelasan yang kris katakan tadi sore di dalam mobil milik kris. Entah bagaimana bisa, kyungsoo merasakan perasaan yang berbeda. Kris mengatakan bahwa ia telah bertunangan dengan seorang perempuan asal china yang dijodohkan oleh appa kris dan appa dari perempuan tersebut yang merupakan rekan kerja sekaligus sahabat dari appanya sendiri. Kris dan perempuan itu sebenarnya sudah dekat dari kecil dan bahkan perempuan tersebut mengatakan bahwa ia memiliki rasa lebih dengan kris dan pada saat itu kris terlihat juga sama menyukainya, hanya saja gadis itu lebih memilih tinggal di china dan jauh dari kris entah apa alasannya. Ia kembali lagi ke korea karna merindukan kyungsoo karna sejujurnya kris masih amat mencintai kyungsoo dibanding dengan tunangannya. Dan kris juga bilang bukan berarti ia membenci tunangannya tersebut. Kurang lebih seperti itu peryataan atau penjelasan yang kris berikan kepada kyungsoo.
Kyungsoo berfikir yang kesekian kalinya, ia terus berusaha memahami perasaannya sendiri. Entah mengapa saat kris menyatakan ia telah bertunangan hati sekaligus perasaan kyungsoo terasa menerima peryataan tersebut. Tidak ada rasa sakit, perih atau sesak yang ia rasakan selama ini saat berharap kris datang kembali lagi kepadanya dan menjelaskan semuanya.
Kyungsoo merasa lega dengan perasaannya kini, mungkin sejak dulu ini yang kyungsoo butuhkan. Penjelasan. Dan saat kris menjelaskan semuanya kyungsoo benar-benar merasa bebas. Kyungsoo pun tidak mengerti dengan perasaannya kini, mungkinkan ia telah melepas kris? Membuat kris pergi dari ruang di hatinya. Tapi ini terasa begitu menyenangkan, tanpa sadar kyungsoo tersenyum tipis dengan mata bulat yang terpejam.
DRTTT..DRRTT..
Getaran ponsel kyungsoo di meja kecil samping tempat tidurnya membuat kyungsoo membuka matanya, memudarkan senyum tipis yang tadi menghiasi wajah cantiknya. Kyungsoo menyambar ponselnya dengan posisi yang masih berbaring malas di kasur. Ia buka sebuah pesan dengan cepat tanpa melihat siapa pengirimnya dan sedetik kemudian matanya membola dengan sempurnya. Kim jongin.
"Hai.."pesan singkat yang jongin kirimkan membuat jantung kyungsoo berdebar tak normal. Matanya terpejam bermaksud untuk menetralkan degupan jantungnya sendiri.
Lama kyungsoo berfikir untuk mencari balasan yang tepat atas pesan singkat jongin, jujur saja ia sangat terkejut. Sejak kejadian di taman sekolah, jongin sama sekali tidak pernah berbicara kepadanya atau bahkan menyapanya. Itu memang keinginannya sendiri kepada jongin dan kyungsoo menyesal. Sejujurnya ia merindukan jongin, sangat. Tapi ego masih membalut hatinya dan pikirannya dengan erat.
Dan saat ini kyungsoo merasa senang saat jongin mengiriminya pesan singkat. Tapi kyungsoo tidak ingin berlebihan dengan ini. dengan perasaan gugupnya kyungsoo membalas pesan dari jongin..
"hai" kyungsoo tersenyum dalam hati saat ia berhasil membalas pesan dari jongin.
"emm sedang apa?" belum ada 5 detik kyungsoo membalas pesan jongin, namja itu sudah membalas kembali pesan singkat tersebut. Apa dia tidak mempunyai pekerjaan? Cepat sekali membalas pesanku. batin kyungsoo dalam hati.
Seperti tadi kyungsoo perlu waktu lebih lama untuk memikirkan balasaan apa yang akan ia kirimkan kepada jongin. "berbaring" berfikir lama namun hanya membalalas dengan 1 kata, ck do kyungsoo!.
"mmm begitu, apa kau sudah makan?"
Kyungsoo tersenyum kembali saat jongin membalas kembali pesan singkatnya, "ne, sudah"
Disebrang sana, kim jongin merasa hatinya kembali merasa sesak. Kyungsoo terlihat sangat tidak lagi memperdulikannya, kyungsoo benar-benar mengangap diantara mereka sama sekali tidak pernah ada hubungan apapun. "apa kau masih membenciku?"
Kyungsoo diam saat membaca balasan jongin. ia mencoba bertanya pada dirinya sendiri atau lebih tepatnya pada hatinya, apakah aku memembencinya? kyungsoo tidak membalas pesan jongin karna ia masing bingung dengan jawaban yang akan ia berikan nantinya.
Sementara jongin, jantungnya terus berdebar tak karuan menebak-nebak jawaban apa yang kyungsoo berikan. Jujur ia sangat berharap kyungsoo tidak lagi membencinya, namun sepertiya jongin mulai kecewa karna lama ia menunggu tapi kyungsoo tak juga membalas pesannya. Apa itu artinya kyungsoo masih membencinya?
.
Grumpy Girl
.
Pagi ini kyungsoo dan hanbin masih seperti biasa sarapan bersama eomma mereka dan dilanjutkan berangkat kesekolah bersama seperti biasa. Saat didepan pintu gerbang sekolah, hanbin terpaksa meninggalkan kyungsoo karna tiba-tiba saja ia ditarik oleh teman satu club dance nya. Dengan perasaan kesal kepada teman adiknya itu kyungsoo berjalan ke arah kelasnya sendiri disertai dengan wajah masam tentu saja. tanpa sengaja ia menginjak permen lollipop yang tergeletak di rumput taman sekolah dan sepertinya permen tersebut tidak sengaja terjatuh atau memang dibuang sembarangan oleh orang yang tidak bertanggung jawab kemarin karena dilihat dari kemasan lollipop itu yang sudah berembun, kyungsoo membungkuk dan mengambil lollipop tersebut lalu membuangnya ke tempat sampah seraya melanjutkan perjalanannya menuju kelas.
Setelah kyungsoo sampai di depan kelasnya, ia lantas mengedarkan pandangannya ke seluruh badan kelas untuk mencari namja yang membuat jantungnya berdebar tadi malam. Dapat! Namja berkulit tan yang sedang duduk seraya memainkan ponsel canggihnya. Huhhh bukan ini harapan kyungsoo, mana bisa ia masih saja memikirkan namja kurang ajar itu padahal namja itu telah menghancurkan hatinya. Kyungsoo bertanya dalam hatinya seraya menatap jongin dari ambang pintu kelas 'apa dia tidak merasa bersalah? Dia kelihatan santai sekali tanpa ada beban. Huftt ini memang benar-benar rencananya, namja kurang ajar itu hanya mepermainkan perasaan ku!'
"hey kyung?! Mengapa kau berdiri disana eoh?" suara baekhyun berhasil membuat kyungsoo tersadar dari pertayaan-pertayaan dalam hatinya. Kau harus bangun kyungsoo!
Kyungsoo melangkahkan kakinya dengan sedikit gugup kearah tempat duduknya. Bagaimana tidak gugup, saat baekhyun meneriaki namanya sontak mata tajam jongin menatap ke arah pintu kelas dan itu membuat mata tajam jongin dengan mata bulat kyungsoo bertemu. Kyungsoo tidak ingin salah tingkah dengan tatapan itu, dengan gerakan cepat dan sedikit gugup kyungsoo berjalan ke arah bangkunya, ahhh jantungnya bermasalah lagi!
Setelah kyungsoo sampai di depan bangkunya, ia melirik jongin yang sedang duduk dibangkunya sendiri. Dan yang kedua kalinya tatapan merekan bertemu, kyungsoo kaget bukan main jantungnya benar-benar berdebar dengan cepat. Jadi jongin masih menatapnya sedari tadi dan uhhh pipi kyungsoo mulai bersemu merah hanya karena tatapan jongin.
"hai kyung.." sapa jongin cepat kepada kyungsoo.
Kyungsoo memalingkan wajahnya berusaha memutuskan kontak mata antara mereka berdua –jongin dan kyungsoo. Kyungsoo berusaha menahan rasa gugupnya mati-matian, dengan gerakan cepat ia menduduki dirinya langsung di bangku miliknya tanpa menjawab sapaan dari jongin.
Namun sepertinya jongin mulai tidak tahan dengan sikap acuh kyungsoo. Dengan seribu keberanian yang tiba-tiba saja merasuki tubuh seorang kim jongin untuk menghampiri kyungsoo di tempat duduknya.
"kyung.." jongin memanggil kyungsoo sekali lagi.
Kyungsoo tentu saja kaget, ia menatap onyx hitam jongin dengan debaran kencang di jantungnya.
"kyungsoo.." jongin berujar kembali. Kyungsoo tetap diam menatap onyx hitam namja di depannya kini tanpa ada niatan untuk membalas panggilannya.
Jongin mulai sedikit tak sabaran lagi, ia mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh kyungsoo lalu menyentuh pundak kyungsoo dan menggoyangkannya pelan. "apa kau masih membenciku? Apa permintaan maafku belum cukup? Aku harus bagaimana agar kau memaafkanku?!" tanpa sadar nada suara jongin yang mulai meninggi.
Kyungsoo tersentak, kyungsoo merasa seperti ada sengatan listrik halus yang menjalar ditubuhnya saat jongin menyentuh bahu sempitnya. Sadarkan kyungsoo sekarang sebelum kyungsoo mati ditempat karna perlakuan jongin yang mampu membuatnya jantungan.
"le.. lepaskan ck!" kyungsoo berdecih seraya menggedikan bahunya kasar berusaha menyingkirkan tangan jongin yang ada di bahu sempitnya itu.
Jongin justru semakin mengeratkan cengkramannya di bahu kyungsoo, "tidak! Katakan, apa kau masih membenciku? Jika iya, aku mohon maafkan aku kyung.." jongin berujar lirih namun masih dengan tatapan memohonnya sekaligus tersirat tatapan tajam didalamnya juga.
"aku tidak tahu.." kyungsoo berujar cepat.
"apa yang harus aku lakukan agar kau memaafkan ku? Katakan Do kyungsoo!" jongin kembali menaikan nada bicaranya. Hhhh jika saja wanita didepannya ini bukan seorang yeoja keras kepala seperti do kyungsoo, dijamin wanita lain pun langsung akan menciut saat mendengar bentakan dari jongin.
"jongin-ah.." ucap kyungsoo berusaha tegas yang disertai dengan kerutan dikeningnya. Berusaha memberikan tatapan peringatan kepada namja di depannya.
"aku mencintaimu kyung, sunguh!" jongin berujar tinggi kembali. sebenarnya ia menyesal karna tanpa sadar ia membentak yeoja yang di cintainya ini.
Teman-teman kelas jongin dan kyungsoo pun tersentak kaget saat mendengar suara tinggi jongin. Mata mereka kini menatap kyungsoo dan jongin dengan penasaran. Termasuk baekhyun yang kaget saat mata sipitnya melihat jongin dengan kyungsoo berhadapan dan saling menatap.
"jo..–" ucapan kyungsoo terputus dengan perkataan jongin.
"dengarkan aku! Maafkan aku telah melakukan hal bodoh kepadamu, aku menyesal kyung percayalah. Dan aku mohon maafkan aku, jangan acuhkan ku lagi. Jangan bersikap kau seolah tidak mengenalku! Aku tidak bisa, kumohon jangan lagi. Aku mencintai mu, sungguh mencintaimu Do kyungsoo. Jadilah kekasih ku kembali, berikan aku kesempatan satu kali lagi, aku mohon. Ini tulus kyung percayalah ini bukan atas taruhan bodoh itu. Aku mohon kembalilah.." jongin terus meluapkan isi hatinya kepada kyungsoo. Berusaha membuat kyungsoo mau mempercayainya kembali, membuat kyungsoo mau menerimanya kembali. Tanpa malu jongin melantangkan suaranya dan tentu saja membuat suaranya terasa bergema di ruang kelas.
Tentu saja suara jongin terasa bergema, bukan hanya ia melantangkan suaranya tapi juga karna kini semua penghuni kelas –teman-teman kelas – memusatkan perhatiannya kepada jongin dan kyungsoo. Dan mereka –kyungsoo dan jongin tidak menyadari bahwa kini mereka menjadi pusat perhatian siswa lainnya.
Dengan deru nafas yang memburu disertai dengan detak jantung yang tak menentu, jongin masih melanjutkan sesi melupkan perasaannya kepada kyungsoo. "kau selalu mengacuhkan ku saat aku menyapamu, dan itu membuatku sakit kyung. Aku merasa menjadi namja bodoh dan tidak berguna karna kesalahan ku sendiri. Aku menyadari aku brengsek, tapi bisakah aku memperbaikinya? Tidak bisakah kau memaafkan kesalahan ku? Aku mencintaimu kyungsoo. Ak.. –" perkataan jongin terputus saat kyungsoo dengan wajah paniknya mengeluarkan sapu tangan dari tasnya kemudian menangkup wajah jongin dengan lembut namun terkesan gugup.
Kyungsoo dengan tangan yang gemetar mulai mengusap lelehan darah yang keluar dari hidung jongin. Jongin mimisan lagi dengan airmata yang menyertainya. Hati kyungsoo merasa sesak saat melihat namja yang ia cintai menangis. Ini pertama kalinya kyungsoo melihat seorang namja menangis dan seiringan kyungsoo yang sedang berusaha menghilangkan lelehan darah dari hidung jongin, ia pun ikut meneteskan air matanya.
"berhenti lah.. aku su..-" kyungsoo berkata dengan nada yang gemetar dan belum sampai kyungsoo menyelesaikan perkataannya tiba-tiba saja jongin ambruk di depannya. Sontak kyungsoo dan siswa lainnya memekik kaget dan bergegas membawa jongin ke ruang kesehatan sekolah.
To Be Continue
.
Gimana? Panjang gak ch yang ini? Hahahahahaha :v
MAAPIN JIHAN UPDET NYA LAMA. bcs:
1. jihan super sibuk banget sekarang huhu.. beneran deh. karna sebentar lagi jihan ngelaksanain ujian kejuruan nih chingu *gak ada yang nanya*
dan jihan bener-bener capek! capek beneran deh. mau CURHAT nih..
* jihan sekarang sekolah dari senin sampai minggu (gak ada libur!) ini serius.
* otak jihan udah hampir mau pecah karna dijejelin angka terus tiap hari di sekolah dan dirumah. jadi anak AKUNTANSI memang rumit. selalu ngitung angka sampai miliyaran tapi duitnya gak ada *syedih*
2. jihan juga ngurus olshop nih, jadi bener-bener sdikit waktu yang jihan punya saat ini. pakingan masih ngantri, kirim barang ke jne, balesin chat juga.
.
jadi jihan mohon tolong maafin jihan karna update lama terus ya.. minta juga doa kalian buat kelancaran ujian kejuruan untuk jihan dan semoga dapet nilai yang sebanding dengan perjuangan dan usaha jihan selama hampir 3 tahun sekolah di SMK aamiin..
.
.
makasih banyak buat yang udan Review, Favorite dan follow :) maaf gabisa bales 1 per 1 :)
.
semoga gak bosen nunggu cerita ini..
xoxo
