LOVING U
Author: HyeJi
Genre: AU, BL, boyxboy, romance(?), M-PREG
Rating: T
Chapter 10 of ?
Cast: Wu Yifan/Kris
Kim Joonmyeon/Suho
You'll find out!
Disclaimer: ceritanya punya aku, cast milik fandom dan orangtua masing-masing
Warning! Yang gasuka pairing Krisho mending gausah baca! Bahasa tidak baku, dll
Chapter 10! Author bingung ini ff kapan tamatnya ._. yaudah sekarang mah, HAPPY READING!
Loving U
Chapter 10
"WUFAN! WUFAN WUFAANNN!" teriak Suho sekeras-sekerasnya, karena dia paling heboh, tentu saja Wufan menyadarinya, dia melihat kearah Suho lalu tersenyum dan memberikan wink
Kris berdecak kesal "Dih, ni orang mau gue colok juga apa matanya, kaga si L, kaga si Wufan, demen amat ngedip ngedip ke istri gue" itulah yang ada di pikiran Kris
Kris, bete tentu saja. Dia manyuuunnnn sepanjang acara, sementara Suho tidak menyadarinya, dia terlalu sibuk berteriak mengagumi Wufan. Tapi dia dengan sigap memeluk Suho dari belakang melindunginya dari beberapa fans Wufan yang terlihat tak suka melihat Suho yang terlalu heboh itu
Dan akhirnya perform EXO berakhir, "Gue mau foto bareng Wufan!" seru Suho lalu pergi begitu saja, Kris dengan panik langsung menyusul Suho
"Ihh lepasin!" ujar Suho berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Kris
"Enggak! Nanti lo ilang, lo mau kemana sih?!"
"Lepasin dulu! Ntar gue bilangin!"
"Gak ntar lo kabur lagi, mending gini aja yah!" Kris menggenggam tangan Suho erat, sementara Suho memutarkan matanya
Mereka menuju backstage, lalu terusss saja berjalan hingga sampai ke ruangan EXO. Perasaan Kris udah gak enak
"Eh eh, kamu siapa main masuk aja!" seru satpam menegur mereka
"Saya Kim, eh, Wu Joonmyeon, pengen liat EXO! Emang gak boleh?!" seru Suho tak mau kalah
"Terus emang kenapa kalo kamu Wu Joonmyeon! Gak boleh!"
"Ehh kamu jangan kurang ajar yah! Yang punya stasiun tv ini tuh paman saya! Kim Heechul!"
"Jangan suka ngaku-ngaku deh! Seminggu lalu juga ada yang bilangnya gitu gataunya sasaeng fans!"
"Kurang ajar! Saya bukan sasaeng fans! Kalo ga percaya tanyain aja Uncle Heechul!"
"Oke, tunggu disini!" satpam itu pun pergi
"Emang bener kamu ponakannya Kim Heechul-ssi?" tanya Kris
"Iya! Lo gak percaya juga?! Mau gue bawa ke ruangannya?!" seru Suho lalu langsung membuka pintu EXO, anak-anak EXO kaget, begitu juga Kris, tapi dia langsung ambil alih
"EHM, sorry ganggu, nama saya Kris, ini istri saya, Suho. Kita kesini gara-gara ini, istri saya, lagi hamil dan pengen ketemu Wufan EXO" jelas Kris
"Ooohhh" kata anak-anak EXO kompak
"Hai!" sapa Wufan sambil tersenyum, Suho balas tersenyum, Kris mendadak bete
"Hai! Wufan-ssi! Aku minta foto bareng yah!" seru Suho, Wufan tertawa dan mengangguk
"Sini!" Wufan menepuk tempat kosong di sebelahnya lalu mereka segera foto bersama, Suho juga foto dengan anak-anak EXO lain, minta tandatangan dan sebagainya
Sementara itu Kris…
"WHAT! KENAPA TUH ORANG PEGANG PEGANG PIPI SUHO SEGALA! NOOO!" batin Kris berteriak, tapi dia tetep aja ga bisa ngapa-ngapain
Lalu.. "AAAHHH TIDAAAKKK JANGAN PIPI! KURANG AJAR! CIUM CIUM SEGALA! SI SUHO LAGI AAAHHH!"
Dan.. "UHHH GUE RASA GUE PENGEN BAKAR NI GEDUNG! JAUHIN TANGAN LO DARI PERUT ISTRI GUE! WUFAN! YOU'RE SO DEAD!"
"SUHOOO! KENAPA LO TEGA SAMA GUE SUHOO! YA TUHAN GUE LAMA-LAMA BISA MATI GARA GARA CEMBURU INII!"
"ITU SIAPA LAGI ITU? KENAPA DIA PEGANG PEGANG TANGAN SUHO! AAAHHHHH GUE BISA GILA INI LAMA-LAMAAA"
"udahlah, mending gue pulang aja T.T gue gak kuat cemburu, dan kasian authornya lama-lama capslock jebol juga T.T"
Terus saja, tiap dia ngebatin, sambil ngeremes tangannya sendiri gara-gara kesel. Kris tambah butek dan makin butek aja tuh wajahnya.
Akhirnya semuanya selesai, Kris dan Suho pamit pulang. Tapi mereka sekarang malah menuju ruangan Heechul, Suho kangen sama dia katanya. Saat mereka sampai di depan pintu Heechul, sekertarisnya menyapa Suho
"Suho! Hey! Lo kapan pulaanngg!" seru sekertaris Heechul yang memang teman dari Suho
"Boaa! Heyyy, baru kemaren kok" Suho menghampiri Boa dan memeluknya
"Eh kok lo agak gendut yah sekarang?" Boa mencubit pipi Suho
"Ah masa? Heheh, yaa gue kan sekarang lagi hamil" Suho nyengir
"Oh yaa?! Waaahhh! Chukkae! Ini siapa?"
"Ya! Boa! Kau ini berisik sekali! Ada apa sih?!" Heechul tiba-tiba keluar dari ruangannya
"Loh, Joonie? Joonie sayang sini doonngg" Heechul dengan heboh membuka tangannya, Suho tertawa dan langsung memeluk pamannya yang selalu heboh dimanapun dan kapanpun itu
"Maaf yaa aku tak bisa datang ke pernikahanmu! Gara-gara si Boa nih salah mesen tiket pesawat!"
"Loh, kita udah beres yah ngomongin ini! Kan kamu yang bilang pesenin tiket ke Jerman!" seru Boa
"Ish! Enggak! Aku udah bilang ke Paris! Paris!"
"Uhh udah deh kalian gak usah berantem, gapapa kok Samchon, aku ngerti" kata Suho
"Ish, Joonie, aku kan udah bilang aku gamau dipanggil samchon, berasa gak gaul tau gak?!" Suho tertawa, pamannya ini memang tak pernah ingin dipanggil "samchon"
"Oh iyaaa, kamu gapapa kan tadi? Maklum yaah, dia satpam baru, heheh" Heechul tersenyum
"Gapapa kok"
"Oh iya, kamu ngapain disini? Kapan pulang dari Amerika? Itu siapa? Kamu kok gendutan yah sekarang?" tanya Heechul ngeborong sambil mencubit pipi Suho gemas
"Duhh, nanyanya satu-satu aja kali! Aku kesini mau liat EXO, baru kemaren kok, oh iya kenalin! Ini suami aku! Hmm, aku lagi hamil.." jawab Suho membuat Heechul kaget
"Udah liat EXO nya?"
"Udah kok barusan.."
"Hmm bagus deh, ohh jadi ini suami kamu, namanya siapa?" tanya Boa dan Heechul bersamaan
"Kris! Kenalin diri kek!" seru Suho, Kris yang dari tadi bengong liat hebohnya keluarga dan temen Suho itu tersadar dan segera memperkenalkan diri
"Annyeong. Wu Yifan imnida. Biasa dipanggil Kris" kata Kris sambil membungkukkan badan
"Oh, Joonie! Kamu hamil berapa bulan?" tanya Heechul sambil membawa ponakannya itu ke ruangannya, Kris langsung mengikutinya sementara Boa melanjutkan pekerjaannya
"3 bulan!"
"Wahh, kok aku baru tau sih.."
"Emang appa belom bilang?"
"Belom!"
"Hahaha yaah, mungkin appa lagi sibuk"
"Appa kamu emang sibuk terus! Kamu juga bukannya nelepon kek! Setaun disana gak ada kabarnya! Libur berapa minggu?"
"Heheh, lupaa! Disini cuma sebulan"
"Hmm dasar. Oh iya, mau minum apa?"
"Apa aja deh"
Setelah Heechul memesankan minuman untuk mereka bertiga, mereka mengobrol lagi, Suho seperti biasa selalu menempel pada Kris, entah kenapa sekarang Suho sering mencium pipi Kris
"Ehh sayang jangan gitu dong.." bisik Kris malu
"Biarin ah" Suho mencium pipi Kris lagi
"Hahaha, duh yang lagi hamil muda bener-bener manja banget. Maafin ponakan saya yah Kris-ssi, Joonie emang manja banget dari dulu! Tapi sekarang kayaknya makin manja deh, kamu kuat?" tanya Heechul
"Ohh gitu, iya dia emang manja banget sekarang, hahaha tapi gapapa sih saya gak keberatan" jawab Kris sambil tersenyum, Heechul tersenyum lega mengetahui dia bisa mempercayakan keponakannya itu pada Kris
Tak lama kemudian mereka pulang. Sekarang mereka sudah sampai di apartemen Kris, tak seperti biasanya Suho tak ingin apa-apa. Kris memutuskan untuk menanyakannya, mereka sekarang duduk di sofa apartemen Kris
"Sayang kenapa hmm?" tanya Kris sambil mencium pipi Suho
"Kenapa apa?" tanya Suho balik
"Enggak, biasanya kan lo pengen makan, pengen es krim, atau apaa gitu. Kok sekarang enggak"
"Hmm, gapapa" Suho tersenyum sendiri lalu mencium pipi Kris lagi
"Lo kenapa sih senyum-senyum?"
"Enggak, gue lagi seneng"
"Pasti gara-gara dicium Wufan deh"
"Hahaha lo tau aja. Lo cemburu gak?"
"Gausah nanya lagi!"
Suho tertawa dan memegang pipi Kris dengan kedua tangannya, dia mendekatkan wajahnya dan menempelkan keningnya ke kening Kris
"Hmm dasar angry birds! Hahaha lo harusnya seneng liat gue seneng!" Suho tertawa
"Gimana gue bisa seneng liat lo dicium sama orang lain! Lo jahat banget sihh" Kris pura pura sedih
"Haha udah jangan sok lucu deh lo, geli gue liatnya. Lagian, gue sengaja"
"APA? JADI LO SENGAJA BIKIN GUE CEMBURU GITU?!" Kris heboh, Suho cuma ngangguk
"Ish! Lo berani bikin gue cemburu?! Suhoo!" Kris segera mengejar Suho yang berlari
"Hahaha" Suho berlari menuju kamar mereka tapi terlanjur tertangkap Kris. Mereka berdua jatuh di tempat tidur dengan posisi Kris menindih Suho
"Aahhhh! Hahaha! Eommaaaaa! Ah, hahahah Kris udah ih!" seru Suho, Kris hanya tertawa
"Ihh, hahahah Kriss geliiii, ah! Kriiiisss" Suho tak bisa berhenti tertawa
"Hahaha makanya jangan bikin gue cemburu! Tau gak, gue hampir mau nonjok si Wufan"
"Ah dasar lo angry bird! Hahaha udah ih geli bego!" Kris terus saja menggelitik Suho membuat Suho tak bisa diam. Akhirnya Kris menghentikan kegiatannya, Suho terengah-engah mengambil nafas
"Lo seneng amat liat gue cemburu"
"Abis kalo lo cemburu mukanya butek, dan gue udah lama gak liat muka butek lo itu, hahaha"
"Ish, ya deh gimana lo aja"
"Hahaha aduh yang ngambek, sini sini" Suho mendekati Kris lalu mencium pipinya lagi
Kanan. Kiri. Kanan. Kiri. Kanan. Kiri dan begitu seterusnya, Kris tersenyum senang lalu dengan segera mencium bibir Suho. Suho segera melepaskan ciumannya
"Gak mau! Pengen pipi lo aja.." kata Suho mencium pipi Kris lagi, Kris akhirnya menyerah dan menaruh dirinya di samping Suho sementara Suho masih mencium pipinya
"Emang kenapa sih pipi gue?" tanya Kris heran
"Gak tau"
"Hahaha yaudah deh gimana lo aja" Kris akhirnya diam dan Suho tetap mencium pipinya
Dia mulai memejamkan mata menikmati sentuhan Suho di pipinya, tapi dia rasa Suho berhenti, dia segera membuka matanya kembali dan melihat istrinya yang sekarang malah menangis
"Ehh sayang kenapa hmm?" Kris menghapus airmata Suho dengan ibujarinya
"Maafin gue yah Kris.." kata Suho memeluk Kris erat-erat
"Emang lo salah apa, kenapa harus minta maaf segala sayang"
"Gue baru sadar kalo lo kurus banget, gue minta maaf yah. Mungkin gara-gara gue terlalu manja sama lo, lo jadi stress dan jadi kurus gini, gue minta maaf" tangis Suho, Kris speechless, dia tidak pernah berpikir kenapa badannya terlalu "kurus" dan terkejut karena Suho sampai menangis dan mengira penyebabnya adalah dirinya
"Ssstt sayang jangan nangis, enggak ini bukan salah lo. Badan gue emang gini dari dulu, gue gak keberatan lo manja sama gue apalagi stress, enggak, gue sayang sama lo dan gue seneng lo manja sama gue. Gapapa sayang, ini bukan salah lo jadi gak usah minta maaf" Kris menenangkan istrinya dan mengelus punggungnya, Suho masih terus menangis
"Maafin gue Kris.."
"Sstt udah gak usah minta maaf, gapapa sayang gapapa" Kris mencium kening Suho pelan, dan Suho jadi agak tenang, beberapa lama kemudian..
"Kris"
"Hmm?"
"Gue mau es krim"
"Hahaha iya iya, yuk beli sekarang"
"Gamau, lo aja sendiri, gue pengen tidur disini"
"Eh kok gitu sih"
"Lo mau gak?! Kalo enggak yaudah gue minta Sehun kesini!"
"Ehh kok ngancemnya Sehun sih, yaudah tunggu bentar! Gue beliin deh. Rasa coklat kan?!"
"Iya, tapi lo harus beli di tempat langganan gue di deket kampus kita! Double Dark Chocolate! Gue ulang sekali lagi, DOUBLE DARK CHOCOLATE! Ngerti? Nah sekarang, cepetan beli!"
"Tapi.."
"Tapi apa?! lo gak mau? Yaudah gue telpon Sehun aja!"
"Ehh jangan jangan! Iya gue berangkat nih sekarang!"
Kris menghela nafas, dia manyun lagi. Tadi aja nangis nangis, sekarang gue disuruh beliin es krim, pake marah-marah lagi -_- batin Kris kesel, dia segera pergi membelikan Suho es krim di tempat dia biasa beli, Kris tau tempat itu. dulu dia sering berantem sama Suho disana, rasanya waktu cepat sekali berlalu..
30 menit kemudian Kris sudah kembali dengan es krim ditangannya dan langsung di sambut dengan heboh oleh Suho
"Woaahh! Makasih yah!" Suho kesenengan dan mencium bibir Kris sekilas, Kris tersenyum senang
Suho segera membuka es krimnya dan memakannya
"Hmm, enak banget! Hahah, eh eum.. Kris" Suho berhenti memakan es krimnya
"Apa sayang?" Kris ikut duduk disamping Suho
"Ini bukan double dark chocolate"
"Hah? Masa?"
"Iya gue yakin banget! Beda Krisss!"
"Duh, iya gue lupa, sorry deh"
"Gue gamau makan es krim ini. Gue maunya yang Double Dark Chocolate"
"Sama aja kali sayang.."
"GAK! LO BALIK LAGI BELIIN GUE YANG DOUBLE DARK CHOCOLATE! KALO LO GAMAU, GUE GAMAU DEKET-DEKET SAMA LO SEBULAN!" seru Suho sambil masuk ke kamar dan membanting pintunya, Kris bengong
Akhirnya, dia balik lagi beliin Suho yang DOUBLE DARK CHOCOLATE! YA GUE UDAH INGET SEKARANG! DASAR! KENAPA GAK BELI SENDIRI! HAH YAUDAHLAH INI DEMI KELANGSUNGAN HIDUP GUE YANG GAK BISA JAUH-JAUH DARI SUHO! Batin Kris
"Sayaaangg, ini udah bener es krim nyaaa" ujar Kris sambil masuk ke apartemennya
"Manaa?" Suho segera keluar kamar dan merebut es krim di tangan Kris, dia segera memakannya, wajah Kris tegang
"Bener kan?" tanya Kris ragu
"Hmm, iya! makasih sayaaanngg" Suho mencium bibir Kris lagi sekilas dan melanjutkan makan es krimnya
Kris tertawa senang, dia memeluk Suho dari samping dan menaruh dagunya di bahu kiri Suho
"Aaaaaa" Suho menyuruh Kris membuka mulutnya dan menyuapi Kris sesendok es krim, Kris tersenyum dan menerima suapan Suho
Kris tertawa lagi saat melihat Suho yang belepotan, dia mengelap sisa es krim di pinggir bibir Suho dengan ibu jarinya dan menjilatnya
"Gue mau lagi dong" kata Kris
"Abisss" Suho mehrong. Kris melihat Suho dan langsung menciumnya, mereka terus berciuman sampai Suho akhirnya menyerah karena dia kehabisan nafas
"Hahah, masih ada kok es krim nya, di mulut lo~" kata Kris tersenyum dan menjilat bibir Suho lagi membuat Suho tertawa geli, Kris segera mencium Suho lagi
Tanpa sadar, mereka sekarang sudah ada di kamar dan masih berciuman
"I want you Suho" bisik Kris pelan tepat ke telinga Suho
"Aahh, gak mauu! Gue cape- Ah!" Suho menjerit saat Kris menggigit lehernya dan meninggalkan tanda kepemilikan disana
"Krisss~ ah! Gak mauuu!" Suho mencoba mendorong Kris tapi percuma, Kris terlalu kuat
"Ih udahlah terlanjur" kata Kris menunjuk baju Suho yang sudah entah dimana, Suho membulatkan matanya dan akan berteriak ketika Kris menciumnya
Dan akhirnya. Mereka melakukannya. (bayangin aja yah sendiri, hahaha^^)
Waktu berlalu tanpa terasa, sekarang sudah jam 9 malam. Suho terbangun merasa ada cahaya masuk melalu jendela kamar Kris, dia menyembunyikan wajahnya ke dada Kris
"Kriss, bangun.."
"Hmm" Kris malah mengeratkan pelukannya ke Suho
"Kris!" Suho menepuk pipi Kris cukup keras, akhirnya Kris terbangun
"Apasih?! Gatau gue capek apa"
"Heh bego! Jangan bilang lo tadi lupa nutup jendela!"
"Mana? Oh iya, gue lupa"
"WHAT?! TERUS KALO TADI ADA YANG LIAT GIMANAA?! LO BEGO KRIS BEGO! BEGOOOOO!" teriak Suho heboh, dia malu. Yah siapa yang gak malu lah -_-
"Ssst, udah lo jangan berisik, ini udah malem tau. Biarin lah kalo ada yang liat, terlanjur"
"TERLANJUR APANYA BEGO! IH LO MAH!" Suho akhirnya dicium Kris supaya diam
"Hmm, lo mau lagi?" tanya Kris menjilat bibir Suho yang membengkak
"ENGGAKKKK! TADI UDAH 3 KALI! ENGGAK YAH! GUE CAPEK!" Suho mendorong Kris pelan karena kehabisan tenaga. 3 kali, good job Kris
"Lo capek tapi masih kuat teriak-teriak, udah lah sekali lagi aja yah! Terlanjur nih"
"Terlanjur apa lagi hah?!" Kris menunjuk ke bawah, Suho kaget
"Turn on lagi?! Dasar mesum!" Suho dengan kesal menggeplak kepala Kris
Akhirnya, 2 ronde lagi. Dan jendela itu belum ditutup
"Katanya sekali!" rutuk Suho
"Heheh, abis desahan lo seksi"
"DASAR LO MESUM! Gue laper tau ih"
"Gue juga laper pengen makan lo. Sekali lagi aja yah?!"
"GAK! DASAR MESUM!" seru Suho kesal sementara Kris tertawa
"Gue beneran lapar bego" kata Suho
"Hmm yaudah makan yuk"
"Makan gimana? Disini kan gaada apa-apa"
"Yah keluar aja"
"Hmm yaudah yuk, tapi gue mau mandi dulu ah lengket"
"Yaudah, lo pasti gak bisa jalan kan? Sini" Kris segera bangun dan menggendong Suho dibelakang
"DON'T TOUCH MY ASS B*TCH!" umpat Suho
"Eeehh, language Princess! No cursing outside of sex!" seru Kris, Suho hanya memutarkan matanya. Akhirnya dia menggendong Suho bridal style
"Mau mandi bareng?"
"GAK!"
"Ih udahlah terlanjur, biar cepet" alasan Kris yang ketiga kalinya hari ini, Suho menghela nafas
Mereka mandi bareng, dan, satu ronde lagi -_- Akhirnya setelah mandi beneran mereka segera pergi ke sebuah restoran terdekat yang buka 24 jam
"Gak lagi-lagi gue ngasih lo! Gue tau kenapa eomma lo pengen cepet-cepet anaknya nikah, karena dia tau lo mesumnya kebangetan" kata Suho saat mereka sedang makan
"Heheheh, enak aja lo gue mah gak mesum, kecuali ada yang mulai"
"Jadi maksud lo gue sengaja bikin lo mesum"
"Hmm, menurut lo gimana?"
PLAK! Kepala Kris mendapat hadiah lagi dari Suho
"Lo tuh emang mesum dari sananya! Pake nyalah-nyalahin gue segala!"
"Hahahahaha udah lah, lagian kita hampir setaun nikah baru sekali begituan kan"
"Hmm"
"Makanya lo jangan protes melulu"
"Berisik lo! Sekarang gue pengen es krim!" kata Suho yang ternyata sudah selesai makan dengan porsi besar itu
"Iya iya gue tau" Kris segera memesankan es krim coklat untuk Suho dan tak lama mereka pulang
Sampai dirumah Suho langsung tidur karena kelelahan. Setelah mengganti spreinya, tentu saja. Kris juga tak lama menyusul Suho tidur
Keesokan paginya..
Suho belom bisa bangun, masih sakit banget. Kemana-mana dia digendong Kris
"Lo mah, katanya gak bakal kasar. Tapi gue jadinya gini!" omel Suho
"Emang gue gak kasar kan?"
"Iya! Cuma ronde pertama! Kesananya lo gila-gilaan" Kris cengengesan aja
"Gue laper Kris"
"Hmm sama sih, tapi kita mau makan gimana?"
"Pesen aja napa. Kaya orang susah aja lo" Kris nyengir dan segera meraih handphonenya
Akhirnya Kris memesankan banyaaaakkk sekali makanan untuk dirinya sendiri dan tentu saja Suho
"Biaya makan kita meningkat 2 bulan terakhir" kata Kris
"Maksud lo Kris?! Lo mau nyalahin gue?! Enak aja, gue makan banyak gini demi anak gue!"
"Ehh ya gak gitu juga. Gue kan cuma ngomong"
"Tau ah" Suho bete dan mengsms seseorang. Setengah jam kemudian, pintu apartemen Kris berbunyi
"HAAAIIIIIIII!" Chanyeol dan Kyungsoo dengan ribut masuk ke apartemen Kris, Kyungsoo langsung menubruk Suho sementara Chanyeol memeluk Kris
"AYO WASSUP KREASE! HAHAHA!" seru Chanyeol keras, Kris mengerutkan kening
"Lo kenapa sih Yeol, biasa aja kali -_-" kata Kris sweatdrop
"Suhooo!" Kyungsoo memeluk Suho erat-erat
"Ehh, Soo.. aduh, gue susah nafas nih.." kata Suho, Kyungsoo langsung melepaskan pelukannya dan nyengir
"Ehh mana calon ponakan gue? Gue pengen liat dong!" kata Kyungsoo dan Chanyeol bersamaan, mereka terlalu exciting, Kris segera duduk di sebelah Suho sambil melingkarkan tangannya di pinggang Suho
"Liat gimana?" seru Suho bingung, Chanyeol dan Kyungsoo ketawa doang
"Haha, gue boleh pegang? Gue penasaran" kata Kyungsoo, Suho mengangguk, Kyungsoo segera mengelus perut Suho pelan, sementara Chanyeol dan Kris terdiam, mereka speechless
"Wow, ada ponakan gue disini.. gimana sih rasanya?" tanya Kyungsoo lagi
"Hmm, gue gak bisa ngejelasin, luar biasa, yang jelas gue seneeeenngg banget! Yah pokoknya gitu deh" jawab Suho tertawa begitu juga Kyungsoo
"Kalian kapan nikahnya?" tanya Suho
"Hah? Nikah apaan? Emang mereka jadian?" tanya Kris bingung
"Sayang, mereka tuh UDAH TUNANGAN DARI SEBULAN YANG LALU! Jangan bilang lo gatau!" seru Suho kesal, Kris cuma bisa geleng-geleng kepala
"Duh, Kris, gue kayaknya lupa deh cerita sama lo, heheh" Chanyeol cengengesan, Kris dengan kesal menggeplak kepala Chanyeol
"Kenapa gue sampe gatau yang kaya begini! Bener-bener ya lo Yeol!" seru Kris kesal, Kyungsoo cuma mengelus kepala Chanyeol pelan
"Ihh udahlah sayaangg jangan gitu. Jadi kalian kapan nikahnya?" tanya Suho exciting
"Minggu depan, nih undangannya" Kyungsoo menyerahkan sebuah undangan berwarna putih kepada Suho. Suho langsung memeluk Kyungsoo
"Waahhh! Selamat yah Soo!" katanya sambil terus memeluk Kyungsoo, Chanyeol dipeluk Kris
"Gila lo udah gede Yeol" kata Kris
"Maksud lo Kris?! Iyalah gue udah gede!" seru Chanyeol, mereka tertawa
"Udah lo siap-siapnya? Pake apa? jangan bilang lo pake jas!" tanya Suho
"Udah kok, heheh, enggak lah. Gue pengen pake gaun kaya lo" Kyungsoo hampir berbisik di bagian akhir, tapi Suho mendengarnya
"SERIUS? AAAHHH KYUNGSOOO SELAMAAATTTT!" Suho yang terlalu seneng itu memeluk Kyungsoo lagi, sementara seme mereka mengerutkan kening
"Udah dong sayang, kasian Kyungsoo nya susah napas" kata Kris menarik Suho lagi
Suho tertawa dan melepaskan pelukannya sementara Chanyeol yang merasa aneh dari tadi bertanya, "Sejak kapan kalian sayang-sayangan?"
Kris dan Suho saling berpandangan, Kris tersenyum sementara Suho diam saja, kedua alisnya menyatu
"Gatau gue juga, dia yang mulai" kata Suho cuek, Kris tertawa dan mencium pipi Suho
"Nah, apalagi gue, gue aja gak inget. Heheh"
"Kalian.. oh iya! yaampun! Kalian kan udah ngaku kaannn? Cieeee! Hahahaah selamat yah! Makanya kalo suka tuh ngaku aja! Jadi gak kena jebakan Kyuhyun hyung" kata Kyungsoo
"Ngaku apaan maksudnya?" Chanyeol tampak tak mengerti
Kyungsoo geleng-geleng kepala, dia pun segera menceritakan kronologis kejadian jebakan Kyuhyun evil 3 minggu yang lalu itu. BENER BENER DETAIL! Sampe ke Kris gak mandi juga dia inget, karena Sehun dengan senang hati menceritakan semuanya pada Kyungsoo
"Ah lo sama aja kaya Kyuhyun hyung" kata Kris bete
"Hahaha tapi gue bener bener salut sama lo, gilaa, keren banget dah sedihnya!" Kyungsoo tertawa lagi begitu juga Suho, dia memeluk Kris dan mencium pipinya lagi
"Eh tapi dia jadi kurus banget sekarang.." kata Suho sambil terus memeluk Kris dari samping sementara Kris tersenyum dan mengelus tangan Suho
"Hahah, dia mah dari dulu kurus tau Suho" kata Chanyeol
"Iya tapi menurut gue jadi lebih kurus" Suho keukeuh, mereka ketawa
"Yaudah sekarang kan kalian udah ngaku sekarang. Semoga kalian gak bakal pisah lagi dan terus kaya gini selamanya" Kyungsoo tersenyum, Suho juga tersenyum sambil mengangguk
"Amin," kata Kris dan Suho kompak
"Horreee! Udah ah sekarang gue laper, kalian laper ga?" tanya Chanyeol
"Ah elu mah Yeol, lagi serius serius gini laper" Kris mencibir
"Heheh" Chanyeol cuma nyengir
"Yaudah mending gue masak aja deh, ada apa disini?" tanya Kyungsoo pada tuan rumah
"Gaada, tadi aja gue pesan antar" jawab Suho sambil nyengir
"Ah lo mah kebiasaan, mending masak sendiri Suhooo, lagian kebanyakan makan fast food ga bagus buat anak lo"
"Heheh, abis ga sempett, gue keburu laper, terus gue gabisa kemana-mana" Suho melirik Kris yang sekarang cuma nyengir
"Maksud lo?" tanya Kyungsoo
"Ah lo kayak gatau aja"
"WHAT? GILA LOH KRIS ISTRI LO HAMIL MASIH DIKERJAIN JUGA! MESUM LO GA ILANG-ILANG!" Chanyeol menggeplak kepala Kris
"AWW! SAKIT YEOL!" seru Kris
"TUH KAN LO EMANG MESUM!" Suho menambah penderitaan Kris dengan menggeplaknya sekali lagi
"Emang dia tuh mesum banget! Lo gapapa kan Ho?" tanya Chanyeol khawatir, tentu saja, dia tau keburukan dari sahabatnya itu
"Gue gabisa jalan sampe sekarang!" seru Suho, Kris nyengir, Kyungsoo geleng-geleng kepala
"Emang dia se-mesum apa sih?' tanya Kyungsoo
"Yang pasti gak kayak gue" jelas Chanyeol
"Ah lo mah sama aja sama gue Yeol!" seru Kris tak terima
"DIEM LO! GUE BENCI SAMA LO!" Suho ngamuk lalu masuk ke kamar, Kris langsung menyusul Suho untuk minta maaf sama, sedangkan Kyungsoo cuma masang O.O facenya
"Mending kita pulang deh, aku bikinin kamu makanan di rumah aku, yuk" Kyungsoo berbisik pada Chanyeol, Chanyeol tersenyum lalu mengangguk
"KITA PULANG YAAA! AWAS JANGAN DIANCURIN NI APARTEMEN, BYE!" teriak Chanyeol lalu pergi dari apartemen Kris bersama Kyungsoo
Sementara itu Kris dan Suho…
"Maaf dong sayaaanggg" kata Kris memeluk Suho yang sekarang melipat tangannya di dada dan mem-poutkan bibirnya
"HMM"
"Sorry deh, gue bisa gendong lo kemanapun"
"Bukan itu Kris"
"Terus apa doongg"
"Tau ah, gue bete"
"Gue minta maaf, bener-bener minta maaf yaaah"
"Hmm, gue maafin tapi pake satu syarat!"
"Apa?!"
"Gue pengen strawberry!" Suho mengeluarkan puppy eyes nya demi strawberry, uhh, Kris gak kuat liatnya, dia segera mengangguk
"Iya iya! lo ikut belinya gak?"
"IKUTTT!" Suho heboh sendiri dan 30 menit kemudian, mereka udah nyampe di sebuah supermarket
"Woaaahhh" mata Suho berbinar-binar melihat jajaran strawberry di depannya, dia dengan semangat memasukkan sekitar 10 box strawberry ke troli yang didorong Kris, Suho udah gamau di gendong lagi, walaupun jalannya masih tertatih
"Gak kebanyakan ini?" tanya Kris heran
"Enggak dong!" Suho malah masukkin 5 box lagi
"Ckckck, tenang aja kali sayang ga bakal abis ini, kita masih bisa beli lagii"
"Hahahah, iya iya! yaudah yuk!"
"Udah ini aja?"
"Ehh.. gatau.. kesebelah sana dulu yuk!" Suho menggandeng Kris ke bagian lain supermarket itu dan berhenti di depan sebuah boneka teddy bear berwarna coklat beurukuran hampir sebesar tubuh Suho
Kris melihat mata Suho berkilat-kilat, Kris tersenyum
"Lo mau boneka itu?" tanya Kris, Suho mengangguk pelan, tangannya terulur menyentuh boneka itu
"Hahah iya iya kita beli" Suho menoleh kearah Kris dan wajahnya mendadak seneng
"Beneran Kris?!"
"Iyaa, anything for my princess" katanya sambil tersenyum
"Aaahh makasiiihhh" Suho segera memeluk Kris erat, sementara Kris tersenyum senang
"Udah ini aja? Gamau yang lain?"
"Hmm, apa yah… euh, gue pengen di gendong"
"Digendong?"
Suho mengangguk, "gue capeekk, terus kan ini masih susah jalannya.." rengeknya seperti anak kecil, Kris tertawa dan langsung menggendong Suho di punggungnya
Dan akhirnya, mereka pulang dengan boneka teddy bear coklat itu. setelah sempat ribut dengan manager supermarket karena teddy bear itu cuma pajangan, alias not for sale. Tapi Kris dengan keukeuh mau ngebeliin itu buat Suho, dan dengan usaha extra (make aegyo gagal yang bikin managernya gak bisa ngomong, *managernya yeoja*) akhirnya dia berhasil mendapatkan boneka itu
Akhirnya mereka pulang. Dan tanpa sadar, Suho udah ngabisin 5 box strawberry itu sendirian
"Ehh kok gue gak dibagi siihh" kata Kris manyun
"Ini kan buat gue semua, kalo lo mau, beli aja sendiri" balas Suho cuek, Kris pun hanya bisa tertawa dan dengan anteng ngeliatin Suho makan strawberry
"Euhh, Kris"
"Apa sayaaanngg"
"Pengen pulang ke rumah guee"
"Hah? Kapan?"
"Sekarang! Yuk!"
"Iya iya yuk" Kris hanya bisa menurut dan mereka segera menuju rumah Suho
30 menit kemudian..
"Ehh, tuan muda pulang? Tuan besar belum pulang dari kantor.." ujar maid utama di rumah Suho menyambut Suho dan Kris masuk
"Oh ya? yaudah gapapa. Ntar kalo ada appa bilangin aku ada di rumah yah"
"Baik tuan muda. Ada lagi?"
"Hmm, bawain strawberry ke kamar aku, yang banyak yah!"
"Baik tuan" maid itu pun menghilang ke dapur sementara Suho dengan semangat membawa Kris ke kamarnya
"Aaahh gue kangen sama kamar gue! Ehh, apaan tuh?" Suho melihat foto pernikahannya dengan Kris yang dulu terpajang di kamarnya
"Krisss! Copot nih foto!" perintah Suho
"Haaahh gue capee sayaanngg"
"Eh eh eh, siapa yang ngebolehin lo tiduran di kamar gue"
"Emang ga boleh?"
"ENGGAK!"
Kris manyun, dia bangkit dan segera menghampiri Suho, dia mencopot foto pernikahannya itu
"Nih udah kan?! Sekarang gue boleh tidur disini?"
"Enggakkk!" teriak Suho, tapi Kris yang sekarang mengantuk itu berpura-pura tak mendengarnya, dia terus berjalan menuju tempat tidur king size milik Suho dan merebahkan dirinya disana. Suho dengan kesal menarik tangannya berusaha membuat Kris bangun
"Lo gak boleh tidur disiniii!" teriaknya, tapi Kris segera menarik tangan Suho membuatnya jatuh tepat diatas tubuh Kris, wajah Suho seketika memerah
"Eehhh lepasiiinn"
"Berisik~" Suho terdiam ketika dia dicium Kris, dan tanpa sadar sekarang Kris sudah berada diatas tubuhnya
Pintu kamar Suho diketuk, maidnya datang membawa strawberry yang tadi diinginkan Suho, tapi Kris dan Suho terlalu sibuk berciuman
"Kriss~ ahh, itu strawberry gueeee" Suho berusaha melepaskan ciuman Kris
"Hmm~" Kris tak peduli, dia terus mencium Suho, Suho pun terdiam, lagipula entah kenapa dia tak peduli lagi dengan strawberry nya, dia juga jadi sibuk membalas ciuman Kris
Suho mengerang dan tampaknya ciuman mereka semakin memanas saja, tangan Kris sudah menyelinap kemana-mana, eh eh, itu gedoran di pintu kamar Suho makin keras
"Duhh, bagaimana ini, tuan muda tak mau membuka pintunya, bagaimana jika terjadi sesuatu!" gumam maid yang akan mengantarkan strawberry untuk Suho panik
"TUAN MUDAA! TUAN MUDAAAA!" maid itu dengan panik berteriak dan menggedor pintu kamar Suho lebih keras, meski pintu itu tidak dikunci, tetap saja dia tak berani masuk ke kamar majikannya tanpa permisi
Kris berdecak kesal, dia pun menghentikan aktivitasnya dan segera membuka pintu
"APASIH?!" bentak Kris pada maid itu membuat maid itu kaget dan hampir menangis, Suho menghampiri Kris dan menggeplak kepalanya
"Lo bego! Udah tau dia mau ngasihin strawberry gue!" Suho menghampiri maid itu dan tersenyum padanya
"Gomawo~ oh iya, kenapa kau tadi berteriak begitu?" tanya Suho heran, maid itu segera menatap Suho
"Tuan muda lama sekali membukakan pintunya! Saya khawatir tuan muda kenapa-kenapa, dan saya juga mendengar.. eumm, teriakan? Yaa, mungkin itu, saya panik, jadi saya berteriak" jawab maid itu, Suho tertawa
"Hahah, ohh itu, saya gak kenapa-kenapa, ini nih gara-gara si Kris! Maaf yaaa"
"Oh begitu.. yaa saya yang minta maaf, tapi benar tuan muda tak apa-apa? leher tuan muda merah merah begitu.." maid itu dengan malu menunduk, Suho menyadari itu apa dan menyadari kalo dia berantakan abis, kancing bajunya sudah terbuka dua, ohh, ini kerjaan Kris
Kris tertawa dan segera memeluk Suho
"Hahaha, enggak Joonmyeonnie gak kenapa-kenapa! Saya minta maaf tadi udah ngebentak kamu, yaudah yah kita sibuk!" Kris dengan masih memeluk Suho segera menutup pintu kamar Suho, maid itu dengan bingung kembali ke belakang, dan mungkin akan menceritakan kejadian ini pada maid yang lain
"Lo begoo!" teriak Suho
"Hahaha udah udah jangan berisik, ntar maid lo panik lagi"
"Ahh dasar lo bego, lepasin gue ih! Gue mau makan ni strawberry"
"Hmm, nanti ajalah itu mah, mending ngelanjutin yang tadi yah.." Kris segera menyerang Suho lagi, dan Suho pun menyerah
30 menit kemudian, Mr. Kim pulang dari kantor
"Ahh, tuan besar, tuan muda ada dirumah" ujar maid utama itu
"Oh ya?" "–AAAAHH KRISSSS!" Mr. Kim tampak kaget, sementara maid itu menunduk, wajahnya memerah
"Suara apa itu? Joonie kesini sama Yifan?"
"Iya, dari sekitar setengah jam yang lalu, tuan muda, ehm, berteriak begitu" maid itu tampak ragu mengatakannya, Mr. Kim tertawa, dia mendadak mengerti
"AAAHHHH KRIISSSSS!" teriakan Suho makin kencang terdengar, sementara itu Mr. Kim tertawa lagi
"Yasudah, siapkan air untuk saya dan makan malam untuk 3 orang" perintah Mr. Kim lalu masuk ke kamarnya dengan santai, berpura-pura tidak mendengar apa-apa
Satu setengah jam kemudian..
Kris menggendong Suho yang setengah tertidur ke bawah, mereka baru selesai mandi dan Kris, memakai bajunya yang tadi saat datang. Mr. Kim tersenyum saat melihat Suho dipunggung Kris
"Ehh appa, kapan pulang?" tanya Kris
"Hmm, udah dari tadi sih"
"Hah? Appa gak denger kan?!" Suho tiba-tiba sadar
"Hmm, denger ga yah? Kamu maunya gimana? Soalnya kayaknya kedenger sampe rumah sebelah tuh" ujar Mr. Kim santai
"HAH? IH APPA MAH!" Suho malu dan menyembunyikan wajahnya ke leher Kris
"Hahahaa" Kris dan Mr. Kim hanya tertawa
"Yaudah makan dulu yuk"
Mereka pun akhirnya makan malam bersama, Suho yang masih mengantuk itu memilih disuapi Kris
"Ih, Joonie manja banget" goda Mr. Kim
"Emang appa, manja banget nih dia" timpal Kris
"Biarin dong appa!" seru Suho, Mr. Kim hanya tertawa
Setelah semua selesai, ternyata Suho sudah tidak mengantuk dan mengajak Mr. Kim untuk menonton bersamanya
"Emang mau nonton apa sihh" tanya Mr. Kim
"Iniii!" Suho dengan semangat menunjukkan sebuah DVD yang membuat Mr. Kim tertawa sementara Kris mengerutkan kening
"Kayaknya gue tau itu film apa.." batin Kris
TBC!
Pertama, MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN yaahh! Author minta maaf kalo punya salah-salah yang bikin gak enak sama kalian^^
Buat anak Krisho, udah ditentuin yaahh, dari banyaknya vote.. akhirnya….. KAI-BAEKHYUN terpilih, padahal author pengennya Baekhyun-Luhan sih, tapi yaudah gapapa. Dan, buat HunHan shipper yang baca ff ini, dengan sangat menyesal author tidak bisa memasangkan Sehun dengan Luhan disini T.T karena Sehun sudah punya yang lain, dan akan terungkap di chapter selanjutnya, maaf banget yaaah! Kemaren nongol dikit tapi cuma buat "pacar sementara" Sehun ajaa, maaf yaaahh .
Haii new reader!^^ Makasih buat reviewnya! Yaudah daripada kebanyakan sampai ketemu di next chapter!
