Sebelumnya :
Di hutan pinggiran kota Kuoh muncul fenomena aneh seperti lubang dimensi.
Syutt... Blarrr...
Lubang dimensi tersebut tenyata memuntahkan dua orang pemuda.
"Sialan si kadal merah itu"ucap pemuda itu marah-marah. 'Sebaiknya kita selidiki tempat ini aku juga merasakan kekuatan yang sangat besar di kota ini walau samar-samar'lanjutnya dalam hati.
"Aku setuju denganmu"
.
.
.
Title : INFINITY
Rated : M
Genre : Adventure,Romance,and Supernatural
Pairing : (Naruto x Rias) Sasuke
Disclaimed : Naruto & High School DxD
bukan punya saya
.
Sumary : Dia adalah reinkarnasi Ashura bersama dengan reinkarnasi Indra mereka mengemban misi baru di dimensi keduanya mejalani kehidupan barunya. Cerita dimulai apabila mereka kalah melawan momoshiki dan kinshiki.
. SharinganNaruSasu,RinneganNaruSasu,ShaRinneganSasu,StrongNaruSasu,GodLikeNaruSasu,SmartNaru,Overpower NaruSasu
.
Warning : Abal, Gaje,Lime(Maybe),Lemon(Maybe), OC, OOC, Typo (Maybe), and Etc.
.
"Naruto" = bicara
'Naruto' = batin,pikiran
"Naruto"= bijuu/sacret gears talking
'Naruto' = batin Bijuu/Sacret Gears
[Jutsu] = jurus/kekuatan Sacret Gears
.
.
.
Chapter 10
_-_-Excalibur dan Rencana Naruto-_-_
.
.
.
Normal POV
Burung-burung mulai bersautan juga sang fajar yang mulai menyinari bumi dan semua makhluk memulai lembaran baru apalagi ini adalah hari dimana semua orang bisa bersantai bercanda bergembira tak lupa pasangan muda mudi yang berjalan-jalan bersama atau bisa disebut juga kencan. Yah itulah yang dinamakan hari minggu. Termasuk juga tokoh kita yang satu ini.
Sasuke POV
"Hah hari minggu sungguh membosankan" kulihat jam sudah di angka 7.
'Lebih baik aku latihan saja' aku pun mulai berjalan keluar villa yang dulu milik Rias tapi sekarang menjadi milikku sejak Rias menikah dengan si Dobe,mengingatnya saja sudah membuatku iri, kenapa sih dia selalu beruntung di dunia yang dulu dia menakhlukkan gadis bangsawan Hyuga dan di dunia yang sekarang dia malah dengan mudah mendapatkan adik dari Maou -_- sungguh bajingan yang beruntung.
[Chi Bunshin no Jutsu]
Muncul satu klon yang menyerupai diriku sama persis.
"Ada perlu apa memanggilku" ucap bunshinku.
"Aku ingin kau bertarung kenjutsu dengan ku"
"Baiklah kalau itu maumu"ucap Bunshin
"Cepatlah aku ada urusan"
Blizztt...
Trang..
Dia melesat kearahsu sambil mengayunkan kusanaginya namun dapat kutahan dengan mudah.
Trank.. Trank.. Trank...
Bliiizztt...
Suara tarian pedang kusanagi yang saling bertemu di tambah aliran listrik di kedua pedang itu.
"Seranglah dengan seluruh kekuatanmu"
Dia mengangguk tak lama kemudian pedang kusanaginya terbakar dengan api hitam dan juga masih dialiri listrik namun aliran itu juga berwarna hitam dan juga gunbai di tangan kirinya.
'Sial dia menggunakan itu'
Srett... Trank.. Trank... Trank... Trank...
Suara pedang yang saling beradu dengan kecepatan yang luar biasa.
Kemudian dia mengarahkan gunbai nya ke arahku.
[Uchiha Gaeshi]
Seketika gunbai itu bersinar dan kemudian memancarkan cahaya dengan intensitas tinggi dan jangkauan yang luas.
Blar...
Training ground yang tadinya padang rumput yang luas kini telah menjadi tempat pertempuran kelas tinggi dengan kerusakan yang parah dengan berbagai lubang atau kawah.
'Hampir saja untung aku sempat menggunakan itu'batinku selamat.
.
Sebelumnya.
[Uchiha Gaeshi]
'Kuso' untung aku membawa cadangan senjata yakni shuriken. Aku segera melemparnya ke arah kepalanya namun dia menghindar dengan mudahnya. Aku menyeringai karna taktikku berhasil dan aku segera menggunakan kemampuan Rinneganku.
[Amenotejikara]
Seketika tubuhku beralih posisi dengan shuriken yang kulempar tadi.
Kembali ke keadaan semula.
"Kau tak apa"ucap bunshin.
"Yah seperti yang kau lihat. Untuk sekarang kita akhiri dulu karna aku ada suatu kepentingan" balasku sambil melihat jam tangan yang baru kemarin kubeli.
"Kencan dengan gadis itu kan"tanya bunshin.
"Bukan urusanmu"
"Yah semoga saja kalau bersamanya kau bisa melupakan masa lalumu" ucap bunshin.
"Hn"
"Aku pergi dulu. Aku akan meyelidiki kota ini,kulihat ada yang aneh akhir-akhir ini termasuk juga kemarin aku merasakan ada kekuatan yang cukup kuat di pinggiran Kuoh"ucap Bunshin.
"Aku juga merasakannya. Baiklah lebih baik kau selidiki semua ini"
Dia langsung menghilang dari hadapanku. Aku langsung masuk ke Villa kembali lalu mandi dan bersiap-siap.
Sasuke POV END
.
Normal POV
Di kamar yang cukup rapi dengan aksen awan putih dengan cat berwarna p#nk tak lupa dengan kumpulan boneka-boneka dari yang kecil sampai yang besar.
#A/N : maklum kamar cewek bro. Author tau karna pernah masuk paling cuma 5 kali.
'Kenapa aku gugup begini ya jantung ku berdetak kencang apa karna nanti aku akan kencan ya. Ah apa yang ku pikirkan itu cuma jalan-jalan ketaman saja namun dia itu laki-laki dan aku perempuan. Dan kalau laki-laki dan perempuan pergi dan hanya berdua itu namanya kencan ah.. Nandemonai... Lagian apa yang menarik dari si muka datar itu, kalau kekuatannya sih sudah kuakui tapi kalau dilihat dengan dekat dia itu tampan juga. Ah lagi-lagi pikiran ini sungguh menggangguku' batin si gadis pemilik kamar a.k.a Mio yang dengan gajenya dia berguling-guling di tempat tidurnya dengan wajah memerah namun tak lama kemudian dia bangun.
"Sudah jam segini lebih baik aku mandi dan segera bersiap"gumam Mio.
.
-INFINITY-
.
Naruto Home
"Cih sebenarnya ada apa dengan tubuhku setiap aku mau mengeluarkan chakra dadaku sangat sakit" gumam Naruto yang saat ini baru bangun.
Sriing...
Muncul lingkaran sihir berwarna merah dengan pola klan Gremory.
"Eh Naru-kun kau sudah bangun" tanya wanita yang muncul dari lingkaran sihir a.k.a Rias.
"Hm baru saja"jawab Naruto. "Kau habis dari mana dan kenapa tak membangunkanku"tanya Naruto.
"Aku habis belanja keperluan kita seminggu dan maaf tak membangunkanmu kulihat kau sedang lelah jadi kuurungkan niatku"jawab Rias pelan.
"Hm sudahlah"ucap Naruto. "Ini minggukan bagaimana kalau kita kencan ke taman"tawar Naruto.
"Benarkah"ucap Rias dengan semangat.
"Ya"balas Naruto singkat.
"Hore"ucap Rias yang kekanak-kanakan dan juga langsung memeluk erat Naruto.
.
-INFINITY-
.
Suasana Kuoh hari ini semakin lama semakin ramai terutama taman kota yang indah dengan pepohonan yang rindang juga udara yang sejuk dan sangat cocok menjadi tempat hiburan pelepas penat baik tua maupun muda.
"Hah..hah...hah.."
"Maaf menunggu lama" ucap Mio yang terengah-engah.
"Tak apa"jawab Sasuke. "Ingin istirahat dulu atau langsung ~"lanjut sasuke namun terpotong.
"Ayo"ucap Mio yang memotong perkataan Sasuke sambil menarik tangannya untuk segera ke taman.
Di taman itu mereka agak canggung yah namanya juga pdkt. Semula keduanya hanya duduk berbincang-bincang namun lama kelamaan keduanya memutuskan untuk berjalan-jalan mengelilingi taman.
.
.
With Naruto
"Naru-kun aku mau eskrim"pinta Rias dengan puppyeyes.
"Nati kamu bisa gemuk"goda Naruto.
"Hmpt" Rias menggembungkan pipinya tanda sebal.
"Haha..kau lucu sekali aku jadi gemas melihatmu"ucap Naruto sambil mecubit pipi Rias.
"Nwarwu-kwunh" ucap Rias yang pipinya dicubit Naruto. Dan Naruto pun akhirnya melepas cubitannya.
"Baiklah baiklah sebentar" ucap Naruto mengalah dan menepati permintaan Rias.
'Naru-kun aku sangat bahagia sekali bisa bersamamu'batin Rias.
"Ini sesuai permintaan Hime" ucap Naruto yang berlutut dengan tangan kanan mengacungkan eskrim ke arah Rias (A/N : bayangin aja pangeran dalam dongeng)
"Arigatou Ouji"balas Rias dengan mengambil es krim pemberian Naruto. "Naru-kun..bagaimana kalau kita jalan-jalan saja mengelilingi taman sekaligus mencari tempat yang indah"tawar Rias.
"Hm baiklah bukan ide yang buruk"jawab Naruto.
"Yosh"ucap Rias bersemangat.
Mereka kemudian melanjutkan acara yang memang sudah menjadi tujuan mereka yakni pacaran kalau orang jawa bilang gendakan. Mereka terlihat bahagia terutama Rias tapi walaupun Naruto terlihat bahagia itu hanya topeng, karna sebenarnya Naruto akhir-akhir ini bersikap aneh tak seperti biasanya. Mereka akhirnya berhenti karna sudah menemukan tempat yang cocok bagi mereka yakni di pinggir kolam yang tidak terlalu luas namun pemandangannya tak bisa di anggap sebelah mata.
"Ano Naru-kun sepertinya tempat ini cocok"tanya Rias.
"Hm tidak buruk juga"balas Naruto.
"Eh bukankah itu Sasuke-kun"ucap Rias penasaran.
"Iya kau benar"jawab Naruto. "Tak biasanya dia berkencan dengan seorang gadis"lanjut Naruto.
"Sudahlah sebaiknya kita jangan mengganggu"ucap Rias. "Ayo kita pulang saja sudah sore" lanjutnya.
"Baiklah sayang"jawab Naruto.
.
.
Back to Sasuke
"Ano Sasuke-kun waktu kulihat dari ingatanmu beberapa hari yang lalu... Apa kau sudah punya istri"ucap Mio.
"Hn ya dia rekan setimku dulu" jawab Sasuke.
"Lalu kenapa Naruto-senpai bisa ada dalam ingatanmu"tanya Mio.
"Dia adalah sahabatku yang paling berharga"jawab Sasuke. "Dialah yang menyelamatkanku dari jurang kebencian,keputusasaan,dan dendam dan juga Kami ditakdirkan untuk saling membunuh" lanjut Sasuke.
Mendengar jawaban Sasuke, Mio membulatkan matanya. Ia seakan tak percaya pada pria di sampingnya ini. Betapa menderitanya hidupnya yang tanpa arah dan tujuan yang hidup dalam keputusasaan.
Grep..
"Biarkan seperti ini sebentar"ucap Mio yang tiba-tiba memeluk Sasuke.
"Hn"
'Dia hidup penuh dendam,dia sama sepertiku,dia sebenarnya rapuh dan entah kenapa bersama dengannya diriku menjadi tenang sama seperti saat bersama Sakura dulu. Aku tidak ingin dia menderita sepertiku untuk itulah mulai dari sekarang aku akan menjaga dan melindunginya dengan segenap kemampuanku,aku tak ingin kejadian serupa akan terulang kembali'batin Sasuke. "Ayo kita pulang lagipula hari sudah sore dan kau juga ingin latihan denganku kan"ucap Sasuke dan membuat si gadis melepas pelukannya.
"H-Hai' aku ingin berlatih denganmu"jawab Mio.
"Hn"
.
-Time Skip (langsung besok dan waktu pulang sekolah)-
.
Kuoh Academy
"Naruto bagaimana menurutmu dunia ini"tanya Sasuke.
"Hm tidak buruk"jawab Naruto.
Blar...
"Suara apa itu"ucap Naruto.
"Entahlah ayo kita lihat sepertinya tak jauh dari sini"jawab Sasuke. Mereka langsung menghilang begitu saja.
[Boost!]
'Kekuatan mengalir sepanjang kekuatanku digandakan lagi. Tapi masih kurang untuk melawannya! Berapa kali aku harus boost!? Sial! Aku belum berpengalaman dan ini pertamakali bertarung melawan Pedang Suci! Aku hanya perlu menghindari, dan menyerang setelah menggandakan kekuatanku sebanyak yang kubisa! Kalau sudah begini, maka aku harus menggunakannya! Kalau tidak aku tak bisa menenangkan diriku! Tidak, akan sangat disayangkan kalau aku tak memakainya! Aku akan memakai "Dress Break" kalau ada kesempatan! Salah satu teknik kebanggaanku. Kekuatan untuk melenyapkan pakaian, hanya pada wanita, dengan memakai kekuatan sihirku yang ditingkatkan'batin Issei dengan seringaian mesum
"...Wajahmu kelihatan mesum. Apa yang kamu pikirkan?" Tanya Irina.
'Fufufu. Aku akan segera melihatmu telanjang'batin Issei dengan wajah cabul.
"...Mohon hati hati. Issei-senpai punya kekuatan melenyapkan pakaian wanita yang dia sentuh."Ucap Koneko pada Irina.
"Koneko-chan!? Kenapa kamu mengatakan rahasia kekuatanku pada musuh!?"Ucap Issei.
"...Musuh semua wanita. Kamu yang
terburuk."Ucap Koneko datar.
"Aaaah! Kata katamu kasar sekali, Koneko-chan!"Balas Issei.
"Sungguh teknik rendahan! Aaah, Tuhan. Mohon maafkan si mesum pendosa ini!"Ucap Irina sambil membuat ekspresi sedih sambil berdoa.
"Jangan melihatku dengan tatapan
mengasihani!"Balas Issei.
"...Kamu yang terburuk" ucap Koneko.
"Maafkan aku Koneko-chan! Maaf sudah jadi pria bernafsu!"Ucap Issei.
"Issei-san! Kalau kamu begitu menyukai tubuh wanita, kenapa tidak memintanya langsung padaku...! aku takkan keberatan mengorbankan tubuhku demi Issei-san" ucap Asia.
" Pengorbanan diri! Sudah kuduga dari mantan Kristen, Asia-san! Tapi bukankah kata katamu itu terlalu nekat!? Begitu. Kumpulan hasrat seksual. Kupikir itu cocok bagi kaum Iblis yang memiliki keserakahan tinggi." Ucap Xenovia sambil mendesah. Namun dia menatapku dengan wajah jijik.
"Maaf."Ucap Kiba memecah suasana. Entah kenapa Kiba justru meminta maaf "Kamu tak perlu meminta maaf untukku, tampan brengsek!" Ucap Xenovia agak berteriak.
"Kenapa aku yang dijelek jelekkan terus!?"Balas Kiba sambil membuat Pedang Iblis di tempatnya berdiri dan memegangnya. Sekarang dia membawa dua pedang dan menyerbu ke arah Xenovia.
"Sekarang mari kita mulai saja! Bakar! Dan bekukan!
[Flare Bland] dan [Freeze Mist]
Salah satu Pedang Iblis Kiba menciptakan putaran api dimana yang lainnya membuat udara dingin dan es keperakan. Kiba adalah "Kuda". Ciri khas kuda adalah kecepatan geraknya. Dia menyerang dengan kecepatan tinggi. Namun Xenovia menghindari serangan Kiba yang datang dari segala arah dengan gerakan minimum.
"Jurus andalan "Kuda". Pedang Iblis Api dan Es. Tapi kau terlalu naif!"Ucap Xenovia ketus.
KACHING...!
Satu tebasan pedang Xenovia melenyapkan dua Pedang Iblis Kiba menjadi debu. Kiba dibuat membisu karena Pedang Iblisnya dihancurkan dengan satu ayunan. Sungguh kekuatan hebat! Jadi itukah Pedang Suci!?
"Pedangku adalah kumpulan energi
penghancur! Tak ada yang tak bisa ia
hancurkan."Ucap Xenovia lalu memutar pedangnya. Dia kemudian mengarahkannya dan menusukkannya ke tanah.
DOOOOOOOOOOOOOON!
Mendadak tempat itu berguncang dan Muncul kabut debu Bahkan ada pasir beterbangan.
'Aku tak bisa mempercayai mataku saat melihat Lapangan Latihan. Kawah!? Ada lubang besar di tempat Xenovia menusukkan pedangnya! Jangan jangan dia membuat kawah itu hanya dengan satu serangan!? Hanya dengan sekali ayunan pedang!? Saat Xenovia menusukkan pedangnya ke tanah, sepertinya dia tak menggunakan banyak tenaga' batin Issei takjub
"Inilah Excaliburku. Ia mampu melenyapkan apa saja yang diserangnya. Inilah kenapa dia
disebut "Excalibur"..."Excalibur Destruction"! Ucap Xenovia.
Kekuatan penghancurnya sangat berlevel tinggi! Sampai sampai Pedang Iblis Kiba juga ikut dilenyapkan! Kiba membuat ekspresi pahit setelah melihat itu.
"...Kekuatan penghancur tinggi, benar benar Excalibur. Jadi menghancurkan ketujuh pedang itu akan jadi jalan yang sulit."Gumam Kiba
Matanya belum kehilanga warna kebenciannya. Kiba berniat menghancurkan ketujuhnya!
"Satu pedang saja sudah kuat, tahu? Kupikir mengalahkannya akan sulit bahkan bagi Kiba"ucap Rias yang sedari tadi diam mengamati
"Yang benar saja, aku jadi muak dengan dunia ini karena ada banyak orang yang lebih kuat da~"ucap Kiba terpotong karna melihat sesuatu.
Blarrr...
Kawah kecil terbentuk akibat ledakan kecil itu. Namun dari ledakan itu muncul dua orang yang tak lain adalah
"Naruto-senpai/kun,Sasuke-senpai"ucap Mereka kecuali Irina dan Xenovia.
"Yare..yare ada apa ribut-ribut di sini"ucap Naruto.
"Ini masih di area sekolah"ucap Sasuke melanjutkan perkataan Naruto.
"Cih siapa kalian berdua,mengganggu urusanku saja"ucap Xenovia yang sudah bersiap untuk menyerang. "Hyaa rasakan ini..."Ucap Xenovia dengan menebas vertikal melintang ke arah NaruSasu.
Trank...
Xenovia membulatkan matanya, karna serangannya bisa di tahan dengan mudah.
"Serangan yang buruk"ucap Sasuke datar yang menahan serangan Xenovia dengan pedangnya.
"K-Kenapa seranganku bisa dengan mudah di tahan dengan pedang tipis itu"ucap Xenovia yang tak percaya apa yang terjadi.
"Kau terlalu meremehkannya. Levelmu bukan sebanding dengannya"ucap Naruto datar.
"Cih kuso terima ini" ucap Xenovia sambil menyerang sasuke dari berbagai sisi namun bisa di hindari dengan mudah.
Di sisi lain
"Su-Sugoi"ucap Kiba yang takjub dengan gaya bertarung Sasuke.
"Dia terus menyerang Sasuke-senpai. Kalau begini terus Sasuke-senpai akan kalah"ucap Issei.
"Coba kau amati Issei"ucap Rias.
"Hem apa"jawab Issei dengan tampang bodohnya.
"Hah... Pertarungan yang berat sebelah, perhatikan baik-baik. Sasuke-kun dia memang sengaja memancing emosi Xenovia"ucap Rias.
"Maksud Buchou"tanya Issei.
"Ini gaya bertarung Sasuke. Taktiknya adalah memancing emosi musuh hingga ke tingkat tinggi karna dalm sebuah pertempuran kontrol emosi merupakan hal yang wajib diperlukan untuk menjadi seorang petarung sejati. Dan bukan hanya itu saja dia juga menggunakan taktik yang lain"bukan Rias yang menjawab melainkan Naruto.
"Taktik lain"ucap Rias penasaran.
"Ya taktik meminimalisir pergerakan,tenaga,kekuatan dan hanya menghindari serangan. Ke dua Taktik itu sangat jitu,pengguna hanya mengindar dan menyimpan tenaga dan kekuatan sambil memancing emosi lawan sehingga lawan akan termakan emosi dan menyerang dengan brutal dan si pengguna hanya perlu menghindar saja dan di saat lawan kelelahan barulah si pengguna akan menunjukkan kekuatannya"jawab Naruto.
"Taktik yang sederhana namun mematikan. Aku tak menyangka Sasuke-Senpai adalah petarung sejati"ucap Issei dengan mata berbinar-binar.
Back to Sasuke.
"Cih pengecut bisanya hanya menghindar"ucap Xenovia dengan nafas tersenggal-senggal.
"Mulutmu memang kotor"balas Sasuke. "Baiklah akan kuperlihatkan padamu apa itu sopan santun"lanjut Sasuke sambil mengalirkan kekuatannya pada pedangnya.
Bliiitzzz...
Seketika pedangnya terselimuti listrik berwarna hitam tak hanya itu saja dia juga memberi api hitamnya pada pedangnya itu.
"I-Itu T-Tak Mungkin"ucap Xenovia yang pada akhirnya ketakutan melihat pedang Sasuke yang terselimuti Amaterasu dan petir hitam.
"Itukan"ucap Irina yang terkejut.
"Api hitam dewi Amaterasu"ucap Rias yang tak kalah terkejut melihat hal tersebut. Bukan hanya Irina dan Rias tapi juga Kiba,Koneko,Asia,Issei,Akeno khususnya Xenovia yang saat ini shok melihat kekuatan pedang lawannya.
"Cukup Sasuke bisa repot kalau kau membunuhnya"ucap Naruto.
"Cih"Sasuke mendecih tak suka dan dengan terpaksa dia menghentikan kegiatannya.
"Aku tau ini hanya 5% dari kemampuanmu"ucap Naruto.
"A-Apa kekuatan segila ini hanya 5% dari kemapuan Sasuke-senpai"ucap Issei tak percaya. Lambat laum mereka kembali bangkit.
"Ano maafkan kami atas tindakan kami" ucap Xenovia. "Dan siapa namamu yang berhasil mengalahkanku" lanjutnya.
"Uchiha Sasuke"
"Hm Uchiha Sasuke akan kuingat namamu"ucap Xenovia. "Ayo kita lanjutkan perjalanan Irina"lanjut Xenovia dan dibalas anggukan oleh Irina.
"Sudah dulu ya Issei-kun. Kapan-kapan temuilah aku kalau mau diadili. Amien"ucap Irina.
"Ano Sasuke-kun, Naru-kun Arigatou sudah membantu kami"ucap Rias.
"Sudah sepantasnyakan suami membantu istri yang kesusahan"goda Naruto.
"Mouu Naru-kun jagan menggodaku"ucap Rias dengan rona merah di pipinya.
"Aku pergi dulu ada urusan"ucap Sasuke.
"Yah Sasuke cepat kau nikahi saja dia"balas Naruto.
"Sialan kau dobe" ucap Sasuke.
"Terserah kau teme"jawab Naruto.
.
-INFINITY-
.
Suasana malam di kota Kuoh ternyata tak luput dari keramaian meski tak seramai Tokyo dan Kyoto dan dimana sang tokoh utama kita lebih memilih di hutan kota Kuoh.
"Hah sebaiknya aku segera pulang"ucap Naruto namun tiba tiba muncul kabut di sekitarnya.
"Dimension Lost"gumam Naruto.
Plok..Plok..Plok
Tiba tiba seseorang muncul dari kabut tersebut dan bertepuk tangan pelan.
"Kau hebat bisa menyadarinya Uzumaki Naruto" ucap orang itu.
"Sepertinya kau bukan orang sembarangan"ucap Naruto.
"Perkenalkan Namaku Cao Cao keturunan dari Cao Mengde terkenal sekaligus pemilik dari True Longinus.
"Hm ada perlu apa mencariku"ucap Naruto.
"Aku selaku pemimpin dari Hero Faction mengajakmu untuk bergabung dengan kami"jawab Cao Cao.
"Apa tujuan kalian dan kenapa ingin merekrutku"tanya Naruto.
"Melindungi Manusia dari makhluk supranatural dan kami memerlukan bantuanmu"jawab Cao Cao.
"Aku takkan bergabung dengan Fraksi manapun dan aku hanya mau bergabung jika Fraksi tersebut mengatakan tujuan yang sebenarnya dari Fraksinya"ucap Naruto.
"Sudah kuduga"Ucap Cao Cao.
"Jika kau ingin merekrutku katakan tujuan fraksimu yang sebenarnya dan aku akan mempertimbangkannya"ucap Naruto.
"Hah.. Baiklah tujuanku yang sebenarnya adalah memusnahkan semua makhluk supranatural baik itu tenshi,datenshi,akuma,yokai,vampir dan sebagainya"jawab Cao Cao.
"Jadi tujuanmu memusnahkan makhluk supranatural agar umat Manusia takkan bisa diusik oleh mereka dengan kata lain memusnahkan mereka demi umat manusia"ucap Naruto sambil bersedekap
"Ya begitulah"jawab Cao Cao.
"Hm akan kupikirkan tawaranmu dan jangan sampai kau usik Istriku, jika kau sampai menyentuhnya aku sendiri yang akan menjadi shinigamimu"ucap Naruto dengan memberi sedikit ancaman.
"Ya baiklah kupegang ucapanmu"ucap Cao Cao. "Bagaimana kalau kita bertarung sebentar" lanjut Cao Cao.
"Baiklah kalau itu maumu"ucap Naruto kemudian EMS telah aktif di kedua matanya.
"Mari Berdansa"
Cao Cao yang sudah siap dengan tombaknya kini melesat dan menghunuskan tombaknya ke arah Naruto.
Sret...
Naruto dengan mudah menghindarinya. Cao Cao tak tinggal diam serangan kejutannya berhasil dihindari. Cao cao kembali bersiap dengan tombak sucinya. mereka pun melesat. Cao cao menghunuskan true loginusnya ke dada naruto, namun masih bisa ditahan karna Naruto menyilangkan tangannya dengan tangan kanan yang menerima serangan tersebut karna di tangan kanannya muncul gauntlet berwarna hitam. Cao cao pun mundur dan mengayunkan tombak nya. seketika muncul gelombang cahaya kearah naruto. Naruto tak tinggal diam ia pun mengeluarkan teknik barunya.
[Susano'o]
Blar...
Sosok makhluk abstral berwarna orange kini menyelimuti tubuh Naruto dan menjadi perisai dari serangan Cao Cao.
"Apa itu"ucap Cao Cao terkejut melihat sosok didepannya.
"Ini adalah Susano'o" jawab Naruto.
"Susano'o .. Tunggu dulu itukan nama Dewa petir dalam mitologi Shinto"ucap Cao Cao. "Dan sosok itu juga kemampuannya tapi kenapa kau bisa menggunakannya"Tanya Cao Cao terkejut.
"Karna mata ini"jawab Naruto.
Cao Cao agak bingung mendengar jawaban Naruto. Dia pun memutuskan untuk mengamati mata Naruto. Alangkah terkejutnya dia melihat mata Naruto yang berbeda dari yang ia lihat tadi matanya seperti shuriken dengan tiga lubang.(A/N : Bayangin aja mata Madara tapi saat masih Mangekyou dan digabung dengan Mangekyou Itachi). Bukan hanya itu waktu dia menatap mata Naruto ia seperti melihat jurang kegelapan tanpa dasar dan memiliki aura mematikan.
"M-Mata apa itu" ucap Cao Cao tergagap.
"Eternal Mangekyou Sharingan"jawab Naruto. "Tingkatan ke lima dari mata kutukan Sharingan"lanjut Naruto.
"Sharingan" ucap Cao Cao bingung.
"Mata yang bersinar dalam kegelapan juga Kekuatan Sharingan, karena hubungannya dengan Kutukan Kebencian, merupakan sebuah berkah dan kutukan bagi seorang Uchiha. Saat Uchiha mengetahui emosi yang kuat terhadap seseorang, seperti cinta dan persahabatan, kondisi stres atau emosional dibawa keluar dari kehilangan orang yang berharga menyebabkan otak untuk melepaskan bentuk khusus dari chakra yang mempengaruhi saraf optik sementara mengubah mata menjadi Sharingan"jelas Naruto.
"Lalu apa kekuatan dari mata itu" tanya Cao Cao.
"Untuk sekarang kau tak perlu tau" jawab Naruto.
"Lalu yang kau sebut Susano'o itu juga bagian dari kekuatan matamu itu"Tanya Cao Cao.
"Hm bisa dibilang begitu, dan hanya orang yang bisa membangkitkan Mangekyou Sharinganlah yang dapat menggunakan Susano'o itu pun tak seluruhnya"jawab Naruto.
"Kau sebut yang memiliki Sharingan adalah seorang Uchiha kenapa namamu Uzumaki Naruto bukan Uchiha Naruto"tanya Cao Cao.
"Namaku memang Uzumaki Naruto dan aku bukan keturunan Uchiha, soal aku mendapat Sharingan kau tak perlu tau"jawab Naruto.
Cao Cao hanya mendengus mendengar ucapan Naruto yang terkesan datar tanpa emosi.
"Naruto bisa kita lanjutkan"ucap Cao Cao.
"Tidak aku ngantuk mau tidur"balas Naruto dan langsung menonaktifkan Sharingannya. "Akan kupikirkan tawaranmu beri aku waktu 2 hari dan kita akan bertemu di tempat ini" lanjut Naruto lalu menghilang meninggalkan bekas kilatan orange.
'Dia bukan orang sembarangan' batin Cao Cao agak terkejut melihat Naruto bisa dengan mudahnya menerobos Dimension Lost.
"Kita pergi"ucap Cao Cao pada timnya.
"Hai'"ucap mereka serempak. Dan tak lama kemudian Georg si pemilik Sacret Gears Dimension Lost mengirim mereka kembali ke tempat semula.
"Uzumaki Naruto kau memang orang yang menarik"gumam Cao Cao dan sedetik kemudian dia menghilang bersama timnya.
.
-INFINITY-
.
Sasuke POV
"Entah kenapa akhir-akhir ini aku kepikiran dengan mereka"
'Sarada,Sakura,Minna apa kalian masih hidup'
Setelah itu aku pun tertidur.
Sasuke POV END
.
-Time Skip-
.
Kuoh Academy
Seperi biasa masih ramai kaya pasar dan tak lupa tingkat gaje dari triomesum.
"Sasuke bagaimana harimu"tanya Naruto.
"Hn membosankan tak ada yang menarik"jawab Sasuke. "Hariku tak seperti kau"lanjutnya.
"Yah hariku juga biasa saja tapi kenapa akhir-akhir ini aku kepikiran mereka terutama Boruto"ucap Naruto pelan.
"Hn aku juga sama" balas Sasuke.
'Apakah kalian masih hidup'
'Boruto' 'Sarada'
.
.
.
To Be Continued
.
.
.
Akhirnya bisa update juga chapter 10 ini. Maaf agak telat updatenya soalnya ada kepentingan Nasional (UN) yang membuat saya hampir stres.
Ulasan Review :
Namikaze Y.S
lanjutin gan FnFnya !
Ok gan
alkurosaki
Type your review here.
.
.
LANJUTKAN BOLT-SAN , aku tungguin niiee
Oke ini dah keluar
Grandma kaguya
Ane setuju sma Deva-san . Si naruto Jadiin
devil . :3 Klo sasuke jdi fallen angel aja. biar
anti-Mainstream
Kayaknya kagak mungkin,apalagi fallen angel Naruto kan bukan malaikat
Uncle itachi
NaruSasu bisa pake semua jurus Rinnegan?
Sasuke bisa semua berbeda dengan Naruto yang hanya bisa sebagiannya saja
mbah madara
oi Pair sasuke . sona aja thor -,- klo mio ga ada
feel nya :v
Kan ane dah voting kalau gx salah chap 3 dan pairnya Sasuke itu OC
Guest
Type your review
?
Guest
k#ntol emosi? cepet ganti thor.. bahaya
typonya
Udah langsung saya ganti gan arigatou sudah memberitau
Guest
Typonya ahahaha typo nya dikit tapi sekali typo
langsung dah ahahaha
Diperbaiki lagi om
Dan yang terakhir
Pendatang dari dimensi lain lagi kah?
Kalo bisa sih cuma Naruto dan Sasuke aja yang
dari dimensi lain
Kalo banyak banyak ntar kurang seru
Kalo untuk bantuan mengalahkan musuh di
masa depan
Pakai aja tokoh dxd toh mereka juga kuat kuat
Untuk typonya sudah saya perbaiki gan sedangkan pendatang sih cuma 2 orang itu tapi keberadannya bisa menggemparkan dunia (DxD)
Guest
Menarik, sungguh menarik fic nya. lanjut thor
Ok gan tunggu kelanjutannya
Thank untuk yang udah Review foll fav read maupun cuma mampir. Terimakasih atas info dan supportnya dari para senpai maupun reader-san.
Jangan lupa untuk reviewnya karna review agan sangat membantu demi kelanjutan fic ini.
Mungkin sekiranya itu saja yang bisa saya ucapkan saya Uzumaki Bolt mohon undur diri.
Sayonara Minna See You Next Chap
.
.
.
Uzumaki Bolt Out
