Sekedar info aja. Kalau ada yang mau request cerita boleh request direview yah. Aku butuh inspirasi buat bikin cerita baru. Siapa tahu cerita dari kalian menarik. Dan nanti akan aku usahain untuk bikin cerita itu. Tapi kalau request yang ini buat judul ff lain. Tolong requestnya ya! Aku mau bikin cerita judul lain. Tapi masih bingung ceritanya gimana. Tolong Requestnya ya ...
Happy Reading...
Complicated Love
Chapther 10
"Eomma & Appa sudah berangkat ke London petang tadi" ucap kris memecah keheningan.
"Begitu..." ucap chanyeol lalu mulai menyesap kopinya. "Lalu baekkie dimana?" lanjutnya dan masih dengan cangkir yang berada ditangannya.
Kris menghembuskan nafas kasar lalu menunduk dalam. Suho yang mengerti situasi tersebut langsung membuka suara.
"Lebih tepatnya appa & eomma yang menemani baekkie ke London. Mereka berangkat sore tadi setelah ia pulang ke rumah" ucap suho dengan lirih. Sontak mata chanyeol membola dan...
PRANGGGG!
Cangkir kopi yang berada ditangan chanyeol jatuh begitu saja. "Mwo?" ucap chanyeol lirih, sangat lirih karena ia masih sangat terkejut. Tangannya terkepal erat karena amarahnya yang memuncak, matanya pun memerah. "Katakan sekali lagi!" lanjutnya dengan nada bergetar menahan amarah.
"Yeol, dengarkan kami. Kami akan menjelaskan sesuatu padamu! Jangan kambuh lagi kumohon yeol." Ucap suho dengan nada lembut agar dapat menenangkan chanyeol.
"KEPARAT! KALIAN MEMISAHKANKU DENGAN BAEKHYUN! BAJINGAN KALIAN!" amarahnya pun tak dapat tertahan lagi. Ia membentak suho & kris seraya berdiri dengan tangan masih mengepal erat dan mata yang memerah.
"Yeol! Bukan seperti itu. Dengarkan kami dulu!" suho mencoba berucap tenang. "KEPARAT KALIAN!" ucap chanyeol cepat dan masih dengan nada marah pada suara bassnya.
Sedangkan kris, ia sedang mencoba menahan amarahnya. Sekedar info juga kalau kris itu juga mudah terpancing emosi. "DIAM YEOL! BISAKAH KAU DIAM DAN DENGARKAN PENJELASAN KAMI!" kini amarahnya tak dapat ditahan. Kris berucap dengan suara lantangnya.
"ARRRRGGGGGHHHHHHH!"
BRUKK
Namun chanyeol malah berteriak histeris seraya menjambak kasar rambutnya setelah membanting meja diruang tamu tersebut. Sontak suho & kris sangat terkejut, dan amarah suho pun terpancing karena chanyeol yang tak bisa tenang.
"BAEKHYUN PERGI KELONDON UNTUK PENGOBATANNYA YEOL! KUMOHON MENGERTILAH!" ucap suho karena amarahnya pun tak dapat ditahan juga. "Dengan siapa dia kesana?" kini chanyeol bertanya dengan suara yang cukup tenang karena ia juga sedang mencoba mengendalikan dirinya.
Suho menghembuskan nafas pelan untuk menenangkan dirinya. Lalu mulai berkata, "Dengan appa, eomma, bom noona dan sehun" ucapnya.
Mendengar nama 'sehun', amarah chanyeol kembali memuncak. "OMONG KOSONG! KALIAN MEMISAHKANKU DENGAN BAEKHYUN DAN MENYURUHNYA UNTUK BERSAMA SI KEPARAT SEHUN ITU!" ucap chanyeol dengan nada bassnya yang meninggi.
"Kami sudah memberitahumu yang sebenarnya yeol!. Kalau kau masih keras kepala... KELUAR DARI RUMAHKU!" kini kris berucap penuh amarah. Tanpa berkata apapun, chanyeol berjalan dengan sempoyongan menuju pintu untuk pergi. Dan tanpa disadari, air matanya turun membasahi kedua pipinya.
"Kris! Bantu aku membersihkan ini semua! Biarkan dia dulu, dia butuh waktu. Kita akan mengatakan padanya kalau waktunya sudah tepat." Ucap suho seraya membenarkan posisi meja yang tadi sempat dibanting oleh chanyeol. Kris menjawab dengan deheman, lalu mulai membantu suho membersihkan kekacauan tersebut.
.
.
Didalam mobil mewahnya yang masih terparkir sempurna didepan rumah keluarga byun, chanyeol menangis tersedu-sedu. Dia menyenderkan kepalanya disetir mobil dengan tangan yang terlipat untuk menyembunyikan wajahnya.
"Hiks... baek, kenapa kau meninggalkanku sayang? Bahkan kau tak berpamitan denganku. Kenapa baek? Hiks" ucap chanyeol sesenggukan.
Lalu ia mendongakan kepalanya dan menghapus airmatanya kasar. Setelah itu ia menginjak gas dengan kecepatan yang tinggi untuk menuju rumahnya. Bahkan cara menyetirnya bisa dibilang urakan malam ini.
.
.
#Park's House
Park Seung Hyun, Park Seulgi, dan Park Yoora sedang berdiri didepan pintu setelah mendengar mobil chanyeol yang sudah datang dihalaman rumah mereka. Mereka ingin menyambut baekhyun dengan baik. Bahkan senyum hangat mereka mengembang dengan sempurna diwajah mereka.
DARRR
Pintu rumah dibanting dengan kerasnya oleh chanyeol. Ia berjalan masuk dengan sempoyongan dan juga matanya yang memerah menahan amarah namun juga basah karena air matanya yang sedaritadi tak henti-hentinya mengalir.
Seung Hyun, seulgi, dan yoora sontak terkejut setelah melihat keadaan chanyeol tersebut. "Chanyeol ada apa sayang? Kenapa kau seperti ini? Kemana baekhyun nak?" khawatir seulgi seraya berjalan mendekati chanyeol. Namun tanpa menggubris pertanyaan eommanya, chanyeol berjalan dengan gontai melewati eomma, appa, dan kemudian noonanya.
Saat seulgi hendak menyusul chanyeol, seunghyun mencegahnya. "Biarkan dia sendiri dulu chagi" cegahnya. "Ne eomma! Sepertinya ia kambuh lagi." Kini yoora yang mengeluarkan suaranya.
Tiba-tiba...
DARRRR
Pintu kamar chanyeol yang berada dilantai atas terbanting keras oleh chanyeol sehingga menimbulkan suara dentuman yang sangat keras hingga terdengar dilantai bawah. Sontak seulgi langsung berlari menuju kamar chanyeol.
Sesampainya dikamar chanyeol, ia mendengar suara-suara bantingan benda-benda. Bahkan ia mendengar jeritan mengerikan oleh chanyeol. Seulgi yang mendengar itu dari balik pintu langsung merosot kelantai lengkap dengan tangisnya yang pecah. "Ada apa denganmu nak hiks?" ucapnya lirih hampir tak terdengar. Lalu ia mendengar suara tangis chanyeol didalam sana, chanyeol seraya mengatakan nama baekhyun berkali-kali dalam tangisnya.
.
.
#London Side
Seorang namja mungil tengah membantu eommanya untuk menata pakaian dialmari. Barkhyun –namja mungil- itu terus saja bersenandung kecil karena rasa senangnya, ia tak sabar untuk kesembuhannya.
"Baekkie~ Tolong ambilkan ponsel eomma nak. Eomma akan mengabari hyung & gegemu kalau kita sudah sampai disini" ucap irene seraya tersenyum manis pada baekhyun. Lalu baekhyun langsung berlari kecil untuk mengambilkan ponsel eommanya dinakas.
"Ige eomma.." ucapnya seraya memberikan ponsel tersebut pada eommanya dan langsung diterima oleh empunya. Irene langsung membuka kontak dan mencari kontak suho untuk dihubungi.
"Yeoboseoyeo?" ucap suho diseberang sana.
"Ah ne suho ini eomma"
"Ne eomma ada apa?"
"Eomma hanya ingin memberitahu kalau kami sudah sampai disini."
"Em Syukurlah! Bagaimana dengan perjalanannya eomma?"
"Lancar. Tak ada apa-apa. Sedang apa kau nak?"
"Sedang menonton tv dengan kris eomma" bohong suho diseberang sana karena sebenarnya saat ini ia masih dengan acara membersihkan kekacauan yang terjadi tadi.
"O ya sudah. Kalau begitu sudah dulu ne. Eomma masih harus menata pakaian baekkie. Besok akan eomma kabari lagi, cepat tidur ne?"
"Ne eomma"
"Jaljayo"
"Jaljayo eomma"
PIP
Sambungan telepon diputus oleh irene. Ia melanjutkan kerjaannya setelah sempat tertunda.
Tadi memang setelah baekhyun diantar pulang oleh chanyeol dengan keadaan basah kuyup. Irene langsung menyuruh bibi jung agar memandikan baekhyun untuk bersiap-siap untuk keberangkatannya. Lalu mereka menuju bandara untuk membeli tiket seraya menunggu sehun & bom yang masih dalam perjalanan. Memang selain jiyoung & irene yang menemani baekhyun kelondon, park bom juga ikut menemani karena ia akan kembali menjadi guru privat bagi baekhyun dilondon. Bagaimanapun jiyoung & irene ingin baekhyun mendapatkan pengetahuan yang sepadan seperti orang seumurannya. Dan juga satu lagi yang terpenting, sehun juga hrus turut ikut karena ia yang menangani penyembuhan baekhyun.
.
.
#Skip Time
1bulan telah berlalu semenjak kejadian kekacauan yang terjadi rumah keluarga byun oleh chanyeol. Bahkan sampai saat ini chanyeol masih saja seperti itu, tak berubah sama sekali. Ia tak ingin keluar kamar, ia hanya keluar kamar untuk pergi kebar mencoba mencari pelampiasan untuk hasratnya dan juga untuk minum beberapa gelas. Bahkan pernah pada suatu malam, nyonya park melihat chanyeol yang pulang pada larut malam dengan langkah gontai khas orang mabuk dan juga luka-luka berdarah serta lebam-lebam disekujur tubuhnya. Bahkan ia tak ingin berbicara dengan siapapun, makanan yang diberikan oleh eommanya pun tak ia sentuh sama sekali olehnya, bahkan ia juga sering kambuh dan juga tangisnya selalu pecah tiap malamnya.
Kyungsoo selaku sepupu terdekat chanyeol hanya dapat menghela nafas setela mendengar cerita dari keluarga park tentang hal tersebut. Bahkan ia juga ikut menangis karena tak tega dengan kondisi chanyeol yang saat ini.
Dan disinilah ia sekarang, berada didepan pintu kamar chanyeol. Dia memutuskan untuk mampir dirumah keluarga park setelah pulang sekolah tadi. Tanpa ia sadari air matanya menetes saat ia memegang knop pintu kamar chanyeol tersebut.
TOK TOK TOK
"Yeol, ini aku kyungsoo. Kau sedang apa?" tanya kyungsoo dari balik pintu dengan nada lembut. Namun... "KHA!" sahut chanyeol dari dalam sana dengan suara serak seperti habis menangis.
Kyungsoo yang tak tahan dengan situasi tersebut langsung menghapus kasar irmatanya lalu... "YEOL! DENGAR! BAEKHYUN AKAN KEMBALI. PERCAYA PADAKU YEOL KUMOHON!" bentaknya dari balik pintu. "BAEKHYUN PERGI UNTUK KESEMBUHANNYA YEOL! DIA BERUSAHA SEMBUH UNTUK MU! AKU BISA MELIHATNYA. TATAPAN MATANYA PADAMU MENGISYARATKAN CINTA YEOL! MENGERTILAH!" lanjutnya.
"OMONG KOSONG! DIA PASTI DISANA SANGAT BAHAGIA DENGAN SEHUN. MEREKA PASTI SERING MELAKUKKAN'NYA'! SEHUN KEPARAT! AKU BENAR-BENAR MEMBENCINYA SEKARANG!" sahut chanyeol dari dalam kamarnya.
"JUSTRU SEHUN YANG MEMBANTU KESEMBUHAN BAEKHYUN YEOL! HENTIKAN PIKIRAN NEGATIFMU! KAU LUPA KALAU SEHUN ITU DOKTER PRIBADI BAEKHYUN HAH?! SADARLAH YEOL BAEKHYUN ITU HANYA MENGINGINKAN YANG TERBAIK. SADARLAH!" bentak kyungsoo tak mau kalah. Kyungsoo memang sudah mengetahui kalau sehun merupakan dokter pribadi dari baekhyun karena yixing & luhan yang memberitahunya. Mendengar bisingan yang terdapat dikamar chanyeol, seunghyun, irene dan yoora langsung menyusul kyungsoo. Mereka terkejut ketika melihat kyungsoo yang berbicara dengan nada meninggi bahkan kini ia tengah menangis lalu seung hyun menghampiri kyungsoo dan mengusap pelan punggung kyungsoo agar ia menjadi tenang.
Mendengar teriakan kyungsoo dari luar, tiba-tiba sebuah memori kecil terputar dalam ingatannya...
"Baekkie... Saranghae" ucap chanyeol spontan karena balasan pelukan dari baekhyun.
"Baekkie juga menyukai channie... Channie milikku!" ucap baekhyun mantap seraya merapatkan pelukannya dan melupakan rasa sakit yang ada dikakinya.
"Baekkie juga miliku... Milikku... Milikku... Dan selamanya milikku" ucap chanyeol berulang-ulang seraya mengecup sayang pucuk kepala baekhyun.
Air mata chanyeol kembali turun membasahi pipinya setelah teringat tentang kejadian tersebut.
"Saranghae baekkie... saranghae... saranghae..." gumamnya berulang kali. Lalu ia berjalan cepat menuju pintu dan...
CEKLEK
Pintu terbuka, dan menampilkan raut terkejut oleh eomma, appa, noona, dan kyungsoo. Lalu setelah melihat kyungsoo, chanyeol langsung memeluk erat tubuh kyungsoo dan menangis sekeras-kerasnya dalam pelukan tersebut. seulgi dan yoora menangis terharu melihat kejadian tersebut. bahkan seunghyun pun berkaca-kaca melihat kejadian tersebut, namun tidak menangis. Hanya berkaca-kaca.
"Gomawo kyung-ah... Kau sudah menyadarkanku.. Gomawo" ucap chanyeol dalam pelukannya. Mendengar itu kyungsoo tersenyum hangat disela-sela tangisnya yang pecah. Bahkan ia juga membalas pelukan chanyeol.
"Itu sudah kewajibanku yeol. Kau sepupu terbaikku" ucap kyungsoo. Lalu chanyeol melepas pelukannya dan memandang appa, eomma, dan noonanya secara bergantian. Chanyeol mengangkat satu alisnya pasalnya mereka masih saja menampilkan raut terkejutnya. Bagaimana tidak? Kini kondisi chanyeol dapat dibilang memprihatinkan. Tubuhnya yang menjadi kurus, bahkan jenggotnya pun mulai tumbuh didagunya. Pipinya yang menjadi tirus juga penampilannya yang dapat dibilang seperti 'gembel'. Hanya ketampanannya saja yang tersisa. "Apa kalian hanya memandangiku terus? Eomma, appa tidak merindukan anak tampanmu ini? Noona juga tak merindukan adik tampanmu ini?" ucapnya dengan seulas senyum kecil yang mengembang diwajahnya.
Lalu mereka ber-3 langsung menghujam chanyeol dengan pelukan rindu mereka. "Chanyeol-ah, eomma sungguh hiks merindukanmu" ucap seulgi dalam tangisnya. Lalu chanyeol menghapus air mata seulgi dengan ibu jarinya seraya tersenyum miris, "Mianhae eomma. Chanyeol menjadi seorang brengsek kali ini." Ucapnya seraya menundukkan kepalanya tanda penyesalan.
"Ani... Jangan salahkan dirimu nak. Yasudah kau mandilah setelah itu turun ne. Eomma akan membuatkan makanan kesukaanmu." Ucap seulgi lembut seraya membelai lembut rambut chanyeol.
"Ne eomma... Noona?" chanyeol memanggil noonanya yang sedari tadi menangis terharu, lalu ia mendekati yoora dan menghapus airmatanya, "Uljima noona..." ucapnya.
"Sudah cukup menangisnya ya. Sekarang kau bersihkan dirimu yeol. Lalu turun untuk makan siang bersama arraseo?" ucap seunghyun memecah keheningan.
"Ne appa..." ucapnya. "Ya Pororo kau menghalangi jalanku" chanyeol berucap saat ia melihat kyungsoo yang menghalangi jalannya untuk masuk kekamarnya. Namun kyungsoo malah menunjukkan raut wajah yang terkejut. "Mwo? Kau memanggilku apa?" ucap kyungsoo.
"Pororo Wae?" ucap santai chanyeol. "Ucapkan sekali lagi" pinta kyungsoo. "Po-ro-ro!" ucap chanyeol seraya menenkankan per suku katanya.
"KYAAAAAA! Aku merindukan panggilan itu! Aku menyayangimu tiang listrik!" ucap kyungsoo berbinar seraya memeluk tubuh chanyeol dengan erat. "YA! KAU MAU MEMBUNUHKU EOH! INI SESAK DASAR PORORO!" protes chanyeol dengan nada meninggi. Sontak kyungsoo langsung melepas pelukannya lalu tersenyum aneh pada chanyeol, sedangkan chanyeol bergidik ngeri melihat senyuman kyungsoo, takut kalau kyungsoo menjadi tak waras.
"Sudah.. cepat mandilah yeol." Ucap yoora. "Ne Noona" –chanyeol-.
Lalu SeungHyun, seulgi, yoora, dan kyungsoo turun untuk menanti chanyeol agar dapat menikmati makan siang bersama.
.
.
#London Side
Baekhyun tengah duduk dalam ruangan sehun di Exside Hospital yang berada diLondon. Dia tengah menunggu sehun yang sedang mengambil hasil check kesehatan baekhyun di dalam bilik lain.
"Hunnie~" ucap riang baekhyun saat melihat sehun yang sudah berada didepannya.
"Baekkie siap?" tanya sehun dengan senyum hangatnya.
"Ne! Baekkie siap hunniie!" mantap baekhyun.
Setelah itu sehun melaksanakan tugasnya sebagai dokter untuk menyembuhkan baekhyun. Memang secara perlahan-lahan namun pasti.
.
.
#SkipTime At Seoul Korea Selatan
2tahun sudah terlewati, kini chanyeol menjadi seorang CEO muda di salah satu perusahaan yang diwariskan oleh ayahnya. Dia seorang CEO muda di Park Co, namun seunghyun masih bekerja. Ia bekerja dirumah, mengurusi perusahaan yang berada dijepang, ia hanya menerima laporan-laporan atau berkas-berkas penting lain dari jepang lalu ia kerjakan diruang kerjanya dalam rumah.
Chanyeol pun mengangkat Kyungsoo untuk menjadi sekretaris dikantornya. Awalnya kyungsoo menolak tawaran chanyeol, namun karena chanyeol mengeluarkan jurus andalannya untuk merayu kyungsoo, akhirnya kyungsoo menerima tawaran tersebut. Sebenarnya Kai menawarkannya untuk menjadi sekretaris juga dikantornya, namun kyungsoo lebih memilih untuk bersama chanyeol. Sekedar info juga kalau kyungsoo & kai sudah bertunangan karena mereka berdua dijodohkan.
Kris menjadi seorang CEO juga disalah satu perusahaan yang diwariskan oleh ayahnya. Bahkan ia juga sudah bertunangan dengan Luhan karena kris melamarnya saat ulang tahun luhan. Mereka melakukkan pertunangan tanpa baekhyun, hanya dengan sulay dan juga kedua orang tuanya yang pulang untuk menyaksikan pertunangannya. Mereka tidak ingin menikah tanpa baekhyun, jadi mereka memutuskan akan menikah setelah baekhyun kembali. Berbicara mengenai luhan, kini luhan telah menjadi seorang pemilik butik Xio Fashion warisan dari ibunya. Sebenarnya ayahnya menyuruh untuk mengurus perusahaan darinya, namun luhan memilih lebih memilih butik yang diwariskan dari ibunya tersebut. karena menurutnya, ia lebih berbakat dalam hal mendesain.
Suho pun sama seperti kris, ia menjadi seorang CEO disalah satu perusahaan yang diwariskan oleh ayahnya. Ia juga sudah bertunangan dengan Yixing saat hari aniversarry mereka. Mereka melakukkan pertunangan tanpa baekhyun, hanya dengan sulay dan juga kedua orang tuanya yang pulang untuk menyaksikan pertunangannya. Mereka tidak ingin menikah tanpa baekhyun, jadi mereka memutuskan akan menikah setelah baekhyun kembali. Berbicara mengenai Yixing, kini restoran yang ia kelola menjadi semakin berkembang. Bahkan kini restorannya sangat terkenal dari segala penjuru korea selatan.
Kai pun bernasib sama seperti kris, suho dan chanyeol. Ia menjadi seorang CEO di perusahaan warisan dari appanya. Namun kai sering menyuruh sekretarisnya untuk menggantikan tugasnya sementara hanya untuk menjenguk kyungsoo dikantor chanyeol. Bahkan ia jadi semakin genit dan manja setelah menjadi tunangan kyungsoo. Meskipun kyungsoo masih saja bertingakah cuek pada kai, namun sebenarnya kyungsoo pun sudah menaruh hati pada namja pemilik kulit tan tersebut.
Jongdae pun bernasib sama seperti yang lainnya, ia menjadi CEO perusahaan yang diwarisi oleh ayahnya. Bahkan ia mengangkat minseok untuk menjadi sekretarisnya, namun minseok menolak karena ia lebih memilih untuk menjadi chef direstoran yixing. Hanya saja mereka belum bertunangan, namun sudah menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih.
Mengingat teman-temannya yang sudah memiliki kekasih masing-masing. Chanyeol tidak terpengaruh sama sekali. Ia lebih memilih untuk terus menunggu baekkienya. Namun akhir-akhir ini, ia sering bermimpi bahwa baekhyun akan pergi meninggalkannya. Dan itu yang membuat kekhawatiran didalam batinnya. Bahkan seunghyun sudah mengenalkannya pada anak perempuan teman-temannya untuk dijodohkan dengan chanyeol. Namun chanyeol selalu menolak hal tersebut dengan alasan lagi-lagi ingin terus menunggu baekhyun.
Kurang lebih begitulah deskripsi tentang kehidupan mereka setelah 2tahun berlalu. Dan kini seorang namja jakung tengah duduk dengan santainya seraya memandangi foto kecil berbingkai dengan senyum tulus yang terpatri diwajahnya.
"Pororo?" tanya namja jakung -chanyeol- pada kyungsoo yang tengah bermesraan dengan komputernya. Bukannya kyungsoo & chanyeol itu seruangan, tapi kyungsoo sedang mengecheck data-data yang sedang masuk dalam komputer chanyeol. "Mwo?" jawab kyungsoo seadanya.
"Kira-kira kapan baekkie akan kembali? Dia sedang apa ya disana?" tanya chanyeol masih dengan ekspresi yang sama.
Mendengar itu kyungsoo langsung menghentikan acara ketik-mengetiknya lalu menatap chanyeol dengan mata O.O nya. "Saat aku berbicara dengan sehun dulu, dia bilang penyembuhannya akan berlangsung selama kurang lebih 3tahun yeol. Wae? Kau merindukannya?" ucapnya.
"Emmm... sangat merindukkannya." Ucap mantap chanyeol.
"Aku juga merindukannya." Celetuk kyungsoo dengan senyum hangatnya. "Yeol! Ingat ya, kau harus mendoakan yang terbaik untuknya. Jangan mengulangi perbuatanmu yang-"
"Aku tahu" ucapan kyungsoo terpotong cepat oleh chanyeol. Lalu ia mendengus sebal pada chanyeol.
.
.
#London Side
"Chagi lusa kita akan kembali ke korea. Jadi bersiap-siaplah. Besok aku akan mengantarkanmu untuk membeli persediaan" ucap seorang namja tampan berperawakan tinggi dengan senyum menawannya.
"JINJJA?! WUHUUUUU!" jawab namja mungil dengan berbinar.
"Jangan berteriak! Ah kau ini! Kau bisa menyakiti telingaku!"
"Hehe mian.. Oke kalau begitu. Besok setelah pulang kerja kau harus mengantarkanku cepat ne!" ucap namja mungil tersebut dengan girangnya.
.
.
#Seoul Korea Selatan
Jam berganti jam tanpa terasa, petang ini seorang namja jakung tengah disibukkan dengan pekerjaan kantornya. Kris –namja jakung- itu hanya dapat memijit pelipisnya karena ia terlalu pusing untuk memikirkan pekerjaannya.
"Yifan, kau sudah makan?" tanya luhan dengan lembut seraya membelai sayang rambut pirang kris. Kris mendongakkan kepalanya untuk melihat tunangannya tersebut.
"Belum lu, pekerjaanku sangat banyak hari ini. Kurasa aku akan lembur malam ini" jawab kris seadanya namun dengan nada yang lembut pula.
Memang luhan sekarang tengah berada dikantor kris. Setiap hari ia selalu mendatangi kris dikantornya jika pekerjaannya sudah selesai, namun sebaliknya jika ia sibuk dengan pekerjaan dibutiknya. Maka kris yang akan menghampirinya.
"Bagaimanapun kau harus makan yifan. Nanti kalau kau sakit jadi repot tau. Kau ini bagaimana! Sekarang ayo makan dulu ne. Aku membawakanmu makanan. Mian kalau tidak enak, aku hanya mencoba resep masakan yang eomma berikan padaku. Hehe" jelas luhan lengkap dengan cengiran khasnya. Lalu kris berdiri untuk berpindah tempat disofa samping meja kerjanya.
"Apapun yang kau masak akan kumakan lu." Ucap kris seraya mendudukan dirinya disofa diikuti oleh luhan yang duduk disampingnya seraya membuka kotak bekalnya, lalu menyuapkannya pada kris.
"Ayo buka mulutmu..." perintah luhan seraya menyodorkan sesendok nasi pada yifan, sontak yifan langsung membuka mulutnya dan langsung melahap makanan tersebut. "Otte?" tanya luhan.
Kris mengerutkan keningnya disela-sela kunyahannya. 'Astaga Ini Asin sekali! Ige Mwoya?' batin kris berkecamuk. "Em delicious, hanya saja sedikit asin lu~" bohong kris karena ia tak ingin menyakiti hati tunangannya yang sudah susah payah membuatkannya makanan. Ya sekedar info saja, luhan kalau sedang memasak memang selalu keasinan.
"Ah benarkan? Mianhae..." ucap luhan melemah seraya menundukkan kepalanya dalam. "Hey Lu~..." ujar kris seraya menarik dagu luhan dengan tangannya agar menatapnya. "Jangan seperti itu.. ini tetap enak lu... kajja suapi aku lagi baby~" lanjutnya dan mendpat anggukan kepala lucu oleh luhan. Saat luhan menyodorkan makanan pada mulut kris dan kris yang akan melahapnya tiba-tiba...
Neon machi chagaun machine
Neoneun ma, ma, ma, ma, ma, machine
Neoneun ma, ma, ma, ma, ma, machine
Kalgachi areumdaun yeosin
Neoneun ma, ma, ma, ma, ma, machine
Neoneun ma, ma, ma, ma, ma, machine
Ponsel kris berbunyi tanda ada panggilan. Lalu ia mengambil ponselnya.
My Daddy is Calling...
Nama tersebut tertera dilayar ponsel canggihnya. Lalu ia menekan tombol warna hijau untuk menjawabnya.
"Ne Appa?" ucap kris setelah ia menempelkan ponselnya di telinga kanannya.
"Lusa appa, eomma, baekkie dan juga sehun akan pulang keseoul. Jangan lupa menjemput kami dibandara ne?" ucap jiyoung diseberang sana.
"Ah pengobatannya sudah selesai ya! Siap appa! Nanti aku akan menghubungi suho hyung."
"Tidak usah. Appa sudah menghubunginya tadi."
"Ah yasudah kalau begitu. Em wait... appa, eomma, baekkie, sehun? Boommie noona tidak ikut?"
"Dia tidak bisa ikut. Katanya dia menetap disana selama 2tahun lagi untuk menyelesaikan kuliah susulannya"
"Ah begitu. Baiklah appa, aku dan suho hyung akan menjemput kalian lusa. Jam berpa?"
"Mungkin kami sampai diseoul sekitar jam 10pagi menurut perkiraanku"
"Baiklah appa, anyeong"
"Anyeong"
PIP
Telepon terputus oleh kris. "Appa ya?" tanya luhan.
"Emm... Appa bilang lusa akan pulang kesini. Pengobatan baekkie sudah selesai. Tapi bommie noona tidak ikut." –kris-
"Waeyo?" –luhan-
"Appa bilang noona harus menyelesaikan kuliah susulannya selama 2tahun lagi chagi~" –kris-
Mendengar itu luhan hanya dapat ber-ohria. Lalu ia melanjutkan acara suap menyuapi kris yang tadi sempat tertunda.
.
.
#Chansoo Side
"Ya Pororo! Ayo pulang. Itu bisa diselesaikan besok!" ajak chanyeol seraya menatap tajam pada kyungsoo. "Kalau pulang ya pulang saja. Tidak biasanya kau mengajakku tiang listrik!" jawab kyungsoo seadanya.
"Aku hanya butuh teman saja untuk diajak pulang bersama. Siapa tahu kau juga mau mampir kerumahku untuk makan malam bersama." Ujar chanyeol.
"Ani yeol. Aku tidak bisa! Hari ini si hitam yadong itu mau mengajakku makan malam" –kyungsoo-
Chanyeol mengernyitkan dahinya, lalu seringaian jahil keluar begitu saja. "Makan malam atau makan satu sama lain?" godanya seraya menaik tuunkan alisnya. Sontak kyungsoo langsung membolakan kedua malanya yang sudah bulat tersebut.
"YA! JANGAN SEMBARANGAN KALAU BERBICARA! AISH DASAR TIANG LISTRIK MENYEBALKAN!" teriak kyungsoo seraya memukul lengan chanyeol menggunakan map yang berada ditanggannya.
"Appo! Singkirkan itu!" ujar chanyeol. Lalu kyungsoo segera menghentikan gerakkannya kemudian duduk dengan kaki yang ia hentak-hentakkan. "Ya sudah kalau begitu. Aku du-"
"Anyeong babysoo sexy-ku..." ucapan chanyeol terpotong oleh kai yang tiba-tiba saja nyelonong masuk ke ruangan chanyeol lengkap dengan cengiran tanpa dosanya. Mendengar itu, pipi kyungsoo merona bak tomat busuk. "Ya! Jangan memanggilku seperti itu. Menjijikkan" ucapnya dengan nada dibuat senormal mungkin untuk menutupi kegugupan & wajah meronanya.
"YA HITAM! KAU TAK LIHAT KALAU ADA AKU DISINI EOH?! KENAPA HANYA PORORO SAJA YANG KAU SAPA EOH! WAE WAE WAE?" protes chanyeol dengan suara bassnya.
"Yeol! Volume Please! Kau menyakiti telingaku! Aku tahu kalau ruanganmu kedap suara, tapi jangan berteriak juga disini!" ucap kai seraya membuat gerakan mengusap-usap telinganya.
Setelah itu terjadilah perdebatan panjang tak bermutu antara kyungsoo, chanyeol, dan juga kai.
.
.
#SkipTime
2hari telah berlalu, dan pagi ini krishan dan juga sulay tengah bersiap-siap untuk pergi kebandara menjemput appa, eomma, sehun dan juga baekhyun. Hingga sedikit kekacauan terjadi dikediaman keluarga byun karena mereka bangun kesiangan. Mereka bangun pada pukul 09.00 padahal perjalanan dari rumah kebandara mencapai waktu 1 jam kurang lebihnya.
"LU~ CELANAKU DIMANA?" teriak kris menggema dari dalam kamarnya.
"AISH! MAKANYA KALAU MASIH DIPAKAI, TARUH KEMBALI DITEMPATNYA. AKU TAK MELIHATNYA! AKU JUGA SEDANG SIBUK" ucap luhan pun nyaring dari lantai bawah yang sedang disibukkan dengan kegiatan berdandannya. "YIFAN! KAU LIHAT MASKARAKU TIDAK?" ucapnya.
"ANIYA! LU~ CARIKAN CELANAKU!" sahut kris dari lantai atas. Luhan memutar bola matanya malas lalu mulai bergerak mencarikan celana untuk yifan. Memang semenjak bertunangan yixing & luhan selalu menginap dirumah keluarga byun karena tunangan mereka masing-masing yang memaksanya.
"Ah ini dia" ucapnya saat melihat celana panjang hitam yang tergeletak disofa panjang.
#SuLay Side
"CHAGI~ DIMANA CELANAKU?" teriak suho nyaring dari lantai atas pada yixing yang tengah mencari jaketnya yang berada dilantai bawah.
"AKU TAK TAHU MYUNIE~ CARI SAJA DIKERANJANG ADA ATAU TIDAK" sahut yixing dengan lengkinannya. "Ini celananya myunie kan? Kenapa ada disini?" gumam yixing saat melihat celana panjang hitam yang tergeletak diatas tv besarnya. "MYUNIE~ AKU MENEMUKAN CELANAMU! CHAKKAMAN!" lanjutnya.
Saat yixing berlari kecil menuju tangga untung naik ke lantai atas tiba-tiba...
BRUK
"Aw!" jerit luhan & yixing secara kompak bersamaan dengan jatuhnya mereka berdua. Allhasil celana hitam milik kris & suho bertumpukan menjadi satu.
"Yingie~ kalau jalan hati-hati aku juga sedang buru-buru tau!" ucap luhan seraya mengelus-elus pantatnya yang sakit akibat terjatuh tadi. Begitupula yixing, "AH mianhae hannie! Aku-"
"LUDEER!/BABYXING!" ucap kris & suho bebarengan dari lantai atas memotong ucapan yixing.
"Ah sudahlah kajja keatas, em celana kris! Ah ini dia! Duluan ne yingie" ucap luhan terburu-buru lalu mengambil asal celana panjang hitam tersebut.
#KrisHan Side
DAR
Pintu kamar dibanting dengan kerasnya oleh luhan, membuat kris terperanjat kaget hingga hampir terjungkalkebelakang.
"Ini celanamu. Cepat pakai!" ucap luhan seraya memberikan celana tersebut pada kris.
Saat kris mencobanya, ternyata celanya tidak muat sama sekali.
"Lu~ kau benar-benar mengambil celanakukan? Ini tak muat lu" –kris-
"Aigooo atau mungkin tertukar dengan punya yixing. Kalau begitu mana. Biar aku tukarkan." –luhan-
Lalu setelah kris memberikan celana tersebut luhan langsung menukarkan celana tersebut pada yixing.
#SuLay Side
"Ini celananya" –yixing-
Saat suho mencobanya, celana tersebut sangat kebesaran. Bahkan jika tidak diberi ikat pinggang, celana tersebut bisa-bisa saja melorot kelantai.
"Babyxing. Ini sepertinya bukan celanaku." –suho-
"Astaga. Mian. Mana akan kutukarkan pada luhan, pasti ini ketukar." –yixing.
Lalu setelah suho memberikan celana tersebut yixing langsung menukarkan celana tersebut pada luhan.
.
#At Airport
KrisHan & SuLay kini tengah menunggu kedatangan keluarga mereka diruang tunggu. Mereka sampai dibandara pada 5menit lalu. Dengan kecepatan tinggi tadi kris menyetir dengan urakan juga. Jadi cepat sampai dibandara.
"Aku tak sabar melihat baekkie~" ucap manja luhan seraya celingak celinguk mencoba mencari keberadaan keluarga Byun juga sehun.
"Nado hannie~ pasti sekarang ia tambah imut ya?" sahut yixing dan dibalas dengan senyuman manis oleh luhan.
Tiba-tiba seseorang menepuk pundak luhan dari belakang sontak luhan langsung berteriak histeris, "KYAAAAAAA... YIFAN LINDUNGI AKU!" jerit luhan seraya memeluk yixing yang berada disampingnya. Bahkan kedua kakinya pun melingkar sempurna dipinggang ramping yixing.
"Hannie ini berat. Turunlah. Tidak ada hantu disini. Dan aku ini yixing bukan yifan!" jelas yixing dengan nada sebal. Lalu luhan mendongakkan kepalanya untuk menatap yixing kemudian menurunkan kedua kakinya dari pinggang yixing. Jangan lupakan cengiran bodohnya. Saat ia menolehkan kepalanya kebelakang lalu...
"KYAAAAAAAAAAA! MAYAT HIDUP!" lengkingan luhan menggema seraya menutupi matanya dengan kedua telapak tangannya. Bagaimana tidak! Saat ia berbalik badan ia langsung disuguhkan dengan wajah flat sehun yang tepat berada dihadapannya.
"YA! Dasar rusa! Aku ini sehun bukan mayat hidup!" protes sehun. Lalu luhan mengintip dari balik jari-jari lentiknya, setelah itu ia melepaskan yelapak tangannya yang tadi menutupi matanya seraya menyengir bodoh. Sedangkan kris, suho, yixing, dan juga irene hanya menjatuhkan rahang mereka krena melihat adegan tersebut. Bahkan hampir semua pengunjung dibandara tersebut memandang luhan dengan pandangan aneh. Yang dipandang –luhan- hanya dapat mengeluarkan jurus andalannya yaitu nyengir bak seorang anak kecil tanpa dosa.
"Kris, suho.. ahhh eomma merindukan kalian" ucap irene memecahkan keheningan seraya memeluk kedua putra tampannya tersebut.
"Nado eomma!" jawab mereka kompak seraya membalas pelukan hangat eommanya.
"Yixing... eomma merindukanmu. Kau makin manis nak" ucap irene seraya menghampiri yixing lalu memeluknya tentunya setelah melepas pelukan kris & suho. "Nado eomma" jawab yixing seraya membalas pelukan irene.
"Hanniie?" panggil irene pada luhan setelah melepas pelukan dari yixing. Lalu ia merentangkan tangannya agar luhan memeluknya. Tanpa pikir panjang luhan langsung menghambur ke pelukan irene. "Eomma, hannie rindu pada eomma..." ucapnya dalam pelukan hangat irene.
"Eomma, dimana appa dan baekkie?" tanya suho pada irene karena sedari tadi ia tak melihat jiyoung dan juga baekhyun. "Mereka sedang-"
"Anyeong jagoan-jagoan appa" sapa jiyoung seraya berjalan mendekat kearah keluarganya dengan baekhyun yang bersembunyi dibelakang punggungnya.
"APPA!" ucap mereka berempat dengan kompak. Lalu jiyoung menghampiri kris & suho dan memberikan mereka pelukan hangat. Melihat itu, baekhyun langsung berlari untuk bersembunyi dibalik punggung sehun.
Setelah memeluk kris & suho, jiyoung langsung memeluk luhan & yixing dengan eratnya.
"Baekkie?" panggil kris lembut pada baekhyun karena sedari tadi ia tak menampakkan dirinya. Dengan langkah pelan baekhyun muncul dari balik punggung sehun.
"A-anyeong ge-gege... h-hyung" sapanya dengan gugup.
"BAEKKIE!"
.
.
.
TBC
Segini dulu chap.10nya...
Maaf kalo banyak typo bertebaran...
Makasih juga buat yang udah baca & review sebelumnya...
Yousee : Hehe ini udah next ... tunggu sampe chapther berikutnya ya... ikutin terus ceritanya... makasih juga bwt reviewnya chingu... review lagi jangan lupa ne .. mian kalau ceritanya kurang oke. Fighting! Anyeong
ShinHaein61 : Iya ini udh next... mian kalau ceritanya kurang menarik yang chap ini... o iya buat requestnya makasih.. bagus bgt tuh requestnya... tapi itu bakal aku kembangin dichap depan pokoknya, bakal aku usahain .. mian kalau ceritanya kurang oke. ikutin terus ne chapnya... bakal ada kejutan dichap depan. Entah mengejutkan atau enggak bwt kamu hehe :D... makasih juga bwt reviewnya... review lagi jangan lupa :D . Faighting! Anyeong
Selfi : Hehe iya makasih buat masukannya. Ini aku juga mau coba bikin gitu dichap depan tapi :D. Ikutin terus ne ceritanya, bakal ada kejutan di chap depan. Entah mengejutkan atau enggak bwt kamu hehe :D. mian kalau ceritanya kurang oke. Makasih juga bwt reviewnya, review lagi jangan lupa :D. Fighting! Anyeong
Galaxy KrisnaAnggaDewi : Haha itu udah kejawab dichap ini... Mian kalau chap ini kurang oke, lagi blank soalnya . Pokoknya ikutin terus ne ceritanya, bakal ada kejutan dichap depan. Entah mengejutkan atau enggak bwt kamu hehe :D. Makasih bwt reviewnya, review lagi ne jangan lupa. Fighting! Anyeong
meliarisky7 : Hehe kan udah kejawab dichap sebelumnya juga :D baekkie harus kelondon biar sembuh . Mian kalau chap ini kurang oke, lagi blank soalnya . Pokoknya ikutin terus ne ceritanya, bakal ada kejutan dichap depan. Entah mengejutkan atau enggak bwt kamu hehe :D. Makasih bwt reviewnya, review lagi ne jangan lupa. Fighting! Anyeong
Sekedar info aja. Kalau ada yang mau request cerita boleh request direview yah. Aku butuh inspirasi buat bikin cerita baru. Siapa tahu cerita dari kalian menarik. Dan nanti akan aku usahain untuk bikin cerita itu. Tapi kalau request yang ini buat judul ff lain. Tolong requestnya ya! Aku mau bikin cerita judul lain. Tapi masih bingung ceritanya gimana. Tolong Requestnya ya ...
Salam Hangat ChanBaek HunBaek ChanHun Shipper...
See you in next chapter...
Saranghae~
~Anyeonghaseo~
