Name: Naruto DxD Chronicles
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure
Pair: Uzumaki Naruto x Grayfia Lucifuge, Kurama x Yasaka, Issei x Harem, Uzumaki Menma x Haruka Suzumiya x Rise Kujikawa x (Secret), Uchiha Sasuke x Rossweise and Otsutsuki Toneri x Serafall Leviathan
Summary: Naruto masuk ke dunia DxD dan terdampar ke Underworld. Tapi karena suatu hal, dia harus meninggalkan gadis yang dicintainya dan pergi ke dunia manusia dan menjadi anggota fraksi manusia. Apakah dia bisa menjaga perdamaian dari Khaos Brigade dengan bantuan Tailed Beast Force dan keempa fraksi, Versi lain fic Naruto DxD Chronicles
Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya
Chapter 10: The Shocking Revelations
5 hari setelah pertarungan antara Roxas, Edge, dan Menma melawan Gene… Menma saat ini sedang berusaha memasukkan kekuatan elemen es-nya ke dalam Rasengan miliknya, tapi tidak berhasil-berhasil
'Huft… Huft… Huft… Ternyata tahap terakhir Rasengan ini sulit sekali' Batin Menma yang sedang mencoba menarik nafas dengan teratur karena terlalu berlebihan dalam latihan
"Yo, Menma-sama" Panggil seseorang dari arah belakang Menma
Menma pun menengok ke arah belakang badannya dan melihat sang pemanggil yang ternyata adalah Roxas dan Gene beserta Edge dan Homura disampingnya "Ternyata kalian… Roxas, Edge, Gene, dan Homura"
"Aku lihat kau latihan dengan keras, Menma-sama" Ucap Edge yang melihat King-nya dalam keadaan letih
"Ya, tapi aku belum berhasil menggabungkan elemen es-ku dengan Rasengan milikku" Balas Menma dengan nada kecewa, kemudian dia bertanya "Oh ya, kaa-chan, tou-chan, dan Haruka-chan, dan Nell beserta Sasuke-san dan Toneri-san?"
"Naruto-sama beserta Toneri-san dan Sasuke-san sudah berangkat ke markas fraksi manusia untuk menjalankan tugasnya. Sedangkan Grayfia-sama, Haruka, dan Nell sedang mencari alat-alat perlengkapan untuk pernikahan orang tua anda Menma-sama seperti baju pengantin, dan lain-lain" Jawab Homura
Menma pun melihat langit dan tersenyum, kemudian dia berkata "Pada akhirnya, kaa-chan dan tou-chan akan menikah juga dan aku akan memiliki keluarga yang utuh"
"Aku turut bahagia untuk keluargamu, Menma" Ucap Gene yang dengan santai memanggil Menma dengan namanya saja, tapi Menma tidak peduli dengan itu
"Sama-sama, Gene" Balas Menma, kemudian dia bertanya "Bagaimana perburuan iblis liarmu, sukses?"
"Sukses sih… Tapi mereka semua terlalu lemah, aku jadi bosan" Jawab Gene dengan bosan
'Itu karena kau terlalu kuat, bodoh' Batin yang lain kecuali Menma
"Karena suasana hatiku sedang senang hari ini. Ayo kita jalan-jalan, ttebasa" Ucap Menma dengan semangat. Melihat teman-temannya kecuali Gene sepertinya akan menolak permintaan dia, dia pun meneruskan "Aku yang akan mentraktir kalian ramen, bagaimana?"
'Setiap dia mengajak jalan-jalan, selalu saja begini. Aku sudah bosan makan makanan berair itu' Batin Roxas sambil menghela nafas, kemudian dia berkata "Apa makanannya tidak bisa yang lain Menma-sama?"
"Emangnya kenapa, apa kalian bosan?" Tanya Menma dengan nada santai
"TENTU SAJA BOSAN!" Teriak Edge, Roxas, dan Homura yang biasanya kalem jadi ikut-ikutan berteriak. Menma yang mendengar teriakan mereka itu pun menutup telinganya dengan tangannya supaya telinganya tidak tuli. Setelah itu Edge pun berkata "Setiap kau mengajak kami jalan-jalan di Underworld… Selalu saja kau mentraktir ramen, bahkan kau pernah memaksa Lucifer-sama dan Grayfia-sama supaya di Underworld membuka kedai ramen untuk tempat makanmu. Memangnya kau tidak bosan apa memakan makanan berair itu?"
"Tidak" Balas Menma, kemudian dia melanjutkan "Bagaimana bisa aku bosan untuk memakan makanan para dewa yang enak dan menggiurkan, bahkan dengan mencium bau-nya saja aku sudah ketagihan"
'Sudah aku duga dia akan berkata seperti itu' Batin Roxas sambil menghela nafas pasrah
'Sejak kapan dewa makan makanan seperti ramen?' Batin Edge yang sweatdrop saat mendengar perkataan Menma tentang ramen yang merupakan makanan para dewa
'Tidak ada yang akan menang jika berdebat tentang ramen dengan Menma-sama, aku lupa fakta itu' Batin Homura, kemudian mereka bertiga berkata "Terserah kau saja deh, Menma-sama"
"Yosh! Begitu dong, ttebasa. Kalau begitu, aku ganti baju dulu ya. Kalian tunggu disini" Ucap Menma yang sudah masuk ke rumahnya dan melesat ke arahkamarnya
'Mereka berempat aneh…' Batin Gene yang sudah masuk ke dalam rumah tanpa disadari oleh Roxas, Edge, dan Homura
-With The Girls-
Grayfia, Haruka, dan Nell yang bersama dengan Rias dan Sona saat ini sedang berada di pusat perbelanjaan di Kuoh. Mereka sedang mencari baju yang akan dipakai Grayfia untuk pernikahannya dengan Naruto
"Bagaimana kalau yang ini onee-sama, motifnya bagus lho" Ucap Rias yang memberikan sebuah gaun pada Grayfia
"Iya, kau benar Rias-chan" Balas Grayfia yang melihat baju pemberian Rias, kemudian dia berkata "Terima kasih ya, Rias-chan. Kalau begitu onee-sama akan mencoba baju ini dulu"
Saat Grayfia menuju ke tempat untuk mengganti bajunya, Haruka pun bertanya pada Rias dengan nada bingung "Rias-sama, boleh aku tahu kenapa kau bisa menyukai Issei-san?"
"E..Emangnya kenapa kau tanya aku begitu, Haruka-chan?" Balas Rias dengan terbata-bata dan rona merah sudah tercetak di pipi Rias
"Aku hanya penasaran saja. Kata para peeragemu, Issei-san itu sangat mesum sekali kan. Selalu nafsu jika melihat oppai… Kalau saja aku jadi kau, mungkin aku sudah jadikan dia makanan buat Bahamut" Ucap Haruka dengan nada santai
'Dia bicara hal sekejam itu dengan sesantai itu. Kau harus berhati-hati dalam hidupmu jika kau benar-benar mencintai Haruka-chan, Menma. Atau kau akan menjadi snack buat Bahamut nanti' Batin Rias yang merinding melihat sikap pacar keponakannya ini yang lembut tapi memiliki sifat kejam dalam dirinya, kemudian dia melanjutkan "Sebenarnya aku dulu kurang menyukainya karena hal itu juga. Tapi semakin lama aku semakin mencintainya, karena dia selalu bertekad ingin menjadi kuat untuk melindungi orang-orang yang penting baginya, sama seperti onii-chan… Terlebih lagi saat dia menyelamatkanku dari pertunangan yang tidak kuharapkan dengan Raiser"
"Jadi begitu ya…" Ucap Haruka dengan pose berpikir, kemudian dia melanjutkan "Aku pikir dia memakai guna-guna pada kau dan Akeno-san, buktinya Koneko-san tidak menyukainya kan"
"Tentu saja tidak" Balas Rias yang sweatdrop akan pemikiran Haruka yang sedangkal itu pada kekasihnya
"Yang aku bingung malah Sona-sama loh, Haruka" Ucap Nell dengan tiba-tiba
"Kenapa kau membawa-bawa namaku, Ellis-san?" Tanya Sona pada Nell
"Aku heran kok Sona-sama yang pendiam, strict, dan bossy bisa menyukai anak rebel seperti Roxas ya?" Ucap Nell dengan tepat sasaran, dan yang ditanya pun wajahnya memerah karena malu
"No comment" Balas Sona yang wajahnya masih memerah dan Rias pun menyadari itu
"Dia memang menyukai Roxas, tapi karena dia tsundere dia gengsi mengatakannya pada Roxas" Sindir Rias, dan membuat sang sahabat mendeathglarenya dengan tajam
"Apa kau bilang Rias?" Tanya Sona yang tidak terima atas sindiran Rias
"Tidak ada tsundere-chan" Jawab Rias
"Grrr…." Ucap Sona dengan geram, dia ingin membalas sindiran Rias tapi dia bingung harus mengatakan apa. Kemudian dia menyeringai saat menyadari sesuatu, dan berkata "Tomato…"
"Apa?" Tanya Rias dengan nada bingung, karena sepertinya Sona sedang mengatakan nickname dari Naruto yang selalu membuatnya jengkel
"Aku bilang tomat, Rias" Jawab Sona dengan santai
"Waaa!" Teriak Rias, yang menutup mulut Sona dengan tangannya, kemudian dia berbisik "Darimana kau mengetahuinya?"
"Sewaktu kau diledek oleh Naruto-nii… Kan aku ada disana. Katanya mukamu bulat dan rambutmu merah seperti tomat" Jawab Sona
'Naruto-nii! Gara-gara nama panggilan aneh darimu ini, aku jadi disindir oleh Sona, hiks' Batin Rias yang sudah melepaskan tangannya dari mulut Sona dan menangis
"Dasar tomat cengeng" Sindir Sona
"Apa kau bilang bambina?" Tanya Rias yang mulai kesal dengan sindiran Sona
"Tomat!"
"Bambina!"
"Dada sapi!"
"Papan cucian!"
'Mereka mulai lagi…' Batin Haruka dan Nell yang melihat pertengkaran dua sahabat yang sedang saling menyindir ini
"Kalian sedang apa sih, kok banyak yang menonton begitu?" Tanya Grayfia yang baru datang
"Tidak apa-apa onee-sama / Grayfia-sama" Balas Rias dan Sona. Kemudian tanpa disadari Grayfia, mereka mulai mendeathglare satu sama lain dan membatin 'Awas kau disekolah'
Menma yang saat ini sedang berada di kedai ramen mulai memakan ramennya yang ke 20, dan jika lebih banyak lagi maka akan membuat sang ayah yang merupakan maniak ramen bangga. Edge, Roxas, dan Homura hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah kesetanan King-nya dalam memakan ramen. Menma lalu melihat Gene yang sudah menghabiskan satu mangkuk ramennya
"Kau tidak mau tambah, Gene?" Tanya Menma
"Tidak perlu, Menma. Aku sudah kenyang" Balas Gene, kemudian dia melihat rekan satu timnya dan berkata "Kalian bertiga makannya lama sekali, sama seperti siput. Padahal makanan bernama ramen ini lumayan enak lho"
"Bukan lumayan enak lagi, tapi super enak" Ucap Menma yang merasa bahwa ucapan Gene tentang rasa ramen itu salah
"Enak sih enak, tapi…." Ucap mereka bertiga, kemudian mereka lanjutkan sambil menunjuk Menma "Kami bosan tahu! Mentang-mentang ramen makanan kesukaanmu, kau masa menyuruh kami makan ini terus"
"Hehehehe, maaf-maaf… Nanti aku bawa kalian ke restoran lain deh" Balas Menma dengan santai
Setelah Menma mengatakan itu, erlihatlah kerumunan kerumunan orang dan ada orang yang berkata sambil menunjuk sosok orang berambut merah auburn di tengah kerumunan "Aku tidak percaya, Risette datang kesini"
"Kau kenal orang yang ada di tengah kerumunan orang itu, ossan?" Tanya Menma pada orang yang berkata tadi
"Kau tidak kenal Risette! Sebenarnya kau ini tinggal dimana sih, dibawah tanah?" Ucap orang itu tidak percaya karena Menma tidak bisa mengenal gadis bernama Risette itu
'Aku memang tinggal dibawah tanah sih, tepatnya Underworld. Tapi itu dulu' Batin Menma, kemudian dia membalas "Maaf tuan, tapi saya turis yang datang dari negara lain. Jadi aku tidak kenal gadis yang bernama Risette itu"
"Oh, kalau begitu maaf pemuda-san" Ucap orang itu, kemudian dia melanjutkan "Dia itu adalah Risette, nama aslinya Rise Kujikawa. Dia adalah artis dan bintang iklan yang terkenal di Jepang. Dia sempat berhenti untuk membantu neneknya berdagang tofu di wilayah bernama Yasoinaba, tapi setelah itu dia memutuskan untuk meneruskan karirnya dan sekarang karirnya melejit"
"Owh, begitu ya. Kalau begitu, arigatou atas infonya ossan" Ucap Menma
"Sama-sama pemuda-san, kalau begitu aku permisi" Balas orang itu yang sudah pergi ke arah gadis bernama Rise itu
Saat Menma melihat seluruhnya wajah gadis itu yang sudah berhasil lolos dari kerubungan masyarakat itu, Menma pun membatin saat dia menyadari sesuatu 'Gadis itu kan yang ada di iklan minuman waktu itu…'
"Menma-sama…" Panggil Roxas
"Ada apa Roxas?" Tanya Menma
"Kenapa kau melihat gadis bernama Rise itu seperti itu? Kalau ketahuan Haruka, kau bisa dijadikan pakan Bahamut selama seminggu tahu" Balas Roxas
Gleeekkkk
Menma pun menelan ludah saat mendengar perkataan Roxas, dia memang takut sekali pada Haruka. Memang dia gadis yang lembut, tapi dia bisa kejam jika dia mau. Kemudian dia berkata dengan pelan pada Roxas, Gene, Edge, dan Homura "Aku merasakan kekuatan yang tidak biasa dari gadis itu"
"Apakah itu [Sacred Gear]?" Tanya Roxas
"Aku kurang tahu, tapi sepertinya bukan. Ini seperti magic milik Haruka-chan tapi ada sosok yang mempunyai kekuatan tinggi berada di dalam tubuhnya" Jawab Menma
"Hn, jadi kau akan menjadikannya anggota peeragemu? Kita masih kekurangan bishop untuk tim kita kau tahu" Tanya Homura
"Aku tahu, tapi rasanya jika menjadikan dia iblis karena kita kekurangan anggota tim dan membuat dia kehilangan kemanusiannya itu salah. Aku tahu karena setengah darahku adalah darah manusia, Homura" Jawab Menma
"Jadi apa yang kau akan lakukan Menma-sama?" Tanya Edge
"Aku kurang tahu, tapi kita harus melindunginya" Jawab Menma
"Kenapa kita harus melindunginya?" Tanya Gene, kemudian dia melanjutkan "Jika dia mempunyai kekuatan besar sama seperti yang kau ucapkan, dia akan baik-baik saja kan"
"Aku melindunginya karena itu adalah misi dari fraksi manusia, tempat ayahku bekerja. Jika kita gagal, aku terpaksa harus menjadikannya anggota peeragenya supaya dia akan tetap hidup. Aku tidak ingin gadis dengan wajah yang ceria seperti dia harus mati secepat itu" Jawab Menma, kemudian dia melanjutkan 'Lagipula, aura orang yang mengawasi gadis bernama Rise itu sama seperti orang yang hampir menculikku saat aku masih berumur 4 tahun. Dulu, aku memang lemah. Tapi dengan kekuatan chakra dari tou-chan dan Demonic Power dari kaa-chan, aku pasti bisa mengalahkannya kali ini. Pasti!'
"Ossan, ramen daging sapinya satu ya" Ucap Rise yang sudah masuk ke kedai ramen tempat ramen tempat Menma dan kawan-kawan berada
"Ya, Rise-chan" Jawab sang pemilik kedai ramen itu, sepertinya gadis bernama Rise itu adalah pelanggan tetap di kedai ramen itu
Rise pun melihat Menma dan memberikan dia senyuman termanis yang dia punya dan dia duduk di tempat duduknya. Menma yang melihat itu, wajahnya pun memerah dan membatin 'Dia cantik dan juga senyumannya juga manis. Waaahhh! Apa benar Haruka-chan, akan menjadikanku pakan Bahamut kali ini. Moga-moga saja tidak, aku mohon padamu Kami-sama… Ittai!'
Rise yang melihat Menma yang merona, wajahnya juga merona. Kemudian dia membatin 'Dia tampan juga ya, lebih tampan dari Souji-senpai. Bagaimana menurutmu, Kouzeon?"
"Kau benar, Rise-hime. Lagipula ini sudah saatnya kau move-on dari pemuda berambut mangkok itu, lagipula dia sudah bertunangan dengan pemilik Amaterasu no Sukemi bukan…" Balas sosok bernama Kouzeon yang berada di dalam diri Rise
"Hmm…" Ucap Rise yang setuju atas perkataan partnernya itu, kemudian dia bertanya "Aku sepertinya dari tadi merasakan ada yang mencoba mengawasi aku Kouzeon. Apa pemuda tampan itu dan teman-temannya?"
"Bukan… Sepertinya mereka juga sedang mengawasi orang yang kau maksud ini Rise-hime, berhati-hatilah. Apalagi kita tidak bisa bertarung melawan orang ini, karena aku Persona tipe sensor bukan tipe bertarung seperti yang lain" Balas Kouzeon
"Aku mengerti, aku akan lebih berhati-hati" Balas Rise
Kejadian berpindah ke kantor fraksi manusia, dimana Sasuke dan Toneri sedang berhadapan dengan Leon dan Naruto karena sepertinya ada hal sangat penting yang ingin mereka bicarakan
"Bagus kalian sudah datang Toneri, Sasuke" Ucap Naruto
"Kenapa kau memanggil kami, Naruto. Apa ada masalah?" Tanya Sasuke
"Aku merasakan kalau ada anggota Khaos Brigade yang sedang berkeliaran di kota ini" Jawab Naruto
"Apakah itu Vali dan timnya?" Tanya Leon
"Sepertinya bukan Leon-sama. Aura mereka terlebih Kuroka, aku sudah mengenalnya" Jawab Naruto, kemudian dia membatin 'Aura ini sama seperti…Euclid. Tapi untuk apa dia disini, apa dia ingin cari mati"
"Jadi apa yang harus kita lakukan taichou?" Tanya Toneri
"Kita harus segera pergi dan menangkap orang itu sebelum dia melakukan hal buruk pada anggota peerage Rias atau Sona" Jawab Naruto, kemudian dia berkata "Sabaku Fuyuu!"
Pasir pun keluar dari guci kecil pemberian Ajuka(AN: Guci Gaara yang di The Last: Naruto the Movie) yang diberikan olehnya sebelum dia pulang ke dunia manusia. Melihat itu, Leon pun berkata "Apa tidak apa-apa kalau wakil ketua fraksi ini juga ikut mengatasi kekacauan di luar sana?"
"Tenang saja Leon-sama, mungkin kekuatanku sudah berkurang dan aku sudah tidak bisa memakai chakra 9 Bijuu lagi, tapi aku masih mempunyai kekuatan salah satu Jinchuuriki untuk menguasai pasir dengan mudah
"Sigh, baiklah. Terserah kau saja" Ucap Leon dengan pasrah, kemudian dia melanjutkan "Tapi maaf sebelumnya, sebenarnya aku ingin pergi kesana juga. Tapi kalau aku meninggalkan berkas-berkas yang menumpuk ini, maka Lily-chan akan marah-marah padaku"
"Ya sudah kalau begitu, ayo kita pergi. Toneri, Sasuke" Ucap Naruto
"Hn"
"Iya…"
Rise Kujikawa atau biasa dipangil Risette, yang merupakan artis dan bintang iklan ini mempunyai kekuatan yang cukup besar di dalam tubuhnya, sama seperti Jinchuuriki. Setelah keluar dari kedai ramen, dia pun menuju rumahnya meskipun risih dengan Menma dan kawan-kawannya yang dari tadi selalu mengawasinya. Saat sudah berhasil lolos dari pengawalan Menma, muncul seseorang memakai jaket hoodie hitam dan celana jeans berwarna ini
"Kau pasti Rise Kujikawa, benar?" Tanya orang itu
"Kalau iya memangnya kenapa?" Balas Rise
"Kau bergabung dengan kelompokku…" Ucap pemuda itu, kemudian dia melanjutkan dengan mengeluarkan pedang dari sarungnya "Atau kau lebih memilih mati…"
"Apa yang kau pikirkan tentang orang ini, Kouzeon" Tanya Rise
"Pergilah dari sini, Rise-hime. Orang ini berbahaya sekali" Balas Kouzeon
Saat Rise ingin kabur, tangannya dicengkram dengan keras oleh orang itu dan dia pun mengarahkan pedangnya ke leher Rise "Sepertinya kau sudah bosan hidup gadis manis, kalau begitu bersiaplah untuk mati"
"Gene! Edge! Sekarang!" Ucap Menma yang baru datang bersama dengan Gene, Roxas, Edge dan Homura
"Wild Pitch!"
"Grateful Pain!"
Orang itu pun terlempar dan cengkramannya pada tangan Rise melonggar, Menma pun langsung sigap dan menangkap tubuh Rise sebelum jatuh ke tanah, kemudian dia melihat Homura di belakangnya dan berkata "Homura! Sekarang!"
"Smoke Bomb!"
Boooooffff
Muncullah asap dari bola yang dilemparkan Homura, kemudian saat asapnya menghilang terlihatlah Menma yang berdiri berhadapan dengan orang itu yang ternyata adalah orang yang sama dengan orang yang berusaha menculiknya saat dia masih berusia 4 tahun
"Ternyata benar kau adalah orang yang menculikku waktu itu" Ucap Menma
"Kalau benar, kau mau apa bocah?" Tanya orang itu
"Dulu aku lemah jadi aku tidak bisa melawanmu, tapi sekarang karena aku sudah semakin kuat. Aku akan melawanmu!" Jawab Menma yang sudah membuat handseal dan berkata "Kage Bunshin no Jutsu!"
Boooooffff
Boooooffff
Boooooffff
'Jurus andalan Naruto eh… Tapi tetap saja dia masih lebih lemah daripada Naruto' Batin orang itu
'Orang macam apa dia, dia bisa membuat klon seperti itu?' Batin Rise yang melihat pertarungan antara Menma dan orang yang mencoba membunuhnya itu
"Serang!" Teriak Menma, para bunshin milik Menma pun langsung melesat ke arah orang itu dan memberikan serangan tapi malah orang itu berhasil membalas serangan para bunshin itu dan menghancurkan para bunshin itu, membuatnya menjadi asap
"Cih, lemah…" Ucap orang itu dengan nada meremehkan Menma
"Aku belum selesai brengsek!" Ucap Menma yang sudah membuat Rasengan di tangannya, tapi karena emosi dia pun tidak bisa melayangkan serangannya dengan benar dan membuat tangannya dipelintir oleh orang itu "Arrrrrggggghhhhh!"
"Menma-sama! / Menma!" Teriak Roxas, Edge, Homura, dan Gene yang hanya bisa melihat saja karena mereka sudah berjanji untuk membiarkan dia sendiri melawan orang itu
"Cih, orang-orang pengecut apa yang berada di peeragemu itu. Bahkan saat melihat King-nya terluka, mereka tidak berbuat apa-apa" Sindir orang itu
"Aku yang akan melawanmu sendiri, KONOYAROU!" Ucap Menma yang membenturkan kepalanya ke arah orang itu dan membuatnya terpental
"Ugh…" Ucap orang itu yang terlempar karena serudukan kepala dari Menma, kemudian orang itu berkata "Kau hebat juga ya. Tapi ini sudah berakhir bocah"
"Masih belum, Ice Dragon Cannon of Apocalypse!" Ucap Menma yang sudah mengeluarkan jurus andalannya yang dia pelajari dari ibunya
'Jurus itu, heh…." Batin orang itu, kemudian dia pun melanjutkan "Ice Dragon Cannon of Apocalypse!"
Booooommmm
Booooommmm
Duuuuuuaaaarrr
'Bagaimana bisa? Bukannya teknik itu adalah teknik turun temurun dari klan Lucifuge, tapi kenapa dia bisa melakukannya?' Batin Menma yang melihat serangan yang dibuat oleh orang itu dengan nada shock
"Ice Spear Volley!" Ucap orang itu yang sudah membuat 5 tombak es dan dia lemparkan kea rah Menma
Crasssshhhh
Crasssshhhh
Crasssshhhh
Crasssshhhh
"Arrrrgggggghhhhh!" Teriak Menma yang sudah tersungkur dengan luka parah karena kulit kaki dan tangannya tergores 4 tombak es dari 5 tombak es itu
Tap
Tap
Tap
Tap
"Aku tidak akan membiarkanmu menyakiti Menma-sama lebih dari ini" Ucap Roxas yang sudah mengeluarkan Oblivion and Oathkeeper Keyblade
"Aku akan membantumu Roxas" Balas Edge
"Jangan lupakan kami berdua" Ucap Homura dan Senel
"Aku juga akan menolongmu" Ucap Rise yang sudah muncul di belakang mereka dan para lelaki disana kaget melihat Rise yang sudah berada di area pertarungan
"Mau apa kau kesini? Serahkan saja urusan itu pada kami" Ucap Roxas
"Aku akan membantumu, aku tidak ingin orang terluka karena melindungi aku" Balas Rise, kemudian dia menghe nafasdan berkata "Kau siap Kouzeon?"
"Tentu saja aku siap" Balas Kouzeon
Setelah itu keluarlah sebuah kartu biru berwarna biru dari dalam tangan Rise, kemudian dia menghancurkannya dan berkata "Kouzeon!"
Saat Rise mengucapkan nama itu, keluarlah sosok gigantic wanita berbaju putih, bertangan banyak, dan di tubuhnya dikelilingi sebuah lingkaran yang hampir menyamai lingkaran dalam tata surya, kemudian Rise berkata "Aku memang tidak bisa membantu dengan fisik, tapi aku bisa membantu dengan support. Healing Force"
Tubuh Menma pun dikelilingi oleh cahaya hijau dan lukanya sudah mulai menutup meskipun Menma masih merasakan rasa sakit, para anggota peerage Menma pun membatin 'Kekuatan macam apa itu? Dia bisa menyembuhkan luka seperti itu'
"Jadi kau punya kekuatan yang lumayan unik ya, gadis kecil. Lebih baik aku membawamu secara paksa saja, supaya organisasi kami bertambah kuat" Ucap orang itu
"Tidak akan kubiarkan" Ucap Menma yang sudah bersiaga untuk melindungi Rise "Aku tidak akan membiarkanmu melukai dia"
"Kalau begitu mati saja kalian" Ucap orang itu yang sudah melesat ke arah mereka yang sudah memasang defensive stance mereka untuk melindungi Rise
"Futon: Rasenshuriken!"
"Enton: Kagutsuchi!"
"Ice Dragon Cannon!"
"Yoton: Roringu Yugan"
Duuaaaaarrrrr
Serangan gabungan yang ternyata berasal dari Naruto, Sasuke, Grayfia, dan Toneri gagal mengenai orang itu karena dia melompat jauh ke belakang, kemudian dia berkata "Menyerang secara keroyokan itu tidak baik loh"
"Cih…"
"Menma-kun! Kau tidak apa-apa kan?" Tanya Grayfia dengan nada khawatir
"Aku tidak apa kaa-chan" Jawab Menma
"Kau! Berani sekali kau melukai putraku setelah kau dulu hampir berhasil menculik putraku" Ucap Grayfia dengan geram sampai-sampai tanah di bawahnya sudah membeku menjadi lahan es
"Lama tidak bertemu ya, onee-sama" Ucap orang itu
Deggg
"Siapa kau, berani-beraninya kau memanggilku onee-sama! Balas Grayfia, tapi dia yang menyadari sesuatu pun membatin 'Suara ini… Aku harap dia bukan Euclid'
"Uzumaki Menma… Kau ingin tahu kenapa aku bisa menguasai sihir es khas keluarga Lucifuge kan?" Tanya orang itu dan ditanggapi dengan anggukan oleh Menma. Orang itu pun membuka tudung kepala yang menutupi kepalanya dan terlihatlah pria berambut silver yang sepertinya umurnya berada di bawah Grayfia dan membuat ibunya jatuh terduduk karena shock. Setelah itu dia pun berkata "Namaku adalah Euclid Lucifuge, adik dari Grayfia Lucifuge. Dengan kata lain aku adalah pamanmu Menma, HAHAHAHAHAHA!"
'Tidak mungkin' Batin Menma yang baru mengetahui fakta bahwa yang ingin menculik dirinya beberapa tahun lalu ternyata adalah pamannya sendiri
Review:
Wid: Hah,Shin mah copo… Masa cuma dipelototin pake mata Kurama langsung kalah. Mending Momoshiki dan Kinshiki. Tapi ane belum tahu kekuatan dua orang itu
Arafim123: Kalau sekarang, Sage Mode nanti kalau udah dapat 9 chakra bijuu… Rikudou Senjutsu Mode
App148: Gak usah ngetroll deh
Train Heartnett: Thanks
Esya27BC: Belum datang, dia kan lagi mudik sama Suigetsu, Karin sama Jugo
Michael Gabriel 455: Bukan
Dark Namikaze SS: Thanks
Ashalim 31: Ya, nanti aja deh. Abis nikah
Aditya Pratama 081131: Thanks
Ricardo Lana 1: Ane juga suka apalagi gamenya tuh roulettenya pas dia nendang *peep* musuhnya, epic lol banget. Baru Rasengan, Kage Bunshin, sama teknik dasar ninjua yang lain kaya di cannon pas Naruto sebelum Shippuden sama jurus es ajaran ibunya. Yang kurang 1 bidak rook, 2 bishop, dan 3 bidak pawn + 1 bidak pawn mutation
Muamar: Sebenarnya itu enggak ada artinya. Cuma itu kebiasan bicara mereka, kan kalo Kushina ngomongnya Dattebane, terus diwarisi ke Naruto tapi dia ngomongnya Dattebayo, terakhir ya si Boruto/Bolt yang ngomongnya Dattebasa
Kiiroi Kitsune 197: Sama kok tapi mungkin sikapnya agak OOC
W Susanto 96: Elemennya es, tapi ane belum kepikiran bentuknya
Namikaze Uzumaki Kaito: Lanjut kok, siapa bilang kagak?
Yami Nugroho: Sebenarnya dari game God Hand sih, tangan punyanya Azel
Ayub Pratama 792: Memang ane ngambil char-nya dari situ tau
Devan Boy Steln: Biasa aja sifatnya. Iya dia bakal kerja sama dengan Khaos Brigade. Ada lah, Great War 2 hehehehehe. Ya, 2 chap lagi mungkin
Info Peerage Menma(Updated):
King: Uzumaki Menma
Queen: Haruka Suzumiya
Bishop: -
Rook: Gene
Knight: Roxas, Edge Vainhite
Pawn: Homura, Nell Ellis
Question and Polls:
Ada yang pernah maen game PS2, Tales of Legendia kan? Apa kalian pernah denger nama Senel Coolidge, MC dari game ini? Menurut kalian kalau dia dimasukkin jadi rook Menma bagus gak? Soalnya di game Tales of Legendia, efek skill-skillnya bagus-bagus dan si Senel ini dia bertarung menggunakan pukulannya. Jadi menurut ane dia cocok jadi Rook, menurut kalian gimana
Kata-kata perpisahan:
Kalau begitu, ane log out dulu untuk menyiapkan cerita Jinchuuriki of Youkai Academy. Bagi yang nunggu cerita itu *Ngarep banget sih lu Feb. Ditunggu aja ya, setelah itu mungkin Ultimate Team: The Devil Hunter dan juga The Rise of Persona
