"woy Jellal" aku memanggilnya dengan nada biasa , tapi kenapa jantungku berdetak dengan cepat"apa ? Erza" dia menjawabnya dengan nada biasa , tapi kenapa jantungku berdetak tambah cepat" a-ano , sono , etto.." kenapa aku jadi gugup begini ?"ahha , cu-cuaca hari ini ce-cerah ya ?" bicara apa aku ini ? kenapa aku jadi gugup seperti ini ?"iya , cuaca hari ini cerah" Percuma , percuma semakin aku bicara dadaku malah tambah sakit"a-a-aku baru ingat ada urusan lain , aku tinggal dulu , ja " lari , lari , aku harus keluar dari kondisi ini , dan juga kenapa jadi seperti ini ?...

Chapter 10 : Someone

"kenapa dia ?" Jellal hanya menatap bingung

"Mungkin dia malu" Tidak sengaja Gray melihat kejadian tersebut

"Malu ? apa maksudmu , Gray ?" Jellal tampak bingung , karena dia sama sekali tidak peka terhadap wanita

"Biasanya saat wajah wanita memerah , dia malu terhadap sesuatu yang dia sukai dan tidak tahu atau tidak bisa mengungkapkannya" Jelas Gray "Benarkan , Natsu?" Tambah Gray

"kenapa kau tanya padaku , dan pakai bajumu mau sampai kapan kau telanjang , Es serut ?" entah kenapa Natsu mudah sekali marah kalo bicara sama Gray

"apa katamu kepala api , ngajak berantem HAH.. ?1?1" tantang Gray sambil mengenakan Celananya yang di lepas saat lari

"jhotto da kora , akan kubakar bajumu" menerima tantangan Gray dan langsung beradu pukulan

"kenapa mereka tidak bisa akur , ya ?" batin Gajeel dan Jellal

Saat sedang asik berantem tidak sengaja Gajeel melihat seseorang di atap sekolah , tapi sepertinya bukan orang asing bagi Gajeel karena dia tidak terlalu terkejut

"wey Minna , ayo kekelas masih ada waktu kelas kan , lebih baik kita cepat kembali" ajak Jellal kepada teman-temannya

"hehm.. seperti biasa , kau seperti kakak bagi kami Jellal" ucap Natsu , meskipun posisi Natsu sedang di tiban Gray

"kenapa kau Natsu , tidak biasanya kau berkata seperti itu , apa bor di otakmu sedang copot ?" ejek Gray dan membuat Natsu kesal

"apa kau-"

"oke cukup , ayo kita ke kelas" ucapan Natsu disela cepat oleh Gajeel

"tidak biasanya dia menghentikan mereka ?" batin Jellal

akhirnya mereka menuju kelas 3B , tapi sikap Gajeel berbeda dari biasanya

~Koridor Kelas

Natsu dan gengnya kembali ke kelas , saat hampir sampai kelas

"Kalian duluan saja , aku ingin ke toilet sebentar" ucap Gajeel saat melihat seseorang berdiri di dekat toilet

"oke" ucap mereka bertiga , kemudian mereka masuk ke kelasnya

"satte to , cepat keluar kau" ucap Gajeel kepada seseorang yang bersembunyi di dalam toilet

"jangan mencoba bersembunyi"

"Rogue"

~To Be Continue

bagaimana dengan chapter 10 ? menarik kah ? atau masih jelek kah ? gomen saya belum mahir membuat cerita dan juga gomen Uploadnya lama , banyak kesibukan akhir-akhir ini.

Untuk chapter ini , mohon kritik dan sarannya