Remake : Wolf Boy-Black Prince!
Cast :
Kim Mingyu
Jeon Wonwoo
Other Cast : Seventeen's members.
Jeon Wonwoo berbohong kepada teman-temannya tentang memiliki pacar dengan menunjukkan gambar seorang namja tidak dikenal yang ternyata adalah teman sesama sekolahnya yaitu Kim Mingyu, mau tidak mau Wonwoo meminta kepada Mingyu untuk berpura-pura menjadi pacarnya. Namun, Mingyu yang memberikan kesan namja baik-menawan ternyata menjadi seorang namja super sadis dan menggunakan alasannya untuk memeras Wonwoo dan memperlakukannya seperti anjingnya.
EPISODE 5 PART 2
CUE
Wonwoo menenggelamkan wajahnya pada lipatan tangannya yang bertumpu pada meja sambil berusaha menahan sakit pada perutnya, perlahan satu tangannya turun untuk meremas sofa yang didudukinya.
Mingyu yang mengantarnya kemari, dengan cara membantu memegang bahunya saja. 'tentu saja mana mungkin Prince Mingyu mau menggendongku'
Srek.. brak
Suara plastik yang berisi beberapa kotak kecil didalamnya terdengar berbenturan dengan meja, Wonwoo mendongakkan wajahnya dan menatap plastik kuning yang diletakkan didepannya.
"ini, minum obat perutnya. Lalu istirahat dulu sampai sembuh" perintah Mingyu lalu duduk di sofa yang berhadapan dengan Wonwoo sambil meletakkan tas kecil miliknya di samping tempat ia duduk.
"Jauh-jauh pergi ke apotek hanya untukku?" tanya Wonwoo, "Bersyukurlah aku mau melakukannya." Jawab Mingyu cuek.
Wonwoo menatap polos Mingyu yang sedang berbuat baik untuknya, "Gomawo, berapa harganya?" Wonwoo membuka tasnya untuk mengambil dompet miliknya.
"tidak usah" tolak Mingyu, membuat namja emo dihadapannya menghentikan kegiatan membuka tasnya dan menoleh kepadanya. "t-tapi jadi tidak enak" jawab Wonwoo.
"Kau ingat, yang kau lakukan saat aku demam? Yang kulakukan Cuma membalasnya saja" jelas Mingyu sembari memejamkan matanya dan bersandar pada kursinya.
Wonwoo menatap plastik obat yang dibelikan Mingyu tadi dengan sendu "ah.. begitu ya?" lirihnya.
'hal itu aku sudah melupakannya...' Wonwoo mengingat kembali saat Mingyu sakit ia mengeluarkan obat-obat yang dibelinya sebelum kerumah Mingyu lalu membuatkan Mingyu bubur.
Wonwoo meraih obat dihadapannya lalu membukanya perlahan, ia mengeluarkan satu kapsul dari bungkusnya lalu meminumnya dengan air putih hangat yang dipesannya tadi dengan cepat Wonwoo menegak obatnya lalu menghembuskan nafas berat setelah meminumnya.
"tapi kena sakit perut..., memangnya kau kakek-kakek?" sindir Mingyu membuat Wonwoo mengerutkan dahinya kesal, "ada apa? Kau terlihat gelisah" pertanyaan Mingyu ini membuat Wonwoo terkesiap kaget dan secara tidak sadar menggebrak meja dihadapannya dengan kekuatan yang lumayan keras dan berdiri menatap Mingyu tajam.
'ADA APA? INI SEMUA SALAHMU!... itu yang ingin kukatakan, tapi tidak adil jika aku begitu' teriak Wonwoo dalam hati, Mingyu menatap Wonwoo yang berdiri dihadapannya tertarik lalu mengangkat tangan kanannya untuk menopangkan dagunya disana.
"hm? Ada apa? Kalau mau bicara, akan ku dengarkan" Mingyu tersenyum kecil, Wonwoo mengerutkan dahinya resah 'tidak..., dia sudah tahu, Cuma bersenang-senang, begitulah dia' batin Wonwoo.
"ja, Cuma satu hal" Wonwoo memejamkan matanya berusaha menetralkan perasaanya yang campur aduk saat ini,"bagimu aku ini apa? Cuma mainan untuk buang waktu saja? Atau jadi anjing untuk memenuhi kebutuhanmu? Apa Cuma itu? Tidak ada perasaan khusus, walau sedikit?" Wonwoo menatap Mingyu dalam meminta penjelasan akan pertanyaanya yang menganggu pikirannya akhir-akhir ini.
Mingyu tersenyum miring kecil "entah" jawabnya usil, Wonwoo mengangkat gelasnya masih penuh –karna hanya ia minum sedikit- "kalau bilang begitu, nanti kusiram air" ancamnya berdiri sembari mengangkat gelasnya masih terisi air.
Mingyu menatap Wonwoo yang sedang balik menatapnya dengan cemas, entah apa yang dipikirkan namja bertaring itu, ia terus menopang dagunya dengan tangan kanannya yang berada diatas meja dan menatap Wonwoo datar –bahkan tidak ada ekspresi diwajahnya-
Wonwoo yang ditatap sedatar itu oleh namja tinggi didepannya perlahan menatap balik orbs tegas itu dengan tatapan sayu, ia masih setia mengangkat gelas yang tadi diangkatnya untuk mengancam Mingyu.
"Hei. Tolong katakan.." pinta Wonwoo lirih
GREP
Wonwoo membelalakan matanya terkejut, ia merasakan telapak tangan besar Mingyu memegang tangan kanannya yang sedang memegang gelas dan mendekatkan tubuhnya pada Wonwoo yang sedang berdiri, membuat tubuh Wonwoo sedikit membungkuk karena Mingyu menarik tangannya. Wonwoo dapat melihat dengan jelas wajah tegas sekaligus tampan milik Mingyu dihadapannya.
" Saranghaeyo, Wonwoo-ya" pemuda tinggi itu mengatakannya dengan tegas dan percaya diri sembari menatap Wonwoo –dengan sedikit mendongak karena posisi Wonwoo yang sedang berdiri-
Wonwoo terkejut, ia tak percaya Mingyu akan berkata bahwa ia menyukainya disituasi seperti ini.
"Kau tidak menyadarinya? Walaupun dia berguna, aku tidak mungkin bersama orang yang kubenci, seperti mainan jika tidak suka akan dibuang seperti itu" jelas Mingyu. Mingyu mengambil gelas yang berada digenggaman Wonwoo dan meletakkannya dimeja, lalu kembali ke posisinya –duduk bersandar- sedangkan Wonwoo ia masih sangat terkejut bahkan ia tidak dapat mengeluarkan suaranya sedikitpun.
"Selama ini aku malu untuk mengatakannya, tapi aku sudah menyukaimu dari dulu." Lanjut Mingyu, Wonwoo membelalakan matanya kembali dengan mulut yang sedikit terbuka 'bohong'kan?'batin Wonwoo tidak percaya.
"J-jinjja?" tanya Wonwoo dengan suara sedikit bergetar, matanya mulai berair dan tubuhnya mulai ikut bergetar. Mingyu tersenyum simpul sebagai jawaban.
tes
tanpa sadar air mata Wonwoo tumpah perlahan membuat ia terisak kecil hingga punggung kecilnya bergetar. Mingyu menatap Wonwoo terkejut karena Wonwoo yang tiba-tiba menangis walaupun kecil, ia bisa saja dituduh orang yang macam-macam –itu pemikirannya-
"Yah... jangan menangis" bujuk Mingyu, surai kehitaman Wonwoo tersibak kecil saat Wonwoo mengusap air matanya "Mian, ini karena aku tidak tahu kau akan berkata seperti itu, jadi aku... senang" jawab Wonwoo disela-sela isakannya.
Mingyu menganggukkan kepalanya pelan-sangat pelan- "begitukah, maaf sudah menjahilimu begitu lama"
Wonwoo langsung mendudukan dirinya yang sedari tadi berdiri dan menangis sedikit kencang "aniyo! Gwenchana! Yang penting berakhir dengan baik. Aku orangnya pemaaf!" jawab Wonwoo yang sibuk mengusap air matanya yang terus berjatuhan.
"tapi itu yang membuatmu begitu manis." Mingyu melipat kedua tangannya didepan dada sambil memperhatikan Wonwoo yang sudah mulai menghentikan tangisannya dan meninggalkan sesegukan kecil dibibir mungilnya.
"..um, tanggal 24 aku ingin pergi bersamamu" Wonwoo berkata dengan cepat setelah menarik nafas berat karena telah menangis tadi.
"maksudmu..., malam natal?"
Wonwoo mengangguk semangat
"mau apa?"
"yang biasa saja.."
"yang biasa?"
Wonwoo tersenyum kecil "seperti makan kue bersama, dan bertukar hadiah.. ini natal pertamaku bersama kekasih jadi aku ingin melakukannya" Wonwoo mengatupkan kedua tangannya didepan wajahnya tanda ia memohon pada namja dihadapannya yang tengah memandangnya datar setelah mendengar penjelasan darinya.
"Itu sangat biasa ya" kritik Mingyu membuat Wonwoo menundukkan wajahnya sambil tersenyum lirih "tidak boleh?" tanyanya lemah.
Mingyu kembali menopang dagunya dengan tangan kanannya sembari tersenyum kecil "boleh, bersamamu sepertinya menyenangkan" jawab Mingyu.
Wonwoo tersenyum senang lalu mendongakkan wajahnya untuk melihat Mingyu. "Mingyu-ah..."
Wonwoo tersenyum miring dibalik tangannya yang sedang menopang dagunya lalu mendongakkan dagunya angkuh "Ne, jadi? Berapa lama adega cinta monyet ini berlanjut?" Mingyu mengucapkan kalimat itu dengan nada merendahkan.
Wonwoo yang tadinya memasang wajah bahagiannya kini berganti menjadi wajah bingung, ia masih tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Mingyu.
"eh?"
Mingyu tertawa remeh "kau sangat sederhana. Mudah percaya. Kau belum mengerti tentangku, mana mungkin aku mengatakan hal itu. Teruslah belajar. Bagaimana caramu menjalani hidup di jalan ini? Suatu hari kau akan tertipu seperti ini—"
GREP
PLASH
Semua pengunjung cafe menoleh pada Mingyu dan Wonwoo, suara bisik-bisik pengunjung lain terdengar hingga ketelinga mereka berdua.
Wonwoo berusaha mengontrol emosinya yang memuncak, nafasnya naik turun, wajahnya memerah, ia menggigit bibir bawahnya keras membuat bibir mungilnya sedikit memerah. Sedangkan Mingyu ia menatap tidak percaya pada Wonwoo yang membuat dirinya basah kuyup karena siraman air milik Wonwoo yang sebelumnya sudah dipakai sebagai ancaman oleh Wonwoo.
"Kau menjijikan" lirih Wonwoo
"KAU SANGAT MENJIJIKAN! KUHARAP KAU MATI SEPERTI POTONGAN SAMPAH!" teriak Wonwoo benci, ia langsung mengambil tas dan jaketnya lalu pergi meninggalkan Mingyu yang membatu dengan tatapan kosongnya.
"anoo... gwenchanayo?mau saya bawakan handuk?" tawar pelayan cafe yang prihatin dengan penampilan basah kuyup Mingyu. Yang ditawar hanya menggeleng kecil "tidak, tak apa" tolaknya.
.
.
.
Wonwoo berlari menuju rumahnya. batinnya berperang melawan rasa sakit yang menderanya, kepalanya pusing memikirkan kejadian yang baru saja dilaluinya.
'bodoh. Bodoh! Dasar sampah! Aku benci dia!' teriak Wonwoo dalam diam, ia bersandar pada pintu kamarnya setelah melempar tasnya di tempat tidurnya, dadanya naik turun mengejar nafas yang terasa menyakitkan saat ia hirup, air matanya kembali berjatuhan 'sekarang aku mengerti. Dia tidak peduli denganku. Karena itulah dia bisa berbohong seperti itu.'
Wonwoo terduduk dilantai kamarnya sembari menekuk kedua lututnya, ia menyembunyikan wajahnya yang basah sambil terisak pelan. Takut kedua orang tuanya mendengar.
"sudah cukup, aku lelah. Aku lelah jatuh cinta. Mustahil bagiku..." isaknya pilu.
.
.
.
Setelah insiden tadi sore, Mingyu memutuskan untuk mendinginkan kepalanya dengan mandi setidaknya kegiatan membersihkan tubuh itu akan meringankan setidaknya 5% penat dikepalanya saat ini. Namja jangkung itu langsung beranjak dari duduknya dan berjalan ke arah kamar mandi setelah meletakkan ponselnya diatas meja lalu dengan santai ia melenggang masuk kedalam kamar mandi.
Masih terbayang di pikirannya wajah Wonwoo yang murung, lalu kemudian kembali senang bahkan namja manis itu menangis terharu karena perkataanya yang pada akhirnya menghancurkan perasaan Wonwoo hingga membuatnya marah dan menyiramnya dengan air.
Mingyu tersadar dari lamunannya saat air shower yang digunakannya mengalir memasuki matanya karena ia melamun sedari tadi, dengan cepat ia menuntaskan kegiatannya dan berjalan keluar dari kamar mandi, selepasnya dari kamar mandi ia berjalan ke arah dapur untuk mengambil sekaleng kola di kulkas lalu meminumnya sambil berjalan kembali kekamarnya.
Sesampainya dikamar ia menatap ponselnya dengan ekpresi entah kesal atau marah. Hanya ia dan Tuhan yang tahu.
...
EA
EA
EA
EA
EA
HAI LIO KEMBALI DARI PERTAPAAN, SEBENERNYA LIO GA ABIS HIBERNASI, TIDUR PANJANG, ATAU SEMACAMNYA. LIO ABIS UAS, DAN KALIAN TAU DARI 14 MATA PELAJARAN LIO REMED 3 BAHASA INDO, BIOLOGI, SAMA GEOGRAFI. EFEK GA BISA BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR ITU YA GINI (JANGAN DITIRU YA MANTEMAN)*CURCOL
INI SEBENERNYA MASIH ADA LANJUTANNYA TAPI PAS SUDAH NATAL, NAH JADI KARNA DI ANIMENYA UDAH PAS NATAL AKU LEWATIN BIAR SESUAI GITU, NTAR TANGGAL 12 DES AKU UPDATE LAGI BIAR KALIAN SENENG. JADI SEMENTARA SEGINI DULU YAA.. MAAF BIKIN KALIAN NUNGGU LAMA T^T
I LAPYU *EMOT KISSEU*
REVIEWS REPLY :
Lvlyzjie : ga yakin kamu masih polos== cia menunggu tiap detik, maapkeun aku yang membuatmu menunggu/? Yah wonunya masih nangis ampe 12 chapter kedepan xD yukk paikting. Tfr yaa
Babby Hanna : iya barusan aku kasih gula tropicana slim/? Iyaa ini udah lanjut, fighting. Tfr yaa
Korokurakwayun : koroku*emot lope* bogocipo, cireng bikin sendiri aja juga bisa. Seungkwan emang bagus suaranya astaga bikin aku melting aja. Iya kemaren ngebut mumpung belum uas kkk~ chap 9 wonu dateng bulan (GA) wkwk tfr yaa
Ericomizaki13 : yahh dijamban dong mencretnya jangan disini, ntar bau xD
Bbihunminkook : IYA IMUTNYA KAYA AKU KAN (SAWRY)
Arin Melody752 : mingyu urat cintanya udah aku putusin (GA) kk namanya juga cinta, dan cinta itu buta (apasih-)
Riani98 : gapapa baca ajaa, santai aja bacanya jangan buru2 nanti malah ga ngerti, hehe iya ini udah lanjut kok.
Yeri960 : yah mungkin saja, antara ga masuk, atau Lio ga liat== POLOS AMA BODOH BEDA TIPIS YA KALO POLOS AMA NAKED APA BEDANYA (NDAAA) iya dia polos kaya Lio... *senyum imut*kk tfr yaa
XiayuweLiu : musnahkan PHP *demo*/?
SintaAstina : wonu dateng bulan ka (NDA) tabok aja tabok biar sadar dia kalo Lio cinta sama dia *lah
Mas seungcheol : Stadium 4? Ditunggu layatannya (ENGGAAA) iya ini udah lanjut tfr yaa
Yourgenie17 : *siapin tisu* yaampun kamu berarti peka banget ya sama si Wonu /?
270 : chap 9 makin panjang, chap 10 makin pendek. Maapkan, Lio meleleh kalo Wonwoo pake chocker astaga *nosebleed*
Esteryanti738 : lanjuttt~
FabMinMin : RUMAH SAKIT JIWA PASIENNYA LEPAS*suntik baygon*/?
Vipbigbang74 : jangan kesel gitu ah, kan ada Lio *apa
Mypockymg17 : yaampun oon :') iya ini udah update. tfr yaa
Youju : iya nanti di chap selanjutnya aku panjangin karena mumpung suasana natal jadinya pas sama natalan mendatang yuhuuu~
ParkMitsuki : ciaa abis ngelem ya? Mabok xD wonu dateng bulan kak... gapapa yang penting udah baca *emot lope* yukk mangats
Byunbaby : sampai Lio dan mingyu jadian*lah. Penulisan Lio emang gini kak, kalo mau diubah banyak org bilang kaya niruin style orang lain. Jadi terkadang aneh gitu.-. tapi nanti Lio coba lagi. Makasih sarannyaa
ICE14 : EON BOGOCIPO LONG TIME NO SEE YA. SPOILERNYA TOLONG MANA. Iyaa ini udah dilanjutin untuk eon *ceritanya gombal*
Frwx : ... jangan gemes gitu ah, jadi malu /?
Kimtaejin : nunggu apa? Nunggu doi peka? Lama kak/?
PinePine : masa? == itu ngerjainnya pas malem2 jadi ngantuk banget, yang pas kasih kalung di secret dulu yaa wkwk biar nanti jadi kado natal buat Meanie shipper kkk~
LangitSenja : ih udah sore, pulang gih nanti digigit serangga/? Kkk lanjutt
Dinofreeze : ini berarti bukan review ya? Kk~ lanjut
Park jimin : ini sebenernya remake anime, ya jadi kata2nya agak kaya komik gitu. Hahaa makasih reviewnya
KimElsa17 : wah ada elsa/? Iya gapapaa~ makasih sudah suka, next next!
Yamada Kim Naho-chan : tfr yaaa3
Evieana689 : yuk lanjuttt tfr yaa3
Meicella : yukk lanjutt~ tfr yaa
Baek Gain : unyu kaya Lio *emot imut*bdsm aja sekali deh... (lio underage yaampun)
TyasAriini06 : yukkk next!
Ourwonu : ngebut xD 12 chap kedepan selese kok/? Wonu lagi dateng bulan kak/? KOK JAHAT BANGET SIH SAMA SI WONU xD iya lanjut nihhh~ tfr yaaa
