Love Story
Disclaimer: Masashi Kishimoto
Rated: T
Genre: Romance/Friendship/Humor (Maybe)
Chapter 11: SasuSaku Meet Again
Summary: Pein mengajak jalan-jalan Akatsuki dan SasuSaku, apa yang akan terjadi?
Seseampai mereka kesana…..
"Eh, makan yuk." Kata Itachi santai.
"What? Makan? Kan tadi udah." Kata Sasori datar.
"Kapan? Coba ingat-ingat dulu." Kata Itachi.
"Hebatnya otouto ku ini, bisa kenal dengan nona cantik!" Kata Itachi.
"Itachi!" Sasori mulai marah, Itachi lari lalu Sasori mengejar terjadilah film Tom and Jerry
"Aku ingat sekarang. Ya sudah yuk." Kata Sasori mengajak gengnya (Bukannya pein ya?).
"Sebenernya siapa sih leader disini?" Tanya Pein ketus.
"Sorry leader-sama." Kata Sasori masih santai.
Mereka pun pergi ke food court. Mereka pun duduk di bangku yang kosong.
"Sakura, kau sudah berapa lama kenal dengan Sasu-Chan?" Tanya Itachi lebay.
"Sejak-"
" Sejak kita masih TK, Nii-san." Potong Sasuke cepat.
"TK ya? Berarti kalian sudah dekat donk?" Tanya konan, Sasuke hanya mengangguk. "Kalian ini cocok sekali sih." Kata Konan.
"Ingat konan! Sakura hanya milik Sasori, itu yang dikatakan DJ." Siapa lagi kalau bukan Hidan.
"Tau dari mana lo?" Tanya Sasori santai padahal hatinya sudah gembira. 'Oh DJ, kenapa baru sekarang kau bilang seperti itu?' Seperti itulah isi hatinya.
"DJ yang di disko yang bilang seperti itu." Kata Hidan santai
GUBRRAK
'Oh DJ, walaupun hanya di disko tapi aku senang' Batinnya tapi luarnya masih sama, datar. "Jadi lo percaya dewa atau yang di disko?" Tanya Itachi santai.
"Tobi anak baik pasti milih Allah!" (Emang Tobi muslim ya? Sorry yang buat Non muslim!). "Tidak ada pilihan tuhan Tobi, yang ada dewa atau disko un? Kata Dei sambil meminum pepsinya.
"Pasti dewa Genesh atau Siwa, yang ganteng yang mana?" Kata Tobi dengan tampang blo'onnya (Emang bisa dilihat? Sekali lagi maaf buat yang non Hindu, atau budha ya? Lupa aku.)
"Dewa Ganesh berkepala gajah kalau dewa siwa…. Jangan deh, dia bawa ular cobra mulu." Kata Itachi menjelaskan.
"Tobi takuuut! Tobi anak baik masih mau hidup!" Kata tobi lebay, orang lain yang ada disitu hanya cuek bebek.
"Dewa itu tak ada! Yang ada Cuma tuhan, malaikat dan setan." Kata Kakuzu sambil melihat pein ketika bilang 'setan'.
"Kenapa lo bilang setan liat gue?" Tanya pein yang merasa dilihat.
"Karna lo setan jadi-jadian, lo hanya merubah wujud lo menjadi manusia agar lo bisa menggoda Konan untuk melakukan 'itu' sama setan seperti lo." Kata Zetsu panjang lebar.
"Enak aja! Gue itu manusia asli, si Kisame tuh manusia jadi-jadian!" Bentak pein sewot.
"Si Kisame itu, anaknya Ratu duyung sama Manusia, jadilah Kisame!" Kata Itachi sambil membaca sejarah air dongeng(dapet dari mane?)
"Betul yang dibilang Itachi itu, ibuku adalah ratu sementara ayahku adalah gelandangan." Kata Kisame bangga.
"Sakura, kita pergi dari sini saja yuk." Ajak Sasori, Sakura hanya mengangguk. Mereka pun pergi entah kemana.
'Mau kemana mereka?' Batin Sasuke, ia memutuskan untuk mengikuti SasoSaku.
.
"Saku-Chan, aku ingin kamu pulang ke Konoha." Kata Sasori mulai serius
"Ke-kenapa? Aku merepotkanya?" Tanya Sakura dengan muka kecewa.
"Aku kan Sekolah di Konoha, aku gak ingin berpisah denganmu walau sebentar." Kata Sasori.
"Tapi kan aku baru beberapa 3 minggu disini. Masa aku harus pindah lagi." Kata Sakura kini sedikit membentak.
"Soal sekolah biar aku urus." Kata Sasori langsung berdiri dari tempat duduk yang ia duduki. "Yuk, yang lain sudah menunggu." Ajak Sasori.
.
"Woy Sas, lo habis kemana aja ama pacar lo?" Tanya Itachi dengan lebaynya.
"Kemana aja boleh, yang penting oke." Kata Pein tersenyum jahil.
"Si Sasuke kemana? Kok gak keliatan sih?" Tanya Sasori dengan santainya (Masih santai? Kalau misalnya Sasuke hilang bagaimana?)
"Bukannya tadi dia ngikutin lo?" Konan malah nanya balik.
"Mampus." Guman Sasuke pas ada di belakang Sasori. "Hehehe, hai." Kata Sasuke sambil tertawa malu.
"Hai!" Jawab Semuanya Min SasuSakuSaso.
"Hai." Jawab Sasori dingin.
"Sekarang kita belanja yuk!" Kata Pein semangat.
"Yuk!" Jawab Akatsuki min Sasori.
Mereka langsung ketempat masing-masing.
PeinKonan-Majalah.
SasoDeiTobi- Ketempat Baju para cewek.
ItaKisa-Ke took cream buat mehilangkan keriput dan memutih kan kulit.
KuzuHidan-Toko kitab aliran sesat (Memang ada?)
Zetsu-Toko bunga.
Tinggalah mereka berdua yang ada di food court.
"Sak, kita kemana?" Tanya Sasuke datar.
"Kemana ya? Sebenernya aku gak mau iku tapi di paksa sama Sasori. Kita ke took buku saja ya atau café?" Kata Sakura panjang.
"Café saja, sambil nungguin mereka." Usul Sasuke.
"Yuk." Ajak Sakura, dan dari hari itu Sakura dan Sasuke dekat kembali seperti dulu.
(1 minggu kemudian)
"Sasuke tangkap!" kata Sakura sambil melempar bola pantai ke arah Sasuke, Sasuke pun menagkapnya. "Sasuke, sudah dulu mainnya ya?" Tanya Sakura.
"Iya-iya." Kata Sasuke, Hari ini adalah hari minggu makanya mereka mengutus untuk pergi ke pantai.(Emang Disuna ada pantai?)
"Ayank Konan~."Panggil Pein lebay.
"Apa bang?" Kata Konan mesra.
"Mau es krim gak? Ntar abang beliin."
"Gak bang, ayank takut." Kata Konan makin mesra.
"Takut apa ayank? Takut ditinggal ya?"
"Bukan, tapi ayank takut ditampol sama cewek karna abang ngegoda cewek." Kata Konan polos.
"Hai." Kata SasuSaku barengan..
"Gimana Konan-Nee? Udah masak?" Tanya Sakura kepada Konan.
"Aduh! Kona-Nee lupa kalau disuruh masak. Bagaimana ini?" Kata Konan pura-pura lupa padahal kerjaannya Cuma pacaran.
"Ya sudah kalau begitu, biar aku dan Sakura yang masak." Kata Sasuke tersenyum jahil. "Iya kan, Saku-Chan?" Tanya Sasuke dengan tatapan 'Jawab iya atau mati'
"I-iya, hehehe." Mereka pun menuju kearah… ya itulah namanya. "Emang lo bisa masak Barbeque?" Tanya Sakura dengan muka sebel.
"Bisa, emang lo gak?" Tanya Sasuke, Sakura hanya menggeleng. "Payah." Guman Sasuke.
"Apa lo bilang?"
"Udah pinky, payah lagi." Kata Sasuke
"Apa?" Suara Sakura makin tinggi saja.
"Sama budeg." Kata Sasuke.
"Iiih, gue kan emang belum belajar bikin barbeque." Kata Sakura pura-pura sebel.
"Mau es krim?" Tanya Sasuke santai.
"Kau kira aku anak kecil?"
"Ya sudah kalau tak mau." Kata Sasuke santai.
"Eh, mau deh." Kata Sakura malu. " tapi habis makan." Sasuke mengangguk. Mereka pun akhirnya memasak
(Sementara akatsuki)
"Itachi, lo liat Sakura gak?" Tanya Sasori kepada kawan anehnya ini.
"Tadi main sama Sasuke trus ke tempat Konan habis itu gak tau." Kata Itachi masih sibuk dengan aktivitasnya.
"Ita! Sakit!" Kata Deidara.
"Sabar napa? Tinggal sedikit lagi" Kata Itachi sudah habis kesabarannya.
"S-sakit! Lo gunting kuku gue yang benar napa?" Kata Deidara emosi.
"Habisnya lo gerak-gerak sih, suruh diem tuh mulut lo." Jawab Itachi sewot.
"Dasar mulut nakal! Lo mau ngelukain gue ya? Jawab!" Bentak Deidara pada mulut yang ada ditangannya.
"Bukan mulut itu, tapi mulut yang ada di muka lo," Kata Itachi. "Lo dari tadi ngomong mulu, gue jadi gak konsen." (Sudah ku bilang, disini tak ada cacat-cacatan kecuali Kisame. Mulut yang ada di tangannya hanyalah tattoo.)
"Gomen." Kata Deidara malu.
(Sementara Tobi)
"Tobi anak baik main di pantai!" Teriak Tobi, tiba-tiba….
BRUUGGH
T B C
Maaf lama updatenya... habisnya masih ada fic yang aku urus.
gomen kalau updatenya lama
