Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi Dan Compile Heart & Idea Factory


SELAMAT DATANG KE DIMENSI LAIN

''Baiklah Luffy bro dan sis Koneko, apakah kalian benar-benar ingin bersamaku untuk mengerjakan quest ini?'' tanya Neptune yang melihat ke arah Luffy

''Yup, dan aku berharap kalau aku akan segera Level Up'' kata Luffy dengan semangat

''Dan aku juga ingin melawan para monster'' kata Koneko dengan wajah datar nya

''Baiklah, kalau begitu kami pergi dulu!'' teriak Neptune yang kemudian jalan pergi bersama Luffy

Nepgear dan yang lain nya terlihat hanya mendesah pasrah melihat mereka berdua pergi untuk menyelesaikan quest mereka. Akeno hanya tertawa kecil melihat mereka berdua pergi dengan gaya jalan mereka masing-masing

''Baiklah, aku rasa mereka akan baik-baik saja'' kata Zoro yang kemudian terlihat masuk ke dalam

''Apakah kau tidak khawatir sama sekali?'' tanya Nepgear

''Luffy akan menjaga mereka, aku tahu dengan Luffy'' kata Zoro dengan santai

''Kalau begitu aku bisa mempercayai itu'' kata Rias dengan tersenyum

Nepgear hanya mendesah melihat mereka yang begitu santai dan berpikir kalau Neptune, Luffy dan Koneko akan baik-baik saja. Nepgear juga berharap kalau mereka bertiga akan baik-baik saja, Nepgear kemudian masuk ke dalam Basilicom lagi

Neptune terlihat memimpin jalan ke depan dengan santai tanpa ada masalah sama sekali, Luffy dan Koneko mengikuti nya dari belakang dengan santai juga. Mereka sudah ada di hutan di dekat Planeptune untuk melawan para monster. Neptune kemudian berbalik melihat ke arah Luffy dan Koneko

''Baiklah, my brother dan sister ku. Kita akan melawan para monster, apakah kalian siap?'' tanya Neptune dengan seperti seorang pemimpin.

''Ya!'' teriak Luffy dengan semangat

Koneko terlihat hanya menatap mereka berdua dengan heran karena begitu bersemangat sekali, mereka kemudian melanjutkan perjalanan dan terlihat kalau Neptune melihat ada monster.

''Bersiap-siaplah, kita akan melawan monster'' kata Neptune yang terlihat mengeluarkan katana nya

Luffy terlihat bersiap-siap menggunakan tinju nya sama dengan Koneko, monster itu kemudian terlihat ingin menyerang Neptune akan tetapi terlihat Neptune menghindari serangan monster itu dan kemudian menebas nya. Luffy tidak mau kalah, dia kemudian terlihat menyerang salah satu monster dengan satu tangan nya, Koneko terlihat menendang salah satu monster dengan sangat cepat sekali

Mereka berdua terlihat berhasil mengalahkan beberapa monster akan tetapi terlihat kalau masih banyak lagi monster yang ada di tempat itu, Luffy terlihat menyerang mereka semua dengan serangan combonya gatling gun. Koneko seperti biasa memiliki fisik yang sangat kuat sehingga bisa mengalahkan mereka semua.

''Baiklah, kita sepertinya berhasil mengalahkan para monster itu. Kita harus melanjutkan perjalanan'' kata Neptune dengan santai

Neptune dan kedua karakter DLC itu kemudian terlihat berjalan dengan santai lagi namun Luffy terlihat merasakan sesuatu dan terlihat wajah nya lemas

''Ada apa Luffy senpai?'' tanya Koneko

''Aku lapar'' kata Luffy dengan wajah lemasnya

''Sudah kuduga, tahanlah dulu. Setelah ini kita akan langsung pulang'' kata Neptune

Luffy terlihat hanya tersenyum saja melihat kalau Neptune benar-benar sangat mengerti dengan nya, mereka kemudian masuk lebih dalam kedalam hutan. Mereka terus berjalan dan kemudian terdengar ada suara

''Apakah kalian mendengar suara?'' tanya Luffy

''Yup, Luffy bro benar. Aku mendengar suara'' kata Neptune

Koneko terlihat sedang bersiaga berpikir kalau akan ada lagi serangan monster namun terlihat muncul seorang wanita berambut putih. Neptune kaget melihat wanita itu karena dia mengetahui siapa wanita itu, Luffy juga mengenal wanita itu

''Tolong, aku tersesat disini'' kata wanita itu meminta tolong

''Haaa kau kan wanita dari salah satu grup demo semalam?'' tanya Neptune melihat dia

''Siapa dia?'' tanya Koneko melihat wanita itu

''Nama nya kalau tidak salah Roi'' kata Luffy

''Yang benar Rei'' kata Rei dengan kesal melihat ke arah Luffy

''Nah yaitu'' kata Luffy

Koneko hanya terbengong melihat Luffy salah menyebutkan tiga huruf yang sangat mudah untuk di hafal, Neptune dan Luffy terlihat heran melihat Rei ada di tempat seperti ini

''Woah CPU, aku harus pergi'' kata wanita itu

''Tunggu jangan pergi!'' teriak Neptune

Luffy yang melihat Rei ingin lari kemudian terlihat meregangkan lengan nya dan kemudian menangkap Rei, Rei pun kaget melihat Luffy meregangkan tangannya dan kemudian menangkapnya

''Tidak, lepaskan aku!'' teriak Rei

''Tenanglah, kami tidak akan menyakitimu'' kata Neptune

Rei kemudian terlihat tenang walaupun di hati nya masih ada keraguan, Luffy kemudian melepas Rei

''Jadi bisakah kau ceritakan kenapa kau ada disini?'' tanya Neptune

''Aku tersesat'' kata Rei

Luffy terlihat tertawa terbahak-bahak mendengarnya, dia sudah tersesat dari kemarin. Koneko hanya terlihat mendesah pasrah melihat sifat Luffy yang menertawai Rei, Rei terlihat murung mendengar Luffy tertawa terbahak-bahak. Neptune terlihat menahan tawa juga karena dia sudah tersesat dari semalam

''Tenanglah Luffy bro, jangan menertawainya'' kata Neptune

''T-Tapi itu lucu sekali, dia sudah tersesat dari semalam, dia sama dengan Zoro'' kata Luffy terlihat masih tertawa

''Kenapa-kenapa...'' terlihat Rei mau menangis

''Luffy senpai, kau membuatnya menangis'' kata Koneko

Luffy kemudian terlihat berhenti tertawa dan kemudian melihat ke arah Rei yang terlihat menangis.

''Hey maafkan aku'' kata Luffy mencoba untuk meminta maaf

''Kenapa CPU dan para pengikutnya selalu saja...'' kata Rei terlihat terbata-bata

Neptune dan Luffy terlihat bingung sekarang melihat Rei yang menangis dengan begitu keras, Koneko terlihat mendesah pasrah melihat Rei yang seperti wanita dewasa menangis begitu mudah nya. Neptune terlihat mencoba untuk menghiburnya

''Tenanglah, Luffy sudah minta maaf, oke?'' kata Neptune kepada Rei

''Kalian mengatakan maaf lagi, kenapa kalian hiks-hiks... selalu saja mengangguku'' kata Rei

Luffy sekarang benar-benar bingung sekarang karena dia berpikir kalau ini adalah kesalahan nya karena membuat Rei menangis seperti itu akan tetapi saat dia meminta maaf Rei malah bertambah keras menangisnya, Ini benar-benar membuatnya bingung

''Kau kejam sekali Luffy bro membuat wanita menangis'' kata Neptune melihat ke arah Luffy

''Bukankah kau juga mengejek nya, Neptune senpai?'' tanya Koneko

Neptune terlihat tersenyum kaku mendengar perkataan dari Koneko yang benar, Rei terlihat masih saja menangis dan kemudian terlihat melihat ke arah Neptune dan yang lain nya

''Seharusnya CPU tidak ada di dunia ini!'' teriak Rei sambil menangis

Kemudian tiba-tiba saja muncul energi gelap di depan Neptune dan yang lain nya, Neptune, Luffy dan Koneko terlihat kaget melihat energi gelap itu yang sepertinya menghisap mereka.

''Woah, ada apa dengan energi ini. Benda ini menyerap kita'' kata Neptune terlihat mencoba untuk memegang sesuatu agar tidak terhisap ke dalam lubang itu.

Luffy terlihat meregangkan tangan nya dan kemudian memegang salah satu pohon di belakang mereka, benda itu kemudian terlihat menghisap lebih kuat lagi. Neptune dan Koneko memegang Luffy agar mereka tidak terhisap namun terlihat kalau pohon itu juga terlihat tidak kuat untuk menarik mereka semua

Tangan Koneko terlihat terlepas karena hisapan portal itu, Luffy yang melihatnya kemudian terlihat mengulurkan satu tangan nya untuk menolong Koneko dan kemudian berhasil. Koneko merasa selamat saat Luffy memegang tangan nya.

''Hmmm pasti para pembaca berpikir kalau ini akan baik-baik saja tapi sepertinya pohon yang di pegang oleh Luffy bro akan ikut terhisap juga'' kata Neptune melihat ke arah pohon yang di pegang oleh Luffy

Dan benar saja pohon itu kemudian terlihat terlepas dari tanah dan membuat Luffy dan kedua teman wanitanya terhisap ke dalam lubang, mereka semua masuk ke dalam lubang bersama pohon itu.

Rei yang melihat kejadian ini hanya kaget melihat ketiga orang itu menghilang terhisap oleh portal itu.

''Hahaha, sepertinya kau berhasil''

Kemudian terdengar suara wanita, Rei kemudian melihat ke atas langit dan melihat kalau ada gadis kecil yang semalam dia temui.

''Kau kan...'' terlihat Rei mengetahui siapa wanita itu

''Sepertinya kau telah berhasil memusnahkan CPU itu'' kata gadis itu

''Benarkah? Aku yang membuat itu?'' tanya Rei

''Yup benar sekali'' kata gadis itu

Rei kemudian terlihat tersenyum namun kali ini terlihat senyuman nya bercampur dengan senyuman jahat dan tatapan bengis.

''Ya, aku membuat ini'' kata Rei dengan senyuman jahat nya

Di Planeptune terlihat ada Nepgear dan yang lain nya ada di Basilicom milik Neptune, Nepgear terlihat heran karena mereka bertiga tidak pulang juga sudah sore ini.

''Kenapa mereka tidak pulang juga?'' tanya Nepgear merasa khawatir

''Tenang saja pinky, mereka akan baik-baik saja'' kata Zoro dengan terlihat tidur dengan santai

''Kenapa kau begitu yakin seperti itu, Zoro-san?'' tanya Nepgear

Zoro hanya tersenyum dan terlihat ada tatapan yakin sekali di mata nya

''Entahlah mungkin karena mereka bersama Luffy'' kata Zoro dengan santai

Nepgear terlihat kaget mendengarnya namun terlihat kalau dia merasa tenang sedikit karena perkataan dari Zoro tadi, Rias yang mendengar mereka dari jauh terlihat tersenyum mengetahui itu, dia juga percaya kalau Koneko akan baik-baik saja dengan mereka

DENGAN LUFFY, NEPTUNE DAN KONEKO

''Kembali lagi dengan kami, aku adalah Neptune seperti yang kalian lihat sebagai karakter utama disini. Dan aku juga bersama kedua teman dari dimensi berbeda, di sebelah sini ada Luffy bro salah satu dari dua karakter laki-laki disini dan di sebelah sini ada temanku yang sepertinya sama denganku yaitu Koneko sang kucing pendiam'' kata Neptune memperkenalkan Luffy dan Koneko

''Waaaaah!'' teriak Luffy terlihat senang karena sesuatu

''Dan pasti kalian bertanya-tanya kenapa Luffy bro terlihat senang sekali, itu karena kami ada di langit dan terlihat terjatuh ke bawah'' kata Neptune

Kamera kemudian terlihat terbalik dan menunjukan Neptune yang terbalik yang sepertinya terjun bebas di angkasa. Terlihat mereka bertiga ada di langit dan terlihat terjatuh ke bawah dengan sangat cepat sekali

''Wihhh'' teriak Luffy terlihat senang sekali dan terlihat berpose gaya renang

''Luffy senpai, kau terlalu senang sekali'' kata Koneko terlihat hanya santai saja

''Sis Koneko, kau benar-benar hampir mirip dengan Blanc namun kau sepertinya lebih pendiam darinya'' kata Neptune sambil menaruh tangan nya di dada nya sambil melihat ke arah Koneko

Koneko terlihat mendesah.

''Sebaiknya kita harus memikirkan cara untuk bisa mendarat dengan aman'' kata Koneko

''Jangan pedulikan aku, aku manusia karet'' kata Luffy

''Ya kami tahu itu Luffy bro, akan tetapi bagaimana dengan kami berdua?'' tanya Neptune melihat ke arah Luffy

Di bawah mereka ada terlihat hutan yang cukup luas sekali dan di hutan itu terlihat ada seorang gadis sedang berlari mengejar seseorang di depan nya

''Tunggu aku... kau terlalu cepat...'' kata gadis itu dengan suara mengantuk.

''Itu karena kau lambat sekali, seharusnya kau tidak perlu ikut'' kata seseorang di depan gadis itu yang sepertinya adalah seorang wanita

Neptune terlihat melihat mereka berdua

''Luffy bro, sis Koneko, sepertinya aku melihat seseorang'' kata Neptune

''Benarkah? Dimana?'' tanya Luffy terlihat melihat ke bawah sambil terjun bebas

Luffy kemudian melihat ada wanita yang berambut ungu namun lebih gelap yang memakai pakaian seperti pakaian gaun dan di depan nya ada wanita berambut hitam twintal dan sangat mirip sekali dengan Noire namun pakaian nya terlihat berbeda

''Hey kalian!'' teriak Neptune

Gadis yang di belakang terlihat mendengar sesuatu dan kemudian memanggil wanita di depan nya ini.

''Hey...Apakah kau tidak mendengar sesuatu?'' tanya gadis itu dengan suara mengantuk nya

Wanita itu kemudian berbalik dan kemudian melihat ke arah gadis yang ada di belakangnya

''Suara? Suara apa?'' tanya wanita itu

''Seorang suara wanita'' kata gadis itu

''Aku tidak mendengarnya'' kata wanita itu terlihat mencoba mendengarnya namun tidak mendengar apa-apa

Gadis itu kemudian melihat ke atas langit dan kemudian kaget melihat ada tiga orang yang sepertinya terjatuh dari langit dan menuju ke arah mereka dengan sangat cepat sekali.

''Sekarang apa?'' tanya wanita itu melihat gadis itu menatap ke langit

''Hmmm...aaa...sebenarnya'' terlihat kalau tidak terlalu percaya diri mengatakan ini

''Jeez cepat katakan ada apa?'' tanya wanita itu dengan kesal

''Aku melihat ada tiga orang yang jatuh dari langit'' kata gadis itu

Wanita itu terlihat menaikan alisnya mendengar perkataan dari gadis di depan nya ini, orang jatuh dari langit? Yang benar saja

''Orang jatuh dari langit? Bagaimana bisa mereka jatuh dari langit?'' tanya wanita itu

''Ya kau tahu, aku memang melihatnya dan mereka menuju ke arah kita'' kata gadis itu dengan suara mengantuk

Wanita itu hanya terlihat mendesah pasrah mendengar perkataan gadis di depan nya ini, dia tidak percaya sama sekali dengan orang jatuh dari langit dan kenapa mereka bisa terjatuh dari langit.

''Hmmm Noire, sepertinya mereka akan menjatuhimu'' kata gadis itu

''Sudahlah, kau selalu saja...''

''Minggir!''

''Ah? Uwaaah!''

Boom!

Kemudian seseorang menjatuhi wanita itu dengan sangat cepat sekali, gadis itu kaget melihat teman nya itu terlihat di serang dari atas oleh seseorang. Gadis itu kemudian melihat siapa yang menindihi teman nya itu, terlihat kalau ada seorang gadis memakai pakaian putih dan ungu, dia berambut ungu cerah dan terlihat memakai sepatu putih

''Woah, aku kira aku akan mati tapi aku merasa kalau aku mendarat di tempat yang sangat empuk'' kata gadis itu terlihat heran

Neptune kemudian melihat gadis di depan nya yang terlihat memiliki ciri-ciri yang lebih jelas, dia bermata ungu gelap, rambut ungu gelap, memakai sepatu yang sepertinya sepatu tidur dan terlihat memakai gaun berwarna putih dan terlihat bercampur dengan warna lain nya

''Whoaaaa...seorang gadis jatuh dari langit'' kata gadis itu dengan suara mengantuk.

''Hmmmm siapa kau?'' tanya Neptune

''Justru aku bertanya seperti itu'' kata gadis itu

''Oh aku Neptune sangat CPU Planeptune'' kata Neptune dengan tersenyum senang

Gadis itu terlihat kaget mendengarnya

''Woah kau CPU Planeptune juga? Itu hebat'' kata gadis itu

''Ya semua orang mengatakan kalau aku ini memang hebat, aku adalah karakter utama di sini jadi aku harus hebat hahahahah. Tunggu! Apakah kau bilang 'juga'?'' tanya Neptune

''Oh nama aku Plutia'' kata gadis itu memperkenalkan dirinya

''Oh senang berjumpa dengan mu Pururu'' kata Neptune

''Pururu?'' Plutia terlihat heran mendengar perkataan dari Neptune

''Ya, itu adalah nickname mu, nama mu sangat sulit untuk aku sebutkan'' kata Neptune dengan tersenyum

''Oh...kalau begitu aku akan memberikanmu nickname juga, aku akan memanggilmu...Neppy'' kata Plutia memberikan Neptune nickname

''Neppy? Hahahaha itu bagus'' kata Neptune sambil tertawa.

Neptune kemudian menyadari sesuatu yang sangat penting yaitu kedua teman nya yang ikut terbang bersama nya tadi

''Dimana Luffy bro dan sis Koneko?'' tanya Neptune mencari mereka

Plutia terlihat heran melihat Neptune sepertinya sedang mencari seseorang, namun kemudian dia menyadari kalau teman nya ada di bawah Neptune yang sepertinya kesakitan

''Hmmmm Neppy, kau sepertinya harus bangun'' kata Plutia

''Hah? Memangnya kenapa?'' tanya Neptune

''Karena kau menindihi teman ku'' kata Plutia

''Teman?'' Neptune kemudian melihat bawahnya dan kemudian kaget melihat kalau dia sedang menduduki seseorang.

Wanita itu terlihat kesal dan kemudian bangun dengan sangat kesal sekali, wanita itu kemudian melihat ke arah Neptune dengan tatapan kesal

''Siapa kau ini?! Dan kenapa kau bisa jatuh dari langit?!'' tanya wanita itu

Neptune kemudian kaget melihat wanita itu, dia mengenal wanita itu walaupun sekarang penampilan nya sedikit berbeda.

''Noire, sedang apa kau disini?'' tanya Neptune melihat Noire

Noire terlihat heran melihat gadis di depan nya ini, dia kemudian hanya bingung berpikir kalau gadis di depan nya ini mengenal nya.

''Apakah aku mengenalmu?'' tanya Noire

Neptune terlihat kaget mendengarnya, dia tidak percaya kalau Noire tidak mengenal nya padahal mereka sudah sangat lama sekali saling mengenal satu sama lain.

''Kau tidak mengenalku? Apakah kau serius? Atau kepalamu terbentur oleh sesuatu? Atau kau hilang ingatan?'' tanya Neptune

Plutia menatap ke arah Noire berpikir apakah yang di tanya oleh Neptune benar terjadi mengatakan kalau Noire hilang ingatan

''Dengar, kepalaku masih baik-baik saja, dan aku sangat yakin kalau aku belum pernah bertemu denganmu'' kata Noire dengan kesal

Neptune terlihat tidak percaya dan kaget dengan perkataan dari Noire yang ada di depan nya ini, dia sudah berteman dengan Noire sudah sangat lama sekali.

''Sudah kuduga, kau sepertinya menjadi sangat depresi tidak memiliki teman'' kata Neptune

Noire terlihat kaget mendengarnya karena yang di katakan oleh Neptune cukup benar, dia tidak depresi akan tetapi kalau soal teman yang di katakan oleh Neptune adalah benar.

''Apakah itu benar, Noire...Aku kira aku adalah temanmu'' kata Plutia dengan bingung

Noire terlihat terdiam dan ingin mengucapkan jawaban kepada Plutia

''Ya kau adalah temanku, namun aku tidak tahu dia'' kata Noire menunjuk ke arah Noire

Neptune terlihat bingung untuk berkata-kata lagi karena Noire tetapi saja tidak mengenal dirinya itu, saat Neptune ingin berbicara tiba-tiba datanglah dua orang.

''Disana rupanya kau, Neptune'' kata salah satu orang yang tidak lain adalah Luffy

Koneko terlihat ada di belakang Luffy dengan ada dedaunan di kepala nya karena sepertinya mereka jatuh di pepohonan, mereka berjalan menuju ke arah Neptune dan teman baru nya. Luffy kemudian melihat Noire dan kaget berpikir bagaimana dia ada disini

''Kenapa kau disin, Noire?'' tanya Luffy

Noire kemudian kaget melihat laki-laki itu mengenal dirinya ini, Plutia kaget karena ada laki-laki juga yang mengenal teman nya ini.

''Siapa kau?'' tanya Noire

''Aku? Aku Luffy, temanmu'' kata Luffy

Noire kemudian mencoba untuk mengingat nama Luffy akan tetapi dia tidak menemukan nama itu di otaknya, Noire merasa dia mengalami hari yang aneh saat ini

''Kenapa denganmu? Apakah kau juga tidak mengenal Koneko?'' tanya Luffy menunjuk Koneko

Noire dan Plutia terlihat melihat seorang gadis kecil berambut putih yang memakai sebuah hiasan di salah satu rambutnya, Plutia tersenyum melihat gadis kecil itu.

''Hmmmmmm apakah kau benar-benar tidak mengenal kami?'' tanya Luffy dengan memiringkan kepalanya ke samping sambil melihat Noire

Noire terlihat mulai kesal karena terus di datangi oleh orang asing, dia kemudian terlihat memutuskan berjalan kembali ke tempat mereka semula. Plutia terlihat kaget melihat Noire tiba-tiba saja

''Sudahlah! Ayo pulang Plutia!" teriak Noire dengan kesal

''Whoaaa...Tunggu aku...'' kata Plutia yang kemudian berlari dengan sangat lambat

Koneko sweatdrop melihat dia berlari yang terlihat seperti seorang yang mengantuk

''Sepertinya plot di fanfic ini sedikit kacau'' kata Neptune

''Apakah kita harus mengikutinya?'' tanya Luffy

''Tentu saja, ayo Luffy bro, sis Koneko'' kata Neptune

Mereka kemudian terlihat berlari mengejar Noire dan Plutia

DI SUATU TEMPAT YANG GELAP

?: Aku memiliki kabar

?: Apa itu?

?: Sepertinya CPU dan dua pengikutnya terdampar di dimensi

?: Apa? Bagaimana bisa?!

?: Entahlah mungkin itu tidak di sengaja

?: Ini benar-benar sangat random, aku tidak tahu kalau mereka akan di dimensi ini

?: Tenang saja, berharap saja Seven Sages bisa melakukan sesuatu kepada mereka

?: Kau benar, mereka mungkin akan melakukan nya

?: Dan itu pasti akan sangat menyenangkan untuk di tonton

BASILICOM PLANEPTUNE PLUTIA

''Tunggu! Kau seorang CPU?!'' teriak Luffy dengan kaget melihat Plutia

Koneko terlihat hanya memandang kaget juga melihat Plutia, Plutia terlihat tertawa kecil melihat mereka kaget mengetahui dirinya adalah CPU.

''Tunggu, dia sama dengan Netune'' kata Luffy

''Netune?'' Plutia bingung

''Maksudnya Neptune'' kata Koneko

Plutia tersenyum mendengarnya, dia cukup suka dengan sebutan Netune

''Dan juga dia adalah CPU Planeptune'' kata Koneko

''Woah... ternyata aku tidak salah dengar mengetahui kalau dia adalah CPU Planeptune'' kata Plutia dengan kaget

Noire terlihat menatap mereka semua dengan kesal karena tidak menghiraukan nya disini, dia berpikir apakah dia karakter tidak penting sama sekali

''Jangan percaya dengan perkataan nya, dia mungkin saja berbohong'' kata Noire dari jauh melihat mereka

''Benarkah?... Apakah kau berbohong Neppy?'' tanya Plutia dengan polos

''Tidak, aku mengatakan sesuatu yang benar dan absolut'' kata Neptune dengan mencoba membuat Plutia percaya.

Luffy masih menatap Noire dari tadi dengan tatapan menyelidiki sambil terlihat memiringkan kepala nya, Noire melihat Luffy menatapnya seperti itu terlihat merasa tidak nyaman.

''Apakah kau benar-benar tidak mengenal kami?'' tanya Luffy sekali lagi dengan kepala nya yang masih miring

Noire kemudian terlihat kesal mendengarnya, dia sudah dari tadi mengatakan kalau dia tidak mengenal mereka bertiga, bahkan ini adalah pertanyaan ketiga puluh dari anak laki-laki ini.

''Sudah aku katakan kalau aku tidak mengenal kalian!'' teriak Noire dengan kesal

Luffy dan yang lain nya terlihat kaget melihat Noire berteriak dengan sangat keras sekali, Plutia juga terlihat kaget melihat Noire berteriak. Noire kemudian melihat ke arah mereka semua lagi dengan tatapan kesal

''Kalau kau memang tahu aku, bisakah kau menyebutkan apa yang kau tahu tentangku?'' tanya Noire dengan percaya diri

Neptune terlihat senang mendengarnya karena dia tahu semua tentang Noire di dimensi nya.

''Baiklah, pertama. Kau adalah CPU Lastation'' kata Neptune

''Woah, kau seorang CPU juga, Noire?'' tanya Plutia

''Tidak belum, tapi nama Lastation tidak buruk juga'' kata Noire

''Kau memiliki seorang adik perempuan bernama Uni'' lanjut Neptune

''Aku tidak tahu kalau kau memiliki seorang adik perempuan'' kata Plutia

''Tentu saja tidak ada karena aku memang tidak memiliki nya. Jika ada, aku akan memperkenalkan nya padamu'' kata Noire

''Dan yang terakhir yaitu sifat dan keunikan dari Noire, yaitu dia sama sekali tidak memiliki teman!'' kata Neptune dengan cukup keras

Koneko terlihat mengangguk setuju dengan Neptune, dia sudah tinggal di sana selama 6 bulan dan dia mengetahui ciri khas Noire yang sama sekali tidak memiliki teman atau tidak bisa bergaul memiliki teman.

Luffy hanya terlihat setuju dengan Noire walaupun dia sudah menganggap Noire sebagai teman nya.

''Gaagh!'' terlihat Noire kaget mendengar perkataan dari Neptune

Noire terlihat terpaku tidak bisa mengatakan apa-apa, Plutia terlihat bingung mendengar perkataan Neptune tadi.

''Jadi kau tidak memiliki teman, Noire tapi berarti kita ini bukan teman?'' tanya Plutia

Noire kemudian terlihat menyadarkan dirinya dan kemudian melihat ke arah Plutia

''Tidak, maksudku kita ini teman'' kata Noire dengan rasa senang walaupun di tutupi

''Woah senangnya, kita adalah teman'' kata Plutia.

Neptune kaget mendengar perkataan Plutia yang mengatakan kalau dia berteman dengan Noire, ini benar-benar sangat mengagetkan baginya.

''Woah, sekarang Noire memiliki teman'' kata Luffy dengan polos

''Kemajuan yang bagus'' kata Koneko dengan memejamkan matanya sambil terlihat memakan sebuah cemilan di atas meja.

Noire heran melihat Koneko memakan cemilan, dia bertanya-tanya dari mana dia mendapatkan cemilan itu.

''Dari mana kau mendapatkan cemilan itu?'' tanya Noire

Koneko kemudian melihat ke arah Noire

''Plut yang memberikannya kepada ku'' kata Koneko

Noire kemudian melihat ke arah Plutia yang terlihat hanya tertawa kecil dengan bahagia melihat dia memberikan cemilan kepada Koneko, Noire mendesah pasrah melihat teman nya itu yang memberikan cemilan kepada orang asing

Noire kemudian melihat ke arah Neptune lagi dengan tatapan kesal karena mengatakan kalau dia tadi tidak memiliki teman.

''Baiklah, dengar. Aku tidak mengenal kalian dan jangan ganggu aku'' kata Noire

''Kenapa memangnya?'' tanya Luffy yang terlihat sedang mencari makanan di kulkas di Basilicom Plutia

Noire kaget melihat Luffy mengambil makanan Plutia dengan seenaknya, Plutia terlihat hanya tersenyum saja melihat Luffy mengambil makanan nya.

''Hey jangan seenaknya mengambil makanan orang lain'' kata Noire

''Memangnya kenapa?'' tanya Luffy sambil terlihat ada makanan di mulutnya.

''Tidak apa-apa, Lufi-chan. Kau bisa memakan nya'' kata Plutia dengan senang hati

''Terima kasih Pru'' kata Luffy yang terlihat memakan makanan Plutia

Noire hanya memegang jidatnya melihat mereka satu sama lain tidak bisa memanggil nama mereka dengan benar masing-masing. Noire kemudian melihat ke arah Luffy dan Neptune

''Jadi apakah kau membiarkan mereka tinggal disini, Plutia?'' tanya Noire

''Ya, aku mendengar kalau kepala Neppy-chan terbentur, Lufi-chan dan Neko-chan juga sepertinya terluka karena jatuh dari langit tadi'' kata Plutia melihat mereka

''Jadi maksudmu?'' Noire menarik alis nya ke atas melihat Plutia

''Jadi mereka akan tinggal disini untuk sementara, aku akan menjagaaaa mereka'' kata Plutia dengan senang hati.

Noire terlihat kaget mendengarnya melihat kalau Plutia membiarkan mereka tinggal disini dulu

''Plutia, kau tidak bisa membiarkan mereka tinggal disini. Mungkin saja mereka mata-mata Seven Sages'' kata Noire

Neptune, Luffy dan Koneko terlihat bingung mendengar perkataan dari Noire yang tentang Seven Sages

Luffy terlihat memakan semua makanan di tangan nya sekaligus dan kemudian melihat ke arah Noire

''Seven Sages itu siapa?'' tanya Luffy

''Aku yakin mereka tidak bukan mata-mata mereka, Neppy-chan dan yang lain nya terlihat seperti orang baik kok'' kata Plutia dengan tersenyum

Neptune kemudian merasa bingung sekarang untuk mengatakan sesuatu kepada Noire agar dia percaya, dia kemudian berpikir satu hal

''Jangan-jangan kau bukan Noire'' kata Neptune

Semua orang terlihat kaget termasuk Noire

''Dia bukan Noire, aku sudah tertipu'' kata Luffy dengan polos sekali

Koneko hanya mendesah pasrah melihat ini, dia hanya bisa memakan cemilan nya tanpa ada masalah sama sekali. Dia tahu kalau Noire disini bukanlah Noire yang mereka kenal karena terlihat kalau di dimensi ini sangat berbeda.

Pertama adalah Planeptune, Planeptune terlihat lebih berbeda disini. Disini terlihat memiliki teknologi yang lebih canggih dan pemimpin nya adalah Plutia, dan kedua kenapa Plutia menjadi CPU di Planeptune bukan nya Neptune, dia sudah menyadari semua nya.

''Grrrrr sudah aku bilang aku ini Noire'' kata Noire kesal

''Kami tidak percaya, buktikan kepada kami'' kata Neptune

Plutia yang melihat mereka terlihat berkelahi hanya merasa tidak senang, dia kemudian terlihat mencoba untuk menenangkan mereka berdua.

''Jangan berkelahi...'' kata Plutia

''Tapi gadis ini grrrrr'' geram Noire

''Ayo Luffy bro, kita pukul secara bersama-sama. Mungkin dia adalah robot yang memakai kulit manusia'' kata Neptune

''Oke Netune, aku siap'' kata Luffy terlihat bersiap-siap

Plutia terlihat marah melihat mereka yang akan berkelahi, dia kemudian kesal dan kemudian berteriak

''Jika kalian berkelahi, aku akan marah!'' teriak Plutia dengan marah

Semua orang terlihat kaget melihat Plutia marah, mereka semua terlihat merasa merinding melihat Plutia marah. Noire kemudian dengan cepat mencoba untuk menenangkan Plutia.

''Tenanglah, tidak ada yang akan berkelahi'' kata Noire mencoba untuk menenangkan Plutia

Plutia kemudian terlihat mulai tenang mendengar dia kemudian tersenyum melihat mereka berdua. Noire kemudian mencoba membisikkan sesuatu kepada Luffy dan Neptune

''Dengar, aku tidak tahu apa yang akan kau katakan tapi jangan membuat Plutia marah'' kata Noire

''Aku tidak tahu tapi aku merasakan sesuatu yang aneh dari nya, sesuatu yang menakutkan'' kata Luffy melihat Plutia tersenyum sekarang

''Baiklah, kalau Plutia sudah mengatakan kalian tinggal disini, aku tidak bisa melakukan apa pun untuk menolak itu'' kata Noire dengan pasrah

Luffy hanya tersenyum melihatnya akhirnya menyerah, Luffy kemudian melihat ada sebuah console game. Dia kemudian dengan cepat menuju console game itu dan kemudian terlihat ingin memainkan nya

Neptune yang melihat Luffy ingin bermain game kemudian ingin ikut bermain juga

''Hey Luffy bro, aku juga ingin main'' kata Neptune

''Oh kalau begitu ayo kita bermain bersama'' kata Luffy.

Koneko melihat kedua orang itu bermain game, dia merasa tidak peduli. Koneko hanya memikirkan hal tenang ini dan memikirkan bagaimana kabar Bucho dan yang lain nya.

''Woah, aku ingin main juga'' kata Plutia dengan suara mengatuk nya yang kemudian menuju mereka berdua.

Noire terlihat kesal melihat Plutia tidak memikirkan tugas nya sebagai CPU dan malah ingin bermain game dengan kedua orang baru itu. Plutia terlihat mengambil stick console yang ketiga dan kemudian terlihat bermain game dengan mereka, mereka terlihat sedang bermain game Racing

''Lufi-chan, aku ingin karakter itu tadi nya'' kata Plutia

''Maaf Pru, kau seharusnya lebih cepat'' kata Luffy

Plutia terlihat mencari karakter baru yang akan dia mainkan, mereka kemudian terlihat bermain bersama.

Noire sekarang terlihat benar-benar sudah habis kesabaran nya, dia kemudian melihat ke arah mereka bertiga dan kemudian terlihat marah sekali

''Plutia! Kau seharusnya bekerja selayak nya CPU!" teriak Noire

Mereka bertiga kaget mendengar Noire berteriak dengan sangat keras sekali.

''Dan kalian berdua, kalian berdua baru disini dan malah terlihat santai seperti itu dan kau, kenapa kau masih saja memakan cemilan'' kata Noire melihat Koneko sekarang

Koneko hanya terdiam tidak bisa melawan perkataan dari Noire, mereka tidak tahu kalau Noire bisa semarah ini

''Ayo kita pergi, saatnya bekerja!'' teriak Noire lagi

Mereka semua kemudian terlihat berlari dengan sangat cepat keluar Basilicom, Noire dan Koneko mengikuti mereka dari belakang melihat mereka semua ketakutan. Koneko hanya bisa mendesah pasrah melihat mereka berdua lari ketakutan seperti itu.

Mereka pun ada di Guild dan bersiap-siap untuk melakukan pekerjaan mereka

BERSAMBUNG


Akhir bab

Di bab ini aku membawa Koneko bersama Luffy dan Neptune menuju ke dimensi Plutia, dan apakah akan ada yang ikut lagi, ya tentu saja ada.

Terima kasih yang sudah baca dan Review

Jangan lupa tinggalkan Review

Salam Author