New Pairing

Hope you'll enjoy it

Dsclaimer : Masashi Kishimoto.


"Wah...! Itu Sasuke si Game Master" Teriak seorang anak ketika dia berjalan melewati ruang komputer.

'Gila...!' Kata Sasuke sambil berlari sebelum dikeroyok oleh pasukan diruang komputer tersebut. Mereka sedang menjalani remedial dan meminta bantuan Sasuke.

"Siapa sih orang gila yang menyebarkan gosip itu ?" Sungut Sasuke sambil berjalan merutuki orang yang menyebarkan gosip itu.

'Meskipun itu benar sih. Tapi tetap saja merepotkan' Pikir Sasuke. Sasuke berjalan menuju kelasnya dan disambut dengan teriakaan kawannya.

"Sasuke...! Minta bantuan remedial dong" Seru mereka begitu Sasuke masuk kelas.

"Berisik kalian" Teriak Sasuke sambil mengambil tasnya dan lari dari situ.

'Untung aaku selamat tanpa ada yang mengejar' Pikir Sasuke sambil menenggelamkan wajahnya dihadapan buku yang entah apa judulnya. Sekarang Sasuke sedang membaca di perpustakaan

Seorang anak berambut coklat jabrik sedang mendekati cewek berambut coklat panjang yang tergerai.

Wajah gadis manis tersebut terkesan kekanak-kanakan. Ternyata cowok tersebut adalah Konohamaru yang sepertinya masih berusaha menembak si cewek yang bernama...

"Hanabi...!" Panggil Konohamaru sambil berlari menuju gadis berambut coklat yang sepertinya tengah bermain laptop tersebut. Gadis berambut coklat itu menoleh dan memasang muka masam melihat Konohamaru berlari sambil membwa flashdisnya.

"Ada apa ?" Katanya sinis. Konohamaru menunduk malu. Hanabi terus memperhatikan pemuda berambut coklat jabrik tersebut.

'Cari alasan apa, ya ?' Pikir Konohamaru. Jadi Konohamaru ini menunduk untuk mencari alasan agar dia bisa menancapkan flashdisknya kedalam laptop Hanabi.

"Kau mau ngomong gak sih ?" Kata Hanabi sambil berdecak kesal menunggu Konohamaru.

"Aku punya sesuatu yang bagus didalam flashdiskku, mau nonton gak ?" Konohamaru keceplosan mengatakan hal itu. Dia pun menutupi mulutnya dengan kedua tangannya. Hanabi tersenyum manis, Konohamaru blushing melihat senyum manis Hanabi.

"Benarkah ? Ntar aku copy ya ?" Kata Hanabi. Konohamaru mengangguk senang dan langsung mengambil alih laptop milik Hanabi.

"Ngapain kamu ?" Tanya Hanabi dengan nada sedikit mengintimidasi. Konohaamaru yang mrasakan aura membunuh pun ikut bergidik ngeri.

"Katanya mau nonton" Kata Konohamaru dengan wajah tanpa dosa.

"Tapi kenapa antivirusnya kau matikan ?" Tanya Hanabi.

"Gak papa sih" Kata Konohamaru yang sepertinya gugup setengah mati.

"Awas ya kalo isinya seperti itu lagi" Kata Hanabi.

Flashback

"Hanabi aku pinjam laptopmu ya" Kata Konohamaru dengan girangnya.

"Buat apa ?" Tanya Hanabi yang sepertinya masih enggan meminjamkan laptopnya.

"Buat ngopy. Lagumu bagus-bagus tuh" Kata Konohamaru sambil memuji Hanabi.

"Makasih" Kata Hanabi sambil tersenyum manis. Konohamaru blushing melihat senyuman Hanabi.

"Tapi flashdiskmu bebas virus kan. Soalnya dilaptopku gak ada antivirus" Kata Hanabi memperingatkan.

"Flashdiskku ini sehat. Telah teruji secara klinis" Kata Konohamaru sambil nyengir. Hanabi tertawa kecil melihat Konohamaru seperti itu.

Konohamaru mengambil alih laptop Hanabi dan mulai menancapkan flashdisknya kadalam laptop Hanabi.

"Apaan itu ?" Kata Hanabi sedikit khawatir. Pasalnya tiba-tiba saja muncul layar biru bertuliskan error yang sangat tidak diinginkan.

"Hah...?" Konohamaru terlihat terkejut melihat layar BSOD tersebut. Hanabi yang sangat khawatir melihat keadaan laptopnya mengambil alih laptop tersebut dari tangan Konohamaru.

"Huwaaa...! Kau harus bertanggung jawab Konohamaru" Jerit Hanabi sambil mencengkeram kerah Konohamaru.

"Maaf, aku lupa mematikan autorunnya" Kata Konohamaru sambil nyengir gak berdosa.

"Aku gak mau tahu, pokoknya kamu harus bertanggung jawab" Kata Hanabi sambil mengguncang-guncang tubuh Konohamaru.

"Iya, tolong lepaskan aku" Kata Konohamaru sambil berusaha untuk menahan guncangan Hanabi.

End of Flashback

Konohamaru hanya nyengir gak jelas setelah mengingat hal tersebut.

"Gak bakalan dech kali ini" Kata Konohamaru sambil mengacungkan jempolnya.

Konohamaru menancapkan flashdisknya didalam laptop Hanabi. Hanabi masih waspada, kali aja terjadi hal-hal yang diluar keinginannya.

Beberapa detik setelah inisialisasi flashdisk muncul jendela yang telah dibuatkan Sasuke dengan sangat besar sampai memenuhi layar.

Flashback

"Benda ini akan langsung masuk untuk mengakses sistem registry dan mengubah setingan Chrome menjadi full screen. Dan tombol ini juga akan mempengaruhi sistem registry untuk menjadikannya sebagai welcome screen, jadi jangan gunakan tombol ini jika dia menolakmu" Nasehat Sasuke pada Konohamaru.

"Kenapa kak ?" Tanya Konohamaru sambil pasang muka polos.

"Kau akan semakin dijauhinya bodoh" Kata Sasuke menahan hasrat untuk tidak menonjok muka bocah tersebut.

End of Flashback

"I-ini..." Hanabi tidak dapat berkaata apa-apa lagi. Konohamaru hanya terus melihat laptop tersebut untuk memencet tombol musik yang secara otomatis memainkan sebuah cuplikan lagu pendek (Sekali lagi author tidak suka musik sehingga lagunya terserah reader ya)

"Hanabi, aku suka kamu. Maukah kamu jadi pacarku ?" Kata Konohamaru sambil menggenggam tangan Hanabi. Wajah Hanabi sudah blushing berat, begitu juga dengan wajah Konohamaru.

"I-iya" Bersamaan dengan jawaban Hanabi tersebut, muncul tulisan 'Konohamaru love Hanabi' dengan background kembang api yang meledak dan efek suara yang sangat nyata seperti ledakan kembang api.

"Horee...!" Sorak Konohamaru sambil menekan button yang telah disediakan Sasuke bilamana dia diterima oleh Hanabi.

"Cieee...!" Sorak semua murid yang ada disitu menonton adegan drama yang sangat menyentuh hati. Konohamaru dan Hanabi langsung blushing. Beberapa saat kemudian wajah Hanabi menjadi sangat angker.

"Apa yang kau lakukan pada laptopku, Konohamaru" Geram Hanabi.

"Apa ?" Kata Konohamaru tak mengerti. Wajahnya berubah pucat ketika melihat layar laptop yang menampilkan foto Sasuke dengan lidah yang menjulur serta tulisan yang bisa dikategorikan besar dibawahnya bertuliskan 'Kutunggu PJ-nya sambil membersihkan laptop'

"Aku bisa jelaskaan kok Hanabi" Kata Konohamaru sambil mundur beberapa langkah merasakan aura membunuh keluar dari dalam tubuh Hanabi.

"Konohamaru..."

"Mana janjimu Sasuke ?" Kata Hinata yang sepertinya sudah bosan menunggu Sasuke.

"Tunggu sampai jam tiga" Kata Sasuke sambil menyeringai. Hinata memanyunkan bibirnya.

"Kau terlihat lelah. Tidur dulu sana" Kata Sasuke sambil mengambil alih komputer operator. Hinata meninggalkaan Sasuke tenggelam dalam pekerjaannya kembali.

"Sasuke...!" Teriak seorang gadis blonde yang baru saja masuk.

'Sial...! Gue ketemu lagi sama makhluk ginian' Rutuk Sasuke daalam hati begitu melihat Ino masuk dengan cara yang barbar.

"Ada apa ?" Kata Sasuke cuek.

"Aku kena remedial nih. Bisa bantu aku gak ?" Kata Ino manja. Sasuke masang pose berpikir.

"Kamu mau beli template ?" Tanya Sasuke dengan wajah antusias. Ino mengangguk dengan antusias juga.

"Yang sederhana harganya 15000, yang rumit tergantung pada tingkat kerumitannya" Kata Sasuke mempromosikan hasil kerjanya.

"Kak Sasuke...!" Teriak Konohamaru yang baru saja masuk dengan cara mendobrak pintu cafe. Sasuke sih biasa-biasa aja karena dia sudah tahu hal seperti ini akan terjadi. Sedangkan Ino sudah terlonjak kaget.

"Lo mau nganterin PJ ?" Kata Sasuke dengan cengiran menggoda.

"Ada apa ribut-ribut" Kata Hinata yang terbangun dari tidurnya karena khawatir dengan apa yang terjadi pada cafe kesayangannya ini.

"K-kau ...?" Kata Hinata sambil menunjuk cewek berambut coklat yang berdiri dibelakang Konohamaru.


Pendek lagi, pendek lagi. Hummmph...! Tapi membuat ginian cukup lelah juga ya, author gak bisa bayangin author lain yang biasanya bikin chapter yang panjang-panjang. Anyway...

Reviewww...!