Appa and Sandeulie (part2)
LIFE ©hyejinpark 2017
Happy Reading
.
.
.
"Nde, cepat kabari aku jika terjadi apa apa, aku titip istri ku hyung. Hati- hati disana"
Kyuhyun mengerang, memijit pelipisnya guna mengurangi sakit kepalanya, akibat jam tidurnya yang terganggu, lantaran Sandeul terus saja merengek minta berbicara dengan ibunya. Baterai ponsel istrinya habis, dan sekarang satu-satunya wanita dalam hidupnya itu tengah tidak bisa diganggu lantaran sedang mengintrogasi sang adik.
"Omma" Sandeul kembali mengigau memanggil ibunya. Kyuhyun pun mengelus kepala sang anak dan menepuk nepuk punggungnya agar Sandeul kembali tidur. Kasihan dia tidak bisa tidur semalaman lantaran kangen dengan ibunya, bahkan keningnya sudah terasa hangat. Sandeul memang seperti itu jika sedang rewel.
"Baringkan Sandeul di kamarnya Kyu, nanti biar omma yang menjaganya. Kau bersiaplah, kau juga harus meninjau proyek yang buncheon bukan? Tadi pak Kim juga sudah bersiap menunggu mu di mobil"
Kyuhyun menggeleng pada ibunya, pria satu orang putri itu sudah hapal betul sifat Sandeul jika sedang rewel begini. Gadis kecil itu hanya mau di pegang oleh ibunya atau ayahnya saja. Kyuhyun meremang merasakan tubuhnya yang pegal sana sini.
"Nde, katakan pada pak Kim suruh menunggu ku sebentar lagi" ujarnya, namun...
"Hiks, appa jangan pelgi juga. Sandeulie takut. Sandeulie kangen omma..." gadis kecilnya terbangun dan kembali merengek karena mau di tinggal Kyuhyun.
"Aigoo, cucu halmonie yang cantik, dengan halmonie saja ya... nanti halmonie buatkan Sandeulie ayam goreng krispi mau tidak?" bujuk sang nenek.
Sandeul menggeleng, lalu menatap Kyuhyun iba "appa, makan ayamnya sama appa saja ya" ucapnya dan mengundang gelak tawa Kyuhyun dan sang nenek. Bahkan di saat rewel begini putrinya itu tidak mau melewatkan ayam goreng kesukaanya.
" Appa kan harus kerja Sandeuli, nanti setelah appa pulang baru Sandeulie main dengan appa lagi. Nah sekarang sama halmonie dulu ya... kasihan appa sudah terlambat" kembali sang nenek membujuknya.
Namun dasar Sandeul yang mewarisi sifat keras kepla Kyuhyun gadis manis itu pun tidak mau melepaskan tangannya dari leher Kyuhyun malah semakin erat bocah manis itu mengeratkan pekukannya pada sang ayah.
Kyuhyun terhuyung dan terbatuk karena ulahnya, " aigoo, aiggo, Sandeulie kuat sekali hm, appa duduk dulu ya" kini ayah satu orang putri itu dapat melihat dengan jelas mata sembabnya, pipinya yang memerah, rambut berantakan, dan bibir warisan ibu yang mencebik lucu. Kalau sudah begini ia menyerah. Lalu ia keluarkan benda pipih persegi panjang dari kantongnya dan menghubungi seseorang.
Sementara Cho halmonie sedang sibuk menyisiri rambut sebahu Sandeul yang akan ia ikat ekor kuda.
"Kau tidak jadi berangkat?" kata ibunya,
"Ye, lagi pula ini masih baru meninjau lokasi saja bukan, ada sekertaris Go yang akan melaporkannya untuk ku. Dan gadis manis ini," jeda sejenak, manik obsidian Kyuhyun berbinar saat melihat Sandeul kini jauh lebih rapih dengan kadar keimutan melebihi ibunya... "Hah, bagaimana bisa ku tinggalkan sendirian"
"Lalu rapat mu?" tanya ibunya lagi sembari memasangkan kaos kaki bermotif kelinci di ke dua kaki Sandeul. Sementara bocah itu sedang asik dengan ayam krispinya. Sesekali juga ia membaginya dengan sang ayah.
"Appa, aaaaaa"
"Ammm"
Tawa pun pecah di bibir Sandeul saat ayahnya membuat lelucon dengan memakan tangan miliknya.
"Ku pindahkan ke rumah" ucap Kyuhyun menjawab pertanyaan ibunya tadi. Kemudian memilih bermain bersama putrinya lagi.
-fin-
hyejinpark
11.18: 16032017
