"Oh..Hera-ah.."
Gadis kecil yg dipanggil itu menoleh lalu tersenyum lebar.
"Jungkook Eonnie..!!" Pekiknya girang.
Jungkook, pemuda manis itu memberengut dan membuat Hera tertawa puas.
"Hela belcanda kok Oppa..hehehe"
Si manis mencebik lalu berjongkok di samping Hera yg ternyata sedang asyik memperhatikan kupu-kupu di salah satu kelopak mawar.
Btw, tadi Jungkook berniat sedikit berkeliling hingga tanpa sadar kini ia malah berada ditaman ujung jalan. Meringis ketika berfikir mungkin saja yg lain sedang mengkhawatirkan dirinya. Tapi ya sudahlah..sudah terlanjur disini sekalian saja dinikmati. Urusan kena omel mah belakangan.
"Hera sedang apa ?" Tanya Jungkook.
"Melihat kupu-kupu.." Jawabnya lucu.
Jungkook tersenyum, "Kenapa tidak bermain dengan anak-anak yang lain ?" Tanya Jungkook lagi sembari menunjuk sekumpulan bocah lelaki dan perempuan yg sedang bermain dengan asyik.
Hera sendiri hanya melihat sekilas lalu menggeleng, "Tidak mau..nanti Hela dipukul lagi..Hela main sama Jelemy oppa dan Thomas Oppa saja"
Kening Jungkook mengerut bingung,"Dipukul ? Sama siapa ?"
"Meleka" Jawabnya dengan menunjuk sekumpulan anak-anak disana.
"Kenapa ?"
Dalam sedetik ekspresi gadis kecil itu berubah sedih, "Tidak tau..meleka bilang Hela aneh..katanya Hela bukan dali kawanan..Hela olang lual..hiks..meleka benci Hela..hiks.." Ucapnya dengan isakkan pelan.
Jungkook kaget lalu kemudian tersenyum tipis, menepuk pucuk kepala Hera dengan lembut. Dia mengerti perasaan gadis kecil itu karena dulu ia pun mengalami hal yg sama.
Ditolak dan tidak di akui oleh beberapa kawanan dari Pack keluarga angkatnya. Hanya karena ia tak bisa berinteraksi dengan serigalanya dan tak bisa melakukan Shifter disaat seharusnya ia bisa.
Menyakitkan memang, tapi ia tak apa-apa selama keluarga angkatnya masih mau menerimanya.
Itu sudah cukup baginya.
Jungkook mengerti karena itu ia tak mengatakan apapun selain terus mengusap lembut kepala Hera yg masih menangis.
"Sudah..jangan menangis hm ? Lalu dimana Jeremy Oppa dan Thomas Oppa ??"
Hera membersihkan sisa-sisa air mata di pipi gembilnya, "Sedang membantu Bibi Kwon membelsihkan gudang..jadinya Hela main sendili.."
"Ya sudah..main sama Oppa saja gimana ?" Tawar Jungkook.
Dengan itu senyum Hera pun mengembang,"Ne Oppa...!!!"
"ASTAGA..KIM JUNGKOOK..!!"
Teriakan cukup keras itu menarik perhatian para pengunjung taman, termasuk Jungkook sendiri yg kaget saat namanya disebut dengan lantang.
"Oh..Tae-hyung.." Lirihnya pelan..kemudian ia kembali melotot saat melihat Jimin, Yoongi dan Hoseok yg mengikuti dari belakang.
Grep..!
Pemuda manis itu memekik kecil saat tubuhnya ditarik kedalam sebuah pelukan.
"H-hyung..."
"Kenapa menghilang tiba-tiba ? Aku hampir mati cemas karena dirimu..!" Ucap Taehyung kesal tapi ia terus memeluk tubuh mate-nya dengan erat.
"Mi-mianhe hyungie~~" Gumamnya yg teredam dipelukan Taehyung.
Taehyung melepas pelukannya dan memperhatikan penampilan Jungkook dari atas sampai bawah. Memastikan bahwa kesayangannya ini tak terluka.
"Kau baik-baik saja kan babe ?"
Jungkook mengangguk lucu.
Ctak..!!
"Auchh...hyung..itu sakiiit~~~" Rengek Jungkook saat mendapat sentilan gemas dari Jimin.
"Rasakan..itu hukuman karena pergi tanpa ijin.." Balas Jimin cuek.
Simanis memberengut lalu menatap Yoongi yg hanya menatapnya datar, "Hyung~~~"
"Tch..aku juga akan melakukan hal yg sama padamu tadi.."
Ok..rasanya Jungkook ingin menangis tapi itu sangat memalukan jika ia menangis didepan Hera.
"Menyebalkan iisshh..!!" Pekiknya kesal lalu pergi meninggalkan yg lainnya yg hanya bisa menggeleng saja. Namun Yoongi berinisiatif untuk mengikuti si manis.
Jimin mendengus lalu melirik Taehyung,"Ngomong-ngomong...marganya masih Park..jangan seenaknya kau ganti dengan Kim"
"Dia milikku..tanpa harus ada pernikahan juga..Jungkook sudah ditakdirkan untuk menjadi pendampingku..jadi, tidak ada yg salah dengan merubah marganya" Jawab Taehyung santai lalu berjalan menyusul Jungkook.
Sementara Hoseok hanya terkekeh pelan sembari menggendong Hera dan mengikuti sang Alpha dari belakang. Meninggalkan Jimin yg masih mematung.
"Tch..sialan..!" Makinya kesal.
Ia hendak berjalan lagi sebelum merasakan sesuatu yg tidak nyaman, perasaan seolah sedang diawasi. Dengan gerakan cepat kepalanya menoleh kearah hutan sebelah timur yg merupakan batas wilayah dari Goldmoon Pack. Mata sipitnya memicing, mencoba mencari sesuatu yg membuat perasaannya tidak nyaman.
"Apa hanya perasaanku saja ?" Gumamnya lalu pergi meninggalkan taman tersebut. Tanpa tahu bahwa ditempat yg ia lihat tadi ada sosok bayangan hitam yg sedang menyeringai memperhatikan mereka.
#
Malam ini di adakan pesta besar-besaran di halaman rumah kediaman utama Keluarga Kim. Semua warga desa diundang untuk menikmati jamuan yg disediakan.
Selain untuk mengeratkan jalinan persahabatan antara kedua Pack, Goldmoon dan Silvermoon Pack. Pesta ini juga diadakan untuk memperkenalkan sang pendamping calon Alpha mereka, Park Jungkook.
Jungkook yg menjadi sorotan utama pada malam itu tidak henti-hentinya merona saat mendapat berbagai macam pujian dari para tamu. Walaupun terkadang hal itu membuat Taehyung geram sendiri.
Sementara para orang tua sedang bercengkrama bersama untuk saling bercerita tentang kisah-kisah heroik mereka dulu ketika masih muda.
Berbeda dengan Jimin dan Yoongi yg lebih memilih duduk menikmati pestanya saja.
Yoongi melirik Jimin yg tampak berbeda malam ini.
"Jim..kau baik-baik saja ?"
Jimin tersentak dan menoleh lalu tersenyum,"Ne hyung"
"Kau yakin ?"
Sang Alpha kembali mengangguk masih dengan senyuman. Kalau boleh ia jujur, semenjak kedatangan mereka ke Pack ini..dirinya selalu merasa tidak enak. Perasaan tidak nyaman yg tak bisa membuatnya tenang.
Seolah-olah akan ada sesuatu yg terjadi. Hanya saja ia tak tau apa, jadi ia memutuskan tidak perlu memberitahu istrinya tentang kegusarannya.
"Mungkin aku hanya lelah hyung"
Yoongi mengangguk,"Kau mau kembali kekamar ? Aku temani"
"Nanti saja..tidak sopan meninggalkan Tuan Rumah yg masih menikmati pestanya" Jawab Jimin kalem. Kali ini matanya melihat Jungkook yg sedang tertawa bahagia bersama Taehyung.
Apa kau sebahagia itu adikku ? Teruslah tertawa seperti Kookie...dan jangan pikirkan apapun..
Sementara itu Jungkook yg mulai merasa mengantuk bergelayut manja dilengan Taehyung.
"Sudah mengantuk babe ?" Tanya Taehyung sembari mengelus pipi Jungkook.
Jungkook mengangguk lucu dengan mata setengah terpejam.
Mau tidak mau hal itu membuat sang calon Alpha itu tertawa gemas. Lalu mulai mengangkat tubuh Jungkook ala bridal dan membuat si manis memekik kaget.
"H-hyung..apa yg kau lakukan ?"
"Katanya mengantuk ? Aku akan membawamu kekamar"
Samar-sama Jungkook dapat mendengar bisikan-bisikan para tamu yg gemas dengan tingkah mereka dan membuatnya merona hebat.
"Hyung..aku malu~~turunkan aku~~" Cicitnya pelan.
Taehyung malah terkekeh dan mengecup dahinya lembut dan kembali melnjutkan perjalanannya menuju kamar mereka. Membiarkan Jungkook membenamkan wajahnya di ceruk lehernya itu.
(Dikamar)
Cklek..!
Dengan lembut Taehyung mendudukkan tubuh montok Jungkook diatas ranjang. Dan mendapat senyuman menggemaskan dari sang mate. Demi apapun..Jungkook benar-benar membuat diabetesnya meledak.
"Oh..hyung..kau bilang ingin mengenalkanku pada seseorang. Mana ?"
Seakan baru mengingat janjinya, Taehyung langsung menatap Jungkook," Benar. Tapi..apa kau yakin sayang ?"
Dahi Jungkook mengernyit bingung,"Kenapa hyung ?"
"Karena yg mau kuperkenalkan bukanlah seseorang..melainkan makhluk lain"
Glek..!
"A-apa itu hyung ?" Wajah Jungkook memucat tiba-tiba.
*
Brengsek..kau membuatku terdengar seperti monster Taehyung..!!!! (V)
Loh..kenyataannya kan kau monster (Taehyung)
Tch..! Kalau aku monster terus kau apa ?!! Kita ini satu tubuh kalau kau lupa..!! (V)
Ya..ya..ya..monster anjing pemarah..(Taehyung)
Sialan kau..!! Sudah cepatlah..aku sudah tidak sabar berkenalan dengan mate kita (V)
*
"Hyung ?"
"Tutup matamu dulu Babe"
Meski ragu dan takut tapi Jungkook menuruti perkataan Taehyung.
1 menit..
2 menit..
3 menit..
Oke..Jungkook mulai tidak sabar. Kenapa lama sekali ? Apa ada ritualnya dulu ?
"Hyung..apa sudah ?"
Tidak ada jawaban apapun.
"Hyung ?"
Karena penasaran akhirnya si manis memberanikan dirinya membuka matanya dan ia hampir memekik saat melihat Serigala besar berbulu cokelat gelap dengan manik merah sedang menatapnya intens.
"Tae-hyung ?"
V..namaku V...!
Jungkook hanya menatapnya bingung, membuat V menggeram gemas sementara Taehyung tertawa geli.
*
Bodoh..Jungkook belum bisa mindlink..! (Taehyung)
Lalu bagaimana caranya berkomunikas dengannya ??!! (V)
*
Taehyung semakin tertawa mendengar nada frustasi V. Namun tudak kehabisan akal V mendekat dan menjilat tangan Jungkook seolah minta agar pemuda manis itu mengelus kepalanya. Seakan mengerti, Jungkook mulai mengelus kepala dan leher V dengan semangat.
"Wahh..dalam bentuk ini kau sangat menggemaskan hyung~~" Pekik Jungkook kesenangan dan kini malah berani memeluk leher V. Tentu saja hal itu membuat V kegirangan dan Taehyung yg mencebik kesal didalam sana.
Perlahan V berjalan keluar menuju teras kamar mereka, membuka pintu terasnya pelan lalu berjalan keluar diikuti Jungkook dari belakang.
Dengan gerakan lincah dan cepat, V mulai menulis sesuatu di atas tanah.
Hai Kookie..! Aku V, wolf Taehyung..
Jungkook yg membaca tulisan itu membelalak.
"Wah..kau bisa menulis juga ??! Halo V..senang berkenalan denganmu..hehe"
Kau cantik..
Dan Jungkook kembali merona mendapat pujian lagi dari sang mate.
V terkekeh dalam hati, mengabaikan eksistensi Taehyung yg sedang menyumpah serapahi dirinya.
Dengan pelan ia berjongkok dihadapan Jungkook, mencolek kaki si manis seolah menyuruhnya untuk naik diatasnya.
Meski ragu tapi samar-samar Jungkook mengerti.
"Kau ingin aku naik ?"
Ya..naik dipunggungku Kookie..aku ingin membawamu kesuatu tempat.
Dengan perlahan Jungkook menaiki punggung V dan langsung merasa nyaman saat bulu-bulu tebal dan halus milik serigala itu menyentuh kulitnya.
Tanpa sadar Jungkook langsung memeluk leher V saat serigala itu berdiri tiba-tiba. Tanpa disuruhpun Jungkook sudah berpegang erat.
*
Ayo jalan-jalan princess...aku ingin menghabiskan malam ini bersamamu.. (V)
Jangan bicara seolah kalian akan honeymoon..!! (Taehyung)
Berisik..(V)
Yak V..!!! (Taehyung)
*
Dan malam itu dihabiskan Jungkook dengan canda tawanya bersama V tanpa tau sesuatu yg buruk sedang mengintai mereka.
Tbc
Vreyalene
Cieeee...yg baper gara2 kookie ngilang padahal gk...hahahahaha...
Kali ini gue bikin moment Vkooknya..Taekooknya kn udh kmren2..ngomong2..karena kookie blum bisa Shifter mknya kmampuan mindlinknya belum ada...
Ok...vommentjuseyo~~
