Qtalita..
.
.
Wonkyu Chibi
.
.
Pyu..pyu..pyuu.. pletak..pletak..
Siwon ikut menggoyangkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri mengikuti asyiknya permainan game yang tengah ia mainkan.
"Nom nom nom"
Sementara itu Bocah kecil dengan jempol di mulutnya juga asyik bergelayut manja di punggung Siwon, memeluk perut Siwon dengan kedua kakinya, sesekali ia akan terkikik geli ketika Siwon memiringkan tubuhnya hingga menyentuh lantai, dan tangan-tangannya akan memeluk erat leher Siwon.
"Ciwonnie.. Kyunnie lapal"
Kyuhyun kecil turun dari punggung Siwon, ia berdiri di depan TV menutupi permainan Siwon. Siwon menyimpan stik gamenya, menggendong Kyuhyun ala koala, sambil melompat-lompat di setiap anak tangga. Kikikan geli menggema dirumah besar itu.
"bagaimana ini Kyunnie, Mommy tidak memasak apa-apa" Siwon membuka lemari-lemari kecil serta kulkasnya, wajahnya mengerut saat tidak menemukan apa-apa.
"Mommy tidak macak?" Kyuhyun menggoyang-goyangkan kakinya tidak sabar, ia duduk di atas mini bar dengan kaki menjuntai.
"Mommy harus berbelanja dulu, apa Kyunnie sudah sangat lapar?" Siwon berdiri di depan Kyuhyun yang dibalas anggukan lemah bocah itu, seakan dirinya sudah sangat lama tidak makan.
"Eum, aha! Bagaimana kalau kita ke taman, Hyung masih punya uang jajan"
Mata Kyuhyun berbinar senang mendengar kata 'jajan' berarti ia bisa menikmati es krim dan kembang gula yang banyak.
"Kyunnie mau..mau..mau.." Soraknya.
"Jja, pakai mantelnya dulu Kyunnie" Siwon kembali menggendong bocah yang tidak bisa dikatakan ringan itu, dengan tergopoh ia menaiki anak tangga untuk kembali kedalam kamarnya.
...
Tidak membutuhkan waktu lama Siwon sudah siap dengan mantel biru berbulu, dan Kyuhyun dengan mantel orange menyala dan juga berbulu, Siwon mendorong gerbang rumahnya agar tertutup rapat dibantu Kyuhyun yang malah mendorong pantat Siwon.
"Cudaaahh" Lega Kyuhyun berkacak pinggang saat Siwon mengunci gerbangnya dengan kode password. Setelah itu ia berjongkok di depan Kyuhyun, memperbaiki tali sepatu Kyuhyun, memakaikan sarung tangan, dan mengeratkan hoodie mantelnya hingga hanya wajah bulat gempal Kyuhyun yang terlihat.
"Kajja Kyunnie" Siwon menggenggam jemari mungil Kyuhyun yang diikuti langkah kecil cepatnya mengimbangi Siwon.
Sesekali Kyuhyun melompat saat mendapati lubang di jalan atau menendang batu kecil yang kadang malah membuat dirinya nyaris terjatuh. Siwon hanya tertawa sambil memegangi jari Kyuhyun erat, mereka juga kadang berhenti di pelataran pertokoan, menempelkan wajah mereka ke etalase, menikmati pemandangan berbagai macam mainan dari luar.
Siwon menarik lengan Kyuhyun, menggoyang-goyangkannya sambil berjalan santai.
"Ciwonnie, uang jajan Ciwonnie banyak?" Kyuhyun menengadah sambil tetap berjalan.
"Cukup banyak untuk makan Kyunnie, wae?"
"Pelut Kyunnie kempes, Kyunnie benal-benal lapal, cepelti mau mati"
Siwon tertawa, ia mencubit pipi Kyuhyun gemas.
"Kyunnie boleh makan banyak, sampai perut Kyunnie tidak kempes lagi. Ah kita sudah sampai"
Siwon berlari kecil menuntun Kyuhyun memasuki taman Kota dimana banyak sekali jajanan berjejer sepanjang jalan. Mulut Kyuhyun membulat, matanya berbinar, ia berlari kesana kemari hanya untuk memperhatikan makanan apa yang akan ia makan.
"Kyunnie mau itu.. ah yang itu.. tidak.. Kyunnie mau itu.." Kyuhyun masih setia berlari-lari diikuti Siwon, ia berpindah dari 1 stan ke stan lainnya.
"pelan-pelan Kyunnie, pilih apapun tapi jangan berlari nanti kau terjatuh" Sergah Siwon menahan Kyuhyun dengan menarik hoodie bocah itu yang sontak menahan pergerakannya.
"Ciwonnie..Ciwonnie.. Kyunnie mau makan ceeeemuaaaaanyaaaaa, pweaaasseee.." Mohon Kyuhyun dengan sangat, matanya sampai berkaca-kaca. Siwon mengangguk, ia berjongkok di depan Kyuhyun, menyuruh bocah bulat itu naik ke atas punggungnya.
"Kita memesan bersama ne"
Kyuhyun melompat-lompat di atas punggung Siwon, melonjak-lonjak setiap Siwon berhasil mendapat satu porsi makanan yang ia inginkan.
Kini Siwon sudah terlihat layaknya sebuah stan, dengan banyak kemasan makanan di kedua tangannya, bahkan sampai menggantung di mulutnya, jangan lupakan Kyuhyun yang masih di punggungnya, tangannya melingkar di leher Siwon, ia juga memegang 1 bungkusan kembang gula ukuran besar.
"Jja, kita makan disini saja" Siwon menurunkan Kyuhyun di sebuah bangku taman, meletakkan berporsi-porsi makanan cepat saji di samping Kyuhyun yang langsung disantap lahap si namja kecil, Siwon menghitung makanannya, Ah ia menyadari jika ia belum membeli sebotol air mineral.
"Kyunnie, tunggu disini ne" Siwon berjongkok di depan Kyuhyun, menyeka sudut bibir dan sebagian pipi Kyuhyun yang belepotan kuah jajangmyun, entah kenapa Kyuhyun makan menggunakan tangannya, bukan dengan sumpit atau sendok.
"Eum?"
"Hyung mau membeli air minum dulu ne, tunggu hyung disini, jangan kemana-mana, arraseo?" Siwon mengusap ujung rambut Kyuhyun.
"Hyunnihe hahut hendihi"
"Hm?"
Kyuhyun mengunyah cepat makanannya.
"Kyunnie takut cendili.." Mimik wajahnya berubah sendu.
"Sebentar saja, hanya disitu" Siwon menunjuk stan minuman tidak jauh dari tempatnya berjongkok. Kyunnie mempoutkan bibirnya namun tetap mengangguk.
"Jangan lama-lama, allaceo?" Pintanya. Siwon mengangguk mantap, takut jika Kyuhyun merubah fikirannya.
...
Kyuhyun melirik Siwon yang terlihat berdiri diantara antrian, lalu kembali menyuap bibimpap ke duanya dengan sekali gigit, Pipi bulatnya semakin terlihat bulat dan menggembung, Kyuhyun masih duduk bersila dengan pipi belepotan bekas makanan dan rambut yang tertiup angin, wajah bulatnya dikelilingi kerah berbulu yang membuat semua pengguna taman tersenyum geli bahkan tidak sedikit yang gemas padanya.
Kyuhyun menjilati jari jemarinya hingga bersih saat seekor kelinci melompat keluar dari bawah kursinya, ia sempat kaget namun kemudian terpesona dengan lembut dan warna mata sang kelinci.
"Lucuuuu.. "
Kyuhyun berjengit turun dari kursi, ia melirik Siwon yang sepertinya masih lama. Kyuhyun ikut melompat mengikuti si kelinci.
"Tuan keyinciii.. jangan laliiii.." Kyuhyun melompat-lompat, mengejar kelinci yang semakin jauh, meninggalkan kursi taman penuh dengan makanan dan cemilannya.
...
Siwon sudah nyaris menangis, ia sudah berkeliling taman hampir 30 menit dan Kyuhyun belum ia temukan, ia juga takut untuk pulang kerumah dan mengatakan jika Kyuhyun hilang, apalagi sekarang orang tua mereka pasti sudah mencarinya yang tidak ada dirumah.
"Kyunnieee.. Kyunnieee.." Siwon berteriak setiap ia melangkah beberapa meter. Dilemparnya sebotol air mineral yang menjadi penyebab hilangnya Kyuhyun.
"Ahjussi..Ahjussi.." Siwon menarik ujung baju seorang namja paruh baya, sekitar berusia sama dengan Daddynya.
"Ahjussi melihat bocah kecil berpipi bulat menggemaskan dengan mantel orange?"
Ahjussi itu berjongkok, dahinya tampak berfikir, lalu menggeleng.
"Ahjussi baru tiba beberapa menit nak, apa dia adikmu?"
Siwon mengangguk, jemarinya bermain dengan ujung mantelnya sendiri, wajahnya sudah memerah, ia sedikit lagi menangis.
"Ahjussi.." Lirihnya. Sang Ahjussi menepuk bahu Siwon.
"Tenanglah, kita cari bersama ok"
Siwon segera mengangguk, ia memang membutuhkan seseorang yang dewasa menemaninya mencari Kyuhyun, dan beruntung ahjussi baik hati itu kini menggandeng tangannya menuntunnya ke sekitar area taman.
Sementara itu di satu sisi..
Kyuhyun duduk dengan kaki berselonjor dan mata yang memerah, setelah lelah mengejar tuan kelinci ia memutuskan untuk berputar, kembali ke taman, takut jika Siwon mencari dirinya. Dan inilah yang terjadi, Kyuhyun kecil, bocah menggemaskan dengan pipi gembil memerah itu tersesat, masih di sekitaran taman, namun lebih banyak orang-orang yang melintas.
"Ciwoon hyuung.." Lirihnya memeluk kelinci putih yang terlelap di pangkuannya. Matanya berputar mencari siapa saja yang bisa ia mintai pertolongan, setengah bertumpu ia berusaha bangkit, berlari kecil ke sebuah kedai Es krim beraneka rasa, seorang Ahjumma duduk disana.
Kyuhyun memasukkan kelinci kecil yang masih setia tertidur itu ke dalam saku mantelnya yang cukup dalam, Kyuhyun berjinjit, berpegangan di ujung meja dengan kedua jari kecilnya. Wajahnya muncul sebatas mata, melihat meja yang cukup tinggi untuk ukuran tubuhnya.
"OMO!" Ahjumma penjaga kedai tersentak kaget, ia memegangi dadanya, matanya memicing menatapi Kyuhyun.
"Apa yang kau lakukan disini nak?"
Ahjumma baik hati itu menuntun Kyuhyun agar duduk di kursi pengunjungnya.
"Mau es krim?"
Kyuhyun mengangguk lucu, pipinya bergoyang dengan lucunya.
"Ctlawbelly ajjumma" Bisiknya sambil memainkan jemari kecilnya yang sedikit kotor. Ahjumma itu tersenyum, menyerahkan semangkuk es krim rasa strawberry dengan cherry merah di atasnya.
"Eits.."
Sendok berisi es krim itu sudah melayang di depan mulut Kyuhyun namun berhenti dan menggantung, mata caramel bulatnya berkedip lucu dengan mulut menganga lebar.
"Cuci tangan dulu ne.. lihat pipimu juga kotor chagi"
Kyuhyun meletakkan sendoknya, menunggu ahjumma menurunkannya dari kursi lalu menuntunnya ke arah keran di samping kedai. Ahjumma dengan rambut di gulung itu membantu Kyuhyun mencuci tangannya, lalu mengusapkan tissuee basah ke bagian wajah Kyuhyun yang terkena kotoran.
"Siapa namamu nak?" Ahjumma mengusap rambut Kyuhyun sayang, memperbaiki poni di dahinya.
"Kyuhyun, Cho Kyuhyun ajjumma"
Kyuhyun tersenyum menampakkan gigi depannya yang kecil, ia menepuk-nepuk pipi ahjumma yang terlihat masih cantik.
"Ajjuma cantik, Kyunnie cukaa"
Ahjumma mencubit pipi Kyuhyun gemas.
"gomawo Kyunnie, kajja kita makan es krimnya"
Kyuhyun mengangguk mantap. Ia melompat-lompat di depan ahjumma, sejenak melupakan Siwon yang mungkin saja masih mencarinya.
...
"Auumm.." Kyuhyun memasukkan sesendok es krim ke dalam mulut mungilnya hingga pipi itu menggembung. Setelah itu ia juga menyuapi kelincinya yang sudah terbangun dengan sepotong wortel yang diberikan ahjumma padanya.
"Bagaimana? Enak?" Ahjumma mengusap pipi Kyuhyun yang belepotan es krim. Kyuhyun kembali mengangguk dengan menggoyang-goyangkan kakinya.
"kelincinya lucu.. mana orang tuamu nak?"
Kyuhyun meletakkan sendoknya lalu menunduk, mengusapi bulu-bulu kelincinya dengan wajah sendu.
"Ciwonnie.." Lirihnya.
"..."
Kyuhyun memeluk kelincinya, matanya mulai memerah, mengingat Siwon yang mungkin mencarinya kini.
"Ajjuma.. Kyunnie telcecat, Kyunnie pelgi gala-gala tuan keyinci nakal, Ciwonnie pasti mencali Kyunnie hiks.."
Kyuhyun terisak, ia menggosok matanya yang mulai berair. Ahjumma menepuk bahu Kyuhyun.
"Siwonnie?"
"Hum, Ciwonnie tampan, punya lubang di pipinya, Ciwonnie juga baik, celalu memeluk Kyunnie" Mata Kyuhyun membulat menceritakan tentang Siwonnya, bibirnya memerah basah sisa es krim strawberry. Ahjumma tersenyum, ia menyeka air mata yang tersisa di pipi Kyuhyun.
"Jangan menangis ne, Ahjumma bantu mencari Siwonnie bagaimana?"
Kyuhyun berhenti mengucek matanya, mulutnya membulat senang, ia melonjak-lonjak di tempat duduknya yang berderak-derak. Kyuhyun mengecup pipi Ahjumma yang membuat pipi yeoja paruh baya itu memerah haru. Anak yang manis.
"Liat Tuan keyinci.. Ajjumma cantik akan mencali Ciwonnie" Ucap Kyuhyun mengangkat-angkat kelinci kecilnya.
Drrrtt..Drrrttt...
Ponsel Ahjumma bergetar, dengan cepat ia merogoh saku apronnya, menekan tombol hijau dan menaruhnya di telinga kiri.
"Yeobseo?"
"..."
"Ne, Gwencana"
"..."
"Huh? Nugu?"
"..."
"Arraseo, sepertinya aku tahu yang anak itu maksud yeobo"
...
Siwon berlari-lari kecil sambil menarik-narik jari Ahjussi penolongnya, ia sudah tidak sabar bertemu Kyuhyun yang sejak tadi menghilang, setelah berkeliling hampir ke seluruh penjuru taman, akhirnya ahjussi itu menghubungi sang istri yang mungkin saja melihat bocah kecil menggemaskan berkeliaran di sekitar taman tempat kedai es krim miliknya. Dan ternyata itu benar, Kyuhyun kecilnya berada disana, tengah menyantap es krim kesukaannya.
Siwon melepas pegangannya, berlari kencang ketika ia melihat jelas punggung Kyuhyun yang berjongkok melompat-lompat mengikuti seekor kelinci kecil.
"Kyunnie!" Siwon memeluk Kyuhyun hingg bocah itu nyaris terjungkal kedepan.
"Ciwonnieee..." Kyuhyun berbalik, melompat ke atas gendongan Siwon, Siwon berputar-putar dengan Kyuhyun menjerit-jerit senang.
"Kau darimana saja eoh?" Siwon berjongkok di depan Kyuhyun.
"Kyunnie mengejal tuan keyinci.. lalu.. lalu.. Kyunnie campai dicini, Ajjumma cantik membeli Kyunnie es klim laca ctlawbelly, enaaaaaak cekali" Kyuhyun memperlihatkan seekor kelinci putih di depan mata Siwon.
"Kyunnie boleh melawatnya neee...Ciwonnie.. neee .. neee.." Pinta Kyuhyun memelas dengan menempelkan kepala kelinci itu di pipinya, bibirnya mengerucut. Kyuhyun kini lebih mirip kelinci sungguhan dibanding kelincinya sendiri.
"Arraseo, tapi rawat dengan baik ne" Kyuhyun mengangguk mantap.
"Dengar Keyinci nakal, jangan menyucahkan Kyunnie nee"
Ahjussi dan Ahjumma yang dari tadi memperhatikan bocah-bocah kecil itu tersenyum senang. Siwon menengadah, membungkuk di depan pasangan suami istri penyelamat itu.
"terima kasih sudah menjaga Kyunnie ahjumma, terima kasih juga sudah menolongku ahjussi"
Ahjussi mengusap kepala Siwon.
"Ne, sama-sama sayang, kalian tinggal dimana?" Ahjumma menggendong Kyuhyun yang berdiri di samping Siwon.
"Eum.. dicana ajjumma, belok cini, lalu belok cini, tlus belok cini" Kyuhyun memutar-mutar lengannya di udara, menggambar sketsa jalan menuju rumahnya dengan sembarang. Siwon dan Ahjussi tertawa.
"Aigoo kau lucu sekali" Ahjussi mencubit pipi Kyuhyun gemas, dibalas Kyuhyun yang tertawa dengan mengernyit-ngernyitkan hidungnya geli.
"Yeobo, bagaimana jika kita mengantar mereka pulang?" Ahjumma menatap suaminya.
"Tentu saja, kalian terlalu mengagumkan untuk pulang sendiri, ahjussi akan mengantar kalian bagaimana?"
Kyuhyun memutar-mutar kelinci di tangannya gembira.
"kyunnie, hati-hati kelincinya" Sergah Siwon.
"Ups, mianhe tuan keyinci.."
Hhh kasihan sekali nasib sang kelinci.
...
Ahjussi memarkir mobilnya di depan kedai, membuka pintu depannya untuk dua bocah berbeda usia itu. Kyuhyun yang sudah duduk di dalam merangsak keluar dan berlari kecil ke arah Ahjumma yang tidak ikut dan memutuskan untuk menjaga kedainya.
Buk.
Kyuhyun menerjang sang ahjumma, memeluknya erat.
"Gomawo ajjuma cantik, es klimnya enaaak cekali"
Kyuhyun meraba sakunya, ia menarik tangan Ahjumma untuk menengadah di depan wajahnya, Jemari Kyuhyun meletakkan sesuatu di atas kulit putih sang Ahjumma, 2 butir kelereng kecil berwarna biru.
"Mianhe, ajjuma, Kyunnie tidak punya uang, Uang jajan Ciwonnie juga cudah habis, Kyunnie bica membayal es klimnya dengan keleleng ini? Pweaasseee.."Pinta Kyuhyun, Ahjumma terkekeh haru, ia memeluk Kyuhyun.
"Ahjumma akan menyimpan kelereng Kyunnie ini, sering-sering datang ne"
Kyuhyun mengangguk.
...
Siwon mengendap-endap memasuki rumah yang gerbangnya sudah terbuka, pertanda Mommy dan Daddynya sudah ada dirumah, ia pasti mendapat marah. Jangan khawatir pada Kyuhyun, bocah kecil itu tengah terlelap di punggung Siwon dengan mulut terbuka dan rambut acak-acakan.
Siwon berkali-kali memperbaiki posisi Kyuhyun di punggungnya, belum lagi kelinci yang sama tertidur di gendongannya.
Krieeett.
Siwon membuka pintunya perlahan, mengintip sejenak sebelum membukanya besar, langkahnya sisa beberapa meter dari tangga sebelum..
"CHOI SIWON DARIMANA SAJA KAU!"
Siwon menelan ludahnya, ia berbalik dimana Mommy dan Daddynya berdiri dan Cho Donghae yang melipat tangannya di depan dada.
"Heh, M-mommy.."
...
END
Hahahahah, gimana.. gimana.. gimana.. ini Siwon tersiksa melulu yaa hihihihi, kurang greget? Mohon masukannya *Bow*
Ini udah full wonkyu yaa ga ada si ompong changmin..
Oia next, ff ini membuka kesempatan buat yang mau request cerita wonkyu chibi kayak gimana.. semua ide bakal qai simpan trus bakal qai bikin jadi ff, but satu-persatu yaa..
So, thanks udah nunggu, n makasih banyak reviewnya..
*PS : Qai sekarang lagi getol-getolnya baca ff wonkyu, sambil jagain Baby Azka di rumah sakit. so mungkin nama qai ada di beberapa ff wonkyu di kotak review..
LOVE
Qai
