Chapter sebelumnya!

Pertarungan dalam seni berpedang yang sangat menarik perhatian seluruh orang, karena mereka belum mengetahui tentang kemampuan berpedang dari seorang Uzumaki D. Naruto kecuali Dracule Mihawk yang pernah bertarung duel one by one, dan ini juga dapat menentukan seberapa bahayanya Uzumaki D. Naruto dalam seni berpedang, apalagi bagi mereka yang juga bertarung dengan seni berpedang. Trafalgar D. Law yang melihat lewat denden mushi visual langsung memfokuskan pandangannya kearah pertarungan Naruto melawan dua wakil admiral yang dikenal dengan kemampuan berpedang yang sangat baik dan tidak bisa diremehkan begitu saja, begitupun dengan yang lainnya.

Chapter 11

Prajurit Marine langsung menyerbu Naruto dari segala penjuru, yang membawa senjata tajam seperti pedang langsung menyerang Naruto secara langsung. Sedangkan, prajurit yang membawa pistol atau senapan memberikan support dari belakang. Naruto yang menglihat itu diam saja, dan ia memfokuskan dirinya untuk mengeluarkan Haoshoku hakinya kepada prajurit yang berada disekitarnya.

Jreengg... Wushh...

Keadaan menjadi sunyi, prajurit Marine yang tidak memiliki tekad atau yang lemah secara tiba-tiba pingsan dengan mata melotot, bahkan ada yang mengeluarkan air liurnya karena tidak kuatnya akibat dari Hao Naruto. Semuanya tumbang secara serentak, dan menyisakan dua wakil admiral yang masih bisa bertahan disekitar Naruto. Mata mereka berdua juga nampak melotot dan air keringat bercucuran menahan diri agar tidak ikut tumbang seperti prajurit lainnya.

Sedangkan keadaan sekitar mereka yang tidak menerima efek Hao Naruto dengan skala kecil, menjadi diam karena merasakan hawa intimidasi dari Hao Naruto. Shirohige yang menyaksikan itu tersenyum melihat Naruto mengeluarkan Haoshoku no Hakinya, ia tahu bahwa Naruto memiliki itu namun baru sekarang dia merasakannya meski hanya skala kecil tidak sampai membuat seluruh prajurit Marine merasakannya, mungkin jika tidak di kontrol bisa saja aliansi mereka juga bakal pingsan. Well, sungguh ia merasa nostalgia dengan kemampuan Naruto, dimana ia dulu pernah merasakan kehebatan orang sebelum Naruto yang memiliki kemampuan buah iblis itu dan orang itu juga memiliki 3 haki.

Flashback

Saat Shirohige muda dulu, ia merupakan salah satu anggota bajak laut terkenal yaitu bajak laut Rock/Rox. Dia merupakan seorang petarung yang sangat kuat dengan kemampuan buah gura-gura no mi nya. Namun dia pernah kalah dengan pemimpin bajak laut Senju Pirates, bajak laut yang hanya beranggotakan sepuluh orang saja. Bajak laut yang dipimpin oleh lelaki yang lebih muda dari Shirohige atau Edward Newgate itu, yang bernama Senju Tobirama.

Saat itu Shirohige diperintahkan oleh pemimpin bajak laut Rox untuk menangkap sebuah kelompok bajak laut rookie yang memasuki wilayah mereka. Shirohige sendiri membawa beberapa pasukan divisinya, tak lama mereka mencari bajak laut penyusup itu. Akhirnya mereka menemukannya, ketika bajak laut itu tengah beristirahat disebuah gua di wilayah itu.

"Hei keluar kalian para penyusup!" teriak lantang anak buah Shirohige, sedangkan Shirohige sendiri berdiri di depannya dengan tegap, dengan tangan dilipatkan didadanya dengan gagah.

Tak lama kemudian muncul bajak laut penyusup itu yang dipimpin oleh seorang laki-laki muda berambut abu-abu keperakan, dan diikuti oleh anggotanya yang berjumlah sepuluh orang.

"Yare-yare sepertinya penguasa wilayah ini menemukan kita Senchou!" ujar anak buah dari bajak laut itu yang memiliki rambut yang sama.

"Mau bagaimana lagi kita berada diwilayah bajak laut yang terkenal itu, Sakumo!" Ujar sang Senchou dengan raut wajah datar dan juga tenang menjawab pernyataan dari anggotanya yang bernama Sakumo.

Shirohige yang melihat penyusup itu tersenyum, karena dihadapannya kini terdapat bajak laut yang sedang naik daun. Mereka adalah bajak laut Senju Pirates, pemimpin mereka merupakan seorang yang telah memakan buah iblis tipe logia yaitu mizu-mizu no mi. Ini sangat menyenangkan, apalagi dia penasaran dengan kemampuan dari bajak laut itu.

"Gurararara, aku tidak menyangka ternyata kalian penyusup itu. Jadi mau apa kalian datang ke wilayah kami ini bajak laut Senju?" tanya Edward.

"Maaf Shirohige atau Enward Newgate, kami datang kesini hanya untuk beristirahat saja. Setelah itu kami akan pergi dari sini!" Jawab Senchou penyusup itu.

"Gurarara, kalian tidak akan kami biarkan lolos meski kalian mengatakan itu kepada kami. Kalian telah berani menyusup ke tempat ini, maka kalian semua harus di tangkap bajak laut senju atau bisa aku panggil kau Senju Tobirama!" ujar Edward dengan senyum maniaknya akan pertarungan, ya Shirohige muda sangat gila akan bertarung!

"Ck, sepertinya kita harus bertarung senchou!" seru anggota bajak laut senju.

Sedangkan Tobirama berpikir bagaimana caranya agar mereka lolos dari mereka ini. Dia sangat yakin mereka bisa kalah dengan telak apalagi sekarang berada di wilayah musuh, mereka bisa saja menang jika hanya melawan pria didepannya ini, bukannya sombong tapi dia percaya itu. Namun masalahnya ketika mereka menang maka tidak mungkin bajak laut besar seperti Rox ini membiarkan mereka kabur dengan mudah, jadi dia harus mencari cara supaya mereka bisa kabur dari sini dengan mengurangi resiko dampaknya. Tapi hanya satu yang ia pikirkan, mungkin cara ini akan membuat mereka kabur dengan selamat, yaitu duel dengan Shirohige degan jaminan jika mereka menang maka mereka bisa kabur. Cara ini patut dicoba!

"Edward, aku akan berduel denganmu. Tapi kau harus membiarkan anggotaku pergi dari sini. Apa kau setuju?" tanya Tobirama dengan raut tenang. Ia tidak boleh gegabah, apalagi lawannya orang yang sangat kuat.

"Gurararara, aku sangat tersanjung dengan keberanianmu bocah. Maka baiklah, aku akan melawanmu dan membiarkan anggotamu itu pergi dari sini!" jawab Edward, ia merasa tertantang dengan keberanian dari bocah itu, makanya ia menerima duel tersebut, ia ingin mengetes kemampuan dari bocah itu.

"Tapi senchou, kau akan terluka dan bisa mati!" ujar salah satu anggota senju pirates.

"Tenang saja, percayakan semuanya pada senchou, kalian cukup percaya saja!" jawab Sakumo, karena ia tahu apa yang akan dilakukan senchounya itu, ia bukan orang bodoh dalam mengalisis kekuatan musuh. Dan ia juga percaya dengan kaptennya itu, meski masih muda namun kekuatan tempur dan otak kaptennya tidak bisa di anggap remeh!

"Ba-baiklah Sakumo-san!" jawab anggota tersebut dengan gugup.

Setelah itu, anggota Senju pirates pergi meninggalkan kaptennya untuk berduel dengan Edward Newgate, namun mereka sebenarnya tidak pergi terlalu jauh. Mereka hanya ingin memantau, agar tidak ada yang mengganggu duel ini.

"Yorodomo, kalian bisa pergi dari sini. Dan biarkan aku yang melawan bocah ini, kalian kembali ke markas!" teriak Edward kepada anak buahnya, tanpa banyak komentar mereka langsung pergi kembali ke markas.

Suasana menjadi sunyi, hanya hembusan angin yang bertiup pelan menerpa kedua wajah yang saling berhadapan itu. Mereka terdiam, mengamati musuh di depannya, menganalisis kekuatan masing-masing musuhnya.

Wush..

Tobirama melesat cepat menyerang Edward dengan tinjuan ke wajahnya, tapi masih bisa dihindari dengan melompat kebelakang. Karena serangnya sia-sia, Tobirama langsung merengsek maju menyerang lagi dengan tinjuan dari atas, tapi dengan sigap ditahan oleh Edward menggunakan tangan kanannya.

Tak..

Tidak tinggal diam, Edward menyerang dengan tangan kirinya meninju perut Tobirama, melihat hal itu Tobirama melompat mundur. Menarik nafas sebentar untuk menstabilkan udara di paru-parunya, Tobirama membuat gelembung-gelembung air di sekitar tangannya, di rasa cukup.

Suidanha

Teriak Tobirama, memunculkan air seperti tombak, dan juga tajam seperti pedang. Melesat cepat kearah Edward air itu langsung tepat mengarah ke titik vital Edward. Edward langsung mengepalkan tangannya dan menciptakan sebuah pendar transparan di tangan kanannya, dan meninju air itu.

Brusshh...

Air itu terpecah berhamburan sehingga seperti air hujan, ya Edward meninju serangan dari Tobirama dengan kemampuan gura-guranya. Tobirama langsung mengumpulkan air yang sangat banyak, baik itu dari tubuhnya maupun dari awan.. Sehingga menghasilkan air yang sangat banyak, dan Tobirama tepat di tengah-tengahnya, Tobirama menyatukan tangannya seperti mencengkram.

Suishoha

Air itu berputar dengan kencang, seperti tornado, dan langsung pecah menuju kearah Edward, seperti gelombang tsunami namun sangat dahsyat karena berputar dengan kencang. Edward terbelalak melihat kemampuan bocah depannya itu, namun kemudian dia tersenyum. Menyiapkan dua tinjunya yang telah di lapisi oleh kekuatan gura-gura no minya. Menyiapkan kuda-kuda, lalu dia meninju udara di depannya.

Krakk..

Retakan udara di depan Edward, air yang mengarah kearah Edwardnya berputar di depannya.. Lalu menyebar kesegala penjuru akibat tinjuan dari Edward yang meretakkan udara itu. Efeknya air itu melewati kedua sisi tubuh Edward. Sehingga jurus itu tidak mengenai Edward.

Brushh...

Akibat serangan itu, daerah sekitar pertarungan itu menjadi banyak genangan airnya. Tobirama melihat serangannya hanya mendecih saja, karena sia-sia saja. Itu hanya membuat ia kehabisan tenaga saja. Tobirama hanya bisa menghela nafas, ia harus berpikir untuk mengalahkan orang di depannya itu.

"Gurarara, apa hanya segini saja kekuatanmu bocah?" teriak Edward dengan tertawa keras, Tobirama hanya bisa menghela nafas kembali. Sepertinya ia harus bertarung secara langsung. Kekuatan buah iblisnya tidak berguna, karena orang di depannya mempunyai kekuatan gempa, yang bisa menggempakan apa saja.

Tobirama meleburkan tubuhnya, sehingga menjadi genangan air saja. Edward melihat musuhnya menghilang, menjadi waspada karena disekitarnya banyak genangan air sehingga musuh bisa muncul dimana saja.

Tak lama kemudian muncul serangan di samping kiri Edward, Edward dengan sigap menangkis tinju itu. Dan ketika ia ingin membalasnya, Tobirama melebur lagi sehingga menghilang dan menyatu dengan genangan air di sekitarnya.

Mizu Bunshin!

Bisik Tobirama menyebutkan jurusnya, tak lama muncul duplikat Tobirama dan menyerang dengan tendangan ke arah kepala Edward. Edward dengan sigap menundukkan badannya, sehingga serangan itu hanya melewati saja. Tangan yang telah terkepal dengan gura-gura itu langsung berbalik dan menyerang Bunshin Tobirama dan mengenainya.

Brush..

Dupilkat itu hancur menjadi genangan air kembali, Tobirama melihat bunshinnya hancur membuat bunshin kembali yang berjumlah 5 bunshin.

Bunshin itu mengelilingi Edward, masing-masing bunshin menyiapkan serangannya.

Bunshin 1 langsung mengacungkan telunjuknya kearah Edward dan telah tercipta peluru air yang mengarah kearah titik vital yaitu jantungnya.

Bunshin 2 membuat air ditangannya, sehingga menjadi besar tangan tersebut yang berisikan air.

Bunshin 3 menyiapkan air disekitar tubuhnya dan membuat jarum air yang sangat banyak.

Bunshin 4 menyiapkan air dan membentuk hiu yang sagat besar, sebesar hie megalodon yang melegenda itu.

Sedangkan bunshin 5, menyiapkan gelembung air sehingga jika lolos dari serangan masal itu maka Edward bisa di penjara di penjara buatannya.

Mizudeppo no jutsu!

Gousuiwan no jutsu!

Sensatsu suishou!

Daikodan no jutsu!

Teriak ke-4 bunshin itu sehingga setiap bunshin langsung melancarkan serangannya, dari pistol peluru air yang melesat cepat, namun dengan cepat Edward menghindarinya, tak lama kemudian tangan air yang sangat besar mencoba menangkapnya, namun dengan segara ditinju dengan buah iblis yang masih aktif di tinjunya. Ketika tangan itu hancur, muncul banyak jarum air melesat cepat kearah Edward, karena tak sempat untuk menahannya, Edward melompat tinggi. Namun dia tidak menyangka, seekor hiu yang sangat besar dan juga ganas melesat cepat, menerkam Edward berada di atas udara itu, Edward langsung menyiapkan tinjunya yang telah di lapisi kekuatan buah iblisnya. Dan meninju hiu itu. Namun dia tidak menyangkanya, hiu itu tidak hancur dan malah kekuatan buah iblisnya tidak aktif, sehingga Edward dengan telak diterkam hiu itu dan meluncur dengan cepat kearah pepohonan.

Brakk..

Brakk..

Brakk..

Suara benturan pohon-pohon itu dengan tubuh besar Edward yang masih diterkam hiu itu. Tak lama kemudian hiu itu hancur menjadi genangan air disekitar badan Edward, tak lama terlihat Edward dalam keadaan basah kuyup dan juga terdapat luka di sekitar badannya, meski tidak parah namun itu cukup membuat Edward harus mangatur nafasnya. Dia tidak menyangka, kekuatan bocah itu bisa menetralisir kekuatan buah iblis. Namun baru saja ia mencoba berdiri, bunshin ke-5 Tobirama langsung membuat penjara air.

Suirou no jutsu!

Teriak bunshin itu cepat, sehingga Edward langsun terpenjara, tak lama kemudian muncul Tobirama asli. Dan tak lama bunshin itu menghilang, dan menjadi genangan air. Nafas Tobirama memburu, dan juga ia sangat kelelahan karena harus membuat bunshin dan juga membuat 5 jurus sekaligus, namun itu tidak sia-sia. Terlihat Edward di dalam penjara itu, yang mulai memberontak. Namun tetap tidak bisa, karena ia di dalam air sehingga buah iblisnya tidak berfungsi alias menjadi lemah.

Tobirama melihatnya hanya bisa tersenyum tipis, meski tenaganya habis tapi biarlah. Musuhnya tidak akan bisa lolos sampai dia kabur baru dia melepaskannya.

Namun siapa sangka, penjara air itu hancur. Karena kuatnya tenaga Edward sehingga tidak lama kemudian dia mampu bebas. Tobirama melihat itu melototkan matanya, ia tidak menyangka orang di depannya mempunyai tenaga yang sangat kuat!

"Gurarara kau sudah membuatku begini, maka jangan harap kau bisa lolos dengan keadaan baik-baik saja!" teriak Edward.

Tobirama hanya bisa menahan kesalnya, dan giginya pun bergemulutuk, kemudian ia mendecih karena kesal. Ia berdiri, meski dengan susah payah, namun dia harus bisa mengalahkan sosok didepannya itu.

Edward langsung melapisi tinjunya dengan kekuatan buah iblisnya, sehingga muncul pendar-pendar transparan bulat di tinju itu. Tak lama kemudian, Edward menyerang Tobirama dengan kecepatan yang sangat gila, dan...

Duaaarrr...

Brukk..

Tobirama terkena telak oleh tinjuan itu, dan terpental jauh kebelakang dengan jarak yang lumayan jauh ketika ia berdiri tadi. Terlihat bercak darah di sudut bibirnya, lalu ia mencoba berdiri, dan mengumpulkan banyak air disekitar tubuhnya..

Suiryuudan no jutsu!

Muncul naga air yang sangat besar, dengan mata yang berwarna kuning terang, tinggi naga itu sekitar 7 meteran, menatap tajam ke arah Edward, dengan perintah batin, naga itu langsung meliuk-liuk di udara, melesat cepat kearah Edward..

Wusshhh...

Duaarr...

Kepala naga air itu menyerang Edward, kepulan asap di sekitarnya menghalangi pandangan Tobirama, ia tidak tahu Edward terkena oleh jurusnya atau tidak. Setelah asap-asap itu menghilang terlihat Edward hanya menderita luka yang tidak fatal, yah dirinya tidak menyangka bahwa naga air itu bisa menatrilisirkan buah iblisnya, namun dengan hakinya ia bisa menahannya meski sedikit terlambat.

Edward menyiapkan kuda-kudanya, lalu meninju udara di depan.

Krakk..

Krakk..

Suasana menjadi sunyi, Tobirama langsung menyiapkan kuda-kudanya, instingnya mengatakan untuk waspada dengan apa yang dilakukan oleh orang di depannya itu, tak lama kemudian...

Wuuusshhhhh

Muncul angin yang sangat kencang, dan langsung mengarah ke arah Tobirama, angin itu berbentuk tornado sehingga, benda-benda di sekitarnya ikut terangkat, dan genangan air akibat serangan Tobirama pun ikut menjadi tornado itu, lalu bergerak dengan cepat ke arah Tobirama dan membabat apa saja yang di lewatinya, Tobirama tidak tinggal diam, ia memunculkan air di tangannya yang sangat banyak...

Suijinheki no jutsu!

Teriak Tobirama dan menghentakkan tangannya ke tanah, lalu muncul dinding air yang sangat besar dengan ketinggian 6 meter, tornado yang diciptakan oleh Edward menabrak langsung dinding air itu.. Tobirama mengegertakkan giginya, nafasnya mulai tersengal-sengal, badannya mulai gemetaran, karena ia harus menahan serangan yang sangat kuat ini.

Wuushhh...

Aingin tornado itu masih berputar cepat, lalu dengan keadaan Tobirama yang kelelahan membuat dinding air itu hancur dan pecah..

Pyarr... Brushhh

Tobirama dengan telak terkena sapuan tornado itu, dan mementalkan dirinya menghantam pepohonan di belakangnya, dan membuat pohon-pohon yang menjadi hantaman tubuhnya menjadi tumbang..

Krakk.. Duar

Kkraakk.. Duarr..

Kkrakkk... Duarr...

Setelah terpental jauh Tobirama menghantam pohon cukup besar dan itu menghentikan laju tubuhnya. Terlihat keadaannya cukup parah, dengan banyak luka disekitar tubuhnya, dan tulang rusuknya kemungkinan banyak yang patah. Tampak darah keluar dari mulutnya, dan matanya pun terpejam, tanda bahwa ia mati atau pingsan.

Edward melihat hasil serangannya, tersenyum dan menghampiri tubuh bocah itu yang jauh di depannya. Merapikan bajunya, ia berjalan dengan tenang, dan senyuman merekah diwajahnya, tanda ia puas dengan hasil pertandingan ini, meski ia hampir kalah tadi.

"Gurararara kau akan menjadi orang kuat suatu saat nanti, jadi bertambahlah kuat. Aku akan menunggu kedatanganmu untuk melawan aku ini!" seru Edward. Lalu Edward pergi dari sana meninggalkan tubuh Tobirama disana, tak lama kemudian muncul anggota bajak laut senju.

"Senchouu...!!" teriak mereka, dan berlari dengan cepat kearah tubuhnya.

"Hah, untung saja senchou masih hidup, ia hanya mengalami luka lumayan parah namun tidak membuatnya mati, mungkin ini efek dari buah iblisnya yang bisa meregenerasi tubuhnya selama masih ada cairan. Kalian cepat bawa Sencou ke kapal!" teriak Sakumo setelah memeriksa keadaan Tobirama, lalu mereka semua pergi dari tempat itu.

Flashback off

Setelah mengingat masa lalunya, Shirohige tersenyum karena salah satu orang yang ia anggap anaknya telah memakan buah iblis tipe logia yang langka. Melihat arah peperangan ini, maka tergantung anak-anaknya, karena ia sadar ia sudah tua, dan juga dia pun mempunyai penyakit yang parah. Sudah saatnya era baru bagi bajak laut di mulai, Shirohige tidak masalah jika harus mati disini, namun dia akan sekuat tenaga, dia tidak lemah oleh rasa sakitnya.

Kini pandangan Shirohige beralih ke arah Luffy, bocah pembuat onar itu telah membebaskan banyak tahanan di impel down. Dan kini bocah itu ikut perang untuk menyelamatkan Ace, siapa sangka bocah pembuat onar itu anak dari Monkey D. Dragon, dan juga cucu dari Monkey D. Garp sang pahlawan Marine. Peperangan pun menjadi lebih panas semenjak bocah itu datang, dengan bantuan mantan shicibukai Kaikyo no Jinbei, lalu ada komandan pasukan Revolusioner Army yaitu Ivankov dengan bantuan anak buahnya, ini bisa menjadi momentum bagi mereka untuk bisa menyelamatkan Ace.

Beralih ke Naruto, setelah mengeluarkan haki rajanya, banyak prajurit yang pingsan, meski masih ada yang sadar seperti vice admiral Momonga dan vice admiral T-Bone. Setidaknya marine telah banyak kehilangan pasukan, dari Naruto harus bertempur melawan mereka semuanya, meski ia mampu tapi itu merepotkan. Mengingat kata merepotkan Naruto tersenyum, itu seperti ciri khas temannya dulu di Konoha, Shikamaru Nara.

Melihat ke sisi pertarungan yang lain, tampak Luffy bersama Ivankov, Jinbei, dan pasukan aliansi dibawah bendera Shirohige kaizokudan tengah menyerang habis-habisan untuk segera ke tempat panggung eksekusi. Melihat Luffy berjuang keras, ia menjadi ingat bahwa ia dulu pun seperti itu, mungkin di setiap dimensi akan selalu ada orang seperti dirinya yang bodoh namun selalu berjuang keras menyelamatkan orang-orang yang mereka sayangi.

Setelah itu, Naruto langsung bersiap menyiapkan tantonya, dia juga tidak bisa lama-lama disini karena dia harus menghadapi ketiga admiral supaya pasukan aliansi bisa maju kedepan. Lalu Naruto berlari dengan cepat ke arah dua vice admiral yang masih dalam keadaan shock. Sehingga hanya terlihat seperti blur saja bagi mereka yang tidak berpengalaman dan berteknik tinggi dalam kecepatan.

Wushh...

Naruto langsung menebas secara vertikal ke arah Momonga, Momonga kaget setengah mati ketika ada tebasan pedang pendek kearahnya, namun dia dengan cepat menahan dengan pedangnya.

Trankk...

Setelah tebasan pertama gagal, Naruto langsung menendang dengan kaki kanannya kearah kepala Momonga

Duakk.

Tendangan itu dengan telak mengenai kepalanya, membuat Momonga terpental jauh. Sedangkan T-Bone terkejut dengan serangan mendadak itu, lalu dia pun menyiapkan pedangnya dan melancarkan serangan kearah Naruto, Naruto tidak tinggal diam, dia juga menyiapkan kuda-kudanya. Lalu berlari kearah T-Bone,

Traankk..

Kedua pedang itu berbenturan, mereka saling dorong. Namun, Naruto mundur sesaat lalu melesat maju dengan cepat sehingga tidak bisa diikuti oleh mata, T-Bone langsung waspada dan menyiapkan kuda-kuda pertahanan, namun tanpa di sangka Naruto muncul di belakangnya dan menebas punggungnya, T-Bone mengerang kesakitan, namun serangan muncul lagi dari arah kirinya, dengan sekuat tenaga T-Bone melompat, tapi tetap mengenai lengannya, Naruto muncul lagi seperti berteleport di atas T-Bone dan menendangnya dengan Basho haki, sehingga T-Bone terkena telak dan terpental jauh.

Duuarr...

Bunyi pendaratan T-Bone membuat banyak orang melihat kearah suara ledakan itu, dan setelah asap menghilang kini tampak T-Bone tergeletak tak berdaya.

Uwooo...

Teriakan para aliansi Shirohige berteriak senang karena dua vice admiral sudah tumbang, sedangkan Sengoku hanya bisa menggertakkan giginya menahan kesal karena kedua vice admiral mereka tumbang, dia juga kesal karena cucu Garp telah banyak mengalahkan kapten-kapten marine.

Beralih ke Luffy yang telah banyak menumbangkan prajurit marine, bahkan manusia raksasa pasukan marine pun tumbang oleh luffy. Lalu Jinbei, menghadapai Gecko Moria, pertarungan ini jelas dimenangkan oleh Jinbei. Sedangkan Imperio Ivankov harus menghadapi teman lamanya di Revolusioner Army yaitu Bartholomew Kuma, yang telah dirubah oleh Dr. Vegapunk menjadi Pacifista, hal itu membuat Ivankov menjadi marah karena temannya telah dirubah menjadi robot Pacifista. Awalnya Ivankov tidak mau melawan Kuma, namun setelah Don Quixote Doflamingo menjelaskan hal itu, membuat Ivankov terpaksa melawannya. Peperangan semakin panas!

Setelah Luffy banyak menghajar prajurit-prajurit marine, tak lama kemudian Luffy harus bentrok dengan Kemuring, atau panggilan Luffy kepada Komodor Smoker, hal ini menjadi pertarungan yang lumayan sengit, karena pertarungan ini Luffy harus mengeluarkan Gear Second, yaitu memompa aliran darah dan jantung menjadi lebih cepat, sehingga gerakan Luffy sangat cepat, tapi itu sia-sia saja. Luffy belum menguasai haki, sedangkan Smoker dia pemakan buah Iblis tipe Logia yaitu moku-moku no mi, sehingga membuat Smoker menjadi manusia asap. Pertarungan ini tidak lama karena Luffy kalah, karena senjata Smoker di ujungnya terdapat batu laut, dan telak menekan ke leher Luffy.

"Kali ini kau tidak akan lepas lagi!" ucap Smoker percaya diri kepada Luffy.

Tapi Boa Hancock yang melihat itu menjadi marah, lalu menendang Smoker dengan menggunakan hakinya, sehingga Smoker terpental lumayan jauh.

"Inikah haki Kuja itu!" gumam Smoker.

"K-kauu berani sekali menyakiti kekasihku! Kau begitu rendahan dan aku sangat marah saat ini, kau tak akan ku maafkan!" ucap Hancock ke arah Smoker. Sedangkan prajurit marine terpesona dengan kecantikannya.

Luffy yang terbebas dari itu, hanya bisa terbatuk, lalu melihat orang yang menyelamatkan dirinya.

"Hancock, terimakasih!" ujar Luffy sambil tersenyum. Hal itu membuat Hancock menjadi senang, dan mengkhayal dia dan Luffy menikah! Lol

Smoker geram dengan tingkah Hancock, karena dia harusnya membantu marine dan melawan bajak laut yang menentang eksekusi ini. Lalu mereka pun berduel, dan Luffy berlari lagi menerobos prajurit marine agar segera bisa sampai ke panggung eksekusi.

Di pihak marine, Sengoku agak kesal karena banyak yang tumbang dan itu membuat malu marine jika mereka tetap menayangkan ini ke seluruh dunia, jadi ia menyuruh prajurit marine untuk mematikan seluruh siaran langsung itu, agar mereka tidak malu.

Setelah bebas Luffy langsung pergi ke panggung eksekusi, namun tanpa disangka seseorang telah menunggu Luffy, yaitu Taka no Me. Luffy pergi dari hadapan Taka no Me dan memutar jalan agar tidak berhadapan dengannya. Tetapi, mata Mihawk selalu mengawasi pergerakkan dari Luffy, bahkan tidak se-inchi pun terlewatkan.

Taka no Me menebas secara secara diagonal, dan keluar shockwave berwarna hijau dari tebasan pedang hitamnya ke arah Luffy. Luffy dengan sigap melompat dengan sigap. Tapi Luffy tersangkut di bebatuan dinding pertahanan marine. Mihawk terkejut dengan kedatangan seseorang, dia adalah Kaikyo no Jinbei. Jinbei berbicara sesaat, kemudian mereka berduel. Tapi seorang Jinbei yang dikenal sebagai master Gyojin Karate kalah dan terlempar ke dalam lautan.

Tidak menyianyiakan kesempatan, Mihawk melompat tinggi dan mengarahkan tusukan pedangnya ke arah Luffy, tapi Mihawk harus menggagalkan serangan itu karena ada sebuah tebasan berwarna biru mengarah kepadanya. Mihawk melompat menjauh dan mendarat dengan sempurna, mata Mihawk mengedarkan pandangannya ke arah orang yang menyerangnya, tampak siluet hitam berjalan ke arahnya, dan memegang pedang atau katana tipis namun sangat tajam dan sangat kuat.

Beberapa saat kemudian tampak seorang pemuda itu.

"Yo, Taka no Me. Maaf aku tidak bisa membiarkan adik si bodoh itu mati disini!" ucap Pemuda itu.

"Tak apa, Kirroi Senko. Sepertinya keberuntungan masih berada di pihaknya!" jawab Taka no Me atau Mihawk.

Pemuda yang dikenal sebagai Kirroi Senko itu tersenyum, lalu memasukkan pedangnya ke dalam sarungnya lagi.

"Aku tak ingin bertarungan denganmu, sesuai kesepakatan kita tadi. Tapi aku juga tidak bisa membiarkan kau melukai bocah itu!" ujar Kirroi Senko, lalu menunjuk ke arah Luffy yang masih tersangkut di bebatuan.

"Baiklah Naruto! Tapi, aku tidak akan membiarkan yang lainnya menerobos masuk! Dan kau tahu alasannya." jawab Mihawk, tak lama kemudian muncul dua orang di samping Naruto. Satunya berambut kuning seperti nanas, dan satunya memakai topi dan membawa pedang.

"Naruto, maaf membuatmu menunggu lama!" teriak rambut kuning itu.

"Ya tidak apa-apa Marco, dan kita harus menjalankan sesuai rencana yang telah aku bilang kepadamu" jawab Naruto

"Senang bertemu dengan pendekar pedang nomor satu di dunia, Taka no Me!" ujar orang yang membawa pedang itu.

"Oh.. Kaken no Vista!" ujar Mihawk.

"Saa.. Vista kau tahan dia(menunjuk Mihawk), dan Marco ayoo!! Jaa na Mihawk, kita akan duel lagi!" ujar Naruto lalu pergi dengan Marco ke arah para admiral. Sedangkan Vista tersenyum, karena dia bisa berduel dengan pendekar pedang no satu itu, dia juga heran Naruto bisa kenal dengan Mihawk, tapi itu nanti saja untuk dipikirkan, sekarang dia harus menahan Mihawk.

Kembali ke Luffy, dia menggunakan gear second agar bisa lolos dari runtuhan tembok pembatas Marineford akibat dari serangan Mihawk. Setelah lolos dia berlari menuju panggung eksekusi.

"Dia mempunyai kemampuan yang mngeringakan! Bukan kekuatannya yang besar, tapi dia mempunyai hal lainnya, dan itu tidak dimiliki oleh orang lain!" gumam Mihawk sambil melirik ke arah Luffy, lalu Mihawk di serang oleh Vista, dan mereka berdua pun berduel.

Naruto dan Marco melesat ke depan, untuk Naruto sendiri ia berlari di bawah, sedangkan Marco dia terbang menggunakan kekuatan buah iblisnya sehingga tangannya berubah sayap burung phoenix berwarna biru, akibat dari api phoenix itu sendiri. Mereka berdua harus menahan para admiral, namun sepertinya hanya ada Aokiji dan Kizaru saja di tempat bawah panggung tersebut, sedangkan Akainu entah kemana.

"Marco sebaiknya kau lindungi oyajin, aku merasakan firasat buruk. Biar aku menahan mereka berdua!" ujar Naruto, atau lebih tepatnya perintah kepada Marco.

"Baiklah Naruto, dan kau harus berhati-hati dengan mereka berdua!" jawab Marco sambil memberi peringatan, dan hanya di jawab anggukkan oleh Naruto. Lalu mereka berdua berpisah.

Sedangkan Akainu saat ini telah melakukan sesuatu yang sangat licik, ya dia saat ini berbicara dengan salah satu aliansi Shirohige yaitu Squard. Dia menghasut Squard bahwa ayah mereka yaitu Shirohige hanya peduli dengan Ace saja dan tidak peduli dengan mereka, hal itu membuat Squard percaya akan kata-katanya. Lalu Akainu pergi dari sana ketika rencananya berhasil.

Squard sendiri langsung menghampiri ayah mereka atau Shirohige, awalnya mereka hanya berbicara saja. Namun tanpa ada yang menyangka Squard menusuk punggung Shirohige dan menembus ke perutnya, mengunakan senjata yang ia miliki. Hal itu membuat seluruh aliansi dan anggota bajak laut Shirohige terkejut akan tindakan itu, bahkan Marco menjadi marah akan tindakan Squard, sedangkan Naruto hanya bisa diam, tetapi dalam hatinya ia mengutuk tindakan Squard tersebut!

To be continued...!!!!

Selamat tahun baru untuk semuanya, dan maaf jika baru sekarang updatenya. Saya tidak mencari alasan, tapi ini benar-benar terjadi.

Pertama, laptop saya awalnya rusak lcdnya saja, tapi masih bisa buat ngetik, namun tak disangka keyboard juga malah rusak. Jadi saya gak bisa nulis dulu, dan sekarang saya mencoba nulis lagi pake hp meski agak lambat dari biasanya.

Kedua, ya faktor lainnya di dunia nyata saya lagi banyak yang harus dikerjain jadi belum bisa untuk nulis lagi.

Ketiga, ya saya gak ada paket. Saya hanya bisa hotspot sama adik. Lol

Tapi saya akan usahakan menulis lagi, meski gak bisa update setiap minggunya! Dan terimakasih bagi kalian yang menunggu cerita ini!! Arigatou gozaimasu...

Selamat tahun baru 2019!!!

Adios...