Hah~ ini memang menyusahkan tapi aku juga terlalu sensitif jika marah karena kejadian waktu aku kelas 6 SD.

Bagi Flame yang tersinggung saya mohon Maaf sebelumnya karena jika saya marah pasti saya hilang kendali jadi maklumi hal itu.

Untuk pelatihan Jutsu -jutsunya sebenarnya Naruto dan Nakumo mengirim Bunshin - bunshin mereka untuk latihan jurus - jurus baru supaya cepat dan Naruto dan Nakumo yang asli akan menunggu Hasil dari latihan, dan Cara melakukan jutsu itu

Untuk Rasengan, Kenapa Nakumo memiliki Rasengan karena Nakumo sempat belajar bersama Naruto, Nakumo yang melihat Jutsu Rasengan pada waktu latihan Setelah misi Nami No Kunipun tertarik untuk belajar dan Narutopun mengajarkan Kakaknya. pada tahap pertama Nakumo yang diajarkan cara membuat Rasengan waktu itu sangat kebinggungan dan Naruto kembali menjelaskan secara rinci namun pada saat Nakumo akan melihat Balon Air itu apa yang terjadi pada balon air itu, Mata Nakumo terasa perih seperti terbakar dan pada saat dia membuka matanya, matanya sudah berubah menjadi Senjukyuringan dan pada saat Nakumo menggunakan mata ini dia bisa melihat layaknya Byakugan dan Nakumo juga sempat merasakan apa yang terjadi pada Balon itu karena matanya merasakan arah gerak Chakra. Setelah itu Nakumo disuruh melakukan tahap pertama dan tahap pertama berhasil selama 2 detik saja dan itu membuat Naruto menganga karena Kakaknya lebih cepat menyelesaikan dari pada dia yang memakan 3 hari, setelah itu Naruto memperjelas kembali tentang Tahap 2, Nakumo tetap menggunakan Senjukyuringan karena dia sudah berusaha mengnonaktifkannya tapi tidak berhasil, lalu Nakumo kembali melihat apa yang terjadi di dalam Balon Karet itu dan dia tidak melihat adanya Chakra pada Balon itu dan itu membuat Nakumo mengerutkan keningnya dan setelah itu balon mengeluarkan tonjolan - tonjolan, setelah itupun pecah dan Naruto kembali menyuruh Nakumo melakukan seperti yang dia lakukan Nakumo melakukan Tahap kedua lumayan lama dia sudah berkonsentrasi tapi Balon itu tidak pecah setelah itu dia mendapatkan sebuah ide lalu diapun melakukan ide itu Naruto yang melihat itu hanya mengangkat Alisnya, seketika Balon yang ada pada tangan Kakaknya mengeluarkan Tonjolan - tonjola Panjang layaknya Bulu Babi setelah itu Balon itu membesar dan meledakkan Chakra besar hingga membuat Naruto terpental dan menabrak pohon, dan itu membuat Naruto kembali menganga bahkan Kakaknya kembali berhasil cepat dari pada dirinya, Lalu Narutopun mengajarkan Tahap Ketiga Nakumo yang melihat menggunakan Balon kembali menjadi Frustasi dan tanpa diduga Balon yang di pengang Nakumo meledak tanpa meledakkan Chakra dan meledak sempurna bahkan Nakumo tidak mencengkram, meremas Balon itu dan itu membuat Naruto melotot dan Menganga kembali bahkan Kakaknya menyelesaikan sebelum dia menjelaskan. Nakumo yang masih belum sadar bahwa dia berhasil berbalik untuk melampiaskan emosinya dan tanpa sadar dia membuat Rasengan dengan sempurna lalu menghantamkannya pada pohon yang ada di depannya, Naruto lagi - lagi melongo melihat kakaknya sudah menyelesaikan Latihannya, Nakumo yanh baru sadar dari emosinyapun melihat pohon didepannya terdapat lubang lumyan besar seketika dia berusaha mengingat apa yan terjadi, setelah beberapa menit diapun mengingat apa yan dia lakukan dan dia berteriak Kegirangan Karena berhasil menyelesaikan jutsu Rasengan namun kebahagian itu tidak terlalu lama Karena Nakumo kembali merasakan perih pada kedua matanya dan seketika kedua matanya mengeluarkan Darah dan setelah Itu keluar Api Putih tidak jauh dari Nakumo dan setelah itu Nakumopun pingsan, setelah kejadian Itu Nakumo melakukan meditasi untuk Bertanya tentang Mata itu dan Nakumo meminta 12 monsternya melatih Matanya dan diterima oleh Semuanya dan oleh sebab itu Nakumo selalu melakukan Meditasi untuk melatih Doujutsunya sebelum Ujian Chunin. Untuk kemampuan element Naruto dan Nakumo mereka sudah masuk Tingkat Rank -SSS dan kenapa Kok Naruto dan Nakumo memiliki jurus yang Sama karena mereka melihat Gulungan jutsunya secara bergantian jadi Sama - sama seimbang, Untuk Hiraisin Nakumo dia membuat jutsu itu pada saat Nakumo tinggal dirumah kediaman Naruto yang Baru sekarang ini dan Nakumo menyelesaikannya dalam semalam berkat Kage bunshin yang dia kirim di dimensinya untuk melatih jutsu itu.

.

Saya Down karena mengingat kisah tentang saya yang di tolak pada saat kelas 6 sd dan cewek itu lebih mementingkan Cowok lain dari pada sahabatnya ini yang mencintainya dari dulu, itulah penyebab saya Down karena saya melihat dia bermesraan dengan Orang yang aku musuhi. Yah bagaimana ya emang saya menyatakan cinta saya pada umur 12 tahun tapi saya begitu mencintainya.

Ok - ok hentikan soal itu saya tidak mau mengingat itu kembali.

Untuk soal Tuhan, diakan Dewa pasti dia akan membantu orang yang dia buat menderita karena takdir yang dia tulis makanya Tuhan membantu Nakumo

Sekali lagi maafkan saya jika membuat pare Reader tersinggung tolong maafkan saya

Saya juga masih belum mengetahui efek suara yang cocok untuk pertarungan atau apapun itu jadi mohon bantuannya memberitahu

.

Disclaimer : naruto milik Masashi Kisimoto

Summary : Naruto mendapatkan Kekuatan Dari Dewa Shinobi dan Kakeknya membuatnya bertambah kuat, dan dia mendapatkan sebuah Keluarga Baru

Naruto : The hero of shinobi

Genre : Adventure, romance

Rate : M

Warning : Typo, OC, OOC, Multichap, Alur berantakan, jurus buatan sendiri, banyak Kesalahan, Dll

Pair :

Naruto x Harem

Nakumo x Yumi

Koraga x ?

" Halo " Berbicara

' Yo ' Membatin

" Naruto " biju

' Sampai jumpa ' batin bijuu

Fuuton : ( Nama jurus )

A/N : Yo semua disini Nakumo akan melawan kedua Orang tuanya disini saya akan membuat Nakumo menjadi dingin kepada siapa saja kecuali orang terdekatnya.

Dan dari pada menunggu lebih baik kita baca.

Chapter 10 : Uzumaki Nakumo Vs Uchiha Gensa & Uzumaki Huruki

" Tou-chan... Kaa-chan " ucap Nakumo tidak percaya kedua orang tua yang selama ini dia rinduka berada di depannya matanya dan dia tidak percaya bahwa musuh didepannya yang menangkap Ayah, Ibunya

" Nakumo/Nakumo-kun " ucap kedua orang itu yang tak lain adalah Ayah dan Ibu Nakumo, mereka yang melihat Nakumo sudah besar merasa bahagia bisa bertemu Anaknya

" Nakumo, benarkah itu kau ? " tanya Sang ayah pada Nakumo yang berada agak jauh darinya.

" i-i-iya To-tou-C-chan i-i-ni A-aku " jawab Nakumo terbata karena dia merasa bahagia bisa melihat orang tuanya.

" Wah! Wah! Rupanya dia anak yang aku cari selama ini dan ternyata dia harus melawan orang tuanya khuhuhu " ucap Orichimaru dengan tawanya

" Kaauu!, ternyata kau yang selama ini menculik Orang tuaku! Konouyaro! " ucap Nakumo melihat Orichimaru dengan tatapan membunuhnya.

" Nakumo-kun benarkah itu kau? Kau sudah besar Nak " ucap Wanita berambut merah melihat Anaknya sudah besar ketika ditinggalkan

" Tou-chan, Kaa-chan kalian bertahanlah aku akan membebaskan kalian dari Ular Brengsek itu! " ucap Nakumo yang lansung mengeluarkan Shiyakinya

" Khuhuhu kau akan membebaskan mereka? Hal itu tak akan terjadi ! " ucap Orichimaru membuat segel, " Ningen kontorōra no Jutsu " ucap Orichimaru menyebutkan jutsunya.

Setelah itu Orang tua Nakumo merasakan sakit pada kepalanya mereka memegang kepala mereka yang terasa perih.

" Arggggg! " "Kyaaakkk! " teriak orang tua Nakumo yang merasakan kesakitan pada kepala mereka.

" Tou-chan, Kaa-chan! " teriak Nakumo panik melihat orang tuanya kesakitan.

" Khuhuhu, lihatlah jurus ini " ucap Orichimaru tertawa melihat wajah Nakumo.

" Kaauu! Kau apakan mereka!? " teriak Nakumo melihat Orichimaru dengan tajam.

" Khuhuhu, kau akan lihat pada saat kau akan melawan orang yang berarti dalam hidupmu " jawab Orichimaru.

" Ugh! Nakumo jangan pedulikan kami! Kau lebih baik mengalahkan dia tapi berhati-hatilah dia, ugh " ucapan orang paruh baya itu terpotong karena merasakan sakit pada matanya sekarang.

" Tou-chan ! " teriak Nakumo yang sudah berliang air mata melihat Orang tuanya kesakitan

" Ugh! Nakumo bunuhlah kami, kami digunakan untuk Rencana menghancurkan Konoha jika Kami dan Dua orang itu datang kekonoha, ugh! Desa Konoha akan mengalami kehancuran " ucap Orang paru baya itu memerintahkan Nakumo untuk membunuh mereka

'Deg!'

" A-a-apa? Yang benar saja! A-aku baru-sa-saja be-bertemu k-ka-kalian d-dan A-aku harus membunuh Kalian, JANGAN BERCANDA AYAH! " ucap Nakumo sambil menagis dan berteriak pada kalimat terakhirnya.

" Nak, tidak apa kau membunuh kami karena kami juga pasti tidak akan hidup lebih lama lagi " ucap Wanita berambut merah melihat Anaknya yang menagis.

" T-ta-tapi K-ka-kaa-chan? " ucap Nakumo tidak percaya perkataan ibunya

" hihihi, apakah ini Nakumo? Kami sudah tua jadi kami tidak mungkin bisa bersamamu selamanya, jadi lakukanlah perintah ayahmu " ucap wanita itu terkikih melihat Anaknya seperti itu dan didalam hatinya dia merasa sakit karena harus melawan anaknya sendiri.

" Khuhuhu drama yang menarik " ucap Orichimaru melihat interaksi antar keluarga didepannya

" Nakumo lakukanlah, bunuhlah kami dengan kekuatanmu tunjukan kemampuanmu " ucap Ayah Nakumo

Nakumo yang mendengar itupun menutup matanya lalu terlihat ada air mata yang mengalir dari mata Nakumo, ' Ayah, Ibu maafkan Aku ' batin Nakumo sedih harus melawan orang tuanya, setelah itu dia membuka matanya dan terlihat perubahan pada matanya di bagian tomoenya berubah menjadi lambang Yin dan Yang tanpa warna dan warna matanya berubah menjadi merah keorangenan dan jangan lupa Tanda tambah pada mata itu dan Mata itupun berubah menjadi Enternal Senjukyuringan yang berputar cepat " Ha'i! Tou-chan! " ucap Nakumo sambil menagis.

" Ah benar juga, kami belum memberitaukan nama kami padamu waktu itu, Namaku Uchiha Gensa dan Nama ibumu adalah Uzumaki Huruki " ucap Ayah Nakumo bernama Gensa.

" Khuhuhu, baiklah sudah cukup reuninya " ucap Orichimaru lalu dia membuka mulutnya dan keluarlah Kusanagi No Tsuguri dari mulutnya

Boft!

Sring!

Sementara Gensa mengeluarkan Uchihoka No Tsuguri dari gulungan penyimpanannya sementara Huruki mengeluarkan Rantai Chakranya

" Nakumo-kun kami tidak bisa mengendalikan tubuh kami jadi seranglah kami " ucap Huruki

" Khuhuhu, Baiklah kalian berdua majulah " perintah Orichimaru kepada Gensa dan Huruki

Wush! Sring!

Gensa dan Rantai Chakra Huruki melesat kearah Nakumo dengan cepat, sementara Nakumo yang menggunakan perubahan mata barunya dapat melihat kecepatan dan jarak bahaya dalam jangkauan luas

SLOW MOSION : On

Wush! Syut!

Tebasan pedang Gensapun hanya menebas udara kosong karena Nakumo menundukan dirinya dan dirinya melihat satu rantai Chakra mengarah kepadanya lalu diapun melempar Kunai Cabang Tiganya keatas

Bziit!

Nakumopun sampai pada Kunai yang dia lempar tadi dan dia langsung mengigit kunainya

Sring!

Rantai chakra itupun hanya mengarah pada area kosong saja, Gensa dan Huruki yang melihat itupun tersenyum karena anaknya sudah hebat

SLOW MOSION : Off

Tap!

Nakumopun mendarat tidak jauh dari Gensa dan diapun mengalirkan Chakranya pada Shiyaki " Yami Shoshin " ucap Nakumo

Sring! Sring!

Wuuusshh!

menebas udara kosong menggunakan pedang dan Sabitnya dan setelah itu muncul gelombang hitam berbentuk X mengarah kepada Gensa, Gensa yang melihat Gelombang itu semakin besarpun tersenyum.

" Kau sudah kuat Nakumo " ucap Gensa mengalirkan Chakranya pada Pedangnya

" Uchiha No Kato " ucap Gensa yang langsung menebas udara kosong secara horisontal setelah itu keluar Gelombang Api dari tebasan pedang itu yang mengarah pada Gelombang Hitam Nakumo.

Wuuuusssshhhh!

Wuuuusssshhhh!

Blllaaaaaarrrrr!

Ledakanpun terjadi karena benturan Gelombang Hitam dan Api

Huruki yang tidak bisa mengendalikan tubuhnya mengendalikan Rantai Chakranya kearah Nakumo dengan cepat

Sriing!

Rantai Chakra milik Hurukipun segera melesat kearah Nakumo yang masih menghadapi ayahnya, Nakumo yang memiliki Sensorpun melompat untuk menghidari Rantai ibunya

Sriing!

Namun Rantai itu berbalik kearah Nakumo yang sedang mengarah pada batang pohon

Tap!

Nakumopun mendarat pada batang pohon dibelakangnya, Nakumopun kembali melihat Rantai Chakra itu dan dia bisa melihat Rantai itu mengarah kepadanya

Tap! Tap! Tap! Tap!

Sring! Sring! Sring!

Nakumopun berlari ke atas pohon diikuti Rantai Chakra di belakangnya

" Khuhuhu kau tidak akan bisa melarikan diri dari Rantai itu " ucap Orichimaru yang menonton pertarungan keluarga itu.

Tap! Tap! Tap!

Sriiing!

Nakumo terus berlari keatas dan dia melirik kebelakang bahwa Rantai itu masih mengejarnya lalu Nakumo kembali melihat kedepan dan dia melihat ada cabang pohon didepannya seketika Nakumopun tersenyum dalam mengigit Kunainya. Lalu Nakumo melepaskan gigitannya pada Kunainya

Tink! Wush!

Kunai itupun dipukul ke arah dedaunan pada pohon dengan Sabitnya. Dan Orichimaru tidak menyadarinya

Sreet! Duk!

Nakumopun membalikan badannya dan punggungnya menabrak pada cabang pohon yang ada dibelakangnya

Sring! Sring!

Rantai Chakra itupun semakin mendekat pada Nakumo, Nakumo yang melihat itupun menyilangkan Tangannya

" Nakumo!/Nakumo-kun! Cepat menghindar ! " teriak Gensa dan Huruki melihat Nakumo terpojok, Nakumo yang mendengar itupun tersenyum

Duar! Duar!

Rantai Chakra itupun mengenai tempat Nakumo berdiri dan menimbulkan asap lumayan tebal

" Nakumo! / Nakumo-kun! " teriak Histeris Gensa dan Huruki melihat anaknya terkena Rantai itu.

" Khuhuhu sudah selesai " ucap Orichimaru melihat tempat Nakumo berdiri dimana dia yakin Nakumo terkena serangan itu namun pada saat asap itu menghilang Orichimaru, Gensa dan Hurukipun melebarkan matanya karena Sosok Nakumo tidak ada disana.

" Suiton : Mizu Dangan No Jutsu " ucap seseorang dari balik dedaunan pohon lalu menembakkan peluru air ke arah Gensa.

Gensa yang melihat itupun membuat segel tangan lalu menghirup nafas dalam - dalam " Katon: Goukyaku no Jutsu " ucap Gensa lalu menyemburkan Api pada peluru - peluru air yang datang dari atas

Orang yang berada di dedaunan pohon itu kembali membuat segel lalu menyebutkan jurusnya " Katon : Goukka Ryuu no jutsu " ucap Orang itu lalu menyemburkan apinya setelah itu keluarlah Naga api berukuran sedang mengarah kepada Gensa, Gensa yang melihat itupun menghindar daru Naga api itu

Wush! Blaar!

Jutsu orang yang berada pada di dedaunan itupun mengenai tanah karena Gensa menghindarinya dengan cepat.

Srek! Srek! Wush!

Terlihat ada gerakan pada dedaunan diatas setelah itu keluarlah sesorang dari daun - daun itu

Tap!

Orang itupun mendarat dengan sempurna di depan Gensa, Gensa yang melihat orang itupun tersenyum " sepertinya kau tidak bisa dianggap remeh Nakumo " ucap Gensa melihat Nakumo berdiri didepannya dalam keadaan baik-baik saja.

" Ayah dan Ibupun juga sama " ucap Nakumo menatap Ayahnya dengan Enternal Senjukyuringannya.

" Baiklah kali ini ayah akan serius " ucap Gensa menutup matanya dan membukanya kembali dan memperlihatkan Sharingan dengan 3 tomoe yang berputar cepat.

Lalu secara bersamaan Nakumo dan Gensapun melakukan segel bersamaan

" Katon : Cho Goukkyaku No Jutsu " ucap Gensa menembakkan Bola api berukuran besar ke arah Nakumo.

" Suiton : Dama Tora no Jutsu " ucap Nakumo menembakkan Bola Air dan Air berbentuk Harimau ke arah bola api besar yang ada di depanya

Blaaar!

Benturan akibat Bola api dan airpun terjadi dan menyebabkan ledakanpun terjadi.

Sring!

Lalu beberapa Rantai Chakrapun melesat ke arah Nakumo, Nakumo yang bisa merasakan bahayapun mencabut Shiyaki dipunggungnya

Trink! Trink! Trink! Trink!

Rantai - rantai Chakra tersebutpun di tangkis oleh Nakumo tanpa menghindar tapi Rantai Chakra tersebut kembali menyerang Nakumo

Wush! Pyar! Pyar! Pyar! Pyar!

Nakumo melopat sedikit lalu menebas Rantai - rantai Chakra itu hingga hancur.

Tap!

Nakumopun berdiri dan langsung membuat segel tangan lalu menyebutkannya " Kage Bunshin no jutsu " ucap Nakumo lalu muncul 5 bunshin Nakumo yang berada disamping Nakumo.

" kalian tau harus melakukan apa " ucap Nakumo Asli dan di balas anggukan oleh Bunshin - bunshinya lalu 3 bunshin melesat ke arah Gensa sementara sisanya kearah Huruki

" Bunshin ya, kau cerdik juga Nakumo " ucap Gensa yang langsung bersiaga karena bunshin Nakumo sudah berada didepannya

Tap! Tap! Tap!

Sementara 2 bunshinnya melesat kearah Huruki yang masih menggunakan Rantai Chakranyapun mengarahkan pada Bunshin Nakumo yang berada didepannya, Bunshin Nakumo yang berada didepan ibunyapun melakukan satu segel " Fuuton : Hogo kūki no jutsu " ucap bunshin Nakumo

Wuuushhh! Tink! Tink! Tink!

Lalu keluar angin tak terlihat yang melindungi Bunshin Nakumo dan menepis Rantai Chakra Huruki. Lalu bunshin yang satunya membuat segel tangan lalu mengarahkannya ke perut Huruki.

" Fuinjutsu : Shīrurirīsu No Jutsu " ucap bunshin Nakumo

yang langsung mengarahkan tangan kanannya ke perut ibunya.

Bugh!

Tangan Kanan Nakumopun tepat mengenai ibunya dan setelah itu terlihat segel - segel Fuin Clan Uzumaki yang muncul di perut ibunya lalu Nakumo melanjutkan kata -katanya " Kai! " ucap Nakumo dan setelah itu Ibu Nakumopun hilang keseimbangan.

Puk!

Sebelum tubuh Huruki menyentuh Tanah Bunshin Nakumopun menangkap tubuh Huruki.

" Ugh! Nakumo-kun kau sangat berbakat seperti ayahmu saja, Ugh! " ucap Huruki melirik ke arah bunshin Nakumo.

" bertahanlah Kaa-chan " ucap Bunshin Nakumo lalu membawa Kaa-channya untuk di obati.

Sementara Gensa masih bertarung dengan 3 bunshin Nakumo

Trank! Trank! Wush! Trank! Trank!

Gensa yang melawan 3 bunshin Nakumopun merasa tidak keberatan melayani 3 bunshin Nakumo dengan adu kenjutsu, menahan menghindar, menyerang ituulah yang mereka lakukan

Trank! " Nakumo walaupun ini Bunshin tapi kemampuannya setara Jonin kau berlatih dengan keras pasti " Ucap Gensa sambil menahan 3 pedang Nakumo, " Kalian bersiaplah ini jutsu andalan Tou-san " lanjut Gensa yang merasakan tubuhnya mengeluarkan Chakra dari tubuhnya

Trink!

Gensapun mendorong pedang Bunshin Nakumo hingga membuat tubuh Bunshin limlung lalu Gensa membuat segel tangan dengan cepat.

" Katon : Goukkyaku Kamikaze " ucap Gensa lalu menyemburkan apinya dan setelah itu muncul tornado api yang lumayan besar mengarah pada Bunshin Nakumo

Cklek! Gensapun memegang pedangnya erat lalu mengalirkan Chakra pada Pedangnya lalu memutar tubuhnya 360 derajat

" Uchiha Ryuu " ucap Gensa lalu menebas udara Kosong di belakang Tornadon Api setelah itu muncul gelombang berbentuk Naga ke arah Tornado api didepan.

" Katon : Kamikaze Ryuuka " ucap Gensa, Lalu gelombang Naga dan tornado Api itu menjadi satu dan membentuk Naga Api besar yang berputar - putar ke arah Bunshin Nakumo

Blaaaar! Boft! Boft! Boft!

Ledakan apipun terjadi dan membakar 3 bunshin Nakumo.

' Hah hah hah aku kehabisan Chakra untuk Jurus itu sialan Kau Orichimaru, Kau menguras Chakraku sampai sedikit ' Batin Gensa geram karena chakra yang dia kumpulkan harus berkurang secara Drastis.

Wush! Nakumo yang memiliki kesempatan sedikit langsung menyerang Ayahnya yang sedang kelelahan. Gensa yang melihat itupun hanya bisa menyilangkan tangannya

" Genringan ( genjutsu Sharingan ) " ucap Nakumo sambil melihat mata ayahnya.

Deg

" Ugh! " gumam Gensa yang merasakan lemas pada badannya.

Bugh! Gensapun jatuh berlutut dan kedua tangannya menyangga berat badannya.

Sreet! Nakumopun berhenti disamping ayahnya lalu membantu ayahnya

" Tou-san kau tidak apa " tanya Nakumo panik.

" Hah hah hehe aku hah hanya hah kelelahan saja Nakumo " ucap Gensa sambil terseyum melihat Anaknya bisa mengalahkannya dan Nafas Ngosngossan

Tap! Tap!

Bunshin Nakumo yang membantu Hurukipun datang, Huruki yang melihat suaminya kelelahanpun mendekati Gensa.

" Gensa-kun kau baik-baik saja ? " tanya Huruki khawatir dan dibalas Anggukan lemah Oleh Gensa.

" Orichimaru kau tidak akanku Maafkan! " Geram Nakumo melihat Orichimaru dengan padangan kebencian.

" Khuhuhu, Kau tidak akan bisa mengalahkanku dengan pedangmu itu, pedang ini adalah pedang Kusanagi pedang ini lebih tajam dari pedang manapun " ucap Orichimaru sambil mengayunkan pedangnya ' walaupun aku berkata begitu Chakraku tinggal sedikit Gara-gara jurus renkarnasi dan jurus pengendali itu, Kuso Gaki ' tambah dalam batin Orichimaru.

" Baiklah kalau kau bilang begitu ayo kita buktikan apa yang kau bilang itu benar " ucap Nakumo mengeluarkan Kubaryuu dan mencabut Pedang Ryuunya lalu mengabungkan gagangnya lalu menarik kembali pedangnya dan terlihat Rantai Api sekarang.

" HooooaaaAAAAAA! " teriak Nakumo dan langsung digantikan Raungan Naga lebih besar dari sebelumnya

" GROOOAAAAAAAARRRRRR! " teriak Nakumo menjadi Naga.

Naruto place

.

Naruto, Hinata, Sakura, Yumi, dan Koraga masih dalam perjalanan

GROOOAAAAAAAARRRRRR!

' Suara itu ! ' Batin semuanya

' Nii-chan/Nakumo/Nakumo-Nii-san /Nakumo-kun/Bos ' batin semua

Hokage place.

Terlihat Hokage dan pengawas-pengawas lainnya sedang mengawasi Peserta Ujian Chunin.

GROOOAAAAAAAARRRRRR!

Hogake dan Pengawas Lainnya yang mendengar itupun terkejut mendengar suara sekeras itu

" Suara apa itu ? " tanya Pengawas Satu.

" Entahlah yang pasti suara itu bukan suara monster sembarangan " balas Pengawas dua dengan Keringat dingin

Nakumo Place.

" GROOOAAAAAAAARRRRRR! "

Wuuuusssshhhhh!

Teriakkan Nakumo membuat gelombang udara yang sangat besar hingga membuat Orichimaru terseret beberapa senti.

" Nakumo!/Nakumo-kun! " ucap Gensa dan Huruki berusaha menenangkan Anaknya.

' Ugh! Sial teriaknya itu lebih besar dari pada waktu itu ' Batin Orichimaru menutup telinganya yang kesakitan karena kerasnya teriakan Nakumo

Blar! Wush!

Nakumopun meledakan energinya hingga membentuk Kawah dan langsung melesat ke arah Orichimmaru dengan cepat, Orichimaru yang melihat itupun melebarkan matanya

Buagh! Wuuush! Duar! Duar! Duar!

Orichimarupun terkena pukulan cepat Nakumo hingga membuatnya terpental kebelakang dengan cepat dan menabrak Pohon yang dibelakangnya hingga tembus.

" Cough! Cough! " batuk Orichimaru memuntahkan darah segar dari mulutnya.

' Ugh! Pukulannya jauh lebih kuat dari sebelumnya ' Batin Orichimaru yang merasakan sakit pada pipinya,

Orichimaru berusaha berdiri tapi sebelum Orichimaru berdiri sempurna Orichimaru harus melebarkan matanya ketika Nakumo sudah didepannya.

" Hyaaaa! " teriak Nakumo dengan suara beratnya mengarahkan tinjunya pada perut Orichimaru.

Buagh!

" Argghh! " teriak Orichimaru terkena pukulan Nakumo sangat keras.

" Masih belum ! " teriak Nakumo lagi dan kembali melayangkan Pukulannya pada Orichimaru.

Buagh!

" Argghh!, Ku-kuso G-gaki! " geram Orichimaru sambil merasakan sakitnya.

" Hyaaaa! " teriak Nakumo kembali melayangkan pukulannya

Buagh! Buagh!

Sreet!

Nakumo melayangkan pukulanya sebanyak dua kali pada perut Orichimaru sampai Orichimaru terdorong kebelakang.

Buagh! Buagh! Duak!

Nakumo kembali melayangkan pukulannya pada wajah Orichimaru dan menendang wajah Orichimaru keatas hingga membuatnya melayang

" Cough! " batuk Orichimaru.

" Ini belum Selesai Ular Brengsek! " ucap Nakumo yang melesat kearah Orichimaru yang sedang melayang

Wush! Duar!

Saking cepatnya Nakumo sampai dia membuat kawah pada saat dia berlari karena kecepatannya.

" Hyaaa! " teriak Nakumo kembali melayangkan pukulannya

Buagh! Buagh! Buagh! Buagh! Buagh! Buagh! Buagh! Buagh! Buagh! Buagh! Buagh! Buagh!

Orichimarupun terkena pukulan dan tendangan secara beruntun tanpa henti di udara dan tanpa membiarkan Orichimaru melarikan diri.

" Argghhh! " teriak Orichimaru merasakan sakit yang luar biasa

" Hyaaa! " teriak Nakumo berada di atas Orichimaru menyiapkan pukulan terakhirnya.

Buagh! Wuuusshh!

Nakumopun memukul punggun Orichimaru dan membuat Orichimaru turun kebawah dengan cepat

Duaaarr!

Tubuh Orichimaru membentur Tanah dengan keras hingga menimbulkan asap lumayan tebal

Jleb!

Pedang Orichimarupun menancap tidak Jauh dari tubuh Orichimaru

Tap! Tap!

Nakumopun mendarat tidak jauh Tubuh Orichimaru.

Ziz!

Pedang Orichimarupun berubah menjadi Ular dan masuk ke dalam tubuh Orichimaru.

Deg

Bugh!

Nakumopun terjatuh berlutut sambil menghirup Nafas dalam - dalam karena telah menghabiskan banyak Chakra.

" Hah_ Hah_ Hah_ hah_ " deru Nafas Nakumo yang kelelahan

" Ugh! K-kuso G-gaki " ucap Orichimaru yang tidak bisa berdiri dan melihat Nakumo geram

" Hah_ Hah_ Hah_ hah_ " Nakumo Hanya memandang Orichimaru dengan tajam

" Ugh! Akanku selesaikan dengan serangan terakhir " Ucap Orichimaru membuka mulutnya dan mengeluarkan sebuah pedang panjang yang mengarah kepada Nakumo, Nakumo yang melihat itu ingin menghindar Tapi tubuhnya sudah melemas.

Crash! Crash!

Seketika Nakumo melebarkan Matanya karena melihat pedang itu menembus dua orang yang berdiri didepannya dan mereka adalah orang yang paling berharga bagi Nakumo

" T-T-To-tou-chan, K-k-ka-Kaa-chan " ucap Nakumo berliang air mata.

" ugh!, khuhuhu sebaiknya aku melarikan diri dari sini " Gumam Orichimaru, dan setelah itu tubuh Orichimarupun memasuki tanah dan meninggalkan pedang Kusanagi disana.

Jleb! pedang Kusanagi itupun tercabut dari Gensa dan Huruki karena melindungi Anak mereka.

Bugh! Bugh! Greb!

Tubuh Gensa dan Hurukipun limlung tapi sebelum menyentuh tanah Nakumo sudah memeluk Kedua Orang tuanya.

" K-ke-kenapa TOU-CHAN, KAA-CHAN! " teriak Nakumo Histeris karena harus kehilangan orang tuanya lagi.

" Cough! Kami melakukan i-ini karena Cough! Kami menyayangimu Nakumo Cough! " ucap Gensa sambil terbatuk dan membalas pelukan Anaknya.

" Ta-tapi hiks, ke-kenapa? KENAPA? Harus KALIAN? " teriak Nakumo kembali sambil menagis harus kehilangan orang terkasihnya.

" sstt, Nakumo-kun kau itu kuat kau bahkan bisa mengalahkan kami, kami bangga denganmu nak walaupun kami tidak sempat memberimu Kasih sayang " ucap Huruki sendu sambil mengelus pelan punggung anaknya yang gemetar.

" A-apa y-yang ka-kau bicarakan K-Kaa-chan kalian hiks kalian akanku bawa kerumah Sakit Konoha Hiks, Kumohon Hiks jangan tinggalkan aku lagi Hiks " ucap Nakumo semakin memeluk kedua orang tuanya dengan erat.

" Hihihi, kau tidak usah mengawatirkan kami, karena kami akan selalu ada bersamamu " ucap Huruki sambil terkikih pahit karena Harus meninggalkan anak mereka

" Hiks, Hiks, Tou-chan, hiks, hiks, Kaa-chan " tangis Nakumo

" Nakumo batas waktu kami sudah habis, kami harus pergi tapi sebelum itu biarkan kami memberikan kekuatan kami padamu " ucap Gensa

Lalu tubuh Gensa, Huruki dan Nakumopun bercahaya, Nakumo melihat itu semakin memeluk erat Kedua Orang tuanya. Setelah beberapa menit cahaya itupun meredup dan menimbulkan Tubuh Huruki dan Gensa menjadi serpihan Cahaya.

Tap! Tap! Tap! Tap! Tap! Tap!.

Naruto, Hinata, Sakura, Yumi , Koraga dan Chi Bunshin Nakumo yang baru sampai di tempat Nakumo melihat ada dua orang yang berubah menjadi serpihan Cahayapun syok.

Gensa dan Huruki yang melihat Team 7 dan 11 dibelakang Nakumopun bertanya " Apakah kalian keluarga baru Nakumo ? " tanya Gensa dan dibalas anggukan pelan oleh semuanya. Gensa yang melihat itupun tersenyum, " Tolong jaga anakku ya " pinta Gensa dan dibalas anggukan Mantap dari Naruto, Yumi dan Koraga dengan Mantap " Pasti " jawab ketiganya bersamaan. Gensa dan Huruki yang melihat itupun tersenyum.

Pyar! Pyar!

Tubuh Gensa dan Hurukipun pecah menjadi Cahaya dan terbang ke atas langit.

" TOU-CHAAAN, KAA-CHAAAN! " teriak Nakumo Histeris.

" HooaaaaaAAAAAA " teriak Nakumo dan setelah itu Ledakan Chakra dari tubuh Nakumopun terjadi

Deg

" ugh! Kepalaku " ucap Bunshin Nakumo.

Boft!

Setelah itu bunshin itupun menghilang

Bugh! Bugh bugh! Bugh! Bugh!

Naruto, Hinata, Sakura, Yumi dan Koragapun jatuh berlutut karena tekanan Nakumo

" Ugh! Tekanan macam apa ini? " gumam Naruto

Hokage place

.

Deg

Ugh!

Semua yang masih mengawasi Ujianpun jatuh berlutut begitupun Hokage begitu merasakan tekanan Chakra Nakumo.

' Tekanan energi macam apa ini ' batin Minato sambil berkeringat dingin.

Dead Forest.

.

Deg!

Seketika semua peserta Ujian Chuninpun pingsan seketika

Konoha No Sato.

Terlihat Jiraiya sedang menulis Novelnya dibawah pohon Traning Ground 7 seketika memberhentikan menulisnya

Deg

' Energi siapa ini ? ' batin Jiraiya berkeringat dingin.

.

Sementara para warga konohapun pingsan semua karena tekanan Chakra Nakumo.

Nakumo place.

Syuing!

Muncul gambar Yin dan Yang di bawah Nakumo dan mengeluarkan 12 warna Chakra yang berbeda keatas

" HOOAAAAAA! " teriak Nakumo dengan kepala mengadah, seketika Mata Nakumo yang berubah menjadi Enternal Senjukyuringanpun kembali seperti semula, lalu berubah menjadi sharingan 1 tomoe berputar dengan cepag lalu menjadi dua setelah itu menjadi tiga, lalu berubah menjadi Mangenkyou Sharingan berbentuk Fuma Shuriken yang berputar cepat, Lalu berubah menjadi Enternal Mangenkyou Sharingan berbentuk Fuma Shuriken dengan 8 mata pisau, lalu berubah menjadi Senjukyuringan, Enternal Senjukyuringan, lalu mata Nakumo berubah dengan pupil berbentuk yin dan yang tapi tanda Senjukyuringan tidak hilang dan menyebabkan mata itu berubah menjadi Inmomyuringan setelah itu berubah menjadi rineggan dan berubah menjadi Senjukyurineggan bentuk mata tidak berubah tapi ditambahkan rinegan, Enternal Senjukyurineggan, Inmomyurinnegan,

Keterangan Doujutsu baru :

Enternal Senjukyuringan : Mata ini bentuknya tidak berubah tapi yang berubah hanya 4 tomoenya menjadi yin dan yang tanpa warna.

Inmomyuringan : Mata berbentuk sama seperti Senjukyuringan tapi pupilnya berbentuk Yin dan Yang.

Mangenkyou Sharingan Nakumo : Mangenkyou Sharingan Nakumo berbentuk Fuma Shuriken yang berputar ke arah kanan.

Enternal Mangenkyou Sharingan Nakumo :

Bentuk Sharingan ini menjadi 8 sabit/ mata pisau Shuriken yang layaknya menjadi 8 penjuru mata Angin.

Senjukyurenggan :

Bentuk Sama seperti Senjukyuringan tapi tinggal di tambahkan Rineggan saja pada matanya dan jadikan Tomoenya 9

Enternal Senjukyurenggan

Bentuk masih Sama tapi yang membedakan Tomoenya menjadi 9 Yin dan Yang

Inmomyurenggan :

Bentuk Hampir sama dengan Inmomyuringan tapi ditambah Rineggan.

Enternal Inmomyurenggan

Masih sama dengan inmomyuringan tapi ada 9 tomoe

Chakra yang naik keatas langsung bergabung dan membentuk sebuah Bayangan monster berekor 12 dan berbentuk Rubah

" GROOAAARR! "

Bum!

bayangan itupun meraung dengan kerasnya hingga membuat tanah berguncang.

' Naruto itu adalah bentuk Nee-chanku berhati-hatilah ' Ucap Kurama dalam pikirannya Naruto.

' S-Sugoii ' Batin Naruto melihat Monster Kakaknya itu

" HOOAAAAAaaaaa " teriakan Nakumopun mengecil dan sekumpulan chakra itupun menipis dan membuat Sosok monster itu menghilang

" GROOAAAAARrrrr " teriakan monster itupun mengecil dan seketika menghilang

Bugh!

" Hah_ Hah_ Hah_ " deru Nafas Nakumo seperti habis lari mengelilingi dunia, dan terlihat kedua matanya mengeluarkan darah.

" Nakumo-kun!, Nakumo-kun! "

Nakumo yang mendengar ada yang memanggilnya berusaha dia lihat siapa yang memanggilnya tapi setelah itu kesadarannya menghilang.

Nakumo Pov

Ugh! Kubuka mataku secara perlahan dan yang aku lihat adalah warna putih terang, aku mengedipkan mataku berulang kali agar aku bisa menyesuaikan pengelihatanku, setelah bisa melihat dengan jelas yang kulihat adalah ruangan serba putih dan aku juga mencium bau Obat-obatan, Ah sepertinya aku berada di ruang perawatan pikirku.

Lalu aku mencoba untuk mendudukan diriku, " Ugh! " aku menggeram kesakitan, aku merasakan sakit pada kepala dan mataku kupegang kepalaku untuk mengingat kejadian waktu itu, setelah mengingat semuanya akupun memegang mataku, Mataku terasa perih seperti terbakar.

' Gaki, Kemarilah ' kudengar suara Kurima memanggilku akupun menutup mataku untuk berkonsentrasi memasuki alam bawah sadarku.

MIND SKYEP : On

Aku melihat sebuah Kurungan sebanyak 12 yang mengelilingiku, akupun memasuki sebuah Gerbang besar dengan gambar segel 12 element, setelah aku masuk, sebuah ekor berwarna biru muda datang menemuiku dan melilit tubuhku, kubiarkan saja karenaku yakin Kurima tidak akan melukaiku, setelah itu ekor itupun menarikku kearah yang punya Ekor dan ekor itupun menaruhku di antara kepala dan lengan kurima.

Kepegang kepala kurima secara halusku elus bulunya setelah itu dia membuka matanya dan terlihat Mata berwarna Merah dengan Garis Vertikal melihat ke arahku lalu dia mengarahkan kepalanya kepadaku lalu dia menjulurkan lidahnya kearahku

Slep!

Dapat kurasakan Kurima menjilat wajahku seolah Kurima menggangap aku adalah anaknya dia memperlakukanku secara Halus layaknya ibu memberi kasih sayang kepada anaknya.

" Nakumo-kun, kenapa kau melakukan Hal segila itu kau taukan kami ini sangat menyayangimu jika kau mati kami tidak akan pernah berjumpa denganmu lagi ? " tanya Kurima dengan Nada Khawatir dan terus menjilat diriku

" Kau terlalu gila Gaki kau melawan Seorang Sannin yang lumayan hebat bahkan kau harus mengeluarkan banyak chakra " ucap monster dengan lambang Tanah kepadaku

" Jangan berkata begitu! Kau pasti tau bagaimana rasanya kehilangan keluarga kedua kalinya! " Ucap Monster dengan lambang Air.

" Maafkan Aku Minna, aku terlalu terbawa emosi bahkan aku Hiks Hiks " ucapku meminta maaf kepada 12 monster yang mengelilingi diriku saat ini.

Dapatku rasakan dari 12 monster di sekelilingku menatap monster tanah dengan pandangan membunuh.

" Glek! " dapatku lihat wajahnya nampak pucat basi setelah melihat tatapan itu. " Hehehehe G-go-gomen minna " ucap Monster berlambang tanah ketakutan karena dia tidak mau dicincang menjadi makanan mereka

" Sstt, tenanglah Nakumo-kun, kami disini bersamamu untuk menjadu keluargamu juga " Ucap Kurima mengulungkan keduabelas ekornya kearahku.

" Nakumo lebih baik kau kembalilah dulu baru kau kesini lagi aku dapat merasakan ada yang datang " ucap Monster berlambang Yin kepadaku, akupun mengangguk sebagai jawaban setelah itu tubuhkupun menghilang.

MIND SKYEP : Off

Kubuka mataku kembali dan aku melihat aku masih di ruang perawatan

Cklek_

Aku mendengar suara pintu terbukapun melihat ke arah pintu dan aku dapat Melihat Yumi, Orang tercintaku yang memasuki ruanganku

Nakumo Pov end

Yumi Pov

Aku berjalan menuju keruangan perawatan Nakumo dengan membawa beberapa camilan dan Bunga untuk Vas Nakumo, sudah 2 Nakumo belum siuman sementara Ujian tahap 3 lagi 2 hari akupun berharap sekarang dia telah siuman. Setelah sampai didepan pintu kubuka dengan pelan dan aku melihat Orang tercintaku sudah siuman. Dapatku rasakan air mataku turun melalui pipiku.

Yumi Pov End

Tuk! Tuk! ( suara benda Jatuh :v )

Keranjang dan bunga Yumipun terjatuh kelantai

Tap! Tap! Tap!

Setelah itu Yumipun berlari kearah Nakumo dengan cepat dia membuka lebar - lebar tangannya

Bruk! Grep!

Yumipun menabrak Nakumo hingga dia terjungkal kebelanga dan Yumipun memeluk Nakumo dengan erat dan menagis dalam dada Nakumo

" Hiks Baka,.. Baka hiks Baka, Hiks kenapa kau melakukan hal semacam itu " ucap Yumi menangis didada Nakumo, Nakumo yang mendengar itupun berusaha untuk duduk, setelah berhasil duduk dia mendudukan Yumi di pangkuannya lalu membalas pelukan Yumi

" Sstt, sudah tenanglah aku baik-baik saja kok " ucap Nakumo menenangkan Yumi

" Tapi andai saja aku datang tepat waktu pasti ini tidak akan terjadi " ucap Yumi sambil melepaskan pelukannya dan melihat wajah Nakumo.

Nakumo yang mendengar itupun menunduk dan dia menangis dalam diam

Grep!

Yumi yang melihat itupun membenamkan kepala Nakumo di dadanya untuk menenangkan Nakumo

" Menangislah Nakumo-kun, tumpahkan semua yang kau rasakan jangan kau bendung " Ucap Nakumo sambil mengelus punggung Nakumo setelah itu Nakumopun menangis dan terus mengucapkan kata maaf, hanya itu kata yang dapat dia keluarkan ketika menangi.

Setelah beberapa menit akhirnya Nakumo berhenti menangis dan Yumipun melepaskan pelukannya

" Ne, apa yang kau bawa itu? " tanya Nakumo sambil melihat Kearah pintu dan melihat sebuah keranjang dan sebuah sebuah bunga. Yumi yang melihat itupun teringat dan turun dari ranjang Nakumo dan mengambil keranjang dan Bunga yang ada dilantai lalu menutup pintu itu lalu menutup jendela pintu itu menggunakan Korden dan mengunci pintu itu lalu berbalik

" Ah ini aku bawa buah - buahan dan bunga " ucap Yumi sambil menaruh Buah dan bunganya diatas meja

" Terima kasih, Yumi-chan " ucap Nakumo dan Yumi membalasnya dengan senyumam setelah itu Yumipun melepas Jubah dan pedangnya lalu dia gantung pada gantungan disana, Nakumo yang melihat itupun binggung.

" Yumi-chan apa yang kau lakukan " tanya Nakumo was-was karena melihat Yumi mendekat dan memandangnya sayu.

" Nakumo-kun apakah kau tidak tau kalau disini dingin " tanya Yumi dengan tersenyum.

" i-iya j-juga sih " jawab Nakumo gagap.

" Nakumo-kun tolong hangatkan tubuhku " ucap Yumi sambil mengalungkan tangannya kepada Nakumo dan menatap Nakumo Sayu.

Nakumo yang mendengar itupun kaget bukan main. " Y-yumi-Chan k-ki-kita masih kecil " ucap Nakumo memberitaukan orang tercintanya.

" aku tidak peduli dengan hal itu? Yang penting buat badanku Hangat! " ucap Yumi

Bruk!

Yumipun terbaring di kasur dan Nakumo berada di atasnya

" kumohon Lakukanlah Nakumo-kun " ucap Yumi dengan pandangan sayu. Nakumo yang melihat itupun hanya mengalah

" Baiklah, tapi kita tidak akan sampai melakukan hubungan intim hanya sampai pembukaan " bisik Nakumo di telinga Yumi dan itu membuat Yumi merona.

Keterangan tinggi Nakumo dan Yumi

Nakumo : Tinggi : 160 cm pada umur 14 tahun.

Yumi : Tinggi 154 cm pada umur 14 tahun dan memiliki dada berukuran sedang untuk anak seukuran dia

Nakumo melihat mata lavender milik Yumi yang indah itu begitupun Yumi, Nakumo dan Yumipun saling mendekatkan wajah hingga

CUP

ciumanpun terjadi, mereka berciuman dengan lembut ' Ummhhhh, Sluurp~ ' ' eghhmm ehgmmm~ ' saling melumatpun terjadi, Nakumo kemudian menggigit Bibir bawah Yumi, yumi yang mengerti maksud dari Nakumopun membuka mulutnya dan membiarkan lidah Nakumo masuk kedalam mulutnya, saling bertukar salivapun terjadi saling bersilat lidah siapa yang mendominasi permainan dan saling melumat lidah pasangan masing-masing.

" umhh.. Ahh~ umm " desahan tertahanpun terdengar dalam ciuman itu. Tubuh Yumipun mengeliat pelan kesana kemari dalam ciuman itu

" Ummhhh.. fuaah hah hah " desahanpun terjadi ketika pasangan bibir itu berpisah, dan terlihat ada benang Saliva yang menjembatani bibir pasangan tersebut.

Lalu Nakumopun berpindah ke arah leher Yumi dan mencium leher jenjang Yumi.

" Ahh~ Na-Naku-kun Ahh~ " deru nafas Yumipun memburu dan badannya mengeliat kesana kemari. Nakumopun sesekali menjilat, mengigit dan menghisap leher jenjang itu dan menimbulkan bercak - bercak merah dilehernya menandakan Yumi miliknya. Lalu Nakumopun kembali mencium Yumi untuk memendam desahannya

CUP

" Uhmmm Nakuumhhhhmmm " desahhan Yumipun tertahan dalam ciuman itu, tangan Nakumopun tidak tinggal diam tangan kanan Nakumopun meremas dada Yumi dengan lembut dan dia pun melepas ciuman itu

" Fuaah ahh Naku~ haahh " desah Yumi ketika merasakan dadanya diremas dengan lembut, tangannyapun dikalungkan pada kepala Nakumo dan meremas rambut pirang Nakumo menandakan dia menikmatinya.

" Ahh haah Naku-khn terus remas lebiahh ku ahh kuat " ucap Yumi sambil mendesah lalu Tangan kanan Nakumopun menuju ke arah reseleting yang ada di jaket lavender Yumi

Kriieett_

Jaket itupun terbuka dan memperlihatkan bra berwarna lavender, Nakumopun meremas kedua dada Yumi dengan lembut dan itu membuat Yumi semakin mengeliat keras.

" Ahhh terus Nakuu~ Ahh haahh re-ahh mas Ahh lagi " ucap Yumi yang merasakan kenikmatan.

Nakumo yang melihat Dada yumipun membuka Branya dan menunjukan dada mulus Yumi dan puting berwarna pink disana, Nakumopun mendekatkan wajahnya ke arah dada Yumi dan menjilat puting Kiri yumi dan tangan kirinya dia gunakan untuk memelintir Puting yang sudah tegang itu dan itu membuat Yumi mendesah keras " AAHHH "

Nakumo yang mendengar itupun menjadi bersemangat dia jilat puting itu kadang dia menghisap puting itu layaknya bayi menyusui

" Ahhh~ Naku~ hi aahh sap le haahh bih ke aahhras " ucap Yumi merasakan kenikmatan pada dadanya, dia juga kadang menjambak dan menarik Rambut dan Kepala Nakumo kearah Dadanya.

Setelah yang kiri lalu diapun menggantinya dengan puting Kanan dia jilat dan Hisap itu puting sementara tangan kananya dia gunakan untuk meremas dada Yumi yang kiri.

Lalu tangan kirinya dia masukan kedalam celana berwarna Biru mencari bagian intim wanita. Setelah ketemu diapun mengelus Vegina Yumi dengan Halus.

" Ahh~ haahh~ Naku~ " desah Yumi merasakan kenikmatan di bawahnya.

" Kau sudah basah ya? Akan kubuat lebih basah lagi " bisik Nakumo dan itu membuat Yumi merona.

Nakumopun memasukan satu jari kedalam vagina Yumi lalu dia keluar-masukkan jarinya dengan pelan.

" Ahh terus aaahhhh lebih eghhh haaahh cepat ughhh " desah Yumi yang merasakan ada yang ingin keluar dari selangkangannya.

Lalu Nakumopun menambahkan dua jari dan keluar masukan di selangkangan Yumi dengan Cepat.

" Nngghh sshh oouuh Naku~ sshhh ahh shh Na-Nakumo-kun a-akhu akan sa-samphai, KYAAAHHH! " teriak Nikmat Yumi mencapai Orgasmenya

" Hah hah hah " deru nafas Yumi terlihat kelelahan. Nakumopun menarik jarinya kembali lalu dia menjilat dan menghisap Cairan cinta Yumi.

" Um, manis dan Gurih " ucap Nakumo setelah selesai menghabiskan cairan cinta Yumi, lalu dia kembali merapikan pakaian - pakaian Yumi.

" Ne, Yumi-chan bagaimana rasanya? " tanya Nakumo menggoda Yumi. " Rasanya aku seperti terbang ke surga " jawab Yumi dengan Pandangan Sayu

" Naku-kun ijin aku untuk memuaskanmu " ucap Yumi yang langsung membalikan tubuh Nakumo hingga terlentang, lalu Yumi mengarah dimana penis Nakumo berada

Kriieet_

Yumipun membuka reseleting celana Nakumo dan dia segera saja mengeluarkan Penis Nakumo, pada saat Penis Nakumo keluar Yumipun merona melihat penis Nakumo yang lumayan besar itu ' Besar sekali apa muat didalam mulutku ' batin Yumi merona

Lalu secara perlahan Yumipun memegang penis Nakumo dan menaik turunkannya dengan lamban

" Shhhh ohhh Yumi-chan ssshhh " desis Nakumo merasakan kenikmatan pada penisnya

Lalu Yumipun menjilat penis berukuran 16 cm dan merdaia meter 8 cm itu dan memasukannya kedalam mulutnya, semua Penis Nakumopun masuk kedalam Mulutnya lalu diapun menghisap Penis Nakumo lumayan keras ' Sluuuurrppp ummmm ', Nakumo yang diperlakukan seperti itupun hanya memejamkan matanya menikmati Servis Yumi.

Yumipun memaju mundurkan kepalanya dengan lamban dan itu membuat Nakumo merasa kurang langsung memegang kepala Yumi dan memaju mundurkan kepala Yumi dengan cepat " Ohhh Yumi-chan shhh oohhhh " desah Nakumo yang merasakan kenikmatan pada Penisnya. Sementara Yumi membiarkan Nakumo memaju mundurkan kepalanya

" Ohhh aku keluar ohhhh "

CROOT CROOT CROOT

Nakumopun menembakan Spermanya didalam mulut Yumi, Nakumopun melepaskan penisnya pada mulut Yumi.

Glek glek glek

Semua cairan Nakumopun ditelan semuanya oleh Yumi " Um, Gurih " ucap Yumi sambil tersenyum dan dia segera mungkin merapikan dirinya begitupun Nakumo, setelah membersihkan semuanya Yumipun membuka korden dan kunci pintunya.

Setelah semua beres Nakumopun kembali berbaring di ranjang dan di temani Yumi yang mengupas Buah untuknya .

Skip

Keesokannya

Srash! ( Suara Hujan :v )

Terlihat di tempat lapangan Luas terlihat seorang berambut pirang berwarna Hitam dan memakai Jubah Putih berisi jilatan Api di lengan dan bawahnya sedang berdiri di tengah Hujan dan memandang sebuah makam bertuliskan Uchiha Gensa dan Uzumaki Huruki dengan pandang susah di artikan.

Sementara itu terlihat lima orang yang sedang berlindung dibawah pohon untuk tidak terkena hujan, dua diantara mereka mendekati orang itu setelah sampai merekapun memeluk Orang itu.

Grep!

" Nakumo-kun " ucap Gadis berambut indigo sepunggung memeluk orang yang bernama Nakumo

" Nakumo tenanglah kami akan selalu bersamamu " ucap Laki-Laki berambut merah menepuk pundak Orang yang bernama Nakumo

" Ya. Mungkin kalian benar kalian adalah keluarga baru bagiku disini setelah kepergian mereka " ucap Nakumo yang mengeluarkan Air matanya bersamaan mengalir dengan Air hujan.

Lalu datanglah tiga orang yang tadi sempat berteduh mendekati mereka.

" Nii-chan ayo kita harus mempersiapkan untuk tahap 3 " ucap orang berambut Kuning pirang.

" baiklah, ayo " ucap Nakumo menoleh kedepan lalu memegang kedua temannya lalu menghilang dalam kilat Merah begitupun dengan orang berambut kuning menghilang dalam Kilat Putih. Dan yang tersisa hanyalah sepasang Nisan di tengah Hujan.

Skip

Ujian Chunin Exam 3

Terlihat beberapa peserta yang berhasil mencapai tahap 3, setelah itu datanglah yondaime mengumumkan sesuatu

" Baiklah selamat bagi kalian yang lolos dalam Ujian Tahap 3 ini disini kalian tidak akan bisa berharap team kalian bisa lulus semua, karena kalian bisa saja melawan sesama teman, team, ataupun yang lainnya " ucap Yondaime melihat peserta - peserta yang lulus ada rasan senang ketika melihat Naruto maju tahap 3 dan itu juga membuat dia sedih

" baiklah sekarang saya akan membiarkan Genma yang mengambil alih " ucap Minato menyerahkan Genma mengambil alih.

" Terima Kasih Hokage uhuk baiklah uhuk saya adalah pengawas uhuk Ujian Tahap tiga ini uhuk uhuk " ucap Genma sambil Batuk. ( Batuk dikomix aja #Plak )

Semua peserta menatap Genma dengan bingung ' Apa dia sakit ? ' batin Semua peserta ( Gak mau nyanyi ( you don't say ) #Plak ).

" Baiklah sebelum uhuk ujian ini dimulai Uhuk uhuk apa ada yang mau mengundurkan diri ? " tanya Genma

Hening

" Apa tidak ada ? " tanya Genma lagi

Hening

" Baiklah jika uhuk tidak ada berarti uhuk uhuk saya akan memberitaukan uhuk aturan dalam tahap tiga ini " ucap Genma

" Dalam tahap tiga uhuk ini kalian diperbolehkan uhuk uhuk menggunakan Ninjutsu, Taijutsu, Kenjutsu dan yang lainnya uhuk uhuk kalian akan dinyatakan menang uhuk jika musuh uhuk uhuk sudah tidak bisa bertarung atau menyerah Uhuk " ucap Genma menjelaskan

" Nama kalian akan uhuk terlihat dalam TV elektronik itu jika nama kalian uhuk uhuk terlihat maka turunlah ke arena dan bersiap bertarung " Ucap Genma

" Baiklah dan Ujian Tahap tigapun dimulai " ucap Genma

Dan seketika TV elektronik itu mengacak nama peserta yang akan bertarung pertama dan setelah selesai mengacak nama seketika semua peserta melihat nama yang ada di Layar

Uzumaki Nakumo

vs

Rock Lee

" Baiklah bagi Nama uhuk yang terlihat silahkan diam uhuk uhuk di arena dan yang lain silahkan uhuk uhuk kalian menunggu hingga uhuk Nama kalian terlihat " ucap Genma dan setelah itu Semuanyapun mencari tempat untuk menyaksikan pertarungan Nakumo melawan Lee.

" Naruto bawakan pedang Nii-chan, Nii-chan akan melawannya dengan Taijutsuku " Ucap Nakumo menyerahkan Kitsune, dan Ryuunya kepada Naruto, sementara Kubaryuu masih di punggungnya

" Apa Nii-chan Yakin ? Nii-chan hanya membawa pedang itu ? " tanya Naruto memastikan dan dibalas Anggukan oleh Nakumo.

Sekarang terlihat Nakumo sedang berhadapan dengan Lee

" Halo, Namaku Rock Lee monster Hijau dari Konoha itulah aku " ucap Lee memperkenalkan diri dengan gaya andalan Guru Gai

Nakumo yang melihat Gaya itupun sweatdrop ' Gaya macam apa itu ? ' batin Nakumo melihat gaya aneh Lee

Nakumopun mengambil Nafas dalam - dalam lalu menghembuskannya pelan " Namaku, Uzumaki Nakumo semoga kita bisa berteman " ucap Nakumo sambil tersenyum

" Owooo tentu saja ayo kita tunjukan masa muda kita kepada dunia " ucap Lee dengan air mata anime menangis lebay dan di perkataan Terakhirnya entah datang darimana sebuah Ombak ada dibelakang Lee

Nakumo lagi-lagi Sweatdrop melihat itu

" Baiklah kailan uhuk sudah siap ? " tanya Genma

" Hn/Ha'i " jawab Nakumo dan Lee yang menyiapkan Kuda-kuda Taijutsu

" Baiklah uhuk dengan begini uhuk pertarungan antara Uzumaki Nakumo uhuk melawan Rock Lee "

" Baiklah, HAJIMEN ! "

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

Note : Yo semua saya kembali lagi di chap ini adalah pertarungan Nakumo melawan Uchiha Gensa, Uzumaki Huruki dan Orichimaru.

Dan Chap depan akan ada pertarungan Lee melawan Nakumo, dan Naruto melawan Kiba

Untuk lime di atas maaf baru pertama kali buat jadi maklum mungkin kurang Hot :v

Untuk jurus yang akan digunakan Nakumo melawan Hacimontenko sudah saya buat sendiri.

Untuk yang bisa membantu untuk memakai efek suara harap bantuanya.

Untuk Masalah Pair sepertinya semakin sedikit yang Vote baiklah ini dia hasil Vote Kali ini

Ino yamanaka: 1

Yogao : 13

Haku : 8

Karin : 4

Sasame : 2

Fuuka : 6

Temari : 3

Yukata : 1

Shion : 14

Koyuki : 13

Baiklah itu saja dari saya jika ada kesalahan kata Maaf bro.

Saya juga ingin meminta maaf sekali lagi karena perkataan saya waktu itu

Saya dedek Undur diri

Review