Games Pertukaran Pelajar
Disclaimer: Masashi kishimoto, Mashami Kurumada
Author: Istar Fantasy
…
Chapter 11
PLAY
…
Entah karena sibuk difoto dengan kostum yang unyu-unyunya. Untuk sejenak para anggota akatsuki lebih memilih untuk bergaya didepan kamera. Begitupun para Gold Saint yang lebih memilih tuk bersantai sembari melemaskan pikiran mereka yang tegang dan nyaris putus karena rutinitas sehari-hari dari pada melanjutkan pencarian dan memenangkan uang 1 m + liburan ke Pantai Losari.
All Akatsuki: "Jadi ini ada hadiahnya toh ? Bilang dong dari tadi !"
All Goldies: "Hah... Yang bener nih ?"
Beneran koq. Seluruhnya hadiah + pajak pemenang ditanggung Julian Solo.
Posseidon Julian: "Kok tiba-tiba gue dibawa-bawa...? Itu gak ben..."
All Akatsuki + All Goldies : "Makasi Posseidon...!"
Posseidon Julian: "Tidaaaaakkkkkkkkk...!"
...
Dengan sedikit pemantik, Games pun dilanjutkan. Pencarian yang sempat tertunda kini dimulai kembali. Bahkan semangat mereka menyamai para atlet yang akan segera berjuang di Asean Games.
"Dengar ya...! Pokoknya tu uang 1 m mesti jadi milik gue... eh milik kita... milik kita !" Kata Kakuzu masi dengan kostum keledainya yang tanpa henti memberikan berbagai benda kepada mereka yang belum berhasil.
Inilah tehnik rahasia Akatsuki dengan membariskan mereka yang belum menyelesaikan misi games yaitu, Anak ayam-Sasori, Kelinci-Itachi, Baju rombeng Shion-Orochimaru, Penyu kepala 2-Jetsu hitamPutih dan kardus-Tobi. Dan secara beraturan menyentuh benda yang dibawakan oleh teman mereka yang lain.
Tehnik itu memang dapat dilakukan oleh mereka yang bergumul ditempat yang sama, berbeda dengan para Goldies yang terpencar-pencar hingga pencarian harus dilakukan sendiri-sendiri atau ada juga yang mengerahkan muridnya tuk ikut mencari.
...
DiGurun pasir.
Shura: "Ayo terus semangat nyarinya...! Katanya mau beli krim anti gosong...!"
Aphro: "Bantuin dong Shur...!"
Shura: "Enak aja... guekan dah nemu !"
Aphro: "Gue sumpahin biar loe juga meledak !"
Aphrodite marah sambil melempar tanah liat yang sedang dia bawa.
...
Di Sanctuary
"Ledakan...!"
Gak tahu kenapa tiba-tiba Deidara ingin mengatakan hal itu dengan keras-keras pakai Toa segala. Hingga membuat...
...
Duarrrrr...
Ledakan super terjadi digurun pasir. Tampak sebongkah kambing panggang berasap terbelalak diantara kepulan asap hitam.
"Sumpah si Aphro luar biasa...!" Kata sang Capricorn sebelum pingsan dengan lebay.
"Ya iya lah... doa orang teraniaya itu selalu dijabah...!" si Aphro puas. Daripada orang teraniaya kini dia bagai antagonis sinet yang sedang menertawakan kemalangan lawannya.
...
Ditempat sikembar siam yang lagi nyasar.
Saga: "Non loe denger gak barusan ?"
Kanon: "Apa ? Suara kentut loe ?"
Saga: "Bukan ! Lagian barusan loe yang kentut !"
Kanon: "Enak aja loe !"
Saga: "Loe !"
Kanon: "Loe !"
Mengingat mereka sekarang punya satu tubuh jadi masih gak jelas sebenarnya siapa yang barusan kentut.
Kanon: "Saga kentut !"
Saga: "Bukan... Kanon yang kentut !"
Saking asiknya berdebat siapa yang kentut tanpa sadar keduanya menginjak ranjau darat. Yang tak lain adalah sebongkah kotoran kerbau yang masih anget-angetnya.
Saga: "Loe sih Non... jalan gak liat-liat !"
Kanon: "Enak aja loe yang gak liat !"
Kotoran kerbau itupun bersinar terang.
"Selamat buat kalian Saga dan Kanon yang telah menemukan benda yang paling dicari oleh peran kalian Jetsu Hitam-Putih yaitu... pupuk kompos!"
Kanon: "Ya pastilah gue dah tau ini yang pasti lagi dicari !"
Saga: "Enak aja gue yang tau duluan !"
Kanon: "Gue...!"
Saga: "Gue...!"
...
Kita tinggalkan mereka, sekarang kita lihat kondisi para anggota Akatsuki yang bahkan sampai tidak menyadari kejadian barusan karena masih fokus dalam pencarian mereka. Hingga beberapa jam telah berlalu dan kebosanan mulai menyerang cakra mereka.
"Time out sebentar !" Jetsu hitam putih yang menyerah paling awal pada kebosanan.
"Iya nih makin gak nyaman pake kostu ini !" Orochimaru mulai mengeluhkan kostum rombeng yang dia kenakan yang dengan kasarnya dia kibas-kibaskan hingga sepucuk kartu keluar dari sakunya.
"Apaan ni ?"
Kartu itupun berbinar seperti matanya Orochimaru saat ini yang dihiasi juntaian indah lidah panjangnya.
"Selamat untuk Orochimaru yang akhirnya mendapatkan benda yang sedang dicari perananmu Aries Shion yaitu kartu makan es teler sepuasnya...!"
"Akhirnya kita bisa menyusul ketinggalan...!"
Tobi terharu sampai tersipu memeluk sofa tunggal yang teronggok didekatnya.
"Selamat buat Tobi yang akhirnya mendapatkan benda yang sedang dicari perananmu Virgo Shaka yaitu buku rohani setebal 1,5 meter...!"
"Dimana bukunya ?" Tobi bingung karena dari tadi dia tidak merasa menemukan sebuah buku.
Sikelinci... maksudnya Itachi yang penasaran datang mendekat dan menyibakkan kain penutup sofa yang ternyata sebuah buku berdiameter 60 cm dan tebalnya 1,5 m. Dengan huruf hanya 2 mm.
Semua: "Siapa yang mau baca buku kaya gini ?"
...
Shaka: "Jadi disana buku kesayanganku itu ? Siapa yang berani merubahnya jadi sofa ?"
Goldies lain (Dalam hati): "Gawat... kenapa malah ketemu...!"
Sebenarnya mereka memang sengaja nyamarin tu buku biar gak dipaksa baca tu buku tiap hari sama Shaka.
...
"Es telleeeerrrrr...!"
Shion menjerit hingga terdengar keseluruh Amegakure.
"Master Shion bagi dong es telernya...!"
Mu memelas dengan puppy eyes.
"Bantuin dulu...!" Bentak Shion seperti penjahat monster.
"Asik kalau dibantuin dapat es teler...!" Mu kegirangan diikuti yang lain.
"Asik...!"
Dan Shion pun kembali menjerit keras-keras.
...
Ditempat Aiolia dan Aldebaran.
"Es teler aku juga mau !"
"Alde... sudah makan sebanyak itu masih mau es teler...?"
"Tapi kan lagi panas gini enaknya makan es teler !"
"Iya-iya lepasin...!"
Plankkk...
Sesuatu jatuh dari balik jubah akatsuki Aiolia.
"Kalung siapa ni ?"
"Selamat buat Taurus Aldebaran... anda baru saja menemukan kalung suci yang sedang dicari peranan anda Hidan, yang hendak dijual Kakuzu...!"
...
Di Sanctuary.
"Kakuzuuuuuuuuuuuuuuuuu...!"
Hidan sikuda laut sedang berusaha membunuh Kakuzu si keledai. Hidan yang sedang murka mulai mengila dia melempar segala yang ada disana mulai dari vas bunga, meja, kursi, Sasori, sampai sebuah lemari ukuran jumbo. Namun bukan Kakuzu nama jika dia tidak berhasil menghindar.
Vas bunga yang malang kini pecah diatas kepala Kisame, meja dan kursi sukses membuat Nagato dan kedua Pain terjungkal, sementara Sasori masuk kedalam bak mandi setelah Konan berhasil mengelak dengan indahnya. Nasib naas menimpa Jetsu hitam-putih yang terpaksa jadi benjol karena ketiban lemari jumbo.
Seakan menyesali kebenjolan Jetsu, sang lemaripun bersinar dengan dramatis.
"Siapa ni yang lagi nyari lemari segede gini ? Masa gak kelihatan ?" Ini Deidara yang bicara diikuti anggukan yang lain.
"Selamat untuk Jetsu Hitam yang baru saja menemukan kayu bakaryang dicari perananmu yaitu Libra Dohko... dan juga Jetsu putih yang dengan mantafnya menemukan meja belajar yang sedang dicari peananmu Aquarius Camus... yang keduanya telah disulap oleh Taurus Aldebaran menjadi lemari ukuran jumbo..."
...
Dohko: "Pantesan aja dicari gak ketemu-ketemu...! Padahal itu tuk persiapan acara api nggun bareng para Bronzies !"
Camus: "Itu meja belajar kesayanganku... tempat favoritku membaca buku dari sejak TK...!"
Alde: "Maaf... aku khilaf...!"
...
To Be Continue
Behind the scane
Istar: "Akhirnya... berarti tinggal satu chapter lagi...!"
Seiya+Naruto+Nedji+Shiryu: "Akhirnya... kita sebentar lagi bebas dari kostum ini !"
Istar: "Tuk yang berikutnya... emmm... mereka berempat yang bakalan jadi peran utama dalam Fic-ku... hahaha...!"
Seiya+Naruto+Nedji+Shiryu: "Kyaaaaaaa... tidaaaakkkkkkkk...!"
