CONTROL YOUR HORMON

[ CHAPTER 11 ]

AUTHOR : HADI EKO SISWANTO PUTRO (Prince Hadhi ESP)

CAST : OFFICIAL EXO COUPLE dan Bertambah Sesuai alur cerita ...

PAIRING :CHANBAEK, HUNHAN, KAISOO, TAORIS, SULAY, CHENMIN

GENRE : SCHOOL-LIFE, ROMANCE, LITTLE BIT COMEDY, YAOI.

RATE : M (NC 18+)

LENGTH : CHAPTERED

DISCLAIMER :

Member EXO milik keluarga mereka masing-masing, SM entertainment dan tuhan, Fanfiction ini murni milik saya pribadi dari hasil pemikiran otak saya yang terbatas dan imajinasi liar saya ini, CERITA INI PUNYAKU BUKAN PUNYAMU. SO, DIHARAMKAN UNTUK COPAS atau PLAGIAT MILIKKU...

maaf ya kalo alur ceritanya kecepetan.

Oiya, banyak banget TYPO disini... harap maklum ya, Karena saya bukanlah manusia yang sempurna. Jadi maaf, jika kalian membacanya tidak begitu nyaman !

#

#

#

WARNING : Mohon Jangan jadi SILENT READERS !

NC 18+

Disini Banyak DIRTY TALK !

YANG DIBAWAH UMUR DIMOHON JANGAN BACA !

I TOLD YOU

IF YOU DON'T LIKE THIS FANFIC, PLEASE DON'T READ

AND GET OUT!

#

#

#

*** HAPPY READING ***

#

#

"Aku memilih Dare, aku yakin."

"Oke." Luhan menjentikkan jarinya.

"Tapi tidak ada Sex."

"Lakukan handjob." Celetuk Kyungsoo, semua mata tertuju padanya.

"Hanya Handjob? Akan kulakukan."

"Semprotan sperma yang keluar dari penis Saem harus bisa lebih dari satu meter, kalau tidak Saem harus melakukan Sex foursome, bersama Kris Saem, Chen Saem dan Sehun Saem." Lanjut Kyungsoo.

""MWORAGO?"

"Gampang kan, Saem?"

#

#

~ CONTROL YOUR HORMON [ Chapter 11 ] ~

#

#

"Satu meter itu—Bagaimana bisa aku melakukannya?" tanya Kai frustasi, dia belum pernah mencoba menyemburkan sperma sejauh itu.

"Coba saja dulu, Saem. Siapa tahu Saem berhasil, iya kan?" saran Kyungsoo.

Kai merutuki dirinya sendiri sekarang, dia benar-benar menyesal memilih Dare. Sebuah pilihan yang membawa dirinya sendiri kedalam jurang neraka. Ya, neraka yang dia pilih sendiri.

"Saem takut?" sindir Lay

Kai tertawa bodoh, "Takut, tentu saja tidak"

"Yausdah, tunggu apa lagi? Lakukan" titah Kyungsoo.

Kai membuka sabuk celananya, diturunkannya resleting celananya. Dengan cepat dilepas celana berwarna hitam itu, menyisakan celana dalam hitam seksi. Terlihat tonjolan dibalik celana dalam itu. Kai menggosokkan pelan gundukan miliknya. Segera Kai menanggalkan celana dalamnya itu, hingga saat ini Kai setengah telanjang.

Perlahan-lahan Kai memaju mundurkan tangannya pada juniornya, dia merasakan sensasi disana. Kai mulai terangsang, dia bisa merasakan Juniornya membesar dan mulai berkedut kedut. Kai mulai mempercepat kocokan pada juniornya, dia mulai memejamkan mata menikmati sentuhannya sendiri. Sesekali desahan meluncur dari bibirnya.

"Ohh.. Fuckk... ahhh.." desah Kai frontal, sambil mengocok penisnya dengan sedikit Cepat.

"Ahhh... ahhhh.. Shit.. aaahh... "

"Eungghhh... So good.. ahhh.. Damn..."

Kocokan demi kocokan intens dilakukannya pada penis miliknya, kini fungsi tangannya digantikan oleh pinggulnya yang bergerak maju dan mundur memperlihatkan gerakan yang begitu seksi dan erotis. Rangsangan-rasangan yang dibuat olehnya sendiri membuat dirinya seperti diatas awan.

"Oucchhh ... ahhh ... emmm..." racau Kai hilang kendali, semua yang melihatnya hanya bisa menelan ludah mereka kasar. Saat tubuh coklat eksotis Kai berbalut keringatnya yang membuat tubuh itu berkilauan seksi.

"Fuckk .. Ahh... I wanna Cum ... " Kai merasakan penisnya berkedut hebat, dia makin keras mengocok penisnya. "Ahhh... ahhh ... I'm Cummmmm... Fuckkk aaahhhh..."

Tak berapa lama sperma keluar kencang dari penis Kai, semua pasang mata disana memperhatikan dengan seksama kearah tanda yang dibuat oleh Kyungsoo.

"BERHASILLLL ... YEEAHHHHHH ... " Teriak Kris, Chen, Sehun saat Sperma milik Kai menyentuh tanda yang dibuat oleh Kyungsoo. Kai tidak ikut berteriak mungkin terlalu lelah melakukan Handjob.

Baekhyun, Xiumin, Kyungsoo, Luhan, Lay dan Tao saling berpandangan satu sama lainnya. Kyungsoo hanya bisa mengangkat bahunya tidak mengerti saat seluruh pandangan lima anak setan itu melihat kearahnya. Kyungsoo sebenarnya sudah licik, dia membuat tanda itu lebih dari satu meter dari perjanjian. Tapi, mungkin penis Kai yang begitu kuat memancarkan sperma jadi Kai berhasil melakukan Dare dari Kyungsoo.

Kai tersenyum senang kearah Kyungsoo, "Bagaimana muridku? Saem bisa kan melakukannya"

Kyungsoo mengangguk sambil membalas senyuman dari gurunya itu, "Saem memang benar-benar hebat"

Kai kembali memakai celana dan kemejanya, dia pun bergabung kembali pada Kris, Chen dan Sehun.

"Kita mulai lagi" seru Kris, "Sekarang giliranmu, Kai"

Kai mulai memutar botol berwarna hijau dihadapannya itu, botol itu kini mulai berputar-putar. Semua pasang mata pun otomatis melihat kearah botol itu.

"Xiumin" pekik Kai.

Xiumin tersenyum saat namanya dipanggil, "Oke"

"Turth or Dare?" tanya Kai.

"Dare, Saem"

Kai tertawa kecil, "Oh god, daripada para anak setan ini mendapatkan keberanian, huh?"

Xiumin ikut tertawa, "Ucapkan saja, Saem"

"Oke, menarilah"

Sontak saja semua pasang mata bingung melihat kearah Kai, saat dia megucapkan itu.

"Hanya itu saja, Saem?"

"Menarilah, ya kau menari Striptis didepan kami sambil menggosokkan penismu ditiang sampai kau mengeluarkan sperma ditiang itu, ingat jangan menggunakan tanganmu tapi gunakan tiang untuk menggantikannya."

Akhirnya Xiumin membulatkan matanya, oh bukan... bukan hanya Xiumin namun juga para anak setan itu pun juga saat mendengar Dare yang diajukan oleh Kai.

"Bagaimana, Xiumin-ah?"

"Ini tiangnya" entah darimana Kris mendapatkan sebuah tiang baja berwarna silver metalik, ditancakan tiang itu tepat ditengah-tengah mereka.

Xiumin sedikit ragu, dia menghela nafasnya pernahan. "Baiklah" Xiumin beranjak dari duduknya, dia melangkahkan kakinya menuju tiang besi yang disiapkan untuknya.

"Apa kami ketinggalan banyak hal?" sebuah suara menginterupsi gerakan Xiumin yang sudah bersiap untuk menari erotis.

"Suho ... Chanyeol ... Ya! Bagaimana kalian bisa keluar dari neraka itu?" reaksi Kris heboh, saat melihat Suho dan Chanyeol yang tiba-tiba berjalan menghampiri mereka, tanpa mengenakan busana. Mereka hanya memakai cenala dalam saja, entah pergi kemana baju mereka. Lay dan Baekhyun saling berpandangan, mereka melempar bingung satu sama lainnya.

Bagaimana Baekhyun dan Lay tidak bingung, pasalnya mereka sudah benar-benar mengikat Suho dan Chanyeol kuat. Bahkan, kamar mandi itu sudah dikunci rapat dan akses menuju kamar mandi itu sudah diblokir oleh mereka. tapi, ternyata Suho dan Chanyeol masih bisa bebas juga.

"Ada yang berbaik hati melepaskan kami, entah darimana datang malaikat seperti dia" Jawab Suho penuh dengan senyuman malaikat miliknya.

"Office boy sekolah inilah yang menyelamatkan kami, saat kami berteriak-teriak meminta bantuan." Jelas Chanyeol lengkap

"Oh, baguslah kalau begitu" ucap Sehun syukur.

"Boleh kami bergabung dengan kalian?" tanya Suho.

"Tentu saja" Jawab Baekhyun penuh yakin.

Chanyeol dan Suho pun ikut bergabung dengan Sehun, Kai, Kris dan Chen.

"Sedang apa dia berdiri disana?"

"Kami sedang memainkan Truth and Dare dan dia sedang mendapatkan Dare-nya" Jawab Chen.

"Oh iya, apa Dare-nya?" tanya Chanyeol bersemangat.

"Menari Striptis sambil menggesekkan penisnya ditiang itu sampai sperma keluar dari penisnya." Jelas Kai tak kalah semangat.

"Oh waawwwww" reaksi Chanyeol dan Suho bersamaan.

"Oke Xiumin-ah, lakukan Dare-mu" Kai menyalakan sebuah lagu dari ponsel miliknya, seperti musik hip hop R n' B.

Xiumin mulai memegang pasti tiang berwarna silver metalik itu, tubuhnya mulai bergoyang, menggesekkan bokong seksinya ditiang itu sambil sesekali mendesah penuh hasrat. Jemarinya mulai lihai melepas satu persatu kancing kemeja seragam miliknya, dilepasnya seragam itu dan kini menampilkan tubuh putih mulus dengan nipple merah muda nan menggoda miliknya.

Xiumin terus menggoyangkan tubuhnya mengikuti irama musik yang mengalun dari ponsel milik Kai. Kini jemarinya membuka sabuk dan resleting celananya, perlahan diturunkan celana seragam itu menampilkan celana dalam hitam dengan tunjolan ditengahnya, para guru menjilat bibirnya kala melihat itu.

Xiumin pun bergoyang kembali, sesekali dia menungging kearah para guru itu. digesekkannya tonjolan penisnya ketiang itu membuat sensasi nikmat pada dirinya.

"Ahhh ... emmmm ... " erang Xiumin, kedua matanya terbuka tertutup merasakan penisnya yang tergesek ditiang. Chen yang melihat itu mulai meremas penisnya sendiri, dia terangsang melihat apa yang dilakukan Xiumin tepat didepan matanya.

Perlahan Xiumin menurunkan celana dalam hitam miliknya, terlihat sudah tubuh telanjang Xiumin dengan penis yang sudah menegang sempurna. Xiumin pun mulai menggesekkan penis tegangnnya pada tiang itu.

"Ahhh .. Ouucchhhh ... Ahhhh ..." Xiumin kembali meracau saat penisnya bergesekkan dengan tiang besi yang dingin itu. memberikan sensasi menggelitik penuh nikmat pada penis Xiumin.

Xiumin pun mulai menggesekkan penisnya intens, penuh gerakan erotis memperlihatkan lekukan tubuh nan sensual miliknya. Siapayang tak tergoda jika disajikan tubuh sensual seperti itu.

"Ahhh .. fuckkk ... aku keluarrrr .. aahhh ... emmmm ... " tak berapa lama, Xiumin pun mengeluarkan sperma miliknya, diarahkan penisnya kearah tiang dan sperma itu pun menyembur sempurna mengenai tiang itu. nafas Xiumin pun tersengal sengal bersamaan sperma yang sudah keluar dari penisnya. "Aku sudah selesai dengan dare-ku" Xiumin pun memunguti seragamnya namun tak dia pakai dan kembali pada kelima sahabatnya.

"Kita mulai kembali" Ucap Luhan.

"Sampai kapan kita akan bermain ini? Tanya Kris

Kyungsoo tertawa kecil, "Sampai ada diantara kita yang mengatakan menyerah, Saem"

"Oke, Xiumin putar botolnya." Titah Baekhyun, Xiumin pun memutar botol hijau itu.

"Chanyeol" seru Tao, saat botol itu berhenti tepat didepan Chanyeol.

"Oke"

"Truth or Dare, my Saem?" tanya Baekhyun agak mendesah, sepertinya dia ingin menggoda.

Chanyeol sedikit berpikir, "Aku pilih Truth"

Xiumin mengangguk, "Oke Saem, saat ini apakah Saem memiliki kekasih? Jika iya siapa? Dan apakah Saem pernah melakukan Sex dengannya?"

Chanyeol menghela nafas perlahan, netranya melirik keraha Baekhyun. Baekhyun sontak agak terkejut karena dirinya juga sedang menatap Chayeol.

"Iya aku saat ini sedang memiliki kekasih, namanya Byun Baekhyun dan kami sudah pernah melakukan sex dengannya, bahkan kami sering melakukannya" Jawab Chanyeol yakin tanpa melepaskan tatapannya pada Baekhyun.

"Dan sekarang apakan cinta itu masih ada? Atau hanya nafsu saja, Saem?" tanya Xiumin kembali.

Chanyeol mengangguk, "Sampai saat ini, bahkan detik ini pun aku masih mencintainya. Entah, apa yang membuatnya meragukan cintaku. Aku sesungguhnya tulus mencintai dirinya." Baekhyun menunduk, ada sebersit rasa bersalah didalam hatinya karena telah meragukan orang yang sangat dicintainya itu.

"Byun Baekhyun, aku mencintaimu."

"Oke sekarang kita lanjutkan permainan, giliran Chanyeol Saem yang memutarnya"

Botol itu kembali diputar, semua pasang mata menatap botol yang sedang berputar kencang itu. menanti botol itu berhenti kearah mana dan pada siapa.

"Baekhyun" seru Chen.

"Truth or Dare, Baekki?" tanya Chanyeol saat memang botol itu berhenti tepat dihadapan Baekhyun, terlihat sekilas Baekhyun tersenyum, Chanyeol yang melihatnya pun ikut tersenyum. Dia tahu kalu Baekhyun sangat suka dipanggil dengan sebutan Baekki.

"Dare, Saem"

"Hmmm, kau yakin?"

"Aku selalu yakin dengan pilihanku."

"Tapi pilihanmu itu akan menyulitkanmu dan mungkin juga teman-temanmu, Baekhyun-ah"

"Tidak apa-apa, Saem. Aku tidak takut" tantang Lay.

Chanyeol tertawa, "Baiklah kalau itu mau kalian"

"Apa Dare-nya, Saem?" tanya Luhan penasaran.

"Kita lakukan Sex Party antara guru dengan muridnya, kalian murid sebagai bottom dan kami guru sebagai Top kalian"

"Itu saja?" tantang Tao.

Chanyeol menggeleng, "Tentu saja tidak, kalian harus memakai ini" Chayeol menunjukkan beberapa Sex toys ditangannya, "Kita akan melakukan Party Sex BDSM, dan tidak boleh ada yang mendesah, jika ada yang mendesah alat-alat ini akan bertambah ditubuh kalian sesuai dengan desahan yang kalian keluarkan dari mulut kalian, are you ready guys?"

#

#

#

*** TO BE CONTINUED ***

*** © Prince Hadhi ESP ***

#

#

#

HAI READERSSSS ...

Doohhh maaf ya saya Update-nya lama ...

Jadi sekali lagi maaf ya kalau membuat kalian menunggu ... #BOW

Duhh, udah 2 bulan Fanfic ini saya hiatuskan...

Maaf banget ya...

Oiya, mohon maaf lahir dan batin ya jika ada salah-salah kata dan perbuatan yang mungkin menyakiti hati readers sekalian.

Sekali lagi Minal Aidzin walfaidzin ya...

OKEHHH,,

Bagaimana dengan Chapter ini ?

Apakah kurang memuaskan?

Maaf ya kalo kurang memuaskan para Readers semua ...

Okehh..

Semoga kalian puas dengan Chapter ini ...

Ditunggu Komenan dari kalian semua ...

Itu membuat saya semangat loh ngelanjutin FF ini ...

Tunggu kelanjutannya ya ...

Annyeong