Vocaloid (c) Crypton Future Media, Internet, Yamaha, et cetera. No commercial profit taken.

warning cliché, cell phone format. Kesamaan ide harap dimaklumi.

summer shade

by sabun cair

Klise tapi nyata: Gumiya pernah dikenal sebagai sosok pengampun yang tak terkira.

Mengambil permisalan musim, maka hidup Gumiya adalah musim semi. Penuh rona pink dari sakura dan bebungaan yang rekah. Matahari hangat dan bukannya mencubit dengan terik. Dunia yang begitu bersahabat.

Keluarga Gumiya harmonis. Ayah yang selalu menawarkan perlindungan. Ibu yang perhatian. Lalu ada adik yang menggenapi jumlah agar tak lagi ganjil. Mereka sempurna seperti garis pada lingkaran.

Kesalahan pada keluarga itu cuma satu sebetulnya; ekspektasi.

Ada terlalu banyak ekspektasi yang dibebankan di bahu Gumiya dan mereka tidak (mau) tahu.

"Gumiya, kau harus jadi anak berguna dan membanggakan keluarga."

"Gumiya, jadilah dokter dan tolong banyak orang."

"Gumiya, kenapa kau mengabaikan beasiswanya?"

"Gumiya, menjadi arsitek tak akan membawamu ke mana pun."

"Gumiya?"

"Gumiya?"

"Ayah kecewa padamu."

(Akira juga pernah meneriakkan hal berbeda, tapi punya makna serupa; "KAU PEMBUNUH, ENYAH SAJA!")

Dan saat ini Nakajima Gumiya, 25 tahun, tidak percaya kesempatan ataupun pengampunan.