11
-Cho Kyuhyun-
aku berkumpul di ruang makan bersama hyungdeul sekarang. aku tersenyum mengingat Sungmin hyung dan yang yang lain merasa aneh melihatku sudah duduk di depan TV pagi ini, mendahului mereka bangun tidur. mereka bahkan tercengang melihat sudah ada banyak makanan di meja makan dan saat aku mengatakan aku memesan makanan itu untuk mereka semua. dan aku menikmati satu persatu respon mereka.
saat member yang ada di lantai atas turun untuk makanpun memebrikan respon yang tak kalah terkejutnya.
"Kyuhyunie... apa sekarang kau berubah jadi angel menggantikan Teuki hyung?"
dan perkataan Hae hyung itupun mendapatkan jitakan yang cukup menyakitkan dari teuki hyung. Fishy hyungku itu meringis dan mengaduh. aku terkikik geli.
"sudah Hae hyung, kemarilah ada makanan kesukaan hyung" ajakku agar mereka segera duduk di kursi masing-masing.
kangin hyung nampak melebar matanya melihat makanan kesukaannya pun ada. "aigo kyuhyunie kau sedang merayakan hari apa? aku yakin kau mengeluarkan banyak uang untuk ini semua."
"kangin hyung benar. aku jadi bertanya-tanya ini hari apa?" sahut Hyuk hyung.
"aku jadi tidak repot pagi ini untuk memasak," kali ini Wooki hyung yang bicara. "tapi lain kali kau tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk sarapan Kyuhyunie. aku masih bisa memasak untuk kaliyan semua. aku senang melakukannya."
Wooki hyung nampak berkaca-kaca. "anni hyung, ini tidak untuk seterusnya. gwancana sekali ini aku ingin membuat kaliyan senang."
dan semua terdiam menatapku. aku jadi salah tingkah dan menunduk.
"kau baik-baik saja Kyunie?" kudengar suara Siwon hyung bertanya. "kau pucat hari ini?"
"kau sakit magnae?"
kemudian bergulirlah pertanyaan-pertanyaan yang tidak ingin aku dengar. itu membuatku repot untuk menjawab. dan tidak suka melihat wajah khawatir mereka.
"Gwaancanayo hyungdeul," ucapku untuk kesekian kalinya. bahkan melihat Wooki hyung, Dongahe hyung dan Eunhyuk hyung yang hampir meneteskan air mata membuatku melirik ke yeoja yang sekarang berdiri tak jauh dari meja makan. entah apa yang kuharapkan dengan melihat yeoja itu. tapi di luar dugaan yeoja itu justru menyunggingkan senyum kecil. ajaibnya aku merasa sangat terpesona.
"ayolah hyungdeul jangan merusak pagi indahku. kaliyan semua bisa berkumpul sarapan bersama pagi ini. aku merasa sangat senang. yeah meskipun aku memaksa Siwon dan Heechul hyung untuk datang. aku merasa sangat bersemangat!" entah kekuatan dari mana aku mengucapkannya dengan penuh semangat. dan semuapun berlaku seperti biasa kembali. meskipun masih ada saja yang menatapku dengan curiga.
-
