Gagal Paham. A Naruto Fanfiction by Kuroshi Len.

Semua karakter punya Masashi Kishimoto tapi cerita punya saya.

Warning! AU, Kemungkinan OOC itu ada, multipairing, typo, gak jelas, dan mungkin akan menyindir pihak-pihak yang merasa tersentil. Woles aja…

.

Gagal Paham by Kuroshi Len featuring Naruto and Kushina

.

Akhir pekan kali ini Naruto harus merelakan waktu apelnya ke rumah Hinata demi ikut acara perkumpulan keluarga. Bagi Naruto ini bukan masalah besar. Toh, acara keluarga semacam ini tidak dilaksanakan tiap akhir pekan, hanya setahun sekali. Jadi Naruto menurut saja.

Hanya saja kali ini Naruto hanya berangkat bersama sang ibu dikarenakan sang ayah, Minato, berangkat terpisah karena masih ada dalam perjalanan dinas kerjanya. Satu hal yang berbeda lagi adalah kali ini Kushinalah yang duduk di kursi kemudi. Ada alasan khusus kenapa Kushina yang mengemudi dan bukan Naruto. Ini karena Kushina baru saja mendapat SIM-nya.

Yah, dan Naruto tidak kuasa menolak. Meski sejujurnya Naruto masih kurang mempercayai kemampuan mengemudi ibunya itu. Sejauh ini sih, semua berjalan lancar. Mobil melaju dengan kecepatan sedang dan tidak ada bunyi klakson disertai emosi atau protes dari pengemudi lain di jalan. Oke, kemampuan mengemudi ibunya boleh juga.

"Okaasan," panggil Naruto saat mobil mereka berhenti di lampu merah.

"Hm?"

Naruto menghela nafasnya lebih dahulu. "Okaasan, kaca spion mobil itu untuk melihat keadaan di belakang. Bukan untuk melihat apa maskara Okaasan sudah benar atau belum."

"Ini namanya 'Asas Manfaat', Naruto," sahut Kushina.

"Ya, ya, terserah. Aku tahu kalau perempuan itu multi-tasker yang handal, tapi jangan bersolek sambil menyetir! Lampunya sudah hijau, tuh!"

Teguran Naruto menyadarkan Kushina. Buru-buru wanita bersurai merah itu menyimpan maskaranya kembali sebelum bunyi klakson dari para pengemudi di belakang semakin terdengar memekakkan telinga. Naruto hanya bisa geleng-geleng melihat kelakuan ibunya (dan mungkin beberapa perempuan di luar sana).

Setelahnya mobil yang ditumpangi pasangan ibu-anak itu kembali melaju tanpa halangan berarti. Tapi halangan kembali datang ketika mereka sudah tiba di hotel yang dijadikan tempat pertemuan. Tepatnya di tempat parkir. Sedari tadi Kushina mencoba memarkirkan mobilnya, tapi belum berhasil juga.

"Ya ampun, sebenarnya Okaasan ini bisa parkir mobil atau tidak sih?" Naruto mulai emosi.

Kushina meringis. "Ya-yah, lumayan bisa."

Naruto menepuk dahinya sendiri. "Yare yare, aku jadi heran bagaimana Okaasan bisa mendapatkan SIM kalau begini." Komentar Naruto dibalas tawa hambar Kushina. "Sini, kita ganti tempat duduk. Biar aku yang memarkirkan mobilnya."

Kushinapun pasrah menuruti perintah anaknya.

OWARI

A/N :

Perempuan memang multi-tasker yang handal and even sometimes mendekati ngeri. Well, saya nggak akan bilang multi-tasking itu salah atau bener. But please girl, woman, kalo mau multi-tasking liat sikon juga kali.

Dan ini adalah stereotip yang udah jadi rahasia umum, terutama di kalangan laki-laki kalo "Perempuan itu nggak kurang becus kalo nyetir dan belum khatam teknik parkir." Well, ini ada penjelasan ilmiahnya.

Karena pada dasarnya, kemampuan navigasi dan spasial laki-laki itu lebih bagus daripada perempuan. Selain itu, dalam mengoperasikan sesuatu laki-laki dan perempuan juga punya perbedaan. Laki-laki cenderung lebih baik dalam menyadari objek bergerak, dimana mereka bisa bereaksi terhadap sesuatu yang datang ke arah mereka dengan baik. Itulah kenapa perempuan lebih lambat dan kurang agresif jika dibandingkan laki-laki.

Jadi yaaa… begitulah.

Sorede, see you next chap!