Chapter Sebelumnya:
Sepanjang jalan Baekhyun hanya terdiam menundukkan kepalanya dan menopangkan dagunya pada bahu milik chanyeol. Hingga chanyeol memecahkan keheningan diantara mereka.
"jika kau lelah kau bisa tidur dibahuku"
"ah ani aku tidak lelah kok. Oh ya chan kenapa kau bisa berada disini? Bukankah seharusnya kau bersama kai dan sehun?"
"aku kesini karena mencarimu. Tadi kyungsoo dan tao menemuiku katanya kau hilang"
"ah begitu,, gomawo karena kau sudah menolongku. Dan maaf jika aku selalu merepotkanmu"
"tidak kok kau tidak merepotkanku. Malah jika aku tidak menolongmu aku akan menyesal seumur hidupku" ucap chanyeol sambil membenarkan posisi Baekhyun yang agak melorot digendongannya.
"eumm chan aku ingin bertanya sesuatu padamu"
"apa?"
"kenapa kau masih mengingat janji kita dulu dan kenapa kau masih menungguku kembali?"
"apa aku harus menjawabnya?"
"tentu saja"
"aku tak akan pernah melupakan janji kita dulu ya walaupun aku sekarang tahu jika kau hanya menganggap itu semua omong kosong dan alasan kenapa aku selalu menunggumu? Karena aku percaya kau pasti kembali dan menemuiku seperti janjimu dulu padaku sebelum kau meninggalkanku. Aku selalu yakin jika kau tak akan pernah melupakanku seperti aku yang tak akan pernah bisa melupakanmu dari hidupku Baekhyun"
.
Baekhyun terdiam mendengar jawaban dari chanyeol. Rasanya dia ingin menangis sekarang setelah mendengar jawaban dari chanyeol tersebut. baekhyun merasa dia sangat bodoh karena sudah melakukan hal yang membuat Chanyeol sakit hati dan mungkin akan meninggalkannya nanti. Tapi baekhyun tak punya cara lain, dia ingin Chanyeol menjauh darinya karena dia punya alasan sendiri kenapa dia harus melakukan hal itu pada Chanyeol.
.
.
"Syukurlah Baek karena kau sudah kembali. Aku dan tao begitu mencemaskanmu"
Kata kyungsoo ketika melihat chanyeol datang dengan Baekhyun yang sedang digendongnya.
"kyungsoo –ah, tao-ah mianhae hiks" baekhyun menangis sesaat setelah dia diturunkan oleh chanyeol di dalam tendanya
"mianhae untuk apa baek? Dan ssttt kenapa kau malah menangis heumm?" tanya kyungsoo sambil menghapus air mata baekhyun
"mianhae karena aku tidak mendengarkan kalian tadi" baekhyun menundukkan kepalanya menyesal
"sudahlah tidak apa-apa baek. Aku tahu perasaanmu kok. Mungkin jika aku yang berada diposisimu aku juga pasti akan mengambil kelinci itu" ucap Tao menenangkan Baekhyun
"jongmal? Kalian tidak marah padaku kan?"
"ani, kami tidak marah kok. Kami malah khawatir melihat kau seperti itu"
"mian sudah membuat kalian khawatir. Aku janji lain kali aku tidak akan membuat kalian khawatir"
"ne baekhyun. Sudah jangan menangis" kyungsoo memeluk erat tubuh baekhyun
"ekhmm kalau begitu aku kembali ke tendaku tidak apa-apa kan?" ucap chanyeol berdehem merasa tidak diperhatikan oleh ketiga yeoja disana
"ah iya tidak apa-apa kok chan,,, terima kasih sudah mau menolong baekhyun" ucap kyungsoo melepaskan pelukannya dan tersenyum pada chanyeol
"ne terima kasih chanyeol" ucap Tao menambahkan
"chanyeol-ah terima kasih" Baekhyun tersenyum manis pada Chanyeol
"ne… selamat malam…. Jaljayo" chanyeol melambaikan tangannya lalu beranjak
Xi Luhan (Yeoja)
Wu Yi Fan / Kris (Namja)
Oh Sehun (Namja)
Kim Jong In / Kai (Namja)
Do Kyungsoo (Yeoja)
Huang Zi Tao (Yeoja)
Other Cast : All member Exo and Other
Main Pairing : Chanbaek / Baekyeol
Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan, Keluarga mereka, Agency mereka kecuali cerita ini milik saya
Rated : T
Chapter : 11/?
Warning : This Is Genderswitch (GS) , if you don't like genderswitch please don't read ! / Typo(s) bertebaran dimana-mana/FF ini milik saya dan murni dari pemikiran saya/Don't Bash and Plagiat/ mohon maaf jika ada kesamaan cerita, namun cerita ini murni 100% pemikiran saya / Kata-kata tidak sesuai EYD
Chapter 11
.
Chanyeol kembali lagi kedalam tendanya sesaat dia baru masuk kedalam tendanya Kai langsung menghampirinya dan bertanya kepadanya.
"hyung kenapa kau mau menolong Baekhyun? Apa kau tidak sakit hati dengan perkataan Baekhyun waktu itu?" tanya Kai menatap tajam Chanyeol
"aku tidak akan pernah bisa membenci Baekhyun karena aku mencintainya" jawab Chanyeol santai
"aish makan saja cintamu itu hyung ! hhh memang benar apa kata pepatah cinta itu membutakan segalanya" kai pergi dari hadapan chanyeol lalu tidur ditempatnya kembali. Chanyeol hanya acuh melihat tingkah Kai seperti itu.
"hyung bagaimana dengan baekhyun? Apa dia baik-baik saja?" tanya Sehun kemudian yang saat dia masuk kedalam tenda ternyata Chanyeol sudah berada disana
"dia baik-baik saja, hanya dia mengalami luka ringan mungkin dia habis terjatuh tadi"
"ah syukurlah jika dia tidak kenapa-kenapa"
"sehun-ah, gomawo"
"untuk?"
"terima kasih kata-katamu tadi membuatku sadar akan perasaaanku"
"itu bukan karena aku hyung"
"tapi tetap saja jika kau tidak berbicara seperti itu padaku mungkin aku tidak akan menyadari perasaanku pada Baekhyun"
.
.
Satu minggu kemudian setelah acara camping sekolah yang diadakan waktu itu, Tao semakin dekat dengan Baekhyun dan Kyungsoo. Akhirnya baekhyun memiliki sahabat baru selain kyungsoo. Baekhyun, Kyungsoo dan Tao semakin akrab dan kini mereka sudah saling bercengkrama bersama. Mereka bertiga selalu terlihat bersama seakan tidak peduli dengan tatapan orang-orang yang masih membenci Baekhyun.
"aku kira kau orang yang sangat dingin Baek, tapi ternyata setelah aku mengenalmu kau tidak seburuk yang aku pikirkan. Dan tentang teman-teman yang masih membencimu, jangan kau masukkan kedalam hati ne? dia hanya belum mengenal dirimu saja" kata Tao sambil mengunyah makanannya
"hahaha aku sudah terbiasa Tao, jadi aku tidak pernah memasukkannya kedalam hati. Lagi pula aku sudah mempunyai kalian jadi walaupun mereka membenciku itu tidak masalah" kata baekhyun santai
"makanya kau harus mengenal lebih dalam tentang baekhyun Tao-ah. Maka kau akan tau jika Baekhyun tidak seperti yang selalu orang lain bicarakan" ucap Kyungsoo
"ah ne,,, oh ya bagaimana dengan tunanganmu baek? Sepertinya dia sibuk sekali sampai-sampai dia sering tidak masuk sekolah" tanya Tao pada baekhyun tentang Kris
"ne dia memang sibuk tao-ah"
"oh begitu. Oh ya aku iri loh padamu baek, sepertinya rasanya senang sekali memiliki tunangan seperti Kris ge. Sudah tampan, baik, dan dia sepertinya sangat mencintaimu"
"ahahahaha begitukah?" baekhyun tertawa hambar
"ne, benarkan kyung? Kau pasti berfikiran sama sepertiku"
"ne, yang dikatakan tao benar sekali" kyungsoo mengangguk mengiyakan pertanyaan dari tao
"tapi sebenarnya yang kalian pikirkan itu tidak seperti yang aku rasakan" baekhyun menundukkan kepalanya. Perkataannya barusan membuat kyungsoo dan tao saling menatap dan bertanya-tanya apa maksud perkataan baekhyun tadi
"maksudmu apa baek? " tanya kyungsoo memegang erat pundak baekhyun hingga membuat baekhyun mendongkakkan kepalanya
"aku tidak bisa menceritakan pada kalian jika besok kalian datang ke apartemenku?" ucap baekhyun
"baiklah" kyungsoo dan tao mengangguk
"oh ya di dekat apertemenku ada café baru. Apa kalian ingin kesana mencobanya?" tanya baekhyun mengalihkan pembicaraan
"aku sedang tidak punya uang baek. Orang tuaku belum mengirimi aku uang" ucap tao memelas
"aku juga sama dengan tao baek. Jadi sepertinya aku tidak bisa"
"tenang saja aku yang akan traktir kalian. Eotte?"
"jinjayo?" ucap kyungsoo dan tao bersamaan dengan wajah yang berbinar
"eumm" baekhyun tersenyum hingga eye smilenya terlihat
"baiklah kalau begitu kami mau"
.
.
"hyung, nanti malam kau mau ikut aku tidak?" tanya sehun pada chanyeol saat mereka sedang berjalan di koridor sekolah
"memangnya kau akan pergi kemana?" tanya Chanyeol
"aku akan pergi ke café milik minseok noona. Dia baru membuka café di sekitar apartemen milik baekhyun" jawab Sehun
"minseok noona membuka café?"
"ne, bagaimana apa kau akan datang? Siapa tahu kau bisa bertemu baekhyun" kata sehun menggoda chanyeol
"yak apa hubungannya dengan bertemu baekhyun? Bahkan aku bertemu denganny setiap hari di sekolah" kata chanyeol dengan wajah yang merona
"ahahaha tentu saja berhubungan lah hyung, kau kan menyukai baekhyun ah tidak mencintai malah ! yah kalau bertemu di sekolah dengan diluar sekolah itu berbeda hyung. kalau disekolah kau kan hanya bertemu sebatas teman sekelas lagipula penampilan di sekolah dan diluar sekolah juga berbeda hyung. apa kau tidak mau melihat penampilan baekhyun diluar sekolah?" goda sehun sambil menaik turunkan kedua alisnya
"penampilan baekhyun di sekolah maupun diluar sekolah menurutku akan sama saja. dia akan terlihat sama-sama cantik" kata chanyeol tersenyum manis
"aww kau sweet sekali hyung. tapi benar sih baekhyun memang cantik. Andai saja aku mengenal baekhyun lebih dulu mungkin aku sudah menyukainya"
"yak kau tidak boleh menyukai baekhyun ! urus saja rusa kecilmu itu" chanyeol menatap sehun tajam
"ahahahaa aku bercanda hyung. baekhyun memang cantik tapi bagiku yang paling cantik adalah Luhan. Tapi sayang sekali Luhan hanya melihat dirimu bukan aku" kata sehun tertawa namun ekspresi wajahnya berubah menjadi sendu
"apa bedanya aku denganmu sehun? aku pun sama, baekhyun pun tidak pernah melihatku bahkan baginya aku hanya teman masa kecilnya. Terlebih lagi dia sekarang sudah memiliki tunangan yang lebih baik dariku. Miris bukan?" chanyeol tersenyum pahit
"ah kenapa kita jadi mendramatisir begini hyung. sudah jadi bagaimana apa kau mau ikut denganku?" kata sehun mencairkan suasana
"baiklah aku ikut denganmu. Oh ya kai tidak ikut?"
"tidak katanya dia ada acara dengan sepupunya Taemin hyung"
"ah begitu jadi kita hanya berdua?"
"ne"
.
.
Malam harinya Chanyeol dan sehun berkunjung ke café milik Minseok yang bernama 'Minnie café'. Ternyata café disana sangatlah ramai, banyak pengunjung yang mampir ke café milik minseok. Oh ya minseok ini adalah sepupu sehun makanya sehun mengajak chanyeol untuk berkunjung ke café milik sepupunya itu. Terlebih lagi café tersebut berada di depan apartemen milik Baekhyun. Siapa tahu chanyeol hyungnya itu bertemu dengan Baekhyun.
"woah rame sekali. Minseok noona benar-benar sukses. Padahal dia kan baru menginjak kelas tiga SHS" kata chanyeol kagum
"ya begitulah minseok noona. Kajja kita masuk hyung" sehun menggandeng tangan chanyeol dan masuk kedalam café milik minseok itu.
"annyeong noona" sapa sehun
"wah akhirnya kau datang kesini sehuni dan kau datang bersama chanyeol?" ucap minseok tersenyum senang sepupunya mampir ke café nya bersama chanyeol. Minseok sudah mengenal chanyeol karena waktu itu dia dikenalkan oleh sehun saat chanyeol main ke rumah sehun dan bertepatan minseok juga sedang mengunjungi rumah sehun.
"annyeong minseok noona" sapa chanyeol pada minseok lalu membungkuk sopan
"nah karena kalian datang ke café ku maka kalian akan aku beri menu istimewa dari café ku dan gratis. Jadi kalian bisa duduk disana terlebih dahulu, aku akan membuatkannya untuk kalian pengunjung specialku" minseok mempersilahkan sehun dan chanyeol duduk lalu dia pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan special.
"gamsahamnida noona" chanyeol dan sehun pun menuruti perkataan minseok dan duduk di tempat yang minseok siapkan
.
Sedangkan dilain tempat Baekhyun, Kyungsoo dan Tao kini sedang duduk di tempat yang bersebrangan dengan meja Chanyeol dan Sehun. mereka kini sedang memilih menu makanan apa yang akan mereka santap.
"kalian ingin memesan apa?" tanya baekhyun pada kedua sahabatnya itu
"apa yah? Aku bingung sepertinya enak semua" kata Tao saat melihat gambar di buku menu
"kalau aku sih sama saja lah dengan kalian" kata Kyungsoo final
"kalau begitu aku juga sama seperti kyungsoo deh" ucap Tao akhirnya dan menutup buku menu tersebut
"kalau begitu untuk makanannya bagaimana jika chicken ganjong saja? kalau minuman aku pilih strawberry float, sisanya kalian pilih sendiri"
"kalau aku ingin vanilla latte, kau ingin apa tao?"
"aku eumm caramel macchiato saja"
"baiklah. Eum eonni aku ingin pesan chicken ganjong tiga, strawberry float satu, vanilla latte satu dan caramel macchiato satu" kata baekhyun pada pelayan café tersebut
"baiklah tunggu sebentar"
.
"tarra ini dia makanan special untuk kalian" ucap minseok menaruh dua piring makanan untuk sehun dan chanyeol
"wah terima kasih noona, sepertinya enak" kata sehun menatap lapar makanan didepannya
"ahahaha tentu saja, jja kalian makan. Jika ada yang ingin kalian tambahkan panggil saja aku"
"ne noona gomawo"
Minseok hanya tersenyum lalu pergi meninggalkan sehun dan chanyeol yang kini asyik menyantap makanannya.
"hyung dari tadi aku perhatikan sepertinya kau sedang mencari seseorang?" kata sehun sambil menyantap makanannya
"ah ti..tidak kok"
"kau tidak usah berbohong hyung. ah aku tahu pasti kau sedang mencari baekhyun kan? Hayoo mengaku saja"
"ani, aku tidak mencari siapapun"
"hahaha sudah jujur saja padaku hyung. kau tidak bisa berbohong padaku"
"ne ne ne aku kalah. Ya aku sedang mencari baekhyun kau puas?"
"hahaha sudah ku duga. Sudahlah hyung tidak usah di cari , kalau memang kalian ditakdirkan untuk bertemu maka kau akan bertemu dengannya"
.
"ini pesanannya nona, silahkan menikmati"
"gamsahamnida"
"sepertinya enak. Hmmm mashita, chicken ganjong disini rasanya berbeda dari chicken ganjong dimanapun. Ah tidak salah kau mengajakku kesini baek" kata kyungsoo dengan makanan yang masih berada didalam mulutnya
"ishh makan dulu yang benar kyungii baru kau berbicara"
"hehehe mian" kyungsoo hanya nyengir menanggapinya
"ah kapan-kapan kau mentraktir kita kesini lagi baek okey" ucap tao
"jika aku punya uang lebih lagi ne, aku akan mentraktir kalian kesini lagi"
"okey siap"
"sudah habiskan makanan kalian lalu kita pulang"
Baekhyun, kyungsoo dan tao pun menghabiskan makanannya. Setelah mereka selesai menghabiskan makanan mereka, mereka beranjak pulang. Namun saat mereka baru saja membayar di kasir dan akan beranjak keluar dari café ,baekhyun menabrak seseorang hingga tubuhnya limbung dan hampir terjatuh tapi tidak jadi terjatuh karena orang yang ditabraknya itu menyangga tubuhnya agar tidak terjatuh. Baekhyun menatap orang yang dia tabrak , seakan terhipnotis dengan wajah orang yang dia tabrak, baekhyun hanya terdiam di pelukan orang tersebut.
"Baekhyun" kata orang tersebut dan seketika baekhyun tersadar.
"chan..chanyeol?" baekhyun pun menegakkan tubuhnya dan melepaskan diri dari pelukan chanyeol
"woahh tidak kusangka akhirnya kalian bertemu. Sepertinya kalian berjodoh hyung ! oh ya baek kau tahu jika chanyeol hyung itu dari tadi mmppffttt"
Chanyeol membekap mulut sehun dengan tangannya lalu menarik sehun
"ahahahah kau tidak apa-apa kan baek? Kalau begitu kami pamit ne, karena kami ada urusan lain. Senang bertemu dengan kalian" chanyeol tertawa garing lalu menarik sehun keluar sambil masih membekap mulut sehun. setelah mereka berada diluar, chanyeol melepaskan bekapannya. Sehun kesal sekali karena chanyeol membekapnya membuat dia tidak bisa bernafas.
"yak kau gila hyung ! aku tidak bernafas tahu !"
"kau yang gila Oh Sehun ! aishh kalau saja aku tidak membekapmu kau pasti mengatakan sesuatu hal yang memalukan pada baekhyun"
"aku tidak gila hyung. itu kan kenyataan? Lagipula tidak apa jika baekhyun tahu semua perasaanmu padanya"
"tidak bisa Sehun. walaupun aku menyatakan perasaanku pada baekhyun. Baekhyun tidak akan pernah membalasnya. Kau kan tahu dia sudah memiliki Kris. Percuma saja kau katakan pada baekhyun. Dia tahu atau tidak tahu perasaanku padanya itu tidak akan mengubah perasaannya padaku"
.
Apakah yang dikatakan Chanyeol benar jika Baekhyun tidak memiliki perasaan apapun pada chanyeol dan hanya menganggap chanyeol sahabat kecilnya saja? entahlah hanya baekhyun yang tahu perasaannya pada chanyeol.
.
Keesokan harinya sesuai dengan janji baekhyun bahwa baekhyun akan menceritakan maksud dari pembicaraannya pada kyungsoo dan Tao, kini kyungsoo dan Tao sedang berada di apartemen milik Baekhyun untuk mendengarkan penjelasan dari Baekhyun.
"sekarang cepat jelaskan maksudmu berkata seolah-olah jika sebenarnya kau tidak bahagia dengan Kris?" ujar Kyungsoo menatap tajam Baekhyun
"baiklah aku akan menceritakan semuanya pada kalian dan kalian harus mendengarkannya baik-baik dan jangan menjeda apa yang aku katakan. Arraseo?"
"ne"
"okey maksudku berkata seperti itu adalah memang semua yang kalian pikirkan tentang hubunganku dan Kris gege tidaklah seperti yang kalian pikirkan. Aku memang beruntung bisa memiliki tunangan seperti Kris ge yang mencintaiku dan menyayangiku, namun aku tidak bahagia bersama dengan Kris ge karena pertunangan ini tidak berasal dari hati. Aku ditunangkan dengan Kris ge atas dasar perjodohan. Aku tidak pernah mencintai Kris ge, aku memang menyukai kris ge tapi hanya sebatas suka seorang adik pada oppanya. Aku sayang pada kris ge hanya sebatas sayang dari dongsaeng pada oppanya tidak lebih. Aku terpaksa menerima pertunangan ini karena waktu itu perusahan milik appaku sedang dalam masa krisis dan hanya perusahan milik appa kris ge saja yang bisa membuat perusahaan milik appaku sukses kembali. Appaku meminta bantuan pada tuan Wu appa Kris gege agar dia mau membantu perusahan milik appaku dan tuan wu memberikan syarat jika aku mau bertunangan dengan Kris maka dia akan membantu perusahaan milik appaku. Awalnya aku menolak pertunangan ini tapi setelah aku pikirkan tidak ada salahnya menerima pertunangan ini apalagi aku juga tidak tega jika melihat appa dan eomma sedih memikirkan ekonomi kami. Jadi aku menerima pertunangan ini. Sudah lima bulan ini kami bertunangan, aku belajar untuk membalas cinta dari Kris ge namun sampai detik ini aku belum bisa. Hatiku tersiksa dan kalian tahu apa yang membuat aku makin tersiksa yaitu aku bertemu kembali dengan cinta pertamaku dan sampai saat ini aku masih mencintainya"
"mwo? Siapa itu apa itu chanyeol?" Tebak Kyungsoo
"ne kau benar kyungsoo dia adalah chanyeol sahabat masa kecilku sekaligus cinta pertamaku. Aku tidak pernah bisa melupakannya Sembilan tahun aku menunggu saat-saat untuk bertemu dengannya kembali. Aku senang saat Kris ge bilang bahwa dia akan pindah sekolah ke Seoul, maka dari itu aku meminta izin pada orang tuaku agar aku bisa ikut dengan kris gege. Awalnya aku tidak tahu jika aku akan satu sekolah dengan Chanyeol tapi setelah dia memperkenalkan dirinya padaku waktu pertama kali kita bertemu kembali aku kaget karena ternyata kami satu sekolah dan menjadi teman sekelas. Aku tidak bermaksud bersikap jahat padanya waktu itu, aku kira dia telah melupakanku tapi ternyata dia masih sama seperti chanyeol yang dulu. Aku terpaksa bersikap seolah-olah aku tidak mengenalnya dan menjadi orang lain karena aku ingin chanyeol menjauhiku dan aku berharap dia akan melupakanku atau bahkan membenciku. Tapi yang aku dapat malah chanyeol yang terus-terusan membantuku disaat aku sedang kesusahan, chanyeol yang selalu bersikap baik padaku walaupun aku selalu jahat padanya. Sebenarnya aku tidak tega melakukan semua itu padanya namun aku ingin agar dia bisa melupakanku dan tidak menungguku kembali. Setelah Sehun dan kai yang berhasil membongkar semua rahasiaku jika aku adalah sahabat masa kecilnya aku tidak bisa berbohong lagi padanya namun aku dengan sengaja berbicara kasar pada Sehun dan Kai tentang Chanyeol yang terlalu bodoh untuk mempercayai ucapanku saat masih kecil. Aku sebenarnya menyesal ketika mengatakan semua itu padanya namun dengan cara itu aku ingin chanyeol membenciku dan menjauhiku. Aku tidak mungkin menepati janjiku padanya untuk bisa selalu bersama dengannya. Dan aku tidak mungkin membatalkan pertunanganku dengan Kris gege, jika itu terjadi aku tidak akan tahu apa yang akan terjadi pada nasib keluargaku. Aku bingung, aku juga tidak bisa terus menerus membohongi perasaanku tapi aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan"
"kalau aku boleh mengusulkan, lebih baik kau memutuskan hubunganmu dengan Kris oppa baek. Jika kau memang tidak mencintainya kau tidak bisa terus menerus bersamanya. Itu akan menyakiti dirimu dan juga Kris oppa nantinya jika dia mengetahui yang sebenarnya tentang perasaanmu. Dan masalah tentang chanyeol, seharusnya kau tidak perlu bersikap jahat seperti itu padanya. Itu juga bisa membuat chanyeol dan juga kau sakit hati baek. Lebih baik kau jujur tentang perasaanmu pada chanyeol dan juga kau bisa menceritakan masalah keluargamu pada chanyeol, bukankah kalian sahabat dan kalian saling mencintai? Siapa tahu chanyeol bisa membantumu ?"
"tapi aku malu kyungi untuk menceritakan semuanya pada chanyeol, aku merasa bersalah pada chanyeol. Aku sudah menyakiti hatinya"
"kenapa kau tidak meminta maaf padanya dan menjelaskan semua kesalah pahaman ini?"
"apa chanyeol masih mau memaafkanku?"
"tentu saja baek, aku yakin chanyeol akan memaafkanmu"
"begitu yah? Ah eotthokae?" baekhyun mengacak-acak rambutnya
"apa yang dikatakan kyungsoo benar baek. Menurutku juga sebaiknya kau memutuskan hubunganmu dengan Kris gege. Dan kau juga harus meminta maaf pada chanyeol lalu menjelaskan semuanya. Karena kalau kau terus-terusan seperti ini, kau bisa menyakiti dua orang yang mencintaimu sekaligus dank au juga bisa membuat hatimu sakit sendiri" kata tao menyetujui pendapat dari kyungsoo
"akan ku fikirkan pendapat dari kalian. Terima kasih atas pendapat dari kalian. Hahhhh akhirnya aku lega bisa menceritakan semuanya pada kalian"
"ne, kenapa kau tidak menceritakan semuanya dari awal baek. Itu pasti menyiksa dirimu"
"aku bingung kyung harus menceritakan semuanya pada siapa? Aku tidak mempunyai siapa-siapa di Seoul. Tapi setelah aku memiliki kalian sebagai sahabatku, aku akhirnya bisa menceritakan semuanya pada kalian"
"jika kau ada masalah kau bisa menceritakan pada kami baek, siapa tahu kami bisa membantumu"
"ne, gomawo"
.
.
.
Setelah dipikir-pikir semua yang dikatakan kyungsoo dan Tao ada benarnya. Baekhyun akhirnya pun memutuskan untuk mengakhiri pertunangan ini dan dia juga akan meminta maaf nantinya pada Chanyeol karena telah menyakti hatinya dan dia juga akan menjelaskan semuanya pada chanyeol. Kini baekhyun sedang berada di bukit belakang sekolah bersama dengan kris. Baekhyun tadi menyuruh Kris untuk menemuinya di bukit belakang sekolah.
"baek, ada apa kau ingin aku menemuimu disini?" tanya Kris pada baekhyun
"Kris-gege aku ingin berbicara sesuatu padamu"
"apa yang ingin kau bicarakan chagi?" tanya kris lagi dengan lembut
"aku… aku ingin mengakhiri pertunangan ini. Mianhae" ucap baekhyun dengan takut namun pasti pada Kris. Kris yang mendengar ucapan baekhyun itu hanya tertawa
"hahaha kau bercanda kan baek? Kau tidak mungkin meminta pertunangan ini berakhir bukan?"
"tidak ge, aku serius aku ingin pertunangan kita ini berakhir. Maaf sebenarnya aku tidak menginginkan pertunangan ini, aku menerima pertunangan ini karena aku tidak ingin perusahaan milik appa bangkrut. Dari dulu sampai saat ini aku tidak pernah mencintaimu. Maafkan aku gege, bukan maksudku mempermainkanmu atau hanya memanfaatkanmu tapi inilah kenyataannya ge. Aku tidak ingin membohongi perasaanku lagi dan aku juga tidak ingin berbohong padamu lagi ge. Jadi maafkan aku karena selama ini telah berbohong padamu"
"tidak . aku tidak akan pernah mengakhiri pertunangan ini. Aku mencintaimu baek. Tidak mungkin aku rela berpisah denganmu"
"maaf ge, aku tidak bisa terus menjadi tunanganmu. Jadi mulai saat ini pertunangan kita berakhir. Dan ini aku kembalikan padamu gege. Mianhae" baekhyun menangis dan mengembalikan cincin pertunangannya pada Kris setelah itu dia pergi meninggalkan Kris yang masih terdiam memandangi baekhyun yang semakin menjauh
.
.
"tidak ! kau tidak akan bisa memutuskan pertunangan ini Baekhyun ! lihat saja kau akan kembali padaku nanti !" kris mengepalkan tangannya dan memandang cincin pertunangannya itu dengan mata yang memerah menahan amarahnya.
.
.
Baekhyun berlari dengan air mata yang masih mengalir di kedua pipinya. Baekhyun berlari menuju atap sekolah dan menangis sepuasnya disana. Dia menangis bahagia akhirnya dia bisa mengatakan yang sejujurnya pada Kris ya walaupun dia tahu itu akan menyakiti hati Kris.
"hiks akhirnya aku bisa mengakhiri hubunganku dengan kris gege. Mianhae gege jika aku menyakiti perasaanmu tapi semua ini aku lakukan demi kebaikan kita berdua. Mianhae telah mengecewakanmu. Semoga kau mendapatkan orang yang lebih baik dariku dan mau mencintaimu dengan tulus"
.
"sekarang waktuku untuk mengatakan yang sebenarnya pada chanyeol dan memulai hubungan baik dengan chanyeol seperti dulu"
Baekhyun menyeka air matanya lalu bangkit berdiri dan menemui Chanyeol.
.
Chanyeol kini sedang berada bersama Kai dan Sehun di kantin. Mereka sedang bersenda gurau bersama. Tiba-tiba baekhyun datang menghampiri mereka dan mengajak chanyeol untuk ikut bersamanya.
"chanyeol-ah bisakah kau ikut denganku sebentar. Ada yang ingin aku bicarakan padamu" kata baekhyun menarik tangan chanyeol
"kau ingin bicara apa pada chanyeol hyung? apa kau masih kurang puas telah menyakitinya?" ucap kai sinis
"sudahlah kai jangan seperti itu pada baekhyun. Eum baekhyun kau ingin bicara apa padaku?"
"tidak disini chanyeol. Aku ingin kita bicara berdua di taman. Bagaimana ?"
"baiklah. Aku akan ikut denganmu. Nah kai, sehun aku akan ikut dengan baekhyun dulu okey"
"ne hyung" hanya sehun yang menjawabnya sedangkan kai terlihat malas melihat baekhyun yang kini tengah menggandeng tangan chanyeol
.
.
Baekhyun membawa Chanyeol ke taman sekolah. Baekhyun menyuruh chanyeol duduk disampingnya. Setelah chanyeol duduk disamping baekhyun, baekhyun pun memulai pembicaraannya dengan chanyeol.
"chanyeol alasan aku membawamu kesini adalah karena aku ingin meminta maaf padamu atas perlakuanku padamu dan aku juga ingin meminta maaf padamu atas kata-kata kasar yang aku ucapkan padamu waktu itu. Aku menyesal telah memperlakukan dirimu seperti itu. Aku merasa bersalah padamu. Aku tahu kesalahanku padamu itu terlalu besar dan aku juga yakin jika kau pasti marah padaku atau mungkin kau malah membenciku. Tapi ketahuilah chan, aku tidak berniat berkata seperti itu padamu. Aku sengaja mengatakan itu padamu karena aku ingin kau melupakanku dan menjauh dariku karena aku tak ingin kau tetap menungguku yang tak bisa menepati janjiku padamu. Aku … aku benar-benar minta maaf padamu chanyeol. Aku minta maaf karena aku telah membohongi dirimu dari awal yang berpura-pura tidak mengenalmu. Aku melakukan ini semua karena aku tidak ingin kau berharap banyak padaku. aku sebenarnya tidak pernah melupakan janji kita dulu bahkan aku masih menyimpan gelang pemberianmu. Aku … aku menyukaimu bahkan aku mencintai dirimu dari dulu tapi aku tidak bisa terus bersamamu jadi aku melakukan semua ini agar kau pergi dari hidupku. Channi mianhae jongmal mianhaeyo"
baekhyun menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya dan menangis setelah mengungkapkan semuanya pada chanyeol. Chanyeol terdiam mencerna semua perkataan baekhyun namun sedetik kemudian chanyeol meraih tubuh baekhyun lalu memeluknya. Baekhyun membalas pelukan dari chanyeol dia pun menenggelamkan kepalanya di dada bidang milik chanyeol lalu menangis sepuasnya disana hingga membuat seragam chanyeol basah karena air mata baekhyun. Tak jauh berbeda dengan baekhyun, chanyeol juga sebenarnya menangis sekarang.
Chanyeol tidak menyangka bahwa baekhyun akan meminta maaf padanya dan mengatakan semuanya pada dirinya. Chanyeol melepaskan pelukannya lalu menghapus air mata yang mengalir di kedua pipi baekhyun lalu mengecup kedua kelopak mata baekhyun secara bergantian agar baekhyun berhenti menangis.
"uljima hyuni. Kau tidak boleh menangis. Aku sudah memaafkanmu. Lagipula aku tidak akan pernah bisa marah padamu atau bahkan meninggalkanmu. Awalnya aku memang sakit hati mendengar ucapanmu waktu itu. Aku memang marah padamu dan aku mencoba untuk melupakan dirimu tapi aku tidak bisa. Cintaku padamu lebih besar dari pada benciku jadi aku tidak akan pernah bisa membencimu. Jadi jangan menangis lagi, aku memaafkanmu hyuni" chanyeol tersenyum pada baekhyun yang masih sesenggukan.
"benarkah kau memaafkanku?"
"ne hyuni. Jadi kita bersama lagi?"
"ne kita bersama lagi channi"
"benarkah? Dan kau tidak akan meninggalkanku lagi?"
"ne channi aku berjanji aku tidak akan meninggalkanmu lagi" baekhyun tersenyum manis pada chanyeol dan menunjukkan eye smilenya
"aku pegang janjimu hyuni. Arghh aku senang bisa bertemu denganmu lagi hyuni. Ternyata Tuhan mendengarkan do'aku. Saranghae Baekhyunee" kata chanyeol sedang lalu memeluk erat tubuh baekhyun
"ne aku juga senang bertemu denganmu lagi channi. Nado saranghae Chanyeolie" baekhyun tersenyum bahagia dan membalas pelukan chanyeol.
.
Tanpa baekhyun dan chanyeol sadari dua orang sedang menatap mereka dengan tatapan marah dan cemburu melihat baekhyun dan chanyeol berpelukan mesra seperti itu.
"apa aku bilang bukan, mereka itu saling mencintai. Sekarang kau percaya dengan ucapanku kan?"
"ini tidak bisa dibiarkan begitu saja ! baekhyun tidak boleh bersatu dengan chanyeol ! baekhyun hanya milik diriku tidak ada boleh yang memilikinya selain diriku !"
"ingin bekerja sama denganku untuk memisahkan mereka?"
"maksudmu?"
"iya apa kau mau berkerja sama denganku untuk memisahkan chanyeol dan baekhyun? Jika mereka berpisah kau bisa memiliki baekhyun dan aku bisa memiliki chanyeol bagaimana?" Luhan menaik turunkan kedua alisnya
"apa kau yakin jika kita bisa memisahkan mereka?" tanya Kris yang masih ragu
"kau tenang saja, aku mempunyai sebuah ide untuk bisa memisahkan mereka. Bagaimana?"
"baiklah aku menerima tawaranmu. Lalu apa idemu?" kris menjabat tangan Luhan
"kau lihat saja nanti" luhan tersenyum menyeringai sambil menatap baekhyun dan chanyeol yang masih berpelukan.
.
.
TBC
.
.
Next Chanpter :
.
"hyung apa kau gila memaafkan baekhyun?"
.
"baekhyun aku ingin mengatakan sesuatu padamu"
"ada apa kai?"
"aku ingin mengatakan bahwa sebenarnya aku belum bisa menerima dirimu dekat kembali dengan chanyeol hyung. tapi karena aku melihat sepertinya chanyeol hyung sangat bahagia denganmu jadi aku mencoba untuk bisa menerimamu dekat kembali dengan chanyeol hyung. dan ada satu hal lagi yang ingin aku katakan padamu jangan pernah kau mengecewakan chanyeol hyung lagi apalagi sampai kau menyakiti dirinya. Jika sekali lagi kau menyakitinya maka aku tidak akan pernah memaafkanmu dan aku tidak akan segan-segan untuk membuat chanyeol hyung menjauh darimu ingat itu !"
.
.
"Kris aku mempunyai ide bagus untuk memisahkan mereka"
.
.
"apa kau yakin idemu ini akan berhasil?"
.
"aku yakin. Kau lihat saja nanti"
yuhuyyy saya kembali readers :D
bagaimana dengan chapter ini? menjawab semua pertanyaan kalian tentang alasan baekhyun jahat sama chanyeol kan?
oh ya maaf ya jika banyak Typo(s) atau ceritanya makin gaje soalnya aku tidak membacanya lagi dan belum mengeditnya.
sekali lagi maaf *bow*
dan saya sekali lagi mengucapkan terima kasih pada kalian yang tidak hentinya mau membaca ff abal-abal ini
terima kasih semuanya :* (*kisseu satu-satu)
kira-kira apa ya ide Luhan buat misahin chanyeol dan baekhyun?
hahaha penasaran-penasaran? ikutin aja terus chapter selanjutnya
sampai jumpa di chapter selanjutnya dan jangan lupa review :)
bye bye... ^^
review jusseyo
