Kyaaa! Berkat para readers tercinta, FF ini berhasil dapet 40 reviews!*nebar bunga*

Special thanks to:

Haru Akina

Vans- Sama

tiya- chan

kecoa idup

puchan

Uchiha Sakura

Kaito

7D

Andre Uchiha

Arrum Junnie

lavenderchan

Goddes of Idiocy

abc

guest

lio48

Yukki-onnachan19

Unknown-Ze

BlueBubbleBoom

Sannur

Dan para readers sekalian...

Akhirnya...author sedeng yang baru berumur 12 tahun ini bisa tembus ke chapter 11! Arigatou! Arigatou! -sungkan-, dan daripada banyak curcol gaje yang bisa bikin gondok, ini dia...

.

Chapter 11: Pertandingan Sharingan!

Warn: Makin aneh bin gaje dan bumbu-bumbu lainnya yang bisa membuat anda kejang- kejang

.

"Kenapa lu,Zet un?" tanya Deidara.

"Begini...hiks..."

.

"BRAKKK!"

"KYAAAA!"

"Jebuurr!"

Kayu pijakan di jembatan tua itu pun jebol sepanjang 2 meter. Segera saja Hidan, Kakuzu, dan Sasori terjatuh ke sungai. Sedangkan Konan pun bergantung pada salah satu papan pijakan.

Ia melongok sebentar ke bawah dan ia melihat teman-temannya berada di atas batu- batu besar dan cadas, hingga ia melihat air di sekitar temannya berubah kemerah- merahan. Darah. Sontak, Konan pun berjengit melihat mereka pada mati mengenaskan.

"Kyaaaa!"

"Kriett.." kayu yang menjadi pegangan Konan mulai retak. Konan sudah mulai panik. Ia tak ingin mati mengenaskan seperti teman- temannya.

"Grep!" tiba- tiba Konan merasakan sebuah tangan memegangnya agar tak terjatuh. Perlahan, ia merasa dirinya ke daratan dan membuka matanya, ingin tahu siapa yang menyelamatkannya.

Dan, orang itu ialah...

Mempunyai rambut...

Memakai baju...

Memiliki dua mata...

Dan memiliki sebuah -plakk!-

Orang itu ialah...

...

...

"Maukah jadi pacarku?" tanyanya sambil mengecup tangan Konan.

"Brukk!"

"Haaa! Konan! Kau kenapa!"

Rupanya, sang hantu tadi yang menyelamatkan Konan. Otomatis, Konan yang ditembak hantu Itachi pun pingsan. Bukan karena keGANTENGANnya, bukan karena ke-kece-an, tetapi salahkan saja bau parfum WC rumahnya(chapter 8) yang masih menempel di tubuh tembus pandangnya. Segera saja, Konan pingsan. Ckckck...

.

.

"Gini...tadi kan gua keluar markas, terus hiks kayak biasa gua lewat tanah dong...hiks...gua...gua..."

"Gua napa, un?" tanya Deidara.

"Guaa...DIBILANG KONAN SETAN! HUAAAAAAAA!"

"KYAAAAA!UN!"

Zetsu teriak memakai toa hasil copetan tetangga sebelah. Alhasil, Tobi dan Deidara melayang dengan mulus(baca: melayang ke jamban sebelah).

"Zetsu senpai ja'at! Tobi kan jadi kotor...huweeee!" Tobi nangis.

"..." Deidara hanya diam. Perlahan- lahan, kepala kuning Deidara menyembul dari balik air jamban. Ia menatap Zetsu.

"Zetsu..."

"Apa?" tanya Zetsu innocent. Tiba- tiba Deidara tersenyum, layaknya seorang artis hollywood terendam lumpur.

"Zetsu- chan..."

"I-iya?"

"Zetsu...RASAKAN AKIBATNYA! KATSU!"

"DUAAAAAAAAARRRRRRRR!"

"WWAAAA!"

Dengan kekuatan bom Deidara, ledakan itu berhasil membuat Zetsu mental ke langit dan berubah menjadi bintang hijau(?). Sedangkan itu, markas pun dinyatakan HANCUR atas UUA(Undang-Undang Akatsuki) tahun. 6666 pasal 6 ayat 66(*lupakan*).

Tobi tercengang lebar dari balik topengnya. Ia mulai lupa akan kotornya air jamban yang membasahi jubahnya. Tak lama kemudian, Tobi keluar dari jamban nista itu. Tanpa aba- aba, Deidara menarik Tobi untuk membersihkan diri di sungai Konohancol, yang katanya 1 tutup botol dapat menghilangkan noda membandel(*lha?*), tanpa menghiraukan Zetsu yang kini nyangkut di salah satu awan.

.

.

Sementara itu, Sasuke yang udah bete nunggu atas pohon udah kayak monyet (*nyadar tuh!*)#dibacok, segera turun dari pohon.

"Kriett..." pintu markas terbuka. Cepat- cepat, Sasuke bersembunyi di balik pohon tadi. Lalu, mengintip dari batang pohon.

"Haduh...jubahnya kotor banget un~~" keluh seseorang berambut kuning, diikuti dengan sesosok lolipop gaje dibelakangnya. 'Pasti mereka Akatsuki' inner Sasuke sambil tersenyum licik.

Dengan nista, ia mengambil salah satu ular yang sedang berenang atas pohon dan melemparnya pada mereka.

"Kyaaa! Ulerrr!" Tobi teriak- teriak panik. Ia segera memeluk tubuh Deidara yang sangat super 100 kali bau.

"Lepasin gua un!" ronta Deidara. Akhirnya, ia berlari untuk menghindari mahluk lolipop itu. Sedangkan, Tobi mengejar Deidara dengan uler masih nempel di topengnya, dan terjadilah adegan Tobi and Deiderry(?). Sasuke pun cekikikan kayak KuntilKutilang(?). Mendengar cekikik- kikikan gaje itu, Deiderry dan Tobi makin kencang larinya, udah kayak kuda yang buntutnya dibakar api. Ckckckck...(again)

.

Sesampai disana, mereka melihat sebuah pemandangan ajaib di bawah sana. Sontak, adegan 'Tobi and Deiderry' terhenti. Mereka melihat seorang salah satu anggota mereka terdampar di pinggir sungai dengan sebuah...ehm...Hantu? Ya! Mereka melihat hantu itu akan mencium Konan seperti yang di film 'Sleeping Beauty' itu.

"NOOOO! KONAN-SENPAI!" Tobi melupakan tujuannya dan berlari ke arah Konan x Hantu Itachi. Hantu itu menyadarinya dan menolehkan kepalanya. Dan memperlihatkan 'sesuatu' yang dapat membuat Sasuke terboker- boker.

"Hiii..." Tobi berjalan mundur. Ia sangat takut melihat hantu itu yang sudah berubah menjadi seram. Deidara sih udah teler duluan.

"Sriinggg!" tiba- tiba, sharingan Tobi menyala. Hantu Itachi pun tak mau kalah. Ia mengaktifkan sharingan miliknya.

"Apa itu...sebuah...sharingan?" gumam Tobi/ Madara ketika melihat sharingan hantu itu. Ia mendekati hantu itu dengan (o)ga(o)gah(an) dan berani. Perang sharingan dimulai.

"Grrr..." Tobi menggeram. Sharingannya makin merah.

"..." Itachi tetep diem aja tuh.

Saking merahnya, tiba- tiba...

.

.

.

TBC LAGI YA... O ya, doa'in Syerrent-chan dong supaya nilai UTS-nya bagus^^

Ok, that's will be continued again, so i need just one words for REVIEW okay?
Sign, Syerrent-chan